• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemeriksaan Palpasi Leopold

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pemeriksaan Palpasi Leopold"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Pemeriksaan Palpasi Leopold

Pemeriksaan Palpasi Leopold

Posted on

Posted on 31 Oktober 201331 Oktober 2013 Updated on Updated on 12 April 201412 April 2014

Oleh: Gita Kostania Oleh: Gita Kostania

Pemeriksaan palpasi Leopold adalah suatu teknik pemeriksaan pada ibu hamil dengan ara Pemeriksaan palpasi Leopold adalah suatu teknik pemeriksaan pada ibu hamil dengan ara  perabaan !aitu merasakan bagian !ang terdapat pada perut ibu hamil menggunakan tangan  perabaan !aitu merasakan bagian !ang terdapat pada perut ibu hamil menggunakan tangan  pemeriksa dalam posisi tertentu" atau memindahkan bagian#bagian tersebut dengan ara#ara  pemeriksa dalam posisi tertentu" atau memindahkan bagian#bagian tersebut dengan ara#ara

tertentu menggunakan tingkat tekanan tertentu$ %eori ini dikembangkan oleh &hristian Gerhard tertentu menggunakan tingkat tekanan tertentu$ %eori ini dikembangkan oleh &hristian Gerhard Leopold$ Pemeriksaan ini sebaikn!a dilakukan setelah UK 24 minggu" ketika semua bagian 'anin Leopold$ Pemeriksaan ini sebaikn!a dilakukan setelah UK 24 minggu" ketika semua bagian 'anin sudah dapat diraba$ %eknik pemeriksaan ini utaman!a bertu'un untuk menentukan posisi dan sudah dapat diraba$ %eknik pemeriksaan ini utaman!a bertu'un untuk menentukan posisi dan letak 'anin pada uterus" dapat 'uga berguna untuk memastikan usia kehamilan ibu dan

letak 'anin pada uterus" dapat 'uga berguna untuk memastikan usia kehamilan ibu dan memperkirakan berat 'anin$

memperkirakan berat 'anin$

Pemeriksaan palpasi Leopold sulit untuk dilakukan pada ibu hamil !ang gemuk (dinding perut Pemeriksaan palpasi Leopold sulit untuk dilakukan pada ibu hamil !ang gemuk (dinding perut tebal) dan !ang mengalami polihidramnion$ Pemeriksaan ini 'uga kadang#kadang dapat men'adi tebal) dan !ang mengalami polihidramnion$ Pemeriksaan ini 'uga kadang#kadang dapat men'adi tidak n!aman bagi ibu hamil 'ika tidak dipastikan dalam keadaan santai dan diposisikan seara tidak n!aman bagi ibu hamil 'ika tidak dipastikan dalam keadaan santai dan diposisikan seara memadai$ Untuk membantu dalam memudahkan pemeriksaan" maka persiapan !ang perlu memadai$ Untuk membantu dalam memudahkan pemeriksaan" maka persiapan !ang perlu dilakukan sebelum melakukan pemeriksaan adalah:

dilakukan sebelum melakukan pemeriksaan adalah: 1$

1$ *nstr*nstruksikauksikan ibu n ibu hamil hamil untuk untuk mengosmengosongkan ongkan kandung kandung kemihnkemihn!a!a 2$

2$ +enem+enempatkan ibu hpatkan ibu hamil dalamil dalam posisam posisi berbari berbaring teling telentang" tentang" tempatkempatkan bantal kean bantal keil diil di  ba,ah kepala untuk ken!amanan

 ba,ah kepala untuk ken!amanan 3$

3$ +e+en'n'agaga a prpri-i-asasii 4$

4$ +en+en'el'elaskaskan pan prosrosedur edur pempemerieriksaksaanan .$

.$ +enghan+enghangatkan tgatkan tangan denangan dengan menggan menggosok begosok bersamrsama#sama a#sama (tanga(tangan dingin dingin dapatn dapat merangsang kontraksi rahim)

merangsang kontraksi rahim) /$

(2)

Gambar 1: Pemeriksaan Palpasi Leopold 1 s$d$ 4

A. Pemeriksaan Leopold I

%u'uan: untuk menentukan usia kehamilan dan 'uga untuk mengetahui bagian 'anin apa !ang terdapat di undus uteri (bagian atas perut ibu)$

(3)

Gambar 2: Palpasi Leopold 1 %eknik:

• +emposisikan ibu dengan lutut leksi (kaki ditekuk 4.0atau lutut bagian dalam digan'al

 bantal) dan pemeriksa menghadap ke arah ibu

• +enengahkan uterus dengan menggunakan kedua tangan dari arah samping umbilial • Kedua tangan meraba undus kemudian menentukan %U

• +eraba bagian undus dengan menggunakan u'ung kedua tangan" tentukan bagian 'anin$

asil:

• Apabila kepala 'anin teraba di bagian undus" !ang akan teraba adalah keras"bundar dan

melenting (seperti mudah digerakkan)

• Apabila bokong 'anin teraba di bagian undus" !ang akan terasa adalah lunak" kurang

 bundar" dan kurang melenting

• Apabila posisi 'anin melintang pada rahim" maka pada undus teraba kosong$ B. Pemeriksaan Leopold II

%u'uan: untuk menentukan bagian 'anin !ang berada pada kedua sisi uterus" pada letak lintang tentukan di mana kepala 'anin$

Gambar 3: Palpasi Leopold 2 %eknik:

• Posisi ibu masih dengan lutut leksi (kaki ditekuk) dan pemeriksa menghadap ibu

• +eletakkan telapak tangan kiri pada dinding perut lateral kanan dan telapak tangan kanan

(4)

• +ulai dari bagian atas tekan seara bergantian atau bersamaan (simultan) telapak tangan

tangan kiri dan kanan kemudian geser ke arah ba,ah dan rasakan adan!a bagian !ang rata dan meman'ang (punggung) atau bagian#bagian keil (ekstremitas)$

asil:

• agian punggung: akan teraba 'elas" rata" embung" kakutidak dapat digerakkan • agian#bagian keil (tangan dan kaki): akan teraba keil" bentukposisi tidak 'elas dan

menon'ol" kemungkinan teraba gerakan kaki 'anin seara akti maupun pasi$

C. Pemeriksaan Leopold III

%u'uan: untuk menentukan bagian 'anin apa (kepala atau bokong) !ang terdapat di bagian ba,ah  perut ibu" serta apakah bagian 'anin tersebut sudah memasuki pintu atas panggul (PAP)$

Gambar 4: Palpasi Leopold 3 %eknik:

• Posisi ibu masih dengan lutut leksi (kaki ditekuk) dan pemeriksa menghadap ibu • +eletakkan u'ung telapak tangan kiri pada dinding lateral kiri ba,ah" telapak tangan

kanan ba,ah perut ibu

• +enekan seara lembut dan bersamaanbergantian untuk mentukan bagian terba,ah ba!i • Gunakan tangan kanan dengan ibu 'ari dan keempat 'ari lainn!a kemudian go!ang bagian

terba,ah 'anin$ asil:

• agian keras"bulat dan hampir homogen adalah kepala sedangkan ton'olan !ang lunak

(5)

• Apabila bagian terba,ah 'anin sudah memasuki PAP" maka saat bagian ba,ah digo!ang"

sudah tidak bias (seperti ada tahanan)$

D. Pemeriksaan Leopold IV

%u'uan: untuk mengkonirmasi ulang bagian 'anin apa !ang terdapat di bagian ba,ah perut ibu" serta untuk mengetahui seberapa 'auh bagian ba,ah 'anin telah memasuki pintu atas panggul$

Gambar .: Palpasi Leopold 4 %eknik:

• Pemeriksa menghadap ke arah kaki ibu" dengan posisi kaki ibu lurus

• +eletakkan u'ung telapak tangan kiri dan kanan pada lateral kiri dan kanan uterus ba,ah"

u'ung#u'ung 'ari tangan kiri dan kanan berada pada tepi atas simisis

• +enemukan kedua ibu 'ari kiri dan kanan kemudian rapatkan semua 'ari#'ari tangan !ang

meraba dinding ba,ah uterus$

• Perhatikan sudut !ang terbentuk oleh 'ari#'ari: bertemu (kon-ergen) atau tidak bertemu

(di-ergen)

• 5etelah itu memindahkan ibu 'ari dan telun'uk tangan kiri pada bagian terba,ah ba!i

(bila presentasi kepala upa!akan memegang bagian kepala di dekat leher dan bila  presentasi bokong upa!akan untuk memegang pinggang ba!i)

• +emiksasi bagian tersebut ke arah pintu atas panggul kemudian meletakkan 'ari#'ari

tangan kanan diantara tangan kiri dan simisis untuk menilai seberapa 'auh bagian terba,ah telah memasuki pintu atas panggul$

(6)

• Apabila kedua 'ari#'ari tangan pemeriksa bertemu (kon-ergen) berarti bagian terendah

 'anin belum memasuki pintu atas panggul" sedangkan apabila kedua tangan pemeriksa membentuk 'arak atau tidak bertemu (di-ergen) mka bagian terendah 'anin sudah memasuki Pintu Atas Panggul (PAP)

• Penurunan kepala dinilai dengan: .. (seluruh bagian 'ari masih meraba kepala" kepala

 belum masuk PAP)" 1. (teraba kepala 1 'ari dari lima 'ari" bagian kepala !ang sudah masuk 4 bagian)" dan seterusn!a sampai 0. (seluruh kepala sudah masuk PAP)

(7)

Gambar /#6: Gambaran %inggi undus Uteri (%U) 7ikon-ersikan dengan Usia Kehamilan (UK)

Keterangan:

• Pada usia kehamilan 12 minggu" undus dapat teraba 1#2 'ari di atas simpisis • Pada usia kehamilan 1/ minggu" undus dapat teraba di antara simpisis dan pusat • Pada usia kehamilan 20 minggu" undus dapat teraba 3 'ari di ba,ah pusat

• Pada usia kehamilan 24 minggu" undus dapat teraba tepat di pusat • Pada usia kehamilan 28 minggu" undus dapat teraba 3 'ari di atas pusat

• Pada usia kehamilan 32 minggu" undus dapat teraba di pertengahan antara Prosesus

9ipoideus dan pusat

• Pada usia kehamilan 3/ minggu" undus dapat teraba 3 'ari di ba,ah Prosesus 9ipoideus • Pada usia kehamilan 40 minggu" undus dapat teraba di pertengahan antara Prosesus

9ipoideus dan pusat$ (Lakukan konirmasi dengan ,a,anara dengan pasien untuk membedakan dengan usia kehamilan 32 minggu)

Diagnosa : GI P0 A0, gestasi 30-32 minggu, situs memanjang, intra uterin, hidup, tunggal, keadaan janin baik, keadaan ibu preeklampsia ringan

1 GI A0 P0

D! : Ibu mengatakan ini kehamilann"a "ang pertama dan tidak pernah keguguran sebelumn"a

D# : $ %onus otot tegang

- %ampak striae alba dan linea nigra - &eopold I : %'( 3 )rbp* +31 m - &epolold II : Pu-ka

- &eopold III : .epala - &eopold I/ : AP

- Auskultasi Djj terdengar jelas pada kuadran kiri atas dengan rekuensi 130 kalimenit

(8)

Analisa dan Interpretasi

- Pada primigraida tonus otot tegang disebabkan karna belum pernah tegang sebelumn"a

- Dengan terubahn"a bagian-bagian janin serta Djj "ang terdengar jelas mendaatkan ibu dalam keadaan baik

2 Gestasi 30-32 4inggu

D! : 5P5% tanggal 21 $ 01 $ 2006

D# : %anggal pengkajian 07 agustus 2006 Analisa dan Interretasi data

Darai 55% tanggal 21 $ 01 $ 2006 sampai tanggal

pengkajian 07 $ 06 $ 2006 di daatkan umur kehamilan ibu 228 hari atau 32 minggu 9 hari

3 !itus memanjang

D! : Ibu mengatakan merasakan janinn"a bergerak kuat pada perut atas bagian kanan

D# : &opold I : %'( 3 )rbp* +31 m &eopold II : Pu-ka

&eopold III : .epala &eopold I/ : AP

!umbu panjang janin sesuai dengan sumbu panjang Ibu "aitu memanjang 9 Intra uterin

D! : Ibu mengatakan ergerakan janinn"a kuat dan tidak merasakan n"eri

D# : &eopold I : 3 )rbp* +31 m &eopold II : Pu-ka

&eopold III : .epala &eopold I/ : AP

kspresi ;ajah ibu biasa saat di palpasi Analisa dan Interpretasi data

- Dari amenorhe sampai sekarang ibu tidak pernah merasa n"eri perut hebat "ang meruakan tanda hamil intra uterin

- .ehamilan ekstra uterin tidak dapat bertahan sehingga usia kehamilan di atas 16 minggu

7 5idup

D! : Ibu mengatakan pergerakan janinn"a kuat sejak memasuki usia 7 bulan

D# : Djj terdengar jelas pada kuadran atas ba;ah sebelah kiri dengan rekuensi 130 kalimenit

Analisa dan Interretasi data

- Dengan adan"a ergerakan janin baik subjekti maupun objekti saat terdengarn"a Djj menandakan janin

dalam keadaan hidup < %unggal

D! : Ibu mengatakan mersakan pergerakan janinn"a pada perut bagian kanan ba;ah

(9)

D# : &eoold I : 3 )rbp* +31 m &eopold II : Pu-ka

&eopold III : .epala &eopold I/ : AP

Djj terdengar jelas pada kuadran atas sebelah kiri dengan rekuensi 130 kalimenit

Analisa dan Interpretsi data

- Adan"a 2 bagian besar "aitu kepala dan bokong serta Djj "ang terdengar jelas pada satu tempat menandakan ini kehamilan tunggal

8 .eadaan janin baik

D! : Ibu mengatakan merasakan pergerakan janin kuat sejak memasuki usia 7 bulan kehamilan

D# : Ada ergerakan janin saat di palpasi

Djj terdengar jelas pada kuadran atas sebelah kiri dengan rekuensi 130 kalimenit

Analisa dab Interpretasi data

 %erdengarn"a Djj dalam batas normal antara 120-1<0 kalimenit serta adan"a pergerakan janin "ang dirasakan oleh ibu menandakan jani dalam keadaan baik 6 .eadaan ibu preeklampsi

D! :

-D# : %D : 130=0 4m5g

Pemeriksaan palpasi pada ekstremitas ba;ah hasil oedema positi pada kaki ibu Analisa dan Interpretasi data

- Preeklampsi merupak pen"akit dengan gejala-gejal hipertensi, oedema, dan proteinuria "ang timbul pada kehamilan dimana pen"akit ini umumn"a terjadi ada trimester ke tiga dalam kehamilan

- Pada preeklampsi ringan tidak ditemukan adan"a gejala-gejala subjekti atau "ang dirasakan langsung oleh ibu

Gambar

Gambar 1: Pemeriksaan Palpasi Leopold 1 s$d$ 4 A. Pemeriksaan Leopold I
Gambar 2: Palpasi Leopold 1
Gambar 4: Palpasi Leopold 3
Gambar .: Palpasi Leopold 4

Referensi

Dokumen terkait

Pada penelitian ini akan dianalisis konsentrasi radionuklida alam, gross gamma dan gross beta yang terkandung dalam sampel coklat dan susu bubuk dari daerah Jawa Barat, Jawa

Memasuki tahun 2000 posisi koperasi Indonesia pada dasarnya justru didominasi oleh koperasi kredit yang menguasai antara 55-60 persen dari keseluruhan aset koperasi dan dilihat

Hasil penelitian lain juga menunjukkan bahwa promosi menggunakan iklan yang menarik dan persuasif dapat menimbulkan rasa percaya diri pembeli individu, memberikan

maka dari itu, yurisdiksi universal pada konsepnya sudah cukup dan sesuai dalam hal penegakan hukum terhadap kejahatan pembajakan, akan tetapi perlu adanya

Dari uraian latar belakang diatas, peneliti ingin melakukan penelitian terkait dampak dari implementasi e-government pada level pemerintah daerah terhadap

!ualitas Penduduk Adalah kondisi penduduk dalam aspek fsik dan non fsik serta non fsik serta keta+, keta+,aan terhadap aan terhadap Tuhan -ang %aha Esa #ang merupakan dasar

Sinar-X terjadi bila suatu sasaran logam ditembakan oleh berkas elektron yang berenergi tinggi, kemudian elektron-elektron tersebut mengalami pengurangan kecepatan dengan cepat