BAB II LANDASAN TEORI
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Berdasarkan Undang-Undang PPh nomor 36 tahun 2008 pasal 4 ayat (1), objek pajak adalah penghasilan, yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh
Menurut Mardiasmo (2011: 235), “ketentuan dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan Pasal 23 mengatur pemotongan pajak atas penghasilan yang diterima atau diperoleh wajib pajak
Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 atau PPh Pasal 21 adalah cara pelunasan pajak dalam tahun berjalan melalui pemotongan pajak atas penghasilan yang diterima atau diperoleh
PPh pasal 23 adalah pajak yang harus dipotong atas penghasilan yang diterima atau diperoleh oleh Wajib Pajak Badan Dalam Negeri dan Bentuk Usaha Tetap yang berasal dari
Berdasarkan dari pengertian yang telah diuraikan sebelumnya, maka penulis dapat menyimpulkan Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Aktiva Tetap adalah suatu perancangan sistem
Prosedur Pemungutan/Pemotongan dan Pelaporan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Terhadap Pegawai Kantor PTP Nusantara III Medan...38. Objek dan Subjek Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21
Berdasarkan semua definisi di atas penulis menyimpulkan sistem informasi akuntansi akuntansi PPh Pasal 21 adalah kumpulan dari berbagai macam sub sistem yang saling berhubungan
Penghasilan yang merupakan objek pemotongan PPh Pasal 23 dengan tariff 15% dari jumlah bruto Akuntansi atas Pajak Penghasilan Pasal 23Penghasilan yang merupakan objek pemotongan PPh