• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
48
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1 Proses Akuntansi (Soemarso, 2004:20)
Gambar 2.2 Siklus Akuntansi (Halim, 2002:43)
Tabel 2.1 Jurnal Umum
Tabel 2.2 Jurnal Umum pada saat Penerimaan SP2D
+7

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan Undang-Undang PPh nomor 36 tahun 2008 pasal 4 ayat (1), objek pajak adalah penghasilan, yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh

Menurut Mardiasmo (2011: 235), “ketentuan dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan Pasal 23 mengatur pemotongan pajak atas penghasilan yang diterima atau diperoleh wajib pajak

Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 atau PPh Pasal 21 adalah cara pelunasan pajak dalam tahun berjalan melalui pemotongan pajak atas penghasilan yang diterima atau diperoleh

PPh pasal 23 adalah pajak yang harus dipotong atas penghasilan yang diterima atau diperoleh oleh Wajib Pajak Badan Dalam Negeri dan Bentuk Usaha Tetap yang berasal dari

Berdasarkan dari pengertian yang telah diuraikan sebelumnya, maka penulis dapat menyimpulkan Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Aktiva Tetap adalah suatu perancangan sistem

Prosedur Pemungutan/Pemotongan dan Pelaporan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Terhadap Pegawai Kantor PTP Nusantara III Medan...38. Objek dan Subjek Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21

Berdasarkan semua definisi di atas penulis menyimpulkan sistem informasi akuntansi akuntansi PPh Pasal 21 adalah kumpulan dari berbagai macam sub sistem yang saling berhubungan

Penghasilan yang merupakan objek pemotongan PPh Pasal 23 dengan tariff 15% dari jumlah bruto Akuntansi atas Pajak Penghasilan Pasal 23Penghasilan yang merupakan objek pemotongan PPh