PROFILE DINAS
PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
I. GAMBARAN UMUM ORGANISASI
Kabupaten Karawang yang menurut data statistik tahun 2012 mempunyai luas wilayah 1.753,27 Km2 dengan jumlah penduduk 2.207.181 jiwa, selain menjadi daerah lumbung padi Jawa Barat juga merupakan wilayah yang menjadi salah satu perlintasan transportasi baik barang maupun penumpang masuk maupun ke luar kota Jakarta sebagai Ibu Kota Negara.
Terjadinya perkembangan yang meningkat di berbagai bidang kegiatan telah mengakibatkan tuntutan akan prasarana untuk menunjang kegiatan ekonomi pertanian, industri maupun permukiman dari waktu ke waktu meningkat pula, adalah konsekuensi logis jika untuk itu diperlukan kesiapan berbagai sumber daya baik keuangan, manusia maupun peralatan.
Dengan demikian keberadaan sebuah institusi dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sangat diperlukan untuk merealisasikan Program dan Kebijakan Teknis dalam bidang Pekerjaan Umum khususnya transportasi jalan dan penataan ruang untuk menunjang dan mengantisipasi kegiatan masyarakat dalam kegiatan ekonomi pertanian, industri maupun permukiman
II. VISI DAN MISI ORGANISASI A. VISI
Sebagai suatu organisasi, dengan mencermati fenomena yang ada, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang mempunyai visi :
“Menjadikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sebagai Penyelenggara Jalan, Jembatan, Sumber Daya Air, Bangunan dan Tata Ruang Yang Mantap dan Berkeselamatan”
Makna dari visi tersebut adalah bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang berkeinginan menjadi instansi pemerintah yang profesional di bidang Jalan, Jembatan, Sumber Daya Air, Bangunan dan Tata Ruang dengan tetap meletakkan keimanan dan ketaqwaan sebagai landasan profesionalisme dalam melaksanakan Tugas Pokok dan Fungsi.
B. MISI
Untuk mewujudkan visi yang telah ditetapkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang mempunyai misi yang secara eksplisit menyatakan apa yang harus dicapai oleh dinas dan kegiatan spesifikasi apa yang harus dilaksanakan dalam pencapaian visi tersebut. Pernyataan Misi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang :
Tujuan dari penetapan Misi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang adalah :
1. Mewujudkan Sumber Daya Manusia Yang Profesional Dalam Penyelengaraan Insfrastruktur Yang Mantap dan Berkeselamatan Di Bidang Jalan, Jembatan, Sumber Daya Air, Bangunan dan Tata Ruang.
2. Melaksanakan Perencanaan, Pembangunan, Peningkatan dan Pemeliharaan Insfrastruktur Yang Mantap dan Berkeselamatan Di Bidang Jalan, Jembatan, Sumber Daya Air, Bangunan dan Tata Ruang
3. Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pengawasan dan Pemanfaatan Infrastruktur Jalan, Jembatan, Sumber Daya Air, Bangunan dan Tata Ruang.
Makna dari misi tersebut adalah bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang mengemban amanat dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan melaksanakan berbagai spesifikasi program dan kegiatan pembangunan di bidang Jalan, Jembatan, Sumber Daya Air, Bangunan dan Tata Ruang untuk mewujudkan infra struktur wilayah berupa sarana dan prasarana transportasi jalan, jembatan maupun pengelolaan sumber daya air yang bermanfaat dan berdampak positif khususnya bagi masyarakat Karawang dan diharapkan dapat menunjang dan mendorong pertumbuhan pembangunan bagi sektor-sektor lainnya di Kabupaten Karawang.
III. TUPOKSI DAN SOTK
A. TUGAS POKOK DAN FUNGSI (TUPOKSI)
Dinas mempunyai tugas pokok membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah bidang pekerjaan umum dan penataan ruang serta tugas pembantuan yang ditugaskan kepada Daerah, Sebagai unsur pelaksana Pemerintah Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang dibentuk melalui Peraturan Bupati Karawang Nomor 44 Tahun 2016 tentang Uraian Tugas Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang. Dalam penyelenggaraan tugas pokoknya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang mempunyai fungsi : a. Penyusunan kebijakan teknis Dinas dan/atau bahan kebijakan daerah dalam hal
pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah bidang pekerjaan umum dan penataan ruang;
b. Pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah bidang pekerjaan umum dan penataan ruang;
c. Pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah bidang pekerjaan umum dan penataan ruang; d. Pelaksanaan administrasi Dinas sesuai dengan tugasnya; dan
e. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.
B. STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA (SOTK)
Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi berdasarkan Peraturan Bupati Karawang Nomor 44 Tahun 2016, maka sebagai bagian dari fungsi manajerial pemerintahan dibentuk susunan organisasi dinas yang terstruktur berdasarkan analisa kebutuhan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan.
Susunan Organisasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang terdiri dari : a. Kepala Dinas;
b. Sekretariat membawahkan :
1. Subag Evaluasi dan Pelaporan; 2. Subag Umum dan Kepegawaian; 3. Subag Keuangan.
c. Bidang Jalan membawahkan :
1. Seksi Perencanaan Teknis Jalan;
2. Seksi Peningkatan dan Pembangunan Jalan; 3. Seksi Pengawasan Jalan.
d. Bidang Jembatan membawahkan :
1. Seksi Perencanaan Teknis Jembatan;
3. Seksi Pengawasan Jembatan. e. Bidang Sumber Daya Air membawahkan:
1. Seksi Perencanaan Teknis Sumber Daya Air;
2. Seksi Peningkatan dan Pembangunan Sumber Daya Air; 3. Seksi Pengawasan Sumber Daya Air.
f. Bidang Bangunan membawahkan :
1. Seksi Perencanaan Teknis Bangunan;
2. Seksi Pengembangan dan Pemanfaatan Bangunan; 3. Seksi Pengawasan Bangunan..
g. Bidang Penataan Ruang membawahkan: 1. Seksi Perencanaan Teknis Tata Ruang 2. Seksi Pengembangan Tata Ruang 3. Seksi Pemanfaataan Tata Ruang. h. Bidang Pemeliharaan, membawahkan :
1. Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan 2. Seksi Pemeliharaan Sumber Daya Air 3. Seksi Pemeliharaan Bangunan
i. Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang; dan
j. Kelompok Jabatan Fungsional.
C. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang di pimpin oleh seorang Kepala Dinas yang mempunyai tugas pokok memimpin, mengkoordinasikan dan mengendalikan dinas dalam melaksanakan sebagian kewenangan daerah dibidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang meliputi perencanaan, pengawasan pebangunan, pemeliharaan dan pengairan serta melaksanakan tugas pembantuan yang ditugaskan kepada Pemerintah Daerah.
D. SEKRETARIAT
Sekretariat di pimpin oleh seorang Sekretaris yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Dinas dalam pelaksanaan pengelolaan urusan evaluasi dan pelaporan,umum dan perlengkapan serta keuangan dan kepegawaian. Dalam pelaksanaan tugas pokoknya, Sekretariat mempunyai fungsi sebagai pelaksana dalam pelaksanaan dan penyusunan petunjuk teknis pengelolaan urusan evaluasi dan pelaporan,umum dan perlengkapan serta keuangan dan kepegawaian. Sekretariat membawahkan :
1. Sub Bagian Program dan Pelaporan
Sub Bagian Program dan Pelaporan dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang mempunyai tugas pokok membantu Sekretrais dalam pelaksanaan program dan pelaporan. Dalam pelaksanaan tugas pokoknya Sub Bagian Program dan Pelaporan mempunyai fungsi sebagai pelaksana dalam penyiapan bahan petunjuk teknis, pengelolaan program dan pelaporan serta monitoring dan program kegiatan dibidang program dan pelaporan.
2. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian
Sub Bagian Umum dan Kepegawaian di pimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang mempunyai tugas pokok pelaksanaan pengelolaan umum dan kepegawaian menyurat, kearsipan, pengadaan, rumah tangga, administrasi
perjalanan dinas, serta pembinaan pegawai, pengelolaan administrasi pegawai dan pengelolaan administrasi kepegawaian.
Dalam pelaksanaan tugas pokoknya, Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai fungsi sebagai pelaksana dalam pengelolaan urusan surat menyurat, pengadaan, kearsipan, ke-rumah tangga-an, administrasi perjalanan dinas, perlengkapan, pemeliharaan kantor dan inventarisasi serta pengelolaan dokumentasi.
3. Sub Bagian Keuangan
Sub Bagian Keuangan di pimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang mempunyai tugas pokok pelaksanaan pengelolaan administrasi keuangan . Dalam pelaksanaan tugas pokoknya, Sub Bagian Keuangan mempunyai fungsi sebagai pelaksana dalam penyiapan dan pelaksanaan pengelolaan administrasi keuangan, bahan penyusunan RKA dan DPA bahan penyusunan rencana pembinaan pegawai, administrasi keuangan dan dokumentasi dan monitoring, evaluasi dan pelaporan dibidang keuangan.
E. BIDANG JALAN
Bidang Jalan di pimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Dinas dalam penyusunan petunjuk teknis pengelolaan kegiatan jalan yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Kepala Dinas dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengolahan, monitoring dan evaluasi terkait perencanaan teknis jalan, peningkatan dan pembangunan jalan, pengawasan jalan serta pendukung dan bangunan pelengkapnya. merumuskan perencanaan dan program kerja Bidang Jalan sebagai bahan penyusunan perencanaan dan program kerja Dinas, merumuskan bahan kebijakan teknis Dinas dan/atau bahan kebijakan daerah dalam hal perencanaan teknis jalan, peningkatan dan pembangunan jalan, pengawasan jalan serta pendukung dan bangunan pelengkapnya Bidang jalan membawahkan :
1. Seksi Perencanaan Teknis Jalan
Seksi Perencanaan Teknis Jalan di pimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang dalam mempersiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis Perencanaan Teknis Jalan. Dalam pelaksanaan tugas pokoknya, melaksanakan sebagian tugas Bidang Jalan dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengolahan, monitoring dan evaluasi terkait perencanaan teknis jalan beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya. menyelenggarakan penyusunan perencanaan teknis peningkatan dan pembangunan jalan beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya yang meliputi penyusunan program dan kegiatan, survey, pengukuran, penghitungan teknis dan pemetaan serta rancang bangun jalan beserta pendukung dan pelengkapnya.
2. Seksi Peningkatan dan Pembangunan Jalan
Seksi Peningkatan dan Pembangunan Jalan di pimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang dalam mempersiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis penyusunan program Peningkatan dan Pembangunan Jalan. Dalam melaksanakan tugas pokoknya, sebagian tugas Bidang Jalan dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengolahan, monitoring dan evaluasi terkait peningkatan dan pembangunan jalan beserta pendukung dan
bangunan pelengkapnya. mengelola peningkatan dan pembangunan jalan beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya yang meliputi penyusunan dan pelaksanaan program dan kegiatan peningkatan dan pembangunan jalan beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya.
3. Seksi Pengawasan Jalan
Seksi Pengawasan Jalan di pimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang dalam mempersiapkan melaksanakan sebagian tugas Bidang Jalan dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengolahan, monitoring dan evaluasi terkait pengawasan jalan beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya. mengelola kegiatan pengawasan dan pengendalian kualitas dan kuantitas pekerjaan peningkatan dan pembangunan jalan beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya yang meliputi penyusunan dan pelaksanaan program dan kegiatan pengawasan jalan beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya.
F. BIDANG JEMBATAN
Bidang Jembatan di pimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Dinas dalam pelaksanaan penyusunan petunjuk teknis pengelolaan hal fasilitasi, koordinasi, pengolahan, monitoring dan evaluasi terkait perencanaan teknis jembatan, peningkatan dan pembangunan jembatan, pengawasan jembatan serta pendukung dan bangunan pelengkapnya. mengelola kegiatan penyusunan perencanaan teknis, peningkatan dan pembangunan serta pengawasan dan pengendalian kualitas dan kuantitas pekerjaan peningkatan dan pembangunan jembatan beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya yang meliputi penyusunan dan pelaksanaan program dan kegiatan pengawasan jembatan beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya. Bidang Jembatan membawahkan :
1. Seksi Perencanaan Teknis Jembatan
Seksi Perencanaan Teknis Jembatan di pimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Bidang Jembatan dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengolahan, monitoring dan evaluasi terkait perencanaan teknis jembatan beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya. menyelenggarakan penyusunan perencanaan teknis peningkatan dan pembangunan jembatan beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya yang meliputi penyusunan program dan kegiatan, survey, pengukuran, penghitungan teknis dan pemetaan serta rancang bangun jembatan beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya
2. Seksi Peningkatan dan Pembangunan Jembatan
Seksi Peningkatan dan Pembangunan Jembatan di pimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Bidang Jembatan dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengolahan, monitoring dan evaluasi terkait peningkatan dan pembangunan jembatan beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya. mengelola peningkatan dan pembangunan jembatan beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya yang meliputi penyusunan dan pelaksanaan program dan kegiatan peningkatan dan pembangunan jembatan beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya;
Seksi Pengawasan Jembatan di pimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Bidang Jembatan dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengolahan, monitoring dan evaluasi terkait pengawasan jembatan beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya. mengelola kegiatan pengawasan dan pengendalian kualitas dan kuantitas pekerjaan peningkatan dan pembangunan jembatan beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya yang meliputi penyusunan dan pelaksanaan program dan kegiatan pengawasan jembatan beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya;
G. BIDANG SUMBER DAYA AIR
Bidang Sumber Daya Air di pimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Kepala Dinas dalam hal pengelolaan infrastruktur sumber daya air yang meliputi Saluran Primer, Saluran Sekunder, Saluran Sub Sekunder dan Saluran Tersier dalam wilayah Daerah Irigasi (DI), Saluran Drainase Jalan, Saluran Pembawa, Saluran Pembuang, Embung, Muara dan Konservasi Wilayah Pesisir beserta seluruh pendukung dan bangunan pelengkapnya yang menjadi aset dan kewenangan Kabupaten Karawang. Bidang Pemeliharaan membawahkan :
1. Seksi Perencanaan Teknis Sumber Daya Air
Seksi Perencanaan Teknis Sumber Daya Air di pimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Bidang Sumber Daya Air dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengolahan, monitoring dan evaluasi terkait perencanaan teknis sumber daya air beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya. menyelenggarakan penyusunan perencanaan teknis peningkatan dan pembangunan sumber daya air beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya yang meliputi penyusunan program dan kegiatan, survey, pengukuran, penghitungan teknis dan pemetaan serta rancang bangun sumber daya air beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya
2. Seksi Peningkatan dan Pembangunan Sumber Daya Air
Seksi Peningkatan dan Pembangunan Sumber Daya Air di pimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Bidang Sumber Daya Air dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengolahan, monitoring dan evaluasi terkait peningkatan dan pembangunan sumber daya air beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya. mengelola peningkatan dan pembangunan sumber daya air beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya yang meliputi penyusunan dan pelaksanaan program dan kegiatan peningkatan dan pembangunan sumber daya air beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya;
3. Seksi Pengawasan Sumber Daya Air
Seksi Pengawasan Sumber Daya Air di pimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Bidang Sumber Daya Air dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengolahan, monitoring dan evaluasi terkait pengawasan sumber daya air beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya. mengelola kegiatan pengawasan dan pengendalian kualitas dan kuantitas pekerjaan peningkatan dan pembangunan sumber daya air beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya yang meliputi;
H. BIDANG BANGUNAN
Bidang Bangunan di pimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Kepala Dinas dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengelolaan, monitoring dan evaluasi terkait perencanaan teknis bangunan, pengembangan dan pemanfaatan serta pengawasan bangunan. Bidang Pengairan membawahkan :
1. Seksi Perencanaan Teknis Bangunan
Seksi Perencanaan Teknis Bangunan di pimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Bidang Bangunan dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengolahan, monitoring dan evaluasi terkait perencanaan teknis bangunan.
2. Seksi Pengembangan dan Pemanfaatan Bangunan
Seksi Pengembangan dan Pemanfaatan Bangunan di pimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Bidang Bangunan dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengolahan, monitoring dan evaluasi terkait pengembangan dan pemanfaatan bangunan. menyelenggarakan dan/atau memfasilitasi pengembangan dan pemanfaatan bangunan gedung dan lingkungan mengacu pada norma, standar, prosedur dan kriteria nasional. melaksanakan strategi kabupaten mengenai pengembangan dan pemanfaatan bangunan gedung dan lingkungan;
3. Seksi Pengawasan Bangunan
Seksi Pengawasan Bangunan di pimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Bidang Bangunan dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengolahan, monitoring dan evaluasi terkait pengawasan bangunan. menyelenggarakan dan/atau memfasilitasi pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan perundang-undangan, pedoman dan standar teknis dalam penyelenggaraan bangunan gedung dan lingkungannya;
I. BIDANG PENATAAN RUANG
Bidang Penataan Ruang di pimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Kepala Dinas dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengelolaan, monitoring dan evaluasi terkait perencanaan teknis, pengembangan dan pemanfaatan tata ruang. Bidang Pengairan membawahkan :
1. Seksi Perencanaan Teknis Tata Ruang
Seksi Perencanaan Teknis Tata Ruang di pimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Bidang Penataan Ruang dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengolahan, monitoring dan evaluasi terkait perencanaan teknis tata ruang. menyelenggarakan penyusunan rencana tata bangunan dan lingkungan bagi zona-zona yang pada rencana rinci tata ruang ditentukan sebagai zona yang penanganannya diprioritaskan;
2. Seksi Pengembangan Tata Ruang
Seksi Pengembangan Tata Ruang di pimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Bidang Penataan Ruang dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengolahan, monitoring dan evaluasi terkait pengembangan tata ruang. pengembangan struktur tata ruang, pengembangan
pola tata ruang, peningkatan daya dukung dan daya tamping lingkungan hidup dan pengembangan infrastruktur wilayah.
3. Seksi Pemanfaataan Tata Ruang
Seksi Pemanfaataan Tata Ruang di pimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Bidang Penataan Ruang dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengolahan, monitoring dan evaluasi terkait pemanfaatan tata ruang. mengkoordinasikan/ memfasilitasi pemanfaatan investasi di kawasan strategis kabupaten/kota dan kawasan lintas kabupaten bekerjasama dengan pemerintah daerah, masyarakat dan dunia usaha
J. BIDANG PEMELIHARAAN
Bidang Pemeliharaan di pimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Kepala Dinas dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengelolaan, monitoring dan evaluasi terkait pemeliharaan jalan, jembatan dan sumber daya air beserta bangunan pendukung dan pelengkapnya serta pemeliharaan bangunan. mengkoordinasikan pengumpulan, pengolahan dan evaluasi data dan informasi teknis pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala / periodik dan rehabilitasi pada infrastruktur jalan, jembatan dan sumber daya air beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya serta bangunan aset pemerintah daerah. Bidang Pengairan membawahkan :
1. Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan
Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan di pimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Bidang Pemeliharaan dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengolahan, monitoring dan evaluasi terkait pemeliharan rutin, berkala/periodik maupun rehabilitasi pada infrastruktur jalan dan jembatan beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya.
2. Seksi Pemeliharaan Sumber Daya Air
Seksi Pemeliharaan Sumber Daya Air di pimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Bidang Pemeliharaan dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengolahan, monitoring dan evaluasi terkait pemeliharan rutin, berkala/periodik maupun rehabilitasi pada infrastruktur sumber daya air beserta pendukung dan bangunan pelengkapnya;
3. Seksi Pemeliharaan Bangunan
Seksi Pemeliharaan Bangunan di pimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Bidang Pemeliharaan dalam hal fasilitasi, koordinasi, pengolahan, monitoring dan evaluasi terkait pemeliharan rutin, berkala/periodik maupun rehabilitasi pada bangunan gedung dan lingkungannya sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang berlaku. K. UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) PEKERJAAN UMUM DAN
PENATAAN RUANG
Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) UPTD dibentuk untuk melaksanakan kegiatan teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang tertentu, UPTD dipimpin oleh seorang Kepala yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala
Dinas, Pembentukan, Rincian Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas serta pengaturan lebih lanjut ditetapkan dengan Peraturan Bupati tersendir i Kabupaten Karawang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang di bagi 4 (empat) UPTD, yaitu :
UPTD Pelayanan Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang UPTD TU Pelayanan Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang UPTD Alat Berat
UPTD Pengujian Material/Bahan IV. RENCANA STRATEGIS
Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang mempunyai Rencana Stratejik yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 5 (Lima) tahun kedepan yaitu untuk tahun 2006 – 2010 dengan memperhitungkan potensi, peluang dan kendala yang ada atau mungkin timbul. Rencana Stratejik tersebut mencakup visi, misi, tujuan, sasaran, serta cara pencapaian tujuan dan sasaran tersebut. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang menerapkan strategi yang aplikatif dan berbasis kinerja. Rencana stategis yang dimaksud alah :
1. Menetapkan program berdasarkan Permendagri No. 13 Tahun 2006 dalam meningkatkan infrastuktur wilayah dan mengoptimalkan potensi daerah yang berbasis sumber daya lokal serta mewujudkan efektifitas dan efesiensi aparatur dalam rangka meningkatkan pelayanan publik, baik sebagai program reguer Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang, Program Pemerintah Propinsi Jawa Barat maupun Program Pemerintah Pusat.
2. Penyusunan program yang berbasis kinerja dan realistis sesuai dengan kemampuan APBD setiap tahunnya berdasarkan standar akuntansi pemerintah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3. Aspirasi masyarakat berbagai pihak yang ompeten dan realistis. 4. Pemanfaatan sumber daya potensial dan teknologi.
5. Pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan secara bertahap, fleksibel dan berkesinambungan.
A. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
Arah Pembangunan Infrastruktur Wilayah (Jalan, Jembatan, Sumber Daya Air, Bangunan dan Tata Ruang)
1. Meningkatkan Kemantapan Infrastruktur Yang Berkeselamatan Untuk Pemenuhan Pelayanan Dasar Dalam Rangka Mendukung Peningkatan Kualitas Pendidikan, Kesehatan, Perekonomian, Perdagangan, Jasa, Aktifitas Sosial Budaya, Pertanian, Industri, Pariwisata dan Pemerintahan Dengan Memperhatikan Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Untuk Mewujudkan Karawang Yang Mandiri, Maju dan Berdaya Saing.
2. Pengembangan dan Penanganan Infrastruktur Wilayah Kabupaten Sebagai Daya Dukung dan Penunjang Dalam Melayani Pusat Kegiatan Wilayah (PKW), Pusat Kegiatan Lokal (PKL) dan Pusat Wilayah Terpadu (PWT), mencakup : a. Sektor Strategis
b. Sektor Pertanian
c. Sektor Perdagangan dan Jasa d. Sektor Industri
e. Sektor Pariwisata
B. ISU STRATEGIS PEMBANGUNAN
1. Jumlah Pertahanan Penduduk dan Dampak Perkembangan Kawasan Industri dan Kawasan Permukiman
2. Kemantapan Infrastrukur Jalan, Jembatan dan Sumber Daya Air Yang Belum Memenuhi Standar Pelayanan Minimal
3. Penurunan Kapasitas Saluran Pembuang dan Muara Sebagai Akibat Sedimentasi
4. Kondisi Perkembangan Historis Geografis (Daratan, Sungai, Saluran Pembuang, Pesawahan dan Garis Pantai)
5. Dampak Perubahan Tata Ruang Internal Maupun Eksternal (macet, crowded dan banjir)
6. Karawang Bagian Dari Pengembangan BODEBEKARPUR Sebagai Twin Metropolitan (Jakarta)
7. Peraturan Presiden RI Nomor 107 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelengaraan Prasarana dan Sarana Kereta Api Cepat Jakarta dan Bandung; Peraturan Presiden RI Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (Untuk Bandara Internasional Karawang) dan Rencana Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II
V. DATA INFRASTRUKTUR
NO INFRADTRUKTUR FUNGSI PANJANG
1 Jalan Negara Arteri Primer 73,14 Km
2 Jalan Provinsi Kolektor Sekunder 47,93 Km
3 Jalan Tol Arteri Primer 37,49 Km
4
Jalan Kabupaten
SK Bupati Karawang Nomor : 620/Kep.384-Huk/2016 - Kolektor Sekunder - Lokal Primer - Lokal Sekunder 1.969,20 Km
5 Jalan Poros Desa
(Data Dalam Proses Inventarisasi dan Regulasi) 940,70 Km 6 Jembatan
(Data Dalam Proses Inventarisasi dan Regulasi) 241,00 Bh
7
Drainase / Gorong-Gorong
SK Bupati Karawang Nomor : 620/Kep.369-Huk/2016
1.270,44 Km
8 Saluran Tersier Kabupaten
(Data Dalam Proses Inventarisasi dan Regulasi)
1.791,00 Km 9 Saluran Sekunder Kabupaten
(Data Dalam Proses Inventarisasi dan Regulasi) 451,40 Km
10
Saluran Pembuang
SK Bupati Karawang Nomor : 620/Kep.369-Huk/2016
1.027,68 Km
11 Penanganan Abrasi Pantai Muara 84,00 Km
VI. KONIDISI INFRASTRUKTUR
NO INFRADTRUKTUR PANJANG BAIK SEDANG BURUK
1 Jalan Negara 73,14 Km
2 Jalan Provinsi 47,93 Km
3 Jalan Tol 37,49 Km
4
Jalan Kabupaten
SK Bupati Karawang Nomor : 620/Kep.384-Huk/2016 1.969,20 Km 608,75 Km 389,62 Km 970,83 Km 5
Jalan Poros Desa
(Data Dalam Proses Inventarisasi dan Regulasi) 940,70 Km 258,52 Km 272,87 Km 409,31 Km 6 Jembatan
(Data Dalam Proses Inventarisasi dan Regulasi)
241,00 Bh 104 Bh 47 Bh 90 Bh
7
Drainase / Gorong-Gorong SK Bupati Karawang Nomor : 620/Kep.369-Huk/2016 1.270,44 Km 395,70 Km 279,14 Km 595,60 Km 8
Saluran Tersier Kabupaten (Data Dalam Proses Inventarisasi dan Regulasi) 1.791,00 Km 537,30 Km 358,20 Km 895,50 Km 9
Saluran Sekunder Kabupaten (Data Dalam Proses Inventarisasi dan Regulasi) 451,40 Km 135,42 Km 90,28 Km 225,70 Km 10 Saluran Pembuang
SK Bupati Karawang Nomor : 620/Kep.369-Huk/2016 1.027,68 Km 456,30 Km 282,52 Km 288,86 Km
11 Penanganan Abrasi Pantai Muara 84,00 Km 11,00
Km 40,85 Km
32,15 Km
VII. SASARAN STRATEGIS
Organisasi merupakan bagian integral dalam proses perencanaan stratejik organisasi. Sasaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang Tahun Anggaran 2016 dirumuskan untuk masing-masing tujuan yang telah ditetapkan dengan mengacu kepada standarisasi bidang pekerjaan umum yang efisien dan efektif
Tujuan 1 :
Terwujudnya Pelayanan dan daya dukung yang Prima Bagi Pengguna Sarana dan Prasarana Transportasi Jalan, Jembatan, Sumber Daya Air, Bangunan Dan Penataan Ruang
1. Intervensi Pemerintah Pusat Dalam Penyediaan Infrastruktur Transportasi
2. Optimalisasi Peran Industriawan Dalam Pemenuhan Kebutuhan Prasarana Transportasi
3. Pembangunan Perlintasan Tidak Sebidang (Fly Over dan Underpass) E.X Fly Over Wirasaba, Underpass Pawarengan, Underpass Pasundan
4. Pengembangan Intercange Jalan Tol di Kabupaten Karawang KM 42 dan 52 5. Pembangunan Jembatan Melintas (Crossing) Jalan Tol di Karawang Timur 6. Pelebaran Jalan-jalan Eksisting
7. Pembangunan akses jalan baru (ring road Tanjungpura-Badami dan Warungbambu Bintang Alam)
8. Revitalisasi Jalur Kereta Api Cilamya Wetan – Cikampek – Tirtamulya – Karawang – Rengasdengklok - Cikarang
9. Terlaksananya Program Pembangunan dan Peningkatan Jalan Kabupaten 10. Pemeliharaan Rutin Jalan Kabupaten
11. Pembangunan dan Peningkatan Jembatan 12. Rehabilitasi Jembatan
13. Program Pembangunan Saluran Drainase / Gorong-Gorong 14. Program Tanggap Darurat Jalan dan Jembatan
15. Terlaksanyanya Normalisasi Saluran Sungai, Pengerukan Saluran Pembuang dan Saluran Sekunder
16. Rehailitasi/ Pemeliharaan Jaringan Irigasi, Sungai dan Muara
17. Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan
18. Terlaksananya Pembangunan Pengaman Daerah Abrasi Pantai Tujuan 2 :
Meningkatnya Sistem Dan Kualitas Perencanaan, Pelaksanaan, Pengawasan Dan Pengendalian Jalan, Jembatan, Sumber Daya Air, Bangunan dan Tata Ruang. Sasaran :
1. Meningkatnya Kapasitas Perencanaan Kegiatan
2. Terlaksananya Program Pembangunan Sistem Informasi / Data Base Jalan, Jembatan Jalan, Jembatan, Sumber Daya Air, Bangunan dan Tata Ruang
Tujuan 3 :
Meningkatnya Sistem Dan Kualitas Pengelolaan Administrasi
Sasaran :
Meningkatnya Tertib Administrasi Dan Koordinasi Dengan Instansi Terkait
Tujuan 4 :
Terwujudnya SDM Yang Handal Sesuai Dengan Kualifikasi Yang Dibutuhkan Sasaran :
1. Terselenggaranya Bimbingan Teknis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 2. Diikutsertakannya PNS Pada Diklat Teknis Fungsional dan Struktural
Tujuan 5 :
Meningkatnya Kuantitas Dan Kualitas Peralatan Teknis Sasaran :
Terpenuhinya Sarana dan Prasarana Berupa Peralatan / Perlengkapan Teknis Yang Memadai
VIII. PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS
Penanganan Infrastruktur Jalan, Jembatan, Drainase dan Sumber Daya Air Kabupaten Karawang
No PROGRAM DAN KEGIATAN
A WILAYAH BARAT KARAWANG
1 Jaringan Jalan Lingkar Barat Karawang (Pj. 11,30 Km)
2 Jalan Akses Tol Karawang Barat / Tarumanegara (Pj. 7,40 Km) 3 Underpass Badami Karawang Barat (Pj. 24 M ; Lb. 2 x 5,50 M) 4 Underpass Badami Karawang Barat (Pj. 120 M ; Lb. 9,00 M) 5 Underpass Citarum Karawang Barat (Pj. 120 M ; Lb. 9,00 M) 6 Jalan Johar - Loji
7 Jalan Loji – Cicangor 8 Jalan Tegalloa – Baged
9 Jaringan Jalan Lingkar Loji (Pj. 0,50 Km)
10 Jaringan Jalan ODTW Grand Canyon Karawang / Loji-Tonjong (Pj. 6,75 Km) 11 Jembatan Cigunungsari (Pj. 40 M ; Lb. 9.00 M)
12 Jaringan Jalan Lingkar Loji – Mekarbuana – Wargasetra (Panjang : 8,38 Km) 13 Jalan Ciptasari – Kutalanggeng (Pj. 8 Km)
14 Penataan / Penanganan Jalan Umum Trotoar Perkotaan Karawang
B WILAYAH TIMUR KARAWANG
1 Jaringan Jalan Lingkar Timur Karawang (Pj. 7,80 Km) 2 Fly Over Wirasaba (Pj. 400 M ; Lb. 11,00 M)
3 Jalan Akses Tol Karawang Timur (Pj. 2 Km) 4 Jembatan Rumambe II (Pj. 120 M ; Lb. 7,00 M) 5 Jembetan BTB II – Mulyasari (Pj. 40 M ; Lb. 7,00 M) 6 Jalan Pinayungan – Curug (18 Km)
7 Jalan Antar Perumahan Kosambi – Purwasari – Pawarengan
8 Fly Over Pancawati Rel KA – Saluran Irigasi (Pj.300 M ; Lb. 11,00 M) 9 Fly Over Kosambi (Pj. 300 M ; Lb. 11,00 M)
10 Jembatan Walahar (Pj. 140 M ; Lb. 7,00 M)
11 Underpass Pawarengan (Pj. 15 M ; Lb. 2 x 4,50 M) 12 Jembatan Belendung (Pj. 40 M ; Lb. 7,00 M) 13 Jembatan Purwasari (Pj. 40 M ; Lb. 7,00 M) 14 Jalan Kosambi – Telagasari
15 Jalan Pawarengan – Tirtasari 16 Jalan Cikampek – Wadas 17 Jalan Wadas – Tempuran 18 Jalan Cikalong – Cilamaya 19 Jalan Karangjati - Cilamaya
C WILAYAH KOTA KARAWANG
1 Underpass Pasundan – Otista (Pj. 15 M ; Lb. 2 x 4,50 M) 2 Underpass Tuparev (Pj. 24 M ; Lb. 2 x 5.50 M)
4 Jalan Johar – Krasak 5 Jalan Johar – Gempol
6 Jalan Johar – Rengasdengklok
D WILAYAH UTARA KARAWANG
1 Jembatan Rengasdengklok – Pabayuran (Pj. 320 M ; Lb. 7,00 M) 2 Jalan Rengasdengklok – Sungaibuntu
3 Jalan Batujaya - Pakisjaya 4 Jalan Pisangsambo – Tambaksari 5 Jalan Ciranggon – Kutagandok 6 Jalan Cikangkung - Cemarajaya 7 Jalan Pangakaran – Jayakerta 8 Jalan Rawamerta - Cibadar
E WILAYAH TERSEBAR DI KABUPATEN KARAWANG
1 Penanganan Lintasan Sebidang Rel Kereta Api Di Wilayah Kabupaten Karawang 2 Penataan dan Penanganan Jalan Perbatasan Antar Kabupaten (14 Ruas Jalan
Perbatasan)
3 Penanganan Drainase Jalan Perkotaan dan Jalan Kabupaten Karawang (Pj. 250 Km) 4 Penanganan Saluran Irigasi Tersier dan Irigasi Sekunder Kabupaten (Pj. 150 Km) 5 Penanganan Saluran Pembuang (SP) (Rehabilitasi Sepanjang 250 Km)
SP Ciwadas, SP KW 6 – Tegal Tanjung, SP Ciderewak, SP Cibulan-bulan, SP Cibanteng, SP Bembang, SP Johar – Zyphon KW 6, SP Cilamaran, SP Kali Kalapa, SP Kalen kapal, SP Cidawalong, SP Cisalak, SP Kalen Tasrip, SP Tegal Koneng dan SP Cikaranggelam
II Konservasi DAS Citarum dan Penanganan Abrasi Pantai Serta Muara Kabupaten Karawang
1 Konservasi DAS Citarum
2 Penanganan Abrasi Pantai Cipucuk – Cemara – Sedari 3 Penanganan Abrasi Pantai Kabupaten Karawang 4 Penanganan Muara Kabupaten Karawang (13 Muara)
Muara Tengkolak, Muara Pasir Putih, Muara Ciparage, Muara Sungai Buntu, Muara Pakis, Muara Sarakan, Muara Cilamaya, Muara Ciwadas, Muara Kalen Bawah, Muara Sedari, Muara Kalen Kalong, Muara Baru dan Muara Cipucuk
III Pembangunan Embung / Folder Air
1 Pembangunan Bendung / Embung / Folder Air Di Wilayah Selatan Karawang (4 Unit)
2 Pembangunan Bendung / Embung / Folder Air Di Wilayah Utara Karawang (2 Unit) 3 Pembangunan Bendung / Embung / Folder Air Di Wilayah Timur Karawang (2 Unit)
IV Infrastruktur Bangunan Gedung Pemerintah dan Ruang Publik Pembangunan Gedung Kantor Pemda II
Pembanguanan Gedung Kantor Dinas / Badan / Lembaga
Pembangunan / Rehabilitas Gedung / Bangunan Fasilitas Umum dan Ruang Publik Pembangunan / Rehabilitas Gedung Kantor Dinas / SKPD dan Instansi Pemerintah Pembangunan / Rehabilitas Kantor Kecamatan dan Kantor Kelurahan
Penataan Ruang Publik / Prasarana Olah Raga Pembangunan / Rehabilitas Gedung Olah Raga
Pembangunan / Rehabilitas Gedung / Bangunan Sarana dan Prasarana Pendidikan Pembangunan / Rehabilitas Gedung / Bangunan Sarana dan Prasarana Kesehatan
V Penataan Ruang
Penyusunan / Pengembangan RDTR Kawasan Perkotaan
Study Penentuan Bench Mark Referensi Untuk Penentuan Piel Banjir Wilayah Rencana Pengembangaan Perkotaan
Study Catchment Area Untuk Daerah Tangkapan Air Di Wilayah Karawang Penyusunan Database Pelayanan Site Plann dab Piel Banjir
Pengawasan dan Pengendalian Tata Ruang
IX. PROGRAM STRATEGIS
Program-program strategis yang merupakan bagian dari Rencana Strategik yang ingin dicapai oleh Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang meliputi :
1. Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur Wilayah
a. Meningkatkan pembangunan dan pemeliharaan, daya dukung, kapasitas maupun kualitan pelayanan prasarana jalan
1. Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Jalan 2. Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Jembatan 3. Program Peningkatan / Pembangunan Transportasi Jalan 4. Program Peningkatan / Pembangunan Jembatan
b. Pengembangan dan Penegelolaan Sumber Daya Air
1. Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi 2. Program Pengembangan ,Pengelolaan dan Konservasi Sungai c. Pekerjaan Tanggap Darurat Crash Program
2. Mengoptimalkan Potensi Daerah Berbasis Sumber Daya Lokal
Perbaikan Manajemen dan Sistem Pengelolaan Sumber Daya Alam, Optimalisasi Mafaat Ekonomi dan Sumber Daya Alam termasuk jasa lingkunganya : Program Konservasi Wilayah Pesisir
3. Meningkatkan Kinerja Penegakan Hukum (Law Enforcement) dan Pemerintah Daerah
Mewujudkan Efektifitas dan Efisiensi Aparatur Dalam Rangka Meningkatkan Pelayanan Publik
1. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatus Negara 2. Program Penyempurnaan dan Pengembangan Statistik
3. Program Peningkatan Kapasitas Perencanaan
X. KEGIATAN STRATEGIS
Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Jalan 1. Kegiatan Rehabilitasi Jalan
2. Kegiatan Penyirtuan Jalan
3. Kegiatan Pemeliharaan Rutin Jalan 4. Kegiatan Pemelihaaraan Periodik Jalan
Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Jembatan 1. Kegiatan Rehabilitasi Jembatan
2. Kegiatan Pelebaran Jembatan 3. Kegiatan Penggantian Jembatan 4. Kegiatan Pemeliharaan Jembatan
Program Peningkatan / Pembangunan Transportasi Jalan 1. Kegiatan Peningkatan Jalan
2. Kegiatan Pelebaran Jalan 3. Kegiatan Perkerasan Jalan
4. Kegiatan Pembuatan Badan Jalan
5. Kegiatan Pembuatan/Perbaikan Trotoar Jalan 6. Kegiatan Pembuatan Turap Jalan
7. Kegiatan Pembuatan/Perbaikan Assainering / Drainase
Program Peningkatan / Pembangunan Jembatan 1. Kegiatan Pembangunan / Pembuatan Jembatan 2. Kegiatan Pembangunan / Pembuatan Oprit Jembatan 3. Kegiatan Bangunan Pengaman Jembatan
Crash Program / Penanganan dan Pekerjaan TAnggap Darurat / Tak Tersangka Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi
1. Kegiatan Pemeliharaan Jaringan Irigasi
2. Kegiatan Rehabilitasi dan Perbaikan Jaringan Irigasi
3. Kegiatan Pengerukan, Normalisasi dan Perbaikan Jaringan Irigasi 4. Kegiatan Pembuatan Turap Jaringan Irigasi
5. Kegiatan Pembuatan Talang Air
6. Kegiatan Rehabilitasi, Pembuatan dan Perbaikan Pintu Air / Bangunan Bagi 7. Kegiatan Pembinaan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi
Program Pengembangan, Pengelolaan dan Konservasi Sungai dan Muara Kegiatan Rehabilitasi, Pengerukan dan Normalisasi Sungai dan Muara
Program Konservasi Wilayah Pesisir
Kegiatan Pebangunan dan Rehabilitasi Pengaman Daerah Abrasi Pantai
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Negara
1. Kegiatan Pengembangan dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia 2. Kegiatan Peningkatan Pengelolaan Sistem Administrasi dan Koordinasi 3. Kegiatan Pengadaan dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Peralatan /
Perlengkapan Teknik dan Penunjang Kegiatan
Program Penyempurnaan dan Pengembangan Statistik
1. Kegiatan Pemutakhiran Data Base Jalan, Jembatan dan Pengairan 2. Kegiatan Pemetaan Jaringan Jalan, Jembatan dan Pengairan
Program Peningkatan Kapasitas Perencanaan Kegiatan Oprasional Pengelolaan Kegiatan Teknis
XI. PARADOKS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN WILAYAH MEGA - URBANISASI MIGRASI PENGEMBANGAN INDUSTRI HINTERLAND METROPOLITAN JAKARTA SIMPUL PERTEMUAN ANTAR PKN PERLINDUNGAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN (LUMBUNG PADI NASIONAL) UU Nomor 41 Tahun 2009 Tentang PLPPB ISU-ISU STRATEGIS PENATAAN RUANG