• Tidak ada hasil yang ditemukan

Thursday, June 17, 2021

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Thursday, June 17, 2021"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Today’s Market:

IHSG diperkirakan bergerak melemah. Bursa AS ditutup melemah pada perdagangan Rabu (06/16). Harga batuba-ra naik ke level USD 125.25 per Mt. Crude oil turun ke level USD 71.54 per barrel. Rupiah terhadap Dollar AS melemah ke level Rp 14,238. 10Yr Government Bonds Yield naik ke level 6.42%.

 Dari global, dari hasil FOMC Meeting, The Fed mengu-mumkan akan menaikkan suku bunga acuan hingga dua kali di tahun 2023. Hal ini berarti The Fed mengubah si-kapnya setelah sebelumnya menyatakan tidak berencana melakukannya sebelum tahun 2023 terlewati.

 Dari global, World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2022 tumbuh 5%, di bawah target yang ditetapkan pemerintah yakni di kisaran 5,2%—5,8%.

 Dari dalam negeri, BI akan mengumumkan tingkat suku bunga acuan BI7DRR, dimana konsensus memperkirakan akan tetap dipertahankan di level 3.5%.

 Sehubungan dengan emiten, Chandra Asri Petrochemical (TPIA) berencana akan membagikan dividen sebesar Rp 923.39 bn, atau sebesar Rp 51.78 per lembar saham.  Secara teknikal indeks hari Kamis (06/17), IHSG diprediksi

bergerak di kisaran 5,985-6,124.

Source: Bloomberg, Sinarmas Investment Research

See pg. 6-8 for Technical Corner

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report IHSG turun sebanyak 10.5 poin (0.17%) ke level 6078.57.

Sementara LQ45 turun sebanyak 10.1 poin (1.13%) ke level 885.11. Foreign net sell sebesar Rp 452.36 miliar.

ID X Statistics C lo sing

JCI 6,078.57

Transaction Value Regular M arket (IDR tn) 11.460 Transaction Volume Regular M arket (mn shares) 15,241 Foreign Net Buy (Sell) (IDR bn) (452) Foreign Net Buy (Sell) YTD (IDR Tn) 16.8 Total M arket Capitalization (IDR tn) 7,158.73

LQ45 885.11 (1.13) (5.32) EIDO 21.33 (2.07) (8.92) IDX 18.77 (1.71) (8.88) DOW JONES 34,033.67 (0.77) 11.20 S&P 500 4,223.70 (0.54) 12.45 NASDAQ 14,039.68 (0.24) 8.93 FTSE 7,184.95 0.17 11.21 NIKKEI 29,291.01 (0.51) 6.73 HANG SENG 28,436.84 (0.70) 4.43 STRAITS TIM ES 3,139.57 (1.11) 10.40 KLSE 1,578.32 (0.19) (3.00) USD/IDR 14,238.00 (0.15) 1.23 EUR/IDR 17,246.68 (0.34) (0.14) JPY/IDR 129.25 0.28 (5.46) SGD/IDR 10,716.61 (0.22) 0.90 AUD/IDR 10,936.57 0.06 1.01 GBP/IDR 20,026.48 (0.18) 4.19

Crude Oil (USD/barrel) 71.54 7:34:31 AM 49.32 Coal (USD/mn tons) 125.25 6/15/2021 55.28 Natural Gas (USD/mmBtu) 3.26 7:33:52 AM 26.39 Gold (USD/ounce) 1,816.90 7:44:40 AM (2.22) Nickel (USD/mn tons) 17,649.00 6/15/2021 6.78 Tins (USD/mn tons) 31,215.00 6/15/2021 54.80 CPO (M YR/mn tons) 3,566.00 6/15/2021 (6.40) Rubber (JPY/kg) 245.10 7:03:28 AM (8.11) Wheat (USD/bushel) 662.00 7:34:21 AM 3.98 Corn (USD/bushel) 663.25 7:34:21 AM 39.10 P rice Last T ransactio n YT D C hg (%) C o mmo dities

Other Indices C lo sing 1-D ay C hg (%) C hg (%)YT D

C urrency Spo t R ate R ate (ID R ) 1-D ay C hg (%) YT D C hg (%) Thursday, June 17, 2021 0 5,000 10,000 15,000 20,000 25,000 30,000 35,000 40,000 3,000 3,500 4,000 4,500 5,000 5,500 6,000 6,500 7,000 M illi on s

(2)

Daily Corporate and Industry News

World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun depan tumbuh 5%, di bawah target yang ditetapkan pemerintah yakni di kisaran 5,2%—5,8%. Dalam Global Economic Prospects Juni 2021, World Bank menuliskan angka tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan penyebaran wabah Covid-19 yang masih masif, sehingga memaksa pemerintah untuk mengetatkan mobilitas masyarakat. Sementara itu, lembaga tersebut men-catat pertumbuhan ekonomi pada tahun ini diperkirakan parkir di angka 4,4%. Source: Bisnis Indonesia

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyiapkan empat strategi penguatan ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan. Sedangkan prioritas pembangunan nasional tahun depan diarahkan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional serta merealisasikan target pertumbuhan ekonomi 5,2-5,8%. Source: Investor Daily

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuat aturan mengenai penerapan saham dengan hak suara multipel (SDHSM) dalam satu perusahaan. Aturan ini memungkinkan pendiri perusahaan rintisan tetap menjadi pengendali meski porsi sahamnya mini, lantaran sebagian besar saham sudah dilepas ke pihak lain untuk menambah modal. OJK mengatur, total jumlah maksimal saham berbentuk SDHSM mencapai 47,3%. Selebihnya merupakan saham biasa. OJK menga-tur, setelah 10 tahun, SDHSM akan jadi saham biasa. Source: Kontan

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, rata-rata upah nominal buruh tani nasional pada Mei 2021 naik sebesar 0,14% dibanding upah buruh tani April 2021, yaitu dari Rp 56.629 menjadi Rp 56.710 per hari. Sementara itu, upah riil turun sebesar 0,07% dibanding April 2021, yaitu dari Rp 52.469 menjadi Rp 52.431 per hari. Upah riil buruh/ pekerja menggambarkan daya beli dari pendapatan/upah yang diterima buruh/pekerja. Source: Investor Daily

Chandra Asri Petrochemical (TPIA) berencana membagikan dividen hingga Rp 923,39 miliar kepada pemegang sa-hamnya. Jika dihitung ini berarti, setiap pemegang satu saham TPIA akan mendapatkan dividen sebesar Rp 51,78 per saham. Dividen akan dibagikan kepada pemegang saham TPIA yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham tanggal 24 Juni 2021 pukul 16.00 WIB. Adapun TPIA berencana rights issue pada 31 Agustus 2021. TPIA akan menawarkan 7,17 miliar saham namun, emiten belum menentukan harga saham baru. Rencananya periode perdagangan HMETD pada 31 Agustus - 6 September 2021. Source: Kontan & Bisnis Indonesia

Bumi Resources (BUMI) akan menggenjot penjualan ke China seiring dengan peningkatan permintaan dari negara tersebut. Perseroan juga menargetkan volume produksi di 85 juta—90 juta ton pada 2021. Target Itu lebih tinggi daripada estimasi realisasi produksi 2020 sebesar 82 juta ton. Adapun, volume produksi 2021 BUMI itu juga meru-pakan volume tertinggi perseroan. Source: Bisnis Indonesia

Widodo Makmur Unggas (WMUU) menurunkan anggaran belanja modal (capex) tahun ini menjadi Rp 1,2 triliun. Ini kedua kalinya emiten ini memangkas capex dari sebelumnya Rp 1,9 triliun, lalu menjadi Rp 1,5 triliun. Bersamaan dengan penurunan capex, WMUU membidik pendapatan sebesar Rp 3,8 triliun (+233,33% YoY). Target ini juga turun dibanding sebelumnya, yaitu Rp 4,1 triliun. Source: Kontan

Garudafood Putra Putri Jaya (GOOD) akan memecah nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:5. Dengan demikian, nilai nominal per saham adalah sebesar Rp 20 per saham. GOOD juga akan melakukan pembelian kembali saham (share buyback) sebanyak-banyaknya 1% dari seluruh modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Untuk melancarkan aksi korporasi ini, GOOD akan mengalokasikan dana maksimum Rp 50 miliar. Source: Kontan

Cisadane Sawit Raya (CSRA) membidik penjualan 2021 di kisaran Rp 700 miliar hingga Rp 750 miliar. Tahun lalu, emiten meraih penjualan Rp 607,25 miliar. Adapun CSRA memproyeksikan laba bersih tahun 2021 berada di kisaran Rp 120 hingga 140 miliar. Direktur Keuangan dan Pengembangan Strategis CSRA, Seman Sendjaja meyakini target penjualan dan laba CSRA bisa tercapai dengan asumsi harga CPO di level Rp 9.000-Rp 10.000 per kilogram. Perseroan juga menargetkan pabrik kelapa sawit (PKS) baru yang sedang dibangun bisa beroperasi mulai 2022 dan dapat meningkatkan produksi. Untuk pembangunan pabrik tersebut, CSRA telah menyiapkan dana belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp 125 miliar. Source: Kontan & Bisnis Indonesia

Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMAR) atau Smart akan membagikan dividen sebesar 30% atau setara dengan Rp 460 miliar. Hal ini sesuai dengan keputusan rapat umum pemegang saham perseroan (RUPST) kemarin. Source: Investor Daily

Merck (MERK) mengalokasikan belanja modal sebesar 3,3 juta euro pada 2021 yang sepenuhnya akan dimanfaatkan untuk peningkatan kinerja pabrik. Belanja modal perseroan berasal dari kas internal. Tujuan penggunaan akan fokus di di modernisasi dan peremajaan fasilitas produksi, otomasi dan digitalisasi. MERK menegaskan tidak ada pen-ingkatan utilitas. Perseroan akan mempertahankan tingkat utilitas di bawah 80% dalam 5 hari kerja. Meski demikian, perseroan menargetkan pendapatan dapat tumbuh 3% pada tahun ini. Target itu lebih tinggi dari proyeksi kinerja sektor bisnisnya yang diprediksi -1,9%. Source: Bisnis Indonesia & Investor Daily

(3)

Daily Corporate and Industry News

Bank Ina Perdana (BINA) telah mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk menggelar penawaran umum terbatas III dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Perseroan membidik dana minimal Rp 1 triliun dari aksi korporasi yang ditargetkan terealisasi tahun ini. Source: Investor Daily

(4)

World Equity Indices

Source: Bloomberg, Sinarmas Investment Research

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report

WO R LD E Q UIT Y IN D IC E S N O T IC KE R 1 INDU Index 35,091.56 24,971.03 3,692.85 12.07 25.87 20.14 5.09 4.90 10,309.78 10,215.81 2 SP X Index 4,257.16 2,999.74 490.52 13.06 30.00 22.53 4.57 4.31 37,595.54 37,315.98 3 CCM P Index 14,211.57 9,663.61 1,184.58 9.19 89.33 32.68 6.37 6.45 23,690.42 23,483.53 4 SP TSX Index 20,269.90 15,144.42 2,797.96 16.05 23.24 17.01 2.16 2.10 3,166.58 2,605.85 5 M EXB OL Index 51,705.23 35,354.03 6,841.30 15.52 23.82 15.53 2.34 1.71 6,237.30 307.33 6 SX5E Index 4,158.36 2,920.87 590.88 16.63 42.19 18.84 2.19 2.13 3,883.62 4,717.61 7 UKX Index 7,189.63 5,525.52 711.96 11.02 51.51 14.10 1.90 1.82 2,073.14 2,928.79 8 CA C Index 6,655.66 4,512.57 1,088.11 19.60 47.51 18.49 1.94 1.93 2,196.05 2,666.95 9 DA X Index 15,802.67 11,450.08 2,010.74 14.66 33.71 15.70 1.85 1.81 1,412.26 1,708.47

10 IB EX Index 9,310.80 6,329.50 1,157.00 14.33 # N/A N/A 19.26 1.52 1.44 617.56 746.66

11 FTSEM IB Index 25,926.66 17,636.38 3,503.85 15.76 25.85 14.37 1.30 1.27 604.00 733.31 12 A EX Index 734.64 527.86 106.37 17.03 136.68 18.33 2.35 2.27 1,056.85 1,287.91 13 SM I Index 11,963.60 9,494.52 1,218.46 11.38 26.45 19.31 3.24 3.13 1,400.71 1,565.75 14 A S51 Index 7,399.40 5,719.80 809.70 12.29 53.57 19.75 2.43 2.36 2,347.55 1,810.50 15 A S30 Index 7,653.10 5,830.00 797.69 11.64 62.95 20.70 2.41 2.31 2,576.84 1,985.51 16 SHSZ300 Index 5,930.91 3,987.86 (44.73) (0.86) 18.42 15.96 2.35 2.17 44,835.26 6,909.38 17 SHA SHR Index 3,911.92 3,049.27 87.40 2.40 16.00 13.13 1.64 1.51 44,338.07 6,857.38 18 SZA SHR Index 2,628.78 1,967.09 61.05 2.50 36.22 23.29 3.25 3.54 35,832.45 5,469.94 19 HSI Index 31,183.36 23,124.25 1,407.40 5.17 13.60 13.31 1.20 1.31 28,626.74 3,657.57 20 HSCEI Index 12,271.60 9,269.87 (69.47) (0.65) 14.33 11.17 1.19 1.35 25,860.87 3,296.90 21 SENSEX Index 52,869.51 32,953.30 5,021.72 10.52 32.52 22.81 3.36 3.26 101,882.18 1,383.47 22 NIFTY Index 15,901.60 9,728.50 1,887.50 13.50 31.18 21.37 3.32 3.15 124,695.72 1,690.37 23 JCI Index 6,504.99 4,754.80 109.96 1.84 32.21 18.42 1.53 2.15 7,170,736.46 502.19 24 LQ45 Index 1,030.11 727.92 (39.69) (4.25) 22.75 16.23 2.14 2.01 4,162,183.44 289.26 25 KSE100 Index 48,976.09 33,071.36 4,877.18 11.15 7.81 6.64 1.04 0.99 6,669.51 42.27 26 NKY Index 30,714.52 21,710.00 1,950.51 7.11 20.63 20.11 2.01 1.95 443,233.60 4,031.13 27 NEY Index 421.18 310.68 37.16 9.80 21.62 18.01 1.43 1.40 523,725.01 4,761.73 28 TP X Index 2,013.71 1,496.06 175.02 9.70 20.90 16.16 1.32 1.33 734,034.00 6,681.39 29 FB M KLCI Index 1,695.96 1,452.13 (45.84) (2.82) 16.51 13.49 1.60 1.54 1,024.98 248.66 30 NZSE Index 2,243.74 1,794.74 (91.12) (4.23) 34.53 30.99 2.39 2.39 177.20 125.52 31 P COM P Index 7,432.40 5,691.74 (162.98) (2.28) 29.82 19.68 1.71 1.63 8,800.96 182.57 32 FSSTI Index 3,237.23 2,420.84 331.06 11.64 37.81 14.85 1.14 1.10 528.74 394.17 33 KOSP I Index 3,277.93 2,079.02 401.76 13.98 20.93 12.91 1.24 1.28 2,190,195.45 1,970.75 34 TWSE Index 17,709.23 11,380.67 2,638.76 17.91 18.28 15.04 2.35 2.54 52,940.74 1,907.40 35 SET Index 1,642.80 1,187.49 172.96 11.93 30.34 19.37 1.73 1.80 18,522.76 595.16 36 SET50 Index 995.06 739.95 68.94 7.57 26.05 21.16 1.93 1.89 12,146.48 389.98 37 VNINDEX Index 1,375.74 779.82 263.49 23.87 18.73 16.54 2.74 2.66 5,129,514.95 221.61 A s ia / P a c if ic A m e ric a 5 2 - WE E K C H A N G E Y T D P E R ( x) P B V ( x) M A R KE T C A P ( B n) E uro pe

H IG H LO W P O IN T % T ra iling F o rwa rd T ra iling F o rwa rd D o m a in

(5)

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report

LQ45

Source: Bloomberg, Sinarmas Investment Research LQ45 Index

HIGH LOW POINT % 2020 2021E 2020 2021E

1 ACES IJ 1,380 1,850 1,360 (335) (19.53) 42.41 24.86 5.64 4.07 23,667.00 2 ADRO IJ 1,395 1,600 990 (35) (2.45) 22.18 8.90 0.88 0.80 44,620.42 3 AKRA IJ 3,220 3,770 2,400 40 1.26 13.62 11.71 1.43 1.44 12,927.32 4 ANTM IJ 2,320 3,440 590 385 19.90 40.46 26.43 2.44 2.59 55,751.37 5 ASII IJ 5,150 6,925 4,310 (875) (14.52) 15.08 11.94 1.57 1.25 208,490.30 6 BBCA IJ 31,925 36,900 26,950 (1,925) (5.69) 30.76 25.34 4.52 3.90 787,111.19 7 BBNI IJ 5,375 6,750 4,300 (800) (12.96) 34.60 10.99 1.04 0.85 100,236.53 8 BBRI IJ 4,010 4,950 2,970 (160) (3.84) 27.41 15.89 2.59 2.26 494,532.49 9 BBTN IJ 1,555 2,180 1,065 (170) (9.86) 11.41 7.54 0.91 0.76 16,467.45 10 BMRI IJ 6,275 7,450 4,690 (50) (0.79) 17.23 11.97 1.56 1.44 292,833.33 11 BSDE IJ 1,015 1,360 640 (210) (17.14) 95.51 13.87 0.85 0.63 21,488.94 12 BTPS IJ 2,870 4,480 2,600 (880) (23.47) 33.80 14.06 4.91 3.01 22,109.62 13 CPIN IJ 6,425 7,850 5,225 (100) (1.53) 27.88 26.26 4.59 4.11 105,357.15 14 CTRA IJ 1,000 1,350 570 15 1.52 13.74 14.27 1.19 1.12 18,560.30 15 ERAA IJ 685 700 238 245 55.68 11.45 12.12 1.29 1.77 10,925.75 16 EXCL IJ 2,660 3,070 1,920 (70) (2.56) 79.96 29.51 1.52 1.43 28,527.63 17 GGRM IJ 35,650 55,000 32,750 (5,350) (13.05) 10.31 9.92 1.35 1.06 68,593.74 18 HMSP IJ 1,180 1,915 1,175 (325) (21.59) 20.28 15.90 5.79 4.45 137,255.33 19 ICBP IJ 8,175 10,625 8,050 (1,400) (14.62) 16.95 14.08 3.79 2.88 95,336.10 20 INCO IJ 4,630 7,100 2,770 (470) (9.22) 43.67 29.53 1.79 1.51 46,005.25 21 INDF IJ 6,275 8,000 6,000 (575) (8.39) 9.32 8.62 1.42 1.23 55,097.18 22 INKP IJ 8,700 15,550 5,400 (1,725) (16.55) 13.82 #N/A 0.96 NA 47,597.55 23 INTP IJ 11,225 15,975 10,125 (3,250) (22.45) 29.50 22.60 2.40 1.84 41,321.83 24 ITMG IJ 15,200 15,700 7,050 1,350 9.75 30.89 7.67 1.27 1.28 17,174.86 25 JPFA IJ 1,965 2,270 990 500 34.13 17.67 11.40 1.60 1.82 23,042.72 26 JSMR IJ 3,800 4,990 3,050 (830) (17.93) 67.06 23.04 1.76 1.29 27,579.91 27 KLBF IJ 1,425 1,960 1,400 (55) (3.72) 25.38 22.94 3.99 3.51 66,797.05 28 MDKA IJ 2,910 3,060 1,260 480 19.75 103.72 204.14 7.09 6.81 66,653.12

29 MEDC IJ 740 790 328 150 25.42 #N/A N/A 5.19 1.03 0.42 18,600.81

30 MIKA IJ 2,470 3,220 2,150 (260) (9.52) 46.15 32.81 7.90 6.28 35,188.48

31 MNCN IJ 985 1,320 695 (155) (13.60) 8.23 5.56 1.07 0.82 14,824.04

32 PGAS IJ 1,135 1,895 900 (520) (31.42) #N/A N/A 39.81 1.28 0.78 27,514.11

33 PTBA IJ 2,260 3,180 1,810 (550) (19.57) 13.15 7.98 1.87 1.35 26,036.69 34 PTPP IJ 1,035 2,360 785 (830) (44.50) 82.45 14.76 1.09 0.58 6,416.89 35 PWON IJ 462 615 332 (48) (9.41) 26.41 13.48 1.68 1.32 22,249.74 36 SMGR IJ 10,200 13,000 8,600 (2,225) (17.91) 26.41 21.18 2.16 1.65 60,501.50 37 SMRA IJ 870 1,037 494 90 11.54 64.57 38.64 1.70 1.76 14,194.46 38 TBIG IJ 3,120 3,250 1,060 1,490 91.41 33.48 47.66 4.05 7.57 70,689.84 39 TKIM IJ 9,375 17,250 4,670 (475) (4.82) 14.72 #N/A 1.44 NA 29,186.47 40 TLKM IJ 3,410 3,595 2,508 100 3.02 15.76 14.91 3.20 2.98 337,802.16 41 TOWR IJ 1,220 1,325 920 260 27.08 17.07 20.14 4.72 5.23 62,237.84 42 TPIA IJ 9,425 11,350 6,300 350 3.86 224.48 47.23 6.38 6.02 168,080.93 43 UNTR IJ 22,650 28,475 16,175 (3,950) (14.85) 16.53 9.37 1.65 1.28 84,487.56 44 UNVR IJ 5,200 8,450 5,100 (2,150) (29.25) 39.11 27.49 56.79 40.18 198,380.00 45 WIKA IJ 1,225 2,450 1,040 (760) (38.29) 95.77 15.68 1.30 0.77 10,988.19 MARKET CAP (Bn) LQ45 Index 16-Jun-21 52-WEEK CHANGE YTD PER (x) PBV (x)

(6)

Macro data

Source: Bloomberg, Sinarmas Investment Research

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report

D escriptio n 1-D ay (%) 5-D ays (%) 1-M o nth (%) Basic M aterial 0.10 1.66 1.24 Consumer Cyclical (0.02) (0.16) 3.67 Energy 0.94 3.73 3.29 Financials (1.44) (1.19) 2.01 Healthcare (1.37) 0.40 (1.44) Industrials (0.05) (3.15) 5.16 Infrastructure (0.25) 0.24 9.25 Consumer Non-Cyclical 0.05 (1.28) (0.83) Properties 0.19 1.29 (4.73) Technology 15.22 51.10 227.12 Transportation 0.11 (1.32) 0.72 M ay-21 A pr-21 0.90 1.01 1.68 1.42 0.32 0.13 136.40 138.80 F OR EX Spo t R ate 1-D ay (%) 1-M o nth (%) YT D (%) USD/IDR 14,238.00 (0.09) 0.32 (1.32) USD/CNY 6.40 0.13 0.64 2.02 USD/EUR 0.83 0.06 1.37 1.91 USD/JPY 110.79 (0.07) (1.43) (6.81) USD/SGD 1.34 0.04 (0.04) (1.05) USD/AUD 1.31 (0.02) 2.05 1.07 USD/GBP 0.72 0.41 1.13 (2.25) (in %) 3.95 0.17 1.46 5.32 6.42 6.32 Indonesia 5-Year Government Bonds Yield

Indonesia 10-Year Government Bonds Yield Indonesia 15-Year Government Bonds Yield Lending and D epo sit R ates JIBOR (in IDR)

LIBOR (in GBP) SIBOR ( in USD) Inflation M oM (in %) Foreign Reserves (in USD bn) Secto rs

Eco no mic Indicato rs

Inflation YTD (in %) Eco no mic P arameters

(7)

Technical Corner

17 JUNE 2021

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report JCI : MELEMAH

Last price : 6.078 Support : 6.033, 5.985 Resistance : 6.124, 6.143

JCI pada hari ini kami perkirakan akan bergerak MELEMAH dengan range 5.985 — 6.124. JCI breakdown Resistance 6.088, berpeluang menguji Support 6.051 dan 6.027. Namun, bila JCI bertahan diatas Resistance 6.088, akan mencoba Next Resistance 6.124 dan 6.143. Indikator MACD mengindikasikan pola Uptrend dan Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.

Jakarta Composite Index (JCI)

Summary of portfolio:

Stock

Recommendation

Comment

SMGR

HOLD SMGR bertahan pada Resistance 10.200, berpeluang mencoba next Resistance 10.275 dan 10.425. Namun, bila SMGR tidak bertahan diatas Resistance

10.200, akan kembali menguji Support 10.100 dan 9.950.

TBIG

HOLD TBIG breakdown Resistance 3.130, berpeluang menguji Support 3.070 dan 3.040. Namun, bila TBIG bertahan diatas Resistance 3.130, akan mencoba

next Resistance 3.200 dan 3.250.

BBRI

REDUCE BBRI breakdown Support 4.020 sebagai level Stop Loss, BBRI berpeluang melanjutkan pelemahan dengan menguji Next Support 3.980 dan 3.950.

Resis-tance 4.100.

JPFA

BUY ON WEAKNESS JPFA breakdown Support 1.990, berpeluang melanjutkan pelemahan dengan menguji next Support 1.950 dan 1.915. Namun, bila JPFA bertahan diatas

(8)

Semen Indonesia (Persero)Tbk (SMGR)

Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report SMGR : HOLD

Last price : 10.200

Target price : 10.900 (6.9%) Stop loss : 9.950 (-3.9%)

SMGR bertahan pada Resistance 10.200, berpeluang mencoba next Resistance 10.275 dan 10.425. Namun, bila SMGR tidak bertahan diatas Resistance 10.200, akan kembali menguji Support 10.100 dan 9.950. Indikator MACD dan Stoc osc mengindikasikan pola Downtrend.

TBIG : HOLD

Last price : 3.120

Target price : 3.350 (9.5%) Stop loss : 2850 (-6.9%)

TBIG breakdown Resistance 3.130, berpeluang menguji Support 3.070 dan 3.040. Namun, bila TBIG bertahan diatas Resistance 3.130, akan mencoba next Resistance 3.200 dan 3.250. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola

Overbought dan MACD mulai membentuk pola Uptrend.

Support : 10.100, 9.950 Resistance : 10.275, 10.425

Support : 3.070, 3.040 Resistance : 3.200, 3.250

(9)

BBRI : REDUCE Last price : 4.010

Stop Loss : 4.020 (-4.3%)

BBRI breakdown Support 4.020 sebagai level Stop Loss, BBRI berpeluang melanjutkan pelemahan dengan menguji Next Support 3.980 dan 3.950. Resistance 4.100. Indikator Stoc osc dan MACD mengindikasikan pola Downtrend.

JPFA : BUY ON WEAKNESS Last price : 1.965

Target price : 2.100 (7.7%) Entry price : 1.950

Stop Loss : 1.880 (-3.6%)

JPFA breakdown Support 1.990, berpeluang melanjutkan pelemahan dengan menguji next Support 1.950 dan 1.915. Namun, bila JPFA bertahan diatas Support 1.990, akan mencoba Resistance 2.030 dan 2.060. Indikator Stoc osc dan MACD mengindikasikan pola Downtrend.

Support : 4.280, 4.220 Resistance : 4.380, 4.400

Support : 1.950, 1.915 Resistance : 2.030, 2.060

Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)

Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)

(10)

PT Sinarmas Sekuritas

Sinarmas Land Plaza Tower 3, 6th Fl. Jl. M. H. Thamrin no. 51

Tel: +62 21 392 5550 Fax: +62 21 392 5540

[email protected] www.sinarmassekuritas.co.id

Equity Research Team

DEPUTY HEAD OF RESEARCH Richard Suherman

Commodities

Tel: +62 21 3925550 Ext: 610

[email protected] DEPUTY HEAD OF RESEARCH

Richardson Raymond Property, Industrial Estate Tel: +62 21 3925550 Ext: 159

[email protected] EQUITY ANALYST

Andrianto Saputra

Tobacco, Plantation, Cement Tel: +62 21 3925550 Ext: 159

[email protected] EQUITY ANALYST

Kharel Devin Fielim

Media, Poultry, Construction Tel: +62 21 3925550 Ext: 159 [email protected] EQUITY ANALYST Elvira Natalia Consumer, Retail Tel: +62 21 3925550 Ext: 159 [email protected] TECHNICAL ANALYST Eddy Wijaya Tel: +62 21 3925550 Ext: 159 [email protected] DISCLAIMER

This material is issued by PT Sinarmas Sekuritas, a member of Indonesia Stock Exchanges, represent the opinion of PT Sinarmas Sekuritas, derived its judg-ment from sources deemed reliable, however, PT Sinarmas Sekuritas and its affiliated cannot guarantee its accuracy and completeness. PT Sinarmas Seku-ritas or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein or have positions in the securities recommended herein and may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this material. PT Sinarmas Sekuritas, its employees and its affiliates, expressly disclaim any and all liability for representation or warranties, expressed or implied, here in or omission there from or for any loss how so ever arising from any use of this material or its contents or otherwise arising in connection there with. Opinion expressed in this material are our present view and are subject to change without notice. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.

Referensi

Dokumen terkait

Kandungan asam amino hidrolisat protein tinta cumi-cumi berbeda dengan hidrolisat protein ikan selar kuning (Caranx leptolepis) pada penelitian Hidayat (2005), yang

Hasil dari penelitian berupa sistem informasi penjaminan mutu yang dapat membantu pelaksanaan sistem penjaminan mutu, mempermudah pihak- pihak terkait khususnya Ketua

Dapat dilihat bahwa di setiap saat, grafik amplitudo sel[1,1] pada simulasi tanpa anomali (warna merah) selalu lebih tinggi daripada grafik simulasi dengan anomali.

Blok diagram sistem pendeteksi murmur regurgitasi ditunjukkan oleh Gambar 3.1 dimana sistem ini terdiri dari hardware yang berfungsi menangkap sinyal akustik dari

Maka dari model regresi ini dapat disimpul- kan bahwa corporate governance (kepemilikan institusional, kualitas audit, komisaris independen, komite audit), profitabilitas

Selain diperkirakan mampu menjamin keuntungan usahatani sebesar 25 persen, dari sisi keseimbangan pasar peningkatan tarif im- por kedelai akan berdampak pada produsen,

Kekuatan, favorability, keunikan dari asosiasi merek merupakan peranan penting yang menentukan ekuitas merek, motivasi dan kemampuan konsumen untuk membeli suatu produk

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, bersama ini kami sampaikan pengumuman nama-nama guru peserta PLPG yang dinyatakan (a) LULUS, (b) MENGIKUTI UJIAN ULANG, dan (c)