• Tidak ada hasil yang ditemukan

Headline Berita Hari Ini Periode: 25/09/2014 Tanggal terbit: 25/09/2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Headline Berita Hari Ini Periode: 25/09/2014 Tanggal terbit: 25/09/2014"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Headline Berita Hari Ini

Periode:

25/09/2014

Tanggal terbit:

25/09/2014

(2)

Sebaran Bidang

.

Berita media hari ini didominasi bidang

Polhukam sebanyak 90,9 persen. Selain itu,

bidang perekonomian diberitakan sebanyak 9,1

persen.

Direktorat Pengolahan dan Penyediaan Informasi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik

Kementerian Komunikasi dan Informatika Telp/fax: 021/352.1538 | Twitter: @ditppi

(3)

Sebaran Isu

.

Isu terbanyak hari ini adalah isu Vonis Korupsi

Anas (15 berita). Isu lainnya adalah isu FPI

Tolak Ahok jadi Gubernur DKI Jakarta (2 berita),

isu Bentrok TNI Polisi di Batam (1 berita), isu

Fraksi Sampaikan Posisi di Rapat Panja (1

berita), isu Harga Pasar Saham (1 berita), isu

Kenaikan Suku Bunga (1 berita), dan isu RUU

Pilkada (1 berita).

(4)

Sebaran Tendensi

.

Isu terbanyak bertendensi netral sebesar 50

persen. Isu bertendensi positif sebesar 40,9

persen dan isu yang bertendensi negatif

sebesar 9,1 persen.

Direktorat Pengolahan dan Penyediaan Informasi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik

Kementerian Komunikasi dan Informatika Telp/fax: 021/352.1538 | Twitter: @ditppi

(5)

Sebaran Isu dan Tendensi

.

Isu bertendensi netral terdapat pada

pemberitaan isu Vonis Korupsi Anas, isu FPI

Tolak Ahok jadi Gubernur DKI Jakarta, isu

Fraksi Sampaikan Posisi di Rapat Panja, dan isu

RUU Pilkada. Isu bertendensi positif dijumpai

pada isu Vonis Korupsi Anas, maupun isu

Bentrok TNI Polisi di Batam. Selanjutnya isu

bertendensi negatif dijumpai pada isu Harga

Pasar Saham dan Isu Kenaikan Suku Bunga.

(6)

CONCLUSION

Kesimpulan: Berita hari ini didominasi bidang

Polhukam (90,9 persen). Isu terbanyak yang

diberitakan media adalah isu Vonis korupsi Anas

(15 berita). Tendensi berita didominasi netral (50

persen). Isu yang diberitakan bertendensi

negatif adalah isu Harga Pasar Saham maupun

isu Kenaikan Suku Bunga.

Direktorat Pengolahan dan Penyediaan Informasi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik

Kementerian Komunikasi dan Informatika Telp/fax: 021/352.1538 | Twitter: @ditppi

(7)

CONCLUSION

Rekomendasi: Duduk perkara isu Vonis korupsi

Anas Urbaningrum adalah sebagai berikut.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana

Korupsi menyatakan Anas bersalah dan

diberikan vonis hukuman 8 tahun penjara. Anas

juga harus membayar denda senilai 300 juta,

dan harus mengembalikan uang senilai Rp 57

miliar dan US$ 5,2 juta. Jika dibandingkan

dengan politisi lain yang terjerat korupsi, vonis

Anas memang bukan yang tertinggi. Namun,

dari sisi denda yang harus dibayar, Anas

terbilang yang terbesar. Sementara itu Komisi

Pemberantasan Korupsi (KPK) akan

mengajukan banding dalam perkara korupsi

penerimaan hadiah dari sejumlah proyek-proyek

pemerintah dan tindak pidana pencucian uang

(TPPU) dengan terdakwa mantan ketua umum

Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang

divonis 8 tahun penjara. Terdakwa Anas

Urbaningrum sendiri sempat merasa bahwa

putusan dari Majelis Hakim Tipikor tersebut tidak

adil. Karena menurut Anas, putusan tersebut

tidak sesuai dengan fakta-fakta persidangan

yang lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan

selama proses pemeriksaan saksi-saksi yang

ada. .

(8)

CONCLUSION

Berdasarkan duduk perkara tersebut di atas,

maka pemerintah sebaiknya dapat

menyelenggarakan kegiatan sosialisasi

mengenai efek negatif korupsi sebagai alat

pencegah tindakan korupsi dan pencucian uang

secara lebih efektif dan komprehensif di masa

mendatang. Rekomendasi ini disampaikan

karena semakin bertambahnya politikus yang

terjerat tidak pidana korupsi dalam beberapa

tahun terakhir.

Direktorat Pengolahan dan Penyediaan Informasi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik

Kementerian Komunikasi dan Informatika Telp/fax: 021/352.1538 | Twitter: @ditppi

(9)

1

Waspada Pembalikan Hot Money

Yellen kembali minta agar investor waspada. Sebab, The Feed akan mengumumkan kenaikan sukum bunga lebih cepat dari perkiraan. Bahkan, ada kemungkinan, kenaikan bunga tak dilakukan di kuartal pertama 2015, tapi akhir 2014.

2

Anas Terbukti Korupsi dan Cuci uang

majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta yang diketuai

Haswandi menghukum Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas urbaningrum dengan pidana selama delapan tahun. Anas Terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang.

3

... Hancurkan Brimob Tak Kurang 10 Menit.

Jenderal Gatot Nurmantyo memuji prajuritnya yang bersikap tenang dan tidak melakukan pembalasan ke Markas Brimob. Kepala Staf TNI AD itu percaya investigasi kasus

bentrokan di Batam akan menghasilkan kebenaran yang adil. 4

Vonis Tanggung Anas

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tidak puas terhadap vonis Mejelis Hakim Pengadilan tindak pidana korupsi terhadap mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, 8 tahun penjara dan denda 300 juta subsider 3 bulan kurungan KPK akan mengajukan banding.

5

Investor Publik Menjerit

Pasar dikagetkan dengan harga rights issue PT BW Plantation yang ditetapkan jauh di bawah harga pasar. Ditambah lagi mayoritas dana hasil penerbitan saham baru itu akan dipakai untuk membeli aset Grup Rajawali yang dipatok pada harga jauh di atas

perusahaan sejenis. 6

Anas Divonis 8 Tahun Penjara

Terdakwa gratifikasi pada proyek Hambalang , Anas Urbaningrum divonis penjara delapan tahun. Anas terbukti korupsi dan melakukan pencucian uang, tapi hakim tidak mencabut hak politik Anas. Publik sendiri yang akan menentukan apakah akan memilih seseorang atau tidak.

(10)

8

Kubu Parabowo Ancam Para Pembelot

Sehari menjelang pengesahan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengumpulkan anggota Koalisi Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Dia hendak memastikan koalisi tidak koyak saat penentuan mekanisme pemilihan kepala daerah melalui voting terbuka dalam Rapat Paripurna DPR hari ini.

9

KPK to appeal Anas sentence

The Corruption Eradication Commission (KPK) quickly challanged the sentence handed down by the Jakarta Corruption Court to former Democratic Party chairman Anas Urbaningrum, saying it would file an appeal as the sentence was too lenient. 10

Anas Dihukum 8 Tahun Penjara.

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta akhirnya menjatuhkan vonis bersalah dengan hukuman penjara delapan tahun untuk mantan ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Dalam sidang pembacaan putusan, Rabu (24/9), majelis hakim menilai, Anas terbukti melakukan korupsi secara berlanjut dan berulang.

11

Hakim: Korupsi Anas Berlanjut

Majelis Hakim pengadilan Tindak Pidana korupsi menyatakan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum terbukti melakukan korupsi secara berlanjut dan pencucian uang secara berulang-ulang.

12

Membandingkan Denda Anas dan Politisi Lainnya yang Tersangkut Korupsi

Majelis hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi menyatakan Anas bersalah dan diganjar 8 tahun penjara. Anas juga harus membayar denda senilai Rp 575 miliar dan US$ 52 juta. Jika dibandingkan dengan politisi lain yang terjerat korupsi, vonis Anas memang bukan yang tertinggi. Namun, dari sisi denda yang harus dibayar, Anas terbilang yang terbesar.

13

KPK: Hakim Cerdas Antisipasi Manuver Anas

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto, menilai bahwa langkah yang diambil Majelis Hakim terkait permintaan Anas Urbaningrum untuk

melakukan mubahalah, atau sumpah kutukan atas putusan yang telah dijatuhkan sudah tepat.

Direktorat Pengolahan dan Penyediaan Informasi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik

Kementerian Komunikasi dan Informatika Telp/fax: 021/352.1538 | Twitter: @ditppi

(11)

14

Court Sentences Anas to 8 Yearr in Prison for Graft The Jakarta Anti- Corruption Court found ormer Democratic Party chairman Anas Urbaningrum guility of corruption and money laundering on Wednesday before sentencing him to eight years in prison.

15

Anas dan Jaksa KPK Akan Banding Vonis Tipikor Jakarta - Bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menilai, Anas

Urbaningrum akan melakukan banding atas vonis yang diterimanya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

16

Hakim nilai Anas terbukti lakukan pencucian uang

Majelis hakim yang mengadili mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menilai Anas menyamarkan sumber harta kekayaan berupa rumah dan tanah sehingga terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang.

17

FPI Tolak Ahok Jadi Gubernur

Aksi penolakan yang dilakukan oleh Ormas FPI untuk penolakan Ahok jadi Gubernur DKI Jakarta dengan alasan selama menjabat Wakil Gubernur Ahok tidak bisa menjaga ucapannya seringkali jika bicara Ahok banyak menyinggung banyak pihak menanggapi hal ini, Ahok yang ditolak untuk jadi Gubernur tetap melaksanakan tugasnya seperti biasa karna sewaktu menjabat di Belitung

18

Muncul Dissenting Opinion, Pengamat: Vonis Anas Dipaksakan Munculnya pendapat berbeda atau dissenting opinion dari Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) saat membacakan vonis Anas Urbaningrum, menunjukkan ada sesuatu yang janggal dalam putusan tersebut.

19

Anas Divonis 8 Tahun

Anas terbukti terima Gratifikasi, 2 hakim beda pendapat soal pencucian uang, Majelis Hakim tolak cabut Hak Politik Anas. Selain divonis 8 th penjara dan denda 300 jt, hakim pengadilan tipikor mengharuskan Anas membayar uang pengganti 57 milliar dan 5,2 jt

(12)

20

Sidang Vonis Urbaningrum

Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi, menetapkan pidana 8 (delapan) tahun penjara dan denda 300 juta rupiah terhadap mantan ketua umum parta Demokrat, Anas Urbaningrum. 21

FPI Tolak Ahok Jadi Gubernur DKI

Ratusan orang dari Front Pembela Islam berunjuk rasa didepan gedung DPRD DKI Jakarta, mereka menolak Basuki Cahaya Purnama atau Ahok menjadi Gubernur DKI menggantikan Joko Widodo, dengan membawa spanduk dan poster, ratusan orang yang tergabung dalam FPI melakukan aksi long march dari markas FPI di Petamburan menuju gedung DPRD DKI Jakarta

22 Tarik Ulur RUU Pilkada

Dalam Rapat panja RUU Pilkada hari ini Farkasi-fraksi menyampaikan pendapat mini terkait posisi akhir masing-masing rapat panja, RUU Pilkada siang ini yang dihadiri menteri Dalam Negri, Menteri Hukum dan Ham, dan Menteri Keuangan dan DPD. Fraksi-fraksi menyampaikan pendapat mini terkait posisi akhir kemudian disimpulkan untuk dibawa keparipurna, 5 fraksi mendukung Pilkada lewat DPRD, 4 fraksi mendukung Pilkada langsung.

Direktorat Pengolahan dan Penyediaan Informasi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik

Kementerian Komunikasi dan Informatika Telp/fax: 021/352.1538 | Twitter: @ditppi

Referensi

Dokumen terkait

 Kamera digital sebagai sensor visual menangkap citra mata dan citra layar monitor. Setelah komputer menerima citra, kedua citra tersebut akan diolah dengan pengolahan citra

Dasar hukum pelayanan lansia meliputi UU Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2004 tentang Upaya Peningkatan

Tugas akhir berjudul “Evaluasi kebutuhan air bersih di Perumahan Jember Permai II Desa Sukorejo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember Menggunakan Software Epanet 2.0”

Kimse açıktan açığa İslâm şerîatince yürüyüp gitmeğe cesaret edemez olmuştu. İşte ancak Müceddid‐i 

Penelitian ini bertujuan memodelkan bentuk 3D cadangan nikel untuk menentukan distribusi kadar nikel, dan menaksir jumlah cadangan nikel low grade  (1,9–2,3% Ni) dan

 perlu dilakukan vaksin walaupun anti-HBs negative, individu yang bersangkutan tidak akan terkena infeksi VHB lagi. Demikian pula hanya sebagia dari individu yang

Senin, 5 September 2016 (07:00-13:30 WIB)  Upacara Bendera  Mengajar Mandiri di Kelas X MIPA 2 jam ke 2-3 dengan materi Kemerdekaan Beragama dan Bekepercayaan 

[r]