8 BAB 3
METODE PENELITIAN
3.1 Tempat dan Waktu
Penelitian dilaksanakan di Afdeling 2 blok 9 Dan blok 10 PT. Nusantara Perkebunan II Kebun Batang Serangan, di areal tanaman menghasilkan umur 2 tahun. Waktu penelitian Januari – September 2019.
3.2 Desain Penelitian 3.2.1 Desain Penelitian
Penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif, dengan mrengumpulkan data Intensitas Cahaya, kelembaban (RH) dan suhu (oC) pada tajuk dan membandingkan 2 blok dengan blok penelitian berbeda kemudian dilakukan Uji T Hitung dengan taraf kepercayaan 5% dan 10%. Pengukuran Intensitas cahaya matahari, Kelembaban dan Suhu dilakukan pada blok dengan ketentuan yaitu :
- Tanaman yang homogen - Tidak terserang penyakit - Varietas sama
9
Pohon sampel yang akan diteliti sebanyak 25 pohon. Barisan pohon sampel dapat di lihat pada gambar 3.1
Gambar 3.1. Pola Tanaman Sampel Sumber : Dokumentasi Pribadi
Keterangan Gambar 3.1
Arah pengukuran dilakukan dari pohon 1 sampai pohon 25. : Tanaman dilapangan yang akan di teliti
: Tanaman dilapangan yang tidak diteliti Untuk Blok 9 dan Blok 10 :
W1: Pengamatan pengukuran cahaya pada pukul 06.45 s/d 07.45 WIB W2 : Pengamatan pengukuran cahaya pada pukul 08.45 s/d 9.45 WIB W3 : Pengamatan pengukuran cahaya pada pukul 10.45 s/d 11.45 WIB W4 : Pengamatan pengukuran cahaya pada pukul 12.45 s/d 13.45 WIB W5 : Pengamatan pengukuran cahaya pada pukul 14.45 s/d 15.45 WIB W6 : Pengamatan pengukuran cahaya pada pukul 16.45 s/d 17.45 WIB
10 3.2.2 Pelaksanaan Penelitian
Pengukuran cahaya matahari, Kelembaban dan Suhu ini dilakukan pada pelepah dengan sudut 330o, 0o, 30o, 60o, 90o, 120o, 150o, 180o, dan 210o. pengukuran pelepah terhadap derajat.(Gambar3.2)
Arah pelepah kelapa sawit tidak lurus mengarah timur ke barat, maka dengan itu pengambilan sampel pelepah dapat dilakukan dengan ketentuan yaitu :
Pelepah yang diambil 30o dari garis timur ke barat pelapah yang diambil pada sebelah kanan, kiri atau bawah pada sisi timur dan barat
Ketentuan ini dapat dilihat pada Gambar 3.3. 0o 30o 60o 90o 120o 150o 180o
Gambar 3.2. Tanaman Kelapa Sawit Posisi Sudut Pengukuran
Diakses : (14 Desember 2018)
330o 210
o
11
Di ketahui 0o dari garis sisi timur Pengukuran derajat pada pohon untuk menentukan sampel pelepah menggunakan alat yang sebelumnya dibuat sesuai dengan ketentuan. Alat ini menggunakan bambu yang dikaitkan atau diikat sesuai dengan ketentuan derajat yang di minta yaitu 330o, 0o, 30o, 60o, 90o, 120o, 150o, 180o, dan 210o. (Gambar 3.4.)
T B
Gambar 3.3 Spiral Pelepah
Sumber : http://perkebunan08.blogspot.com/2014/10/taksis-daun-kelapa-sawit.html Diakses : (10 Desember 2018)
Gambar 3.4 Alat Bantu Pengukur Derajat
A. Skema Sudut Pelepah. B. Alat Dari Kayu Yang di Ikat Benang \ 30o 30o 30o 30 o 90o 120o,60o 150o, 30o 180o, 0o A B
12
Alat bantu pengukuran derajat pelepah pada bagian bawah dengan derajat 330o dan 210o menggunakan busur, kayu, paku, dan benanng. (Gambar 3.5)
3.3 Bahan dan Peralatan
3.3.1 Bahan-bahan penelitian
Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah : - Tanaman kelapa sawit Menghasilkan Tahun 2 - Label nomor sampel pohon 25 lembar dari 1 s/d 25 - Peta blok
Gambar 3.5 Alat Bantu Ukur Derajat Pelepah Bagian Bawah A. Skema Pengukuran B. Pengukuran di pohon Kepala Sawit
Sudutkan 210o Sudutkan 330o
13 3.3.2 Alat-alat yang digunakan
Alat – alat yang digunakan pada penelitian ini adalah : - Hygro Thermometer
- Tongkat busur - Penggaris - Alat tulis
- Steples - Tangga kayu/alumunium
- Lux meter - Form pengukuran
- GPS - Alat bantu Pengukur Derajat
- Kompas - Benang
- Busur - Balok kayu
- Paku
14 3.3.3 Lux Meter
Penelitian ini menggunakan alat Light Meter Krisbow KW06-288 dengan pengaturan tingkat pencahayaan yaitu 200, 2000, 20.000, dan 50.000. penggunaan alat ini harus sesuai dengan tingkatannya yang di terima oleh sensor, pertama gunakan tingkatan 200 untuk mengukur cahaya yang masuk pada sensor jika alat membaca OL (Over Load) maka dapat di tingkatkan lagi ke 2000, dan seterusnya sampai tingkatan 50.000. Jika ingin membaca berapa cahaya yang di terima oleh alat dapat menekan tombol hold agar angka yang diterima oleh sensor dapat diberhenti. (Gambar 3.6)
Gambar 3.6 Alat Light Meter Dokumentasi Pribadi Layar Panel Tombol Off/On Tombol Range Sensor Cahaya Penghubung Sensor dngan Lux
15 3.3.4 Hygro Thermometer
Hygro Thermometer Extech 445815 Humidity Alert II, alat ini digunakan untuk mengukur RH (Relatif Humidity) dan mengukur temperatur (suhu) yang ada di sekitar pelepah alat ini terdapat sensor yang sangat sensitif oleh air, maka alat tersebut harus dijaga dengan baik agar pada saat pengukuran sensor tidak terkena oleh air (Gambar 3.7).
Gambar 3.7 Hygro Thermometer Dokumentasi Pribadi Indikator kelembapan Tombol Max/Min Tombol Reset Indikator Suhu Sensor Dew Point
16 3.4 Tahapan Penelitian
3.4.1 Persiapan Sampel Pohon
Pemilihan blok yang sesuai kriteria dan penentuan titik pohon sampel menggunakan GPS.
3.4.2 Pembuatan Nomor Sampel pohon dan nomor sampel pelepah
Nomor sampel dibuat mengunakan kertas dengan ukuran 5 x 5 cm yang kemudian di nomor sampel di isolatip bening agar tidak basah jika terkena air, pelepah berdasarkan alat pengukur derajat. (Gambar 3.9)
Penomoran pelepah dengan sudut yang telah di tetapkan, mengunakan alat pengukur derajat dengan cara yang sama juga seperti dengan penomoran pohon sampel dengan menggunakan isolatip. (Gambar 3.10).
Gambar 3.9 Sampel Nomor Pohon
17 3.5. Pengukuran
Persyaratan dalam pengukuran menggunakan lux meter, dan hygro thermometer dengan cuaca cerah, dan tidak dapat melakukan pengukuran pada saat mendung lebih dari 2 jam. Penggunaan alat lux meter dengan tata cara yaitu :
- Dinyalakan unit kemudian pilih rentang yang diinginkan melalui tombol pemilih rentang.
- Diarahkan detektor ke sumber cahaya dalam posisi horisontal.
- Dibaca hasil pengukuran pada layar monitor setelah menunggu beberapa saat sehingga dapat nilai angka yang stabil
- Kemudian dicatat hasil pengukuran (Gambar 3.11.) Gambar 3.10 Sampel Nomor
Pelepah Dokumentasi Pribadi
18
Pengukuran intensitas cahaya matahari dan kelembapan/RH, dilakukan pada bagian ujung pelepah. Dan pengukuran dilakukan secara bergantian pada sisi kanan dan kiri anak daun secara acak. Pengukuran pelepah dapat dilihat pada Gambar 3.12.
Untuk mengukur derajat 330o dan 210o dilakukan mendasarkan 2/3 panjang
pelepah dari pangkal pelepah
Gambar 3.12. Titik Pengukuran Pelepah T2
Sumber : https://peoplepng.com/daun-kelapa-png-3/522105/free-vector
Diakses ( 07 Desember 2018) T2
19
Real dilapangan berdasarkan sudut yang dibentuk pelepah terbawah, pengukuran dilakukan dulu dengan alat bantu busur derajat dan benang, maka penentuan pengukuran 330o dan 210o berdasarkan pelepah paling bawah.
Pada pengukuran pelepah ke 5 atau pelepah ke 90o menggunakan alat bantu yaitu tongkat yang terbuat dari pelepah kelapa sawit sepanjang 1,5 meter dan pada ujungnya di bengkokkan agar dapat meletakkan alat Hygrothermometer atau pun lux meter, kemudian setiap alat di isolatip sedikit agar alat tidak jatuh
pada saat pengukuran diatas. Alat bantu pengukuran pelepah ke 5 atau pelepah ke 90odapat dilihat pada Gambar 3.13
Gambar 3.13. Alat Bantu Pengukur Sudut Pelepah 90o
A. Alat Ukur Pelepah 90o HygroThermometer B. Alat Ukur Lux Meter
Dokumentasi Pribadi
20
A. Pengukuran dilakukan secara bergantian dengan menggunakan alat hygro thermometer tepat diatas daun atau pelepah, dan dengan cara yang sama juga selanjutnya pengukuran dengan menggunakan lux meter.
B. Pengukuran dimulai dengan arah timur dari sisi tanaman mulai dari pelepah paling bawah (spiral terakhir) hingga sampai pada posisi daun tombak (spiral pertama), dan lanjut sampai ke pelepah bagian barat pada tanaman, serta pelepah dibawah sumbu horizontal.
C. Pelepah yang diukur pada bagian ujung pelepah .
D. Dilakukan pengukuran tersebut terhadap 25 pohon sampel yang telah dipilih dalam 1 blok.
3.6 Pengamatan Penelitian
Pada penelitian ini data yang diamati meliputi : A. Informasi umum kebun.
B. Data pengukuran intensitas cahaya Blok 9 dan Blok 10 C. Data kelembapan dan suhu Blok 9 dan Blok 10
D. Curah hujan
3.7 Pengamatan dan Indikator
Pengamatan dilakukan terhadap pada cahaya yang diterima oleh pelepah tanaman kelapa sawit dengan menggunakan lux meter dan hygro thermometer.
21 3.8 Pengolahan Data
Memasukan data yang diambil dari lapangan ke dalam excel sebagai data mentah.Mengambil rata-rata Intensitas Cahaya Matahari, Kelembaban, dan Suhu pada titik pengukuran T2 dan T2 dengan ketentuan derajat pelepah, jam dan blok yang berbeda.kemudian merata-ratakan pengulangan data selama 5 hari per blok.lalu Membandingkan data Intensitas Cahaya Matahari, Kelembaban, dan Suhu pada 2 blok yang berbeda menggunakan rumus Analisa uji T Hitung dan memasukan hasil ke dalam T table yang menjadi pembanding perbedaan nyata atau tidak berbeda nyata pada kedua blok tersebut.
22 3.9 Bagan Alur Penelitian
Mempersiapkan label sampel tanaman
Penentuan titik sampel tanaman
Pengukuran intensitas cahaya/lux meter
Pengukuran kelembaban/RH meter
Pengukuran suhu/Termometer
Pengolahan data atau uji statistik
Laporan penelitian Laporan penelitian