PEMBARUAN HUKUM DI BIDANG PERTANAHAN DAN
Teks penuh
Dokumen terkait
Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan Yang Maha Esa karena atas anugerah dan asung kertha wara nugraha-Nyalah penulis dapat
Jadi, dapat dikatakan bahwa penyewa tersebut diizinkan untuk menggunakan tanah, bahwa adalah mungkin untuk menyebutkan suatu penggunaan dengan tujuan khusus dalam akta
Untuk melihat lebih jauh relevansi istihsan dengan pembaruan hukum Islam, maka perlu ditegaskan kembali bahwa pembaruan hukum Islam berarti menetapkan hukum yang mampu
Oleh karena itu sebenarnya pelayanan publik harus memilik standar yang berbeda – beda antara suatu daerah dengan daerah yang lainnya, dengan mengingat kondisi dan situasi
Fungsi pejabat umum lebih ditegaskan lagi dalam Undang-undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan atas Tanah Beserta Benda-benda Yang Berkaitan Dengan Tanah dan
Setelah menyimak pengertian istihsan dan pembaruan hukum di atas, dan untuk melihat lebih jauh lagi relevansi istihsan dengan pembaruan hukum Islam, maka perlu ditegaskan kembali
Tulisan ini berbicara tentang produk hukum Islam mengenai perwakafan di Indonesia.Tidak terlepas dari pemahaman fikih yang diwarisi selama berabad- abad dari para ulama
Magister Kenotariatan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penulis tertarik memilih penelitian berupa kajian penyelenggaraan pendaftaran tanah dalam terciptanya Kepastian Hukum