• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan ibu hamil perokok pasif dengan persalinan preterm di rsud dr. moewardi Surakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Hubungan ibu hamil perokok pasif dengan persalinan preterm di rsud dr. moewardi Surakarta"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

commit to user

0

HUBUNGAN IBU HAMIL PEROKOK PASIF DENGAN PERSALINAN

PRETERM DI RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA

SKRIPSI

Untuk Memenuhi Persyaratan

Memperoleh gelar Sarjana Kedokteran

IQBAL IMANUDDIN

G0010101

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

Surakarta

(2)
(3)

commit to user

iii

PERNYATAAN

Dengan ini menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang

pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan

sepanjang pengetahuan penulis juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah

ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali secara tertulis diacu dalam naskah

dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Surakarta, 11 Desember 2013

Iqbal Imanuddin

(4)

commit to user

iv

ABSTRAK

Iqbal Imanuddin, G.0010101, 2013. Hubungan Ibu Hamil Perokok Pasif dengan

Persalinan Preterm di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Skripsi. Fakultas Kedokteran,

Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Latar Belakang: Paparan asap rokok pada ibu hamil perokok pasif diketahui mengandung berbagai macam zat beracun seperti Nikotin, Karbon Monoksida,

Kadmium, dan polycyclic aromatic hydrocarbon. Zat tersebut dapat menurunkan

pasokan oksigen bagi janin dan merangsang kontraksi myometrium sehingga diduga

dapat memicu terjadinya persalinan preterm. Penelitian ini bertujuan untuk

membuktikan hubungan ibu hamil perokok pasif dengan kejadian persalinan

preterm.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian obsevasional analitik dengan

pendekatan kasus kontrol (case control). Penelitian dilakukan di Bangsal Mawar I

RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Subjek dalam penelitian ini adalah 60 orang ibu hamil yang melakukan persalinan di RSUD Dr. Moewardi. Pengambilan subjek

dilakukan dengan metode fixed disease sampling di mana subjek dibagi menjadi 2

kelompok yaitu kelompok kasus yang mengalami persalinan preterm sebanyak 20

orang dan kelompok kontrol yang mengalami persalinan aterm sebanyak 40 orang.

Kepada setiap kelompok diberikan sebuah kuesioner yang berisi pertanyaan

mengenai status perokok pasif sebagai variabel independen, serta status Antenatal

Care (ANC), usia, dan riwayat persalinan preterm sebelumnya sebagai variabel

perancu yang akan dikontrol. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square dan

analisis regresi logistik ganda.

Hasil: Ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara ibu hamil perokok pasif

dengan persalinan preterm. Ibu hamil yang terpapar asap rokok memiliki risiko

mengalami persalinan preterm 9.4 kali lebih besar daripada ibu hamil yang tidak

terpapar asap rokok setelah mengontrol pengaruh antenatal care (ANC) dan riwayat

persalinan sebelumnya (p = .008; OR = 9.39).

Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara ibu hamil perokok pasif

dengan persalinan preterm. Ibu hamil perokok pasif memiliki risiko lebih tinggi

untuk mengalami persalinan preterm dibandingkan bukan perokok pasif.

(5)

commit to user

v

ABSTRACT

Iqbal Imanuddin, G.0010101, 2013. Correlation between Passive Smoking

Pregnant Women and Preterm Delivery Cases in RSUD Dr. Moewardi, Surakarta. Mini Thesis. Medical Faculty. Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Background: Exposure to secondhand smoke among passive smoking pregnant women was known to contain various toxic chemical substances such as Nicotine, Carbon Monoxide, Cadmium, and Polycyclic Aromatic Hydrocarbon. These substances are able to reduce the oxygen supply to the fetus and stimulate the myometrium contraction that could lead to preterm delivery. This study aims to prove the correlation between passive smoking pregnant women and preterm delivery cases.

Methods: This study is an analytical observational study using case control approach. This study was conducted in Mawar I ward RSUD Dr. Moewardi, Surakarta. The subjects in this study are 60 who perform delivery in RSUD Dr. Moewardi. Subject preferences were performed using fixed disease-sampling method where subjects are divided into 2 groups, the group consisting of 20 pregnant women with preterm delivery cases and the control group consisting of 40 pregnant women with aterm delivery. Each group was given a questionnaire contains questions regarding passive smokers status as an independent variable, as well as Antenatal Care (ANC) status, age, and previous preterm delivery history as the confounding factors that will be controlled. Chi Square tests and multiple logistic regression analysis were used to analyze the data.

Results: The study revealed significant correlation between passive smoking pregnant women and preterm delivery. Pregnant women with secondhand smoke exposure have a preterm delivery risk 9.4 times greater when compared to pregnant woman with no exposure after controlling the confounding factors which is antenatal care and considering the history of previous delivery (p = 0.008; OR = 9.39).

Conclusion: There is a significant correlation between passive smoking pregnant women and preterm delivery. Passive smoking pregnant women have a higher risk to experience preterm delivery compared to non-passive smoking pregnant women.

(6)

commit to user

vi

PRAKATA

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karuniaNya sehingga

penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul “Hubungan Ibu

Hamil Perokok Pasif dengan Persalinan Preterm di RSUD Dr. Moewardi Surakarta”.

Penyusunan skripsi ini digunakan dalam rangka memenuhi salah satu syarat yang ditetapkan untuk memperoleh gelar sarjana kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta (FK UNS). Pada kesempatan ini, penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada:

1. Prof. Dr. Zainal Arifin Adnan, dr., SpPD-KR-FINASIM, selaku Dekan FK

UNS.

2. Dr. H. Soetrisno, dr., Sp.OG (K), selaku Pembimbing Utama yang telah banyak

meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan dan nasihat bagi penulis.

3. Adji Suwandono, dr., SH, selaku Pembimbing Pendamping yang telah

memberikan saran, dorongan, dan motivasi kepada penulis.

4. Rustam Sunaryo, dr., Sp.OG, selaku Penguji Utama yang telah memberikan

saran dan koreksi atas kekurangan dalam skripsi ini.

5. Ipop Syarifah, Dra., M.Si., selaku Penguji Pendamping yang telah bersedia

memberikan masukan dan koreksi kepada penulis.

6. Semua pihak yang telah membantu penyusunan skripsi ini yang tidak dapat

penulis sebutkan satu per satu.

Penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Saran, koreksi, dan tanggapan dari semua pihak sangat diharapkan.

Surakarta, 11 Desember 2013

(7)

commit to user

(8)

commit to user

viii

B.Kerangka Pemikiran ... 34

C.Hipotesis ... 34

BAB III METODE PENELITIAN A.Jenis Penelitian ... 35

B.Lokasi Penelitian ... 35

C.Subjek Penelitian ... 35

D.Teknik Pengambilan Subjek ... 36

E. Besar Subjek ... 36

F. Identifikasi Variabel Penelitian... 37

G.Definisi Operasional Variabel Penelitian ... 37

H.Instrumen Penelitian ... 40

I. Cara Kerja ... 40

J. Rancangan Penelitian ... 41

K.Teknik Analisis Data... 42

BAB IV HASIL PENELITIAN A.Karakteristik Hasil Penelitian ... 45

B.Hasil Uji Analisis Bivariat ... 49

C.Hasil Uji Analisis Regresi Logistik Ganda ... 52

BAB V PEMBAHASAN ... 54

BAB VI SIMPULAN DAN SARAN A.Simpulan ... 60

B.Saran ... 60

DAFTAR PUSTAKA ... 61

LAMPIRAN

(9)

commit to user

ix

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1 Distribusi Sampel Berdasarkan Status Persalinan ... 45

Tabel 4.2 Distribusi Sampel Berdasarkan Status Perokok Pasif ... 46

Tabel 4.3 Distribusi Sampel Berdasarkan Umur ... 46

Tabel 4.4 DistribusiSampelBerdasarkan Riwayat Persalinan Preterm Sebelumnya ... 47

Tabel 4.5 DistribusiSampelBerdasarkan Status Antenatal Care (ANC) ... 48

Tabel 4.6 Analisis Bivariat Perokok Pasif dengan Persalinan Preterm ... 49

Tabel 4.7 Analisis Bivariat Hubungan Umur dengan Persalinan Preterm ... 50

Tabel 4.8 Analisis Bivariat Status ANC dengan Persalinan Preterm ... 51

Tabel 4.9 Analisis Bivariat Riwayat Persalinan Preterm sebelumnya dengan Persalinan Preterm ... 52

(10)

commit to user

x

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Mekanisme Efek Paparan Asap Rokok terhadap Terjadinya

Persalinan Preterm ... 34

Gambar 3.1 Rancangan Penelitian ... 41

Gambar 4.1 Persentase Sampel Menurut Status Persalinan ... 45

Gambar 4.2 Persentase Sampel Menurut Status Perokok Pasif ... 46

Gambar 4.3 Persentase Sampel Menurut Kelompok Umur ... 47

Gambar 4.4 Persentase SampelMenurut RiwayatPersalinan Preterm Sebelumnya 47 Gambar 4.5 Persentase Sampel Menurut Status Antenatal Care (ANC) ... 48

Gambar 4.6 Persentase Status Perokok Pasif dengan Persalinan Preterm ... 49

Gambar 4.7 Persentase Persalinan Preterm Menurut Umur... 50

Gambar 4.8 Persentase Status ANC dengan Persalinan Preterm ... 51

(11)

commit to user

xi

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Surat Izin Penelitian

Lampiran 2. Surat Bukti Penelitian

Lampiran 3. Informed Consent

Lampiran 4. Lembar Biodata dan Kuesioner Status Perokok Pasif

Lampiran 5. Data Responden

Referensi

Dokumen terkait

1 1 Variabel Independen Ibu Hamil Perokok Pasif Ibu hamil yang tidak merokok tetapi ikut menghisap asap rokok dari perokok aktif baik di lingkungan rumah, di

Hubungan Ibu Hamil Perokok Pasif Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di. Badan Layanan Umum Daerah RSU Meuraxa Banda Aceh Tahun

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan induksi persalinan menggunakan misoprostol pervaginam antara pasien nullipara dan multipara pada pasien hamil

“ Hubungan Perokok Pasif dengan tingkat Kejadian Kanker Serviks di RSUD dr Moewardi ” ini dapat kami selesaikan dengan baik, walaupun masih ada kekurangan

Alhamdulillah, segala puji syukur bagi Allah Subhanahu wa ta’ala yang telah memberikan taufik, hidayah, kekuatan serta kesabaran sehingga penulis dapat

Selain usia, persalinan preterm juga bisa disebabkan oleh riwayat Antenatal Care (ANC) ibu saat hamil, dimana angka kejadian persalinan preterm akan meningkat pada ibu

Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah bahwa persalinan preterm dapat dipengaruhi oleh faktor usia, paritas, jarak persalinan, pendidikan, anemia

Berdasarkan hasil uji statistik untuk melihat risiko anemia ibu hamil pada persalinan preterm didapatkan odd ratio = 4,297, sehingga dapat disimpulkan bahwa ibu