BAB I PENDAHULUAN Pengertian MYSQLI
MySQLi adalah sebuah ekstesi baru dari mysql yang diklaim lebih aman dan lebih cepat dari mysql tanpa “i” serta lebih stabil di PHP 5 ke atas. Apalagi PHP akan merilis PHP versi ke 7 dan mengabaikan angka 6, sehingga mulai saat sini kita akan biasakan menggunakan MySQLi dengan harapan ketika kita menggunakan PHP 5 keatas kita tidak akan kerepotan dengan issue error deprecated karena mysql sudah tidak lagi disupport oleh PHP 5 ke atas dan lagi kita akan menggunakan mysqli object, diharapkan kita akan terbiasa ketika menggunakan pemprograman PHP OOP.
Perlu kita ketahui, mulai versi 5.5.0 PHP membuat status mysql extension menjadi deprecated yang artinya pengaksesan database MySQL menggunakan fungsi mysql extension sudah tidak disarankan lagi. Programmer PHP disarankan untuk menggunakan mysqli extension atau PDO yang berbasis objek. MySQL versi terbaru sekarang memiliki fitur-fitur yang semakin lengkap dan kompleks, sehingga PHP memutuskan untuk membuat fungsi extension baru agar programmer PHP bisa menggunakan fitur-fitur tersebut.
Sebagai pengganti mysql extension, PHP telah menyediakan mysqli extension (mysqli merupakan singkatan dari MySQL Improved). Mysqli extension ini pada dasarnya merupakan perbaikan dari mysql extension dan dikembangkan untuk mendukung fitur-fitur terbaru untuk MySQL 4.1 keatas. Penulisan mysqli extension juga mirip dengan mysql extension, sehingga buat teman-teman yang sudah lama menggunakan mysql extension akan cepat beradaptasi dalam menggunakan mysqli extension.
Koneksi PHP ke Database MySQL menggunakan MySQLi Extension
Extension menyediakan beragam fungsi-fungsi untuk mengakses database MySQL. Berikut adalah fungsi-fungsi yang sering digunakan:
1. Fungsi mysqli_connect()
Merupakan fungsi yang digunakan untuk membuka koneksi ke server MySQL dan memilih database yang akan digunakan. Sintak penulisan perintahnya adalah sbb: mysqli_connect(hostname, username, password, database). Dimana hostname adalah nama host atau alamat IP dari server MySQL yang ingin diakses, username adalah nama login pengguna untuk proses otentikasi, dan password adalah sandi login pengguna untuk proses otentikasi, database adalah nama basis data yang ingin digunakan. Fungsi mysqli_connect() .
2. Fungsi mysqli_query()
Fungsi ini digunakan untuk mengirimkan perintah SQL ke server MySQL untuk melakukan aktivitas CRUD yaitu meliputi CREATE (menambahkan data dengan perintah SQL INSERT), READ (membaca data dengan perintah SQL SELECT), UPDATE(mengubah data dengan perintah SQL UPDATE), DELETE (menghapus data dengan perintah SQL DELETE). Sintak penulisan perintahnya adalah sbb: mysqli_query(resource_link_identifier, query) . Dimana resource_link_identifier adalah nama variable yang sebelumnya digunakan untuk menyimpan hasil dari eksekusi fungsi mysqli_connect() untuk membuka koneksi ke server MySQL, dan query adalah perintah SQL untuk manipulasi data seperti INSERT, UPDATE, DELETE, atau untuk menampilkan data menggunakan SELECT.. .
3. Fungsi mysqli_num_rows()
Merupakan fungsi yang digunakan untuk mengambil jumlah baris hasil eksekusi query. Sintak penulisan perintahnya adalah sbb: mysqli_num_rows(resource_result) . Dimana resource_result adalah nama variable yang sebelumnya digunakan untuk menyimpan hasil dari eksekusi fungsi mysqli_query() untuk menjalankan query SQL.
Merupakan fungsi yang digunakan untuk mengambil baris hasil query sebagai array asosiatif dimana menggunakan referensi key berupa nama field. Sintak penulisan perintahnya adalah sbb: mysqli_fetch_array(resource_result) . Dimana resource_result adalah nama variable yang sebelumnya digunakan untuk menyimpan hasil dari eksekusi fungsi mysqli_query() untuk menjalankan query SQL. Sebagai contoh untuk mengambil satu baris hasil query yang telah dilakukan sebelumnya adalah sbb: <?php $row = mysqli_fetch_array($recordset) echo $row[‘kode_kategori_berita’]; echo “ - ”; echo $row[‘nama_kategori_berita’]; ?> .Terlihat variable $row digunakan untuk menampung hasil dari eksekusi fungsi mysqli_fetch_array(). Karena hasil berupa array assosiatif, maka untuk menampilkan isinya digunakan format $row[‘nama_kolom’], sebagai contoh $row[‘kode_kategori_berita’] untuk kolom “kode_kategori_berita” dari tabel “kategori_berita”. Contoh untuk mengambil seluruh baris hasil query yang telah dilakukan sebelumnya adalah sbb: <?php while ($row=mysqli_fetch_array ($recordset)) { echo $row[‘kode_kategori_berita’]; echo “<br>”; echo $row[‘nama_kategori_berita’; echo “<hr>”; } ?>
5. Fungsi mysqli_error().
BAB II TUGAS PRAKTIKUM
Tugas :
Membuat data_calon_mahasiswa_baru pada tabel praktikum modul 3 . 1. Membuka xxamp aktifkan apache dan mysql
2. Membuka web browser dengan http//:localhost/phpmyadmin
3. Membuat database baru dengan mengisikan nama database pilih create 4. Mengisikan nama table dan jumlah baris pada table pilih go
5. Kemudian mengisikan nama dari table tersebut pilih save Hasilnya :
Kesimpulan:
BAB III
mysqli_query($connection, 'CREATE TEMPORARY TABLE `table`'); ?>
Hasil:
Kesimpulan:
Pada latihan 1 ini terjadi error pada baris ke 6 . 2. Latihan 2
Data_mahasiswa.php Membuat database:
1. Membuka xxamp control panel untuk mengaktifkan apache dan mysql. 2. Membuata table database terlebih dahulu pada http//:localhost/phpmyadmin
4. Kemudian mengisikan nama table dan jumlah baris pada table. Hasilnya :
Script php: <?php
$host="localhost"; $user="r oot"; $pass=" ";
$db="nama_mahasiswa";
$connection=new mysqli($host,$user,$pass,$db); if (!$connection){
exit ("connection Determinate"); }
mysqli_query($connection, 'CREATE TEMPORARY TABLE `table`'); ?>
<html> <head> </head> <body>
<h2 class=judul>Data Mahasiswa UNISBA</h2> <table width=100% border=1px>
<th align:center;'>Jenis Kelamin</th><th style='text-align:center;'>Tempat, Tanggal Lahir</th></tr>
<?php
$data=$connection->query("select*from data_mahasiswa"); while ($r2=mysqli_fetch_array($data)){
echo "<tr>
<td>$r2[nim]</td> <td>$r2[nama]</td>
<td>$r2[jenis_kelamin]</td>
<td>$r2[tempat_lahir],$r2[tanggal_lahir]</td> </tr>";
} ?> </body> </html>
Hasil tampilan:
Kesimpulan:
Untuk menggabungkan php dengan database maka langkah yang pertama membuat table untuk database tersebut pada web browser dengan
BAB IV PENUTUP
KESIMPULAN
MySQLi adalah sebuah ekstesi baru dari mysql yang diklaim lebih aman dan lebih cepat dari mysql tanpa “i” serta lebih stabil di PHP 5 ke atas. Apalagi PHP akan merilis PHP versi ke 7 dan mengabaikan angka 6, sehingga mulai saat sini kita akan biasakan menggunakan MySQLi dengan harapan ketika kita menggunakan PHP 5 keatas kita tidak akan kerepotan dengan issue error deprecated karena mysql sudah tidak lagi disupport oleh PHP 5 ke atas dan lagi kita akan menggunakan mysqli object, diharapkan kita akan terbiasa ketika menggunakan pemprograman PHP OOP.
Sebagai pengganti mysql extension, PHP telah menyediakan mysqli extension (mysqli merupakan singkatan dari MySQL Improved). Mysqli extension ini pada dasarnya merupakan perbaikan dari mysql extension dan dikembangkan untuk mendukung fitur-fitur terbaru untuk MySQL 4.1 keatas. Penulisan mysqli extension juga mirip dengan mysql extension, sehingga buat teman-teman yang sudah lama menggunakan mysql extension akan cepat beradaptasi dalam menggunakan mysqli extension.
SARAN