ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI OLAHAN CARICA DI KABUPATEN WONOSOBO
Teks penuh
Dokumen terkait
Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa Karya Ilmiah Tertulis berjudul: “ Analisis Nilai Tambah Susu dan Strategi Pengembangan Agroindustri Olahan Susu “Rumah Yoghurt” d i
Akan tetapi, nilai tambah yang diberikan dari proses pengolahan satu kilogram ubi kayu pada agroindustri beras siger SU lebih besar jika dibandingkan dengan nilai
Efek agroindustri mampu mentransformasikan produk primer ke produk olahan, sekaligus budaya kerja bernilai tambah rendah menjadi budaya kerja industrial yang
Nilai tambah yang diperoleh pengusaha agroindustri kecap “Cap Jago” yang berada di Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran yaitu sebesar Rp 199.923,28
Hasil rasio nilai tambah yang dihasilkan dari produksi kerupuk termasuk tinggi, karena menurut Hubeis dalam Nabilah, dkk (2015:14), jika besarnya rasio nilai tambah
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan buah siwalan menjadi dawet siwalan lebih tinggi dibandingkan nilai
Nilai faktor konversi yaitu perbandingan antara output dengan input menunjukan bahwa setiap penggunaan satu kilogram buah salak mampu menghasilkan 0,15 kilogram atau
dapat diketahui bahwa besarnilai tambah per bahan baku kelapa pada industri minyak kelapa adalah sebesar Rp 173,-/kg.Artinya untuk setiap satu kilogram bahan baku