• Tidak ada hasil yang ditemukan

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Industri SKRIPSI Semester Ganjil 20052006 PENENTUAN METODE PENJADWALAN TERBAIK N JOB M MESIN PADA LINI CUTTING – MACHINING - ASSYWELD - FINISHING DI PT. BASUKI PRATAMA ENGINEERING DESSY ARIANTO 0600662705 ABSTRAK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Industri SKRIPSI Semester Ganjil 20052006 PENENTUAN METODE PENJADWALAN TERBAIK N JOB M MESIN PADA LINI CUTTING – MACHINING - ASSYWELD - FINISHING DI PT. BASUKI PRATAMA ENGINEERING DESSY ARIANTO 0600662705 ABSTRAK "

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

iii

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA

Jurusan Teknik Industri SKRIPSI

Semester Ganjil 2005/2006

PENENTUAN METODE PENJADWALAN TERBAIK N JOB M MESIN PADA LINI CUTTING – MACHINING - ASSY/WELD - FINISHING DI

PT. BASUKI PRATAMA ENGINEERING

DESSY ARIANTO 0600662705

ABSTRAK

Persaingan di era globalisasi ini menyebabkan setiap perusahaan manufaktur harus mampu meningkatkan kemampuan produksi dan pelayanan produksi dengan meningkatkan utilitas sumberdaya yang ada (mesin) dan ketepatan dalam penyelesaian produksi agar sesuai dengan tenggat waktu yang ditetapkan melalui metode penjadwalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meminimalkan waktu proses (makespan), waktu keterlambatan (tardiness), waktu yang terlalu awal (earliness), serta penggunaan yang efisien dari mesin. Dari urutan penjadwalan yaitu 1 hingga 13 job yang telah diterapkan oleh perusahaan diperoleh data waktu makespan yang dibutuhkan adalah 164 hari dengan maksimum tardiness adalah 21 hari dan earliness 68 hari. Metode penjadwalan yang diusulkan terdiri dari empat metode yaitu : CDS, Heuristic P, Heuristik NEH dan Branch and Bound. Metode CDS, melakukan kombinasi mesin yang nantinya akan diurutkan dari terkecil hingga terbesar berdasarkan aturan Johnson. Heuristik P, mengurutkan job berdasarkan rumus slope index,dari nilai terbesar hingga terkecil. Heuristik NEH mengurutkan job dengan mencoba 2 urutan job pertama dengan urutan berbeda (j1, j2 dan j2, j1) dengan memilih makespan terkecil dan dilakukan terus hingga n job. Branch and bound melakukan pengurutan mesin dengan penentuan batas atas (Upper bound) dan bawah (Lower bound) dari makespan. Dari keempat metode ini didapatkan urutan job yang berbeda yang akan dibandingkan dengan penjadwalan yang diterapkan perusahaan. Metode CDS adalah metode yang memiliki waktu makespan, maksimum tardiness dan earliness terbaik atau lebih kecil dari yang lain yaitu 151 hari Dengan Tardiness maksimum adalah 21 hari dan earliness maksimum adalah 67 hari.

Kata kunci :

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkat dan bimbinganNya serta karunia yang diberikan-Nya pada penulis selama pengerjaan Tugas Akhir atau Skripsi ini sehingga penulis mampu menyelesaikan Tugas Akhir atau Skripsi ini selama satu semester. Dalam kesempatan penelitian ini, penulis telah menganalisa berbagai permasalahan mulai dari situasi pabrik, plant produksi, sistem –sistem yang berjalan hingga topik pembahasan yang harus ditekuni dan hingga pada akhirnya penulis menemukan suatu permasalahan yang perlu diamati dan dianalisa, yaitu sistem penjadwalan produksi pada plant produksi.

Selama observasi lapangan dan penelitian, penulis melihat adanya keterlambatan produksi yang dilakukan pada plant produksi dengan lini produksi Cutting – Machining – Assy/Weld – Finishing. Lini ini merupakan lini yang melakukan

produksi terbesar dari lainnya sehingga keterlambatan selalu terjadi. Dengan data – data akurat yang sudah ada maka penulis melakukan perbaikan metode penjadwalan dengan berbagai metode.

Tugas Akhir atau Skripsi ini disusun atas bimbingan dari pihak perusahaan (manager dan Staff), penjelasan dan bimbingan dari dosen serta literatur yang berhubungan dengan penelitian ini.

(3)

v

Pada kesempatan ini juga penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada :

- Bapak Prof. Dr. Gerardus Polla, M.App.Sc., selaku Rektor Universitas Bina Nusantara.

- Bapak Iman H. Kartowisastro. Ph.D., selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Bina Nusantara.

- Bapak Gunawarman Hartono, Ir., M.Eng., selaku Ketua Jurusan Teknik Industri Universitas Bina Nusantara.

- Ibu Siti Nur Fadlilah A., ST, MT., selaku pembimbing Tugas Akhir atau Skripsi yang telah memberikan bimbingan, petunjuk, dan saran-saran.

- Bapak Irwan S. Sutandi, selaku Manager personalia dan General Affair pada PT. Basuki Pratama Engineering, yang memberikan kesempatan kepada kami untuk melakukan skripsi pada perusahaan ini.

- Bapak Wawan, Bapak Slamet, Bapak Sumarman dan seluruh karyawan PT. Basuki Pratama Engineering.

- Orangtua dan kakak penulis atas dukungan moril, kasih sayang, dan doa yang telah diberikan.

- Teman-teman yang telah memberikan semangat dan doa bagi penulis.

Akhir kata, penulis juga mengucapkan terima kasih pada pembaca atas kesediaannya membaca Tugas Akhir atau Skripsi ini, kiranya Tugas Akhir atau Skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca.

Jakarta, 20 Januari 2006

(4)

DAFTAR ISI

JUDUL ………... i

LEMBAR PENGESAHAN ………... ii

ABSTRAK ………. iii

KATA PENGANTAR ………... iv

DAFTAR ISI ……….. vi

DAFTAR TABEL ……….. x

DAFTAR GAMBAR ………. xii

DAFTAR DIAGRAM ……… xiii

DAFTAR LAMPIRAN ……….. xiv

BAB 1 PENDAHULUAN ………. 1

1.1 Latar Belakang ………... 1

1.2 Identifikasi dan Rumusan Masalah ……… 4

1.2.1 Identifikasi Masalah ………... 4

1.2.2 Rumusan Masalah ………. 5

1.3 Ruang Lingkup ………... 5

1.4 Tujuan dan Manfaat ………... 6

1.5 Gambaran Umum Perusahaan ……… 7

1.5.1 Sejarah Perusahaan ……… 7

(5)

vii

1.5.3 Sistem Managemen dan Tenaga Kerja ……….. 9

1.5.4 Proses Produksi ……… 11

1.5.5 Tataletak Pabrik ……… 13

1.5.6 Sistem Kerja ……….. 15

1.5.7 Managemen Tenaga Kerja ……… 16

1.5.8 Pengembangan Produk ……….. 17

1.5.9 Perencanaan dan Pengendalian Produksi ……….. 18

BAB 2 LANDASAN TEORI ……… 19

2.1 Tinjauan Pustaka ……… 19

2.1.1 Perencanaan dan Pengendalian Produksi ……….. 19

2.1.2 Pengertian Penjadwalan ……… 24

2.1.3 Tujuan Penjadwalan ……….. 28

2.1.4 Fungsi Penjadwalan ……….. 29

2.1.5 Permasalahan dalam Penjadwalan Produksi ………. 31

2.1.6 Istilah – istilah dalam Penjadwalan Produksi ……….. 32

2.1.7 Kendala – kendala dalam Penjadwalan Produksi ………….. 35

2.1.8 Kriteria Optimalitas ………... 37

2.1.9 Klasifikasi Penjadwalan produksi ………. 40

2.1.10 Teknik Penyusunan Penjadwalan ………. 42

2.1.11 Penjadwalan Flow Shop……… 44

(6)

2.2 Kerangka Pemikiran ………... 53

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN ……… 56

3.1 Metode Penelitian ……….. 56

3.1.1 Tahap Penelitian Pendahuluan ……….. 58

3.1.1.1 Observasi Lapangan ……… 58

3.1.1.2 Study Literatur Masalah ……….. 58

3.1.1.3 Pemilihan Topik ……….. 58

3.1.1.4 Study Literatur Pendahuluan ………... 59

3.1.1.5 Identifikasi Masalah ……… 59

3.1.1.6 Perumusan Masalah dan Tujuan Penelitian ……… 59

3.1.1.7 Study Literatur Lanjutan ………. 60

3.1.2 Tahap Pengumpulan dan Pengolahan Data ………... 60

3.1.2.1 Pengumpulan Data ………. 60

3.1.2.2 Pengolahan Data Dengan Metode CDS ………. 60

3.1.2.3 Pengolahan Data Dengan Heuristic P ………. 61

3.1.2.4 Pengolahan Data Dengan Heuristic NEH ………... 61

3.1.2.5 Pengolahan Data Dengan Branch and Bound …………. 61

3.1.3 Tahan Analisa dan Kesimpulan ……… 61

3.1.3.1 Analisa ……… 61

3.1.3.2 Kesimpulan dan Saran ... 62

(7)

ix

BAB 4 PENGOLAHAN DAN ANALISA DATA ………... 64

4.1 Pengumpulan Data ………. 64

4.2 Pengolahan Data ……… 65

4.2.1 Metode CDS ……….. 69

4.2.2 Metode Heuristic P ……… 79

4.2.3 Metode Heuristic NEH ……….. 83

4.2.4 Metode Branch and Bound ………... 88

4.3 Analisis Data ……….. 102

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN ……… 107

5.1 Kesimpulan ……… 107

5.2 Saran ………... 109

DAFTAR PUSTAKA ……… 110

DAFTAR RIWAYAT HIDUP ………... 112

(8)

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1 Tabel Data Job Pada Bulan September 2005 ………... 65

Tabel 4.2 TabelMakespan Cutting Kondisi Awal ………... 65

Tabel 4.3 TabelMakespan Machining Kondisi Awal ……….. 66

Tabel 4.4 TabelMakespan Assy/Weld Kondisi Awal ………. 66

Tabel 4.5 TabelMakespan Finishing Kondisi Awal ……… 67

Tabel 4.6 Tabel Hasil Perhitungan Mesin Kombinasi ………. 69

Tabel 4.7 Tabel Makespan Cutting Metode CDS Langkah 1 ……….. 69

Tabel 4.8 Tabel Makespan Machining Metode CDS Langkah 1 ……. 70

Tabel 4.9 Tabel Makespan Assy/Weld Metode CDS Langkah 1 ……. 70

Tabel 4.10 Tabel Makespan Finishing Metode CDS Langkah 1 ……... 71

Tabel 4.11 Tabel Makespan Cutting Metode CDS Langkah 2 ……….. 73

Tabel 4.12 Tabel Makespan Machining Metode CDS Langkah 2 ……. 73

Tabel 4.13 Tabel Makespan Assy/Weld Metode CDS Langkah 2 ……. 74

Tabel 4.14 Tabel Makespan Finishing Metode CDS Langkah 2 ……... 74

Tabel 4.15 Tabel Makespan Cutting Metode CDS Langkah 3 ……….. 76

Tabel 4.16 Tabel Makespan Machining Metode CDS Langkah 3 ……. 76

Tabel 4.17 Tabel Makespan Assy/Weld Metode CDS Langkah 3 ……. 77

Tabel 4.18 Tabel Makespan Finishing Metode CDS Langkah 3 ... 77

(9)

Tabel 4.20 Tabel Makespan Cutting Metode Heuristic P ……….. 80

Tabel 4.21 Tabel Makespan Machining Metode Heuristic P …………. 80

Tabel 4.22 Tabel Makespan Assy/Weld Metode Heuristic P ………… 81

Tabel 4.23 Tabel Makespan Finishing Metode Heuristic P …………... 81

Tabel 4.24 Tabel Total Waktu Proses ……… 83

Tabel 4.25 Tabel Hitungan Heuristic NEH ……… 84

Tabel 4.26 Tabel Makespan Cutting Metode Heuristic NEH ………... 85

Tabel 4.27 Tabel Makespan Machining Metode Heuristic NEH …….. 85

Tabel 4.28 Tabel Makespan Assy/Weld Metode Heuristic NEH ……. 86

Tabel 4.29 Tabel Makespan Finishing Metode Heuristic NEH ………. 86

Tabel 4.30 Tabel Makespan Cutting Metode Branch and Bound …….. 98

Tabel 4.31 Tabel Makespan Machining Metode Branch and Bound …. 99

Tabel 4.32 Tabel Makespan Assy/Weld Metode Branch and Bound … 99

(10)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Gambar Struktur Organisasi ………. 9

Gambar 1.2 Gambar Urutan Proses Produksi ……….. 12

Gambar 1.3 Gambar Tata Letak Pabrik ………... 14

Gambar 2.1 Gambar Sistimatika Sistem Penjadwalan ………. 20

Gambar 2.2 Gambar Sistem Operasi Pengendalian Produksi ………….. 21

Gambar 2.3 Gambar Lintasan Proses Flow Shop ………. 40

Gambar 2.4 Gambar Lintasan Proses Job Shop ………... 41

Gambar 2.5 Gambar Linear Predence Structur ………... 44

Gambar 2.6 Gambar Aliran Algoritma CDS ……… 48

(11)

DAFTAR GRAFIK

Grafik 4.1 Grafik Data Permintaan FILTER POLYESTER PE 1655 E3(Bag Filter Dimensi Dia 160 x 2900mm) Dari Tahun

1995-2004 78 Grafik 4.2 Grafik Data Permintaan FILTER POLYESTER PE 1655

E3(Bag Filter Dimensi Dia 160 x 3600mm) Dari Tahun

1995-2004 79 Grafik 4.3 Grafik Data Permintaan FILTER POLYESTER PE 1655

E3(Bag Filter Dimensi Dia 160 x 4900mm) Dari Tahun

1995-2004 80 Grafik 4.4 Grafik Data Permintaan Untuk BAG HOUSE FILTER

(FILTER POLYESTER PE 1650 E3) Dari Tahun

1994-2004 81 Grafik 4.5 Grafik Data Permintaan Untuk BAG FILTER (FILTER

T550 US) Dari Tahun 1994-2004 82 Grafik 4.6 Grafik Data Permintaan Untuk BAG HOUSE FILTER

400GR/M2 (FILTER POLYESTER 400GR/M2)Dari Tahun

1994-2004 83 Grafik 4.7 Grafik Data Permintaan Untuk BAG FILTER U/ COAL

BOILER BHF 15 (FILTER POLYESTER HT 1500 TASC

Referensi

Dokumen terkait

- Tampak pada os humeri sinistra lesi multipel dengan spongiosa radioluscent tanpa sklerotik, batas tegas, terdapat dekstruksi korteks pada 1/3 distal diafsis , reaksi perosteal

Dengan demikian, peneliti simpulkan bahwa Media Software Tajwid adalah media macromedia flash player MX 2004 yang disajikan dalam bentuk ICT yang digunakan untuk menyajikan

Laporan akhir ini bertujuan untuk mengetahui sistem akuntansi penggajian karyawan di PT Srijasa Brika Perkasa Palembang, juga untuk mengetahui sistem pengendalian intern

Dengan adanya website ini, maka para pelanggan tidak harus datang ke. kantor pusat untuk melakukan pemesanan dan tidak khawatir atas promosi

Tulisan ini akan menganalisis salah satu kebijakan yang berisikan kebijakan deliberatif secara substantif yang muncul dan telah berkembang di Indoensia, yaitu Kebijakan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa korosi yang terbesar terjadi pada plat besi dengan menggunakan oksidan asam sulfat (H 2 SO 4 ) dan yang terkecil terjadi dengan oksidan air (H 2

JUDUL : MAHASISWA UGM BIKIN BRA KHUSUS PENDERITA KANKER PAYUDARA. MEDIA : HARIAN JOGJA TANGGAL : 02

to paneJ.itUru SciapeJ, dfirah y*ztg tfiiwrifcea dido - peifcan dajri pen&erlta jraqg difeiriw fce labor atorluEi molc^f Klinil a .6* $r„ So«taao Surabaya