• Tidak ada hasil yang ditemukan

METRI. arcuata) DAN javanica) SKRIPSI. Universitas Sumatera Utara

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "METRI. arcuata) DAN javanica) SKRIPSI. Universitas Sumatera Utara"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

ID

OR

DENTIFIK

RGAN PE

BELIBI

BE

U

KASI MO

NCERNA

IS KEMB

ELIBIS B

N PROGRA FAKU UNIVERSI

ORFOLO

AAN SER

BANG

(De

BATU

(

Den SKRIP Oleh NUGRAHA 0803060 AM STUDI ULTAS PE ITAS SUM 2013

GI DAN M

RTA SIFA

endrocygna ndrocygna j PSI : A SIWI 041 PETERNA ERTANIAN MATERA U 3

MORFOM

AT KUAL

arcuata) D javanica

)

AKAN N UTARA

METRI

LITATIF

DAN

(2)

IDENT

TIFIKASI

PENCE

BELIBI

BE

Skripsi s

U

I MORFO

ERNAAN

IS KEMB

ELIBIS B

N

sebagai sal

gelar sarja

Univer

PROGRA FAKU UNIVERSI

OLOGI D

SERTA S

BANG

(De

BATU

(

Den SKRIP Oleh NUGRAHA 0803060

lah satu sy

ana di Fak

rsitas Sum

AM STUDI ULTAS PE ITAS SUM 2013

DAN MOR

SIFAT K

endrocygna ndrocygna j PSI : A SIWI 041

yarat untuk

kultas Pert

matera Uta

PETERNA ERTANIAN MATERA U 3

RFOMET

KUALITA

arcuata) D javanica

)

k memper

tanian

ara

AKAN N UTARA

TRI ORG

ATIF

DAN

roleh

GAN

(3)

Judul Penelitian : Identifikasi Morfologi dan Morfometri Organ Pencernaan serta Sifat Kualitatif Belibis Kembang (Dendrocygna arcuata) dan Belibis Batu (Dendrocygna javanica)

Nama : Nugraha Siwi

NIM : 080306041

Program Studi : Peternakan

Disetujui Oleh, Komisi Pembimbing

(Ir. Tri Hesti Wahyuni M.Sc) (Hamdan S.pt. M.Si)

Ketua Anggota 

Mengetahui

(Dr. Ir. Ma’ruf Tafsin, M.Si ) Ketua Program Studi

(4)

ABSTRAK

NUGRAHA SIWI, 2013. “Identifikasi Morfologi dan Morfometri serta Sifat Kualitatif Warna bulu pada Belibis Kembang (Dendrocygna arcuata) dan Belibis Batu (Dendrocygna javanica)”. Dibimbing oleh TRI HESTI WAHYUNI dan HAMDAN.

Identifikasi terhadap morfologi, morfometri dan sifat kualitatif warna bulu merupakan dasar dari beberapa proses seleksi dan pemulian burung belibis. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi penciri utama ukuran dan bentuk serta sifat kualitatif warna bulu belibis kembang (Dendrocygna arcuata) dan belibis batu (Dendrocygna javanica) juga terhadap domestikasi. Belibis kembang yang diteliti sebanyak 10 ekor dan belibis batu yang diteliti sebanyak 10 ekor. Data dianalisis menggunakan Analisis Komponen Utama dengan bantuan Software Statistical Package Sosial Science (SPSS) untuk menentukan penciri utama ukuran dan bentuk organ tubuh kedua jenis belibis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penciri utama ukuran organ luar belibis kembang (dendrocygna arcuata) adalah panjang sayap dan penciri bentuk organ luar adalah panjang jari ketiga. Penciri utama ukuran panjang organ dalam saluran pencernaan adalah panjang usus kecil dan penciri utama bentuk adalah panjang usus besar. Penciri utama ukuran dan betuk pada berat organ pencernaan adalah berat hati.

Penciri utama ukuran organ luar pada belibis batu (dendrocygna javanica) adalah panjang tibia dan penciri bentuk organ luar adalah panjang sayap. Penciri utama ukuran pada panjang organ dalam saluran pencernaan adalah panjang usus kecil dan penciri utama bentuk adalah panjang usus besar. Penciri utama ukuran pada berat organ pencernaan adalah berat ventrikulus dan penciri utama bentuk adalah berat usus kecil.

Sifat kualitatif warna bulu pada kedua jenis belibis terdapat perbedaan dan kesamaan. Belibis kembang memiliki garis hitam tebal dari atas kepala sampai leher dan warna bulu putih yang tebal pada bagian tubuh belakang sampai ekor. Belibis batu memiliki warna merah maroon mencolok pada bulu bagian dada.

Kata kunci : belibis, morfologi, morfometrik, sifat kualitatif.  

      

(5)

ABSTRACT

NUGRAHA SIWI , 2013. "Identification of Morphology and Morphometry and Qualitative properties on Wanderling Whisling Duck (Dendrocygna arcuata) and Lesser Whistling Duck (Dendrocygna javanica)". Guided by TRI HESTI WAHYUNI and HAMDAN.

Identification of morphologiy, morphometric and the qualitative nature of coat color is the basis of a selection process and breeding grouse. This research aims to identify the main identifier on size and shape as well as the qualitative nature of wanderling whistling duck (Dendrocygna arcuata) and lesser whistling duck (Dendrocygna javanica) also to domestication. Wanderling whistling duck examined as many as 10 tails and lesser whistling duck examined as many as 10 tails. Data were analyzed using Principal Component Analysis to aid Software Statistical Package of Social Science ( SPSS ) to determine the size and shape of the main identifier organs both types of whistling duck.

The results showed that the primary outside organ size of wanderling whisling duck (Dendrocygna arcuata) is the length of the wing and the identifier is the long form of the organ beyond the third finger. The main identifier length of the organ in the digestive tract is a long small intestine and the main identifier is the long form of the large intestine. The main identifier of size and weight the organ in the digestive tract as liver.

The main identifier outside organ size of lesser whistling duck (Dendrocygna javanica) is the length of the tibia and the identifier is the long form of the organ outside the wing. The main identifier the size of the organ in the digestive tract length is the length of the small intestine and the main identifier is the long form of the large intestine. The main identifier on the size of the weight of the organ in the digestive tract is the ventrikulus weight and shape are the main identifiers small intestine.

Qualitative nature of coat color in both types of grouse there are differences and similarities. Wanderling whistling duck has a thick black line from the head to the neck and a thick white coat color on the back of the body to the tail. Lesser whistling duck has a striking maroon red color on the chest feathers. Keywords : whistling duck , morphology , morphometric ,the qualitative nature .

(6)

RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan pada tanggal 07 Februari 1990 di Medan, anak dari Bapak Hendro Suketi dan Ibu Dra. Cut Erma Sumarni. Penulis merupakan anak pertama dari dua orang bersaudara. Tahun 2008 lulus dari SMA Negeri 15 Medan dan pada tahun yang sama diterima sebagai mahasiswa di Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara melalui jalur Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Selama mengikuti perkuliahan, penulis aktif sebagai anggota Ikatan Mahasiswa Peternakan bidang Minat dan Bakat periode 2009 - 2011, sebagai anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bidang minat Kepemudaan periode 2010 - 2011, sebagai wakil ketua Himpunan Masiswa Muslim Peternakan (HIMMIP) periode 2010 - 2011, ketua Ikatan Mahasiwa Peterbakan (IMAPET) periode 2011 - 2012, sebagai pemain tim sepak bola peternakan di liga pertanian periode 2008 - 2013 dan panitia penyambutan studi banding mahasiswa Universitas Putra Malaisya.

Penulis melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di peternakan SMD Bapak Boimind di Pasar V Marelan dan peternakan SMD Ibu Sabarita Ginting di Kecamatan Hamparan Perak. Melaksanakan penelitian di Laboratorium Anatomi dan fisiologi Ternak, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara.

(7)

KATA PENGANTAR

Puji Syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan proposal ini. Proposal ini berjudul “IDENTIFIKASI MORFOLOGI DAN MORFOMETRI ORGAN DALAM SERTA SIFAT KUALITATIF BELIBIS KEMBANG (Dendrocygna arcuata) DAN BELIBIS BATU (Dendrocygna javanica)“.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua atas doa, semangat dan pengorbanan material maupun moril yang telah diberikan selama ini. Kepada Ibu Ir. Tri Hesti Wahyuni M.Sc selaku ketua komisi pembimbing dan Bapak Hamdan S.Pt, M.Si selaku anggota komisi pembimbing yang telah memberikan arahan dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini dan semua pihak yang ikut membantu.

Semoga skripsi ini dapat membantu memberikan informasi dan bermanfaat bagi penelitian dan ilmu pengetahuan serta pelaku usaha bidang peternakan.

Medan, November 2013

   

(8)

DAFTAR ISI

 

ABSTRAK ... i

ABSTRACT ... ii

RIWAYAT HIDUP ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR TABEL ... vi

DAFTAR GAMBAR ... vii

DAFTAR LAMPIRAN ... viii

PENDAHULUAN Latar Belakang ... 1 Tujuan Penelitian ... 3 Kegunaan Penelitian ... 3 TINJAUAN PUSTAKA Belibis kembang ... 4 Belibis batu ... 5 Habitat ... 6 Morfologi ... 6 Saluran pencernaan ... ... 7 Sifat kualitatif... ... 8

Analisis komponen utama... ... 9

BAHAN DAN METODE PENELITIAN Tempat dan Waktu Penelitian ... 11

Bahan dan Alat Penelitian ... 11

Metode Penelitian ... 11

Parameter Penelitian... ... 15

Analisa Data... ... 15

HASIL DAN PEMBAHASAN Ukuran-ukuran linear belibis kembang (dendrocygna arcuata) ... 17

Ukuran-ukuran linear belibis batu (dendrocygna javanica) ... 21

Ukuran dan bentuk tubuh belibis kembang dan belibis batu berdasarkan Analisis Komponen Utama ... 23

Sifat kualitatif warna bulu pada belibis kembang dan belibis batu ... .. 29

Kerumunan (sebaran) data... ... 31

KESIMPULAN DAN SARAN... ... 34

DAFTAR PUSTAKA ... 35

(9)

DAFTAR TABEL

Hal.

1. Ukuran-ukuran Linear organ luar belibis kembang ... 14

2. Ukuran-ukuran Linear panjang organ dalam belibis kembang... ... 15

3. Ukuran-ukuran Linear berat organ dalam belibis kembang... ... 16

4. Ukuran-ukuran Linear organ luar belibis batu... ... 17

5. Ukuran-ukuran Linear panjang organ dalam belibis batu ... 18

6. Ukuran-ukuran Linear berat organ dalam belibis batu... ... 19

7. Persamaan ukuran dan bentuk organ luar belibis kembang... ... 20

8. Persamaan ukuran dan bentuk panjang organ dalam saluran pencernaan belibis kembang... ... 21

9. Persamaan ukuran dan bentuk berat organ dalam saluran pencernaan belibis kembang... ... 22

10. Rekapitulasi penciri utama ukuran dan bentuk organ luar dan organ dalam saluran pencernaan belibis kembang... ... 22

11. Persamaan ukuran dan bentuk organ luar belibis batu... ... 23

12. Persamaan ukuran dan bentuk panjang organ dalam saluran pencernaan belibisbatu... ... 24

13. Persamaan ukuran dan bentuk berat organ dalam saluaran pencernaan belibis batu... ... 24

14. Rekapitulasi penciri utama ukuran dan bentuk organ luar dan organ dalam saluran pencernaan belibis batu... ... 25

(10)

DAFTAR GAMBAR

Hal.

1. Belibis Kembang (Dendrocygna arcuata) ... 26 2. Belibis Batu (Dendrocygna javanica) ... 26 3. Kerumunan (sebaran) data organ luar

Belibis Kembang (Dendrocygna arcuata) dan

Belibis Batu (Dendrocygna javanica) ... 31 4. Kerumunan (sebaran) data panjang organ dalam

Belibis Kembang (Dendrocygna arcuata) dan

Belibis Batu (Dendrocygna javanica) ... 32 5. Kerumunan (sebaran) data berat organ dalam

Belibis Kembang (Dendrocygna arcuata) dan

(11)

DAFTAR LAMPIRAN

Hal.

1. Tabel bobot badan belibis kembang dan belibis batu ... 37 2. Gambar penimbangan bobot badan belibis kembang dan belibis batu ... 37 3. Tabel hasil pengukuran organ luar dan organ dalam belibis kembang dan belibis batu ... 38 4. Pengukuran organ luar dan organ dalam ... 44 5. Hasil olahan data Analisis Komponen Utama ... 46

Referensi

Dokumen terkait

1.2.5.3 Dokumen  SOP tentang kajian dan tindak lanjut terhadap masalah-masalah spesifik dalam penyelenggaraan program dan pelayanan di Puskesmas. Dokumen hasil kajian

Algoritma Min-mAx merupakan algoritma yang digunakan untuk menemukan langkah terbaik dalam permainan catur, sedangkan Algoritma Alpha Beta Pruning adalah algoritma

Demikian juga dalam penelitian Marlina dan Danica (2009) dan Metha (2012) menemukan bahwa kebijakan hutang berpengaruh positif terhadap kebijakan dividen, walaupun tidak

Beberapa Sifat Dasar dan Kegunaan tiga Jenis Kayu Kurang Dikenal Asal Hutan Alam Sulawesi Mody Lempang Hasil Hutan 2012 Jurnal Penelitian 37. Struktur Anatomi, Sifat Fisis

Bab IV PERILAKU ORGANISASI TERHADAP INOVASI 87 Konsep Dasar Perilaku Organisasi 87 Keputusan Inovasi Individu dan Organisasi 90 Perilaku Komunikasi dalam Organisasi 99

Namun dalam perjalannya transaksi tersebut rusak ketika pihak penyewa meminta tambahan biaya dari biaya yang telah di tentukan di awal akad sehingga disini terjadi

Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak daging buah kurma ajwa berpengaruh secara signifikan terhadap hitung limfosit dan basofil tetapi tidak terdapat pengaruh

Berdasarkan uraian tersebut, maka perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh pemberian beberapa dosis ekstrak daging buah kurma (Phoenix dactylifera L.) terhadap