• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRATELAN BEKSA WIRENG LAWUNG (Suatu Tinjauan Filologis) - UNS Institutional Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "PRATELAN BEKSA WIRENG LAWUNG (Suatu Tinjauan Filologis) - UNS Institutional Repository"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

PRATELAN BÊKSA WIRÈNG LAWUNG

(Suatu Kajian Filologis)

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan

guna Mendapat Gelar Sarjana Sastra Program Studi Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya

Universitas Sebelas Maret

Disusun Oleh

Irfan Oktyansyah

C0113028

PROGRAM STUDI SASTRA DAERAH

FAKULTAS ILMU BUDAYA

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

(2)
(3)
(4)
(5)

v

MOTTO

Hakikat hidup bukanlah apa yang kita ketahui, bukan buku-buku yang kita baca atau kalimat-kalimat yang kita pidatokan, melainkan apa yang kita

kerjakan, apa yang paling mengakar pada hati, jiwa, dan pikiran. (Emha Ainun Nadjib)

Aja mung golek sapa sing bener lan sapa sing salah, ananging golekana apa sing bener lan apa sing salah.

(6)

vi

PERSEMBAHAN

Skripsi ini penulis persembahkan kepada :

1. Bapak dan Ibu tercinta

2. Kedua kakak serta seluruh keluarga dan teman-teman

3. Seseorang yang selalu menemaniku dan

(7)

vii

KATA PENGANTAR

Puji syukur, saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala limpahan rahmat-NYA, sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dengan

judulPRATELAN BÊKSA WIRÈNG LAWUNG(Suatu Kajian Filologis).

Pada kesempatan ini penulis menyampaikan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada berbagai pihak yang telah memberi bantuan berupa

arahan dan dorongan yang sangat berarti sejak dari persiapan sampai dengan terselesainya penulisan laporan skripsi ini. Oleh karena itu penulis menyampaikan

terima kasih dan penghargaan kepada :

1. Prof. Drs. Riyadi Santosa, M.Ed., Ph.D., selaku Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah memberikan kesempatan

kepada penulis untuk menempuh studi lanjut S1 Sastra Jawa.

2. Dr. Supana, M.Hum., selaku Ketua Program Studi Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta beserta staf yang telah

memberikan ijin untuk skripsi ini.

3. Dra. Endang Tri Winarni M.Hum., selaku pembimbing I sekaligus

pembimbing akademik penulis yang dari awal sampai akhir selalu memberikan dorongan, motivasi akademik kepada penulis serta banyak memberikan pengarahan kepada penulis saat menyusun skripsi.

4. Drs. Sutarjo, M.Hum., selaku Koordinator Bidang Filologi sekaligus pembimbing II yang telah banyak memberikan bimbingan dan pengarahan

(8)

viii

5. Segenap dosen jurusan Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Universitas

Sebelas Maret Surakarta telah memberikan ilmu-ilmu yang bermanfaat selama kuliah di Jurusan Sastra Daerah.

6. Orang Tua penulis, bapak Sudarto dan Anik Supatmi yang telah memberikan dukungan, semangat yang luar biasa baik materi dan spiritual sehingga penulis dapat menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi ini.

7. Kakak Irma Grilista Sari dan Heru Tri Prasetya serta keponakan Muhammad Abimanyu Aufaa Prasetya, yang senantiasa memberikan motivasi dan

semangat untuk penulis.

8. Teman-teman sejawat Sastra Daerah 2013 khususnya teman-teman Filologi yang telah membantu dalam pelaksanaan penelitian ini dan memberikan suport

yang luar biasa.

9. Lesan Hestu Wibowo, Fendra Ryan Edwinda, Agung Hermawan, Yudi Setyo Nugroho, Rasiwi Putri Maharani, Ana Setyaningsih, Fransiska Liana, Anita

Retno Mulat dan Sari Sulistyorini yang telah memberikan semangat luar biasa. 10. Teman-teman UKM KKTT Wiswakarman yang telah memberikan banyak

motivasi, semangat, serta dukungan yang luar biasa“Sepisan Sedulur, Sedulur Selawase”.

11. Teman-teman KKN Desa Cepoko, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan

periode Januari-Februari 2017 yang telah memberikan banyak motivasi, semangat, serta dukungan yang luar biasa.

(9)

ix

13. Lilik Nurhayati tercinta yang selalu memberikan semangat dan yang selalu

menemani saat penulis melakukan penelitian.

14. Teman-teman rumah yang selalu mengingatkan untuk mengerjakan skripsi.

15. Semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyusun dan mengerjakan skripsi.

Penulis meminta maaf yang sebesar-besarnya jika dalam penulisan skripsi

ini terdapat berbagai macam kesalahan. Semoga amal dan kebaikan yang telah diberikan, mendapat pahala yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa. Amin

Surakarta, 24 Juli 2017

(10)

x BAB I PENDAHULUAN... 1

A. Latar Belakang Masalah ...………... 1

B. PembatasanMasalah ………. 13

C. Rumusan Masalah………... 14

D. TujuanPenelitian ……….. 14

E. Manfaat Penelitian ……… 14

(11)

xi G. Sumber Data dan Data………...

H. Metode dan teknik……….

I. Sistematika penulisan……… 25

26 29

BAB II ANALISIS DATA ... A. Kajian Filologis………...

1. Deskripsi Naskah A………

2. Deskripsi Naskah B………

3. Perbandingan Naskah……… 4. Penentuan Naskah Dasar Suntingan………. 5. Kritik Teks………..

6. Suntingan Teks dan Aparat Kritik……….. B. Kajian Isi……….

1. Bentuk Tari……… 2. Sejarah Tari Wirèng Lawung……… 3. Deskripsi Gerak Tari……….

4. Nilai Filosofis Gerak TariWirèng Lawung………….

(12)

xii

Saran...

GLOSARIUM………...

DAFTAR PUSTAKA... 130

132 136

(13)

xiii

DAFTAR GAMBAR

Gambar I.1 Judul naskah A “pratelan baksaWireng Lawung”………… 4

Gambar I.2 : Judul pada naskah B terdapat kerusakan kertas pada bagian judul, sehingga hanya tertulis“lan beksa Wireng Lawung”………4

Gambar I.3 : Keterangan tanggal pencocokan naskah dengan gerakan tari.. 7

Gambar I.4 : Penggunaan setengah halaman pada naskah A dan B…….. 8

Gambar I.5 : Penulisan huruf Arab pada naskah A……… 9

Gambar I.6 : Penulisan huruf Arab pada naskah B……… 9

Gambar I.7 : Tanda baca pada naskah A……… 10

Gambar I.8 : Tanda baca pada naskah B……… 10

Gambar I.9 : Penambahan atau sisipan pada naskah A………. 10

Gambar I.10 : Penambahan atau sisipan pada naskah B……… 11

Gambar I.11 : Ketidakkonsistenan pemakaian katabaksa, danbeksa…… 11

Gambar I.12 :Penulisan “gembala”pada naskah A………. 12

Gambar I.13 :Penulisan “gumbala”pada naskah B……… 12

Gambar II.1 : Judul naskahPratelan Baksa Wirèng Lawung……… 31

Gambar II.2 : Nomor naskah pada sampul luar naskah……… 32

Gambar II.3 : Judul pada sampul luar………... 35

Gambar II.4 : Judul pada sampul dalam……… 35

Gambar II.5 : Nomor naskah pada sampul dalam naskah………. 36

Gambar II.6 : Keterangan waktu……….. 38

(14)

xiv

DAFTAR TABEL

Tabel I.1 : Tabel varian dalam naskahPBWL……… 5

Tabel I.2 : Tabel urutan gerak tari……….. 6

Tabel II.2 : Tabellakuna……… 45

Tabel II.3 : Tabelsubstitusi……… 47

Tabel II.4 : Tabelsaut de meme au meme………. 48

Tabel II.5 : Tabelcorrupt………... 49

(15)

xv

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Posisi tangannyakithingdanngrayung………136

Lampiran 2. Posisi tangannyempuritdanngepel……… 137

Lampiran 3.Sila ngapurancangdansila nyembah………. 138

Lampiran 4. Posisitanjakdankicat……… 139

Lampiran 5. Sampul naskah G50……… 140

Lampiran 6. Keadaan Bagian Depan Naskah G50………. 141

Lampiran 7. RingkasanPBWLpada Naskah G58………. 142

Lampiran 8. RingkasanPBWLpada Naskah G58 (hal.1)………. 143

Lampiran 9. RingkasanPBWLpada Naskah G58 (hal.2)………. 144

Lampiran 10. RingkasanPBWLpada Naskah G58 (hal.3)……… 145

Lampiran 11. RingkasanPBWLpada Naskah G58 (hal.4)……… 146

(16)

xvi

DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG

A. Singkatan

Dst. : dan seterusnya

EYD : Ejaan Yang Disempurnakan. Hlm. : Halaman

No. : Nomor

PBWL :Pratelan Bêksa Wirèng Lawung

B. Lambang

1,2,3 dst. (kecil) : menunjukkan kritik teks pada catatan kaki. [1], [2], [3] dst. : menunjukkan pergantian halaman pada teks asli.

ê : digunakan untuk menandai vokal e yang dibaca seperti pengucapan kata beksa dalam bahasa Jawa dan kata “benda‟ dalam bahasa Indonesia.

è : digunakan untuk menandai vokal e yang dibaca seperti pengucapan kata jèngkèng dalam bahasa Jawa dan kata

“pendek‟ dalam bahasa Indonesia.

e : digunakan untuk menandai vokal e yang dibaca seperti pengucapan kata bengkok dalam bahasa Jawa dan kata

“sate‟ dalam bahasa Indonesia.

# : menunjukkan bahwa kata tersebut mengalami pembetulan

berdasarkan pertimbangan linguistik.

(17)

xvii

= : menunjukkan bahwa kata tersebut mengalami pembetulan

(18)

xviii ABSTRAK

Irfan Oktyansyah. C0113028. 2017. “PRATELAN BÊKSA WIRÈNG

LAWUNG (Suatu Kajian Filologis)”. Skripsi: Program Studi Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini, yaitu (1) bagaimana suntingan teks Pratelan Bêksa Wirèng Lawung yang bersih dari kesalahan sesuai cara kerja filologi? (2) bagaimana deskripsi gerak tari Wirèng Lawung serta makna filosofis yang terkandung dalam setiap gerakannya? Tujuan penelitian ini adalah (1) menyajikan suntingan teksPratelan Bêksa Wirèng Lawung yang bersih dari kesalahan setelah melalui cara kerja filologi, dan (2) mengungkapkan deskripsi tari Wirèng Lawung serta mengungkapkan makna filosofis pada setiap gerakannya.

Bentuk penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dalam bidang filologi. Jenis penelitiannya adalah penelitian pustaka (library research). Sumber data dalam penelitian ini adalah naskah dengan judul Pratelan Bêksa Wirèng Lawung koleksi Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran Surakarta dengan nomor katalog SMP 222B/3 (Florida, Nancy K., 2000) dan naskah dengan judul Pratelan Bêksa Wirèng Lawung koleksi Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran Surakarta dengan nomor katalog SMP 201/13 (Florida, Nancy K., 2000). Hasil suntingan teks Pratelan Bêksa Wirèng Lawung yang dianggap bersih dari kesalahan. Sedangkan data dalam penelitian ini adalah teks naskah Pratelan Bêksa Wirèng Lawung dan deskripsi dari tari wirèng lawung yang meliputi iringan tari dan deskripsi gerak tari. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan kajian isi (content analysis) yaitu dengan cara mentransliterasi naskah Pratelan Bêksa Wirèng Lawung yang telah melalui tahapan inventarisasi melalui katalog-katalog naskah, dilanjutkan deskripsi dan digitalisasi. Teknik wawancara digunakan untuk mendapatkan makna filosofis tari wireng lawung dari para ahli.

Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah kritik teks melalui tahapan perbandingan teks untuk menentukan naskah dasar suntingan. Kemudian dilanjutkan dengan suntingan teks naskah dasar disertai dengan aparat kritik serta terjemahan. Metode landasan digunakan dalam metode penyuntingan Pratelan Bêksa Wirèng Lawung karena teks berbentuk jamak dan untuk mencari naskah yang paling bersih dari kesalahan. Lalu dilanjutkan dengan analisis isi. Kajian isi digunakan untuk mengungkapkan deskripsi tari Wirèng Lawung serta mengungkapkan makna filosofis pada setiap gerakannya.

(19)

xix

filosofis dari gerakan tari Wirèng Lawungyaitu menggambarkan perjalanan hidup para prajurit yang harus senantiasa melatih ketangkasan dan kesaktiannya serta tari Wirèng Lawung juga digunakan untuk menyamarkan latihan prajurit pada masa penjajahan.

(20)

xx

ABSTRACT

Irfan Oktyansyah. C0113028. 2017. “PRATELAN BÊKSA WIRÈNG

LAWUNG (Suatu Kajian Filologis)”. Minor Thesis: Javanese Literature Program Faculty of Humanity Sebelas Maret University Surakarta.

The problems examined in this research are; (1) how does the correct edited Pratelan Bêksa Wirèng Lawung text correspond to the way of philology? (2) how is the description of Wirèng Lawung dance movement and its philosophical meaning on every movement? The purposes of this research are; (1) providing the correct edited Pratelan Bêksa Wirèng Lawung text corresponding to the way of philology, and (2) revealing the description of Wirèng Lawung dance and its philosophical meaning on every movement of this dance.

The type of this research is qualitative descriptive research in philology field. The method of this research is library research. The source of data in this research are manuscripts entitled Pratelan Bêksa Wirèng Lawung, the one of Reksa Pustaka Library collection in Mangkunegaran, Surakarta with catalog number SMP 222B/3 (Florida, Nancy K., 2000) and Pratelan Bêksa Wirèng Lawung, the one of Reksa Pustaka Library collection in Mangkunegaran, Surakarta with catalog number SMP 201/13 (Florida, Nancy K., 2000). The edited result ofPratelan Bêksa Wirèng Lawung text has reputedly no mistakes. The data in this research isPratelan Bêksa Wirèng Lawungmanuscript text and description of wirèng lawung dance including the dance accompaniment and the description of the dance movement. The technique of data collecting in this research is done with content analysis by transliterating Pratelan Bêksa Wirèng Lawung text that has been through inventorying phase by means manuscript catalog, then continued with description and digitalization. Interview technique is used in purpose to get philosophical meaning ofWireng Lawungfrom the experts.

The data analysis technique used in this research is textual criticism through text comparison phase for determining the edited basis of manuscript. Then, it is continued with the edited text of basis manuscript accompanied by critical apparatus and the translation. The base method is used in Pratelan Bêksa Wirèng Lawung editing method, because the manuscript is plural and aims to find the most correct manuscript. After that, it is continued by analyzing the content. The content analysis is used to reveal the description of Wirèng Lawung and its philosophical meaning on its every movement.

(21)

xxi

who should practice their skill and divine power and Wirèng Lawung dance is used to cover up the soldier training in colonial era.

(22)

xxii

SARI PATHI

Irfan Oktyansyah. C0113028. 2017. PRATELAN BÊKSA WIRÈNG LAWUNG (Suatu Kajian Filologis) Skripsi: Jurusan Sastra Daerah untuk Sastra Jawa Fakultas Ilmu Budaya Pawiyatan Luhur Sebelas Maret Surakarta.

Pêrkawis ingkang dipunrêmbag salebetipun panalitên mênika : (1) kadospundi wujudipun teks naskah Pratelan Bêksa Wirèng Lawung ingkang sampun rêsik saking kalêpatan kanthi cara filologi? (2) Kadospundi wujudipun bêksa Wirêng Lawung sarta makna filosofis ingkang wontên sabên gerakanipun? Ancasing panaliten mênika (1) Ngandharakên teks Pratelan Bêksa Wirèng Lawung ingkang cêlak saking asalipun lan botên wontên kalêpatan sasampunipun kataliti kanthi cara filologi. (2) Ngandharakên sarta njlèntrèhakên bêksa Wirêng Lawung sarta maknafilosofiswontên gêrakanipun.

Jinising panalitèn inggih mênika panalitènkualitatif deskriptif wontên ing filologi. Jinisipun panaliten pustaka (library research). Sumber data wonten ing panalitèn inggih mênika inggih Pratelan Bêksa Wirèng Lawung kanthi angkanipun katalog SMP 222B/3 (Florida, Nancy K., 2000) lan Pratelan Bêksa Wirèng Lawung kanthi angkanipun SMP 201/13 (Florida, Nancy K., 2000). Naskah mênika dipunsimpên wontên ing perpustakaan Rêksapustaka Pura Mangkunêgaran Surakarta. Suntingan teks Pratelan Bêksa Wirèng Lawung ing panalitên mênika rêsik saking kalêpatan. Data wontên ing panalitèn inggih mênika teks naskah Pratelan Bêksa Wirèng Lawung lan deskripsi bêksa Wirèng Lawung inggih mênika iringan lan deskripsi bêksa. Teknik ngêmpalakên data wontên ing panalitèn mênika content analisys inggih mênika kanthi cara translitrasi naskah Pratelan Bêksa Wirèng Lawung ingkang sampun diinventarisasi saking katalog-katalog naskah, deskripsi lan digitalisasi. Teknik wawancara dipun-ginaaken wawancaramaknafilosofisbêksa Wirèng Lawung saking para ahli.

Teknik analisis data wontên ing panalitèn inggih mênika kritik teks saha pêrbandingan kanggo nêmtokaken naskah dasar suntingan. Salajêngipun suntingan teks naskah dasar lan aparat kritik. Metode ingkang dipun-ginakakên kanggo nyunting teks inggih mênika metode penyuntingan naskah jamak inggih mênika metode landasan. Dipunlajengakên analisis isi kanggo dudah deskripsi tari lan maknafilosofiswontên gêrakanipun.

(23)

dipun-xxiii

ginakakên kangge gladhen prajurit wontên jaman pênjajahan kanthi sarana sinandi.

Referensi

Dokumen terkait

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana menyajikan suntingan teks SP yang sahih menurut kajian filologis.. Sedangkan tujuan penelitian adalah menyajikan suntingan teks SP

Permasalahan dalam penelitian ini dapat dirumuskan, yaitu (1) Bagaimana suntingan teks Serat Cariyos Sewu Satunggal Dalu 2 yang bersih dari kesalahan atau yang mendekati asli

Setelah melalui cara kerja filologis maka suntingan teks Sêrat Suluk Bango Buthak yang mendekati asli adalah naskah koleksi Perpustakaan Sasana Pustaka Keraton

Langkah kerja berikutnya setelah mendapatkan naskah yang bersih dari kesalahan atau yang dianggap paling mendekati aslinya adalah dilakukan analisis isi teks berdasarkan

Tujuan penelitian ini adalah (1) menyajikan teks Sêrat Raja Bilngon yang bersih dari kesalahan setelah dilakukan kerja filologis (2) mengungkapkan ajaran kepemimpinan yang ada pada

Setelah melalui cara kerja filologi mulai dari deskripsi naskah, kritik teks, aparat kritik, transliterasi, ditemukan 3 jenis varian yang berjumlah 26 varian yang

dalam penelitian ini merupakan teks yang bersih dari kesalahan dan dapat. dipertanggungjawabkan

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini, yaitu (1) Bagaimana suntingan teks naskah Serat Langendriya Episode Damarwulan Ngarit yang bersih dari