BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Lokasi Penelitian
Untuk mendapatkan data internal, maka penulis melakukan penelitian Jakarta, yaitu PT. Akses Media Favorit (Femina Group), yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Retail Distribusi & Marketing Servis majalah Femina Group dan non Femina Group, yang berlokasi di jl. Pulokambing I no 24, Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur.
Sedangkan untuk data kuesioner, penulis menyesuaikan dengan keterbatasan waktu, biaya dan tenaga, lokasi penelitian yang dipilih penulis adalah 6 perusahaan swasta yang berlokasi di Jakarta. Hal ini penulis menilai bahwa perusahaan tersebut mewakili segmen pasar majalah Reader’s Digest Indonesia, yang berlatar pendidikan S1 & S2, selain itu juga sesuai dengan demografi majalah Reader’s Digest Indonesia, yaitu para karyawan yang menduduki berbagai macam jabatan strategis di masing-masing perusahaan tersebut, dengan rentang usia antara 23 – 40 tahun.
3.2 Gambaran Umum Majalah Reader’s Digest Indonesia (Femina Group)
Femina Group merupakan perusahaan group penerbitan yang bergerak di bidang penerbitan buku dan majalah. Saat ini telah ratusan jenis buku yang di terbitkan oleh kelompok usaha ini. Sedangkan untuk majalah, saat ini telah di terbitkan 16 judul majalah yang beredar di pasaran yang di tujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen mulai dari kesehatan, fashion, teknologi, parenting, aktivitas anak dan lain-lain.
Awal kehadirannya, kelompok usaha femina group pertama kali menerbitkan majalah yang di tujukan kepada pasar wanita dewasa pada tahun 1972. Saat itu
produk majalah yang menyasar kepada pasar wanita dewasa belum banyak pesaingnya, sehingga pertumbuhan majalah ini sangat baik dan di terima oleh konsumen, dalam hal ini adalah konsumen wanita dewasa.
Hal ini juga yang menjadikan majalah Femina menjadi pusat trend setter gaya wanita pada masa itu hingga saat ini dalam bidang fashion, kuliner, kesehatan, karir, keuangan dll. Dengan keberhasilan Femina dalam menguasai pasar pembaca majalah wanita, maka di kembangkanlah majalah – majalah lainnya yang di tujukan sesuai dengan kelas usia, pendidikan, pola gaya hidup serta sosial dll.
Saat ini usaha penerbitan kelompok Femina Group telah menghasilkan 16 brand majalah yang di tujukan berbagai kalangan masyarakat. Majalah yang di kembangkan saat ini adalah
1. Femina, 2. AyahBunda, 3. Parenting Indonesia, 4. Cita Cinta, 5. Dewi, 6. Pesona, 7. Estetica, 8. Cleo, 9. Grazia Indonesia, 10. Gadis, 11. Fit,
12. Mens Health Indonesia, 13. BestLife,
14. Play House Disney, 15. The 99 dan
16. Reader’s Digest Indonesia
Majalah Reader’s Digest Indonesia merupakan majalah inspiratif yang selalu menghadirkan fakta, tokoh, isu dan kejadian mengejutkan.(media profile Reader’s
Digest Indonesia, 2008). Majalah Reader’s Digest Indonesia telah hadir di kalangan
pembaca Indonesia sejak April 2003. Majalah ini terbit secara bulanan, yang telah memiliki pelanggan loyal di kelas sosial A-B, yang bertujuan memberikan bacaan yang unik serta informatif yang ada di sekitar kita hingga di seluruh dunia, mulai dari teknologi, ilmu pengetahuan (sains), kesehatan, lifestyle dan sebagainya.
Majalah Reader’s Digest Indonesia di terbitkan oleh PT. Sarana Media Internasional, yang merupakan salah satu anak perusahaan dari Femina Group, di bawah lisensi Reader’s Digest Assosiation, INC (USA).
3.3 Metode Penelitian 3.3.1 Metode Penelitian
Metode penelitian adalah suatu metode yang dilakukan untuk meneliti dan menyelesaikan suatu masalah yang terjadi, untuk menyusun skripsi ini penulis membutuhkan data informasi yang sesuai dengan sifat dan permasalahannya yang ada.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kausal, dimana penulis melakukan penelitian mengenai pengaruh brand image terhadap keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk membuat deskripsi secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat dari populasi penelitian serta mencari pengaruh antara brand image terhadap keputusan pembelian konsumen.
3.3.2 Hipotesa
Diduga terdapat pengaruh antara brand image terhadap keputusan pembelian konsumen.
3.3.3 Teknik Sampling
Metode pengumpulan data sample yang digunakan dalam penulisan ini adalah menggunakan metode convenience sampling, yaitu sample diambil berdasarkan ketersediaan elemen dan kemudahan untuk mendapatkan responden yang siap diakses oleh peneliti.
Dengan demikian penulis memilih anggota populasi yang paling mudah untuk memperoleh informasi. Untuk pengambilan sample penulis mengambil sebanyak 100 sampel. Sampel ini diperoleh berdasarkan pendapat Sugiyono (2004:73) : “ Sample adalah bagian dari jumlah dan karekteristik yang dimiliki oleh
populasi. Bila populasi besar dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada polulasi, misalnya karena keterbatasan dana, tenaga dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sample yang diambil dari populasi tersebut. Untuk itu sample yang diambil dari populasi harus betul-betul mewakili. “
Dengan menggunakan metode ini, sample yang diambil oleh penulis dianggap mampu memberikan data yang representative (mewakili) mengenai pengaruh brand image terhadap keputusan pembelian responden.
3.3.4 Variabel Penelitian
Variabel adalah segala sesuatu yang akan menjadi objek pengamatan dalam penelitian yang berupa suatu konsep yang mempunyai variasi nilai. Dalam penelitian ini ada dua variable yang dapat diukur, yaitu :
a. Variabel bebas (independent variable)
Yaitu variabel yang dapat mempengaruhi variabel lain yang tidak bebas
(dependent variable). Variabel bebas yang di maksud dalam penelitian ini adalah Brand Image.
yaitu variabel yang dapat di pengaruhi oleh variabel yang lain (independent
variabel). Variabel terikat yang di maksud dalam penelitian ini adalah keputusan
pembelian. 3.3.5 Skala Pembobotan
Pembobotan terhadap variabel dilakukan dengan menggunakan skala Likert yang dapat memperlihatkan persepsi konsumen terhadap citra merek. Tahapan dalam penggunaan skala Likert adalah sebagai berikut :
a. Peneliti memperhatikan variabel-variabel yang relevan dengan permasalahan yang akan diteliti.
b. Dengan pertanyaan-pertanyaan tersebut diminta tanggapan dari sekelompok responden yang cukup representative (mewakili) dari populasi yang diteliti. Teknik penuangan pertanyaan diupayakan sedemikian rupa agar tidak mengarahkan jawaban responden ke tentensi tertentu.
c. Jawaban tersebut dikonversikan ke skala nilai yang terkait dengan bobot tanggapan. Dalam penelitian ini memberikan angka lima untuk tanggapan yang tinggi dan skor satu untuk tanggapan yang rendah. Yang terpenting adalah konsistensi dari arah sikap yang diperlihatkan. Pemetaan bobot penilaian yang diberikan adalah sebagai berikut :
Sangat Setuju Skor Nilai 5
Setuju Skor Nilai 4
Ragu-ragu Skor Nilai 3
Tidak Setuju Skor Nilai 2
Sangat Tidak Setuju Skor Nilai 1
Maka penggolongan kategori berdasarkan nilai (score) yang diperoleh, dilakukan dengan cara mengalikan besarnya bobot pada kategori tertentu yang telah
3.3.6 Definisi Operasional Variabel
Seperti kita ketahui bahwa dalam setiap penelitian terlebih dahulu harus diperhatikan variabel-variabel yang akan diteliti. Variabel yang akan diteliti dalam penelitian ini berkaitan dengan pengaruh brand image terhadap keputusan pembelian konsumen.
Definisi brand image adalah seperangkat keyakinan konsumen mengenai merek tertentu.
Berikut merupakan indikator-indikator Variabel X (Brand Image)
Variabel Indikator Definisi Operasional Variabel
Brand Image
Product Attributes
Harga, Jenis Kertas,Warna Kertas, Ukuran Majalah, Rubrik Majalah , Jumlah halaman
Consumer Benefits Kebutuhan Informasi
pengetahuan dan manfaat
Brand Personality
Cocok untuk kalangan hobi membaca,image yang kuat di benak konsumen
User Imagery dapat di baca oleh semua
kalangan
Organizational Associations Diproduksi oleh perusahaan
yang kreatif
Brand-Consumer Relationship
Merasa bangga dengan Majalah Reader’s Digest Indonesia
Tabel 3.1
Keputusan Pembelian adalah suatu proses memilih untuk mencapai tujuan tertentu berdasarkan sesuatu yang ditetapkan setelah dipertimbangkan atau dipikirkan terlebih dahulu.
Berikut Indikator-indikator Variabel Y (Keputusan Pembelian) :
Variabel Indikator Definisi Operasional Variabel
Keputusan Pembelian
Problem Recognition
Adanya keinginan untuk memperoleh kebutuhkan Informasi dan manfaat produk
Information search
Mencari informasi dari berbagai media promosi cetak atau elektronik
Evaluation of alternatives
Membandingkan dengan produk sejenis
Purchase decision
Memutuskan melakukan pembelian sesuai dengan kebutuhan dan manfaat produk
Postpurchase behavior
Melakukan pembelian ulang, merekomendasikan kepada orang lain
3.3.7 Metode Pengumpulan Data
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : a. Penelitian Lapangan (Field Research)
Penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuisioner untuk mendapatkan data secara langsung. Kuisioner ini berisikan daftar pertanyaan yang diajukan kepada responden untuk dijawab. Data yang diperoleh ini diharapkan berupa
Tabel 3.2
b. Penelitian Kepustakaan (Library Research)
Penelitian ini menggunakan teori-teori sebagai acuan dan pendukung sehingga skripsi ini memiliki kerangka atau landasan teori yang kuat. Penelitian ini dilakukan dengan cara membaca sebagian buku serta literature yang berhubungan dengan penelitian.
3.3.8 Metode Analisis Data
Setelah data diperoleh, dilakukan analisis dengan menggunakan rata-rata hitung dan skor total setiap indikator untuk mengetahui penilaian konsumen pada setiap indicator pertanyaan. Sedangkan untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel bebas (brand image) terhadap variabel terikat (keputusan pembelian) digunakan persamaan regresi. Dengan rumus :
Dimana :
Y = Keputusan Pembelian
X = Majalah Reader’ Digest Indonesia
3.10 Uji Hipotesis
Langkah-langkah pengujian hipotesis sebagai berikut : a. Menentukan Hipotesis
Ho :Tidak terdapat pengaruh positif antara merek Majalah Reader’s Digest Indonesia terhadap keputusan beli konsumen
Ha : Terdapat pengaruh positif antara merek Majalah Reader’s Digest Indonesia terhadap keputusan pembelian konsumen
b. Menentukan Statistik Hitung
Kemudian dilakukan penentuan statistic hitung. Penentuan t hitung bisa didapat dari hasil analisa program SPSS
c. Menentukan Kriteria Keputusan
Langkah selanjutnya adalah menentukan kriteria keputusan, dalam hal ini kriteria keputusannya, terima Ha dan tolak Ho, jika mutlak t dari rumus diatas lebih besar daripada nilai t yang didapat dari table distribusi t dengan ;yang dipilih dan sebaliknya tolak Ha, jika nilai mutlak t lebih kecil daripada nilai t yang didapat dari table distribusi t dengan yang dipilih.