TINGKAT SERANGAN HAMA DAN PENYAKIT PADA BEBERAPA VARIETAS INPARI DI BEBERAPA WILAYAH PENGEMBANGAN PADI DI SULAWESI UTARA
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil analisis statistik data jumlah gabah per malai pada ketiga perlakuan (Tabel 2) menunjukkan bahwa jumlah gabah per malai pada perlakuan jerami lebih tinggi dan berbeda
Walaupun varietas unggul Inpari-6 dan Cibogo memiliki komponen hasil (panjang malai, jumlah malai per rumpun, jumlah gabah per malai, dan bobot 1000 butir) yang cukup
Varietas Gilirang memberikan jumlah gabah per malai yang paling banyak yaitu sebesar 197,53 biji dan berbeda nyata dibanding dengan varietas lainnya, sedangkan yang paling
Pada Tabel 8 terlihat bahwa bobot gabah per malai dan hasil padi menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata pada varietas Legowo 3:1 dengan rata-rata bobot gabah per
Berdasarkan uji ANOVA tersebut, komponen hasil berbeda sangat nyata pada perlakuan varietas untuk panjang malai, jumlah gabah isi per rumpun, bobot 1.000 butir dan
Walaupun varietas unggul Inpari-6 dan Cibogo memiliki komponen hasil panjang malai, jumlah malai per rumpun, jumlah gabah per malai, dan bobot 1000 butir yang cukup baik namun
Interaksi antara faktor varietas padi dengan faktor kombinasi dosis pupuk berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah gabah per malai, persentase gabah berisi, persentase gabah hampa,
Keragaan panjang malai, gabah isi dan hampa per malai, berat 1000 butir serta hasil t/ha VUB Inpari pada empat kabupaten di Bali Tahun 2012.. Jumlah gabah isi per malai terbanyak