STRATEGI KONSERVATIF DALAM PENGELOLAAN WISATA BAHARI DI PULAU MAPUR, KABUPATEN BINTAN, KEPULAUAN RIAU 1
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
4.4 Potensi Pulau Mursala sebagai Obyek dan Daya Tarik Wisata Bahari di Kabupaten Tapanuli Tengah. Pulau – pulau kecilmerupakan kumpulan pulau-pulau (gugusan
Berdasarkan hasil pengamatan terumbu karang yang dilakukan di perairan Pulau Kunyit sebelah timur dari kedalaman 4 – 7 meter untuk wisata diving, hampir pada semua
1) Potensi obyek wisata pantai di Pulau Bintan dari kelima obyek pantai yang diteliti, potensi terrendah yaitu pantai Trikora 3 dengan skor 41.0 kemudian
Data di atas menunjukkan bahwa kondisi terumbu karang di Perairan Pulau Sembilan masih jauh lebih baik jika dibandingkan dengan kondisi terumbu karang di perairan sebelah timur
Berdasarkan hasil pengamatan terumbu karang yang dilakukan di perairan Pulau Kunyit sebelah timur dari kedalaman 4 – 7 meter untuk wisata diving, hampir pada semua
Data di atas menunjukkan bahwa kondisi terumbu karang di Perairan Pulau Sembilan masih jauh lebih baik jika dibandingkan dengan kondisi terumbu karang di perairan sebelah timur
PREVALENSI PENYAKIT KARANG PADA EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI PESISIR PULAU BINTAN TIMUR SKRIPSI ANTON CANDRA SAPUTRA PROGRAM STUDI ILMU KELAUTAN FAKULTAS ILMU KELAUTAN DAN
Tabel Matriks SWOT Identifikasi Faktor Kekuatan Strength Kelemahan Weakness Internal Eksternal 1 Kealamian panorama pantai 2 Potensi keunikan wisata ekologi terumbu karang 3