• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEKILAS TENTANG TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SEKILAS TENTANG TEORI"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

Learning

Learning

Motivation and

Motivation and

Performance

Performance

Performance

Performance

(2)

SEKILAS TENTANG TEORI

SEKILAS TENTANG TEORI

SEKILAS TENTANG TEORI

SEKILAS TENTANG TEORI

Teori yang ‘baik’ fakta, hubungan

diantara fakta-fakta, dan rasio yang logis.

Teori yang baik juga berguna untuk :

• Menjelaskan fakta sesederhana

mungkin

• Menjelaskan fakta sesederhana

mungkin

• Memprediksi peristiwa di masa

yang akan datang

• Menyediakan informasi tentang

apa yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan

(3)

• Praktik dari pelaksanaan pelatihan yang efektif

dikembangkan dari teori–teori dan konstruk teoritis yang

menjelaskan bagaimana proses belajar terjadi, dan apa yang

memotivasi orang. memotivasi orang.

• Teori motivasi meningkatkan level performans karyawan.

• Jika trainee tidak belajar, pelatihan akan gagal.

(4)

MEMAHAMI MOTIVASI DAN

PERFORMANCE

Performance (P)

Motivation Knowledge,Skill,& Attitude Environment

P = M x KSA x E (M) Knowledge,Skill,& Attitude (KSA) Environment (E)

Kemungkinan untuk terlibat dalam berbagai aktivitas dibatasi oleh faktor yang paling lemah.

(5)

MOTIVASI : MENGAPA KITA

MOTIVASI : MENGAPA KITA

BERTINDAK SEPERTI ITU?

BERTINDAK SEPERTI ITU?

Motivasi

Motivasi  perilakuperilaku 

 arah, ketahanan, jumlah usaha arah, ketahanan, jumlah usaha yang dilakukan untuk mencapai yang dilakukan untuk mencapai sesuatu

sesuatu sesuatu sesuatu 

 direfleksikan melalui:direfleksikan melalui:



 Kebutuhan apa yang dipuaskan manusia,Kebutuhan apa yang dipuaskan manusia, 

 Tipe aktivitas Tipe aktivitas 

 Seberapa lama Seberapa lama dilakukandilakukan 

(6)

1. Need Theory

 Clayton Alderfer ERG Theory  tiga teori kebutuhan dasar yaitu

:Existance,Relatedness, dan Growth.

 Sso dapat mengalami ketiga need secara

keseluruhan. keseluruhan.

 Need yang tidak dipuaskan memotivasi seseorang

dan motivasi menurun ketika kebutuhan pada area tersebut dipuaskan.

 Needmemperbaharui diri dan meluas.

 Training yang baik adalah training yang memberikan

kesempatan untuk memuaskan ketiga kategori need ini.

(7)

2. Process Theory

 Reinforcement Theory E.L ThorndikeLaw

of Effect

operant conditioning operant conditioning

stimulus responkonsekuensi (+)/(-) perilaku yang akan datang

(8)

4 tipe konsekuensi (Skinner) : 4 tipe konsekuensi (Skinner) :



 Positive ReinforcementPositive Reinforcement 

 Negative ReinforcementNegative Reinforcement

Punishment Punishment   PunishmentPunishment   ExtinctionExtinction

(9)

Behaviour positively reinforcement

Behaviour positively reinforcement Behavior Behavior punishment punishment

Behavior punished reinforcement

(10)

reinforcement versus reinforcement versus punishment

punishment 

 punishment dapat menghilangkan punishment dapat menghilangkan

perilaku yang tidak disukai didalam perilaku yang tidak disukai didalam tempat kerja.

tempat kerja.



 Penguat positif dan negatif adalah Penguat positif dan negatif adalah Penguat positif dan negatif adalah Penguat positif dan negatif adalah

alat

alat--alat yang lebih baik untuk alat yang lebih baik untuk

memotifasi khususnya mentraining memotifasi khususnya mentraining karyawan

karyawan



 Penguat negative dapat Penguat negative dapat

menyebabkan prilaku yang di menyebabkan prilaku yang di inginkan menjadi penguat diri. inginkan menjadi penguat diri.

(11)



 Dengan reinforcement orang melakukanDengan reinforcement orang melakukan

sesuatu tidak selalu membutuhkan sesuatu tidak selalu membutuhkan

adanya prilaku yang diinginkan untuk di adanya prilaku yang diinginkan untuk di ukur.

ukur.



 Penguat positif dan negative lebih baik Penguat positif dan negative lebih baik

daripada hukuman sebagai strategi untuk daripada hukuman sebagai strategi untuk motivasi belajar dan perubahan prilaku

motivasi belajar dan perubahan prilaku dan digunakan dalam kombinasi.

(12)



 Teori reinforcement mensugesti Teori reinforcement mensugesti

beberapa training tidak hanya beberapa training tidak hanya tentang KSAs untuk dipelajari tentang KSAs untuk dipelajari

tetapi juga tentang konsekwensi tetapi juga tentang konsekwensi yang diambil untuk mengikuti : yang diambil untuk mengikuti : yang diambil untuk mengikuti : yang diambil untuk mengikuti :



Proses belajarProses belajar 

Cara lama untuk melakukan Cara lama untuk melakukan

pekerjaan pekerjaan



Cara baru untuk melakukan Cara baru untuk melakukan

pekerjaan pekerjaan

(13)

EXPECTANCY THEORY EXPECTANCY THEORY



 Teori mengatakan bahwa motifasi Teori mengatakan bahwa motifasi

seseorang dapat dijelaskan antara seseorang dapat dijelaskan antara tiga elemen konseptual :

tiga elemen konseptual :



 1. 1. Level harapan sukses seseorang Level harapan sukses seseorang



 2. kepercayaan seseorang tentang apa hasil 2. kepercayaan seseorang tentang apa hasil 

 2. kepercayaan seseorang tentang apa hasil 2. kepercayaan seseorang tentang apa hasil yang akan dia dapat jika dia sukses

yang akan dia dapat jika dia sukses 

 3. perasaan individu tentang variasi hasil 3. perasaan individu tentang variasi hasil

bernilai positif atau negative dan sebuah nilai bernilai positif atau negative dan sebuah nilai subjektif disebut sebagai valensinya

(14)



 Ketika situasi mengijinkan Ketika situasi mengijinkan

tindakan yang berbeda salah tindakan yang berbeda salah

satu dengan level motifasi paling satu dengan level motifasi paling tinggi dipilih, level motifasi

tinggi dipilih, level motifasi tinggi dipilih, level motifasi tinggi dipilih, level motifasi tindakan dapt

tindakan dapt

dikalkulasikansecara matematika dikalkulasikansecara matematika dengan formula berikut

dengan formula berikut. . Effort = Expectancy 1 Effort = Expectancy 1 Effort = Expectancy 1 Effort = Expectancy 1 Effort = Expectancy 1 Effort = Expectancy 1 Effort = Expectancy 1

Effort = Expectancy 1iiiiiiii x ∑x ∑x ∑x ∑x ∑x ∑x ∑x ∑ijijijijijijijij (expectansi (expectansi (expectansi (expectansi (expectansi (expectansi (expectansi (expectansi 2

22 22 22

(15)

SELF EFFICACY AND

SELF EFFICACY AND

MOTIVATION

MOTIVATION

self efficacy

self efficacy  kepercayaan dapat dan akan kepercayaan dapat dan akan menghasilkan kesuksesan

menghasilkan kesuksesan..

Beberapa faktor dikombinasikan untuk Beberapa faktor dikombinasikan untuk

menilai kemampuan karyawan agar menilai kemampuan karyawan agar menilai kemampuan karyawan agar menilai kemampuan karyawan agar menjadi sukses :

menjadi sukses :



 Prior experiencePrior experience 

 Behavioral model Behavioral model 

 Others’ feedbackOthers’ feedback 

(16)

UNDERSTANDING LEARNING

UNDERSTANDING LEARNING



Definisi Learning

Definisi Learning behavioris

behavioris

kognitif

kognitif

Berikut ini adalah implikasi teori

Berikut ini adalah implikasi teori

Berikut ini adalah implikasi teori

Berikut ini adalah implikasi teori

learning

learning dari

dari cognitive

cognitive dan

dan

behaviorist

behaviorist ::

(17)

Masalah

Masalah Cognitive AppCognitive App Behaviorist AppBehaviorist App Peran Learner

Peran Learner Aktif, self directed, Aktif, self directed, self evaluating

self evaluating

Pasif, tergantung Pasif, tergantung Peran instruktur

Peran instruktur Fasilitator, Fasilitator,

koordinator, dan koordinator, dan presenter presenter Director, monitor, Director, monitor, evaluator evaluator Isi training

Isi training Berorientasi pada Berorientasi pada masalah atau tujuan masalah atau tujuan

Berorientasi pada Berorientasi pada subjek

subjek Motivasi learner

Motivasi learner Lebih kepada Lebih kepada Lebih termotivasi Lebih termotivasi Motivasi learner

Motivasi learner Lebih kepada Lebih kepada motivasi internal motivasi internal Lebih termotivasi Lebih termotivasi scr ekternal scr ekternal Suasana training

Suasana training Relax, trustfull, Relax, trustfull, respectfull, respectfull, collaborative collaborative Formal, otoritas, Formal, otoritas, judgemental, judgemental, kompetitif kompetitif Tujuan instruksional

Tujuan instruksional Dikembangakn Dikembangakn secara kolaborasi secara kolaborasi Dikembangkan oleh Dikembangkan oleh instruktur instruktur Aktivitas instruksional

Aktivitas instruksional Interaktif, grup, Interaktif, grup, orientasi proyek, orientasi proyek, experiential experiential Directive, individual Directive, individual subject oriented subject oriented

(18)

 Integrasi Pendekatan Kognitif dan Behavioral Baik pendekatan kognitif maupun

behaviorist menyediakan insight terhadap

proses learning dan menyediakan proses learning dan menyediakan

peralatan praktis untuk meningkatkan

training yang efektif.

Learning tidak tergantung kepada

(19)

DUA TEORI INTEGRATIF

DUA TEORI INTEGRATIF

LEARNING

LEARNING

1.

1. pendekatan pendekatan GagneGagne

Tipe 1 : Signal Learning Tipe 1 : Signal Learning Tipe 2 : Stimulus

Tipe 2 : Stimulus -- Response LearningResponse Learning Tipe 3 : Shaping and Chaining

Tipe 3 : Shaping and Chaining Tipe 3 : Shaping and Chaining Tipe 3 : Shaping and Chaining

Tipe 4: Verbal Association Learning Tipe 4: Verbal Association Learning

Tipe 5: Multiple Discrimination Learning Tipe 5: Multiple Discrimination Learning Tipe 6: Concept Learning

Tipe 6: Concept Learning Tipe 7 : Principle Learning Tipe 7 : Principle Learning Tipe 8 : Problem Solving Tipe 8 : Problem Solving

(20)

2. Social Learning Theory

2. Social Learning Theory



MotivasiMotivasi



AttentionAttention



RetentionRetention



Behavioral reproductionBehavioral reproduction

(21)

RELATING INSTRUCTION TO

LEARNING

Gagne dkk instruksi yang efektif

“sejumlah kejadian” eksternal kepada para pelajar memfasilitasi proses internal

dalam belajar dalam belajar

Gagne dkk micro theory of instructional

design (9 tahap yang diikutsertakan dalam

(22)

Instructional event

Instructional event What it does…gets traineeWhat it does…gets trainee

Membangun perhatian

Membangun perhatian Fokus pada trainerFokus pada trainer Informasikan tujuan pada trainee

Informasikan tujuan pada trainee Mulai fokus pada tujuanMulai fokus pada tujuan Stimulasi recall pengetahuan

Stimulasi recall pengetahuan Mengulang pelajaran utama dalam Mengulang pelajaran utama dalam memori

memori Menujukkan material

Menujukkan material Menerima secara selektif bagian penting Menerima secara selektif bagian penting dari training

dari training Sediakan bimbingan belajar

Sediakan bimbingan belajar Mempertimbangkan bagaimana materi Mempertimbangkan bagaimana materi baru cocok dengan skema secara

baru cocok dengan skema secara

keseluruhan, dan tentukan kenyamanan keseluruhan, dan tentukan kenyamanan keseluruhan, dan tentukan kenyamanan keseluruhan, dan tentukan kenyamanan dalam mengulang

dalam mengulang Memperoleh performance

Memperoleh performance MempraktekkanMempraktekkan Menyediakan feedback

Menyediakan feedback Menujukkaqn secara efektif dengan Menujukkaqn secara efektif dengan memperkuat respon yang benar dan memperkuat respon yang benar dan mengukur ketika tdk benar

mengukur ketika tdk benar Mengukur performance

Mengukur performance Menekan sejumlah masalah yg mirip Menekan sejumlah masalah yg mirip untuk menentukan pemahaman konsep untuk menentukan pemahaman konsep Pertinggi ingatan dan transfer

Pertinggi ingatan dan transfer Melakukan scr lbh kompleks dan cnth Melakukan scr lbh kompleks dan cnth bervariasi dari konsep dan mengukur bervariasi dari konsep dan mengukur kesuksesan

(23)

Mengapa Mereka Menolak dan Apa

Yang Dapat Saya Lakukan Mengenai Hal Tersebut?

Trainee yang lebih tua atau yang

berpendidikan  menunjukkan sikap berpendidikan  menunjukkan sikap bertahan/menolak.

(24)

Motivasi Belajar

Motivasi Belajar

Perubahan menciptakan kecemasan,

Perubahan menciptakan kecemasan, pada pada alasan alasan--alasan berikut:

alasan berikut:



 Ketakutan untuk tidak mengetahuiKetakutan untuk tidak mengetahui 

 Ketakutan untuk tidak kompetenKetakutan untuk tidak kompeten 

 Ketakutan untuk kehilangan Ketakutan untuk kehilangan rewardreward 

 Ketakutan untuk kehilangan Ketakutan untuk kehilangan rewardreward 

 Ketakutan untuk kehilangan pengaruhKetakutan untuk kehilangan pengaruh 

 Kehilangan investasiKehilangan investasi

Dalam istilah Piged

Dalam istilah Piged PProses akomodasi roses akomodasi Proses

(25)

Group Dynamics

Group Dynamics

Alasan lain bagi trainee untuk menolak cara

baru berhubungan dengan group dynamics dan pengaruhnya pada motivasi.

Group dynamics adalah dorongan yang sangat

Group dynamics adalah dorongan yang sangat

kuat yang secara drastis dapat menghalangi belajar dan mentransfer skill baru.

Group dynamics  mendukung performa yang

(26)

Training that Motivates Adults to

Training that Motivates Adults to

Learn

Learn

Training Relavance, Value, and Readiness to Learn

Allowing Trainees Control Over Their Learning

Learning

(27)

Individual Differences Related to

Learning

Profesional-profesional training

mempertimbangkan 9 prinsip di bawah ini dalam mengembangkan program training :

 Mengidentifikasikan tipe kekuatan belajar

individu dan permasalahannya serta

menyesuaikan training disekitar mereka. menyesuaikan training disekitar mereka.

 Meluruskan objek pelajaran untuk tujuan

organisasi.

 Menjelaskan defenisi tujuan, program dan

keobjektifan pada saat memulainya.

 Secara aktif menarik hati trainee,

memaksimalkan perhatian, harapan, dan memori

(28)

Cont…

 Menggunakan suatu system, secara logika

menghubungkan rangkaian dari aktivitas belajar sehingga trainee yang memiliki level yang

rendah pada pelajaran sebelumnya pindak ke level yang lebih tinggi.

 Menggunakan metode training yang bervariasiMenggunakan metode training yang bervariasi  Menggunakan realitas kerja atau materi training

yang relevan dengan kehidupan

 Membolehkan trainee untuk bekerja sama dan

membagi pengalaman

 Memberikan feedback dan reinforcement secara

(29)

Training That Motivates to

Learn



Training relevance, value, and

readiness to learn.

readiness to learn.

Penelitian: 2-3 dr episode bljr yg

berhbgan dgn pekerjaan

(30)

 Allowing trainees control over their learning

 Trainee menjalani training dgn perkmbagan

kognitif map yg baik yg mencerminkan pengalaman mrk

 Trainee menerima intruksi bgmn melakukan

sekumpulan keterampilan yg menunjukkan

perbaikan performance pd akhir training tp tentu perbaikan performance pd akhir training tp tentu keterampilan yg mrk miliki di gunakan utk situasi yg sama

(31)

 Involving trainees in the process

Training shrsnya memasukkan laporan motivasi & proses kognitif yg

motivasi & proses kognitif yg

mempengaruhi persiapan dan kamauan trainee utk bljr

(32)

Individual Differences Related to

Learning

 Proses bljr utk ind yg memliki kemampuan

yg rendah dan kemampuan yg tinggi

 Perbedaan dlm karakteristik bljr memilki  Perbedaan dlm karakteristik bljr memilki

Referensi

Dokumen terkait

Puji dan syukur panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa, kelimpahan rahmat dan karunia Nya sehingga dapat menyelesaukan tesis tentang “ Pengaruh Kompensasi dan

c. Mahasiswa dan Lulusan: 1) Secara kuantitatif, jumlah mahasiswa baru yang diterima Prodi PAI relatif stabil dan di atas rata-rata dibandingkan dengan jumlah

Apabila Pertandingan terhenti sebelum berakhirnya durasi normal Pertandingan karena alasan force majeure atau alasan lain termasuk tetapi tidak terbatas pada

Kelemahan Bubble Sort adalah pada saat mengurutkan data yang sangat besar akan mengalami kelambatan luar biasa, atau dengan kata lain kinerja memburuk cukup signifikan... ketika

Potensi yang banyak dan keindahan alam yang unik menjadi daya tarik wisatawan, sehingga kawah putih memiliki tingkat kunjungan paling tinggi dibanding dengan objek wisata

(1) Pejabat Pegawai Negeri Sipil tertentu di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan diberi wewenang khusus sebagai penyidik untuk melakukan

Posisi saat ini perusahaan mempunyai beberapa faktor yang menguntungkan untuk dapat dilaksanakannya strategi penetrasi pasar yaitu banyaknya pengalaman perusahaan,

Hasil penelitian ini sejalan dengan teori yang sudah dikemukakan di dalam penelitian ini yang menyatakan apabila nilai tukar suatu negara terdepresiasi atau