LAM PI RAN I
PERATU RAN M ENTER! KEUANGAN REPUBLIK I N D O N ESIA N O M O R 2 4 2 / P MK . 0 3 / 2 0 1 4
TENTANG
TATA CARA PEM BAYARAN DAN P E NY ETORAN PAJAK
M E NT E R I KEUANGAN R E P U B L I K I N DO N ES I A
A. C O NTOH FORMAT SURAT PERMOHONAN PERPANJANGAN JANGKA WAKTU PELUNASAN PEMBAYARAN PAJAK BAGI WAJIB PAJAK USAHA KECIL/ WAJIB PAJAK DI DAERAH TERTENTU :
Nomor Lampiran :
. . . ... . . . ... . . ( 1 ) . . . (2)
Hal . . . ·: . . . ... . ; . . . (3)
Permohonan Perpanj angan Jangka .Waktu . Pelunasan Pembayaran Paj ak bagi Waj ib Paj ak U saha Kecil / Waj ib Paj ak di daerah tertentu*) Yth . D irektur Jenderal Paj ak u . b . Kepala KPP . . . .. . . . (4)
Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama NPWP Jabatan Alamat Nom or Telepon Bertindak selaku . . . (5) . .. .. . . (6) . . . : . . . (7) . . . '" . . . (8) · · · . . . ... . . (9)
D
Wajib PajakD
WakilD
Kuasadari Waj ib Paj ak
Nama : . . . ( 1 0) NPWP : . . . ( 1 1 ) Alamat : . . . ( 1 2) Menyatakan masih mempunyai Utang Paj ak berdasarkan :
D
STPD
SK PembetulanD
Putusan Peninj auan KembaJiD
S KPKBD
S KPKBT· sebagai berikut:
D
SK KeberatanD
Putusan BandingJenis M asajTahun Nomor Ketetapan /
Paj ak Paj ak Keputusru� / Putusan
( 1 3) ( 1 4) ( 1 5)
Jumlah Paj ak Yang
Tanggal
Masih Harus Dibayar
(Rp) Jatuh Tempo
( 1 6) ( 1 7)
M E N T E R I KEUANGAN R E P U B L I K I N DO N E S IA
2
-Terhadap Utang Pajak tersebut, saya mengajukan permohonan perpanjangan
j angka waktu pelunasan sebesar Rp . .. . ... . . . ... . . . ( l 8) sampar dengan tanggal . . . (1 9)
D emikian s'urat pennohonan kami sampaikan untuk dapat dipertimbangkan .
Waj ib Pajak/ Wakil/ Kuasa*)
. . . (20)
Keterangan :
*) co ret/ hapus yang tidak sesuai 1 . Beri tanda X pada
D
yang, sesuai .2 . Dalam hal surat permohonan ditandatangani oleh kuasa harus dilampiri surat kuasa khusu s .
M E NT E R I K E UANGAN R E P U B L I K I N DO N E S I A
3
-PETUNJUK PENGISIAN SURAT PERMOHONAN
PERPANJANGAN JANGKA WAKTU PELUNASAN PEMBAYARAN PAJAK BAGI WAJIB PAJAK USAHA KECIL/ WAJIB PAJAK DI DAERAH TERTENTU*) Nomor ( 1 ) Nomor (2) Nomor (3) Nomor (4) Nomor (5) Nomor (6) Nomor (7) Nomor (8) Nomor (9)
Diisi sesuai dengan penomoran surat Waj ib Paj ak, j ika ada.
Diisi dengan nama kota dan tanggal surat permohonan ditandatangani.
Diisi dengan jumlah lampiran yang disertakan dalam surat permohonan Waj ib Paj ak.
Diisi dengan nama dan alamat Kantor Pelayanan Paj ak tempat Waj ib Pajak terdaftar dan/ atau tempat Pengusaha Kena Paj ak dikukuhkan .
. . Diisi dengan nama Waj ib Paj akj wakil/ kuasa yang
menandatangani surat permohonan perpanj angan j angka waktu
pelunasan pembayaran pajak bagi Waj ib Paj ak usaha
kecil/ Waj ib Paj ak di daerah tertentu:
Pengertian wakil adalah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 Undang-Undang KUP.
Dalam hal penandatangan adalah kuasa, pemohon harus melampirkan Surat Kuasa sesuai ketentuan Undang-Undang KUP.
Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Paj ak Waj ib Paj akj wakilj kuasa yang menandatangani surat permohonan perpanjangan j angka waktu pelunasan pembayaran pajak bagi Wajib Paj ak usaha kecil.
Diisi dengan j abatan wakilj kuasa yang menandatangani surat permohonan perpanjangan jangka waktu pelunasan pembayaran paj ak bagi Wajib Pajak usaha kecil/ Waj ib Paj ak di daerah tertentu .
Dalam hal permohonan diajukan oleh Waj ib Paj ak orang pribadi, Nomor (7) tidak perlu diisi.
Diisi dengan alamat Wajib Paj ak/ wakil j kuasa yang
Iner1andatangani surat permohonan perpanj angan j angka waktu
pelunasan pembayaran paj ak bagi Waj ib Paj ak usaha
kecil/ Waj ib Paj ak di daerah tertentu .
Diisi dengan nomor telepon Waj ib Paj akj wakilj kuasa yang menandatangani surat permohonan perpanj angan j angka waktu
pelunasan pembayaran paj ak bagi Waj ib Paj ak usaha
Nomor ( 1 0) Nmnor ( 1 1 ) · Nomor ( 1 2) Nomor ( 1 3) Nomor ( 1 4) Nomor ( 1 5) Nomor ( 1 6) Nomor ( 1 7) · Nomor ( 1 8) Nomor ( 1 9) �omor (20) *) M E N T E R I KEUANGAN R E P U B L I K I N DO N E S I A 4
-Diisi dengan nama Wajib Paj ak dalam hal yang menandatangani . surat pennohonan perpanjangan j angka waktu . pelunasan pembayaran paj ak bagi Wajib Paj ak usaha kecil/ Waj ib Paj ak di daerah tertentu adalah wakil atau kuasa dari Wajib Paj ak
Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Paj ak Waj ib Paj ak dalam hal yang menandatangani surat permohonan perpanj angan j angka waktu pelunasan pembayaran paj ak bagi Waj ib Paj ak usaha kecil/ Waj ib Pajak di daerah tertentu adalah wakil atau kuasa dari Waj ib Paj ak.
Diisi dengan alamat Wajib Paj ak dalam hal yang
menandatangani surat permohonan perpanj angan j angka waktu
pelunasan pembayaran pajak bagi Waj ib Paj ak usaha
kecil/Waj ib Pajak di daerah tertentu adalah wakil atau kuasa dari Waj ib Paj ak
Diisi dengan jenis pajak (contoh : Paj ak Penghasilan B adan , Paj ak Pertambahan Nilai, Paj ak Penghasilan Pasal 2 1 ) .
Diisi dengan Masa Pajak atau Tahun Paj ak
Diisi dengEm Nomor Ketetapan/ Keputusan / Putusan yang
diaj ukal) permohonan angsuran/ penundaan pembayaran paj ak atau diisi dengan " PPh Pasal 2 9 " dalam hal permohonan perpanj angan j angka waktu pelunasan pembayaran p aj ak diajukan atas SPT Tahunan PPh .
Diisi dengan jumlah paj ak yang masih harus dibayar berdasarkan Ketetapan/ Keputusan/ Putusan .
Diisi dengan tanggal j atuh tempo pembayaran
Ketetapan/ Keputusan/ Putusan yang diaj ukan permohonan perpanj angan j angka waktu pelunasan . pembayaran paj ak bagi Waj ib Paj ak usaha kecil .
Diisi dengan jumlah pajak yang dimohon untuk diperpanj ang j angka waktu pelunasannya.
Diisi dengan j angka waktu yang dimohon untuk diperpanj ang j angka waktu p�lunasannya.
Diisi dengan nama dan tanda tangan pemohon sebagaimana tercantum dalam Nomor (5) .
M E NT E R I KE UANGAN R E P U B L I K I N DO N E S IA
5
-B . CONTOH FORMAT KEPUTUSAN PERSETUJUAN PERPANJANGAN JANGKA WAKTU PELUNASAN PAJAK BAGI WAJIB PAJAK USAHA KECIL/ WAJIB PAJAK DI DAERAH TERTENTU :
Menimbang
Mengingat
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR KEP- . . . ... . ... . . (1 )
TENTANG
PERSETUJUAN PERPANJANGAN JANGKA WAKTU PELUNASAN PAJAK BAGI WAJIB PAJAK USAHA KECIL/
W AJIB PAJAK DI DAERAH TERTENTU*)
DIREKTUR JENDERAL PAJAK,
a. bahwa berdasarkan surat Wajib Paj ak atas nama ... . ... . ... . (2)
nomor. .-. . . ... . . (3) tanggal ... . . (4) yang diterima oleh . . . (5) tanggal . . ... . . (6) berclasarkan lembar pengawasan
arus clokumen nomor . . . : . . . (7) tanggal .. . . (8) tentang
permohonan perpanj angan jangka waktu pelunasan p aj ak bagi Waj ib Paj ak Usaha Kecil/ Waj ib Paj ak eli claerah tertentu*) ;
b . bahwa berclasarkan laporan penelitian perpanjangan j angka waktu pelunasan paj ak bagi Wajib Paj ak Usaha Kedl j Waj ib
Paj ak eli claerah tertentu*) nomor . . . .. .. . (9) tanggal . . . ( 1 0) ;
c . bahwa berclasarkan pertimbangan sebagaimana climaksucl clalam huruf a clan huruf b, perlu menetapkan Keputusan D irektur Jencleral Paj ak tentang Persetujuan Perpanj angan Jangka Waktu Pelunasan Pajak Bagi Wajib Paj ak Usaha Kecil/ Waj ib Paj ak eli claerah tertentu*) ;
1 . Unclang-Undang Nomor 6 Tahun 1 983 tentang Ketentuan Umum clan Tata Cara Perpajakan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1 9 83 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3262) sebagaimana telah beberapa kali cliubah terakhir clengan Undang-Undang Nomor 1 6 Tahun 2009 (Le1nbaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 6 2 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4999) ;
M E NT E R I K E UANGAN R E P U B L I K I N DO N E S IA
6
-2 . Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun -20 1 1 tentang Tata Cara Pelaksanaan Hak dan Pemenuhan Kewajiban Perpaj akan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 20 1 1 Nomor 1 62 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5268) ;
3 . Peraturan Menteri Keuangan Nomor / PMK. 03/ ten tang
Tata Cara Pembayaran dan Penyetoran Pajak;
MEMUTUSKAN:
Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK TENTANG
PERTAMA
KEDUA
PERSETUJUAN PERPANJANGAN JANGKA WAKTU PELUNASAN PAJAK BAGI WAJIB PAJAK USAHA KECIL/WAJIB PAJAK DI DAERAH TERTENTU*) .
Menyetujui memberikan persetujuan kepada:
Wajib Pajak . . . ( 1 1 )
NPWP . . . ( 1 2) Alamat . . . ( 1 3) .
untuk memperpanjang jangka waktu pelunasan paj ak berdasarkan
. . . (1 4) ' Nomor . . . (1 5) Masa/Tahun*) Paj ak . . . (1 6) yang jatuh tempo pada tanggal . . . (1 7) sebesar Rp . . . ( 1 8) dengan ketentuan bahwa jatuh tempo pembayaran paj ak ditunda sampai dengan tanggal . . . (1 9) .
Keputusan Direktur Jenderal ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di . . . (20) pada tanggal . . . (2 1 )
a.n. DIREKTUR JENDERAL PAJAK
. . : . . . (22) '
M E N T E R I K E UANGAN R E P U B L I K I N DO N E S IA
7
-PETUNJUK PENGISIAN SURAT KEPUTUSAN PERSETUJUAN PERPANJANGAN JANGKA WAKTU PELUNASAN PAJAK
BAGI WAJIB PAJAK USAHA KECIL/WAJIB PAJAK DI DAERAH TERTENTU*)
Nomor ( 1 ) Nomor (2) Nmnor (3) Nomor (4) Nomor (5) Nomor (6) Nomor (7) Nmnor (8) Nomor (9) Nomor ( 1 0) Nomor ( 1 1 ) Nomor ( 1 2) Nomor ( 1 3) Nomor ( 1 4) Nomor ( 1 5) Nomor ( 1 6)
Diisi dengan nomor keputusan.
Diisi dengan nama Wajib Pajak yang mengajukan surat permohonan perpanjangan jangka waktu pelunasan paj ak bagi Wajib Pajak usaha kecil/Wajib Pajak di daerah tertentu.
Diisi dengan nomor surat permohonan perpanj angan j angka waktu pelunasan pajak bagi Wajib Pajak usaha kecil/Wajib Pajak di daerah tertentu.
Diisi dengan tanggal surat permohonan perpanj angan j angka waktu pelunasan pajak bagi Wajib Pajak usaha kecil/ Wajib Paj ak di daerah tertentu.
Diisi dengan nama Kantor Pelayanan Paj ak yang menerima surat permohonan perpanjangan jangka waktu pelunasan paj ak bagi Wajib Pajak usaha kecil.
Diisi dengan tanggal surat Wajib Pajak diterima di Kantor Pelayanan Paj ak.
Diisi dengan nomor lembar pengawasan arus dokumen . Diisi dengan tanggal lembar pengawasan arus dokumen .
Diisi dengan nomor laporan penelitian perpanj angan j angka waktu pelunasan pajak bagi Wajib Paj ak usaha kecil/ Waj ib Pajak di daerah tertentu.
Diisi dengan tanggal laporan penelitian perpanj angan j angka waktu pelunasan pajak bagi Wajib Pajak usaha kecil/ Wajib Pajak di daerah tertentu.
Diisi dengan nama Wajib Pajak.
Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak Wajib Paj ak. Diisi dengan alamat Wajib Paj ak.
Diisi dengan STP, SKPKB, SKPKBT, . SK Pembetulan, SK Keberatan, Putusan Banding, atau Putusan Peninj auan Kembali yang diajukan permohonan;
Diisi dengan Nomor STP, SKPKB, SKPKBT, SK Penibetulan, SK Keberatan, Putusan Banding, atau Putusan Peninj auan Kembali yang diajukan permohonan.
Diisi dengan Masa/Tahun Pajak STP, SKPKB, SKPKBT, SK Pembetulan, SK Keberatan, Putusan Banding, atau Putusan Peninjauan Kembali yang diajukan permohonan .
Nomor ( 1 7) Nomor ( 1 8) Nomor ( 1 9) · Nomor (20) Nomor (2 1 ) Nomor (22) Nomor (23) *) M E NT E R I K E U A N GAN R E P U B L I K I N DO N E S I A 8
-Diisi dengan tanggal jatuh tempo STP, SKPKB, SKPKBT, SK Pembetulan, SK Keberatan, Putusan Banding, · atau Putusan
. Peninj auan Kembali yang diajukan permohonan .
Diisi dengan · besarnya utang pajak yang disetujui untuk
diberikan perpanjangan jangka waktu pelunasan.
Diisi dengan tanggal jatuh tempo perpanj angan j angka waktu pembayaran pajak yang disetujui.
Diisi dengan nama kota tempat keputusan diterbitkan. Diisi dengan tanggal keputusan diterbitkan.
Diisi dengan jabatan pejabat yang menandatangani keputusan . Diisi dengan nama, NIP, dan tanda tangan pej abat yang menandatangani keputusan.
Coretj hapus salah satu yang tidak sesuai.
MENTERI KEUANGAN R E P U B L I K I N DO N E S I A
9
-C . -CONTOH FORMAT KEPUTUSAN PENOLAKAN PERPANJANGAN JANGKA WAKTU PELUNASAN PAJAK BAGI WAJIB PAJAK USAHA KECIL/WAJIB PAJAK DI DAERAH TERTENTU:
Mer.�imbang
Mengingat
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR KEP- . . . : . . . , . . . (1 )
TENTANG
PENOLAKAN PERPANJANGAN JANGKA WAKTU PELUNASAN PAJAK BAGI WAJIB PAJAK USAHA KECIL/
WAJIB PAJAK DI DAERAH TERTENTU*)
DIREKTUR JENDERAL PAJAK,
a. bahwa berdasarkan surat Wajib Pajak atas nama . . . (2) ·
nomor .. . . (3) tanggal . . . : . . . (4) yang diteritna oleh
. . . (5) tanggal . . . (6) berdasarkan lembar pengawasan
arus dokumen nomor . . . .... . . (7) tanggal . . . (8) tentang
permohonan perpanjangan jangka waktu pelunasan pajak bagi Wajib Pajak usaha kecil/Wajib Pajak di daerah tertentu*) ;
b . bahwa berdasarkan laporan penelitian perpanj angan j angka waktu pelunasan pajak bagi Wajib Pajak usaha kecil/ Waj ib Pajak di daerah tertentu*) nomor . . . (9) tanggal . . . ... . . ( 1 0) ;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak tentang Perpanjangan Jangka Waktu Pelunasan Pajak Bagi Wajib Pajak Usaha Kecil/Waj ib Paj ak di daerah tertentu*) ;
1 . Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1 983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1 983 Nomor 49 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3262) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 1 6 Tahun 2009 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 62 , Tarribahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4999) ;
2 . Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 20 1 1 tentang Tata Cara
Pelaksanaan Hak dan Pemenuhan Kewaj iban Perpaj akan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 20 1 1 Nomor 1 6 2 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5268) ; 3 . Peraturan Menteri Keuangan Nomor / PMK. 03 /
... . c M E N T E R I K E UANGAN R E P U B L I K I N DO N E S I A 1 0 -MEMUTUSKAN:
Menetapkan : KE:PUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK TENTANG
PERPANJANGAN JANGKA WAKTU PELUNASAN PAJAK BAGI WAJIB PAJAK USAHA KECIL/WAJIB PAJAK DI DAERAH TERTENTU*) .
PERTAMA . Menolak memberikan persetujuan kepada:
KEDUA
Wajib Pajak .. . . ( 1 1 )
NPWP . . . ( 1 2)
Alamat . . . ( 1 3) .
untuk memperpanjang jangka waktu pelunasan paj ak berdasarkan
. . . (1 4) Nomor . . . (1 5) Masa/Tahun*) Paj ak
. . . (1 6) yang jatuh tempo pada tanggal . . . (1 7) sebesar Rp . . . (1 8) dengan ketentuan bahwa j atuh tempo pembayaran pajak dipertahankan tanggal . . . (1 9) .
Keputusan Direktur Jenderal ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di . . . (20) pada tanggal . . . (2 1 )
a.n. DIREKTUR JENDERAL PAJAK . . . (22)
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
1 1
-PETUNJUK PENGISIAN KEPUTUSAN PENOLAKAN PERPANJANGAN JANGKA WAKTU .PELUNASAN PAJAK BAGI WAJIB PAJAK USAHA KECIL/
. WAJIB PAJAK DI DAERAH TERTENTU*) Nomor ( 1 ) Nomor (2) Nomor (3) Nmnor (4) Nomor (5) Nomor (6) Nomor (7) Nomor (8) Nomor (9) Nomor ( 1 0) Nomor ( 1 1 ) Nomor ( 1 2) Nomor ( 13) Nomor ( 1 4) Nomor ( 1 5) Nomor ( 1 6)
Dlisi dengan nomor keputusan.
Diisi dengan nama Waj.ib Pajak yang mengajukan surat permohonan perpanjangan jangka waktu pelunasan pajak bagi Wajib Pajak usaha kecil/Wajib Pajak di daerah tertentu*) .
Diisi dengan nomor surat permohonan perpanj angan j angka waktu pelunasan pajak bagi Wajib Paj ak usaha kecil/ Waj ib Paj ak di daerah tertentu*) .
Diisi dengan tanggal surat permohonan perpanj angan j angka waktu pelunasan pajak bagi Wajib Paj ak usaha kecil/Wajib Pajak di daerah tertentu*) .
Diisi dengan nama Kantor Pelayanan Pajak yang menerima surat permohonan perpanjangan jangka waktu pelunasan paj ak bagi Wajib Pajak usaha kecil/Wajib Pajak di daerah tertentu*) . Diisi dengan tanggal surat Wajib Pajak diterima di Kantor Pelayanan Pajak.
Diisi dengan nomor lembar pengawasan arus dokumen . Diisi dengan tangga.l lembar pengawasan arus dokumen .
Diisi dengan nomor laporan penelitian perpanjangan j angka waktu pelunasan pajak bagi Wajib Pajak usaha kecil/Wajib Pajak di daerah tertentu*)
Diisi dengan tanggal laporan penelitian perpanj angan j angka waktu pelunasan pajak bagi Wajib Paj ak usaha kecil/ Wajib Paj ak di daerah tertentu*)
Diisi dengan nama Wajib Pajak.
Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak Wajib Paj ak. Diisi dengan alamat Wajib Pajak.
Diisi dengan STP, SKPKB, SKPKBT, Keberatan, Putusan Banding, atau Kembali yang diajukan permohonan.
SK Pembetulan, SK Putusan Peninj auan
Diisi dengan Nomor STP, SKPKB, SKPKBT, SK Pembetulan, SK Keberatan, Putusan Banding, atau Putusan Peninj auan Kembali yang diajukan permohonan.
Diisi dengan Masa/Tahun Pajak STP, SKPKB, SKPKBT, SK Pembetulan, SK Keberatan, Putusan Banding, atau Putusan Peninj auan Kembali yang diajukan permohonan .
Nomor ( 1 7) Nomor ( 1 8) Nomor ( 1 9) Nomor (2 0) Nomor (2 1 ) Nomor (22) Nomor (2 3) *)
M E N T E R I I<E UAN GAN R E P U B L I K I N D O N E S I A
1 2
-Diisi dengan tanggal j atuh tempo STP, S KPKB , S KPKBT, S K Pembetulan , S K Keberatan , Putusan B anding, atau Putus an Peninj auan Kembali yang diajukan permohonan .
Diisi dengan besarnya utang paj ak yang clisetujui u ntuk cliberikan perpanj angan j angka waktu pelunasan .
Diisi dengan tanggal j atuh tempo sesuai tanggal j atuh tempo STP, S KPKB , S KPKBT, S K Pembetulan , SK Keberatan , Putus an B anding, atau Putusan Peninj auan Kembali atau Surat Pem beri tahuan .
Diisi dengan nama kota tempat surat keputusan cliterbitkan . Diisi dengan tanggal surat keputusan cliterbitkan .
Diisi clengan j abatan pej abat yang menanclatangani surat keputusan .
Diisi dengan nama, NIP, clan tanda tangan pej ab at yang menandatangani surat keputusan .
Coretj hapus salah satu yang ticlak se suai
M E N Tl�l;:_l K E U A N G A N l� E P U B LJ K I N D O N ES I A ,
tlcl .
BAM BA N G P . S . B l�O DJ O N EG O RO
S alinan sesuai dengan aslinva KEPALA BIRO UI\1U{v.i
-u . b . ;,
KEPA
�
GIAN T. U . KE�
tJ:ENTERIANi
. . ' 1). I
GIARTO . - ,· � 1i
NIP
1 95 0420 1 984Q2 1 Q'
O
l
.. : . .... .... .M E N T E R I K E U A N GAN R E P U B L I K I N DO N E S I A
LAM PI RAN I I
PERATURAN M ENTER! KEUANGAN REPUBL!K INDONESIA N O M O R 2 4 2 / P M K . 0 3 / 2 0 1 4
TENTA N G
TATA CARA PEM BAYARAN DAN PENY ETORAN PAJAK
A. CONTOH FORMAT SURAT PERMOHONAN PEMINDAHBUKUAN :
Nomor Lamp iran:
... ... . ... ... . ... . . ... ... . . . . .... .. . .. . .... ( 1 )
. . . (3)
. . . (2)
Hal Permohonan Pemindahbukuan Yth. Direktur Jenderal Pajak u . b . Kepala KPP . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . .. . .. .. . . . . . (4)
Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama NPWP Alamat Nom or Telepon Hertindak selaku . . . (5) ... . ... . . ... . . ... . . .. .. . . ... . . . (6) . . . . (7) . . . : . . . (8) .
D
PenyetorjWajib BayarD
Pemungut Pajak Menyatakan telah melakukan pembayaran atau penyetoran paj ak sebagai berikut: Nama NPWP Alamat Jenis Paj ak Masa/Tahun Pajak Nomor Ketetapan/ Keputusanj Putusan Nomor Obj ek Paj ak Jumlah Bayar / Setor . . . (9) . . . ... . . ... . . .. . .. . ... . ... ... . . . ( 1 0). .. ... . . ... . . . ... . . ... . .. .. . . .(
1 1)
. .. . . .... .. . . . ... . . . . ' .. .... .. . ... . .. . . .. ... ( 1 2) . . . ( 1 3) . . . · . . . ... .. ... .. . .. . ...(
1 4)
. . . ' · . . . . . . (1 5) . . . ( 1 6) Terhadap pembayaran atau penyetoran tersebut, saya mengajukan permohonan pemindah bukuan. kepada: Nmna NPWP Alamat Jenis Paj ak Masa/Tahun Pajak Nomor Ketetapan/ Keputusanj Putusan Nomor Obj ek Pajak Jumlah yang dimob.onkan Pemindahbukuan .. . . .. .. ... . . . ... . . . ... .. ... . . .. . . ... (1 7) . . .(
1 8)
. . . ( 1 9) . . . (20) . . . (2 1 ) . . . (22) . . . (23) ... ... .. . .... . .. . .. . .... . . . ... . . ... ... .. . ... . . . ... (24)M E N T E R ! K E UAN GAN R E P U B L I I< I N DO N E S IA
2
-Adapun permohonan pemindahbukuan dimaksud sebagai akibat adanya ... ... ... . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . : .. . . · ... (25) Demikian surat permohonan saya sampaikan untuk dapat dipertimbangkan .
. . . .. . . . . .. . . . .. . . . . . (26)
. . . (27)
Keterangan:
1 . Beri tanda X pada
D
yang sesuai.2 . D alam hal surat permohonan ditandatangani oleh kuasa harus dilampir1 surat kuasa khusus.
Nomor ( 1 ) Nomor (2) Nomor (3) Nomor (4) Nomor (5) Nomor (6) Noinor (7) Nomor (8) Nomor (9) Nomor ( 1 0) Nomor ( 1 1 ) Nomor ( 1 2) Nomor ( 1 3) M E N T E R I K E U A N GA N R E P U B L I K I N DO N E S I A 3 -PETUNJUK PENGISIAN
SURAT PERMOHONAN PEMINDAHBUKUAN
f:?
iisi sesuai dengan penomoran surat Wajib Paj ak, jika ada. Diisi dengan nama kota dan tanggal surat permohonan ditandatangani.Diisi dengan jumlah lampiran yang disertakan dalam surat permohonan Wajib Pajak.
Diisi dengan nama dan alamat Kantor Pelayanan Paj ak tempat pembayaran atau penyetoran diadministrasikan.
Diisi dengan nama Penyetor /Wajib Bayar, Pemungut Paj ak yang menandatangani surat permohonan Pemindahbukuan. Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak Penyetor / Wajib Bayar, Pemungut Pajak yang menandatangani surat permohonan Pemindahbukuan.
Diisi dengan alamat Penyetorj Wajib Bayar, Pemungut Paj ak yang rrienandatangani surat permohonan Pemindahbukuan. Diisi dengan nomor telepon Penyetor /Wajib Bayar, Pemungut Paj ak yang menandatangani surat permohonan Pemindahbukuan.
Diisi dengan Nama Wajib Paj ak sesuai dengan yang tercantum dalam SSP, SSPCP, SSP PBB, BPN, Bukti Pbk yang akan dipindahbukukan.
Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak sesuai dengan yang tercantum dalam SSP, SSPCP, SSP PBB, BPN, Bukti Pbk yang akan dipindahbukukan.
Diisi dengan alamat Wajib Pajak sesuai dengan yang tercantum dalam SSP, SSPCP, SSP PBB, BPN, Bukti Pbk yang akan dipindahbukukan.
Diisi dengan jenis pajak sesuai dengan yang tercantum dalam SSP, SSPCP, SSP PBB, BPN, Bukti Pbk yang akan dipindahbukukan (contoh: Pajak Penghasilan Badan, Pajak Pertambahan Nilai, Pajak Penghasilan Pasal 2 1 )
Diisi dengan Masa Pajak atau Tahun Pajak sesuai dengan yang tercantum dalam SSP, SSPCP, SSP PBB, BPN, Bukti Pbk yang akan dipindahbukukan.
Nomor ( 1 4) Nomor ( 1 5) · Nomor ( 1 6) Nomor ( 1 7) Nomor ( 1 8) Nomor ( 1 9) Nomor (20) Nomor (2 1 ) Nomor (22) Nomor (23) Nomor (24) Nomor (25) M E NT E R I K E U A N GAN R E P U B L I K I N D O N E S I A 4
-Diisi dengan Nomor Ketetapan/ Keputusan/ Putusan sesum dengan yang tercantum dalam SSP, SSPCP, BPN, Bukti Pbk yang akan dipindahbukukan.
Dalam hal pembayaran atau penyetoran bukan ditujukan atas Ketetapan/ Keputusan/ Putusan, kolom ini dikosongkan.
Diisi dengan Nomor Objek Pajak PBB yang akan dilakukan pemindah bukuan
Diisi dengan jumlah pembayaran atau penyetoran paj ak sesuai dengan yang tercantum dalam SSP, SSPCP, SSP PBB , BPN, Bukti Pbk yang akan dipindahbukukan.
Diisi dengan nama Wajib Pajak tujuan pemindahbukuan.
Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Paj ak tujuan
Pemindah bukuan.
Diisi dengan alamat Wajib Pajak tujuan pemindahbukuan.
Diisi dengan jenis pajak sesum dengan tujuan Pemindah bukuan.
Diisi dengan Masa Pajak/Tahun Pajak sesuai dengan tt.:tjuan Pemindahbukuan.
Diisi dengan . Nomor Ketetapan/ Keputusan/ Putusan sesum dengan tujuan Pemindahbukuan.
Dalam hal pembayaran atau penyetoran bukan ditujukan atas Ketetapanj Keputusan/ Putusan, kolom ini dikosongkan.
Diisi dengan Nomor Objek Pajak (NOP) Pajak Bumi dan Bangunan tujuan Pemindahbukuan.
Diisi dengan jumlah pajak yang dimohonkan Pemindahbukuan. Diisi dengan salah satu alasan permohonan Pemindahbukuan sebagai berikut:
a. Pemindahbukuan karena adanya kesalahan dalam
pengisian formulir SSP, SSPCP, baik menyangkut Wajib Pajak sendiri maupun Wajib Pajak lain; .
b. Pemindahbukuan karena adanya kesalahan dalam
pengisian data pembayaran pajak yang dilakukan melalui sistem pembayaran pajak secara elektronik sebagaimana tertera dalam BPN;
c. Pemindahbukuan karena adartya kesalahan perekaman atas SSP, SSPCP, yang dilakukan Bank Persepsi/ Pos Persepsij Bank Devisa Persepsi/ Bank Persepsi Mata Uang Asing sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 0 ;
Nomor (26) Nomor (27) M E N T E R I I<E U A N GAN R E P U B L I K I N DO N E S I A 5 -d. Pemindahbukuan karena pengisian Bukti Pbk oleh ·. Pajak;
kesalahan perekaman atau pegawai Direktorat Jenderal
e-. Pemindahbukuan dalam rangka pemecahan setoran pajak dalam SSP, SSPCP, BPN, atau Bukti Pbk menj adi beberapa jenis pajak atau setoran beberapa Wajib Paj ak, dan/ atau
objek pajak PBB;
f. Pemindahbukuan karena jumlah pembayaran pada SSP, BPN, atau Bukti Pbk lebih besar daripada paj ak yang terutang dalam Surat Pemberitahuan, surat ketetapan pajak, Surat Tagihan Pajak, Surat Pemberitahuan Paj ak Terhutang, Surat Ketetapan Pajak PBB atau Surat Tagihan Pajak PBB;
g. Pemindahbukuan karena jumlah pembayaran pada S SPCP
atau Bukti Pbk lebih besar daripada · pajak yang terutang
dalam pemberitahuan pabean impor, dokumen cukai, atau surat tagihan/ surat penetapan; dan
h . Pemindahbukuan karena sebab lain yang diatur oleh
Direktur Jenderal Pajak. Diisi . salah satu:
1 . Penyetor/Wajib Bayar;
2 . Pemungut Pajak; atau
Diisi dengan nama dan tanda tangan pemohon sebagaimana tercantum dalam Nomor (5) .
\
M E NT E R I K E U A N GAN R E P U B L I K I N DO N E S IA
6
-B . CONTOH FORMAT SURAT PERNYATAAN KESALAHAN PEREKAMAN:
· SURAT PERNYATAAN KESALAHAN PEREKAMAN
Yang bertanda tang_ai-1 di bawah ini: Nama NPWP Jabatan Alamat . . . ( 1 ) . . . : . . . (2) . . . (3) . . . (4) Nom or Telepon · · · (5)
· dari Bank/ Pos Persepsi Na1na . . . ... . . ... . . (6)
NPWP . .. . . . ... . . ... . . ... . . (7)
Alamat . . . ... . . ... . . ... . . (8)
Menyatakan bahwa telah melakukan kesalahan perekaman data 1s1an Surat Setoran Paj ak atas nama Wajib Pajak : Nama : . . . (9)
NPWP : . . . .. . . ' .. . . ( 1 0) NTPN : ... . . . ( 1 1 ) Terkait dengan isian
D
NPWPD
Kode Akun Pajak0
NOPD
Masa Pajak0
Nomor ketetapanD
Jumlah PembayaranD Kode J enis Setoran
D
Tahun Paj akIsian SSP yang tertera dalam Bukti Penerimaan Negara yang sudah masuk dalam
MPN adalah: ... . . . ( 1 2) seharusnya . . . ( 1 3) sesuai dengan
isian SSP Waj ib Paj ak. ·
Demikian Surat Pernyataan dibuat untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Pejabat Bank/ Pos Persepsi*)
. . . ( 1 4)
Keterangan:
1 . Beri tanda X pada
D
yang sesuai.2 . D alam hal sur at permohonan ditandatangani oleh kuasa haru s dilampiri surat kuasa khusus .
Nomor ( 1 ) Nomor (2) Nomor (3) Nomor (4) Nomor (5) Nomor (6) Nomor (7) Nomor (8) Nomor (9) Nomor ( 1 0) Nomor ( 1 1 ) Nomor ( 1 2) Nomor ( 1 3) Nomor ( 1 4) M E NT E R I KE U A N GA N R E P U B L I K I N DO N ES I A - 7 ' PETUNJUK PENGISIAN
SURAT PERNYATAAN KESALAHAN PEREKAMAN
Diisi dengan pejabat Bank Persepsi/ Pos Persepsi/ Bank Devisa Per�epsi/ Bank Persepsi Mata Uang ·Asing yang berwenahg menandatangani surat pernyataan kesalahan perekaman.
Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak pej abat Bank Persepsi/ Pos Persepsij Bank Devisa Persepsi/ Bank Persepsi Mata Uang Asing yang menandatangarii surat pernyataan kesalahan perekaman.
Diisi dengan jabatan pejabat Bank Persepsi/ Pos Persepsi/ Bank
Devisa Persepsi/Bank Persepsi Mata Uang Asing yang
menandatangani surat pernyataan kesalahan perekaman.
Diisi dengan alamat pejabat Bank Persepsi/ Pos Persepsi/ Bank Devisa Persepsi/Bank Persepsi Mata Uang Asing yang menandatangani surat pernyataan kesalahan perekaman.
Diisi dengan nomor telepon pejabat · Bank Persepsi/ Pos Persepsi/Bank Devisa Persepsi/Bank Persepsi Mata Uang Asing yang menandatangani surat kesalahan perekaman.
Diisi nama Bank Persepsi/ Pos Persepsi/ Bank Devisa Persepsi/ Bank Persepsi Mata Uang Asing yang melakukan kesalahan perekaman
SSP. . .
Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak Bank Persepsi/ Pos Persepsi/ Bank Devisa Persepsi/ Bank Persepsi Mata Uang Asing yang membuat pernyataan.
Diisi dengan alamat Bank Persepsi/ Pos Persepsi/ Bank Devisa
Persepsi/ Bank Persepsi Mata · Uang Asing yang membuat
pernyataan.
Diisi dengan nama Wajib Pajak yang melakukan
penyetoranj pembayaran pajak melalui Bank Persepsi/ Pos
Persepsi/ Bank Devisa Persepsi/Bank Persepsi Mata Uang Asing.
Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak Wa:jib Paj ak yang melakukan penyetoranj pembayaran pajak nielalui Bank Persepsi/ Pos Persepsi/ Bank Devisa Persepsij Bank Persepsi Mata Uang Asing.
Dijsi dengan Nom or Transaksi Penerima.an N egara.
Diisi dengan elemen data yang telah direkam oleh Bank Persepsi/ Pos Persepsi/Bank Devisa Persepsi/ Bank Persepsi Mata U ang Asing dalam MPN.
Diisi dengan elemen data yang seharusnya direkam oleh Bank Persepsij Pos Persepsi/Bank Devisa Persepsi/ Bank Persepsi Mata Uang Asing sesuai isian SSP yang disampaikan Wajib Paj ak saat melakukan pembayaranjpenyetoran pajak.
Diisi dengan nama pejabat Bank Persepsi/ Pos Persepsi/Bank Devisa Persepsi/ Bank Persepsi Mata Uang Asing, tanda tangan dan cap Bank Persepsi/ Pos Persepsi/ Bank Devisa Persepsi/ Bank Persepsi Mata Uang Asing yang melakukan kesalahan perekaman .
M E N T E R ! K E UANGAN R E P U B L I K I N DO N E S IA
8
-C . -CONTOH FORMAT BUKTI PEMINDAHBUKUAN:
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
. ...( 1 )
BUKTI PEMINDAHBUKUAN Nomor: ... (2)
Berdasarkan penelitian terhadap permohonan Pemindahbukuan dari Wajib Paj ak . . . (3) / berdasarkan pertimbangan Direktur Jenderal Paj ak*) , dengan ini dilakukan Pemindah bukuan: Dari: Nama NPWP Alamat Kode Akun Paj ak Kode Jenis Setoran Jenis Paj ak Masa/Tahun Paj ak Nomor Ketetapan/ Keputusan/ Putusan Nomor Obj ek Paj ak Jumlah Bayar / Setor Tanggal Bayar Kepadaj ke : Nama NPWP Alamat Kode Akun Paj ak Kode J en is Setoran Jenis Paj ak M asajTahun Paj ak . . . (4) . . . · . . . (5) . . . · · · . . . ... . . (6) . . . (7) ' . . . ; . . . (8) . . . � . . . (9) . . . : . . . ( 1 0) . . . ... . . ( 1 1 ) . . . . . . .. .. . . .. . . . . . . . . . .. . . .. . ( 1 2) . . . • •. • . . . ( 1 3) . . . . . . . . ( 1 4) .. . . , . . . ( 1 5) • • • • • • • • • • • • • • • • • • 0 • • • o o o • • • • • • • • • • 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 • • • • • • • ( 1 6) • • • • • • • 0 • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • 0 • • • • • • • • • : • • • • • ( 1 7) • • • • • • • • • • • • • • • • • • • 0 0 0 • • • • • • • • • • • • • • • • • • 0 • • • • • • • • 0 • • • • ( 1 8) ••••••••••••••• 000 00000 0000 •••••••••••• 000 ••••••••• ( 1 9) · · · • o • • · · · • • o • • · · · (20) • O o o o o . 0 0 0 • • • • • • • • • • • • • • 0 0 • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • (2 1 )
Nomor Ketetapanf Keputusan/ Putusan Nomor Obj ek Pajak
M E N T E R I K E U A N GAN R E P U B L I K I N DO N ES IA
9
-. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. (22)
. . . (23)
Jumlah yang dipindahbukukan : Rp ...._. ... (24)
Dengan huruf : . . . (25)
pada tanggal . . . (26)
a.n. DIREKTUR JENDERAL PAJAK . . . (27)
NIP . . . (28)
Keterangan:
Nomor ( 1 )' Nomot (2) Nomor (3) . ,. Nomor (4) Nomor (5) Nomor (6) Nomor (7) Nomor (8) Nomor (9) Nomor ( 1 0) Nomor ( 1 1 ) Nomor ( 1 2) Nomor ( 1 3) Nomor ( 1 4) MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 1 0 -. PETUNJUK PENGISIAN BUKTI PEMINDAHBUKUAN
Diisi dengan kepala surat unit yang menerbitkan Bukti Pbk. Diisi dengan nomor Bukti Pbk.
Diisi dengan identitas Wajib Pajak, nomor
surat permohonan Pemindahbukuan. surat, dan tanggal
Diisi dengan nama Wajib Pajak yarig dilakukan
Pemindahbukuan.
Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak yang dilakukan Pemindahbukuan.
Diisi dengan alamat Wajib Pemindah bukuan.
Pajak yang dilakukan
Diisi dengan kode akun paj ak
Pemindahbukuan sesuai dengan yang SSPCP, BPN, Bukti Pbk.
Diisi dengan kode jenis setoran Pemindahbukuan sesuai dengan yang SSPCP, BPN, Bukti Pbk.
sebelum dilakukan tertera dalam SSP,
se bel urn dilakukan tertera dalam S SP,
Diisi dengan jenis pajak sesuai dengan yang tercantum dalam SSP, SSPCP, BPN, Bukti Pbk yang akan dipindahbukukan (contoh: Pajak Penghasilan Badan, Paj ak Pertambahan Nilai, Paj ak Penghasilan Pasal 2 1 ) .
Diisi dengan Masa Pajak atau Tahun Paj'ak sesuai dengan yang tercantum dalam SSP, SSPCP, BPN, Bukti Pbk yang akan dipindahbukukan.
Diisi dengan Nomor Ketetapanj Keputusan/ Putusan sesuai denga:n yang tercantum dalam SSP, SSPCP, BPN, Bukti Pbk yang akan dipindahbukukan.
Dalam hal pembayaran atau penyetoran bukan ditujukan atas Ketetapan/ Keputusan/ Putusan, koiom ini dikosongkan.
Diisi dengan Nomor Objek Pajak PBB yang akan dilakukan Pemindah bukuan
Jumlah pembayaran atau penyetoran pajak sesuai dengan yang tercantum dalam SSP, SSPCP, BPN, Bukti Pbk yang akan dipindahbukukan.
Diisi dengan tanggal bayar.
·, 1 . ,
Nomor ( 1 5) Nomor ( 1 6 ) Nomor ( 1 7) Nomor ( 1 8) Nomor ( 1 9) Nomor (20) Nomor (2 1 ) Nomor ( 2 2 ) N o m o r ( 2 3 ) Nomor ( 2 4 ) Nomor ( 2 5 ) N o m o r ( 2 6 ) Nomor (27) Nomor (2 8) M E N T E R i t<E U A N GAN R E P U B L I K I N D O N ESIA 1 1
-Diisi dengan nama Waj ib Paj ak tujuan pemindahbukuan .
Diisi dengan Nomor Pokok Waj ib Paj ak tt:tjuan
pemindahbukuan .
Diisi dengan alamat Waj ib Paj ak tujuan p emindahbuku an .
Diisi dengan Kode Akun Paj ak tujuan pemindahbukuan yang dikehendaki Waj ib Paj ak atau berdasarkan p ertimban gan Direktur Jenderal Paj ak.
Diisi dengan Kode Jenis Setoran tujuan pemindahbukuan yang dikehendaki Wajib Paj ak atau berdasarkan p ertimbangan Direktur Jenderal Paj ak.
Diisi dengan j en is paj ak sesum dengan tujuan
pemindahbukuan .
Diisi dengan Masa Paj ak/ Tahun Paj ak se suai dengan tujuan
pemindahbukuan .
Diisi dengan Nomor Ketetapan j Keputusan j Putusan se suai dengan tujuan pemindahbukuan .
Diisi dengan Nomor Obj ek Paj ak (NOP) Paj ak Bumi d an Bangunan tujuan pemindahbukuan .
Diisi dengan jumlah p aj ak yang dipindahbukukan cl alam angka.
Diisi dengan jumlah p aj ak yang dipindahbukukan dalam huruf. Diisi dengan tanggal pemindahbukuan oleh p ej ab at yang berwenang
Diisi dengan nama j abatan dalam Direktorat Jenderal Paj ak yang melakukan pemindahbukuan
Diisi dengan nama, tanda tangan dan NIP p ej ab at yang menandatangani Bukti Pbk.
M E N TI3.: 1�1 K E U A N G A N l�E P U B LI K I N D O N E S I A ,
ltd .
BAM BA N G P . S . B I�O DJ O N EG O RO S alinan sesuai dengan. a�)inya
KEPALA BIRO UMUM .
u . b .
KEPALA BAGIAN T. U . KEMENTERIAN
�
t ' ·.''GIARTO
-�
·./�'
M E NT E R I K E UAN GAN R E P U B L I K I N DO N E S IA
LAM PI RAN I I I
PERATURAN M ENTER! KEUANGAN REPUBLIK I N D O N ES I A N O M OR 2 4 2 / PM K . 0 3 / 2 0 1 4
TENTANG
TATA CARA PEMBAYARAN DAN P E NY ETOAN PAJAK
A. CONTOH FORMAT SURAT PERMOHONAN PENGANGSURAN PEMBAYARAN PAJAK:
Nomor La1npiran:
. . . : . . . : . . . ( 1 ) . . . ; . . . (2)
. ' . • . . . (3)
Hal Permohonan Pengangsuran Pembayaran Pajak Yth. Direktur Jenderal Pajak u.b. Kepala KPP . . . . . . . .. . ··· · · · ·. · · · (4)
Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama NPWP . Jabatan Alamat Nom or Telepon Bertindak selaku . . . . : . . . (5) . . . . (6) . . : . . . (7) . . . (8) . . . : .. . . • . . . (9)
D
Wajib PajakD
WakilD
Kuasa dari W aj i b Pajak . Nama : . . . ; . . . ( 1 0) NPWP : . . . (1 1 ) NOP : . . . ( 1 2) Alamat : · . . . : . . . ( 1 3)Menyatakan masih mempunyai Utang Pajak berdasarkan:
D
STPD
SK PembetulanD
Putusan Peninj auan Kembali. D
SKPKBD
SKPKBTsebagai berikut: ·
Jenis · M asajTahun
Paj al{ Paj al{ ·
( 1 4) ( 1 5)
D
SK KeberatanD
Putusan Banding Nomor Ketetapan / Keputusm� / Putusan ( 1 6)D
SPPT PBB / SKP PBB*)D
SPT Tahurian PPhJumlah Paj ak Yang
Tanggal
Masih Harus Dibayar
(Rp) Jatuh Tempo
M E NT E R ! Kt: UANGAN R E P U B L I K I N DO N E S I A
2
-Terhadap Utang Pajak tersebut, saya mengajukan permohonan pengangsuran
pembayaran paj ak sebesar Rp ...( l 9) selama ...
. .
....
. (20) bulan denganpembayaran angsuran per bulan sebesar Rp ...(2 1 ) .
Demikian surat permohonan kami sampaikan untuk dapat dipertimbangkan. Wajib Pajak/ Wakil/ Kuasa*)
. . . .. . . (22)
Keterangan:
1 . Beri tanda X pada
D
'yang sesuai.2 . Dalam hal surat permohonan ditandatangani oleh kuasa harus dilampiri surat
kuasa khusus.
Nomor ( 1 ) Nomor (2) Nomor (3) Nomor (4) Nomor (5) Nomor (6) Nomor (7) Nomor (8) Nomor (9) Nompr
( 10)
Nomor ( 1 1 ) Nomor ( 1 2) M E NT E R I KEUANGAN R E P U B L I K I N DO N E S I A 3 -PETUNJUK PENGISIANSURAT PERMOHONAN PENGANGSURAN PEMBAYARAN PAJAK
Qiisi sesuai dengan penomoran surat Wajib Paj ak, jika ada. Diisi dengan nama kota dan tanggal surat permohonan ditandatangani.
Diisi dengan jumlah lampiran yang disertakan dalam surat permohonan Wajib Pajak.
Diisi dengan nama dan alamat Kantor Pelayanan Paj ak tempat Wajib Pajak terdaftar dan/ atau tempat Pengusaha Kena Paj ak dikukuhkan.
Diisi dengan nama Wajib Pajakjwakilj kuasa yang menandatangani surat permohonan pengangsuran pembayaran paj ak.
Pengertian wakil adalah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 Undang�Undang KUP.
Diisi · dengan Nomor Pokok Wajib Paj ak Waj ib
Pajakjwakilj kuasa yang menandatangani surat permohonan pengangsuran pem bayaran paj ak.
Diisi denga:n jabatan wakilj kuasa yang menandatangani surat permohonan pengangsuran pembayaran pajak.
Dalam hal permohonan diajukan oleh Wajib Paj ak orang pribadi, Nomor (7) tidak perlu diisi.
Diisi dengan alamat Wajib Paj akjwakil/ kuasa yang
meriandatangani surat permohonan pengangsuran pembayaran pajak.
Diisi dengan nomor telepon Wajib Pajakjwakil/ kuasa yang menandatangani surat permohonan .pengangsuran pembayaran paj ak.
Diisi dengan nama Wajib Pajak dalam hal yang menandatangani surat pennohonan pengangsuran pembayaran pajak adala.h wakil atau kuasa dari Wajib Paj ak.
Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak Wajib Paj ak, dalam hal yang menandatangani surat permohonan pengangsuran pembayaran pajak adalah wakil atau kuasa dari Wajib Paj ak. Diisi dengan Nomor Objek Pajak Wajib Pajak yang mengajukan permohonan pengangsuran pembayaran paj ak.
Nomor ( 1 3) Nomor ( 1 4) Nomor ( 1 5) Nomor ( 1 6) Nomor ( 1 7) Notnor ( 1 8) Nomo:r ( 1 9) Nomor (20) Nomor (2 1 ) Nomor (22) M E N TE R I K E UA N GAN REPUBLIK I N DO N E S I A 4
-Diisi dengan alamat Wajib Pajak apabila yang menandatangani surat permohonan pengangsuran pembayaran pajak adalah wakil atau kuasa dari Wajib Pajak.
Diisi dengan jenis pajak yang akan dilakukan pengangsuran (contoh: Pajak Penghasilan Badan, Paj ak Pertambahan Nilai, Pajak Penghasilan Pasal .2 1 ) .
Diisi dengan Masa Pajak atau Tahun Pajak yang akan dilakukan pengangsuran.
Diisi dengan Nonior Ketetapanj Keputusanj Putusan yang diajukan permohonan pengangsuran pembayaran pajak atau diisi dengan "PPh Pasal 29" dalam hal permohonan pengangsuran pembayaran pajak diajukan atas SPT Tahunan PPh.
Diisi dengan jumlah pajak yang masih harus dibayar berdasarkan Ketetapan/ Keputusan/ Putusan.
Diisi dengan tanggal jatuh tempo pembayaran Ketetapanj Keputusan/ Putusan yang diajukan permohonan pengangsutan pembayai-an pajak.
Diisi dengan jumlah . pajak yang dimohon untuk diperpanj ang j angka waktu pelunasannya dan dilakukan pengangsuran.
Diisi dengan jangka waktu yang dimohon untuk diperpanj ang jmi.gka waktu pelunasannya.
Diisi dengan jumlah angsuran per bulan yang dimohonkan oleh W ajib Pajak.
Diisi dengan nama dan tanda tang an pemohon se bagaimana tercantum dalam Nomor (5) .
M E NT E R ! K E UA N GAN REPUBLIK I N D O N E S I A
5
-B . CONTOH FORMAT SURAT PERMOHONAN PENUNDAAN PEM-BAYARAN PAJAK: Nomor
Lampiran:
. 0 . . . 0 0:. 0 0 0 0 . 0 . 0 . . . . 0 0 0 0 . . . 0 0 0 . . . 0 0 0 . . 0 0 . . . . 0 ( 1 ) 0 . . . 0 0 . . . . 0 . . 0 . 0 . 0 ...(2)
. . . :0 . . . . 0 0 0 . 0 . . . 0 0 0 0 . 0 0 . . . 0 . 0 . . . 0 0 0 0 (3)
Hal Pennohonan Penundaan Pembayaran Pajak
Ytho Direktur Jenderal Paj ak
.u.b. Kepala KPP · · o· o · · · ·o • o · · o • o o o o o • o • • o o o o o o o o
0 0 0 0 0 0. 0 0. 0 . 0 . 0. 0 . 0 0 0 0 0 0' 0 0 0 . 0 0 .. 0 0 0. 0 0 0 0 0 0 0 . 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 (4)
Yang bertanda tangan eli bawah ini:
Nama NPWP Jabatan Alamat · Nom or Telepon Bertindak selaku 0 0 0 0 0 0 .. 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 . 0 0 0 0 0 0 0 0 . 0 0 0 0 0 0 o . o 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 (5) . 0 0 0 0 0 o·o 0 0 0 0 0:0 0 � 0 0 0 0 0 0 0 0 . 0 0 0 0 0 •. o 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 ' 0 0 0 0 0 0 ( 6) 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 o: 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0. 0 0 0 (7) . 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 , " 0 0 0 0 0 o o o o o •o o 0 0 0 0 0 o .o o 0 0 o o o 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 (8) 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 . 0 0 0 0 0 0 0 . . 0' 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 . 0 0 0 0 0 0 0 0 0 (9)
D
Wajib PajakD
WakilD
Kuasa dari Wajib PajakNama : o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o . o o o o o . . . o . o o o o o o o o o o o o o · ( 1 0)
NPWP : o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o . " o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o . ( 1 1 ) NOP : o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o · · · · o o o o o o o o o o . ( 1 2) · Alamat : 0 0 ° 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 o O O O O O O o O o o o . o o o o o o • o o o o o o o o o o o ( 1 3)
Menyatakan masih mempunyai Utang Pajak berdasarkan: ·
D
STPD
SK PembetulanD
Putusan Peninj auan KembaliD
SKPKBD
SKPKBT· se bagai berikut:
D
SK KeberatanD
Putusan BandingJenis M asajTahun Nomor Ketetapan/
Paj al<: Pqj ak Keputusanj Putu san
( 1 4) ( 1 5) ( 1 6)
D
SPPT PBB/ �KP PBB*)D
SPT Tahunan PPh. Jumlah Paj ak Yang
Tanggal
Masih Harus Dibayax
(Rp) Jatuh Tempo
M E NT E R I K E UA N GA N R E P U B L I K I N D O N E S IA
6
-Terhadap Utang Paj ak tersebut, saya mengajukan permohonan penundaan
pembayaran paj ak sebesar Rp . . . ( 1 9) selama ...(20) bulan.
Demikian surat permohonan kami sampail�an untuk dapat dipertimbangkan. Wajib PajakjWakil/ Kuasa*)
. . . (2 1 )
Keterangan:
1 . Beri tanda X pada
D
yang sesuai.2 . Dalam hal surat permohonan ditandatangani oleh kuasa harus dilampiri surat kuasa khusus.
*) Coretj hapus yang tidak sesuai
Nomor ( 1 ) Nomor (2) Nomor (3) Nomor (4) Nomor (5) Nomor (6) Nomor (7) Nomor (8) Nomor (9) Nomor ( 1 0) Nom.or ( 1 1 ) Nomor ( 1 2) M E NTE R I K E U A N GAN R E P U B L I K I N DO N E S I A 7 -PETUNJUK PENGISIAN
SURAT PERMOHONAN PENUNDAAN PEMBAYARAN PAJAK
piisi sesuai dengan penomoran surat Wajib Pajak, j ika ada.
. Diisi dengan nama kot.a dan tanggal surat permohonan ditandatangani.
Diisi dengan jumlah lampiran yang disertakan dalam surat permohonan Wajib Pajak.
Diisi dengan nama dan alamat Kantor Pelayanan Paj ak tempat Wajib Pajak terdaftar dan/ atau tempat Pengusaha Kena Pajak dikukuhkan.
Diisi dengan nama Wajib Pajakj wakilj kuasa. yang
menandatangani surat permohonan perpanjangan j angka waktu pelunasan pembayaran pajak.
Pengertian wakil adalah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 Undang-Undang KUP.
Diisi · dengan Nomor Pokok Wajib Paj ak Waj ib
Pajakjwakilj kuasa yang menandatangani surat permohonan penundaan pembayaran pajak.
Diisi dengan jabatan wakilj kuasa yang menandatangani surat permohonan penundaan pembayaran pajak.
Dalam hal permohonan diajukan oleh Wajib . Paj ak orang pribadi, Nomor (7) tidak perlu diisi.
Diisi dengan alamat Wajib Pajakjwakilj kuasa yang
menandata:ilgani surat permohonan penundaan pembayaran paj ak.
Diisi dengan nomor telepon Wajib Paj akjwakilj kuasa yang menandatangani surat permohonan penundaan pembayaran pajak.
Diisi dengan nama Wajib Pajak yang meng8jukan permohonan dalam hal yang menandatangani surat permohonan penundaan pembayaran pajak adalah wakil atau kuasa dari Wajib Paj ak.
Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak Wajib Paj ak yang mengajukan permohonan, dalam hal yang menandatangani surat permohonan penundaan pembayaran pajak adalah wakil atau kuasa dari Wajib Pajak.
Diisi dengan Nomor Objek Pajak Wajib Paj ak yang mengajukan permohonan penundaan pembayaran pajak.
Nomor ( 1 3) Nomor ( 1 4) Nomor ( 1 5) Nomor ( 1 6) Nomor ( 1 7) Nomor ( 1 8) Nomor ( 1 9) Nomor (20) Nomor (2 1 ) M E N T E R I K E U A N GA N R E P U B L I K I N DO N E S I A 8
-Diisi dengan alamat Wajib Paj ak yang mengajukan permohonan
. apabila yang menandatangani surat permohonan penundaan pembayaran paj ak adalah wakil atau kuasa dari Wajib Paj ak. Diisi dengan j enis pajak yang akan dilakukan penundaan (contoh: Paj ak Penghasilq.n Badan, Paj ak Pertambahan Nilai, Paj ak Penghasilan Pasal 2 1 ) .
Diisi dengan Masa Paj ak atau Tahun Paj ak yang akan dilakukan penundaan.
Diisi dengan Nomor Ketetapani Keputusan i Putusan yang diajukan permohonan penundaan pembayaran paj ak atau diisi dengan " PPh Pasal 29" dalam hal permohonan penundaan pembayaran pajak diajukan atas SPT Tahunan PPh .
D iisi dengan jumlah paj ak yang masih harus dibayar berdasarkan Ketetapan I Kepu tusan I Pu tusan .
Diisi dengan tanggal j atuh tempo pembayaran Ketetapani Keputusani Putusan yang diajukan permohonan penundaan pembayaran pajak.
Diisi dengan jumlah paj ak yang dimohon untuk ditunda j angka waktu pelunasannya.
Diisi dengan jangka waktu yang dimohon untuk ditunda j angka waktu pelunasannya.
Diisi dengan nama dan tanda tangan pemohon . sebagaimana tercantum dalam Nomor (5) .
M E N T E R I K E U A N G A N R E P U B L I I< I N DO N E S I A
9
-C . -C O NTOH FORMAT KEPUTUSAN PERSETUJUAN PENGANGSURAN PEMBAYARAN PAJAK:
Menimbang
Mengingat
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR KEP� . . . : . . . (1 )
TENTANG
PERSETUJUAN PENGANGSURAN PEMBAYARAN PAJAK DIREKTUR JENDERAL PAJAK,
a. bahwa berdasarkan permohonan Waj ib Paj ak atas nama
. . . (2) nomor. . . (3) tanggal . . . (4) yang diterima.
oleh . . . (5) tanggal . . . (6) berdasarkan lembar pengawasan arus dokumen nomor . . ... ... . . .. (7) tanggal . . . (8)
tentang permohonan pengangsuran pembayaran paj ak;
b . bahwa berdasarkan laporan penelitian pengangsuran pembayaran paj ak nomor . . . (9) tanggal . . . ( 1 0) ;
c . bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dilnaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan D irektur Jenderal Paj ak tentang Persetujuan Pengangsuran Pembayaran Paj ak;
1 . Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1 9 83 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpaj akan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1 983 Nomor 49 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3262) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 1 6 Tahun 2009 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 62 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4999) ; 2 . Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1 9 83 tentang Paj ak Penghasilan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1 9 83 Nomor 5 0 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3 263) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 1 33 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4893) ;
3 . Peraturan Menteri Keuangan Nomor / PMK. 0 3 /
Tata Cara Pembayaran dan Penyetoran Paj ak;
ten tang
M E NT E R I f< E U A N GAN R E P U B L I K I N D O N E S I A
1 0 -MEMUTUSKAN :
Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK TENTANG
PERTAMA
PERSETUJUAN PENGANGSURAN PEMBAYARAN PAJAK.
Memberikan persetujuan kepada:
Waj ib Paj ak . . . ( 1 1 )
NPWP . . . .
.
. . .. .
. . . ( 1 2)Alamat . . . ( 1 3) .
untuk melakukan pengangsuran pembayaran paj ak berdasarkan
. . . (1 4) Nomor . . . .
.
. . . . (1 5) Masa/Tahun*) Paj ak. . . (1 6) yang j atuh tempo pada tanggal . . . .
.
. . . . (1 7) sebesarRp . . . ( 1 8) dengan ketentuan bahwa jumlah p aj ak yang
dapat diangsur adalah sebesar Rp . . . , . . . . ( 1 9) selama .. . . (20)
bulan dengan rincian pembayaran angsuran per bulan :
Angsuran ke- Jumlah Jatuh tempo Saldo Utang Sanksi
(2 1 )
KEDUA
angsuran (Rp) Pembayaran administrasi
(22) (23) (24) (25)
Keputusan Direktur Jenderal Paj ak ini mulai berlaku sej ak tanggal ditetapkan .
Ditetapkan di . . . . .
.
. . . (26) pada tanggal . ..
. . . ..
. . . (27) a. n . DIREKTUR JENDERAL PAJAK· ·
:
· · · ···(
28)
Nomor ( 1 ) Nomor (2) Nomor (3) Nomor (4) Nomor (5) Nomor (6) Nomor (7) Noinor (8) Nomor (9) Nomor ( 1 0) Nomor ( 1 1 ) Nomor ( 1 2) Nomor ( 1 3) Nomor ( 1 4) Nomor ( 1 5) Nomor ( 1 6) Nomor ( 1 7) M E N T E R I K E U A N GA N R E P U B L I I< I N D O N E S I A 1 1
-PETUNJUK PENGISIAN SURAT KEPUTUSAN
PERSETUJUAN PENGANGSURAN PEMBAYARAN PAJAK Diisi dengan nomor keputusan .
Diisi dengan nama Wajib Paj ak yang mengajukan surat permohonan pengangsuran pembayaran paj ak.
Diisi dengan nomor surat permohonan pengangsuran pembayaran paj ak.
Diisi dengan tanggal surat permohonan pengangsuran
pembayaran pajak.
Diisi dengan nama Kantor Pelayanan Paj ak yang menerima surat permohonan pengangsuran pembayaran paj ak Waj ib Paj ak.
Diisi dengan tanggal surat Waj ib Paj ak diterima di Kantor Pelayanan Paj ak.
Diisi dengan nomor lembar pengawasan arus dokumen . Diisi dengan tanggal lembar pengawasan arus dokumen .
Diisi dengan nomor laporan . penelitian pengangsuran pembayaran pajak.
D iisi dengan tanggal laporan penelitian pengangsuran
pembayaran paj ak.
Diisi dengan nama Wajib Pajak.
D iisi dengan Nomor Pokok Wajib Paj ak Waj ib Paj ak Diisi dengan alamat Waj ib Paj ak.
Diisi dengan STP, SKPKB , SKPKBT, SK Pembetulan, SK Keberatan, Putusan Banding, SPPT PBB / SKP PBB , Putusan Peninj auan Kembali, atau kurang bayar berdasarkan S PT Tahunan Paj ak Penghasilan yang diajukan permohonan .
Diisi denga:n Nomor STP, SKPKB , SKPKBT, SK Pembetulan, SK Keberatan, Putusan Banding, SPPT PBB / SKP PBB atau Putusan Peninjauan Kembali yang diajukan· permohonan .
Diisi dengan Masaj Tahun Paj ak STP, SKPKB , SKPKBT, S K Penibetulan, SK Keberatan, Putusan Banding, S PPT PBB / SKP PBB , Putusan Peninj auan Kembali atau Tahun Paj ak S PT Tahunan PPh yang diajukan permohonan .
Diisi dengan tanggal j atuh tempo STP, SKPKB , SKPKBT, SK Pembetulan, SK Keberatan, Putusan Banding, S PPT PBB j SKP PBB , Putusan Peninjauan Kembali atau Kurang B ayar S PT Tahunan PPh yang diajukan permohonan .
· Nomor ( 1 8) Nomor ( 1 9) Nomor (20) Nomor (2 1 ) Nomor (22) Nomor (23) Nomor (24) Nomor (25) Nomor (26) Nomor (27) Nomor (28) Nmnor (29) *
)
M E N T E R I K E U A N G A N R E P U B L I K I N D O N E S I A 1 2-Diisi dengan besarnya utang paj ak sesuai dengan STP, S KPKB , SKPKBT, SK Pembetulan, SK Keberatan, Putusan B anding, S_PPT PBB / SKP PBB , Putusan Peninj auan Kembali atau kurang bayar dalam SPT Tahunan PPh .
Diisi dengan jumlah paj ak yang disetujui diangsur. Diisi dengan jangka waktu pengangsuran p aj ak.
Diisi sesuai dengan periode angsuran yang akan dilakukan . Diisi sesuai dengan jumlah pembayaran angsuran yang dilakukan.
Diisi dengan tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran .
Diisi dengan saldo utang pajak setiap kali dilakukan angsuran . Diisi dengan jumlah sanksi administrasi yang dihitung berdasarkan peraturan perundang-undangan perpaj akan .
Diisi dengan tempat penerbitan Surat Keputusan .
Diisi dengan tanggal penerbitan Surat Keputusan .
D iisi dengan nama jabatan yang menandatangani keputusan . Diisi dengan nama, NIP, dan tanda tangan pej abat yang menandatangani keputusan.
Coretj hapus yang tidak sesuai.
M E N T E R ! K E U A N G A N R E P U B L I K I N DO N E S I A
13
-D . CONTOH FORMAT KEPUTUSAN PERSETUJUAN PENUN-DAAN PEMBAYARAN PAJAK :
Menimbang
Mengingat
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR KEP- . . . : . . . ( 1 ) TENTANG
PERSETUJUAN PENUNDAAN PEMBAYARAN PAJAK
DIREKTUR JENDERAL PAJAK,
a. bahwa berdasarkan permohonan Waj ib Paj ak atas nama
. . . (2) nomor . . . (3) tanggal . . : . . . (4) yang diterima.
oleh . . . (5) tanggal . . . (6) berdasarkan lembar
pengaw:asan arus dokumen nomor . . . ... . . . (7) tanggal . . . (8) tentang permohonan penundaan pembayaran paj ak;
b. bahwa berdasarkan laporan penelitian penundaan pembayaran
paj ak nomor . . . (9) tanggal . . . ( 1 0) ;
c . bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam
huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Paj ak tentang Persetujuan Penundaan Pembayaran Paj ak;
1 . Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1 983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1 9 83 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3262) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 1 6 Tahun 2009 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 6 2 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4999) ;
2 . Undang-Undang Nomor 7 Tahun
1983 tentang Pajak Penghasilan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1 9 8 3 Nomor 5 0 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3 2 63) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 1 3 3 , Tambahan Le1nbaran Negara Republik Indonesia Nomor 4893) ;3 . Peraturan Menteri Keuangan Nomor / PMK. 03 / ten tang
Tata Cara Pembayaran dan Penyetoran Paj ak;
M E NTE R I K E U A N G A N R E PU BLI K I N D O N E S I A
14
-MEMUTUSKAN :
Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK TENTANG
PERTAMA
KEDUA
PERSETUJUAN PENUNDAAN PEMBAYARAN PAJAK.
Memberikan persetujuan kepada:
Waj ib Paj ak . . . ( 1 1 )
NPWP . . . ( 1 2) Alamat . . . ( 1 3) .
untuk melakukan penundaan pembayaran paj ak berdasarkan
. . . (1 4) Nomor . . . (1 5) Masa/Tahun*) Paj ak
. . . ( 1 6) yang j atuh tempo pada tanggal . . . (1 7) sebesar Rp . . . (1 8) dengan ketentuan bahwa jumlah paj ak yang dapat
ditunda pembayarannya adalah sebesar Rp . . . ... . 1 9)
selan1.a ... ... (20) sehingga pembayaran akan dilakukan
pada . . . (2 1 ) , dengan sanksi administrasi sebesar Rp . . . : . . . (22) . Keputusan Direktur Jenderal ini mulai berlaku sej ak tanggal ditetapkan .
Ditetapkan di . . . (23) pada tanggal . . . (24)
a. n . DIREKTUR JENDERAL PAJAK
. . . (25)
M E N TE R I K E U A N GA N R E P U B L I K I N D O N E S I A
15
-PETUNJUK PENGISIAN
SURAT KEPUTUSAN · PERSETUJUAN PENUNDAAN PEMBAYARAN PAJAK
Nomor ( 1 ) Nomor (2) Nmnor (3) Nomor (4) Nomor (5) Nomor (6) Nomor (7) Nomor (8) Nomor (9) Nomor ( 1 0) Nomor ( 1 1 ) Nmnor ( 1 2) Nomor ( 1 3) Nomor ( 1 4) Nomor ( 1 5) Nomor ( 1 6) Nomor ( 1 7)
Diisi dengan nomor keputusan .
Qiisi dengan nama Wajib Paj ak yang mengaj ukan surat permohonan penundaan pembayaran paj ak.
Diisi dengan nomor surat permohonan penundaan pembayaran pajak.
Diisi dengan tanggal surat permohonan
pembayaran pajak.
penundaan
Diisi dengan nama Kantor Pelayanan Paj ak yang menerima surat permohonan penundaan pembayaran paj ak Waj ib Paj ak.
Diisi dengan tanggal surat Wajib Paj ak diterima di Kantor Pelayanan Paj ak.
Diisi dengan nomor lembar pengawasan arus dokumen . Diisi dengan tanggal lembar pengawasan arus dokumen .
Diisi dengan nomor laporan penelitian penundaan pembayaran paj ak bagi Waj ib Pajak.
Diisi dengan tanggal laporan penelitian penundaan pembayaran pajak bagi Wajib Paj ak.
Diisi dengan nama Wajib Pajak.
Diisi dengan Nomor Pokok Waj ib Paj ak Waj ib Paj ak. Diisi dengan alamat Wajib Paj ak.
Diisi dengan STP, SKPKB , SKPKBT, SK Pembetulan, S K Keberatan, Putusan Banding, SPPT PBB j SKP PBB , Putusan Peninj auan Kembali, atau Kurang Bayar berdasarkan SPT Tahunan Paj ak Penghasilan yang diajukan permohonan .
Diisi dengan Nomor STP, SKPKB , SKPKBT, SK Pembetulan, SK Keberatan, Putusan Banding, SPPT PBB / SKP PBB atau Putusan Peninj auan Kembali yang diajukan permohonan .
Diisi dengan MasajTahun Paj ak STP, SKPKB , S KPKBT, · SK
Pembetulan, SK Keberatan, Putusan Banding, S PPT PBB / SKP PBB , Putusan · Peninj auan Kembali, atau Tahun Paj ak S PT
Tahunan PPh yang diajukan permohonan .
Diisi dengan tanggal j atuh tempo STP, SKPKB , SKPKBT, SK Pembetulan, SK Keberatan, Putusan Banding, SPPT PBB / S KP PBB , Putusan Peninj auan Kembali atau j atuh tempo Pembayaran PPh Tahunan yang diajukan permohonan .
Nomor ( 1 8) Nomor ( 1 9) " .. Nomor (20) Nomor (2 1 ) Nmnor (22) . Nomor (23) Nmnor (24) Nomor (25) Nomor (26) *) M E N T E R ! K E UAN GAN R E P U B L I K I N DO N E S I A 1 6
-Diisi dengan besarnya utang pajak sesuai dengan STP, SKPKB,
· SKPKBT, SK Pembetulan, SK Keberatan, Putusan Banding,
SPPT PBB / SI\:P PBB, Putusan Peninjauan Keinbali atau SPT Tahunan PPh.
Diisi dengan jumlah pajak yang disetujui ditunda . Diisi dengan jangka waktu penundaan pajak.
· Diisi dengan tanggal pelunasan pajak.
Diisi dengan jumlah sanksi . administrasi sesum dengan peraturan perundang-undangan perpajakan.
Diisi dengan tempat penerbitan keputusan. Diisi dengan tanggal penerbitan keputusan.
Diisi dengan nama jabatan yang menandatangani keputusan . Diisi dengan · nama, NIP, dan tanda tangan pej abat yang menandatangani keputusan.
Coret/ hapus yang tidak sesuai.
M ENTE R I KE UANGAN R E P U B L I K I N D O N E S I A
1 7
-E . CONTOH FORMAT KEPUTUSAN PENOLAKAN PENGANGSURAN /
PENUNDMN*) PEMBAYARAN PAJAK:
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR KEP- . . . (1 ) TENTANG
PENOLAKAN PENGANGSURAN/ PENUNDAAN*) PEMBAYARAN PAJAK
Menimbang
Mengingat
DIREKTUR JENDERAL PAJAK,
a . bahwa berdasarkan permohonan Waj ib Paj ak atas nama
. . . (2) nomor. . . (3) tanggal . . ; . . . (4) yang diterima oleh . . ; . . . (5) tanggal . . . (6) berdasarkan lembar pengawasan arus dokumen nomor . .. . .... . . (7) tanggal . . . (8)
tentang permohonan penundaan pembayaran paj ak;
b. bahwa berdasarkan laporan penelitian pengangsuran /
penundaan*) · pembayaran pajak nomor . . . (9) tanggal
. . . ( 1 0) ;
c . bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam
huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan D irektur Jenderal Paj ak tentang Penundaan Pembayaran Paj ak;
1 . Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1 983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpaj akan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1 9 83 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3262) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 1 6 Tahun 2009 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 62 ,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4999) ;
. 2 . Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1 9 83 tentang Paj ak Penghasilan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1 9 83 Nomor 5 0 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nmnor 3 263) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 1 3 3 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4893) ;
3 . Peraturan Menteri Keuangan Nomor / PMK. 03 /
Tata Cara Pembayaran dan Penyetoran Paj ak;
ten tang
M E N T E R I KE UANGAN R E P U B L I K I N DO N E S I A
- 1 8 �
MEMUTUSKAN :
Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK TENTANG PENOLAKAN PENGANGSURAN / PENUNDAAN*) PEMBAYARAN PAJAK.
PERTAMA
KEDUA
bahwa berdasarkan penditian terhadap permohonan untuk mengangsurj menunda*) pembayaran utang paj ak yang diaj ukan oleh : Waj ib Paj ak NPWP Alamat . . . ( 1 1 ) . . . ( 1 2) . . . : . . . ( 1 3) .
untuk melakukan pengangsuran j penundaan*) pembayaran paj ak berdasarkan . . . ( 1 4) Nomor . . . ( 1 5) Masa/Tahun*) Paj ak
. . . ( 1 6) yang j atuh tempo pada tanggal . . . (1 7) sebesar
Rp . . . ( 1 8) , dengan ini dinyatakan ditolak.
Keputusan · Direktur Jenderal ini mulai berlaku pada tanggal
ditetapkan .
Ditetapkan di . . . ( 1 9) pada tanggal . . . (20 a.n. DIREKTUR JENDERAL PAJAK
· ·'· · · · . . . ... . . .. (2 1 )
M E NT E R I KE UANGAN R E P U B L I K I N DO N E S I A
19
-PETUNJUK PENGISIAN SURAT KEPUTUSAN
PENOLAKAN PENGANGSURAN/ PENUNDAAN*) PEMBAYARAN PAJAK
Nomor ( 1 ) Nomor (2) Nomor (3) Nomor (4) Nomor (5) Nomor (6) Nmnor (7) Nomor (8) Nomor (9) Nomor ( 1 0) Nomor ( 1 1 ) Nomor ( 1 2) Nomor ( 1 3) Nomor ( 1 4) Nmnor ( 1 5) Nomor ( 1 6) Nomor ( 1 7) Nomor ( 1 8)
�
iisi dengan nomor keputusan .Diisi dengan nama Wajib Paj ak yang mengaj ukan surat permohonan penundaan pembayaran paj ak.
Diisi dengan nomor surat permohonan pengangsuran j penundaan pembayaran pajak.
Diisi dengan · tanggal surat permohonan pengangsuranj
penundaan pembayaran paj ak.
Diisi dengan nama Kantor Pelayanan Paj ak yang menerima surat permohonan pengangsuranj penundaan pembayaran paj ak Waj ib Paj ak.
Diisi dengan tanggal surat Waj ib Paj ak diterima di Kantor Pelayanan Paj ak.
Diisi dengan nomor lembar pengawasan arus dokumen . Diisi dengan tanggal lembat pengawasan arus dokumen .
D iisi . dengan nomor laporan
pengangsuranj penundaan pembayaran paj ak.
Diisi . dengan tanggaJ laporan
pengangsuran j penundaan pembayaran paj ak. Diisi dengan nama Wajib Paj ak.
Diisi dengan Nomor Pokok Waj ib Paj ak Waj ib Paj ak. Diisi dengan alamat Waj ib Paj ak.
penelitian
pehelitian
Diisi dengan STP, SKPKB , SKPKBT, SK Pembetulan, S K Keberatan, Putusan Banding, SPPT PBB / SKP PBB atau Putusan Peninj auan Kembali yang diajukan permohonan .
Diisi dengan Nomor STP, SKPKB , SKPKBT, SK Pembetulan, SK Keberatan, Putusan Banding, SPPT . PBB / SKP PBB atau Putusan Peninj auan Kembali yang diajukan permohonan .
. Diisi dengan MasajTahun Paj ak STP, SKPKB , S KPKBT, · SK
Pembetulan, SK Keberatan, Putusan Banding, S PPT PBB / SKP PBB atau Putusan Peninj auan Kembali yang diajukan permohonan .
Diisi dengan tanggal j atuh tempo STP, SKPKB , SKPKBT, SK Pembetulan, SK Keberatan, Putusan Banding, SPPT PBB / SKP PBB atau Putusa.n Peninj auan Kembali yang diajukan permohonan.
Diisi dengan besarnya utang paj ak sesuai dengan STP, SKPKB , SKPKBT, SK Pembetulan, SK Keberatan, Putusan B anding, SPPT PBB j SKP PBB atau Pi.1tusan Peninj auan Kembali .
Nomor ( 1 9 ) Nomor (20) Nom or (2 1 )
Nomor ( 2 2 )
*)
M E N T E R I I<E UAN GAN R E P U B L I K I N D O N E S I A
20
-Diisi dengan kota tempat penerbitan Surat Keputu san . Diisi dengan tanggal penerbitan Surat Keputusan .
Diisi dengan nama J abatan yang menandatangani Surat Keputusan .
Diisi dengan nama, NIP, dan tanda tangan p ej ab at yang menandatangani surat keputusan .
Diisi dengan salah satu pilihan yang sesuai .
M E NTEFU K E U A N GAN RE P U B LJ K I N D O N J� S I A ,
ttcl .
BAM BA N G P . S . B RO DJ O N EG O RO
S alinan sesuai dengan aslinva
KEPALA BIRO UMUM . u . b .
KEPALA BAGIAN T. V . KEMENTERIAN
hv
;'
GIARTO