• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kamus Istilah di PLN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Kamus Istilah di PLN"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

 Ampere

 Ampere Satuan Arus ListrikSatuan Arus Listrik  APP

 APP Alat Alat Pembatas Pembatas dan dan Pengukur, Pengukur, alat alat milik milik PT PT PLN PLN (PERSERO) (PERSERO) yang yang berfungsi berfungsi untukuntuk membatasi penggunaan daya total dan mengukur pemakaian energi listrik

membatasi penggunaan daya total dan mengukur pemakaian energi listrik  Asut

 Asut StartStart

 Asut Gelap

 Asut Gelap Black Black Start, Start, pengasutan pengasutan suatu suatu unit unit pembangkit pembangkit yang yang dilakukan dilakukan tanpa tanpa ketersediaanketersediaan pasokan daya dari luar

pasokan daya dari luar  Availability Factor (AF)

 Availability Factor (AF) Faktor ketersediaan, adalah perbandingan antaFaktor ketersediaan, adalah perbandingan antara daya yang tersedia unit pembangkitra daya yang tersedia unit pembangkit pada waktu tertentu dengan daya mampu netto unit

pada waktu tertentu dengan daya mampu netto unit pembangkit tersebutpembangkit tersebut Daya tersedia unit pembangkit (MW

Daya tersedia unit pembangkit (MW  AF

 AF ==  ———————————— ————————————- -DMN unit pembangkit (MW) DMN unit pembangkit (MW) BBM

BBM Bahan Bahan Bakar Bakar MinyakMinyak Biaya

Biaya Beban Beban Komponen Komponen biaya biaya dalam dalam rekening rekening listrik listrik yang yang besarnya besarnya tetap, tetap, dihitung dihitung berdasarkanberdasarkan daya tersambung

daya tersambung Biro

Biro Instalatir Instalatir Badan Badan usaha usaha penunjang penunjang tenaga tenaga listrik listrik yang yang bergerak bergerak dalam dalam pembamngunan pembamngunan dandan pemasangan peralatan ketenagalistrikan, yang sah terdaftar dan mendapat ijin kerja pemasangan peralatan ketenagalistrikan, yang sah terdaftar dan mendapat ijin kerja dari PT PLN (PERSERO)/Pemerintah

dari PT PLN (PERSERO)/Pemerintah BK

BK Biaya Biaya Keterlambatran, Keterlambatran, biaya biaya yang yang dikenakan dikenakan PT PT PLN PLN (PERSERO) (PERSERO) kepada kepada pelangganpelanggan atas keterlambatan pembayaran rekening listrik

atas keterlambatan pembayaran rekening listrik

Blackout Padam

Blackout Padam

BP

BP Biaya Biaya Penyambungan, Penyambungan, biaya biaya yang yang harus harus dibayar dibayar kepada kepada PT PT PLN PLN (PERSERO) (PERSERO) oleholeh pelanggan atau calon pelanggan untuk memperoleh penambahan daya atau pelanggan atau calon pelanggan untuk memperoleh penambahan daya atau penyambungan baru

penyambungan baru Capacity

Capacity Factor Factor (CF) (CF) Faktor Faktor kapasitas, kapasitas, adalah adalah perbandingan perbandingan antara antara jumlah jumlah produksi produksi listrik listrik selama selama periodeperiode operasi terhadap jumlah produksi terpasang selama periode tertentu (1

operasi terhadap jumlah produksi terpasang selama periode tertentu (1 tahun)tahun) Eg (MW-Hours) Eg (MW-Hours) CF = CF = —————————— ——————————- -DMN (MW) * 8760 (Hours) DMN (MW) * 8760 (Hours) CT

CT Current Current Transformer Transformer (Trafo (Trafo Arus), Arus), alat alat untuk untuk menurunkan menurunkan arus arus listrik listrik untuk untuk keperluankeperluan pengukuran energi listrik atau untuk peralatan pengaman dan pengendalian listrik pengukuran energi listrik atau untuk peralatan pengaman dan pengendalian listrik lainnya

lainnya Daya

Daya Tersambung Tersambung Batas Batas daya daya yang yang dapat dapat digunakan digunakan oleh oleh pelanggan pelanggan setiap setiap saat saat dan dan tercatat tercatat di di PT PT PLNPLN (PERSERO) serta menjadi dasar perhitungan Biaya

(PERSERO) serta menjadi dasar perhitungan Biaya BebanBeban Dispacher

Dispacher Pelaksana Pelaksana pengendali pengendali operasioperasi DMN

DMN Daya Daya Mampu Mampu Netto, Netto, besarnya besarnya daya daya output output pembangkit pembangkit yang yang sudah sudah dikurangi dikurangi dengandengan pemakaian sendiri unit pembangkit tersebut

pemakaian sendiri unit pembangkit tersebut Gangguan

Gangguan Kejadian Kejadian takterencana takterencana yang yang mengakibatkan mengakibatkan kondisi kondisi abnormal abnormal dalam dalam Jaringan Jaringan (Grid)(Grid) GD

GD Gardu Gardu DistribusiDistribusi GI

GI Gardu Gardu IndukInduk

GITET

GITET Gardu Gardu Induk Induk Tegangan Tegangan Ekstra Ekstra Tinggi Tinggi (500 (500 kV)kV) GITO

GITO Gardu Gardu Induk Induk Tanpa Tanpa OperatorOperator GT

GT Gas Gas Turbine Turbine PLTGUPLTGU GWh

GWh Giga Giga Watt Watt Hour Hour (1 (1 GWh=1.000 GWh=1.000 MWh)MWh) Heat

Heat Rate Rate Besar Besar energi energi yang yang digunakan digunakan oleh oleh unit unit pembangkit pembangkit dalam dalam memproduksi memproduksi satu satu unitunit output. Contoh : jumlah energi untuk memproduksi energi 1 MWh (dinyatakan dalam output. Contoh : jumlah energi untuk memproduksi energi 1 MWh (dinyatakan dalam GJ/MWh)

GJ/MWh) Heat

Heat Rate Rate Curve Curve Kurva Kurva yang yang menunjukkan menunjukkan konsumsi konsumsi energi energi termal termal per-jam per-jam operasi operasi pada pada tingkattingkat output yang bervariasi (GJ/Jam)

output yang bervariasi (GJ/Jam) Host

Host Load Load Unit Unit pembangkitan pembangkitan berbeban berbeban pemakaian pemakaian sendirisendiri HSD

HSD High High Speed Speed Diesel Diesel OilOil Hz

Hz Hertz, Hertz, satuan satuan frekuensi frekuensi listriklistrik IBT

IBT Interbus Interbus Transformer Transformer (500 (500 kV/150 kV/150 kV)kV) IDO

(2)

Island Operation Pembangkitan terpisah dari sistem dan beroperasi dengan beban di sekitarnya

JTM Jaringan Tegangan Menengah

JTR Jaringan Tegangan Rendah

Kabel TM Kabel (bawah tanah) Tegangan Menengah

Kabel TR Kabel (bawah tanah) Tegangan Rendah

kms Kilo Meter Sirkuit, satuan panjang jaringan tenaga listrik

kV Kilo Volt (=1000 volt)

kVA Kilo Volt Ampere (=1000 volt ampere)

kVARh Kilo Volt Ampere Reactive Hour, satuan energi listrik semu (reaktif)

kW Kilo Watt, satuan daya listrik nyata (aktif)

kWh Kilo Watt Hour, satuan energi listrik nyata (aktif) Line Charging Pemberian tegangan ke saluran pengantar (transmisi)

Load Factor (LF) Faktor beban, adalah perbandingan antara beban rata-rata dalam suatu periode terhadap beban puncak yang terjadi pada periode tersebut

Beban rata-rata (MW) LF =  ————————— Beban Puncak (MW)

Load Faktor Ratio dari rata-rata output atau beban terhadap maksimum output atau beban dalam satu periode waktu

Load Shedding Pengurangan beban secara sengaja (otomatis / manual) dengan pemutusan beban tertentu karena kejadian abnormal, untuk mempertahankan integritas Jaringan dan menghindari pemadaman yang lebih besar

Losses Energi listrik yang hilang dalam inti Trafo dan konduktor penghantar/kabel di Jaringan

LWBP Luar Waktu Beban Puncak

Maintenance Schedule (MO) Skedul yang menunjukkan rencana outage pelaksanaan pemeliharaan

Merit Order Daftar unit pembangkit dengan urutan biaya operasi yang marginal, sudah termasuk pertimbangan : biaya start-up dan shut-down, minimum start-u dan waktu keluar, kendala bahan bakar, serta kendala operasi lainnya

MFO Marine Fuel Oil

MMBTU 106British Termal Unit

MMSCF 106 Standard Cubic Foot, ( MM=106)

MSCF 103 Standard Cubic Foot, ( M=103)

MW Mega Watt (1 MW=1.000 kW)

MWh Mega Watt-hour (1 MWh=1.000 kWh)

Outage Suatu periode waktu dimana pusat pembangkit, unit pembangkit atau bagian dari Grid, secara keseluruhan atau sebagian tidak beroperasi karena suatu kejadian yang terencana maupun tidak terencana

PJU Penerangan Jalan Umum, penerangan untuk jalan umum dan prasarana umum yang dipasang secara resmi oleh Pemda atau badan resmi lainnya, dan mendapat pasokan tenaga listrik dari PT PLN (PERSERO) secara legal

Planned Outage (PO) Pengeluaran unit pembangkit atau fasilitas jaringan selama kurun waktu tertentu yang diusulkan oleh pemakai Grid dan disetijui oleh UBOS-P3B

PLTA Pusat Listrik Tenaga Air

PLTD Pusat Listrik Tenaga Diesel

PLTG Pusat Listrik Tenaga Gas

PLTGU Pusat Listrik Tenaga Gas dan Uap

PLTM Pusat Listrik Tebnaga Mikro Hidro

PLTP Pusat Listrik Tenaga Panas Bumi

PLTU Pusat Listrik Tenaga Uap

Pms Pemisah (disconecting switch)

Pms Tanah Earthing Switch

Pmt Pemutus tenaga (circuit breaker)

(3)

(PERSERO), dipungut oleh PT PLN (PERSERO) dan selanjutnya disetor ke Kas Pemda PT Potentio Transformer (Trafo Tegangan), alat untuk menurunkan tegangan listrik yang

diperlukan khusus bagi pengukuran energi listrik atau peralatan pengaman dan pengendali listrik lainnya

Pusat Pengatur Beban Jawa Bali Control Centre (JCC) Pusat Pengatur Region Region Control Centre (RCC)

Region 1 Region Control Centre untuk wilayah Jakarta dan Banten (Cawang) Region 2 Region Control Centre untuk wilayah Jawaq Barat (Cigereleng) Region 3 Region Control Centre untuk wilayah Jawa Timur dan DIY (Ungaran) Region 4 Region Control Centre untuk wilayah Jawa Timur dan Bali (Waru)

Rel Busbar, bus

SAIDI System Average Interruption Duration Index (Indeks Lama Gangguan) SAIFI System Average Interruption Frequency Index (Indeks Frekuensi Gangguan)

SCADA Supervisory Control And Data Acquisition

SFC Specific Fuel Consumtion

Shutdown Pengeluaran suatu unit pembangkit dari Jaringan

SKLT Saluran Kabel Laut Tegangan Tinggi

SKTT Saluran Kabel Tegangan Tinggi

SPK-TPA Citarum Sekretariat Pelaksana Koordinasi Tata Pengaturan Air Sungai Citarum

SR Sambungan Rumah

ST Steam Turbine PLTGU

Subregion Group Switching Centre

SUTET Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (500 kV)

SUTM Saluran Udara Tegangan Menengah (6 kV, 20 kV)

SUTR Saluran Udara Tegangan Rendah (220 V, 380 V)

SUTT Saluran Udara Tegangan Tinggi (70 kV, 150 kV)

TMA Tinggi Muka Air, ketinggian (meter) elevasi permukaan air waduk diatas permukaan laut

Total Blackout Situasi dimana Jaringan (Grid) padam total

Trafo Transformator

TWh Tera Watt Hour (1 TWh=1.000 GWh)

UBOS-P3B Unit Bidding dan Operasi Sistem  –  Pusat Penyaluran dan Pengatur Beban, Unit PT PLN (PERSERO) yang mengoperasikan dan mengendalikan Jarinagan (Grid) Jawa-Bali untuk Sistem Tenaga Listrik Jawa-Bali

UFR Under Frequency Relay, peralatan pemutus beban dengan pemicu awal (triger) besaran frekuensi

UJL Uang Jaminan Langganan, uang milik pelanggan yang dititipkan kepada PT PLN (PERSERO) sebagai jaminan

Utility Factor (UF) Faktor Penggunaan, adalah perbandingan antara beban puncak unit pembangkit pada periode tertentu dengan daya mampu netto unit pembangkit tersebut

Beban Puncak unit pembangkit (MW)

UF =

 ————— 

DMN unit pembangkit (MW)

 A olt Ampere, satuan daya listrik total (daya buta)

olt Satuan tegangan listrik

Waduk Kaskade Citarum Waduk-waduk yang berada pada aliran sungai Citarum (Saguling, Cirata, Jatiluhur)

Watt Satuan daya listrik nyata

WBP Waktu Beban Puncak (jam 18.00 – 22.00)

Medan Listrik, adalah ruang dimana terdapat gaya bekerja bermuatan elektrik; medan listrik terdapat dekat benda-benda yang bermuatan elektrik dan terdapat antara dua hantaran yang mempunyai beda potensial satu sama lainnya. Satuan kuat medan listrik dinyatakan dalam volt per meter (v/m).

(4)

Berdasarkan standar IPRA (International Protection Radiation Association ), dan direkomendasikan WHO, batasan medan listrik yang aman bagi kesehatan manusia adalah 10 kV/m selama 2 jam per hari atau 5 kV/m selama 24 jam (diperuntukkan bagi publik). Dan berdasarkan hasil pengukuran di l apangan, kuat medan listrik dibawah SUTT dan SUTET di Indonesia berkisar 0,25 kV/m.

Medan Magnit, adalah ruang dimana terdapat gaya elektrik dan gaya magnet; medan magnet yang membangkitkan arus elektrik disekeliling penghantar. Satuan kuat medan magnet dinyatakan dalam Tesla atau milli tesla, sering pula digunakan satuan Gauss atau milli Gauss. (1 T = 1000 mT; 1 G = 1000 mG; dan 1 T = 10.000 G).

Berdasarkan standar IPRA (International Protection Radiation Association), dan direkomendasikan WHO, batas maksimum intensitas medan magnet yang diperbolehkan ialah 0,1 mT untuk jangka waktu 24 jam (diperuntukkan bagi publik).

 AC/DC. Tanda bahwa suatu alat dapat menggunakan arus bolak-balik atau arus searah.  Anggaran (budget). Jumlah dana yang disediakan atau direncanakan.

 AMDAL. Analisa Mengenai Dampak Lingkungan.  APAR . Alat Pemadam Api Ringan.

 ASH. Debu sisa bakaran.

 Asuransi. Penjaminan atas kerugian jiwa maupun harta, dengan prinsip  ‘affordable risk’ (risiko yang mampu ditanggung), yaitu dengan membayar premi (premium).

 Audit Keuangan. Proses penilaian masalah keuangan.  Audit Kinerja. Proses penilaian masalah kinerja perusahaan.  ATK. Alat Tulis Kantor.

Bar Chart. Diagram berbentuk balok, biasanya untuk menggambarkan jadwal pekerjaan. Basic Design. Rancangan dasar.

Biaya Operasi. Biaya untuk pengoperasian. Biaya Produksi. Biaya untuk proses produksi.

Big Bond. Jaminan dari bank untuk dapat mengikuti tender.

Bidding. Proses pelelangan untuk mengerjakan atau pengadaan suatu barang atau jasa. Blueprint. Cetak biru, gambar salinan (copy) dari suatu rancangan pada kertas berwarna biru. Bonus. Insentif yang diberikan, biasanya berdasarkan prestasi, kesetiaan, dan dedikasi. Busbar. Batang conductor, biasanya terbuat dari lempeng tembaga panjang.

Commissioning. Uji coba, setelah proyek dinyatakan selesai dilakukan pengujian terhadap fungsi-fungsi seluruh peralatan yang ada apakah sesuai spesifikasi atau tidak.

Cubicle. Komponen listrikpada gardu listrik sebagai alat kontak, biasanya berbentuk kubus. Earthing. Grounding , Pembumian.

(5)

Emergency Exit. Jalan keluar darurat. Eskalasi. Kenaikan harga.

Fatal Accident. Kecelakaan yang mematikan.

Feasibility Study (Studi Kelayakan). Digunakan untuk menilai apakah suatu kegiatan patut dilaksanakan atau tidak. Feeder Cable. Kabel pengisian/sumber daya.

Fly Ash. Debu terbang. Partikel kecil yang beterbangan keluardari cero bong asap. Fuse. Sekering.

Grey Area. Wilayah/daerah/aktivitas yang belumjelas penanggung jawabnya, daerah abu-abu. Hertz (Hz). Satuan frekuensi, 1 Hz = 1 siklus per detik.

Inbouw Dus. Kotak yang ditanam pada dinding atau lantai bangunan yang merupakan bagian dari perangkat stop kontak, sakelar, dll.

Inflasi. Kenaikan harga barang.

Inclaring. Proses pengeluaran barang impor dari pabean.

Invitation To Bid. Ndangan untuk mengikuti proses pelelangan pekerjaan atau pengadaan barang dan jasa.

IP. Kode proteksi terhadap kemungkinan penyusupan debu atau air dari luar ke dalam instalasi listrik yang peka. Semakin besar angka semakin baik proteksinya, misalnya IP66 lebih baik dari IP65.

Konsultan Manajemen Konstruksi (MK/CM). Konsultan yang bertugas mengkordinasikan seluruh konsultan yang bekerja untuk suatu proyek, dan mengelola proyek sesuai jadwal, biaya, cakupan dan kualitas yang diinginkan pemilik proyek; untuk gedung bertingkat tinggi biaya konsultan MK/CM sebesar 1,3% x nilai nilai proyek.

Konsultan Mekanikal/Elektrikal (M/E).  Konsultan yang disewa untuk merancang keperluan mekanikal dan Elektrikal (M/E) bangunan, termasuk gambar rinciannya. Untuk gedung bertingkat tinggi biaya jasa konsultan M/E kurang lebih sebesar 0,9% dari keseluruhan nilai proyek.

Mark Up. Dinaikkan, harga yang telah dinaikkan untuk mendapatkan laba. MCB. 1) Moulded Circuit Breaker; 2) Main Circuit Breaker.

MCCB. Moulded Case Circuit Breaker.

MDP (Main Distribution Panel). Panel Distribusi Utama.

Megger. Singkatan secara mudah dari MegaOhm Meter, alat yang dipakai untuk mengukur tingkat tahanan suatu konduktor dalam satuan yang besar.

Multimeter. Alat pengukur beberapa satuan listrik, Volt, Ampere, Ohm. Natural Gas. Gas alam.

NEC (National Electrical Code). Peraturan listrik nasional (Amerika Serikat)

OSHA (Occupational Sfety and Health Administration). Badan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Amerika Serikat) Outbouw. Menonjol keluar dari bidang bangunan.

(6)

Over time. Lembur, bekerja diluar jam kerja normal, dibayar dengan perhitungan tertentu.

Perangkat Lunak . Perangkat yang tidak dapat diraba, khusunya menyangkut hasil kerja kecerdasan manusia, misalnya program computer, desain, dan lain-lain.

Performance Appraisal. Penilaian kerja pegawai.

Progress Report. Laporan kemajuan, berisi informasi hal-hal yang telah dicapai hingga laporan tersebut dibuat, biaya yang telah dikeluarkan, masalah yang ada, dan laporan ini akan dibaca oleh owner.

Project. A temporary endeavor undertaken to create a unique product or service (definition by Project Management Institute); kegiatan temporer yang dilaksanakan untuk menciptakan produk atau jasa yang unik. Temporer, karena mempunyai batas waktu yang jelas jika tujuan telah tercapai; unik karena sesuatu yang dibuat/dikerjakan belum pernah ada yang persis sama.

PUIL 1987. Peraturan Umum Instalasi Listrik Indonesia tahun 1987. Power Transformer. Trafo daya.

Qualified Person (OSHA Spec.) Seseorang yang karena pendidikannya, sertifikasinya, dan pengalamannya berhasil membuktikan kemampuan untuk memecahkan masalah dalam pekerjaannya.

Quality (ISO 8402 : 1994). Karakteristik menyeluruh dari suatu benda/jasa berkaitan dengan kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan yang tertulis maupun tidak tertulis.

Quality Control. (ISO 8402 : 1994). Aktivitas dan teknik operasional yang digunakan untuk memnuhi kebutuhan akan mutu.

Redundancy. Peralatan cadangan dengan kapasitas yang sama besar dengan yang dioperasikan. Safety Belt. Sabuk pengaman, yang hanya mengikat pinggang.

Safety Briefing. Pertemuan singkat membahas masalah keselamatan, biasanya dilakukan beberapa saat menjelang kerja. Safety Rules. Peraturan Keselamatan.

Server. Suatu jaringan computer, CPU yang berfungsi melayani seluruh kebutuhan unit-unitnya. Shift. Bergesr, Giliran bertugas.

SIKA. Surat Ijin Kerja, bagi kontraktor instalasi listrik setelah melalui pengujian. Solar Cell. Sel pembangkit listrik energi matahari.

Specification. Instruksi tertulis yang menyertai gambar serta menjelaskan jenis dan kualitas dari bahan atau pengerjaan suatu barang atau konstruksi.

SPK (Surat Perintah Kerja).  Semacam dokumen kontrak yang menyatakan bahwa suatu pihak memberikan perintah kerja kepada pihak kedua dengan spesifikasi tertentu dan dengan nilai pembayaran tertentu.

Switch. Sakelar, alat untuk menyalakan atau mematikan peralatan listrik.  Visi. Pandangan ke depan.

(7)

DIL. Data Induk Langganan.

 AMR . Automatic Meter Reading. Sistem pembacaan meter jarak jauh secara otomatis, terpusat, dan terintegrasi dari ruang kontrol melalui media komunikasi telepon publik (PSTN), telepon selular (GSM), PLC atau frekuensi radio, menggunakan software  tertentu tanpa terlebih dulu melakukan pemanggilan (dial up ).

PESAT (Pelayanan Satu Tempat). Produk layanan One Stop Service PLN Distribusi Jakarta & Tangerang yang memudahkan bagi pelangan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan listrik di satu tempat, yaitu di Unit Pelayanan. PELANGI (Peduli Pelangan Inti). Produk pelayanan individual One To One Marketing dari PLN Distribusi Jakarta & Tangerang terhadap pelanggan besar yang memberi kontribusi besar bagi pendapatan PLN.

Call Center 123. Pusat pelayanan informasi dan gangguan melalui melalui telepon 123.

PRAQTIS. Pembayaran Rekening Listrik Fleksibel dan Otomatis (On Line). Produk layanan PLN yang memudahkan pembayaran rekening listrik melalui bank dan ATM.

PUKK . Pembinaan Usaha Kecil dan Koperasi. Program yang bertujuan mendorong kegiatan dan pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan potensi usaha kecil dan koperasi masyarakat.

CD (Community Development). Program peduli lingkungan.

FOCUS (For Customer Satisfaction) 100 dan 5000. Program PLN Distribusi Jawa Barat yang memberikan pelayanan khusus terhadap 100 pelanggan besar/potensial dan 5000 pelanggan biasa (non potensial) melalui  Account Executive/Account Manager . Sehingga dapat membangun terbentuknya Customer Intimacy  dan Customer Relationship Management  dengan pelangan.

PDKB Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan.

PDKB TR/TM – Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan pada Tegangan Rendah/Tegangan Menengah PDKB TT/TET - Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan pada Tegangan Tinggi/Tegangan Ekstra Tinggi.

PLN, Alamat

PT PLN (Persero)

Kantor Pusat

Jl. Trunojoyo Blok M I

 – 

 135 Jakarta 12160

Telepon: (021) 7261875; 7261122; 7262234; 7251234; 7250550 Fax: (021) 7221330, 7397428

E-mail: [email protected] Home page: www.pln.co.id

PT PLN (Persero)

Jasa Teknik Kelistrikan

Jl. Listrik Negara, Duren Tiga, Jakarta Selatan 12760

Telepon: (021) 7973774, 7980190, 7989982 (hunting) Fax: (021) 7991762, 7975414

E-mail: [email protected] Home page: www.plnjtk.co.id

PT PLN (Persero)

Jasa Pendidikan dan Pelatihan

Jl. HR Harsono RM No. 59, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta

Selatan 12550

Telepon: (021) 7811292, 7811293, 7800832 Fax: (021) 7811294, 7811295

E-mail: [email protected] Home page: www.pln-jasdik.co.id

PT PLN (Persero)

Jasa Enjiniring

JL. KS Tubun I/2, Jakarta 11420

Telepon: (021) 5638644, 5638642, 5638651, 5638662 Fax: (021) 5638661, 5638658

E-mail: [email protected]

PT PLN (Persero)

Jasa dan Produksi

Jl. Raya Dayeuhkolot Km 09

(8)

Fax: (022) 5207146

E-mail: [email protected] Home page: www.pln-jp.co.id

PT PLN (Persero)

Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa Bali

Krukut

 – 

 Limo, Cinere 16514, Kotak Pos 159 CNR, Jakarta

Selatan

Telepon: (021) 7543566, 7542646 Fax: (021) 7542516, 7543661 E-mail: [email protected] Home page: www.pln-jawa-bali.co.id

PT PLN (Persero)

Wilayah Nangroe

Jl. TH. Mohd Daud Beureueh No. 172 ACEH DARUSSALAM

BANDA ACEH

 – 

 23124

Telepon: (0651) 22188 (Hunting 10 Saluran), 34388 (PW) Fax: (0651) 21516, 31771

PT PLN (Persero)

Wilayah Sumatra Utara

Jl. K.L Yos Sudarso No. 284 MEDAN 20115 Kotak Pos 2000

Telepon: (061) 6615155, 6613795, 6614061, 6614630 Fax: (061) 6613789

PT PLN (Persero)

Wilayah Sumatera Barat

Jl. Dr. Wahidin No. 8 PADANG

Telepon: (0751) 33446-49, 31779, 34717, 33566 (GM) Fax: (0751) 29540, 31565

E-mail: [email protected]

PT PLN (Persero)

Wilayah Riau

Jl. Singgalang No. 17 PEKAN BARU

Telepon: (0761) 885454, 853377 (Gm) Fax: (0761) 37096

PT PLN (Persero)

Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu

Jl. Kapten A Rivai No. 37, PALEMBANG 30129

Telepon: (0711) 35855, 358871, 358893, 358358 Fax: (0711) 356759, 310376

PT PLN (Persero)

Wilayah Bangka Belitung

Jl. Jend Sudirman No. 180, PANGKAL PINANG

Telepon: (0717) 422281, 422713 (Hunting), 43776 Fax: (0717) 439043

E-mail: [email protected]

PT PLN (Persero)

Wilayah Lampung

Jl. Gatot Subroto No. 30 Bandar LAMPUNG

Telepon: (0721) 487385, 487418 (Hunting) Fax: (0721) 487397

E-mail: [email protected]

PT PLN (Persero)

Wilayah Kalimantan Barat

Jl. Adi Sucipto KM 7,3 Sei Raya, PONTIANAK

Telepon: (0561) 722037 (Hunting), 721960 (PW) Fax: (0561) 721395

PT PLN (Persero)

Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah

Jl. Panglima Batur Barat No. 1 BANJAR BARU 707 11

Telepon: (0511) 772520, 772633, 772564, 773575 (GM) Fax: (0511) 772442

E-mail: [email protected]

PT PLN (Persero)

Wilayah Kalimantan Timur

Jl. M.T Haryono No. 348 BALIKPAPAN

Telepon: (0542) 871559 Fax: (0542) 871558

PT PLN (Persero)

Wilayah Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah

Jl. Bethesda No. 32, MANADO 95116

Telepon: (0431) 863644, 863651, 862644, 862444 (PW) Fax: (0431) 863660

PT PLN (Persero)

Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara

Jl. Letjend. Hertasning Blok B, MAKASAR 90222

Telepon: (0411) 444488 (Hunting 7 Saluran) Fax: (0411) 444800

(9)

Wilayah Maluku Telepon: (0911) 31180, 354696 (PW), 311927 (DBISAD) Fax: (0911) 310910

Home page:[email protected]

PT PLN (Persero)

Wilayah Papua

Jl. Jend. A. Yani No. 18, JAYAPURA 99111

Telepon: (0967) 533981, 533891, 532121, 534691 (PW) Fax: (0967) 534694, 532145

Home page: http://www.pln.X.co.id

PT PLN (Persero)

Wilayah Nusa Tenggara Barat

Jl. Pnji Tilar Negara No. 209 MATARAM 83115

Telepon: (0370) 634401, 643123, 633339 (GM) Fax: (0370) 634401

E-mail: [email protected]

PT PLN (Persero)

Wilayah Nusa Tenggara Timur

Jl. Cak Doko No. 50B, KUPANG

Telepon: (0380) 833971, 833969 (mnj) Fax: (0380) 822100

PT PLN (Persero)

Distribusi Jawa Timur

Jl. Embong Trengguli No. 19-21, SURABAYA 60271

Telepon: (031) 5340651 s.d 5340655, 5340997 (GM) Fax: (031) 5310057, 5461753

PT PLN (Persero)

Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta

Jl. Teuku Umar No. 47, SEMARANG

Telepon: (024) 8411991 (Hunting). Fax: (024) 8412268

PT PLN (Persero)

Distribusi Jawa Barat dan Banten

Jl. Cikapundung Barat No.2, BANDUNG 40111

Telepon: (022) 4230747 (hunting), 4206287 (GM) Fax: (022) 4230822, 4240834

Home page: www.pln-jabar.co.id

PT PLN (Persero)

Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang

Jl. M.I.R Rais No. 1, JAKARTA 10110

Telepon: (021) 3455000, 3454000, 3848920 (GM) Fax: (021) 3456694, 3863812 (GM)

PT PLN (Persero)

Distribusi Bali

Jl. Letda Tantular No.1, DENPASAR 80134

Telepon: (0361) 221960 s.d 221963, 221965 s.d 221968 Fax: (0361) 227101

E-mail: [email protected]

PT PLN (Persero)

Pembangkitan dan

Penyaluran Sumatera Bagian

Utara

Jl. Listrik No.12 MEDAN 20112

Telepon: (061) 4579900 Fax: (061) 4576700

E-mail: [email protected]

PT PLN (Persero)

Pembangkitan dan

Penyaluran Sumatera Bagian

Selatan

Jl. Demang Lebar Daun No. 375 PALEMBANG

Telepon: (0711) 374951 s.d 374955 Fax: (0711) 374958, 374959 E-mail: [email protected]

PT PLN (Persero)

Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumatera Utara dan Aceh

Jl. Dr.Cipto No.12 MEDAN

Telepon: (061) 4144151, 4143633, 4149259 (PPI) Fax: (061) 4144153

PT PLN (Persero)

Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Bengkulu, Bangka, Belitung, Sumatera Barat, dan Riau

Jl. Residen Rozak No. 2180, Sekojo PALEMBANG

Telepon: (0711) 719103 Hunting, 719919, 719920, 719943 Fax: (0711) 719102

E-mail: [email protected]

PT PLN (Persero)

Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara

Jl. Slamet No.1 Candi Baru SEMARANG 50232

Telepon: (024) 8310060 (Hunting), 8310082, 8443266 (PPI) Fax: (024) 8317241, 8440963

(10)

PT PLN (Persero)

Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Kalimantan

Jl. M.T Haryono No. 386, Kotak Pos 210 Ring Road,

BALIKPAPAN 76114, KALTIM

Telepon: (0542) 871559, 871855, 872192 (PPI) Fax: (0542) 871558, 871565

E-mail: [email protected]. Net.id

PT PLN (Persero)

Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sulawesi

Jl. Letjend. Hertasning, Panakukang, MAKASSAR

Telepon: (0411) 452519, 452320, 452521, 457216 (PPI) Fax: (0411) 444339

E-mail: [email protected]

PT PLN (Persero)

Proyek Pusat Listrik Tenaga Air Kali Brantas

Jl. Meganti No. 312 Kotak Pos I/SBKD Surabaya 60402

Telepon: (031) 7660488, 339645, 339547 Fax: (031) 7660488

PT Indonesia Power

Jl. Jend. Gatot Subroto kav.18 Jakarta Selatan 12950

Telepon: (021) 5267666 Fax: (021) 5251923, 5252623 Home page: www.pjb1.co.id

PT Pembangkitan Tenaga

Listrik Jawa Bali

Jl. Ketintang Baru No.11 , SURABAYA 60231

Telepon: (031) 8283180 (12 Saluran) Fax: (031) 8291280

E-mail: [email protected]

PT Pelayanan Listrik

 Nasional Batam

Jl. Engku Putri, Batam Centre BATAM 29432

Telepon: (0778) 463150 s.d 463153 Fax: (0778) 463143, 464032

PT Indonesia Comnets Plus Jl. Gatot Sobroto kav. 18, JAKARTA 12950

Telepon: (021) 5253019, 5253083, 5253147 Fax: (021) 5253659

(11)

Referensi

Dokumen terkait

Sertifikat Layak Operasi (SLO). h) Pembangkit Listrik Tenaga Surya Fotovoltaik, Pembangkit Listrik Berbasis Sampah Kota dan Pembangkit Listrik Tenaga Air sampai dengan kapasitas 10

Keandalan operasi sistem tidak hanya bergantung pada cadangan daya tersedia dalam sistem tetapi juga pada besar kecilnya nilai FOR per tahun dari unit-unit pembangkit yang

Sehingga pada tahun 2024 total kapasitas daya yang dibangkitkan oleh pembangkit listrik biomassa jagung dan pembangkit listrik biomassa sawit akan mencapai sebesar 205 MW dan 30

 Utilisasi adalah Angka persentase yang menunjukkan berapa banyak waktu yang dipergunakan untuk bekerja langsung oleh unit dibandingkan dengan jam kerja yang tersedia.. 

Rating Kapasitas Pembangkit 50 MW yang terdiri dari 3 unit pembangkit yaitu P1, P2 dan P3. Listing

Untuk kondisi pembebanan pada penelitian ini, maka pembangunan unit pembangkit baru dengan kapasitas di atas 200 MW akan menurunkan pengiriman daya melalui

Berdasarkan pada tabel 1, pembangkit energi listrik yang beroperasi secara normal hanya dapat menghasilkan daya listrik, yaitu sebesar 3.380 kW atau 3,38 MW. Hal

➢ Pada Pgt Daya Total Pembangkit sama dengan 700, maka unit 2 mencapai batas maksimum 400 MW ➢ Sehingga, supplai beban akan dilanjutkan oleh unit 1, dengan kata lain unit 1 akan