• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PROFITABILITAS USAHA TERNAK SAPI PERAH ANGGOTA KUD DI KABUPATEN SEMARANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS PROFITABILITAS USAHA TERNAK SAPI PERAH ANGGOTA KUD DI KABUPATEN SEMARANG"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Kepemilikan sapi perah anggota KUD di Kabupaten Semarang  Lokasi Penelitian  No  Uraian  KUD  Getasan  KUD Sumber Karya  KUD Mekar  1  Jumlah ternak  laktasi (ekor)  84         66  58
Tabel 2. Identitas Responden
Tabel 3. Rata-rata Biaya Produksi yang dikeluarkan oleh peternak anggota  KUD di Kabupaten Semarang
Tabel  4.  Rata-Rata  Penerimaan  Peternak  Sapi  Perah  anggota  KUD  di  Kabupaten Semarang
+5

Referensi

Dokumen terkait

Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda yang digunakan untuk mengetahui pengaruh Harga (X1), Produk (X2), dan Pelayanan (X3) terhadap Keputusan Konsumen

regresi linier berganda dapat diketahui besarnya penyerapan tenaga kerja (Y) yang diakibatkan berubahnya variabel bebas yaitu investasi PMA (X1), PMDN (X2),

Analisis regresi linier berganda dilakukan untuk mengetahui pengaruh Trust (X1), Commitment (X2), Communication (X3), dan Emphaty (X4) terhadap Customer Loyalty (Y)

Berdasarkan hasil pengujian regresi linier berganda antara variabel-variabel bebas yaitu motivasi (X1), variabel belajar (X2), sikap (X3), persepsi (X4), dan

Dari hasil analisis menggunakan Regresi Linier Berganda dapat diketahui bahwa variabel Kualitas Produk (X1), Harga (X2), Promosi(X3), dan Endorser (X4) berngaruh positif

Tabel 2: Hasil Uji Analisis Regresi Linier Berganda Berdasarkan tabel di atas didapat persamaan regresi sebagai berikut: Y = 1.313E6 + + 3,181 X1 – 0,496 X2 + 0,448 X3 – 6,483 X4

Analisis Regresi Linier Berganda Hasil penelitian diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Y = 1,868 + 0,464 X1 + 0,560 X2 + 0,401 X3 + e Dari analisis regresi berganda, promosi,

HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Berdasarkan hasil ananlisis regresi linear berganda pengaruh nilai jual X1, pengetahuan peternak X2, luas lahan X3, dan kultur budaya X4 terhadap potensi