UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 1950
TENTANG
PEMBENTUKAN PROPINSI DJAWA BARAT
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang : bahwa t el ah t iba wakt unj a unt uk membent uk Daer ah Propi nsi Dj awa Bar at j ang ber hak mengat ur dan mengurus r umah t angganj a sendi ri sebagai t ermaksud dal am Undang-Undang No. 22 Tahun 1948 t ent ang Pemeri nt ahan Daer ah;
Mengngat : pasal 5 aj at (1), pasal 20 aj at (1), dan pasal IV At uran Peral i han Undang-Undang Dasar , Makl umat Wakil Presiden t anggal 16 Okt ober 1945 No. X dan Undang-Undang No. 22 Tahun 1948;
Dengan Perset udj uan Badan Pekerdj a Komit e Nasional Pusat :
Memut uskan:
I. Menghapuskan Pemeri nt ahan Daer ah Karesidenan Bant en, Dj akart a, Bogor, Priangan, dan Tj ir ebon, sert a membubarkan Dewan Perw akil an Rakj at Daerah Karesidenan-Karesidenan t er sebut ;
II. Menet apkan pembent ukan Propi nsi Dj awa Bar at dengan perat ur an sebagai berikut :
UNDANG-UNDANG TENTANG PEMBENTUKAN PROPINSI DJAWA BARAT.
BAB I.
KETENTUAN UMUM.
Pasal 1.
(1) Daerah j ang mel iput i Karesidenan Bant en, Dj akart a, Bogor, Priangan, dan Tj irebon dit et apkan mendj adi Propi nsi Dj awa Barat .
Pasal 2.
(1) Pemerint ahan Daerah Propinsi Dj awa Barat berkedudukan di kot a Bandung. (2) Dal am wakt u l uar biasa kedudukan it u unt uk sement ara wakt u ol eh Presiden
dapat dipindahkan ke l ain t empat .
www.djpp.depkumham.go.id
Pasal 3. Pemerint ahan Daerah bagi Propinsi Dj aw a Barat adal ah sebagai beri kut :
I. Urusan Umum. diserahkan kepada Propinsi Dj awa Barat , dit ambah.
Pasal 5.
(1) Segal a mil ik berupa barang t et ap maupun berupa t idak t et ap dan perusahaan-perusahaan dari Pemerint ahan Daerah Karesidenan j ang di hapuskan t ersebut diat as mendj di mil ik Propinsi Dj aw a Barat j ang sel andj ut nj a dapat menj erahkan sesuat unj a kepada daerah-daer ah dibawahnj a.
(2) Segal a hut ang pihut ang Pemerint ahan Kar esidenan t ersebut menj adi t anggungan Pemer int ah Pusat .
www.djpp.depkumham.go.id
Pasal 6.
Perat ur an-perat uran Daer ah Karesidenan, sebel um digant i dengan Perat ur an Daerah Propi nsi , berl aku t erus sebagai perat ur an Daer ah Propinsi; perat uran-perat ur an it u t idak berl aku l agi sesudah 5 t ahun t erhit ung dar i berdi rinj a Propi nsi Dj awa Barat .
BAB III.
KETENTUAN PENUTUP.
Pasal 7.
Undang-Undang ini mul ai berl aku pada hari j ang akan dit et apkan dal am Perat ur an Pemerint ah.
Agar Undang-Undang i ni diket ahui ol eh umum, maka diperint ahkan supaj a diundangkan dal am Berit a Negara.
Dit et apkan di Jogj akart a Pada t anggal 4 Dj ul i 1950.
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA (PEMANGKU DJABATAN SEMENTARA)
ASSAAT.
MENTERI DALAM NEGERI,
SOESANTO TIRTOPRODJO.
Diundangkan pada t anggal 4 Dj ul i 1950.
MENTERI KEHAKIMAN,
A. G. PRINGGODIGDO.