• Tidak ada hasil yang ditemukan

DASAR DASAR LATIHAN KEBUGARAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "DASAR DASAR LATIHAN KEBUGARAN"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

DASAR-DASAR LATIHAN

KEBUGARAN

Oleh:

Fatkurahman Arjuna, M.Or [email protected]

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

Oleh:

Fatkurahman Arjuna, M.Or [email protected]

(2)

DASAR-DASAR

LATIHAN KEBUGARAN

Latihan kebugaran diartikan sebagai proses sistematis menggunakan gerakan bertujuan meningkatkan atau mempertahankan kualitas fungsi tubuh yang meliputi kualitas daya tahan paru jantung, kekuatan dan daya tahan otot, kelentukan dan komposisi tubuh.

(3)

PRINSIP-PRINSIP

LATIHAN KEBUGARAN

• Overload (beban berlebih) pembebanan dalam

latihan harus lebih berat dibandingkan aktivitas fisik sehari-hari.

• Specifity (kekususan). Latihan yang dipilih harus

disesuaikan dengan tujuan latihan yang hendak dicapai

Reversibel (kembali ke asal) kebugaran yang telah dicapai akan berangsur-angsur menurun jika

latihan tidak dilakukan secara teratur

Overload (beban berlebih) pembebanan dalam latihan harus lebih berat dibandingkan aktivitas fisik sehari-hari.

• Specifity (kekususan). Latihan yang dipilih harus

disesuaikan dengan tujuan latihan yang hendak dicapai

• Reversibel (kembali ke asal) kebugaran yang telah

(4)

Tahapan Latihan Kebugaran

Tahapan Latihan adalah rangkaian proses dalam setiap latihan: meliputi pemanasan,

konditioning, dan penenangan.

Tahapan ini dikerjakan secara beruntun

Tahapan Latihan adalah rangkaian proses dalam setiap latihan: meliputi pemanasan,

konditioning, dan penenangan.

(5)

PEMANASAN (Warm-up)

• Pemanasan dilakukan sebelum latihan. • Pemanasan betujuan untuk menyiapkan

fungsi organ tubuh agar mampu menerima pembebanan yang lebih berat

Adapun rangkaian gerak pemanasan adalah sebagai berikut:

Aerobik ringan, Streching, Kalistenik, Aktivitas formal.

Pemanasan dilakukan sebelum latihan. Pemanasan betujuan untuk menyiapkan

fungsi organ tubuh agar mampu menerima pembebanan yang lebih berat

• Adapun rangkaian gerak pemanasan adalah

sebagai berikut:

(6)

KONDITIONING

• Yaitu melakukan berbagai rangkaian gerak

dengan modellatihan yang sesuai dengan tujuan program latihan, misalnya jogging untuk meningkatkan daya tahan paru.

(7)

PENENANGAN (Coolingdown)

• Tahpan ini bertujuan mengembalikan kondisi

tubuh seperti sebelum berlatih

• Gerakanya berupa streching, dan aerobik

ringan misalnya jalan ditempat.

Tahpan ini bertujuan mengembalikan kondisi tubuh seperti sebelum berlatih

Referensi

Dokumen terkait

Hasil Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa latihan senam haji dapat berpengaruh terhadap peningkatan daya tahan jantung paru pada calon jamaah haji non –

Daya tahan jantung dan paru-paru adalah kemampuan sistem jantung, paru-paru, dan pembuluh darah untuk berfungsi secara optimal melakukan aktivitas sehari-hari dalam waktu yang

Tidak bergerak ialah mempertahankan keseimbangan sikap tubuh secara diam dalam posisi duduk, berbaring, dan berdiri.. Adapun bergerak dalam keseimbangan ialah

Pengaruh Latihan Lari Interval Dengan Latihan Naik Turun Bangku Terhadap Peningkatan Daya Tahan Jantung Paru Anggota Resimen Mahasiswa Satya Nagara Universitas Negeri Medan

4.5.2 Melakukan berbagai hasil analisis latihan dan pengukuran komponen kebugaran jasmani (daya tahan, kekuatan, komposisi tubuh, dan kelenturan) menggunakan

Kegiatan Inti Materi : Latihan daya tahan jantung untuk pengembangan kebugaran jasmani..  Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian

Latihan yang dapat meningkatkan dan mengembangkan daya tahan jantung dan paru-paru antara lain: lari jarak jauh, renang jarak jauh, cross-country atau lari lintas

Berikut adalah unsur-unsur kebugaran jasmani yang dapat ditingkatkan: 1 Kebugaran jasmani dari segi kesehatan Bagian fundamentalnya adalah: a Daya tahan jantung-paru kardiorespirasi