Studi Deskriptif Mengenai Resiliensi pada Remaja yang Orangtuanya Bercerai di Bandung.
Teks penuh
Dokumen terkait
Individu dengan resiliensi kerja yang rendah tidak dapat bertahan dalam menghadapi situasi yang menekan, menghindari kesulitan karena membebani dirinya, membuat individu
Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner metode sosialisasi nilai seksual dan kuisioner perilaku seksual yang dikembangkan peneliti dari skripsi Ade
Orang tua yang memiliki anak Thalasemia di Rumah Sakit “X” Bandung yang memiliki derajat resiliensi rendah dalam aspek autonomy, maka orang tua yang memiliki anak
Resiliensi memiliki peranan dalam mendampingi pertumbuhan remaja yatim piatu yang tinggal di panti asuhan. Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat empat aspek yang
Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima, yaitu terdapat hubungan antara locus of control dengan resiliensi pada remaja yang orang tuanya
terdapat hubungan yang positif antara locus Implikasinya adalah individu dengan locus of of control dengan resiliensi pada remaja yang control internal lebih mampu bertahan dan
Tabel 3.4 Kuesioner Alat Ukur Resiliensi No Aspek Indikator 1 2 3 4 5 1 Personal competence, high standard, and tenacity Mampu beradaptasi terhadap perubahan Mampu menerima
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan locus of control dengan resiliensi pada remaja yang orang tuanya