KAMUS KOMPETENSI TEKNIS JABATAN FUNGSIONAL PEREKAM MEDIS Urusan Pemerintahan : Kesehatan
1. PELAYANAN PENERIMAAN PASIEN
Nama Kompetensi : Pelayanan Penerimaan Pasien Kode Kompetensi : MDK.04.01
Definisi : Kemampuan melakukan komunikasi dalam proses wawancara pasien, mengumpulkana data, mengkategorikan, menganalisis, merumuskan dan menyampaikan informasi peraturan, tata tertib, tarif, informasi dokter, persyaratan Rawat Jalan, Rawat Inap dan Hak dan Kewajiban Pasien, serta pemanfaatannya untuk berbagai kepentingan pelayanan, statistik dan pengawasan
KECAKAPAN
Level Diskripsi Indikator Perilaku
1 Memahami teknik dan metode
penerimaan pasien .
1.1 Menjelaskan manajemen dasar rekam medis, terminologi medis, komunikasi efektif, IT dasar dan , teknik dan metode pengumpulan dan pengolahan informasi dalam proses
penerimaan pasien.
1.2. Menjelaskan tahapan penerimaanpasien, teknik
dan metode wawancara, pengumpulan dan pencarian data dari berbagai jenis informasi 1.3 Menjelaskan manfaat dari penerimaan pasien untuk pelayanan, ketatalaksanaan dan
pengawasan 2 Mampu melakukan
penerimaan pasien sesuai dengan pedoman prosedur dan petunjuk teknis.
2.1Membuat register dengan mengumpulkan data administrasi pasien /klien melalui berbagai metode pengumpulan data yang tepat dari karakteristik data individual menjadi informasi . 2.2. Mengolah, menganalisis serta merumuskan
informasi datauntuk indeks utama pasien, sesuai kaidah KIUP/IUP (data individual, data demografi, data sosial, data klinis, data rujukan untuk surveilans)
2.3 Menyajikan berbagai bentuk informasi untuk keperluan pertukaran data untuk kepentingan rujukan klinis dan sistem pembiayaan serta penatalaksanaan dan pengawasan.
3 Mampu
menganalisa dan menyelenggaraan penerimaan pasien
3.1.Menganalisadata berbagai instrumen pengumpulan, pengolahan dan penyajian informasipelayanan penerimaan pasien sesuai tujuan pemanfaatannya. (jenis formulir, jenis
untuk berbagai
kepentingan template dan aplikasi yang diperlukan sesuai alur pasien dan alur rekam medis termasuk untuk penelitian ( kuesioner, panduan interview, log book)
3.2 Menjadi pimpinan tim pelaksanaan penerimaan pasien dari pembentukan tim, choahing,
menitoring
3.3. Mengkomunikasikan tentang penerimaan pasien termasuk edukasi dan informasi
terintegrasi yang dapat meyakinkan pemangku kepentingan tentang pentingnya penerimaan pasien dalam rangka kelengkapan dan akurasi data guna kesinambungan pelayanan
kesehatan..
4 Mampu
mengevaluasi proses penerimaan pasien untuk
kepentingan pelayanan, ketatalaksanaan dan pengawasan
4.1. Mengevaluasi proses pelayanan penerimaan pasien. Baik yang berbasis kertas (manual) maupun elektronik.
4.2. Membuat rekomendasi dari hasil proses evaluasi penerimaan pasien. (penyusunan perencanaan, manajemen kinerja, standar kompetensi)
4.3.Mengevaluasi alur aksesibilitas pasien di fasilitas pelayanan kesehatanuntuk peningkatan mutu pelayanan mulai dari penerimaan, pelayanan klinis, konsultasi pemeriksaan penunjang hingga hasil akhir pelayanan.
4.4 Menyusun rekomendasi alur aksesibilitas pasien di fasilitas pelayanan kesehatan untuk peningkatan mutu pelayanan mulai dari penerimaan, pelayanan klinis, konsultasi pemeriksaan penunjang hingga hasil akhir pelayanan.
4.5.Mengevaluasi prosespenatalaksanaan penerimaan pasien dan pengawasannya (penyusunan bisnis proses, prosedur kerja, pengawasan melekat)
4.6.Menyusun rekomendasi hasil evaluasi
prosespenatalaksanaan penerimaan pasien dan pengawasannya (penyusunan bisnis proses, prosedur kerja, pengawasan melekat)
5 Mampu
mengembangkan metode, konsep, kebijakan, teknik metode dan
Penerimaan Pasien dan berbagai pemanfaatnya
5.1 Mengembangkan metode, konsepdan kebijakan alur aksesibilitas pasien ke fasilitas pelayanan kesehatan sampai dengan akhir pelayanan dengan pemanfaatannya untuk berbagai keperluan
5.2 Menyusun buku pedoman, panduan dan petunjuk teknis penatalaksanaan penerimaan pasien,pemanfaatan dan Pengawasannya.
5.3 Menjadi mentor dari sistem Rekam Medis untuk
kepentingan rujukan nasional dalam pertukaran data dan informasi serta pelaksanaan dan penyelesaian masalah penerimaan pasien secara elektronik
2. PENYIMPANAN REKAM MEDIS
Nama Kompetensi : Penyimpanan Rekam Medis Kode Kompetensi : PTI.07.02
Definisi : Kemampuan untuk melaksanakan kegiatan penyimpanan rekam medis meliputi design, pengambilan, peminjaman, pengembalian, penjajaran, retensi dan pemusnahan baik manual maupun elektronikdengan prinsip terjaga kerahasiaan rekam medis dan informasi pasien
KECAKAPAN
Level Diskripsi Indikator Perilaku
1 Memahami teknik dan metode sistem
penyimpananRekam Medis dan penggunaanya
1.1. Menjelaskan manajemen rekam medis dasar, sistem penyimpanan,sistem kearsipan, IT, ergonomi, antropometri, design grafis, design rekam medis dalam proses penyimpanan dokumen rekam medis baik manual maupun elektronik 1.2. Menjelaskan tahapan penyimpanan ,
teknik dan metode dalam proses
penyimpanan, retensi dan pemusnahan rekam medis dalam bentuk manual maupun elektronik
1.3 Menjelaskan manfaat dan penggunaan penyimpanan untuk pelayanan pasien, riset, edukasi, ketatalaksanaan dan pengawasan.
2 Mampu melakukan penyimpanan Rekam medis sesuai dengan pedoman prosedur dan petunjuk teknis
2.1 Mengumpulkan informasi masalah penyimpanan dengan berbagai metode pengumpulan yang tepat karakteristik penyimpanan
2.2. Mengolah, menganalisis serta
merumuskan informasi pada penyimpanan rekam medis sesuai kaidah sietm
penyimpanan yang berlaku.
2.3 Menyajikan berbagai bentuk informasi penyimpanan rekam medis untuk keperluan pelayanan ,riset, edukasi, serta , kelembagaan, ketatalaksanaan dan pengawasan
3 Mampu menganalisa dan menyelenggaraan,penyi mpanan Rekam medis
3.1.Mendesain sistem penyimpanan,
penomoran dan sistem penjajaran sesuai dengan kebutuhan rak, desain folder RM,
untuk berbagai
kepentingan. Lokasi dan luas ruangan.
3.2. Merencanakan sistem penyimpanan elektronik mulai dari sistem aplikasi, back up data, security dan mirror system dengan pemanfaatan IT
3.3. Merencanakan penyusutan dan
pemusnahan sesuai PERPU baik manual maupun elektronik
3.4. Mendesain berbagai instrumen pengumpulan, pengolahan dan pengawasan sistem penyimpanan
terhadap kerahasiaan dengan monitoring (form kuesioner, panduan interview, log book)
3.5 Menjadi pimpinan tim kerjapenyimpanan dari pembentukan tim, coaching,
mentoring pelaksanaan penyimpanan rekam medis
3.6. Mengkomunikasikan penatalaksanaan sistem penyimpanan rekam medis sesuai peraturan perundang-undanganyang berlaku
4 Mampu mengevaluasi hasil Sistem
Penyimpanan Rekam Medis untuk kepentingan privacy, convidensial dan security dengan
penatalaksanaan dan pengawasan
4.1. Mengevaluasi
penatalaksanaanpenyimpanan untukpelayanan pasien (penyusunan perencanaan, pengawasan, monitoring dan evaluasi)
4.2 Merekomendasi
penatalaksanaanpenyimpanan untuk pelayanan pasien (penyusunan
perencanaan, pengawasan, monitoring dan evaluasi)
4.3Mengevaluasipenatalaksanaan penyimpanan rekam medis untuk kelembagaan (pembentukan, pengembangan, retensi, pemusnahan)organisasi.
4.4 Merekomendasipenatalaksanaan penyimpanan rekam medis untuk kelembagaan (pembentukan, pengembangan, retensi, pemusnahan)organisasi.
5 Mampu mengembangkan teori, konsep, kebijakan, teknik metode
Penyimpanan Rekam medis dan berbagai pemanfaatnya.
5.1 Mengembangkan konsep, teori, dan kebijakan tentang penyimpanan dan pemanfaatnanya untuk berbagai keperluan.
5.2 Menyusun buku pedoman, panduan dan petunjuk teknis penatalaksanaan
penyimpanan untuk pelayanan dan kelembagaan
5.3 Menjadi mentor dan rujukan nasional dalam pelaksanaan dan penyelesaian masalah peyimpanan rekam medis.
3. ASSEMBLING & ANALISISDATA KESEHATAN
Nama Kompetensi : Assembling & AnalisisData Kesehatan Kode Kompetensi : MDK.04.02
Definisi : Kemampuan melakukan Assembling / Perakitan RM secara menyeluruh yang menggambarkan kronologis perawatan dan pengobatan pasien baik tiap kunjungan pasien di rawat jalan maupun perawatan pasien di rawat inap sesuai dengan pemakaian / penggunaan formulir rekam medis yang mengacu pada Format penyusunan Perakitan Rekam Medis.
Kemampuan melakukan analisis data kesehatan secara manual
dan atauelektronik , dengan melihat satuan data dan variable, gambar dan hasil grafik data dan informasi secara menyeluruh yang menggambarkan kronologis asuhan pasien baik tiap kunjungan pasien di rawat jalan maupun rawat inap sesuai dengan peraturan yang berlaku.
KECAKAPAN
Level Diskripsi Indikator Perilaku
1 Memahami peraturan dan mekanisme Assembling &
Analisis Data Kesehatan
1.1 Memahami terminology medis, design grafis, metode penelitian dasar, teknik dan metode pengumpulan dan pengolahan informasi setiap variable struktur data dan isi terkait dengan design manual maupun elektronik
1.2. Melaksanakan pengelolaan struktur isi dan standar data rekam medis pada informasi kesehatan baik manual maupun elektronik menghasilkan informasi kesehatan pada data Data Kesehatanmanual dan elektronik
1.3. Menjelaskan tahapan dalam proses melakukan asembling dan bentukrekam medis yang
menggambarkan kronologi susunan formulir yang valid dan lengkap
1.4.Menjelaskan manfaat dalam penyusunan formulir yang dirakit/disusun/ditata menjadi rekam medis yang bermanfaat untuk asuhan pelayanan dan penelitian serta
ketatalaksanaan dokumen dan pengawasan 1.5 Menjelaskan manfaat dalam Analisis data
kesehatan menjadi rekam medis yang
bermanfaat untuk Pemberi asuhan pelayanan
dan penelitian serta ketatalaksanaan dokumen dan pengawasan
1.6 Menjelaskanperaturan, dan kebijakan, prosedur kriteria dalam Assembling / Perakitan RM
1.7 Menjelaskanperaturan, dan kebijakan, prosedur kriteria dalam Analisis data kesehatan
2 Mampu melakukan proses Assembling
&Assembling &
Analisis Data Kesehatan sesuai dengan prosedur dan petunjuk teknis
2.1 Melakukan aktivitas penyusunan
assembling/perakitan RM sesuai dengan prosedur dan petunjuk teknis dengan pengawasan
2.2 Menjalankan setiap tahapan dalam proses Assembling / Perakitan RM,
2.3 Mengidentifikasikelengkapan data rekam medis melalui proses asembling sesuai spesifikasi dalam penatalaksanaan Assembling / Perakitan RM
3 Mampu
menganalisa dan mengorganisasikan pelaksanaan
Assembling &
Analisis Rekam Medis sesuai dengan prosedur dan petunjuk teknis
3.1. Menjadi team leader dalam pengadaan barang dan jasa, dari perencanaan pengadaan formulir, penetapan persyaratan,riset, penilaian
kelayakan penyusunan lembar RM/Assembling / Perakitan RM
3.2 Menjadi team leader dalam pengadaan barang dan jasa dari perencanaan pengadaan formulir, penetapan persyaratan,riset, penilaian
kelayakan Analisis data kesehatan
3.3 Menganalisis kinerja petugas yang melakukan pemantauan kelengkapan isi secara kuantitas dan kualitas rekam medis
3.4 Menganalisis bentuk rekam medis yang menggambarkan kronologi susunan formulir yang valid dan lengkap
3.5 Menganalisis secara kuantitatif dan kualitatif komponen-komponen data kesehatan
3.6 MemastikanAssembling / Perakitan RM dan Analisis data kesehatantelah memenuhi standar.
3.7 Menganalisis kinerja petugas yang melakukan pemantauan kelengkapan isi secara kuantitas dan kualitas Analisis data kesehatan
3.8 Mendisain format formulir berbasis kertas dan elektronik
4 Mampu
mengevaluasi dan memberikan
rekomendasi untuk pengembangan strategi Assembling
& Analisis Data Kesehatan yang
4.1 Membuat bukupedoman , petujuk teknis Assembling / Perakitan RM dan Analisis data kesehatan
4.2Mengevaluasiformulir yang sudah kadaluarsa ataupun formulir ilegal ( tanpa identifikasi Form) 4.3 Merekomendasi untuk penyempurnaan sistem,
prosedur dan petunjuk teknis penyediaan formulir berbasis kertas atau elektronik.
lebih effektif dan
effisen 4.4. Membuat strategi pengadaan formulir ( manual dan elektronik )yang efektif
4.5 Menjadi mentor dan rujukan penyelesaian masalah isi dan jenis formulir dan Analisis kelengkapan rekam medis di lingkup instansi 4.6.Memberikan rekomendasi untuk
penyempurnaan sistem, prosedur dan petunjuk teknis
4.7. Membuat strategi pengadaan formulir ( manual dan elektronik )yang efektif.
5 Mampu
mengembangkan kebijakan, teknik metode Assembling
& Analisis Data kesehatan yang lebih effektif dan effisien
5.1 Mengembangkan dan membuat kebijakan /sistem asembling dan perakitan rekam medis yang lebih effektif dan effisien
5.2 Mengembangkanmetode analisis data kesehatan
yang spesifik
5.3 Menjadi mentor dan rujukan pemecahan masalah terkait Assembling & Analisis Data kesehatanlintas instansi/secara nasional 5.4 Mengembangkan konsep dan kebijakan
Assembling & Analisis Data Kesehatanuntuk berbagai keperluan
5.5 Melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggungjawabnya, dan mengelola pengembangan kompetensi kerja secara mandiri;
4. PENGODEAN DATA KLINIS DATA KLINIS& PEMBIAYAAN PASIEN
Nama Kompetensi : Pengodean Data Klinis dan Pembiayaan pasien Kode Kompetensi : MDK.04.03
Definisi : Kemampuan untuk melaksanakan sistem klasifikasi klinis dan kodefikasi penyakit yang berkaitan dengan kesehatan dan tindakan medis sesuai terminologi medis mengacu pada International Classification of Disease (ICD) menggunakan cara manual dan elektronik, melaksanakan audit, kemudian melakukan indeks dengan cara mengumpulkan data penyakit, kematian, tindakan dan dokter yang disajikan dalam bentuk laporan indeks,
KECAKAPAN
Level Diskripsi Indikator Perilaku
1 Memahami teknik dan metode
Pengodean Data Klinis dan
Pembiayaan pasien
1.1. Memahami terminologi medis, Anatomi Fisiologi, Pathologi, assuransi kesehatan, dan ilmu biomedik lainnya dalam proses
penetapan kodefikasi penyakit dan tindakan 1.2. Menjelaskan tahapan tahapan menetapkan
kodefikasi dari berbagai jenis Klasifikasi (ICD) dan bentuk indexing penyakit dan tindakan 1.3. Menjelaskan tahapan berbagai teknik dan
metode analisis dan penyajian jenis informasi manajemen data kesehatan
1.4 Menjelaskan manfaat dan pengunaan klasifikasi klinis untuk statistik, surveilans, sistem pembiayaan
2 Mampu melakukan proses Pengodean Data Klinis dan Pembiayaan pasien sesuai dengan prosedur dan petunjuk teknis
2.1.Melakukan sistem klasifikasi klinis dan kodefikasi penyakit yang berkaitan dengan kesehatan dan tindakan medis sesuai
terminologi medis mengacu pada International Classification of Disease (ICD) menggunakan cara manual dan elektronik
2.2.Menetapkan ketepatan kodefikasi penyakit dan tindakan dalam rangka pengumpulan informasi kesehatan dengan berbagai metode pengumpulan yang tepat
2.3. Mengolah, mengindeks kode penyakit dan tindakan medis ( data demografi, data penyakit, data tindakan, data terapi, data dokter dan data obat) sesuai dalam rekam medis
2.4 Menyajikan berbagai bentuk informasi
jabatan untuk keperluan statistik pelayanan, epidemiologi, surveilans, sistem pembiayaan 2.5.Melaksanakan indeks dengan cara
mengumpulkan data penyakit, kematian, tindakan dan dokter yang disajikan dalam bentuk laporan indeks
2.6. Mengklasifikasikan data kode diagnosis yang akurat bagi kepentingan informasi morbiditas dan sistem pelaporan morbiditas yang
diharuskan
2.7. Menyajikan informasi morbiditas dengan akurat dan tepat waktu bagi kepentingan monitoring KLB epidemiologi dan lainnya 2.8. Mengelola indeks penyakit dan tindakan guna
kepentingan laporan medis dan statistik serta permintaan informasi pasien secara cepat dan terperinci
3 Mampu menganalisa dan
mengorganisasikan pelaksanaan
Pengodean Data Klinis
3.1.Melaksanakan evaluasi kelengkapan isi diagnosis dan tindakan dengan metode kuantitatif sehingga menghasilkan ketepatan pengodean sesuai International Classification of Disease (ICD) yang berlaku
dan Pembiayaan pasien sesuai sesuai dengan prosedur dan petunjuk teknis
3.2 Mendesain berbagai instrumen pengumpulan, pengolahan dan penyajian informasi jabatan sesuai tujuan pemanfaatnanya (form
kuesioner, panduan interview, log book) 3.2 Menjadi pimpinan tim pelaksanaan klasifikasi
klinis dan sistem pembiayaan dari pembentukan tim, choahing, mentoring pelaksanaan
3.3. Memberikan penyuluhan tentang Sistem klasifikasi klinis dan sistem pembiayaan, meyakinkan kepada pasien, PPA, Manajemen Pelayanan serta Masyarakat tentang
pentingnya klasifikasi klinis dan sistem pembiayaan dan penggunaannya
3.4.Melaksanakan hubungan kerja inter dan antar profesi sesuai dengan kode etik profesi untuk mewujudkan komunikasi satu arah, kerja tim untuk menghasilkan mutu klasifikasi klinis dan sistem pembiayaan dan penggunaannya 3.5.Melakukan pengembangan diri terhadap
kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui seminar, pelatihan dan pendidikan di bidang pentingnya klasifikasi klinis dan sistem pembiayaan dan penggunaannya untuk
meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber dayamanusia
4 Mampu mengevaluasi hasil Pengodean Data Klinis dan
Pembiayaan pasienuntuk
kepentingan pasien, pelayanan kesehatan, penelitian dan , kelembagaan, dan pengawasan
4.1. Memastikan besaran biaya pelayanan kesehatan sesuai sesuai dengan pengodean data klinis dan peraturan yang berlaku
4.2 Mengevaluasi penerapan hasil klasifikasi klinis dan sistem pembiayaan untuk statistik
kesehatan, indikator pelayanan, penelitian dan sistem asuransi kepegawaian
(penyusunan perencanaan pegawai,
rekruitmen, penempatan, manajemen kinerja, standar kompetensi,remunerasi)
4.3Merekomendasi penerapan hasil klasifikasi klinis dan sistem pembiayaan untuk statistik kesehatan, indikator pelayanan, penelitian dan sistem asuransi kepegawaian
(penyusunan perencanaan pegawai,
rekruitmen, penempatan, manajemen kinerja, standar kompetensi,remunerasi)
4.4Mengevaluasi penerapan analisis jabatan koder untuk kelembagaan (pembentukan, pengembangan, penciutan,
penggabungan)organisasi
4.5 Merekomendasi penerapan analisis jabatan koder untuk kelembagaan (pembentukan, pengembangan, penciutan,
penggabungan)organisasi
4.6. Menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas dan menganalisis hasil pengodean Data Klinis dan Pembiayaan pasiendengan beragam metode yang sesuai, baik yang belum maupun yang sudah baku
4.7. Mengevaluasi kinerja koder yang bermutu dan terukur
5 Mampu
mengembangkan teori, konsep,
kebijakan, Pengodean Data Klinis dan
Pembiayaan
pasiendan berbagai pemanfaatnya
5.1 Mengembangkan konsep, dan kebijakan Klasifikasi klinis dan sistem pembiayaan dan pemanfaatannya untuk berbagai keperluan 5.2 Menyusun bukupedoman, panduan dan
petunjuk teknis klasifikasi klinis dan sistem pembiayaan dan pemanfaatan dari untuk kepentingan pasien, pelayanan kesehatan, penelitian dan , kelembagaan dan
Pengawasan
5.3 Menjadi mentor dan rujukan nasional dalam pelaksanaan dan penyelesaian masalah sistem klasifikasi klinis dan sistem
pembiayaan
5.4.Melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggungjawabnya, dan mengelola pengembangan kompetensi kerja secara mandiri;
5. QUALITY ASSURANCE / Menjaga Mutu
Nama Kompetensi : QA / Menjaga Mutu Kode Kompetensi : MDK 04.04
Definisi : Kemampuan untuk mengumpulkan, mengolah, mengkategorikan, menganalisis dan merumuskan dan menyajikan informasi indikator mutu pelayanan rekam medis, indikator mutu pelayanan Rumah Sakit dan Indikator Mutu Pelayanan Medis, serta pemanfaatnnya untuk berbagai kepentingan statistik, epidemilogo, surveilans dan penelitian serta pengawasan
KECAKAPAN
Level Diskripsi Indikator Perilaku
1 Memahami teknik dan metode Quality Assurance/ Menjaga Mutu dan
penggunaanya
1.1 Memahami terminologi quality asurance, teknik Quality Management, proses pengumpulan, pengolahan, Bio Statistik, analisis dan penyajian informasi
1.2. Menjelaskan tahapan tahapan QA, teknik dan metode analisis dan berbagai jenis informasi dan bentuk sajian informasi jabatan
1.3 Menjelaskan berbagai manfaat dan pengunaan QA untuk Manajemen, Profesi Pemberi Asuhan, kelembagaan, ketatalaksanaan dan
pengawasan 2 Mampu melakukan
quality Assurance/
Menjaga Mutu sesuai dengan pedoman prosedur dan petunjuk teknis
2.1 Mengumpulkan informasi jabatan dengan berbagai metode pengumpulan yang tepat karakteristik data pelayanan dan surveilans 2.2. Mengolah, menganalisis serta merumuskan
informasi kesehatan yang dapt berguna bagi manajemen, peneliti dan lembaga
2.3 Menyajikan berbagai bentuk informasi data kesehatan menjadi indikator yang dapat
dibandingkan dengan data lain untuk keperluan Manajemen, kelembagaan, ketatalaksanaan dan pengawasan
3 Mampu
menganalisa dan menyelenggaraan Quality Asurance/
Menjaga Mutu untuk berbagai kepentingan
3.1.Mendesain berbagai instrumen pengumpulan, pengolahan dan penyajian informasi jabatan sesuai tujuan pemanfaatnanya (form kuesioner, panduan interview, log book)
3.2 Menjadi pimpinan tim pelaksanaan analisis jabatan dari pembentukan tim, choahing, mentoring pelaksanaan analisis jabatan 3.3. Memberikan penyuluhan analisis jabatan,
meyakinkan pemangku kepentingan tentang pentingnya analisis jabatan dan
penggunaannya 4 Mampu
mengevaluasi hasil Quality Assurance/
Menjaga Mutu untuk kepentingan pelayanan
Kesehatan, Surveilnse dan Penelitian dan pengawasan
4.1. Membuat rekomendasi menerapkan penggunaan QA untuk Indikator Pelayanan 4.2 Merekomendasi penerapan indikator pelayanan
dan indikator manajemen untuk peningkatan mutu
4.3 Merekomendasi penerapan QA untuk
ketatalaksanaan dan pengawasan (penyusunan bisnis proses, prosedur kerja, pengawasan melekat)
5 Mampu
mengembangkan teori, konsep, kebijakan,Quality Assurance/menjaga Mutu dan berbagai pemanfaatnya
5.1 Mengembangkan konsep, teori, dan kebijakan analisis jabatan dan pemanfaatnanya untuk berbagai keperluan
5.2 Menyusun buku, pedoman, panduan dan petunjuk teknis analisis jabatan dan pemanfaatan analisis jabatan untuk
kepegawaian, Kelembagan, Ketatalaksanaan dan Pengawasan
5.3 Menjadi mentor dan rujukan nasional dalam pelaksanaan dan penyelesaian masalah analis jabatan
6. STATISTIK &PELAPORAN
Nama Kompetensi : Statsitik Pelaporan Kode Kompetensi : STAT.05.01
Definisi : Kemampuan untuk mengumpulkan, mengolah, mengkategorikan, menganalisis dan merumuskan dan menyajikan informasi Data Pasien, serta pemanfaatnnya untuk berbagai kepentingan pelayanan, penelitian, ketatalaksanaan serta pengawasan.
KECAKAPAN
Level Diskripsi Indikator Perilaku
1 Memahami teknik dan metode
Statistik pelaporan data pasien dan penggunaanya.
1.1 MampuMenjelaskan manajemen dasar rekam medis, statistic, Biostatistik, epidemiologi dan sistem pelaporan ,IT, teknik dan metode pengumpulan data dan pengolahan informasi dan penyajian data .
1.2. Menjelaskan tahapan tahapan pengumpulan, pengolahan, analisis dan penyajian, teknik dan metode stastistik dan berbagai jenis informasi dan bentuk sajian informasi .
1.3 Menjelaskan berbagai manfaat statistik pelaporan untuk pelayanan kesehatan , ketatalaksanaan dan pengawasan
2 Mampu melakukan statistic pelaporan sesuai dengan pedoman prosedur dan petunjuk teknis.
2.1 Mengumpulkan informasi data pelayanan dengan berbagai metode pengumpulan data statistik yang tepat karakteristik data
pelaporan.
2.2. Mengolah, menganalisis serta merumuskan informasi data statistk ,sesuai kaidah statistik pelaporan (Volume kegiatan pelayanan,
morbiditas penyakit rawat inap dan rawat jalan serta surveilan)
2.3 Menyajikan berbagai bentuk informasi data untuk keperluan statistik , ketatalaksanaan dan pengawasan.
3 Mampu
menganalisa dan menyelenggaraan statistik pelaporan untuk berbagai
3.1.Mendesain berbagai instrumen pengumpulan, pengolahan dan penyajian informasipelayanan pasien sesuai tujuan pemanfaatnanya.
3.2 Menjadi pimpinan tim pelaksanaan statistic pelaporan dari pembentukan tim, choaching,
kepentingan menitoring pelaksanaan statistik pelaporan.
3.3. Memberikan penyuluhan tentang statistik, meyakinkan pemangku kepentingan tentang pentingnya stastistik pelaporan data pasien dan penggunaannya.
4 Mampu
mengevaluasi hasil statistik pelaporan untuk kepentingan pelayanan ,
ketatalaksanaan dan pengawasan
4.1. Membuat rekomendasi menerapkan
penggunaan statistic pelaporan untuk data pelayanan (penyusunan perencanaan, manajemen kinerja, standar
kompetensi,remunerasi)
4.2 Membuat rekomendasi penerapan statistik untuk pelayanan (pembentukan,
pengembangan, penciutan, penggabungan).
4.3 Membuat rekomendasi penerapan statistikm pelaporan untuk ketatalaksanaan dan
pengawasan (penyusunan bisnis proses, prosedur kerja, pengawasan melekat).
5 Mampu
mengembangkan teori, konsep, kebijakan, teknik metode dan
statistik pelaporan, dan berbagai pemanfaatnya
5.1 Mengembangkan konsep, dan kebijakan tentang statistik pelaporan pasien dan pemanfaatannya untuk berbagai keperluan 5.2 Menyusun buku, pedoman, panduan dan
petunjuk teknis statistik pelaporan dan pemanfaatan statistik untuk pelayanan , Ketatalaksanaan dan Pengawasan
5.3 Menjadi mentor dan rujukan nasional dalam pelaksanaan dan penyelesaian masalah statistik pelaporan
7. PELEPASAN INFORMASI KESEHATAN
Nama Kompetensi : Pelepasan Informasi Kesehatan Kode Kompetensi : MDK.04.05
Definisi : Kemampuan untuk melaksanakan pelepasan Informasi Kesehatan dengan pengelolaan korespondensi kepada pasien, Lembaga, Institusi Pelayanan dan pihak Asuransi yang terdiri dari permintaan, verifikasi data mengacu pada standard operational procedure (SOP) pemeriksaan data menggunakan cara manual dan elektronik
KECAKAPAN
Level Diskripsi Indikator Perilaku
1 Memahami peraturan dan mekanisme Pelepasan Informasi kesehatan
1.1.MenjelaskanManajemen rekam Medis Dasar, Aspek Hukum, Peraturan dan Perundangan, Kebijakan internal Institusi termasuk Terminologi medis dalam proses membaca istilah medis dalam rekam
medis
1.2. Menjelaskan SPO dalam memberikan pelayanan untuk pelepasan informasi kesehatan kepada pihak ketiga
1.3. Menjelaskan komunikasi dalam tahapan berbagai teknik dan metode
untukpenyajian jenis informasi kesehatan 1.4 Melaksanakan pengelolaan struktur isi
dan standar data rekam medis pada informasi kesehatan baik manual maupun elektronik menghasilkan informasi
kesehatan pada data rekam medis manual dan elektronik
2 Mampu melakukan proses Pelepasan Informasi
kesehatansesuai dengan prosedur dan petunjuk teknis
2.1 Melakukan proses pelepasan informasi kesehatan sesuai dengan prosedur dan petunjuk teknis sesuai SPO dengan pengawasan ( Kerahasiaan informasi) 2.2 Melaksanakan kegiatan pelayanan
korespondensi menggunakan cara manual dan elektronik menghasilkan dokumen data rekam medis untuk digunakan pada manajemen dasar rekam medis dan informasi kesehatan
2.3. Menjalankan setiap tahapan dalam proses pelepasan informasi kesehatan dengan menjunjung azas ( Privasi, Confidensiality dan security)
2.5. Melaksanakan verifikasi data mengacu pada standard operational procedure (SOP) pemeriksaan data menggunakan metode manual dan elektronik menghasilkan
3 Mampu menganalisa dan mengorganisasikan pelaksanaan Pelepasan Informasi kesehatan sesuai dengan prosedur dan petunjuk teknis
3.1. Menjadi team leader dalam melakukan pelepasan Informasi dari perencanaan, penetapan persyaratan ROI baik untuk publikasi, penjaminan kesehatan, dan penelitian
3.2 Menganalisis kinerja petugas yang melakukan pemantauan pelepasan informasi sesuai dengan prosedur dan petunjuk teksnis.
3.3 Memastikan pelepasan informasi yang memenuhi standar.
3.4. Melaksanakan hubungan kerja inter dan antar profesi sesuai dengan kode etik profesi untuk mewujudkan komunikasi satu arah, kerja tim untuk menghasilkan mutu kinerja yang terukur
3.5. Menyusun laporan hasil dan proses kerja
secara akurat dan sahih serta
mengkomunikasikan- nya secara efektif kepada pihak lain yang membutuhkan 4 Mampu mengevaluasi
dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan strategi Pelepasan Informasi kesehatanyang lebih effektif dan effisen
4.1 Mengidentifikasi kelemahan dari SPO pelepsan informasi kesehatan, membuat evaluasi hal-hal terkait dengan
kerahasiaan informasi, memberikan rekomendasi untuk penyempurnaan sistem, prosedur dan petunjuk teknis Pelepasan Informasi Kesehatan
4.2. Membuat strategi Pelepasan Informasi Kesehatan yang efektif
4.3 Membuat pedoman , petujuk teknis Assembling / Perakitan RM
4.4 Menjadi mentor dan rujukan penyelesaian masalah isi dan jenis formulir dan analisa kelengkapan rekam medis di lingkup instansi
4.5. Bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya
4.6. Menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas dan menganalisis data dengan beragam metode yang sesuai, baik yang belum maupun yang sudah baku
5 Mampu mengembangkan kebijakan, teknik metode Pelepasan Informasi kesehatanyang lebih effektif dan effisien
5.1 Mengembangkan dan membuat kebijakan /sistem pelepasan informasi kesehatan yang lebih effektif dan effisien
5.2 Mengembangkansistem informasi
spesifikasi, kriteria, evaluasi, persyaratan pelepasan informasi kesehatan
5.3 Menjadi mentor (pembimbing) dan rujukan pemecahan masalah terkait pengadaan lintas instansi/secara nasional 5.4. Melakukan proses evaluasi diri terhadap
kelompok kerja yang berada dibawah tanggungjawabnya, dan mengelola pengembangan kompetensi kerja secara mandiri;
5.5. Memecahkan masalah pekerjaan dengan sifat dan konteks yang sesuai dengan bidang keahlian terapannya didasarkan pada pemikiran logis, inovatif, dan bertanggung jawab atas hasilnya secara mandiri
5.6. Mampu bekerja sama, berkomunikasi dan berinovatif dalam pekerjaannya
8. PENGELOLAAN UNIT KERJA RMIK
Nama Kompetensi : Pengelolaan Unit Kerja RMIK Kode Kompetensi : MOL. 06.01
Definisi : Kemampuan untuk mengelola unit kerja dalam menjalankan seluruh kegiatan pendaftaran, penyimpanan, asembling, mutu pelayanan, Coder, Statistik dan Pelaporan dan Pelepasan Informasi yang terintergrasi sesuai standar KARS dan peraturan yang berlaku
KECAKAPAN
Level Diskripsi Indikator Perilaku
1 Memahami peraturan dan mekanisme
PengelolaanUnit Kerja RMIK
1.1.MenjelaskanManajemen rekam Medis, Aspek Hukum, Peraturan dan
Perundangan, Kepemimpinan,
Pengorganisasian, Kebijakan unit kerja, pengelolaan SDM dan Pengelolaan Mutu serta perencanaan logistik rekam medis, dan sistem IT
1.2. MenjelaskanKebijakan Mutu dalam pelepasan informasi kesehatan kepada pihak ketiga
1.3. Menjelaskan komunikasi efektif antar profesi kesehatan dan manajemen 1.4 Melaksanakan pengelolaan struktur isi
dan standar data rekam medis pada informasi kesehatan baik manual maupun elektronik menghasilkan informasi
kesehatan pada data rekam medis manual dan elektronik
2 Mampu melakukan proses PengelolaanUnit Kerja RMIK sesuai dengan prosedur dan petunjuk teknis
2.1 Melakukan proses manajemen organisasi sesuai pengorganisasian
2.2 Melaksanakan kegiatan pelayanan
korespondensi menggunakan cara manual dan elektronik menghasilkan dokumen data rekam medis untuk digunakan pada manajemen dasar rekam medis dan informasi kesehatan
2.3 Menjalankan unit kerja dengan pengelolaan SDM yang bermutu
2.4 Melaksanakan perencanaan logistik untuk kebutuhan pelayanan
3 Mampu menganalisa dan mengorganisasikan PengelolaanUnit Kerja RMIK sesuai dengan
3.1. Menjadi team leader dalam melakukan publikasi, penjaminan kesehatan, dan penelitian
3.2 Menganalisis kinerja petugas yang
prosedur dan petunjuk
teknis melakukan pemantauan kelengkapan isi
secara kuantitas dan kualitas rekam medis 3.3 MemastikanPengelolaanUnit Kerja
RMIKyang memenuhi standar.
3.4. Melaksanakan hubungan kerja inter dan antar profesi sesuai dengan kode etik profesi untuk mewujudkan komunikasi satu arah, kerja tim untuk menghasilkan mutu kinerja yang terukur
3.5. Menyusun laporan hasil dan proses kerja secara akurat dan sahih serta
mengkomunikasikan- nya secara efektif kepada pihak lain yang membutuhkan 4 Mampu mengevaluasi
dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan strategi PengelolaanUnit Kerja RMIKyang lebih effektif dan effisen
4.1 Mengidentifikasi kelemahan dari SPO pelepsan informasi kesehatan, membuat evaluasi hal-hal terkait dengan
kerahasiaan informasi, memberikan rekomendasi untuk penyempurnaan sistem, prosedur dan petunjuk teknis Pelepasan Informasi Kesehatan
4.2. Membuat strategi pengelolaan unit kerja yang efektif dan efisien
4.3 Membuat pedoman , petujuk teknis penyelenggaraan RMIK
4.4 Menjadi mentor dan rujukan penyelesaian masalah pelayanan rekam medis di lingkup instansi
4.5. Bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya
4.6. Menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas dan menganalisis data dengan beragam metode yang sesuai, baik yang belum maupun yang sudah baku
5 Mampu mengembangkan kebijakan, teknik metode PengelolaanUnit Kerja RMIK yang lebih effektif dan effisien
5.1 Mengembangkan dan membuat kebijakan /sistem pelayanan RMIK yang lebih effektif dan effisien
5.2 Mengembangkansistem informasi spesifikasi, kriteria,dan standar, monitoring dan evaluasi,
5.3 Menjadi mentor (pembimbing) dan rujukan pemecahan masalah terkait pengadaan lintas instansi/secara nasional 5.4. Melakukan proses evaluasi diri terhadap
kelompok kerja yang berada dibawah tanggungjawabnya, dan mengelola pengembangan kompetensi kerja secara
mandiri;
5.5. Memecahkan masalah pekerjaan dengan sifat dan konteks yang sesuai dengan bidang keahlian terapannya didasarkan pada pemikiran logis, inovatif, dan bertanggung jawab atas hasilnya secara mandiri
5.6. Bekerja sama, berkomunikasi dan berinovatif dalam pekerjaannya
UNIT KOMPETENSI TEKNIS JABATAN FUNGSIONAL PEREKAM MEDIS
No UNIT KOMPETENSI KAMUS KOMPETENSI
1 1. Melakukan Identifikasi dan Registrasi Pelayanan Pasien.
2. Melakukan Komunikasi dalam proses Penerimaan pasien.
3. Melakukan pengumpulan data dan menganalisa serta penyampaian informasi rawat jalan dan rawat inap.
Pelayanan Penerimaan Pasien.
2
4. Melaksanakan kegiatan penyimpanan rekam medis meliputi design, pengambilan, peminjaman,
pengembalian, penjajaran.
5. Melakukan retensi dan pemusnahan baik manual maupun elektronikdengan prinsip terjaga
kerahasiaan rekam medis dan informasi pasien 6. Melakukan desain sistem penyimpanan,
penomoran dan sistem penjajaran sesuai dengan kebutuhan.
7.
Melakukan perencanakan sistem penyimpanan elektronik mulai dari sistem aplikasi, back up data, security dan mirror system dengan pemanfaatan ITPenyimpanan Rekam Medis
3 8. Melakukan Assembling / Perakitan RM secara menyeluruh yang menggambarkan kronologis perawatan dan pengobatan pasien.
9. Melakukan analisis data kesehatan secara manual dan atauelektronik.
Assembling &
AnalisisData Kesehatan
10.Menganalisa dan mengorganisasikan pelaksanaan Assembling & Analisis Rekam Medis sesuai dengan prosedur dan petunjuk teknis
11.Mengevaluasi dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan strategi Assembling.
4
12. Melakukan sistem klasifikasi klinis dan kodefikasi penyakit yang berkaitan dengan kesehatan dan tindakan medis sesuai terminologi medis
mengacu pada International Classification of Disease (ICD) menggunakan cara manual dan elektronik
13.Menetapkan ketepatan kodefikasi penyakit dan tindakan dalam rangka pengumpulan informasi kesehatan dengan berbagai metode pengumpulan yang tepat
14. Melakukan indeks kode penyakit dan tindakan ,Mengelola indeks penyakit dan tindakan guna kepentingan laporan medis dan statistik serta permintaan informasi pasien secara cepat dan terperinci
Pengodean Data Klinis dan Pembiayaan pasien
5 15. Melakukan quality Assurance/ Menjaga Mutu sesuai dengan pedoman prosedur dan petunjuk teknis
16. Melakukan analisa dan menyelenggaraan Quality Asurance/ Menjaga Mutu untuk berbagai
kepentingan
17. Melakukan evaluasi hasil Quality Assurance/
Menjaga Mutu untuk kepentingan pelayanan Kesehatan, Surveilnse dan Penelitian dan pengawasan.
QA / Menjaga Mutu
6 18. Melakukan, mengolah, menganalisis serta merumuskan informasi data statistk ,sesuai kaidah statistik pelaporan (Volume kegiatan pelayanan, morbiditas penyakit rawat inap dan rawat jalan serta surveilan)
19. Melakukan desain berbagai instrumen pengumpulan, pengolahan dan penyajian informasipelayanan pasien sesuai tujuan pemanfaatnanya.
20. Melakukan pengembangkan konsep, dan
kebijakan tentang statistik pelaporan pasien dan pemanfaatannya untuk berbagai keperluan
21. Menyusun buku, pedoman, panduan dan petunjuk teknis statistik pelaporan dan pemanfaatan
Statsitik Pelaporan
statistik untuk pelayanan , Ketatalaksanaan dan Pengawasan.
7
22. Melakukan komunikasi dalam tahapan berbagai teknik dan metode untukpenyajian jenis informasi kesehatan
23. Melakukan proses pelepasan informasi kesehatan sesuai dengan prosedur dan petunjuk teknis sesuai SPO dengan pengawasan ( Kerahasiaan informasi)
24. Melakukan analisis kinerja petugas yang melakukan pemantauan pelepasan informasi sesuai dengan prosedur dan petunjuk teksnis.
25. Melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan strategi Pelepasan
Informasi kesehatanyang lebih effektif dan effisen 26. Melakukan pengembangkan kebijakan, teknik
metode Pelepasan Informasi kesehatanyang lebih effektif dan effisien
Pelepasan Informasi Kesehatan
8
27. Melakukan pengelolaan struktur isi dan standar data rekam medis pada informasi kesehatan baik manual maupun elektronik menghasilkan
informasi kesehatan pada data rekam medis manual dan elektronik
28. Melakukan proses PengelolaanUnit Kerja RMIK sesuai dengan prosedur dan petunjuk
29. Melaksanakan hubungan kerja inter dan antar profesi sesuai dengan kode etik profesi untuk mewujudkan komunikasi satu arah, kerja tim untuk menghasilkan mutu kinerja yang terukur 30. Melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi
untuk pengembangan strategi PengelolaanUnit Kerja RMIK, yang lebih effektif dan effisen.
31. Mengembangkan kebijakan, teknik metode PengelolaanUnit Kerja RMIK yang lebih effektif dan effisien
32. Melakukan kerja sama, berkomunikasi dan berinovatif dalam pekerjaannya
Pengelolaan Unit Kerja RMIK
I. JABATAN FUNGSIONAL
A. Jabatan Fungsional Keahlian
1. Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Madya
Formulir standar kompetensi jabatan fungsional madya adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan : Perekam Medis Madya
Kelompok Jabatan : Jabatan Fungsionasl Urusan Pemerintah : Kesehatan
Kode Jabatan : ...
JABATAN FUNGSIONAL MADYA
I. IKHTISAR JABATANIkhtisar Jabatan
Melaksanakan tugas dan fungsi utama yang
mensyaratkan kualifikasi profesional tingkat tinggi di bidang Perekam Medis
II. STANDAR KOMPETENSI
Kompetensi Level Diskripsi Indikator Kompetensi
A. Manajerial1. Integritas
5 Mampu
menjadi role model dalam penerapan standar keadilan dan etika di tingkat nasional
5.1. Mempertahankan tingkat standar keadilan dan etika yang tinggi dalam perkataan dan tindakan sehari-hari yang dipatuhi oleh seluruh pemangku kepentingan pada lingkup instansi yang dipimpinnya.
5.2. Menjadi “role model” /keteladanan dalam penerapan standar keadilan dan etika yang tinggi di tingkat nasional.
5.3. Membuat konsep kebijakan dan strategi penerapan sikap integritas dalam pelaksanaan tugas dan norma-norma yang sejalan dengan nilai strategis
organisasi.
2. Kerjasama
4 Membangun
komitmen tim, sinergi
4.1. Membangun sinergi antar unit kerja di lingkup instansi yang dipimpin;
4.2. Memfasilitasi
kepentingan yang berbeda dari unit kerja lain sehingga tercipta sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi;
4.3. Mengembangkan sistem yang
menghargai kerja sama antar unit,
memberikan dukungan / semangat untuk memastikan
tercapainya sinergi dalam rangka pencapaian target kerja organisasi.
3. Komunikasi
4 Mampu
mengemukak an pemikiran multidimensi secara lisan dan tertulis untuk
mendorong kesepakatan dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan
4.1. Mengintegrasikan informasi-informasi penting hasil diskusi dengan pihak lain untuk mendapatkan pemahaman yang sama; Berbagi informasi dengan pemangku
kepentingan untuk tujuan meningkatkan kinerja secara
keseluruhan;
4.2. Menuangkan pemikiran/konsep yang multidimensi dalam bentuk tulisan formal;
4.3. Menyampaikan informasi secara persuasif untuk
mendorong pemangku
kepentingan sepakat
pada langkah-langkah
bersama dengan
tujuan meningkatkan
kinerja secara keseluruhan.
4. Orientasi pada hasil
4 Mendorong unit kerja mencapai target yang ditetapkan atau melebihi hasil kerja sebelumnya
4.1. Mendorong unit kerja di tingkat instansi untuk mencapai kinerja yang melebihi target yang
ditetapkan;
4.2. Memantau dan mengevaluasi hasil kerja unitnya agar selaras dengan sasaran strategis instansi;
4.3. Mendorong
pemanfaatan sumber daya bersama antar unit kerja dalam rangka
meningkatkan efektifitas dan efisiensi pencaian target organisasi
5 Pelayanan Publik4 Mampu
memonitor, mengevaluasi , memperhitun gkan dan mengantisipa si dampak dari isu-isu jangka panjang, kesempatan, atau kekuatan politik dalam hal pelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang
transparan, objektif, dan profesional
4.1. Memahami dan memberi perhatian kepada isu-isu jangka panjang, kesempatan atau kekuatan politik yang mempengaruhi organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar,
memperhitungkan dan mengantisipasi
dampak terhadap pelaksanaan tugas- tugas pelayanan publik secara objektif, transparan, dan
professional dalam lingkup organisasi;
4.2. Menjaga agar
kebijakan pelayanan
publik yang
diselenggarakan oleh instansinya telah selaras dengan standar pelayanan yang objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, serta tidak terpengaruh kepentingan
pribadi/kelompok/part ai politik;
4.3. Menerapkan strategi jangka panjang yang berfokus pada
pemenuhan
kebutuhan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dengan mengikuti standar objektif,
netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, transparan, tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok
6 Pengembangan diridan orang lain
4 Menyusun program pengembanga n jangka panjang
dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran
4.1. Menyusun program pengembangan jangka panjang bersama- sama dengan
bawahan, termasuk didalamnya penetapan tujuan, bimbingan, penugasan dan pengalaman lainnya, serta mengalokasikan waktu untuk mengikuti pelatihan /
pendidikan / pengembangan kompetensi dan karir;
4.2. Melaksanakan
manajemen pembelajaran
termasuk evaluasi dan umpan balik pada tataran organisasi;
4.3. Mengembangkan orang-orang
disekitarnya secara konsisten, melakukan kaderisasi untuk posisi-posisi di unit kerjanya
7. Mengelola Perubahan
4 Memimpin perubahan pada unit kerja
4.1. Mengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi;
4.2. Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aktif di lingkup unit
kerjanya secara berkala;
4.3.Memimpin dan memastikan
penerapan program- program perubahan selaras antar unit kerja
8. Pengambilan Keputusan
4 Menyelesaika n masalah yang
mengandung risiko tinggi, mengantisipa si dampak keputusan, membuat tindakan pengamanan;
mitigasi risiko
4.1. Menyusun dan/atau memutuskan konsep penyelesaian masalah yang melibatkan beberapa/seluruh fungsi dalam organisasi.
4.2. Menghasilkan solusi
dari berbagai masalah
yang kompleks, terkait
dengan bidang
kerjanya yang
berdampak pada pihak lain.
4.3. Membuat keputusan dan mengantisipasi dampak keputusannya serta menyiapkan tindakan
penanganannya (mitigasi risiko)
B Sosial Kultural9. Perekat Bangsa
5 Wakil
pemerintah untuk
membangun hubungan sosial psikologis
5.1. Menjadi wakil pemerintah yang mampu membangun hubungan sosial psikologis dengan masyarakat sehingga menciptakan
kelekatan yang kuat antara ASN dan para pemangku
kepentingan serta diantara para pemangku kepentingan itu sendiri.
5.2. Mampu
mengkomunikasikan dampak risiko yang teridentifikasi dan merekomendasikan tindakan korektif berdasarkan pertimbangan perbedaan latar belakang,
agama/kepercayaan, suku, jender, sosial ekonomi, preferensi politik untuk
membangun
hubungan jangka
panjang
5.3. Mampu membuat kebijakan yang mengakomodasi perbedaan latar belakang,
agama/kepercayaan, suku, jender, sosial ekonomi, preferensi politik yang
berdampak positif secara nasional
C. Teknis10. Pelayanan
Penerimaan Pasien
5
Mampu mengem bangkan metode, konsep, kebijakan, teknik metode danPenerimaan Pasien
5.1 Mengembangkan metode, konsep dan kebijakan alur
aksesibilitas pasien ke fasilitas pelayanan kesehatan sampai dengan akhir pelayanan dengan pemanfaatannya untuk berbagai
keperluan
5.2 Menyusun buku
pedoman, panduan dan petunjuk teknis
penatalaksanaan penerimaan pasien , pemanfaatan dan Pengawasannya.
5.3 Menjadi mentor dari sistem Rekam Medis untuk kepentingan rujukan nasional dalam pertukaran data dan informasi serta pelaksanaan dan penyelesaian masalah penerimaan pasien secara elektronik 11. Penyimpanan
Rekam Medis 5 Mampu
mengembangk an teori, konsep, kebijakan, teknik metode Penyimpanan Rekam medis dan berbagai
5.1 Mengembangkan konsep, teori, dan kebijakan tentang penyimpanan dan pemanfaatnanya untuk berbagai keperluan.
5.2 Menyusun buku
pedoman, panduan dan petunjuk teknis
pemanfaatnya. penatalaksanaan penyimpanan untuk pelayanan dan
kelembagaan
5.3 Menjadi mentor dan rujukan nasional dalam pelaksanaan dan penyelesaian masalah peyimpanan rekam medis.
12 Assembling &
Analisis Data Kesehatan
5 Mampu
mengembangk an kebijakan, teknik metode Assembling &
Analisis Data kesehatan yang lebih effektif dan effisien
5.1 Mengembangkan dan membuat kebijakan /sistem asembling dan perakitan rekam medis yang lebih effektif dan effisien
5.2 Mengembangkan metode analisis data kesehatan yang spesifik 5.3 Menjadi mentor dan
rujukan pemecahan masalah terkait
Assembling & Analisis Data kesehatan lintas instansi/ secara nasional 5.4 Mengembangkan
konsep dan kebijakan Assembling & Analisis Data Kesehatanuntuk berbagai keperluan 5.5 Melakukan proses
evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah
tanggungjawabnya, dan mengelola
pengembangan
kompetensi kerja secara mandiri;
13 Pengodean Data Klinis dan
Pembiayaan pasien
5 Mampu
mengembangk an teori, konsep, kebijakan, Pengodean Data Klinis dan Pembiayaan pasien dan berbagai
5.1 Mengembangkan konsep, dan kebijakan Klasifikasi klinis dan sistem pembiayaan dan pemanfaatannya untuk berbagai keperluan 5.2 Menyusun buku
pedoman, panduan dan petunjuk teknis
klasifikasi klinis dan
pemanfaatnya sistem pembiayaan dan pemanfaatan dari untuk kepentingan pasien, pelayanan kesehatan, penelitian dan ,
kelembagaan dan Pengawasan
5.3 Menjadi mentor dan rujukan nasional dalam pelaksanaan dan penyelesaian masalah sistem klasifikasi klinis dan sistem pembiayaan 5.1. Melakukan proses
evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah
tanggungjawabnya, dan mengelola
pengembangan
kompetensi kerja secara mandiri;
14 QA / Menjaga
Mutu 5 Mampu
mengembangk an teori, konsep,
kebijakan,Quali ty
Assurance/men jaga Mutu dan berbagai pemanfaatnya
5.1 Mengembangkan konsep, teori, dan kebijakan analisis jabatan dan
pemanfaatnanya untuk berbagai keperluan 5.2 Menyusun buku,
pedoman, panduan dan petunjuk teknis analisis jabatan dan
pemanfaatan analisis jabatan untuk
kepegawaian, Kelembagan,
Ketatalaksanaan dan Pengawasan
5.3 Menjadi mentor dan rujukan nasional dalam pelaksanaan dan penyelesaian masalah analis jabatan
15 Statsitik
Pelaporan 5 Mampu
mengembangk an teori, konsep, kebijakan, teknik metode dan statistik
5.1 Mengembangkan konsep, dan kebijakan tentang statistik pelaporan pasien dan pemanfaatannya untuk berbagai keperluan 5.2 Menyusun buku,
pelaporan, dan berbagai
pemanfaatnya
pedoman, panduan dan petunjuk teknis statistik pelaporan dan
pemanfaatan statistik untuk pelayanan , Ketatalaksanaan dan Pengawasan
5.3 Menjadi mentor dan rujukan nasional dalam pelaksanaan dan penyelesaian masalah statistik pelaporan 1. Pelepasan
Informasi Kesehatan
5 Mampu
mengembangk an kebijakan, teknik metode Pelepasan Informasi kesehatan yang lebih effektif dan effisien
5.1 Mengembangkan dan membuat kebijakan /sistem pelepasan informasi kesehatan yang lebih effektif dan effisien
5.2 Mengembangkan sistem informasi spesifikasi, kriteria, evaluasi, persyaratan pelepasan informasi kesehatan 5.3 Menjadi mentor
(pembimbing) dan rujukan pemecahan masalah terkait pengadaan lintas
instansi/secara nasional 5.4. Melakukan proses
evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah
tanggungjawabnya, dan mengelola
pengembangan
kompetensi kerja secara mandiri;
5.5. Memecahkan masalah pekerjaan dengan sifat dan konteks yang sesuai dengan bidang keahlian terapannya didasarkan pada pemikiran logis, inovatif, dan
bertanggung jawab atas hasilnya secara mandiri 5.6. Mampu bekerja sama,
berkomunikasi dan berinovatif dalam
pekerjaannya 2. Pengelolaan Unit
Kerja RMIK 5 Mampu
mengembangk an kebijakan, teknik metode PengelolaanUni t Kerja RMIK yang lebih effektif dan effisien
5.1 Mengembangkan dan membuat kebijakan /sistem pelayanan RMIK yang lebih effektif dan effisien
5.2 Mengembangkan sistem informasi spesifikasi, kriteria, dan standar, monitoring dan evaluasi, 5.3 Menjadi mentor
(pembimbing) dan rujukan pemecahan masalah terkait pengadaan lintas
instansi/secara nasional 5.4. Melakukan proses
evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah
tanggungjawabnya, dan mengelola
pengembangan
kompetensi kerja secara mandiri;
5.5. Memecahkan masalah pekerjaan dengan sifat dan konteks yang sesuai dengan bidang keahlian terapannya didasarkan pada pemikiran logis, inovatif, dan
bertanggung jawab atas hasilnya secara mandiri 5.6. Bekerja sama,
berkomunikasi dan berinovatif dalam pekerjaannya III. PERSYARATAN JABATAN
Jenis Persyaratan Uraian
Tingkat pentingnya thd jabatan Mutla
k
Pentin
g Perlu
A Pendidikan 1. JenjangStrata 2 (S2)
2. Bidang Ilmu
Perekam Medis dan Informasi Kesehatan, Statistik, Manajemen.
B. Pelatihan 1. Manajerial
Pelatihan √
manajerial
2. TeknisPelatihan
penelitian dan publikasi ilmiah
√
Pelatihan bagi Pelatih (TOT) Perekam Medis
√
Pelatihan Teknologi Informasi tingkat lanjut dan program
√
3 Fungsional
Pendidikan dan Pelatihan Dasar Fungsional Perekam Medis
√
C. Pengalaman kerja
Memiliki pengalaman di bidang Perekam Medis dan informasi Kesehatan kurang lebih dua tahun
D. Pangkat
Pembina, Golongan Ruang IV/a; Pembina Tingkat I, Golongan Ruang IV/b; atau Pembina Utama Muda, Golongan Ruang IV/c
E. Indikator Kinerja Jabatan
Minimal 80% dari setiap standar kompetensi
2. Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Muda
Formulir standar kompetensi jabatan fungsional Muda adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan : Perekam Medis Muda Kelompok Jabatan : Jabatan Fungsionasl Urusan Pemerintah : Kesehatan
JABATAN FUNGSIONAL MUDA
I IKHTISAR JABATANIkhtisar Jabatan
Melaksanakan tugas dan fungsi utama yang
mensyaratkan kualifikasi profesional tingkat lanjutan di Perekam medis dan Informasi Kesehatan
II STANDAR KOMPETENSI
Kompetensi Level Diskripsi Indikator Kompetensi
A. Manajerial1. Integritas
3 Mampu
memastikan, menanamkan keyakinan bersama agar anggota yang dipimpin bertindak sesuai nilai, norma, dan etika
organisasi, dalam lingkup formal
3.1. Memastikan anggota yang dipimpin bertindak sesuai dengan nilai, norma, dan etika
organisasi dalam segala situasi dan kondisi.
3.2. Mampu untuk memberi apresiasi dan teguran bagi anggota yang dipimpin agar bertindak selaras dengan nilai, norma, dan etika
organisasi dalam segala situasi dan kondisi.
3.3. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penerapan sikap
integritas di dalam unit kerja yang dipimpin.
2. Kerjasama
3 Efektif
membangun tim kerja untuk peningkatan kinerja
organisasi
3.1. Melihat
kekuatan/kelemahan anggota tim, membentuk tim yang tepat,
mengantisipasi
kemungkinan hambatan, dan mencari solusi yang optimal;
3.2. Mengupayakan dan mengutamakan
pengambilan keputusan berdasarkan usulan- usulan anggota tim/kelompok,
bernegosiasi secara
efektif untuk upaya
penyelesaikan pekerjaan
yang menjadi target
kinerja kelompok dan/atau unit kerja;
3.3. Membangun aliansi dengan para pemangku kepentingan dalam rangka mendukung
penyelesaian target kerja kelompok.
3. Komunikasi
3 Berkomunikasi secara asertif, terampil
berkomunikasi lisan/ tertulis untuk
menyampaikan informasi yang sensitif/ rumit/
kompleks
3.1. Menyampaikan suatu informasi yang
sensitif/rumit dengan cara penyampaian dan kondisi yang tepat, sehingga dapat dipahami dan diterima oleh pihak lain;
3.2 Menyederhanakan topik yang rumit dan sensitif sehingga lebih mudah dipahami dan diterima orang lain;
3.3. Membuat laporan
tahunan/periodik/naskah/
dokumen/proposal yang kompleks; Membuat surat resmi yang sistematis dan tidak menimbulkan
pemahaman yang berbeda; membuat proposal yang rinci dan lengkap;
3. Orientasi pada hasil
3 Menetapkan target kerja yang
menantang bagi unit kerja, memberi
apresiasi dan teguran untuk mendorong kinerja
3.1. Menetapkan target kinerja unit yang lebih tinggi dari target yang ditetapkan organisasi;
3.2. Memberikan apresiasi dan teguran untuk mendorong pencapaian hasil unit kerjanya;
3.3. Mengembangkan
metode kerja yang lebih
efektif dan efisien untuk
mencapai target kerja
unitnya.
5 Pelayanan Publik
3 Mampu
memanfaatkan kekuatan
kelompok serta memperbaiki standar
pelayanan publik di lingkup unit kerja
3.1. Memahami, mendeskripsikan pengaruh dan
hubungan/kekuatan kelompok yang sedang berjalan di organisasi (aliansi atau persaingan), dan dampaknya terhadap unit kerja untuk
menjalankan tugas pemerintahan secara profesional dan netral, tidak memihak;
3.2. Menggunakan keterampilan dan pemahaman lintas organisasi untuk secara efektif memfasilitasi kebutuhan kelompok yang lebih besar dengan cara- cara yang mengikuti standar objektif,
transparan, profesional, sehingga tidak merugikan para pihak di lingkup pelayanan publik unit kerjanya;
3.3. Mengimplementasikan cara-cara yang efektif untuk memantau dan mengevaluasi masalah yang dihadapi pemangku kepentingan/masyarakat serta mengantisipasi kebutuhan mereka saat menjalankan tugas pelayanan publik di unit kerjanya.
6 Pengembangan diri dan orang lain
3 Memberikan umpan balik, membimbing
3.1. Memberikan tugas-
tugas yang menantang
pada bawahan sebagai
media belajar untuk
mengembangkan
kemampuannya;
3.2. Mengamati bawahan dalam mengerjakan tugasnya dan
memberikan umpan balik yang objektif dan jujur;
melakukan diskusi dengan bawahan untuk
memberikan bimbingan dan umpan balik yang berguna bagi bawahan;
3.3. Mendorong kepercayaan diri
bawahan; memberikan kepercayaan penuh pada bawahan untuk
mengerjakan tugas dengan caranya sendiri;
memberi kesempatan dan membantu bawahan menemukan peluang untuk berkembang.
7. Mengelola
Perubahan
3 Membantu
orang lain mengikuti perubahan, mengantisipasi perubahan secara tepat
3.1. Membantu orang lain dalam melakukan
perubahan;
3.2. Menyesuaikan prioritas kerja secara berulang- ulang jika diperlukan;
3.3. Mengantisipasi perubahan yang dibutuhkan oleh unit kerjanya secara tepat.
Memberikan solusi efektif terhadap masalah yang ditimbulkan oleh adanya perubahan.
8. Pengambilan
Keputusan
3 Membandingka
n berbagai alternatif, menyeimbangk an risiko
keberhasilan dalam
implementasi
3.1. Membandingkan berbagai alternatif tindakan dan implikasinya,
3.2. Memilih alternatif solusi
yang terbaik, membuat
keputusan operasional
mengacu pada alternatif solusi terbaik yang
didasarkan pada analisis data yang sistematis, seksama, mengikuti prinsip kehati-hatian.
3.3. Menyeimbangkan antara kemungkinan risiko dan keberhasilan dalam implementasinya.
B Sosial Kultural
9. Perekat Bangsa
3 Mempromosika n,
Mengembangk an sikap
toleransi dan persatuan
3.1. Mempromosikan sikap menghargai perbedaan di antara orang-orang yang mendorong toleransi dan keterbukaan.
3.2. Melakukan pemetaan sosial di masyarakat sehingga dapat
memberikan respon yang sesuai dengan budaya yang berlaku.
Mengidentifikasi potensi kesalah-pahaman yang diakibatkan adanya keragaman budaya yang ada
3.3. Menjadi mediator untuk menyelesaikan konflik atau mengurangi dampak negatif dari konflik atau potensi konflik
C. Teknis 10. Pelayanan
Penerimaan Pasien
4 Mampumeng
2.1 Membuat registerdenganmengumpulkan data
evaluasi proses
penerimaanp asienuntukke pentinganpel ayanan, ketatalaksan aandanpenga wasan
administrasipasien
/klienmelaluiberbagaimetode pengumpulan data yang tepatdari karakteristik data individual menjadiinformasi . 2.2 Mengolah,
menganalisissertamerumusk aninformasi datauntuk indeks utama pasien, sesuaikaidahKIUP/IUP (data individual, data demografi, data sosial, data klinis, data rujukan untuk surveilans) 2.3
Menyajikanberbagaibentukin formasiuntukkeperluanpertu karan data untuk
kepentingan rujukan klinis dan sistem pembiayaan serta
penatalaksanaandanpengaw asan.
11. Penyimpanan Rekam Medis
4
Mampumengevaluasi hasil Sistem PenyimpananR ekamMedis untuk
kepentingan privacy, convidensial dan security dengan
penatalaksana an dan
pengawasan
4.1.
Mengevaluasipenatalaksana anpenyimpanan
untukpelayananpasien (penyusunan perencanaan, pengawasan, monitoring dan evaluasi)
4.2 Merekomendasi
penatalaksanaanpenyimpan an untuk pelayananpasien (penyusunan perencanaan, pengawasan, monitoring dan evaluasi)
4.3Mengevaluasipenatalaksanaa npenyimpananrekammedis untuk kelembagaan
(pembentukan,
pengembangan, retensi, pemusnahan)organisasi.
4.4
Merekomendasipenatalaks anaanpenyimpananrekam medis untuk kelembagaan (pembentukan,
pengembangan, retensi,
pemusnahan)organisasi.
12. Asembly & Analisis Data Kesehatan
4 Mampumeng
evaluasidan memberikanr ekomendasiu ntukpengem banganstrate giAssembling
&Analisis Data
Kesehatan yang lebih effektif dan effisen
4.1 Membuatbukupedoman , petujuk teknis Assembling / Perakitan RMdanAnalisis data kesehatan
4.2 Mengevaluasiformulir yang sudah kadaluarsa ataupun formulir ilegal ( tanpa identifikasi Form) 4.3 Merekomendasi untuk
penyempurnaan sistem, prosedur dan petunjuk teknis penyediaan formulir berbasis kertas atau elektronik.
4.4. Membuat strategi
pengadaan formulir ( manual dan elektronik )yang efektif 4.5 Menjadi mentor dan rujukan
penyelesaian masalah isi dan jenis formulir dan Analisis kelengkapan rekam medis di lingkup instansi 4.6.Memberikan rekomendasi
untuk penyempurnaan sistem, prosedur dan petunjuk teknis
4.7.Membuat strategi
pengadaan formulir ( manual dan elektronik ) yang efektif.
13. Pengodean Data Klinis Data &
Pembiayaan Pasien
4 Mampu mengevaluas i hasil
Pengodean Data Klinis dan Pembiayaan pasien untuk kepentingan pasien, pelayanan kesehatan, penelitian dan ,
kelembagaan , dan
pengawasan
4.1 Memastikan besaran biaya pelayanan kesehatan sesuai dengan pengodean data klinis dan peraturan yang berlaku
4.2 Mengevaluasi penerapan hasil klasifikasi klinis dan sistem pembiayaan untuk statistik kesehatan, indikator pelayanan, penelitian dan sistem asuransi
kepegawaian (penyusunan perencanaan pegawai, rekruitmen, penempatan, manajemen kinerja, standar kompetensi,remunerasi) 4.3 Merekomendasi penerapan
hasil klasifikasi klinis dan sistem pembiayaan untuk statistik kesehatan, indikator
pelayanan, penelitian dan sistem asuransi
kepegawaian (penyusunan perencanaan pegawai, rekruitmen, penempatan, manajemen kinerja, standar kompetensi,remunerasi) 4.4Mengevaluasipenerapan
analisis jabatankoder untuk kelembagaan
(pembentukan,
pengembangan, penciutan, penggabungan)organisasi 4.5 Merekomendasi penerapan
analisis jabatankoder untuk kelembagaan
(pembentukan,
pengembangan, penciutan, penggabungan)organisasi 4.6. Menyelesaikan pekerjaan
berlingkup luas dan menganalisis
hasilpengodeanData Klinis dan Pembiayaan
pasiendengan beragam metode yang sesuai, baik yang belum maupun yang sudah baku
4.7. Mengevaluasi kinerja koder yang bermutu dan terukur 14. Quality
Assurance / Menjaga Mutu
4 Mampu mengevaluas i hasil Quality Assurance/
Menjaga Mutu untuk kepentingan pelayanan Kesehatan, Surveilnse dan
Penelitian dan
pengawasan
4.1. Membuat rekomendasi menerapkan penggunaan QA untuk Indikator
Pelayanan
4.2 Merekomendasi penerapan indikator pelayanan dan indikator manajemen untuk peningkatan mutu
4.3 Merekomendasi penerapan QA untuk ketatalaksanaan dan pengawasan
(penyusunan bisnis proses, prosedur kerja, pengawasan melekat)
15. Statistik Dan Pelaporan
4 Mampu mengevaluas i hasil
4.1. Membuat rekomendasi menerapkan penggunaan statistic pelaporan untuk
statistikpelap oran untuk kepentingan pelayanan, ketatalaksan aan dan pengawasan
data pelayanan
(penyusunan perencanaan, manajemen kinerja, standar kompetensi,remunerasi) 4.2 Membuat rekomendasi
penerapan statistikuntuk pelayanan (pembentukan, pengembangan, penciutan, penggabungan).
4.3 Membuat rekomendasi penerapan
statistikmpelaporanuntuk ketatalaksanaan dan pengawasan (penyusunan bisnis proses, prosedur kerja, pengawasan melekat).
16. Pelepasan Informasi Kesehatan
4 Mampumeng
evaluasidan memberikan rekomendasi untuk
pengembang an strategi Pelepasan Informasi kesehatan yang
lebiheffektifd aneffisen
4.1
Mengidentifikasikelemahand ari SPO pelepsan informasi kesehatan, membuat evaluasi hal-hal terkait dengan kerahasiaan informasi, memberikan rekomendasi untuk penyempurnaan sistem, prosedur dan petunjuk teknis Pelepasan Informasi
Kesehatan
4.2. Membuat strategi Pelepasan Informasi Kesehatan yang efektif
4.3Membuat pedoman , petujuk teknis Assembling /
Perakitan RM
4.4Menjadi mentor dan rujukan penyelesaian masalah isi dan jenis formulir dan analisa kelengkapan rekam medis di lingkup instansi 4.5. Bertanggungjawab atas
pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah
tanggungjawabnya
4.6. Menyelesaikan pekerjaan
berlingkup luas dan
menganalisis data dengan beragam metode yang sesuai, baik yang belum maupun yang sudah baku 17. Pengelolaan Unit
Kerja RMIK
4 Mampumeng
evaluasidan memberikanr ekomendasi untuk
pengembang an strategi PengelolaanU nit KerjaRMIK yang
lebiheffektifd aneffisen
4.1
Mengidentifikasikelemahand ari SPO pelepsan informasi kesehatan, membuat evaluasi hal-hal terkait dengan kerahasiaan informasi, memberikan rekomendasi untuk penyempurnaan sistem, prosedur dan petunjuk teknis Pelepasan Informasi
Kesehatan
4.2. Membuat strategi
pengelolaan unit kerja yang efektif dan efisien
4.3Membuat pedoman , petujuk teknis penyelenggaraan RMIK
4.4Menjadi mentor dan rujukan penyelesaian masalah pelayanan rekam medis di lingkup instansi
4.5. Bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah
tanggungjawabnya
4.6. Menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas dan
menganalisis data dengan beragam metode yang sesuai, baik yang belum maupun yang sudah baku I. PERSYARATAN JABATAN
Jenis Persyaratan Uraian Tingkat pentingnyathdjabatan Mutlak Penting Perlu A. Pendidikan 1. Jenjang
Sarjana (S1/Diploma IV/Sarjana Terapan di
Bidang Perekam Medis
2. Bidang Ilmu
Perekam Medis dan Informasim Kesehatan
B. Pelatihan 1. Manajerial Pelatihan