DOSEN:
Prof. Dr. Maridi, M.Pd & Alanindra Saputra, M.Sc.
PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UNS [email protected]
Adalah suatu sumber daya yang terbentuk karena kekuatan alamiah
MISALNYA
Tanah
Air & perairan
Biotis
Udara dan ruang
Mineral
Lingkungan/
landscape
Panas bumi
angin
PENGOLAHAN SDA
berdasarkan potensi penggunaan, misal SDA :
Penghasil Energi:
Penghasil Bahan Baku
SD lingkungan hidup
Air
Matahari
Arus Laut
Gas Bumi
Minyak Bumi
Batu Bara
Angin
Biotis
Mineral
Gas Bumi
Perairan
Tanah
Dsb
Udara &
Ruang
Perairan
Landscape
Dsb
PENGOLAHAN SDA (2)
Berdasarkan kemampuan untuk memperbarui diri sesudah mengalami gangguan, dibagi 2:
SDA yang dapat pulih
SDA yang tidak dapat pulih
Hutan
Perikanan
Dsb
Mineral
Minyak bumi
Gas bumi
Dsb
Beberapa Pertimbangan Penggunaan SDA
Efisiensi & efektifitas penggunaan yang optimal dalam batas & kelestarian yang memungkinkan
Tidak mengurangi kemampuan & kelestarian sumber lain yang berkaitan dalam suatu
ekosistem
Memberikan kemungkinan untuk mempunyai pilihan penggunaan dimasa depan, sehingga
perombakan ekosistem tidak dilakukan
secara drastis
Sumber alam dapat pulih mempunyai beberapa status dalam perkembangannya
mencapai kematian, yakni
Primer (p)
Produktif (pd) Sekunder (s)
Marjinal (m)
Dan akan mengubah status p, s & m menjadi tandus
Dalam pemanfaatan sumber daya alam perlu diperhatikan 4 lingkungan yang
saling berkaitan erat yaitu
Lingkungan perlindungan yang matang Lingkungan produksi yang bertumbuh
Lingkungan serba guna
Lingkungan pemukiman & industri
Kesetimbangan antara ke-4 lingkungan pembangunan tersebut sangat diperlukan
bagi pembangunan yang lestari
Skema keseimbangan lingkungan yang diperlukan pembangunan berdasarkan
perkembangan ekosistem alam
Lingkungan Perlindungan
Lingkungan Produksi Lingkungan
Serba Guna
Lingkungan Pemukiman
Skema: Perkembangan Sumber Alam dan Hubungannya dengan Produksi dan Perubahan Lingkungan
PRIMER
SEKUNDER
PRODUKTIF MARGINAL TANDUS
Memperbarui Diri Klimaks
Produksi
Produksi
Produksi Subsidi Energi
DisKlimaks Produksi
DAYA DUKUNG LINGKUNGAN
Dasmans et al. (1973)
“Carrying capacity is a measure of the number of individuals of any species that a particular environment can support”
Otto Sumarwoto (1985)
“daya dukung adalah kemampuan sebidang lahan umtuk mendukung kehidupan”
“Daya Dukung Lingkungan adalah ukuran kemampuan suatu lingkungan mendukung sejumlah populasi jenis
terentu untuk dapat hidup dalam lingkungan itu.”
“Daya dukung berkenaan dengan kemampuan suatu lingkungan atas sebidang lahan untuk mendukung
kehidupan suatu jenis makhluk”
11
Kehati adalah keragaman mahluk hidup yang brerinterkasi dengan lingkungan hidupnya yang terdiri dari keragaman ekosistem, species dan genetik
Keanekaragaman hayati Indonesia merupakan aset bagi
pembangunan nasional yang menghasilkan produk dan jasa baik untuk pangan, sandang, papan dan obat-obatan serta sumber plasma nutfah.
Keanekaragaman hayati berfungsi sebagai penyedia jasa lingkungan seperti pengatur tata air, pengendali iklim
mikro, habitat hidupan liar, jasa ekowisata, serta fungsi sosial budaya bagi masyarakat lokal.
Pengertian Kehati
WORLD BIODIVERSITY
BIOLOGICAL DIVERSITY = BIODIVERSITY
• “variety of life” === “keanekaragaman makhluk hidup”
• Diartikan sebagai keanekaragaman makhluk hidup pada semua tingkat organisasi biologi mulai dari sel sampai dengan ekosistem
• Berbagai variasi dalam bentuk, struktur tubuh, warna, jumlah, dan sifat lain dari makhluk hidup di suatu daerah
• Jutaan tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme termasuk gen yang mereka miliki serta ekosistem dimana ditemukannya.
WHY BIODIVERSITY IS IMPORTANT…..????
• Keseimbangan ekosistem bergantung pada kontribusi
organisme yang ada di dalamnya. Hilangnya satu spesies dapat berpengaruh terhadap semua sistem kehidupan
dalam ekosistem. CONTOHNYA..???
• Ekosistem dengan biodiversitas yang tinggi lebih tahan terhadap perubahan lingkungan.
KONSEP KEANEKARAGAMAN HAYATI
• Jumlah spesies dan individu pada suatu habitat atau area geografis
tertentu
• Variasi habitat yang berbeda pada suatu area
• Variasi interaksi yang berlangsung antar spesies
dalam suatu habitat
• Variasi genetik dari individu- individu dalam satu spesies
ELEMENTS OF BIODIVERSITY
ELEMENTS OF BIODIVERSITY
Variasi dalam kehidupan
Komponen keanekaragaman
hayati
What do we know??
Tingkatan organisasi kehidupan Dapat dipelajari dari:
Tingkatan KEHATI Prinsip-prinsip pengelompokan (klasifikasi) makhluk hidup sebagai komponen keanekaragaman hayati
Introduction to world biodiversity
Lingkungan dengan kekayaan spesies tertinggi terdapat di hutan hujan tropis, hutan tropika humida, hutan tropika musiman (tropical deciduous forest), terumbu karang, laut dalam, dan danau-danau besar di daerah tropika
Keanekaragaman hayati terbesar ditemukan di hutan- hutan tropika (7% dari luas bumi)
>90% spesies serangga
40% tumbuhan berbunga30% spesies burung
How many species in the world……???
INDONESIAN BIODIVERSITY
The biggest archipelago in the world
17.508 island of which 9.000 islands of them are actually inhabited
Population consist of 480 ethnic group and 583 different language amount 220 million citizens
12% of world’s mammals, 7,3% of world reptiles and amphibian, and 17% world’s birds occur in
Indonesia
Sumatran Elephant
Orangutan
Indonesian Orchid
Beberapa penemuan spesies penting di Indonesia
Latimeria chalumnae ==> ikan purba anggota bangsa Coelacanth yang ditemukan di Sulawesi Utara
Latimeria menadoensis
==> Ikan Raja Laut
Beberapa penemuan spesies penting di Indonesia
Penemuan “the lost world” pada tahun 2005 di pegunungan Foja Memberamo Papua ==> beberapa spesies baru dan langka
Kangguru pohon
(Dendrolagus pulcherimus)
Cenderawasih berkawat
(Parotia berlepschi)
Spesies bunga Rhododendron terbesar di
dunia
Posisi keanekaragaman hayati Indonesia di dunia
Negara Tropika
Area ∑spesies Negara iklim dingin
Area ∑spesies
Brasil 8456 417 Kanada 9220 193
DRC 2268 450 Argentina 2737 320
Meksiko 1909 491 Aljazair 2382 92
Indonesia 1812 512 Iran 1636 140
Kolombia 1039 359 Afsel 1221 255
Venezuela 882 323 Cili 748 91
Thailand 511 265 Prancis 550 93
Filipina 298 158 Inggris 242 50
Rwanda 25 151 Belgia 30 58
Perbandingan jumlah spesies mammalia antara negara tropika dan negara beriklim dingin
No 1 untuk jumlah mamalia (515 spesies) dan palmae (400 spesies).
No 3 untuk reptil (± 600 spesies)
No 4 untuk burung (1519 spesies)
No 5 untuk amfibi (270 spesies)
Indonesian biodiversity………
Takson Indonesia World
Bacteria/ algae (blue/green) 300 4.700
Mushroom 12.000 47.000
Seaweeds 1.800 21.000
Mosses 1.500 16.000
Ferns 1.250 13.000
Flowering plants 25.000 250.000
Insects 250.000 750.000
Molusk 20.000 50.000
Fish 8.500 19.000
Amphibians 1.000 4.200
Reptile 2.000 6.300
Bird 1.500 9.200
Mammalian 500 4.170
Keanekaragaman hayati
0 100 200 300 400 500 600 700
Sum atra
Jawa
Kalimantan
Sulaw esi
Nusa Tenggara
Maluku
Papua
Jumlah spesis
Mammalia Burung Reptilia
Sumber: Priatna, 2012
(HA) % SUMATERA 15.417.211 32.73 JAWA 1.366.076 9.82 KALIMANTAN 25.536.123 47.58 BALI 178.749 30.43 NUSA TENGGARA 1.709.728 25.29 SULAWESI 10.704.413 56.67 MALUKU 5.637.839 71.11 PAPUA 33.280.114 79.53
NASIONAL 93.830.253
PULAU TUTUPAN
Hutan Indonesia : ‘Paru-Paru Dunia’ yang Tersisa
33%
10%
30% 25%
48% 57%
80%
71%
Sumber: Peta MIH 2009
Faktor yang mempengaruhi tingginya keanekaragaman hayati Indonesia
Indonesia terletak di kawasan tropik yang mempunyai iklim yang stabil
Secara geografi Indonesia adalah negara kepulauan yang ter- letak diantara dua benua yaitu Asia dan Australia
Jumlah kawasan seluas 7,7 juta km2 yang terdiri atas daratan (seluas 1,9 juta km2 ), lautan (3,1 juta km2), dan perairan laut terbatas (2,7 km2). Daratan Indonesia mencakup 17.508 pulau. Garis pantai terpanjang di dunia. Aktivitas lempeng dan isolasi geografis.
Walaupun luas daratan Indonesia hanya 1,32% luas dunia Indonesia memiliki 10%
spesies tumbuhan berbunga, 12% binatang menyusui, 16% reptil dan amfibi, 17%
burung, 25% ikan, dan 15% serangga
Beberapa spesies yang ditemukan di
Indonesia dari berbagai takson merupakan spesies-spesies endemik yang tidak dapat dijumpai di tempat lain
Presentasi Tingkat Keendemikan
10 0 20 30 40 50 60 70
Sum atra
Jawa
Kalimantan
Sulaw esi
Nusa Tenggara
Maluku
Papua
Prosentasi
Mammalia Burung Reptil
Tumbuhan
Sumber: Priatna, 2012
Berbagai spesies tumbuhan seperti anggrek, puspa, jambu air, dan matoa memiliki
individu-individu yang sangat beragam
Anoa dataran rendah endemik Sulawesi (Bubalus quarlesii)
Babi rusa endemik Sulawesi (Babyrousa babyrussa)
Burung beo Nias (Gracula religiosa robusta)
Bekantan (Nasalis larvatus)
Bunga bangkai (Amorpophalus titanium) endemik Sumatera
Kantung semar
(Nephentes insignis) endemik Papua
Rhododendron album endemik pulau Jawa
Indonesia memiliki tidak kurang dari 47 tipe ekosistem baik alami maupun buatan
Ekosistem gunung es abadi di puncak Jaya Wijaya Papua
(Cartenz Pyramids)
KEANEKARAGAMAN EKOSISTEM
Apa yang menjadi perbedaan utama dari kedua tipe
ekosistem tersebut…..???
“Dia (menundukkan pula) apa yang Dia ciptakan untuk kamu di bumi ini dengan berlain-lain macamnya”
QS An-Nahl:13
Hubungan Geologi dan Ekologi dengan Keanekaragaman Hayati
Pengaruh ukuran dan isolasi pulau-pulau Pengaruh ketinggian dan habitat
Pengaruh geografi
Influence of islands size and isolation…….
Teori “biogeografi pulau” (Mc. Arthur dan Wilson 1967) Jumlah spesies ditentukan oleh luas pulau
Jumlah spesies bertahan ditentukan oleh keseimbangan laju kepunahan setempat dan laju migrasi
Ukuran pulau mempengaruhi tingkat endemisme
Pengaruh geografi
Indonesia merupakan pertemuan dua wilayah biogeografi yang utama yaitu Oriental dan Australia