• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II GAMBARAN PELAYANAN DINAS PERDAGANGAN...

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB II GAMBARAN PELAYANAN DINAS PERDAGANGAN..."

Copied!
72
0
0

Teks penuh

(1)

i

(2)

ii

(3)

iii DAFTAR ISI

SAMPUL DEPAN ... i

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI... iii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Landasan Hukum ... 2

1.3 Maksud dan Tujuan... 4

1.4 Sistematika Penulisan ... 4

BAB II GAMBARAN PELAYANAN DINAS PERDAGANGAN ... 7

2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi ... 7

2.2 Sumber Daya Dinas Perdagangan ... 20

2.3 Kinerja Pelayanan Dinas Perdagangan ... 22

2.4 Tantangan dan Peluang Pelayanan Dinas Perdagangan ... 25

BAB III PERMASALAHAN DAN ISU STRATEGIS DINAS PERDAGANGAN ... 27

3.1 Identitas Permasalahan berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan ... 27

3.2 Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih ... 27

3.3 Telaahan Renstra Kementrian/Lembaga dan Renstra ... 28

3.4 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis ... 30

3.5 Penentuan Isu-isu Strategis ... 31

BAB IV TUJUAN DAN SASARAN ... 32

4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Perdagangan ... 32

BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN... 37

BAB VI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN ... 39

BAB VII KINERJA PENYELENGARAAN BIDANG URUSAN ... 56

BAB VIII PENUTUP ... 66

(4)

iv

DAFTAR GAMBAR

Tabel 2.1 Struktur Organisasi Dinas Perdagangan Kota Metro ... 9 Tabel 2.2.1 Pegawai Dinas Perdagangan Kota Metro Menurut Golongan

dan Jenis Kelamin ... 21 Tabel 2.2.2Aset yang dikuasai oleh Dinas Perdagangan Kota Metro... 22 Tabel 2.3.1 Pencapaian Kinerja Pelayanan Dinas Perdagangan Kota Metro ... 23 Tabel 2.3.2 Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Perdagangan

Kota Metro ... 24 Tabel 3.5 Permasalahan Dan Isu Strategis ... 31 Tabel 4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan Dinas Perdagangan

Kota Metro ... 34 Tabel 4.2 Formula Target Kinerja Sasaran ... 35 Tabel5.1. Tujuan, Sasaran, Strategi dan Arah Kebijakan Dinas Perdagangan

Kota Metro ... 38 Tabel 6.1Rencana Program , Kegiatan dan Pendanaan Dinas Perdagangan

Kota Metro ... 41 Tabel 7.1.Indikator Kinerja Dinas Perdagangan Kota Metro yang Mengacu pada

Tujuan Dan sasaran RPJMD ... 57

(5)

I | 1 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perencanaan Pembangunan Daerah merupakan suatu proses perencanaan untuk menentukan kebijakan masa depan, melalui urutan pilihan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, guna pemanfaatan dan pengalokasikan sumber daya yang ada dalam jangka waktu tertentu di daerah. Perencanaan pembangunan daerah bertujuan untuk mewujudkan pembangunan Daerah dalam rangka peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat, kesempatan kerja, lapangan berusaha, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik dan daya saing Daerah.

Pemerintah Kota Meto telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah melalui Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Metro Tahun 2021- 2026. Mendasari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Raperda Tentang RPJPD dan RPJMD, serta tata cara perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD maka Dinas Perdagangan Kota Metro melakukan penyesuaian dokumen perencanaan yang di selaraskan dengan Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah.

Renstra Perangkat Daerah harus memperhatikan semangat pembangunan, visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program dan kegiatan pembangunan yang tertuang dalam RPJMD serta sesuai dengan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah. Selain itu Rencana Strategis Perangkat Daerah juga harus memperhatikan visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan nasional yang tertuang dalam RPJMN kemudian diturunkan pada RENSTRA K/L. Rencana Strategis juga harus memuat analisis yang mendalam dari masing-masing bidang tugas, permasalahan yang dihadapi, potensi dan peluang yang ada, serta kebijakan strategis untuk mencapai sasaran-sasaran pembangunan yang dianggap strategis. Kemudian Untuk mendapatkan dukungan yang optimal bagi implementasinya, dalam proses penyusunan dokumen Renstra perangkat daerah dilakukan dengan membangun komitmen dan kesepakatan dari semua stakeholder untuk mencapai tujuan Renstra perangkat daerah. Renstra Perangkat Daerah harus

(6)

I | 2 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

memiliki tujuan yang telah memuat sinergi antara arah kebijakan pusat dan arah kebijakan daerah, memiliki sasaran pembangunan yang sesuai dengan hasil analisis dari masing-masing bidang tugas, permasalahan yang dihadapi, potensi dan peluang yang ada, serta kebijakan strategis dan telah mengakomodir komitmen serta kesepakatan dari semua stakeholder. Yang pada akhirnya meningkatkan efektifitas pembangunan di daerah khusunya pada sektor perdagangan.

Melihat situasi dan perkembangan saat ini dimana dengan terbitnya kebijakan nasional yang mempengaruhi nomenklatur perencanaan dan keuangan daerah serta Pandemi Covid-19 yang telah ditetapkan sebagai bencana nasional dimana kondisi ini memberikan dampak negatif yang sangat besar bagi seluruh sektor perekonomian termasuk sektor perdagangan. Kondisi ini perlu disikapi dengan melakukan penyesuaian dan perubahan mendasar pada Renstra Dinas Perdagangan Kota Metro Tahun 2021-2026 agar pemulihan sektor perdagangan di Kota Metro dapat cepat berlangsung serta pembangunan sektor perdagangan di Kota Metro dapat tetap berjalan dengan efektif dan optimal. Dimana pada akhirnya akan mendukung visi dan misi Pemerintah Kota Metro dalam Terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera, dan Berbudaya.

1.2 Landasan Hukum

Penyusunan Dokumen RPJMD Kota Metro Tahun 2021-2026, didasarkan pada beberapa aturan hukum sebagai berikut:

1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal

2. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen

3. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Daerah Tingkat II Way Kanan, Kabupaten Daerah Tingkat II Lampung Timur, Dan Kotamadya Daerah Tingkat II Metro

4. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2026

5. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan

6. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020

(7)

I | 3 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

7. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 245, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6573);

8. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah 9. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2017 tentang Sinkronisasi Proses

Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Nasional .

10. Peraturan Pemerintahan Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah Nasional Tahun 2020-2024.

11. Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perdagangan

12. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1312);

13. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 98 Tahun 2018 tentang Sistem Informasi Pembangunan Daerah.

14. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, Dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan Dan Keuangan Daerah 15. Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 01 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang

Wilayah Kota Metro tahun 2011-2031.

16. Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 14 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Metro Tahun 2005- 2026.

17. Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 24 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota .

18. Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026.

(8)

I | 4 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

1.3 Maksud dan Tujuan

Maksud disusunnya Rencana Strategis Dinas Perdagangan Kota Metro adalah untuk :

1. Menetapkan dokumen perencanaan yang memuat visi, misi, tujuan, strategi, sasaran, kebijakan, program dan kegiatan yang menjadi dasar penilaian kinerja bagi Dinas Perdagangan Kota Metro dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.

2. Panduan dan Pedoman dalam menyusun Rencana Kerja dalam kurun waktu 1 tahun agar selaras, terarah, focus dan sesuai dengan perencanaan yang di buat.

3. Bahan evaluasi agar perencanaan dapat berjalan sistematis, konprehensif dan tetap focus pada pemecahan masalah yang mendasar.

Tujuan Penyusunan Renstra Dinas Perdagangan tahun 2021 – 2026 adalah untuk memetakan kebutuhan berbagai sumber di bidang Perdagangan selama 5 (lima) tahun ke depan secara jelas dan transparan yang akan digunakan sebagai acuan / pedoman dalam mewujudkan tujuan pembangunan di bidang perdagangan serta mempermudah melaksanakan kegiatan selama kurun waktu 5 (lima) tahun ke depan , sehinga seluruh sumber daya yang ada dapat di kelola secara optimal.

1.4 Sistematika Penulisan

Sistematika Penulisan Renstra Dinas Perdagangan Kota Metro disajikan dalam 8 Bab sesuai dengan ketentuan Pasal 11 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, sebagai berikut :

(9)

I | 5 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

BAB I. PENDAHULUAN

Menyampaikan deskripsi tentang latar belakang dan dasar hukum, keterkaitan antardokumen perencaaan, maksud dan tujuan, serta sistematika dalam penyusunan Rancangan Awal RPJMD.

BAB II. GAMBARAN PELAYANAN DINAS PERDAGANGAN

Memuat informasi tentang peran (tugas dan fungsi) Perangkat Daerah dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, mengulas secara ringkas apa saja sumber daya yang dimiliki Perangkat Daerah dalam penyelenggaraan tugas dan fungsinya, mengemukakan capaian-capaian penting yang telah dihasilkan melalui pelaksanaan Renstra Perangkat Daerah periode sebelumnya, mengemukakan capaian program prioritas Perangkat Daerah yang telah dihasilkan melalui pelaksanaan RPJMD periode sebelumnya, dan mengulas hambatan-hambatan utama yang masih dihadapi dan dinilai perlu diatasi melalui Renstra Perangkat Daerah ini.

BAB III. PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS DINAS PERDAGANGAN Memuat permasalahan berdasarkan tugas dan fungsi pelayanan perangkat daerah, mengulas visi, misi, dan program kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih, kemudian megulas renstra K/L, melakukan telaahan terhadap RTRW dan KLHS, kemudian memuat isu strategis yang telah ditentukan oleh perangkat daerah.

BAB IV. TUJUAN DAN SASARAN

Memuat rumusan pernyataan tujuan dan sasaran jangka menengah Dinas Perdagangan.

BAB V. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

Memuat rumusan pernyataan strategi dan arah kebijakan Dinas Perdagangan dalam lima tahun mendatang

(10)

I | 6 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

BAB VI. RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN

Memuat rencana program dan kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran, dan pendanaan indikatif

BAB VII. KINERJA PENYELENGGARAAN URUSAN BIDANG

Memuat indikator kinerja Perangkat Daerah yang secara langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai Perangkat Daerah dalam lima tahun mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD.

BAB VIII. PENUTUP

(11)

II| 7 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

BAB II

GAMBARAN PELAYANAN DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO

2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Dinas Perdagangan Kota Metro

Dinas Perdagangan mempunyai tugas melaksanakan sebagian urusan pemerintah daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan dibidang Perdagangan dan Pengelolaan Pasar; Untuk melaksanakan tugas tersebut, Dinas Perdagangan menyelenggarakan fungsi :

1. Perumusan kebijakan teknis dibidang Perdagangan dan Pengelolaan Pasar

2. Penyengggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum dibidang Perdagangan, Pembangunan, pengembangan dan kemitraan, Pendapatan, Pembinaan dan Penataan Pedagang;

3. Pembinaan, dan Pelaksanaan tugas dibidang Perdagangan, Pembangunan, Pengembangan dan Kemitraan, Pendapatan, Pembinaan dan Penataan Pedagang;

4. Penyelenggaraan Kesekretariatan Dinas;

5. Penyelenggaraan pembinaan, pengawasan, pengelolaan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD);

6. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Adapun Struktur Organisasi Dinas Perdagangan Kota Metro untuk melaksanakan serta menunjang tugas pokok dan fungsi sebagaimana yang telah dijelaskan diatas adalah sebagai berikut:

1) Kepala Dinas

2) Sekretariat, meliputi :

• Sub Bagian Perencanaan, Keuangan, Evaluasi dan Pelaporan

• Sub Bagian Umum dan Kepegawaian 3) Bidang Perdagangan, meliputi :

• Seksi Pengendalian Usaha

• Seksi Perlindungan Konsumen

• Seksi Pengembangan Konsumen dan Kemitraan

(12)

II | 8 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

4) Bidang Pasar, meliputi :

• Seksi Pembangunan,Pengembangan

• Fungsi Seksi Pendapatan

• Seksi Pembinaan dan Penataan Pedagang

5) Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Pasar

 Kepala Sub Bagian Tata Usaha

6) Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Metrologi Legal

 Kepala Unit Pelaksana Teknis

 Kepala Sub Bagian Tata Usaha

(13)

II| 9 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

Table 2.1 Struktur Organisasi Dinas Perdagangan Kota Metro

LM.HUTABARAT, SH

KEPALA DINAS

Drs. TROPICANA

SEKRETARIS

KEPALA BIDANG PASAR ALFAJAR NASUTION, S.Sos.M.Si

KEPALA BIDANG PERDAGANGAN

LISA PRIHADINI, S.IKom, MM

KASSUBAG PERENCANAAN, KEUANGAN EVALUASI &

PELAPORAN RENAN JOKO SAJARWO,SIP.MM

KEPALA SEKSI PENGENDALIAN

USAHA KEPALA UPTD PASAR

ARWANSYAH, S.IP

KEPALA UPTD METROLOGILEGAL

KASUBBAG UMUM

& KEPEGAWAIAN ASTUTI S.IP. MM.

KASIPENGEMBANGA N KONSUMEN &

KEMITRAAN JAHRAB. S.IP

KASI PERLINDUNGAN

KONSUMEN

MASYANI, S.IP

KASI PEMBINAAN &

PENATAAN

ASRORI, S.T

KASI PEMBANGUNAN &

PENGEMBANGAN

ENI PURWATI, S.T

KASI PENDAPATAN

MUHAMMAD JANUARDI, ST

KASUBBAG METROLOGI LEGAL

RITA SAHARA, S.IP

KASUBBAG UPTD PENGELOLAAN PASAR

(14)

II| 10 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

Kepala Dinas

Kepala Dinas Perdagangan mempunyai tugas pokok memimpin dan melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang perdagangan, perindustrian dan ESDM meliputi perumusan kebijakan teknis pembinaan serta pelaksanaan tugas lingkup bina usaha, perizinan badan usaha dan pelaku usaha, sarana distribusi dan stabilitas harga, pengembangan ekspor, standarisasi dan perlindungan konsumen, dan perindustrian,berdasarkan asas ekonomi dan tugas pembantuan.

Tugas Pokok Dan Fungsi Sekretariat

Sekretariat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan perencanaan, penatausahaan keuangan, urusan umum dan kepegawaian serta pengkoordinasian tugas-tugas bidang. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Sekretariat menyelenggarakan fungsi:

1. Penyusunan bahan kebijakan dibidang perencanaan, pelaporan, penatausahaan keuangan, urusan umum dan kepegawaian.

2. Pelaksanaan penyusunan perencanaan dan pelaporan, 3. Penatausahaan keuangan,

4. Penyelenggaraan urusan umum dan kepegawaian,

5. Pengkoordinasian pelaksanaan tugas-tugas bidang dan UPT,

6. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Tugas Pokok dan Fungsi Sub Bagian Perencanaan, Keuangan, Evaluasi dan Pelaporan

Sub bagian perencanan, keuangan, evaluasidan pelaporan mempunyai tugas melakasanakan penyusunan perencanaan, melakasanakan penatausahaan keuangan, evaluasi dan pelaporan, dengan penjabaran tugas sebagai berikut:

1. Menyusun bahan kebijakan teknis dibidang perencanaan penatausahaan keuangan, evaluasi dan pelaporan lingkup dinas;

2. Melaksanakan dan penyusunan bahan perencanaan meliputi : rencana strategis (Renstra), rencana kerja tahunan ( Renja) dan perencanaan dinas lainnnya;

(15)

II | 11 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

3. Mengkoordinasikan penyusunan rencana kegiatan dan anggaran (RKA) dan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA);

4. Menyusun rencana kebutuhan anggaran rutin dinas;

5. Melaksanakan penatausahaan keuangan dinas;

6. Melaksanakan pembinaan perbendaharaan;

7. Menyusun laporan keuangan dinas, meliputi : laporan realisasi anggaran (LRA),neraca,catatan atas laporan keuangan, laporan keuangan tahunan dan berkala, serta laporan keuangan lainnya;

8. Melaksanakan penyusun bahan pelaporan meliputi : laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (LAKIP), bahan penyusun laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) walikota lingkup dinas dan laporan dinas lainnya;

9. Membina penyelenggaraan fungsi perencanaan; keuangan,evaluasi dan pelaporan dinas;

10. Melaksanakan tugas lain yang di berikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya;

Tugas Pokok dan Fungsi Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas menyelenggarakan urusan umum dan kepegawaian, dengan penjabaran tugas sebagai berikut :

1. Menyusun bahan kebijakan teknis dibidang umum dan kepegawaian lingkup dinas;

2. Menyusun dan melaksanakan rencana kegiatan pada sub bagian umum dan kepegawaian;

3. Melaksanakan penatausahaan surat-menyurat;

4. Menyelenggarakan urusan rumah tangga dinas;

5. Melaksanakan pengadaan barang dan iventaris serta pengelolaan aset dinas;

6. Melaksanakan pelayanan adminitrasi kepegawaian;

7. Melaksanakan penyusunan data dan informasi kepegawaian;

8. Menyiapakan bahan pembinaan kepegawaian;

9. Melaksanakan tugas kehumasan, organisasi dan tata laksana;

10. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai tugas dan fungsinya.

(16)

II | 12 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

TUGAS POKOK DAN FUNGSI BIDANG PERDAGANGAN

Bidang perdagangan mempunyai tugas, melaksanakan pengendalian usaha, perlindungan konsumen dan pembangunan usaha perdagangan. Untuk melaksanakan tugas tersebut,bidang perdagangan menyelenggarakan fungsi :

a. Penyusunan bahan kebijakan teknis bidang perdagangan;

b. Penyusunan program kegiatan teknis bidang perdagangan;

c. Pemberian informasi peraturan, persyaratan dan kelengkapan pengajuan perizinan dalam rangka pengendalian usaha;

d. Penyusunan konsep rekomendasi pelayanan perizinan;

e. Pelaksaan pembinaan ,sosialisasi, informasi perlindungan konsumen;

f. Pelaksaan, pendaftaran dan pengusulan pembentukan lembaga perlindungan konsumen;

g. Pelaksaan pembinaan, pengawasan, pengembangan perdagangan;

h. Pelaksaan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Tugas Pokok dan Fungsi Seksi Pengendalian Usaha

Seksi Pengendalian Usaha mempunyai tugas, melaksanakan pembinaan, pengawasan, pengendalian usaha perdagangan, dengan penjabaran tugas sebagai berikut :

a. Menyusun bahan kebijakan teknis pembinaan, pengawasan, pengendalian usaha perdagangan.

b. Menyusun rencana kegiatan pengendalian usaha perdagangan c. Menyusun konsep rekomendasi pelayanan perizinan

d. Melaksanakan pemeriksaan lapangan tentang kelayakan usaha sesuai dengan permohonan perizinan.

e. Melaksanakan operasi pasar serta monitoring harga barang kebutuhan pokok dan barang penting

f. Mengumpulkan, menyusun dan menyebarluaskan informasi mengenai harga barang kebutuhan pokok dan barang penting

g. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai tugas dan fungsinya

(17)

II | 13 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

Tugas Pokok dan Fungsi Seksi Perlindungan Konsumen

Seksi perlindungan konsumen mempunyai tugas, melaksanakan pembinaan dam pelayanan perlindungan konsumen, dengan penjabaran tugas sebagai berikut:

a. Menyusun bahan kebijakan teknis dibidang pembinaan dan pelayanan perlindungan konsumen;

b. Menyusun dan melaksanakan rencana kegiatan perlindungan konsumen;

c. Melaksanakan pembinaan,sosialisasi,informasidan publikasi perlindungan konsumen;

d. Melaksanakan pendaftaran dan pemberdayaan lembaga perlindungan konsumen swadaya masyarakat (LPKSM);

e. Melaksanakan pembinaan dan pengawasan UTTP,BDKT dan satuan ukuran;

f. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuia tugas dan fungsinya.

Tugas Pokok dan Fungsi Seksi Pengembangan Konsumen dan Kemitraan

Seksi Konsumen dan Kemitraan mempunyai tugas, melaksanakan pembinaan, pengawasan, pengembangan usaha perdagangan dan kemitraan perdagangan, dengan penjabaran tugas sebagai berikut:

a. Menyusun bahan kebijakan teknis di bidang pembinaan dan pengawasan pengembangan usaha perdagangan;

b. Menyusun dan melaksanakan rencana kegiatan pengembangan usaha;

c. Memfasilitasi bimbingan teknis dan permodalan bagi perdagang kecil dalam pengembangan usaha;

d. Mengumpulkan, menyusun dan menyebarluaskan informasi mengenai promosi perdagangan dalam negeri;

e. Menyiapakan bahan pentunjuk teknis peningkatan kemampuan dan keterampilan pengusaha dalam hal promosi perdagangan dalam negeri;

f. Menyelenggarakan kemitraan pedagang kecil, menengah, besar dan sektor ekonomi lainnya ; dan

(18)

II | 14 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

g. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai tugas dan fungsinya.

TUGAS POKOK DAN FUNGSI BIDANG PASAR

Bidang pasar mempunyai tugas, melaksanakan pengendalian pembangunan, pendapatan dan penataan pedagang. Untuk melaksanakan tugas tersebut, bidang perdagangan menyelenggarakan fungsi :

a. Penyusunan bahan kebijakan teknis bidang pasar;

b. Penyusunan program kegiatan dibidang pasar;

c. Pelaksanaan pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana pasar,penyelenggaraan kemitraan pedagangan, pemeliharaan sarana dan prasarana pasar;

d. Pelaksanaan pendaftaran dan pendataan pedagang, penetapan dan penagihan retribusi daerah dan pendapatan daerah lainnya, penyelenggaraan pembukuan dan menyiapkan laporan realisasi penerimaan serta menginvestarisasi tunggakan;

e. Pelaksanaan pembinaan, penyuluhan pedagang, keamanan dan ketertiban pedagang.

f. Pelaksanaan pembinaan, pengawasan, pengembangan, pengembangan pasar; dan g. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya

Tugas Pokok dan Fungsi

Seksi Pembangunan dan Pengembangan

Seksi pembangunan dan pengembangan mempunyai tugas, melaksanakan pembangunan dan pengembangan perdagangan, dan pemeliharaan. Untuk melaksanakan tugas tersebut, seksi pembangunan dan pengembangan menyelenggarakan fungsi:

a. Penyusunan bahan kebijakan teknis bidang pembangunan dan pengembangan.

b. Melaksanakan pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana pasar daerah, pasar percontohan , pasar lingkungan dan pasar kelurahan atau pembangunan pasar untuk wilayah-wilayah tertentu berdasarkan studi kelayakan;

(19)

II | 15 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

c. Melaksanakan pemeliharaan sarana dan prasarana pasarserta perawatan dan rehabilitas atas kerusakan sarana dan prasarana pasar;

d. Melaksanakan pembinaan dan pengawasan sektor perdagangan barang dan jasa ; e. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuia dengan tugas dan

fungsinya.

Tugas Pokok dan Fungsi Seksi Pendapatan

Seksi pendapatan mempunyai tugas,melaksanakan pendaftaran dan pendataan,penetapan dan penagihan serta pembukuan dan pelaporan. Untuk menyelenggarakan tugas tersebut,seksi pendapatan menyelenggarakan fungsi:

a. Penyusunan bahan kebijakan teknis bidang pendapatan;

b. Penyusunan program kegiatan si bidang pengelolaan pendapatan;

c. Penyelenggaraan pendaftaran dan pendataan obyek dan subyek retribusi daerah dan pendapatan daerah lainnya;

d. Pelaksanaan penetapan dan penagihan retribusi daerah dan pendapatan daerah lainnya yang telah mempunyai batas waktu yang telah ditentukan/ jatuh tempo dan melayani keberatan terhadap ketetapan besarnya retribusi;

e. Penerbitan dan pendistribusian Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD);

f. Menyelenggarakan pembukuan dan menyiapkan laporan realisasi penerimaan dan menginvestarisasi tunggakan;

g. Pelaksanaan koordinasi dengan unit kerja pengelola pendapatan daerah;

h. Pelaksanaan monitoringdan evaluasi;

i. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasan dengan tugas dan fungsinya.

Tugas Pokok dan Fungsi Seksi Pembinaan dan Penataan Pedagang

Seksi pembinaan dan penataan pedagang mempunyai tugas, melaksanakan pembinaan, penyuluhan, pendataan pedagang, serta menyelenggarakan keamanan dan ketertiban pedagang dan pasar. Untuk melaksanakan tugas tersebut, seksi pembinaan dan penataan pedagang menyelenggarakan fungsi:

a. Penyusunan bahan kebijakan teknis bidang pembinaan dan penataan pedagang;

(20)

II | 16 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

b. Pelaksanaan pembinaan,penyuluhan,sosialisasi dan pendataan serta melakukan penataan, pengamanan dan penertiban pedagangatau lokasi tempat usaha bagi pedagang dan atau sarana prasarana dan asset pedagang;

c. Melaksanakan pengawasan terhadap aktivitas dan petugas keamanan,dan ketertiban serta petugas penataan pasar;

d. Melaksanakan pembinaan terhadap petugas keamanan;

e. Menganalisa kebutuhan petugas keamanan dan ketertiban pasar serta mengangkat dan memberhentikan petugas satpam pasar;

f. Pencatatan,pelaporan dan pengkoordinasian kejadian dan peristiwa keamanan dan ketertiban serta penataan pedagang dan tempat usaha bagi pedagang kepada dinas/instansi/lembaga lain;

g. Mengupayakan kebutuhan sarana dan prasana dan perlengkapan kerja petugas keamanan,ketertiban pasar dan operasi penataan pedagang;

h. Penyusunan rencana dan petunjuk teknis pelaksanaan pemeliharaan keamanan,ketertiban pasar dan operasi penataan pedagang;

i. Pelaksanaan monitoring,evaluasi dan pelaporan;

j. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD)

Pengaturan mengenai Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) akan dilakukan lebih lanjut dengan peraturan Walikota Metro Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah pada Pemerintah Kota Metro.

UPTD Pengelolaan Pasar mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Dinas Perdagangan Kota Metro dibidang pengelolaan, pengawasan dan pengendalian dibidang Pasar di wilayah kerja Pasar yang menjadi kewenangan Dinas Perdagangan Kota Metro.

a. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud, UPTD Pengelolaan Pasar menyelenggarakan fungsi :

(21)

II | 17 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

b. Penyusunan rencana program, kegiatan dalam rangka pelaksanaan kebijakan teknis dibidang pelayanan di lingkungan pasar;

c. Pelaksanaan program kerja dan kebijakan teknis yang menyangkut administrasi dan proses untuk Retribusi Pasar;

d. Pelaksanaan program tindak lanjut dan kebijakan teknis yang ditetapkan dinas perdagangan meliputi : ketertiban, kebersihan dan keamanan, pengawasan, pengendalian dan pelaporan yang berkaitan dengan pelayanan pasar;

e. Pelaksanaan pembinaan terhadap petugas pemungut retribusi pasar untuk menjamin kelancaran dan ketertiban administrasi retribusi pasar;

f. Pelaksanaan pemantauan, pembinaan, pengendalian dan perawatan sarana dan prasarana pasar, untuk menjamin agar bangunan dan fasilitas teknis lainnya tetap bersih dan siap pakai;

g. Pelaksanaan koordinasi dan evaluasi berkaitan dengan kegiatan pelayanan pasar;

h. Pelaksanaan tertib administrasi dalam pengendalian terhadap pelaksanaan kegiatan pelayanan pasar dalam hubungan penarikan retribusi daerah; dan

i. Pelaksanaan dan mengelola tugas ketatausahaan UPTD.

KEPALA SUB BAGIAN TATA USAHA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) PENGELOLAAN PASAR

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Pasar mempunyai tugas pokok penyusunan perencanaan dan pelaporan, penatausahaan keuangan, serta urusan umum dan kepegawaian lingkup Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD).

Uraian tugas Kepala Sub Bagian Tata Usaha Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Pasar, yaitu :

a. Melaksanakan pelayanan kegiatan ketata usahaan UPTD Pengelolaan Pasar meliputi urusan kepegawaian, keuangan dan perlengkapan rumah tangga kantor;

b. Melaksanakan urusan rumah tangga UPTD Pengelolaan Pasar meliputi pemeliharaan dan perlengkapan peralatan kantor, kebersihan dan keamanan, serta menginventarisasi barang-barang milik negara di UPTD Pengelolaan Pasar.

(22)

II | 18 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

c. Menyusun program kerja UPTD Pengelolaan Pasar, melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan;

d. Menginventarisasi, mengevaluasi dan melaporkan permasalahan yang berhubungan dengan pelaksanaan operasional di lapangan yang meliputi beberapa pasar yang ada di Kota Metro; dan

e. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) METROLOGI LEGAL

UPTD Metrologi Legal mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Dinas Perdagangan Kota Metro dibidang pengelolaan, pengawasan dan pengendalian dibidang metrologi, pengelolaan dan pelayanan tera/tera ulang alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya serta ketatausahaan UPTD. Untuk melaksanakan tugas pokok UPTD Metrologi Legal menyelenggarakan fungsi :

a. Penyusunan program kegiatan, perumusan kebijakan teknis dibidang tera/tera ulang dan metrologi;

b. Pelaksanaan ketatausahaan UPTD Metrologi Legal;

c. Pelaksanaan pengelolaan, pemeliharaan dan pengujian alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya serta pelayanan tera / tera ulang;

d. Pelaksanaan tugas pemeriksaan, pengawasan dan pengendalian terhadap tera/teraulang ukuran panjang, massa, waktu, arus listrik, suhu termodinamika, kuatcahaya, kuantitas zat dan volume;

e. Pelaksanaan hormonisasi, kerja sama dan koordinasi dengan instansi lain/lintas sektoral terkait tera/ tera ulang dan metrologi.

f. Pelaksanaan evaluasi dan verifikasi standar ukuran laboraturium alat ukur takar, timbang dan perlengkapanya.

g. Menginventarisasi perkembangan peraturan dan kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan tera/tera ulang dan metrologi legal.

h. Pelaksanaan pembinaan dan sosialisasi terhadap pedagang dan pengguna alat ukur, takar timbang dan peralatanya.

(23)

II | 19 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

i. Pelaksanaan pengelolaan terhadap retribusi pelayanan tera/tera ulang;dan j. Pelaksanaan monitoring,evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas.

KEPALA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) METROLOGI LEGAL

Kepala UPTD Metrologi Legal mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan program kegiatan teknis oprasional dan/atau teknis penunjang dinas di bidang metrologi, pengelolaan dan pelayanan tera/ tera ulang alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya serta ketatausahaan UPTD. Kepala UPTD Metrologi Legal menyelenggarakan fungsi yaitu:

a. Penyusunan program kegiatan, perumusan kebijakan teknis dibidang tera/tera ulang dan metrologi;

b. Pelaksanaan ketatausahaan UPTD;

c. Pelaksanaan tugas pemeriksaan, pengawasan, dan pengujian alat ukur, takar, timbang dan perlengkapanya serta pelayanan tera/tera ulang;

d. Pelaksanaan tugas pemeriksaan, pengawasan, dan pengendalian terhadap tera/tera ulang ukuran panjang, massa, waktu, arus listrik, suhu termodinamika, kuat cahaya, kuantitas zat dan volume.

e. Pelaksanaan harmonisasi, kerja sama dan koordinasi dengan instansi lain/lintas sektoral terkait tera/tera ulangdan metrologi.

f. Pelaksanaan evaluasi dan verifikasi standar ukuran laboraturium alat ukur takar, timbang dan perlengkapanya;

g. Menginventarisasi perkembangan peraturan dan kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan tera/tera ulang dan metrologi legal.

h. Pelaksanaan pembinaan dan sosialisasi terhadap pedagang dan pengguna alat ukur, takar timbang dan peralatanya;

i. Pelaksanaan pengelolaan terhadap retribusi pelayanan tera/tera ulang;

j. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas; dan k. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasan sesuai tugas dan fungsinya.

(24)

II | 20 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

KEPALA SUB BAGIAN TATA USAHA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) METROLOGI LEGAL

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Metrologi Legal mempunyai tugas pokok penyusunan perencanaan dan pelaporan, penata usahaan keuangan, serta urusan umum dan kepegawaian lingkup Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD). Uraian tugas kepala sub bagian tata usaha UPTD Metrologi Legal, yaitu:

a. Menyusun perencanaan prgogram dan pelaporan kegiatan UPTD;

b. Melaksanakan urusan rumah tangga UPTD meliputi urusan keuangan, administrasi kepegawaian, kebersihan dan keamanan kantor;

c. Menginventarisasi dan memelihara asset milik negara yang adapada UPTD;

d. Menginventarisasi, mengevaluasi dan melaporkan permasalahan yang berhubungan dengan oprasional dilapangan;

e. Melakukan penatausahaan surat menyurat;

f. Melaksanakan administrasi tatanaskah Dinas;

g. Melaksanakan koordinasi dan pelaporan kegiatan UPTD;dan

h. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

2.2 Sumber Daya Dinas Perdagangan

Sampai dengan September Tahun 2021, Dinas Perdagangan Kota Metro memiliki 122 orang pegawai dan 38 anggota satpam. Pegawai yang ada pada Dinas Perdagangan Kota Metro terdiri dari Pegawai Golongan I (Juru), II (Pengatur), III (Penata), IV (Pembina), THL dan Anggota Satpam :

(25)

II | 21 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

Tabel 2.2.1 Pegawai Dinas Perdagangan Kota Metro Menurut Golongan dan Jenis Kelamin

Sekretariat/Bidang/UPT

Golongan

Jumlah I II III IV THL SATPAM

L P L P L P L P L P L P

Sekretariat 1 3 2 6 8 20

Bidang Perdagangan 3 5 3 1 3 1 5 21

Bidang Pasar 2 1 2 4 5 6 20

UPTD Metrologi Legal 3 4 2 9

UPTD Pasar 2 2 2 1 11 18 38 74

Juru Salar 13 3 16

JUMLAH 160

Sumber : Dinas Perdagangan Kota Metro

66 ORANG

JUMLAH PEGAWAI / PETUGAS DINAS PERDAGANGAN

PNS THL

JURU SALAR SATPAM

38 ORANG

16 ORANG

40 ORANG

(26)

II | 22 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

Sumber Daya Perangkat Daerah Dinas Perdagangan Kota Metro juga memiliki aset yang di kelola sampai dengan bulan September 2021, Dinas Perdagangan Kota Metro memiliki aset berupa tanah; peralatan dan mesin; gedung dan bangunan; jalan, irigasi dan jaringan. Kesemua aset Dinas Perdagangan Kota Metro berada di Kota Metro.

Tabel 2.2.2 Aset yang dikelola oleh Dinas Perdagangan Kota Metro

No. Nama Bidang Barang Jumlah Aset Nilai Aset

1 Tanah 7 188.487.164.600,00

2 Peralatan dan Mesin 255 3.421.410.607,00

3 Gedung dan Bangunan 112 74.902.171.614,38

4 Jalan, Irigasi, dan Jaringan 46 3.941.486.796,00

5 Aset Tetap Lainnya 3 72.907.000,00

TOTAL 423 270.825.140.617,38

Sumber : Dinas Perdagangan Kota Metro

2.3 Kinerja Pelayanan Dinas Perdagangan

Kinerja Pelayanan Dinas Perdagangan adalah tolak ukur keberhasilan yang dicapai oleh perangkat daerah tersebut dalam kurun waktu 5 (lima) tahun. Target yang ditentukan merupakan landasan pencapaian kinerja perangkat daerah. Sebelum di terapkan Sistem akuntabilitas Kinerja Capaian Kinerja Perangkat Daerah seolah tidak terukur hal ini dikarenakan tidak adanya dokumen yang menjadi arah dalam pelaksanaan pengukuran capaian kinerja dari perangkat daerah. Setelah di tetapkannya Sakip Perangkat Daerah masing – masing perangkat daerah merumuskan tujuan, sasaran dan indicator yang akan menjadi tolak ukur pelaksanaan organisasi.

Dinas Perdagangan Kota Metro sebagai institusi yang bergerak di bidang urusan perdagangan pada Periode Renstra 2016-2020 menetapkan 4 Indikator Tujuan yang harus di capai sebagai tolak ukur kinerja pelayanan bagi perangkat daerah. Secara sistemastis target yang ditentukan dan realisasi pencapaian menunjukan untuk urusan perdagangan. 4 (empat) indicator tujuan tersebut adalah :

1. Mewujudkan Pasar Wisata Tradisional Dengan Pengelolaan Modern 2. Menciptakan Pasar Yang Teratur, Aman dan Tertib

3. Menciptakan Pelaku Pasar yang Bermartabat, Dalam Arti Pelaku Pasar yang Mengerti, Paham dan Taat Pada Peraturan Perundang-Undangan

4. Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Sektor Perdagangan dan Pasar

(27)

II | 23 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

Tabel 2.3.1

Pencapaian Kinerja Pelayanan Dinas Perdagangan Kota Metro

No. Misi/Tujuan/Program Pembangunan Daerah

Targ et NSP

K

Target IKK

Target Indikat or Lainny

a

Target Renstra Perangkat Daerah

Tahun Ke- Realisasi Capaian Tahun ke - Rasio Capaian Pada Tahun Ke-

1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

1 Mewujudkan Pasar Wisata Tradisional Dengan Pengelolaan Modern

1 Pasar

1 Pasar

1 Pasar

1 Pasar

1 Pasar 1

Pasar 1 Pasar

1 Pasar

1

Pasar 1 Pasar 1 Pasar

1 Pasar 1

Pasar 1 Pasar 1 Pasar

2 Menciptakan Pasar Yang Teratur, Aman dan Tertib

1 Pasar

1 Pasar

1 Pasar

1 Pasar

1 Pasar 1

Pasar 1 Pasar

1 Pasar

1

Pasar 1 Pasar 1 Pasar

1 Pasar 1

Pasar 1 Pasar 1 Pasar 3 Mnciptakan Pelaku Pasar

yang Bermartabat, Dalam Arti Pelaku Pasar yang Mengerti, Paham dan Taat Pada Peraturan

Perundang-Undangan

1 Pasar

1 Pasar

1 Pasar

1 Pasar

1 Pasar 1

Pasar 1 Pasar

1 Pasar

1

Pasar 1 Pasar 1 Pasar

1 Pasar 1

Pasar 1 Pasar 1 Pasar

4 Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Sektor Perdagangan dan Pasar

75% 80% 85% 90% 95% 0,75

% 135,

91%

96,7 8 %

130, 70%

113,41

% 0,75

% 135,91

% 96,7 8 %

130,70

%

113,41

%

(28)

II | 24 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

Tabel 2.3.2

Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Perdagangan Kota Metro

No. Uraian

Anggaran Pada Tahun Ke- Realisasi Pada Tahun ke - RasioAntara Realisasi dan Anggaran Pada Tahun Ke-

1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

1 Mewujudkan Pasar Wisata Tradisional Dengan

Pengelolaan Modern

537.130.

000

5.449.737.

700

2.606.740.

000

7.424.904.

900

2.424.71

6.900 536.435.00 0

4.937.462.30 1

2.293.645.20 0

6.500.425.4 06

2.332.183.6

15 100% 88% 91% 88% 96%

2 Menciptakan Pasar Yang Teratur, Aman dan Tertib

156.751.

005

162.500.00 0

185.000.00 0

157.500.00 0

156.985.

250 62.833.500 40.350.000 41.068.750 157.499.800 155.735.25

09 40% 22% 25% 100% 99%

3 Mnciptakan Pelaku Pasar yang Bermartabat, Dalam Arti Pelaku Pasar yang Mengerti, Paham dan Taat Pada Peraturan Perundang- Undangan

35.500.0

00 50.000.000 29.799.600 50.000.000 -

34.900.900 50.000.000 28.239.600 49.935.000 -

98% 95% 100% 100% -

4 Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Sektor Perdagangan dan Pasar

2.292.95 1.621

1.504.100.

000

2.227.581.

621

2.247.563.

567

2.536.41

0.869 1.740.728.

691

2.044.197.79 3

2.155.747.39 7

2.937.568.5 67

2.876.486.3

85 0,75% 135,91% 96,7% 130,70% 113,41%

(29)

II | 25 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

2.4 Tantangan dan Peluang

Untuk mewujudkan sasaran strategis Dinas Perdagangan Kota Metro yaitu dengan menganalisa kelemahan dan kekuatan dalam pengembangan pelayanan. Faktor kunci keberhasilan merupakan kunci utama untuk mengarahkan organisasi dalam rangka mencapai Visi dan Misi Organisasi. Faktor – faktor yang harus diteliti untuk menentukan tingkat urgensi dan dampak serta penentuan skala prioritas, yaitu faktor internal maupun eksternal.

 Kelemahan dan Kekuatan Internal

Analisa terhadap lingkungan internal dikelompokan pada hal – hal yang merupakan kelemahan ( Weakness) ataupun kekuatan ( Strenght) satuan perangkat kerja daerah dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat.

Kelemahan yang dimiliki oleh Dinas Perdagangan diantaranya :

1. Belum terpenuhinya proporsionalitas, Distribusi dan Komposisi SDM aparatur sesuai kebutuhan Dinas;

2. Terbatasnya sarana dan prasarana yang ada

3. Belum terbangunnya sistem pelayanan melalui teknologi informasi 4. Dana Operasional yang sangat terbatas

5. Memiliki struktur organisasi dan tupoksi belum sesuai dengan Permenkeu 050- 3798 thn. 2020 tentang hasil verifikasi dan validasi pemuktahiran klasifikasi, kodefikasi dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah

Adapun kekuatan – kekuatan yang dimiliki Dinas Perdagangan diantaranya :

1. Adanya kejelasan pembagian kewenangan, kedudukan, tugas dan fungsi berupa peraturan, pedoman, juklak, juknis pada setiap operasional kegiatan.

2. Memiliki Perencanaan strategis sebagai acuan dalam pelaksanaan tupoksinya 3. Adanya skala prioritas dalam program kerja.

4. Profesionalisme pegawai

5. Kebijakan didasarkan kepada peraturan perundang – undangan yang berlaku.

(30)

II | 26 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

 Peluang dan Tantangan

Sementara faktor peluang dan tantangan harus menjadi salah satu hal yang harus menjadi perhatian untuk diuraikan agar dapat diidentifikasi sehingga kelemahan yang ada pada Dinas dapat diantisipasi dengan peluang. Tantangan yang ada pada organisasi dalam mencapai tujuan maupun sasaran merupakan kunci untuk menganalisa hal- hal yang berdampak pada pelayanan organisasi.

Peluang – peluang ( Opportunities) di Lingkungan Dinas Perdagangan:

1. Tersedianya Peluang Usaha dan Investasi

2. Adanya peningkatan peran serta masyarakat dalam pembangunan pada sektor perdagangan

3. Adanya dukungan dari stakeholder untuk meningkatkan sektor perdagangan 4. Adanya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan prima.

Tantangan ( Treaths) :

1. Krisis kepercayaan masyarakat pada pemerintah 2. Persaingan makin ketat pada era globalisasi

3. Kebutuhan pelayanan di sektor Perdagangan yang cepat, baik dan murah sebagai wujud Good governence.

Sebagai bahan pengkajian terhadap kelemahan, kekuatan, peluang serta tantangan diperlukan suatu metode agar dapat diidentifikasi secara menyeluruh dengan menggunakan analisa SWOT ( Strenght, Weakness, Opportunity, Threats).

(31)

III | 27 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

BAB III

PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO

3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Dinas Perdagangan Kota Metro.

Permasalahan yang dihadapi berdasarkan tugas dan fungsi Pelayanan Dinas Perdagangan Kota Metro dalam jangka 5 (Lima) Tahun ke depan adalah :

a. Saat ini hanya terdapat 2 papan informasi digital dipasar Kota Metro

b. Belum adanya pengetahuan & informasi kepada masyarakat mengenai E- Commerce

c. Belum adanya aplikasi E-Commerce mengingat berkembang nya digitalisasi semua bidang termasuk perdagangan, yang selanjutnya didukung dengan adanya sosialisasi advokasi E-Commerce.

d. Belum adanya klasifikasi public dibidang metrologi legal hanya ada 2 orang pegawai Dinas Perdagangan yang sudah diklat kemetrologian, hanya saja belum bisa jadi penera dan pengawas tera dikarenakan harus menjalani beberapa tahapan lagi, peralatan penunjang uji tera yang ada pun belum lengkap.

3.2 Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih

Visi Walikota dan Wakil Walikota daerah terpilih Kota Metro yang telah ditetapkan untuk tahun 2021 – 2024 adalah :

“Terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera, dan Berbudaya”

Dalam rangka pencapaian visi yang telah ditetapkan tersebut, dengan tetap memperhatikan kondisidan permasalahan yang ada serta tantangan ke depan, dan memperhitungkan peluang yang dimiliki, maka ditetapkan 5 (lima) misi sebagai berikut:

(32)

III | 28 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

1. Misi 1 : Mewujudkan kualitas pendidikan dan kebudayaan yang berdaya saing di tingkat nasional dan global dengan menjunjung tinggi nilai keagamaan.

2. Misi 2 : Mewujudkan masyarakat sehat jasmani, rohani, dan sehat secara sosial.

3. Misi 3 : Meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur fisik secara efektif, efisien, berwawasan lingkungan, dan berkelanjutan.

4. Misi 4 : Meningkatkan masyarakat produktif, berdaya saing dalam bidang teknologi, inovasi dan ekonomi kreatif.

5. Misi 5 : Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang baik (Good Governance), Terhormat, dan Bermartabat.

Berdasarkan penjabaran singkat tentang visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Metro tahun 2021 – 2024, maka Dinas Perdagangan Kota Metro memiliki keterkaitan tugas dan fungsi dengan misi ke-empat (4) yaitu : Meningkatkan masyarakat produktif, berdaya saing dalam bidang teknologi, inovasi dan ekonomi kreatif .

Dinas Perdagangan Kota Metro mempunyai peran serta kewajiban dalam melaksanakan pelayanan guna mendukung terpenuhinya misi ke-empat (4) dari kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih. Dengan mempertimbangkan masalah beserta faktor – faktor yang mempengaruhinya, dimana telah dijabarkan pada bagian sebelumnya, Dinas Perdagangan Kota Metro memetakan faktor pendorong maupun faktor penghambat pada pelayanan yang dapat mempengaruhi pencapaian visi dan misi kepala daerah serta wakil kepala daerah terpilih .

3.3 Telaahan Renstra K/L dan Renstra

Penyusunan Rencana Strategis Organisasi Perangkat Daerah (RENSTRA OPD) selain harus menyesuaikan dengan arah kebijakan daerah dalam RPJMD, juga harus menyesuaiakan dengan arah kebijakan nasional yang dituangkan oleh kementerian/lembaga dalam Rencana Strategis Kementerian/Lembaga. Dalam hal ini Dinas Perdagangan Kota Metro harus menyesuikan dengan Rencana Strategis Kementerian Perdagangan Republik Indinesia guna melihat arah kebijakan nasional yang diambil dalam bidang urusan perdagangan.

(33)

III | 29 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

Urusan Perdagangan

Visi Kementrian Perdagangan Republik Indonesia adalah:“ Kementerian Perdagangan yang Andal, Profesional, Inovatif, dan Berintegritas untuk Mewujudkan Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong.”.

Untuk mewujudkan visi tersebut Kementerian Perdagangan memiliki 9 (sembilan) misi, yaitu:

1. Peningkatan Kualitas Manusia Indonesia

2. Struktur Ekonomi yang Produktif, Mandiri dan Berdaya Saing 3. Pembangunan yang Merata dan Berkeadilan

4. Mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan

5. Kemajuan Budaya yang Mencerminkan Kepribadian Bangsa

6. Penegakan sustem hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya 7. Perlindungan bagi Segenap Bangsa dan Memberikan Rasa Aman pada Seluruh

Warga

8. Pengelolaan Pemerintah yang Bersih, Efektif, dan Terpercaya 9. Sinergi pemerintah daerah dalam kerangka Negara Kesatuan

Tujuan Pembangunan Perdagangan untuk 5 (lima) tahun ke depan yaitu:

1. Peningkatan kinerja ekspor non-migas dan jasa

2. Peningkatan konsumsi nasional yang mendukung pertumbuhan ekonomi 3. Terwujudnya tata kelola pemerintahan di Kementerian Perdagangan yang

baik dan berkualitas

Dengan ukuran keberhasilan yang dirumuskan dalam Sasaran Strategis Kementerian Perdagangan, yaitu:

1. Meningkatnya Pertumbuhan Ekspor Barang Non-Migas yang Bernilai Tambah dan Jasa;

2. Terwujudnya stabilisasi harga dan ketersediaan pasokan barang kebutuhan pokok;

3. Terwujudnya konsumen berdaya dan pelaku usaha yang bertanggung jawab;

4. Meningkatnya pasar produk dalam negeri;

5. Optimalnya peranan PBK, SRG dan PLK;

(34)

III | 30 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

6. Meningkatnya kinerja perdagangan yang bersih, akuntabel dan professional; dan 7. Meningkatnya kapabilitas SDM Perdagangan.

3.4 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Berdasarkan PP 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional dan Perda Provinsi Lampung No. 1 Tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Lampung tahun 2009-2029, Kota Metro ditetapkan sebagai Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) dan merupakan satu kesatuan dalam pengembangan kawasan andalan Nasional Bandar Lampung – Metro. Dengan fungsi utama sebagai :

(1) Pusat Pemerintahan Kota;

(2) Pusat Perdagangan dan Jasa;

(3) Pusat Pendidikan Khusus.

Selain itu, Kota Metro bersama Kabupaten Lampung Tengah ditetapkan sebagai kawasan strategis Provinsi dalam bidang Pengembangan Kawasan Pendidikan Unggulan Terpadu Berbasis Potensi Lokal.

Dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) merupakan serangkaian analisis yang sistematis, menyeluruh dan partisipatif untuk memastikan bahwa kaidah pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan di Kota Metro atau kebijakan, rencana, dan program.

Kajian Lingkungan Hidup Strategis Dinas Perdagangan Kota Metro berada dalam Zona Perdagangan dan Jasa , Yaitu :

1. Penetapan Zona Perdagangan dan Jasa agar disosialisasikan kepada bagian perijinan pembangunan (IMB), sehingga sesuai dalam mengeluarkan IMB.

2. Pengembangan area/kawasan perdagangan dan jasa agar memperhatikan sarana dan prasarana penunjang (akses jalan, air bersih, pengelolaan sampah, pengelolaan limbah, dll).

(35)

III | 31 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

3.5 Penentuan Isu – Isu Strategis

Berdasarkan pertimbangan dari penjabaran permasalahan-permasalahan, gambaran pelayanan daerah, sasaran jangka menengah pada Renstra K/L, implikasi RTRW dan KLHS bagi pelayanan perangkat daerah pada bagian sebelumnya, maka dirumuskan isu-isu strategis terkait dengan pembangunan khususnya Bidang Perdagangan serta menyesuaikan dengan tugas dan fungsi Dinas Perdagangan Kota Metro sebagai berikut :

1. Digitalisasi Informasi harga dan ketersediaan barang pokok dan barang penting lainnya

2. Sosialisasi advokasi E-Commerce

3. Klasifikasi pasar dan pedagang di Kota Metro

4. Peningkatan pelayanan public pada bidang metrologi legal Tabel 3.5

Permasalahan dsn Isu Strategi Dinas Perdagangan

NO PERMASALAHAN ISU STRATEGIS

1 Kurangnya informasi harga bahan pokok kepada masyarakat

Digitalisasi Informasi harga dan ketersediaan barang pokok dan barang penting lainnya

2 Kurang adanya pengetahuan dan informasi kepada masyarakat mengenai E-Commerce

Sosialisasi advokasi E-Commerce

3 Belum adanya klasifikasi pasar ataupun pedagang

Klasifikasi pasar dan pedagang di Kota Metro

4 Belum optimalnya pelayanan public pada bidang metrologi legal

Peningkatan pelayanan public pada bidang metrologi legal

(36)

IV | 32 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

BAB IV

TUJUAN DAN SASARAN

4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Perdagangan

Tujuan dan sasaran merupakan hasil perumusan capaian strategis yang menunjukkan tingkat kinerja pembangunan tertinggi sebagai dasar penyusunan arsitektur kinerja pembangunan daerah secara keseluruhan. Tujuan adalah suatu kondisi yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 5 (lima) tahunan. Sedangkan sasaran adalah rumusan kondisi yang menggambarkan tercapainya tujuan, berupa hasil pembangunan Daerah/Perangkat Daerah yang diperoleh dari pencapaian outcome program Perangkat Daerah.

Terkait RPJMD, perumusan tujuan dan sasaran berdasarkan visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah yang kemudian menjadi landasan perumusan tujuan, sasaran, strategi, kebijakan Renstra Perangkat Daerah untuk periode 5 (lima) tahun.

Rumusan tujuan dan sasaran merupakan dasar dalam menyusun pilihan-pilihan strategi pembangunan dan sarana untuk mengevaluasi pilihan tersebut.

Seperti yang dijelaskan pada bab 3.2 bahwa Visi Walikota dan Wakil Walikota daerah terpilih Kota Metro yang telah ditetapkan untuk tahun 2021 – 2024 adalah :

“Terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera, dan Berbudaya”

Berdasarkan penjabaran singkat tentang visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Metro tahun 2021 – 2024, maka Dinas Perdagangan Kota Metro memiliki keterkaitan tugas dan fungsi dengan misi ke-empat (4) yaitu : Meningkatkan masyarakat produktif, berdaya saing dalam bidang teknologi, inovasi dan ekonomi kreatif .

Sebagai salah satu perangkat daerah, maka Tujuan Dinas Perdagangan Kota Metro perlu diselaraskan dengan visi dan misi RPJMD Kota Metro. Tujuan Dinas Perdagangan Kota Metro juga memperhatikan Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walikota terpilih . Atas dasar itu, maka tujuan Dinas Perdagangan Kota Metro 2021- 2026 : Meningkatkan Pelayanan Pada Sektor Perdagangan Yang Berdaya Saing Dalam Inovasi Teknologi Guna Meningkatkan Kesejahteran Masyarakat.

(37)

IV | 33 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

Dengan Indikator Tujuan Presentase Kontribusi Sektor Perdagangan Terhadap PDRB.

Untuk mencapai tujuan tersebut menghasilkan 2 Sasaran yang akan dicapai oleh Dinas Perdagangan Kota Metro Yaitu :

1. Meningkatnya Pelayanan Publik Pada Sektor Perdagangan Dengan Indikator Sasaran :

a. Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor perdagangan dan pasar b. Presentase peningkatan alat UTTP yang bertanda tera Sah

2. Meningkatnya Kualitas Sistem Perdagangan Untuk Menciptakan Pelaku Usaha Yang Tertib Berniaga dan Bermartabat.

Dengan Indikator Sasaran :

a. Cakupan bina kelompok pedagang/usaha informal

(38)

IV | 34 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

Tabel 4.1

Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan Dinas Perdagangan Kota Metro

No Tujuan Indikator Tujuan Sasaran Indikator Tujuam / Sasaran

TARGET KINERJA TUJUAN / SASARAN PADA TAHUN

2021 2022 2023 2024 2025

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 Meningkatkan Pelayanan Pada Sektor Perdagangan Yang Berdaya Saing Dalam Inovasi Teknologi Guna Meningkatkan Kesejahteran Masyarakat

Presentase Kontribusi Sektor Perdagangan Terhadap PDRB

16,54% 16,59% 16,64% 16,69% 16,74%

1 Meningkatnya Pelayanan Publik Pada Sektor Perdagangan

Capaian Pendapatan ASli Daerah (PAD) sektor perdagangan dan pasar

100% 100% 100% 100% 100%

Presentase peningkatan alat

UTTP yang bertanda tera Sah 5% 5% 5% 5% 5%

2 Meningkatnya Kualitas Sistem Perdagangan Untuk Menciptakan Pelaku Usaha Yang Tertib Berniaga dan Bermartabat

Cakupan bina kelompok

pedagang/usaha informal 10% 20% 30% 40% 50%

(39)

IV | 35 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

Tabel 4.2

Formula Target Kinerja Sasaran

No Tujuan Indikator Tujuan Sasaran Indikator Tujuan /

Sasaran Formula

1 2 3 4 5 6

1 Meningkatkan Pelayanan Pada Sektor Perdagangan Yang Berdaya Saing Dalam Inovasi Teknologi Guna Meningkatkan Kesejahteran Masyarakat

Presentase Kontribusi Sektor Perdagangan Terhadap PDRB

1 Meningkatnya Pelayanan Publik Pada Sektor Perdagangan

Capaian Pendapatan ASli Daerah PAD sektor perdagangan dan pasar

100% Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari seluruh sektor perdagangan dan pasar

Presentase peningkatan alat UTTP yang bertanda tera Sah

2 Meningkatnya Kualitas Sistem Perdagangan Untuk Menciptakan Pelaku Usaha Yang Tertib Berniaga dan Bermartabat

Cakupan bina kelompok pedagang/usaha informal

100%

− 1

− 1 100

(40)

IV | 36 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

Merebaknya pandemi Covid-19 memberikan dampak negatif pada sektor perdagangan. Pada sektor perdagangan pandemi Covid-19, menyebabkan mobilitas selama pandemi yang dibatasi mulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kebijakan tersebut membuat kegiatan perdagangan yang memerlukan mobilitas yang tinggi terkendala.

Untuk dapat menghadapi tantangan ini diperlukan respon yang cepat. Oleh karena itu Dinas Perdagangan Kota Metro melakukan penyesuaian tujuan dan sasaran strategis yang akan dicapai selama tahun 2021-2026 agar pemulihan serta pembangunan sektor perdagangan di Kota Metro berjalan dengan cepat dan tercapai dengan optimal.

(41)

V | 37 RENSTRA DINAS PERDAGANGAN KOTA METRO 2021-2026

BAB V

STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

Strategi dan arah kebijakan menjadi rumusan perencanaan komprehensif tentang bagaimana Pemerintah Kota Metro mencapai tujuan dan sasaran RPJMD Tahun 2021- 2026 dengan efektif dan efisien. Dengan pendekatan yang komprehensif, strategi juga dapat digunakan sebagai sarana untuk melakukan tranformasi, reformasi, dan perbaikan kinerja birokrasi. Perencanaan strategis tidak saja mengagendakan aktivitas pembangunan, tetapi juga segala program yang mendukung dan menciptakan layanan masyarakat tersebut dapat dilakukan dengan baik, termasuk di dalamnya upaya memberbaiki kinerja dan kapasitas birokrasi, sistem manajemen, dan pemanfaatan teknologi informasi. Strategi harus dijadikan salah satu rujukan penting dalam perencanaan pembangunan daerah. Rumusan strategi berupa pernyataan yang menjelaskan bagaimana tujuan dan sasaran akan dicapai yang selanjutnya diperjelas dengan serangkaian arah kebijakan.

Referensi

Dokumen terkait

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pati dibentuk bertujuan untuk melaksanakan tugas pokok membantu Bupati dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan

Sub Bagian Tata Usaha.. Kepala Dinas; mempunyai tugas pokok memimpin pelaksanaan tugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang meliputi Sekretariat, Bidang Perindustrian,

Dinas Perindustrian dan Perdagangan mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan dibidang Perindustrian

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang merupakan pelaksana pemerintah daerah di bidang perindustrian dan perdagangan dan dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang dalam

Tugas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya adalah : melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah dan tugas pembantuan. Tugas tersebut

Tugas pokok Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya adalah menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang perhubungan meliputi kesekretariatan, penyelenggaraan perumusan,

Menyelenggarakan sebagian urusan daerah di bidang perindustrian dan perdagangan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pembinaan dan pengendalian dalam bidang perindustrian

Kepala Dinas Lingkungan Hidup melaksanakan tugas memimpin, mengoordinasikan, melaporkan, dan mempertanggungjawabkan penyelenggaraan urusan pemerintahan bidang lingkungan hidup dan