RENSTRA
DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
KOTA MOJOKERTO
TAHUN 2018 - 2023
PEMERINTAH KOTA MOJOKERTO
DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
TAHUN 2019
1 Rankhir Renstra Disperindag 2018-2023
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah SWT. Atas segala Rahmat dan KaruniaNya kepada kita, Alhamdulillah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto telah menyelesaikan penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA) untuk tahun 2018-2023.
Penyusunan Renstra Tahun 2018-2023 Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto mengacu kepada RPJMD Kota Mojokerto Tahun 2018-2023, melalui tahapan yang diawali dengan rapat koordinasi melalui forum perangkat daerah / lintas perangkat daerah Kota Mojokerto yang dihadiri oleh unsur perwakilan Perangkat Daerah terkait dan unsur Masyarakat dengan Badan Perencanaan Pembangunan Kota Mojokerto, sebagai upaya menampung aspirasi dalam rangka meningkatkan usaha dibidang Perdagangan dan usaha dibidang Perindustrian, kemudian koordinasi dan sinergi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa timur dan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan sebagai representasi Pemerintah Pusat.
Renstra ini merupakan dokumen perencanaan lima tahun yang digunakan sebagai pedoman dalam pembangunan dan pengembangan urusan Industri dan perdagangan, selain itu penyusunan Renstra disesuaikan dengan kebutuhan dan isu strategis serta sebagai bahan koordinasi baik dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur maupun Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan serta instansi terkait sehingga terjalin sinergitas dalam pengembangan sektor industri dan sektor perdagangan.
Renstra yang disusun memuat gambaran umum sektor industri dan perdagangan, isu-isu strategis yang dihadapi beserta kebijakan yang dirumuskan untuk pembangunan dan pengembangan industri dan perdagangan dimasa yang akan datang.
Kebijakan tersebut dijabarkan dalam tujuan, sasaran strategis, indikator sasaran, program kegiatan, indikator outcomen dan output serta indikasi pendanaan yang akan yang akan dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto dan prioritas pembangunan daerah urusan industri dan perdagangan yang diharapkan dapat berdampak pada Laju Pertumbuhan Ekonomi, Penutunan angka tingkat pengangguran terbuka, dan peningkatan daya beli masyarakat.
1 Rankhir Renstra Disperindag 2018-2023
Atas semua bantuan semua pihak kami ucapkan terima kasih dan mohon maaf bila terdapat kekurangan dalam dokumen ini.
Mojokerto, Juli 2019 KEPALA
DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KOTA MOJOKERTO
RUBY HARTOYO,S.Sos,MM.
Pembina Utama Muda NIP.19681009 199009 1 002
1 Rankhir Renstra Disperindag 2018-2023
DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR i DAFTAR ISI BAB I Pendahuluan I - 1 1.1 Latar Belakang I - 1 1.2 Landasan Hukum I - 3
1.3 Maksud dan Tujuan I - 5
1.4 Sitematika Penulisan I - 5
BAB II Gambaran Pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Kota Mojokerto
II - 1
2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto
II - 1
2.2 Sumber Daya Manusia Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto
II - 14
2.3 Kinerja Pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto
II - 16
BAB III Permasalahan dan Isu-Isu Strategis Berdasarkan Tugas Pokok Dan Fungsi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota
Mojokerto
III - 1
3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto
III - 1
3.2 Telaah Visi Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
III - 2
3.3 Telaah Renstra K/L dan Renstra II - 3
3.4 Telaah Rencana tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis
II - 3
3.5 Penentuan Isi-isu Strategis III - 3
BAB IV Tujuan dan Sasaran IV - 1
4.1 Tujuan IV - 1
4.2 Sasaran IV - 1
BAB V Strategi dan Arah Kebijakan V - 1
5.1 Strategi V - 1
5.2 Arah Kebijakan V - 1
BAB VI Rencana Program dan Kegiatan serta Pendanaan VI- 1
6.1 Rencana Program dan Kegiatan Tahun 2019-2023 VI- 1
1 Rankhir Renstra Disperindag 2018-2023
BAB VII Kinerja Penyelenggaraan Bidang Urusan VII-1
7.1 Bidang Urusan Perdagangan VII-1
7.2 Bidang Urusan Perindustrian VII-1
BAB VIII Penutup VIII-1
1 Rankhir Renstra Disperindag 2018-2023
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Jumlah Pegawai menurut Golongan II-14
Tabel 2.2 Jumlah Pegawai Menurut Eselon II-15
Tabel 2.3 Julmlah Pegawai Menurut Tingkat Pendidikan II-15
Tabel 2.4 Pecapaian Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah Dinas Perindustrian dan Perdagangan
II-17
Tabel 2.5 Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan
Perangkat Daerah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto
II-18
Tabel 3.1 Pemetaan Permasalahan untuk Penetuan Prioritas dan Sasaran Pembangunan Daerah
III-1
Tabel 4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan
Prangkat daerah
IV-2
Tabel 5.1 Tujuan, Sasaran, Strategis, dan Kebijakan V-1
Tabel 6.1 Rencana Program, Kegiatan, dan Pendataan VI-2
Tabel 7.1 Indikaor Kinerja Dinas Perindustrian dan Perdagnagan Kota Mojokerto yang Mengacu pada Tujuan dan sasaran RPJMD
VII-1
1 Rankhir Renstra Disperindag 2018-2023
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 Struktur organisasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan
II-13
1 Rankhir Renstra Disperindag 2018-2023
1 Renstra Disperindag 2018-2023 BAB I
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Pembangunan Daerah adalah usaha yang sistematik untuk pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Daerah untuk peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat, kesempatan kerja, lapangan berusaha, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik dan daya saing Daerah melalui Perencanaan pembangunan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya yang ada dalam jangka waktu tertentu.
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional merupakan landasan hukum dibidang perencanaan pembangunan baik oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. Peraturan ini merupakan satu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan rencana pembangunan jangka panjang, jangka menengah, dan tahunan yang dilaksanakan oleh unsur penyelenggaraan pemerintahan di Pusat dan Daerah dengan melibatkan masyarakat.
Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor :86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, mengamanatkan bahwa perencanaan daerah dirumuskan secara transparan, responsif, efisien, efektif, akuntabel, partisipatif, terukur, berkeadilan, dan berwawasan lingkungan.
2 Renstra Disperindag 2018-2023 BAB I
Perencanaan pembangunan menengah daerah diwujudkan dalam bentuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Mojokerto , yang merupakan dokumen perencanaan Pemerintah Daerah selama 5 (lima) tahun ke depan dan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) serta mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Jawa Timur dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN). RPJMD Kota Mojokerto Tahun 2018-2023 disusun sebagai acuan kelanjutan pembangunan Kota Mojokerto 5 (lima) tahun sebelumnya, yaitu Tahun 2014 – 2018.
Demikian pula halnya Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto Tahun 2018 - 2023 merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Mojokerto Tahun 2018-2023 dengan memperhatikan visi, misi dan program walikota dan wakil walikota terpilih 2018-2023 yang visinya adalah “ Terwujudnya Kota Mojokerto Yang Berdaya Saing, Mandiri, Demokratis, Adil Makmur-Sejahtera, dan Bermartabat” pada 4 (empat) elemen kehidupan kota yaitu Pemerintahan, Masyarakat, Swasta dan Lingkungan dengan misi :
1. Mewujudkan SDM berkualitas melalui peningkatan akses dan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan;
2. Mewujudkan ketertiban, supremasi hukum dan HAM;
3. Mewujudkan pemerintah daerah yang efektif, demokratis, bersih, professional dan adil dalam melayani masyarakat;
4. Mewujudkan ekonomi daerah yang mandiri, berdaya saing, berkeadilan dan berbasis pada ekonomi kerakyatan melalui peningkatan fasilitas pembangunan infrastruktur daerah;
5. Mewujudkan ketahanan social budaya dalam kerangka integrasi nasional, pada tatanan masyarakat yag bermartabat, berakhlak mulia, beretika, dan berbudaya luhur berlandaskan Pancasila;
6. Mewujudkan partisipasi masyarakat melalui pemberian akses dan kesempatan dalam pembangunan;
7. Mewujudkan anggaran pendapatan dan belanja yang lebih mengutamakan kesejahteraan masyarakat.
3 Renstra Disperindag 2018-2023 BAB I
Selain itu, RENSTRA Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto diisusun dengan mengkolaborasikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Propinsi Jawa Timur.
Penyusunan RENSTRA Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto Tahun 2018 – 2023 merupakan hasil proses panjang yang melibatkan seluruh stakeholder mulai dari perumusan indikator, strategi dan kebijakan guna mencapai target kinerja program prioritas, perumusan rencana program, kegiatan, kelompok sasaran beserta pendanaan indikatif sampai dengan penyelarasan perumusan indikator kinerja yang mengacu pada tujuan dan sasaran dalam rancangan awal RPJMD
Pentahapan pembangunan bidang industri dan perdagangan tersebut dirumuskan berdasarkan evaluasi pelaksanaan dan ketercapaian indikator kinerja selama 5 (lima) tahun kebelakang dan penetapan isu strategis yang berkembang. Prioritas pengembangan industri unggulan di Kota Mojokerto yaitu pada pengembangan Industri Alkas Kaki, Industri Batik Tulis, Industri Cor Aluminium, Industri Kerajinan dan Industri Makanan dan Minuman serta pengembangan IKM unggulan di Kota Mojokerto yg berbasis kompetensi inti daerah. Sedangkan prioritas pembangunan di bidang perdagangan adalah Pengembangan Sistem Perdagangan Dalam Negeri, Pengamanan Pasar Dalam Negeri, serta Pengembangan Ekspor Daerah dan Promosi Ekspor dengan senantiasa meningkatkan daya saing industri pengolahan dan skema perdagangan yang tertata diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sehingga mampu mendongkrak indeks daya beli Masyarakat dan meningkatkan Konstribusi PDRB sector industri dan Perdagangan yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Mojokerto.
1.2 Landasan Hukum
1. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara; 2. Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan
4 Renstra Disperindag 2018-2023 BAB I
3. Undang-undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pertanggungjawaban Keuangan Negara;
4. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;
5. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Daerah;
6. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005-2025;
7. Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang; 8. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan
Pengelolaan Lingkungan Hidup;
9. Undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan;
10. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah; 11. Peraturan Pemerintah Nomor 108 Tahun 2000 tentang Tata Cara
Pertanggungjawaban Kepala Daerah;
12. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah;
13. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah; 14. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2006 tentang Tata Cara
Penyusunan Rencana Pembangunan Nasional;
15. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintah antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);
16. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah;
17. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
5 Renstra Disperindag 2018-2023 BAB I
18. Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional;
19. Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang;
1.3 Maksud dan Tujuan
Maksud disusunnya RENSTRA Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto Tahun 2018-2023 adalah :
1. Memberikan arah dan pedoman bagi semua personil dalam melaksanakan tugasnya sehingga tujuan program dan sasaran kegiatan yang telah ditetapkan dalam kurun waktu 2018-2023 dapat tercapai 2. Mempermudah pengendalian kegiatan serta pelaksanaan koordinasi
dengan instansi terkait, monitoring, analisis, evaluasi kegiatan baik secara internal maupun eksternal
Adapun tujuan disusunnya RENSTRA Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto Tahun 2018-2023 yaitu :
1. Merencanakan perubahan dalam lingkungan yang semakin kompleks 2. Mengelola keberhasilan organisasi secara sistemik
3. Memanfaatkan perangkat manajerial dalam pengelolaan pemerintahan dan pembangunan
4. Mengembangkan pemikiran, sikap dan tindakan yang berorientasi pada masa depan
5. Meningkatkan komunikasi antar pemangku kepentingan (stakeholder)
1.4 Sistematika Penulisan
Sistematika Penulisan Renstra Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto Tahun 2018-2023 disusun sebagai berikut :
Bab I Pendahuluan
Bab ini berisi Latar Belakang, Landasan Hukum, Maksud dan Tujuan, Sistematika Penulisan.
6 Renstra Disperindag 2018-2023 BAB I
Bab II Gambaran Pelayanan Dinas Perindustrian dan
Perdagangan Kota Mojokerto
Bab ini berisikan Tugas Pokok dan Fungsi, Struktur Organisasi, Sumber Daya, Kinerja Pelayanan yang telah dilaksanakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto
Bab III Permasalahan dan Isu-Isu Strategis Berdasarkan Tugas Pokok Dan Fungsi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto
Bab ini berisikan Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas Pokok dan Fungsi, Telaah RPJP Provinsi Jatim, Telaah Visi, Misi dan Program Kepala Daerah, Telaah Renstra Kementerian/Lembaga (K/L) dan Renstra Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jatim serta Penentuan Isu-isu Strategis,
Bab IV Tujuan dan Sasaran
Bab ini berisikan Tujuan, Sasaran dan Indikator Kinerja Jangka Menengah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto
Bab V Strategi dan Arah Kebijakan
Bab ini berisikan strategi sebagai dasar penyusun program untuk mewujudkan sasaran sedangkan Arah Kebijakan berisikan mengacu pada akar masalah sebagai menyusun kegiatan untuk mncapai target sasaran dan tujuan pembinaan dan pengembangan Industri dan Perdagangan
7 Renstra Disperindag 2018-2023 BAB I
Bab ini berisikan uraian Program dan kegiatan serta kerangka pendanaan yang akan dilaksanakan selama tahun 2018-2023
Bab VII Kinerja Penyelenggaraan Bidang Urusan
Bab ini berisikan Target kinerja masing-masing bidang urusan selama lima tahun kedepan dengan mengacu capaian kinerja pada tahun-tahun sebelumnya.
Bab VIII Penutup
8 Renstra Disperindag 2018-2023 BAB I
Renstra Disperindag 2018-2023 Bab II 1
BAB II
GAMBARAN PELAYANAN DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KOTA MOJOKERTO
2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Perangkat Daerah
Tugas pokok dan fungsi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto sebagaimana tertuang dalam Peraturan Walikota Mojokerto Nomor 80 Tahun 2016 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Organisasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto adalah :
a. Kedudukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto adalah unsur pelaksana pemerintahan daerah bidang perindustrian dan perdagangan.
b. Tugas Pokok
Menyelenggarakan sebagian urusan daerah di bidang perindustrian dan perdagangan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pembinaan dan pengendalian dalam bidang perindustrian dan perdagangan sesuai dengan kebijakan Walikota.
Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud diatas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto mempunyai fungsi : a) Perumusan kebijakan teknis sesuai dengan lingkup perindustrian dan
perdagangan yang meliputi Perindustrian dan Perdagangan Dalam Negeri dan Luar Negeri, Metrologi Legal Usaha Industri, Informasi Industri dan Pengawasan Industri.
b) Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum lingkup perindustrian dan perdagangan
c) Pembinaan dan penyelenggaraan tugas lingkup perindustrian dan perdagangan
d) Pengelolaan urusan ketatausahaan dinas
e) Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Renstra Disperindag 2018-2023 Bab II 2 Adapun rincian tugas pokok dan fungsi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto adalah sebagai berikut :
1. Sekretariat, mempunyai tugas menyelenggarakan pengelolaan penyusunan perencanaan dan keuangan, kepegawaian dan umum dan mengkoordinasikan secara teknis dan administratif pelaksanaan kegiatan dinas serta melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Untuk menyelenggarakan tugas dimaksud, Sekretariat mempunyai
fungsi :
a. Penyusunan rencana kegiatan dan program kerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan
b. Penyiapan bahan dalam rangka penyusunan anggaran dan pelaporan pertanggungjawaban keuangan
c. Pelaksanaan pembinaan organisasi dan tata laksana
d. Pengelolaan administrasi kepegawaian, keuangan dan perlengkapan e. Pengelolaan urusan rumah tangga, surat menyurat dan kearsipan f. Penyiapan data informasi, kepustakaan, hubungan masyarakat dan
inventarisasi
g. Pelaksanaan koordinasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan dinas
Sekretariat terdiri atas 3 (tiga) Sub Bagian yaitu : a. Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan b. Sub Bagian Kepegawaian dan Umum
Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan mempunyai tugas : a. Penyusunan Renstra dan Renja;
b. Penyusunan RKA;
c. Penyusunan dan Pelaksanaan DPA dan DPPA; d. Penyusunan PK;
e. Penyusunan laporan dan dokumentasi pelaksanaan program dan kegiatan;
f. Penyusunan dan Pelaksanaan SP dan SOP; g. Pelaksanaan penatausahaan keuangan;
Renstra Disperindag 2018-2023 Bab II 3 h. Pelaksanaan verifikasi Surat Pertanggungjawaban (SPJ) keuangan; i. Penyusunan dan penyampaian laporan penggunaan anggaran;
j. Penyusunan dan penyampaian laporan keuangan semesteran dan akhit tahun;
k. Penyusunan administrasi dan pelaksanaan pembayaran gaji pegawai; l. Pelaksanaan SPI;
m. Pengevaluasian dan Pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi; n. Melaksanakan tugas lain yag diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan
bidang tugasnya
Sub Bagian Kepegawaian dan Umum mempunyai tugas : a. Pelaksanaan DPA dan DPPA;
b. Pelaksanaan ketatausahaan, ketatalaksanaan dan kearsipan; c. Pelaksanaan administrasi kepegawaian;
d. Pelaksanaan kehumasan, keprotokolan dan kepustakaan; e. Pelaksanaan urusan rumah tangga;
f. Pelaksanaan pembelian/pengadaan atau pembangunan aset tetap berwujud yang akan digunakan dalam rangka penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi;
g. Penyusunan Laporan Kinerja Perangkat Daerah;
h. Pelaksanaan SKM dan/atau pelaksanaan pengumpulan pendapat pelanggan secara periodik yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas layanan;
i. Penyampaian data hasil pembangunan dan informasi lainnya terkait layanan publik secara berkala melalui website Pemerintah Daerah; j. Pelaksanaan pemeliharaan barang milik daerah yang digunakan dalam
rangka penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi; k. Pelaksanaan dan penatausahaan barang milik daerah;
l. Pengelolaan pengaduan masyarakat di bidang perindustrian dan perdagangan;
m. Pelaksanaan SPI;
n. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi; dan
Renstra Disperindag 2018-2023 Bab II 4 o. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan
tugas pokoknya.
2. Bidang Perindustrian, mempunyai tugas melakukan pengelolaan kebijakan teknis, koordinasi, pembinaan dan pengawasan di Bidang Perindustrian serta tugas tugas lain yang diberikan oleh kepala dinas sesuai dengan bidang tugasnya.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bidang Perindustrian mempunyai fungsi :
a. Penyusunan petunjuk bimbingan teknis dan penyiapan pedoman pembinaan kegiatan usaha di bidang industri besar, industri menengah dan industri kecil;
b. Memverifikasi bahan rekomendasi penerbitan ijin di bidang industri ; c. Penyiapan pemberian bimbingan teknis pembinaan dan pengembangan
sarana, usaha dan produksi serta aspek manajemen, permodalan dan pemasaran di bidang industri kecil;
d. Penyiapan bimbingan teknis peningkatan mutu hasil produksi, penerapan standar, pengawasan mutu, diversifikasi produk dan inovasi teknologi;
e. Penyiapan bahan pembinaan, pemantauan dan evaluasi kegiatan di bidang industri besar, industri menengah dan industri kecil;
f. Pelaksanaan analisis iklim usaha dan peningkatan kerja sama dengan dunia usaha di bidang industri besar, industri menengah dan industri kecil;
g. pelaksanaan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Perubahan (DPAP);
h. pelaksanaan Standar Pelayanan Publik (SPP) dan standar operasional prosedur (SOP) ;
i. Evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, dan
j. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Renstra Disperindag 2018-2023 Bab II 5 Bidang Perindustrian terdiri atas :
a. Seksi Pembinaan Industri Aneka ; b. Seksi Pembinaan Industri Non Aneka; c. Seksi Informasi
Masing-masing Seksi dipimpin oleh Kepala seksi yang dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Perindustrian.
Seksi Pembinaan Industri Aneka, mempunyai tugas dan fungsi sebagai berikut a. Menyusun program kegiatan seksi pembinaan industry aneka;
b. Melakukan pengumpulan dan pengolahan data dalam rangka rencana kegiatan pembinaan dan pengembangan industry aneka;
c. Melakukan pembinaan dan bimbingan teknis industri aneka; d. Melaksanakan koordinasi dengan lintas seksi dan bidang;
e. Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Perubahan (DPAP);
f. Melaksanakan Standar Pelayanan Publik (SPP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) ;
g. Evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, dan h. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai
dengan tugas dan fungsinya.
Seksi Pembinaan Industri Non Aneka, mempunyai tugas :
a. Menyusun program kegiatan seksi pembinaan non aneka;
b. Melakukan pengumpulan dan pengolahan data dalam rangka rencana kegiatan pembinaan dan pengembangan industri non aneka;
c. Melakukan pembinaan dan bimbingan teknis industri non aneka; d. Melaksanakan koordinasi dengan lintas seksi dan bidang;
e. Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Perubahan (DPAP);
f. Melaksanakan Standar Pelayanan Publik (SPP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) ;
Renstra Disperindag 2018-2023 Bab II 6 h. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai
dengan tugas dan fungsinya.
Seksi Informasi, mempunyai tugas:
a. Menyusun program kegiatan seksi informasi;
b. Mengolah data industry aneka dan non aneka untuk kelompok industry kecil, menengah maupun besar;
c. Mengumpulkan informasi data perkembangan perusahaan industry secara berkala;
d. Membuat peringatan tertulis pada perusahaan industry yang lalai menyampaikan informasi industry;
e. Mengembangkan system informasi industry kota Mojokerto sesuai ketentuan;
f. Membangun konektivitas system informasi industry dengan system informasi perindustrian provinsi maupun pusat;
g. Melaksanakan koordinasi dengan lintas seksi dan bidang;
h. Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Perubahan (DPAP);
i. Melaksanakan Standar Pelayanan Publik (SPP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) ;
j. Evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, dan k. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai
dengan tugas dan fungsinya.
3. Bidang Perdagangan, mempunyai tugas menyelenggarakan perencanaan dan pengelolaan di Bidang Perdagangan serta tugas tugas lain yang diberikan oleh kepala dinas sesuai dengan bidang tugasnya. Untuk menyelenggarakan tugas dimaksud, Bidang Perdagangan mempunyai tugas :
a. Penyiapan petunjuk bimbingan teknis dan penyiapan pedoman pembinaan kegiatan usaha perdagangan;
b. Memverifikasi rekomendasi Penerbitan izin, pendaftaran perusahaan usaha perdagangan;
Renstra Disperindag 2018-2023 Bab II 7 c. Rekomendasi penerbitan PKAPT dan pelaporan rekapitulasi
perdagangan kayu atau pulau;
d. Pembangunan dan pengelolaan sarana distribusi perdagangan; e. Pembinaan terhadap pengelola sarana distribusi perdagangan barang
kebutuhan pokok dan barang penting lainnya;
f. Pemantauan harga dan stok barang kebutuhan pokok dan barang penting di tingkat pasar;
g. Melakukan operasi pasar dalam rangka stabilisasi harga pangan; h. Penyelenggaraan perdagangan antar pulau (misi dagang);
i. Penyelenggaraan kampanye pencitraan produk dalam negeri dan produk ekspor skala Daerah/provinsi;
j. Pelaksanaan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Perubahan (DPAP);
k. Pelaksanaan Standar Pelayanan Publik (SPP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) ;
l. Evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, dan m. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai
dengan tugas dan fungsinya
Bidang Perdagangan, membawahi : a. Seksi Bina Usaha;
b. Seksi Distribusi;
c. Seksi Perlindungan Konsumen.
Masing-masing Seksi dipimpin oleh Kepala seksi yang dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Perdagangan
Seksi Bina Usaha, mempunyai tugas dan fungsi :
a. Menyusun program dan rencana kegiatan seksi binas usaha;
b. Melakukan pengumpulan dan pengolahan data dalam rangka rencana kegiatan pembinaan dan pengembangan usaha perdagangan;
Renstra Disperindag 2018-2023 Bab II 8 c. Menganalisis rekomendasi penerbitan ijin usaha perdagangan PKAPT
dan ijin perdagangan lainnya;
d. Menganalisis rekomendasi di bidang perdagangan;
e. Menyiapkan bahan pembinaan, pengawasan, monitoring dan evaluasi sarana perdagangan dan sarana penunjang perdagangan;
f. Menyiapkan bahan pembinaan pengawasan, monitoring dan evaluasi kegiatan peningkatan penggunaan produksi dalam negeri dan kemitraan usaha;
g. Menyiapkan bahan pembinaan dan pengawasan pelaksanaan rekomendasi izin atau pendaftaran jasa usaha dan ijin usaha perdagangan lainnya;
h. Menyiapkan bahan pembinaan, pengawasan, monitoring dan evaluasi izin usaha perdagangan barang kategori dalam pengawasan yang diterbitkan pemerintah Kota Mojokerto;
i. Menyiapkan bahan koordinasi dan kerjasama dengan lembaga dan instansi lain di bidang usaha perdagangan;
j. Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Perubahan (DPAP);
k. Melaksanakan Standar Pelayanan Publik (SPP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) ;
l. Evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, dan m. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai
dengan tugas dan fungsinya.
Seksi Distribusi mempunyai tugas dan fungsi sebagai berikut : a. Menyusun program dan kegiatan seksi distribusi;
b. Melaksanakan pembangunan dan pengelolaan sarana distribusi perdagangan;
c. Melakukan pembinaan terhadap pengelola sarana distribusi perdagangan barang kebutuhan pokok dan barang penting lainnya; d. Pemantauan harga dan stok barang kebutuhan pokok dan barang
Renstra Disperindag 2018-2023 Bab II 9 e. Melakukan operasi pasar dalam rangka stabilisasi harga pangan; f. Melakukan distribusi barang melalui perdagangan antar pulau (misi
dagang);
g. Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Perubahan (DPAP);
h. Melaksanakan Standar Pelayanan Publik (SPP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) ;
i. Evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, dan j. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai
dengan tugas dan fungsinya
Seksi Perlindungan Konsumen, mempunyai tugas dan fungsi sebagai berikut:
a. Menyusun program dan rencana kegiatan seksi perlindungan konsumen;
b. Menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan pengawasan barang beredar;
c. Melaksanakan pemeriksaan fasilitas penyimpanan bahan berbahaya dan pengawasan distribusi, pengemasan dan pelabelan bahan;
d. Mengkoordinasikan pengawasan penyaluran dan penggunaan pupuk bersubsidi dan pestisida;
e. Melaksanakan metrology legal berupa tera, tera ulang dan pengawasan atau kerjasama pelaksanaan kemetrologian dengan kabupaten atau kota lain;
f. Melaksanakan pembinaan, sosialisasi, publikasi dan implementasi perlindungan konsumen serta koordinasi dengan pihak terkait penanganan penyelesaian sengketa konsumen;
g. Melakukan pengawasan terhadap barang dan jasa yang beredar, baik produk dalam negeri maupun impor terkait standar barang, keamanan barang dan tempat penyimpanan (gudang);
h. Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Perubahan (DPAP);
Renstra Disperindag 2018-2023 Bab II 10 i. Melaksanakan Standar Pelayanan Publik (SPP) dan Standar
Operasional Prosedur (SOP) ;
j. Evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, dan k. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai
dengan tugas dan fungsinya
4. Bidang Standarisasi dan Promosi, mempunyai tugas melakukan pengelolaan kebijakan teknis, koordinasi, dan pembinaan bidang perlindungan standarisasi dan promosi serta tugas tugas lain yang diberikan oleh kepala dinas sesuai dengan bidang tugasnya.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bidang Standarisasi dan Promosi mempunyai fungsi :
a. Penyusunan program kegiatan dan petunjuk bimbingan teknis dan pedoman pembinaan standarisasi produk industry dan promosi dagang; b. Pelaksanaan bimbingan teknis terhadap pelaksanaan kebijakan
fasilitasi dan pembinaan standarisasi produk, perlindungan HKI (Hak Kekayaan Intelektual), sertifikasi mutu produk dan desain industry; c. Pengembangan produk industry perdagangan dengan penyelenggaraan
promosi dagang melalui pameran tingkat nasional, local dan pembuatan profil industry perdagangan melalui website;
d. Pelaksanaan koordinasi dengan lintas bidang dan sector serta pihak swasta untuk pelaksanaan standarisasi dan promosi;
e. Pelaksanaan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Perubahan (DPAP);
f. Pelaksanaan Standar Pelayanan Publik (SPP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP);
g. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, dan
c. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Renstra Disperindag 2018-2023 Bab II 11 Bidang Standarisasi dan Promosi, membawahi :
a. Seksi Standarisasi Produk; b. Seksi Promosi.
Masing-masing Seksi dipimpin oleh Kepala seksi yang dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang.
Seksi Standarisasi Produk, mempunyai tugas dan fungsi sebagai berikut : a. Melakukan pengumpulan dan pengolahan data dalam rangka rencana
kegiatan pembinaan standarisasi produk industry;
b. Menyusun program dan rencana kegiatan seksi standarisasi produk, HKI serta sertifikasi produk;
c. Melaksanakan bimbingan teknis dan pembinaan standarisasi, HKI, sertifikasi produk dan desain produk;
d. Melaksanakan koordinasi lintas seksi bidang dan kerjasama penerapan standarisasi, HKI, sertifikasi produk dan desain industry;
e. Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Perubahan (DPAP);
f. Melaksanakan Standar Pelayanan Publik (SPP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP);
g. Evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, dan
h. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan tugas dan fungsinya
Seksi Promosi, mempunyai tugas dan fungsi sebagai berikut :
a. Melakukan pengumpulan dan pengolahan data dalam rangka rencana kegiatan promosi dagang;
b. Menyiapkan bahan koordinasi dan kerjasama dengan lembaga dan instansi lain di bidang promosi;
c. Menyelenggarakan promosi dagang melalui pameran dagang nasional, pameran dagang local;
d. Menyelenggarakan kampanye pencitraan produk ekspor skala daerah/provinsi;
Renstra Disperindag 2018-2023 Bab II 12 industry perdagangan;
f. Melaksanakan koordinasi dengan lintas seksi dan bidang dalam pelaksanaan promosi;
g. Menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan pengawasan barang beredar dan jasa;
h. Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Perubahan (DPAP);
i. Melaksanakan Standar Pelayanan Publik (SPP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) ;
j. Evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, dan
k. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan tugas dan fungsinya.
5. UPTD adalah unit yang dibentuk untuk melaksanakan kegiatan teknis operasional dan atau kegiatan teknis penunjang tertentu
Pembentukan UPTD ditetapkan dalam Peraturan Walikota setelah dikonsultasikan secara tertulis kepada Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat
a. Pengelolaan dan pemantauan retribusi dan sumber pendapatan yang berasal dari penerimaan lainnya yang ada di lingkungan pasar sesuai ketentuan yang berlaku;
b. Pelaksanaan ketertiban dan keamanan pasar serta melaksanakan tindakan baik yang bersifat preventif maupun represif dalam rangka menegakkan ketertiban dan keamanan dalam lingkungan pasar; c. Pelaksanaan kegiatan kebersihan dan pemeliharaan serta perawatan
sarana fisik di lingkungan pasar; d. Pengelolaan Tata Usaha UPTD.
Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas menyelenggarakan pengelolaan administrasi dan ketatausahaan serta melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala UPTD Pasar sesuai dengan bidang tugasnya.
Renstra Disperindag 2018-2023 Bab II 13 Untuk menyelenggarakan tugas dimaksud, Sub Bagian Tata Usaha mempunyai fungsi :
a. Pengelolaan administrasi kepegawaian dan perlengkapan;
b. Pengelolaan urusan rumah tangga, surat menyurat dan kearsipan; c. Penyiapan data informasi, kepustakaan, hubungan masyarakat dan
inventarisasi.
Struktur Organisasi
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto
Renstra Disperindag 2018-2023 Bab II 14
2.2 Sumber Daya Manusia Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto
a. Sumber Daya Manusia
Jumlah pegawai pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto sebanyak 65 orang yang terdiri dari 50 personil laki-laki dan 15 personil perempuan, dengan penggolongan sebagai berikut :
Tabel 2.1
Jumlah Pegawai Menurut Golongan
No Golongan Jabatan Jumlah Struktural Fungsional Khusus Umum 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. IV/d IV/c IV/b IV/a III/d III/c III/b III/a II/d II/c II/b II/a I/d I/c I/b - 1 1 1 9 2 - - - - - - - - - - - - - 1 - - - - - - - - - - - - 1 - 1 - 3 10 9 6 10 1 7 1 - - 1 2 1 11 2 3 10 9 6 10 1 7 1 - Jumlah 14 1 49 64
Renstra Disperindag 2018-2023 Bab II 15 Tabel 2.2
Jumlah Pegawai Menurut Eselon
Eselon Jumlah Eselon Jumlah Eselon Jumlah
II.a 0 IV.a 9 Non
Eselon 50
II.b 1 IV.b 1
III.a 1 V.a 0
III.b 2 V.b 0
Jumlah 4 Jumlah 10 Jumlah 50
Tabel 2.3
Jumlah Pegawai Menurut Tingkat Pendidikan
No. Golongan Pendidikan
SD SLTP SMU D1/2/3 SMPS S1 S2 S3 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. IV/d IV/c IV/b IV/a III/d III/c III/b III/a II/d II/c II/b II/a I/d I/c I/b - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - 1 7 1 2 - - - - - - - - 2 3 8 5 3 - 4 - - - - - - - - - 3 1 - - - - - - - - - - 6 2 - 4 - - - - - - - - 1 2 1 5 - 1 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - Sub Jumlah 2 11 25 4 12 11 - Jumlah 65
Renstra Disperindag 2018-2023 Bab II 16
2.3 Kinerja Pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota
Mojokerto
Kondisi penyelenggaraan pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto dapat ditinjau dari beberapa aspek, antara lain :
1. Kelembagaan dan SDM
Jumlah formasi jabatan pada akhir periode Renstra 2014-2018 tidak sepenuhnya terisi dan juga latar belakang pendidikan formal dan riwayat pengalaman pekerjaan pegawai yang ada sangat berpengaruh terhadap pelayanan secara teknis di bidang Perindustrian dan Perdagangan demikian pula struktur organisasi untuk mendukung Visi Misi Walikota dan Wakil Walikota Mojokerto terpilih dan untuk memudahkan tercapainya sasaran utama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto dibutuhkan kesesuaian struktur organisasi yang lebih tepat.
2. Hasil Kinerja
Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto telah melaksanakan kegiatan utama dalam menyelenggarakan sebagian urusan daerah di bidang perindustrian dan perdagangan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pembinaan dan pengendalian dalam bidang perindustrian dan perdagangan telah tercapai hasil sebagai berikut :
RENSTRA DISPERINDAG 2018-2023 BAB II 17 Tabel 2.4.
Pencapaian Kinerja Pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto
N o
Indikator Kinerja sesuai Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah Target NSPK Target IKK Target Indikator Lainnya
Target Renstra Perangkat Daerah Tahun ke- Realisasi Capaian Tahun ke- Rasio Capaian pada Tahun ke-
2014 2015 2016 2017 2018 2014 2015 2016 2017 2018 2014 2015 2016 2017 2018 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (18) (20) 1 Kontribusi sektor Perdagangan terhadap PDRB Kota Mojokerto 29,45% 29,43% 29,25% 29,25% 29,26% 2
Kontribusi sektor industri terhadap PDRB Kota Mojokerto 11,13% 11,25% 11,30% 11,30% 11.31% 3 Pertumbuhan Perdagangan Besar, Eceran dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor
5,72% 5,81% 5,51% 6,16% 6,47%
4 Pertumbuhan industri
pengolahan 5,49% 6,09% 5,70% 6,16% 6,17%
5
Kontribusi industri rumah tangga terhadap PDRB sektor Industri 0,86% 0,96% 0,90% 0,97% 0,97% 6. Perkembangan Nilai Produksi IKM 5,38% 5,49% 5,50% 5,62% 6,80% 4 Ekspor Bersih Perdagangan -15.068. 836.836, 76 -20.034. 786.553 ,22 -20.420. 618.135 ,62 35.895. 194,06 8.736.5 06.791, 86
RENSTRA DISPERINDAG 2018-2023 BAB II 18 Tabel 2.5
Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Kota Mojokerto
2014 2015 2016 2017 2018 2014 2015 2016 2017 2018 2014 2015 2016 2017 2018 Anggaran Realisasi
(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18)
5.000.000,00
5.000.000,00 9.999.950,00 - - 4.545.200,00 4.549.700,00 9.999.950,00 - - 90,90% 90,99% 100,00% 0,00% 0,00% Penyusunan Profil Daerah 5.000.000,00 5.000.000,00 9.999.950,00 - - 4.545.200,00 4.549.700,00 9.999.950,00 - - 90,90% 90,99% 100,00% 0,00% 0,00%
30.000.000,00
5.000.000,00 9.999.950,00 - - 25.154.000,00 4.197.700,00 9.999.950,00 - - 83,85% 83,95% 100,00% 0,00% 0,00% Penyusunan Rencana Strategik (Renstra) SKPD 25.000.000,00 - - - - 20.958.800,00 - - - - 83,84% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% Penyusunan Dokumen Rencana Kerja (Renja) 5.000.000,00 - - - - 4.195.200,00 - - - - 83,90% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% Penyusunan Dokumen Rencana Kerja (Renja) dan
RKA SKPD - 5.000.000,00 9.999.950,00 - - 5.000.000,00 4.197.700,00 9.999.950,00 - - 0,00% 83,95% 100,00% 0,00% 0,00%
8.933.700,00
8.933.700,00 0,00% 0,00% 100,00% 0,00% 0,00% Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan - - 8.933.700,00 - - - - 8.933.700,00 - - 0,00% 0,00% 100,00% 0,00% 0,00%
277.300.000,00
243.875.000,00 284.095.500,00 - - 276.705.000,00 156.898.750,00 278.339.100,00 - - 99,79% 64,34% 97,97% 0,00% 0,00% Fasilitasi Pengembangan Usaha Kecil Menengah 97.900.000,00 94.825.000,00 100.000.000,00 - - 97.900.000,00 55.245.000,00 99.871.200,00 - - 100,00% 58,26% 99,87% 0,00% 0,00% Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan - - 24.095.500,00 - - - - 18.725.500,00 - - 0,00% 0,00% 77,71% 0,00% 0,00% Fasilitasi Pengembangan Koperasi 99.700.000,00 93.825.000,00 100.000.000,00 - - 99.625.000,00 46.428.750,00 99.742.400,00 - - 99,92% 49,48% 99,74% 0,00% 0,00% Sosialisasi Akses Permodalan 79.700.000,00 55.225.000,00 60.000.000,00 - - 79.180.000,00 55.225.000,00 60.000.000,00 - - 99,35% 100,00% 100,00% 0,00% 0,00%
224.700.000,00
319.575.100,00 335.000.000,00 - - 221.897.650,00 318.066.700,00 329.807.550,00 - - 98,75% 99,53% 98,45% 0,00% 0,00% Penyelenggaraan Pelatihan Kewirausahaan 49.700.000,00 55.225.000,00 50.000.000,00 - - 49.700.000,00 55.225.000,00 48.800.000,00 - - 100,00% 100,00% 97,60% 0,00% 0,00%
Program pengembangan Data / Informasi Program Perencanaan Pembangunan Daerah
Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Program Penciptaan Iklim Usaha Kecil Menengah
Program Pengembangan Kewirausahaan dan
Uraian Anggaran pada Tahun ke- Realisasi Anggaran pada Tahun ke- Rasio antara Realisasi dan anggaran Tahun ke- Rata-rata Pertumbuhan (1)
RENSTRA DISPERINDAG 2018-2023 BAB II 19
Pelatihan Manajemen Pengelolaan Koperasi /
KUD 100.000.000,00 132.845.100,00 135.000.000,00 - - 98.459.150,00 132.297.800,00 134.997.000,00 - - 98,46% 99,59% 100,00% 0,00% 0,00% Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan 25.000.000,00 49.550.000,00 50.000.000,00 - - 24.988.500,00 48.688.900,00 49.430.000,00 - - 99,95% 98,26% 98,86% 0,00% 0,00% Fasilitasi Pengembangan Pendampingan
Pengelolaan Dana- dana Pemerintah 50.000.000,00 31.955.000,00 50.000.000,00 - - 48.750.000,00 31.955.000,00 46.580.550,00 - - 97,50% 100,00% 93,16% 0,00% 0,00% Pelatihan Peningkatan dan Pengembangan Usaha
koprasi 50.000.000,00 50.000.000,00 - - - 49.900.000,00 50.000.000,00 - - 0,00% 99,80% 100,00% 0,00% 0,00%
901.614.800,00
799.212.550,00 749.999.925,00 808.885.000,00 - 743.055.498,00 795.372.248,00 745.569.479,00 807.543.302,00 - 82,41% 99,52% 99,41% 99,83% 0,00% Sosialisasi Dukungan Informasi Penyediaan
Permodalan 48.350.000,00 48.225.000,00 49.999.925,00 - - 47.645.000,00 48.225.000,00 49.999.925,00 - - 98,54% 100,00% 100,00% 0,00% 0,00% Penyelenggaraan Promosi Produk Usaha Mikro
Kecil Menengah 746.409.300,00 638.600.000,00 650.000.000,00 742.885.000,00 619.269.348,00 635.499.998,00 645.891.554,00 742.708.302,00 - 82,97% 99,51% 99,37% 99,98% 0,00% Pengembagan Kebijakan dan Program
Peningkatan Ekonom Lokal 57.155.500,00 65.262.550,00 - 66.000.000,00 - 26.441.150,00 64.522.250,00 - 64.835.000,00 - 46,26% 98,87% 0,00% 98,23% 0,00% Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan 49.700.000,00 47.125.000,00 50.000.000,00 - - 49.700.000,00 47.125.000,00 49.678.000,00 - - 100,00% 100,00% 99,36% 0,00% 0,00%
- - 45.000.000,00 3.173.000,00 - - - 43.483.500,00 3.173.000,00 0,00% 0,00% 0,00% 96,63% 100,00% Penyusunan Laporan Capaian Kinerja Dan Ikhtiar
Realisasi Kinerja SKPD - - - 10.000.000,00 3.173.000,00 - - - 9.594.000,00 3.173.000,00 0,00% 0,00% 0,00% 95,94% 100,00% Penyusunan Renja dan RKA SKPD - - - 10.000.000,00 - - - - 9.594.000,00 - 0,00% 0,00% 0,00% 95,94% 0,00% Penyusunan Profil SKPD - - - 10.000.000,00 - - - - 9.594.000,00 - 0,00% 0,00% 0,00% 95,94% 0,00% Penyusunan SOP SKPD - - - 15.000.000,00 - - - - 14.701.500,00 - 0,00% 0,00% 0,00% 98,01% 0,00%
436.490.750,00
774.453.400,00 1.025.000.000,00 - - 428.560.150,00 737.041.100,00 1.015.328.850,00 - - 98,18% 95,17% 99,06% 0,00% 0,00% Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Program
Pembangunan Koprasi - 45.000.000,00 - - - - 45.000.000,00 - - 0,00% 0,00% 100,00% 0,00% 0,00% Pembangunan Sistem Informasi Perencanaan
Pengembangan Perkoprasian 48.470.000,00 151.994.800,00 150.000.000,00 - - 47.660.000,00 151.840.400,00 148.800.000,00 - - 98,33% 99,90% 99,20% 0,00% 0,00% Sosialisasi Pronsip-prinsip Pemahaman
Perkoprasian 193.286.500,00 200.000.000,00 150.000.000,00 - - 189.596.500,00 169.886.800,00 145.715.600,00 - - 98,09% 84,94% 97,14% 0,00% 0,00% Pembinaan Pengawasan dan Penghargaan
Koprasi Berprestasi 49.550.000,00 90.505.000,00 100.000.000,00 - - 48.750.100,00 87.652.200,00 98.667.750,00 - - 98,39% 96,85% 98,67% 0,00% 0,00% Peningkatan dan Pengembangan jaringan
kerjasama Usaha Koprasi - - 70.000.000,00 - - - - 69.998.000,00 - - 0,00% 0,00% 100,00% 0,00% 0,00% Rintisan Penerapan Teknologi Sederhana /
Manajemen Medern pada Jenis Usaha Koprasi - 131.206.400,00 140.000.000,00 - - - 129.911.400,00 140.000.000,00 - - 0,00% 99,01% 100,00% 0,00% 0,00%
Program Pengembangan Sistem Pendukung Usaha
program Peningkatan Pengembangan Sistem
RENSTRA DISPERINDAG 2018-2023 BAB II 20
Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan 47.300.000,00 48.875.000,00 50.000.000,00 - - 47.260.000,00 48.875.000,00 49.947.500,00 - - 99,92% 100,00% 99,90% 0,00% 0,00% Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koprasi 48.740.000,00 101.872.200,00 - - - 46.380.800,00 98.975.300,00 - - - 95,16% 97,16% 0,00% 0,00% 0,00% Pelatihan SKKNI - Koprasi Jasa Keungan 49.144.250,00 - - - - 48.912.750,00 - - - - 99,53% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% Bimbingan Teknis Akuntabilitas Koprasi - 50.000.000,00 50.000.000,00 - - - 49.900.000,00 50.000.000,00 - - 0,00% 99,80% 100,00% 0,00% 0,00% Up Dating Database Koprasi - 40.000.000,00 - - - - 40.000.000,00 - - 0,00% 0,00% 100,00% 0,00% 0,00% Identifikasi Lembaga Keuangan Mikro - - 50.000.000,00 - - - - 50.000.000,00 - - 0,00% 0,00% 100,00% 0,00% 0,00% Pelatihan Manajejerial Koprasi bagi UMKM - - 80.000.000,00 - - - - 78.400.000,00 - - 0,00% 0,00% 98,00% 0,00% 0,00% Pelatihan Pengetahuan Dasar Perkoprasian bagi
Pengurus Lembaga Keuangan Mokro - - 100.000.000,00 - - - - 98.800.000,00 - - 0,00% 0,00% 98,80% 0,00% 0,00% 348.050.000,00
232.745.200,00 112.397.650,00 117.596.300,00 241.660.850,00 275.322.900,00 205.040.700,00 108.393.900,00 112.516.800,00 223.866.381,00 79,10% 88,10% 96,44% 95,68% 92,64% Koordinasi Peningkatan Hubungan Kerja Dengan
Lembaga Perlindungan Konsumen 49.350.000,00 103.015.000,00 - - 8.349.850,00 43.958.900,00 86.051.000,00 - - 8.349.850,00 89,08% 83,53% 0,00% 0,00% 100,00% Fasilitasi Penyelesaian permasalahan -
permasalahan Pengaduan Konsumen 49.350.000,00 31.729.700,00 64,30% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Peningkatan pengawasan peredaran barang dan
jasa 175.000.000,00 59.840.200,00 62.783.550,00 66.170.650,00 95.097.750,00 130.728.800,00 58.282.700,00 59.561.050,00 61.426.150,00 92.090.250,00 74,70% 97,40% 94,87% 92,83% 96,84% Pendataan UTPP 74.350.000,00 69.890.000,00 49.614.100,00 51.425.650,00 78.224.400,00 68.905.500,00 60.707.000,00 48.832.850,00 51.090.650,00 77.794.400,00 92,68% 86,86% 98,43% 99,35% 99,45% Operasionalisasi dan pengembangan UPT
kemetrologian daerah - - - - 59.988.850,00 45.631.881,00 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 76,07%
- 34.206.400,00 68.512.150,00 - - - 26.215.300,00 68.347.550,00 - 0,00% 0,00% 76,64% 99,76% 0,00% Pengembangan Informasi Peluang Pasar
Perdagangan Luar Negeri - - - 34.277.750,00 34.120.750,00 0,00% 0,00% 0,00% 99,54% 0,00% Sosialisasi Kebijakan Penyederhanaan Prosedur
dan dokumen ekspor dan impor - - 34.206.400,00 34.234.400,00 26.215.300,00 34.226.800,00 0,00% 0,00% 76,64% 99,98% 0,00%
1.032.870.000,00
1.674.364.050,00 1.387.594.750,00 388.510.700,00 1.403.612.965,00 73.020.600,00 1.423.553.100,00 452.181.400,00 386.862.750,00 1.390.545.807,00 7,07% 85,02% 32,59% 99,58% 99,07% Pengembangan pasar dan distribusi
barang/produk 933.695.000,00 1.290.520.000,00 1.011.676.400,00 125.230.700,00 225.041.508,00 0 1.058.558.200,00 91.195.350,00 123.769.900,00 213.339.350,00 0,00% 82,03% 9,01% 98,83% 94,80% Pengembangan kelembagaan kerjasama
kemitraan 99.175.000,00 293.550.000,00 308.372.550,00 263.280.000,00 394.130.200,00 73.020.600,00 290.305.600,00 296.506.950,00 263.092.850,00 394.130.200,00 73,63% 98,89% 96,15% 99,93% 100,00% Kegiatan penyelenggaraan promosi produk
dalam negeri - - - - 784.441.257,00 783.076.257,00 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 99,83% Program perlindungan konsumen dan pengamanan
Program Peningkatan dan Pengebangan Ekspor
RENSTRA DISPERINDAG 2018-2023 BAB II 21
Peningkatan Sistem dan Jaringan Informasi
Perdagangan - 45.456.400,00 28.248.650,00 - - 34.705.400,00 25.426.950,00 0,00% 76,35% 90,01% 0,00% 0,00% sosialisasi Peningkatan Penggunaan Produk
Dalam Negeri - 44.837.650,00 39.297.150,00 - - 39.983.900,00 39.052.150,00 0,00% 89,17% 99,38% 0,00% 0,00%
142.753.000,00
196.153.300,00 87.422.450,00 590.766.100,00 18.726.850,00 140.039.000,00 145.731.200,00 41.832.300,00 570.859.600,00 18.426.850,00 98,10% 74,29% 47,85% 96,63% 98,40% Kegiatan Pembinaan Organisasi Pedagang Kaki
Lima dan Asongan 49.180.000,00 78.838.300,00 39.095.700,00 40.766.100,00 - 48.724.000,00 53.633.800,00 40.073.600,00 99,07% 68,03% 0,00% 98,30% 0,00% Kegiatan Fasilitasi Modal Usaha Bagi Pedagangan
Kaki Lima dan Asongan 93.573.000,00 117.315.000,00 48.326.750,00 - - 91.315.000,00 92.097.400,00 41.832.300,00 97,59% 78,50% 86,56% 0,00% 0,00% Kegiatan pengawasan mutu dagangan pedagang
kakilima dan asongan - - - - 18.726.850,00 - 18.426.850,00 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 98,40% Kegiatan Penataan Tempat Berusaha bagi
Pedaganga Kakilima dan Asongan - - - 550.000.000,00 - - 530.786.000,00 0,00% 0,00% 0,00% 96,51% 0,00%
547.830.000,00
682.551.000,00 690.189.250,00 495.194.000,00 272.235.737,00 525.155.000,00 587.669.100,00 673.404.250,00 470.858.700,00 267.716.837,00 95,86% 86,10% 97,57% 95,09% 98,34% Fasilitasi bagi industri kecil dan menengah
terhadap pemanfaatan sumber daya 100.000.000,00 160.280.000,00 160.000.000,00 100.000.000,00 36.779.050,00 100.000.000,00 104.335.000,00 159.785.000,00 99.681.200,00 36.779.050,00 100,00% 65,10% 99,87% 99,68% 100,00% Pembinaan industri kecil dan menengah dalam
memperkuat jaringan klaster industeri 397.830.000,00 472.901.000,00 480.189.250,00 345.194.000,00 204.456.687,00 375.155.000,00 434.114.100,00 463.619.250,00 321.180.500,00 204.456.687,00 94,30% 91,80% 96,55% 93,04% 100,00% Fasilitasi kerjasama kemitraan industri mikro,
kecil dan menengah dengan swasta 50.000.000,00 49.370.000,00 50.000.000,00 50.000.000,00 31.000.000,00 50.000.000,00 49.220.000,00 50.000.000,00 49.997.000,00 26.481.100,00 100,00% 99,70% 100,00% 99,99% 85,42%
267.165.000,00
476.365.000,00 569.999.925,00 300.000.000,00 304.682.400,00 243.569.150,00 451.199.700,00 555.423.425,00 434.599.350,00 299.800.350,00 91,17% 94,72% 97,44% 144,87% 98,40% Pembinaan kemampuan teknologi industri 267.165.000,00 385.825.000,00 519.999.925,00 250.000.000,00 155.000.000,00 243.569.150,00 364.079.700,00 506.434.425,00 150.117.950,00 150.117.950,00 91,17% 94,36% 97,39% 60,05% 96,85% Perluasan penerapan standar produk industri
manufaktur - - 50.000.000,00 - 99.714.150,00 - - 48.989.000,00 234.799.400,00 99.714.150,00 0,00% 0,00% 97,98% 0,00% 100,00% Perluasan penerapan SNI untuk mendorong daya
saing industri manufaktur - 90.540.000,00 - 50.000.000,00 49.968.250,00 - 87.120.000,00 - 49.682.000,00 49.968.250,00 0,00% 96,22% 0,00% 99,36% 100,00%
189.140.000,00 100.000.000,00 150.000.000,00 93.691.000,00 - 158.259.000,00 99.952.250,00 147.262.250,00 92.608.250,00 0,00% 83,67% 99,95% 98,17% 98,84% Kebijakan keterkaitan industri hulu-hilir - 119.370.000,00 - 150.000.000,00 31.691.000,00 - 93.301.000,00 - 147.262.250,00 31.691.000,00 0,00% 78,16% 0,00% 98,17% 100,00% Penyediaan Sarana Maupun Prasaranan Klaster
Industri - 69.770.000,00 100.000.000,00 - 62.000.000,00 - 64.958.000,00 99.952.250,00 - 60.917.250,00 0,00% 93,10% 99,95% 0,00% 98,25%
71.204.000,00
294.750.000,00 1.922.954.000,00 4.389.241.000,00 439.532.300,00 67.259.000,00 280.260.000,00 1.885.138.958,00 2.881.449.886,00 434.228.900,00 94,46% 95,08% 98,03% 65,65% 98,79% Penyediaan sarana informasi yang dapat diakses
masyarakat 71.204.000,00 294.750.000,00 1.922.954.000,00 4.389.241.000,00 439.532.300,00 67.259.000,00 280.260.000,00 1.885.138.958,00 2.881.449.886,00 434.228.900,00 94,46% 95,08% 98,03% 65,65% 98,79%
Program pengembangan industri kecil dan
Program peningkatan kemampuan teknologi
Program penataan struktur industri
Program pengembangan sentra-sentra industri Program pembinaan pedagang kakilima dan
RENSTRA DISPERINDAG 2018-2023 BAB II 22
- - - 75.927.000,00 - - - - 74.577.500,00 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 98,22% Pemetaan Industri Hasil Tembakau - - - - 75.927.000,00 - - - - 74.577.500,00 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 98,22% Fasilitasi Kepemilikan Haki bagi IKM (DBHCHT) - - - - 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
- - - 1.560.493.500,00 - - - - 1.335.704.493,00 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 85,60%
Pembinaan dan Pelatihan Ketrampilan Kerja
bagi Tenaga Kerja dan Masyarakat - - - - 552.998.100,00 - - - - 504.678.800,00 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 91,26%
Fasilitas Promosi Bagi Usaha Mandiri Masyarakat
(DBHCHT) - - - - 1.007.495.400,00 - - - - 831.025.693,00 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 82,48%
4.213.773.550,00
5.598.434.600,00 5.404.839.450,00 2.964.464.250,00 3.974.203.302,00 2.957.024.148,00 4.987.578.998,00 4.355.381.404,00 3.042.333.802,00 3.706.419.468,00 70,18% 89,09% 80,58% 102,63% 93,26% Jumlah
Program Pembinaan Industri (DBHCHT)
RENSTRA DISPERINDAG 2018-2023 BAB II 23 2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Perangkat Daerah
Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto dalam pengembangan pelayanan yaitu dengan mengetahui faktor kunci keberhasilan yang berfungsi untuk lebih memfokuskan arah organisasi dalam rangka mencapai visi dan misi organisasi. Arah tersebut dilakukan dengan cara menetapkan tujuan dan strateginya secara efektif dan efisien dengan mempertimbangkan faktor kunci tersebut. Faktor-faktor kunci keberhasilan merupakan faktor-faktor yang sangat berperan dalam pencapaian keberhasilan organisasi dalam memberikan pelayanan publik. Faktor-faktor ini ditetapkan dengan terlebih dahulu menganalisis lingkungan internal dan eksternal, dalam rangka menentukan tingkat urgensi dan dampak serta penentuan skala prioritas.
2.4.1 Kelemahan dan Kekuatan
Analisis lingkungan internal pada dasarnya proses identifikasi yang menguraikan kekuatan dan kelemahan yang meliputi struktur organisasi, sumber daya manusia, pembiayaan, sarana dan prasarana. Analisis Lingkungan Internal dikelompokkan atas hal-hal yang merupakan kelemahan (weakness) atau kekuatan (strength) organisasi dalam mewujudkan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Adapun kekuatan dan Kelemahan yang dimiliki Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto diantaranya :
A. Kekuatan
1. Memiliki Struktur Organisasi dan Tugas Fungsi yang jelas sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas;
RENSTRA DISPERINDAG 2018-2023 BAB II 24 2. Adanya Pembagian kewenangan, kedudukan, tugas dan
fungsinya berupa peraturan, pedoman, juklak, juknis, pada setiap operasional kegiatan;
3. Tersedianya dana untuk menunjang kegiatan-kegiatan dibidang Perindustrian dan perdagangan;
4. Memiliki perencanaan strategis sebagai acuan dalam pelaksanaan tugas fungsinya;
5. Kebijakan didasarkan kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
B. Kelemahan
1. Belum dilakukannya analisis beban kerja pada setiap sub unit kerja sebagai bahan untuk analisis dan menentukan berapa kebutuhan aparatur tiap bidang;
2. Belum terpenuhinya proporsionalitas, kuantitas, kualitas, distribusi, dan komposisi SDM aparatur sesuai kebutuhan organisasi;
3. Perlunya peningkatan dalam perencanaan, evaluasi/monitoring terhadap pelaksanaan kegiatan yang ada;
4. Terbatasnya sarana dan prasarana penunjang sesuai standar;
5. Perlu peningkatan koordinasi antara bidang yang ada. 2.4.2 Peluang dan Ancaman
Analisis lingkungan eksternal pada dasarnya adalah identifikasi terhadap kondisi lingkungan luar organisasi yang menguraikan peluang dan tantangan/ancaman yang terdiri dari lingkungan ekonomi, teknologi, sosial budaya, politik, ekologi dan keamanan. Identifikasi ini akan menghasilkan indikasi mengenai peluang (opportunity) dan tantangan (threats) organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Analisis lingkungan eksternal menghasilkan peluang-peluang (Opportunities) dilingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto, diantaranya :
RENSTRA DISPERINDAG 2018-2023 BAB II 25 A. Peluang
1. Adanya peningkatan peran serta masyarakat dalam pembangunan pada Sektor Industri dan Perdagangan;
2. Adanya dukungan peraturan perundang-undangan yang memadai;
3. Jumlah pelaku industri dan perdagangan yang cukup besar dan berkembang;
4. Sumber Daya Manusia yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan Industri dan Perdagangan;
5. Perkembangan investasi yang terus berkembang di Kota Mojokerto.
B. Ancaman
1. Sering terdapatnya perubahan produk hukum nasional; 2. Persaingan yang makin ketat pada era globalisasi;
3. Kebutuhan akan pelayanan di sektor perindustrian dan perdagangan yang lebih cepat, lebih baik dan lebih murah sebagai perwujudan good goverrnace yang masih membutuhkan perhatian;
4. Sumber Daya Manusia terampil yang belum sepenuhnya dapat disiapkan oleh daerah yang memungkinkan masuk dari luar daerah;
5. Produk Industri dan perdagangan yang masih harus di perbaiki mengingat produk dari luar negeri sebagai pesaing makin banyak.
1 Renstra Disperindag 2018-2023 BAB III
BAB III
PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS PERANGKAT DAERAH
3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto
3.1.1 Sekretaris.
1. Penyelenggaraan pengelolaan barang milik daerah belum optimal. 2. Masih kurangnya tenaga pengelola kegiatan dan administrasi
keuangan yang bersertifikat.
3. Kapasitas pengendalian dan evaluasi terhadap hasil-hasil pelaksanaan program dan kegiatan Bidang dan UPT Pasar belum optimal.
4. Belum optimalnya data dan informasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang terintegrasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
5. Peran aktif Dinas Perindustrian dan Perdagangan belum optimal sebagai perpanjangan tangan Walikota selaku wakil pemerintah pusat di daerah masih perlu ditingkatkan
3.1.2 Kepala Bidang Perindustrian
1. Terbatasnya kemampuan inovasi dan diversifikasi produk, pengetahuan tentang manajemen usaha, pemasaran dan modal kerja, pada industri kecil dan indusri kreatif
2. Terbatasnya penguasaan teknologi, serta penanganan dan pengetahuan bahan baku/bahan penolong.
3. Kurangnya pemahaman manfaat dari legalitas, standardisasi dan sertifikasi produk.
4. Terbatasnya pengembangan desain, penguasaan teknologi dan pemahaman green industry, kemasan, serta penanganan dan pengetahuan bahan baku/bahan penolong pada industri kreatif. 5. Pendataan nilai ekonomi dan perkembangan industri kreatif di
2 Renstra Disperindag 2018-2023 BAB III
kebijakan yang mendukung iklim usaha pertumbuhan industri kreatif.
6. Belum optimalnya terlaksananya penetapan kawasan industri kecil menengah dan industri kreatif berbasis kerajinan, fasion, kuliner , teknologi.
3.1.3 Kepala Bidang Perdagangan
1. Akses pasar dan jaringan pemasaran yang masih perlu ditingkatkan
2. Infrastruktur perdagangan masih sangat perlu dukungan dari pemerintah
3. Kesadaran produsen dan konsumen tentang tertib niaga dan perlindungan konsumen masih kurang;
4. Masih terbatasnya kerjasama pengawasan antar instansi dan lembaga perlindungan konsumen.
5. Persiapan teknis kemapuan dasar perdangan luar negeri masih perlu ditingkatkan
6. Terbatasnya pelaku usaha UMKM yang berorientasi ekspor; 7. Terbatasnya informasi pasar ekspor dan pengetahuan tentang
teknis ekspor.
8. Perlu ditingkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan produk dalam negeri;
9. Belum optimalnya pengamanan dan penguatan pasar domestik 3.1.4 Kepala Bidang Standarisasi dan Promosi
1. Banyaknya produk yang perlu dibina yang belum berstrandar nasional indonesia (SNI)
2. Masih perlu ditingkatkan kepada pelaku industri, perdagangan untuk mencantumkan label informasi kualitas produknya
3. Kepercayaan pengusaha dalam melakukan promosi produk dan pemasaran produk ke luar negeri masih membutuhkan pembinaan