• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROVINSI JAWA TENGAH KEPUTUSAN BUPATI KUDUS NOMOR : TENTANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PROVINSI JAWA TENGAH KEPUTUSAN BUPATI KUDUS NOMOR : TENTANG"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

PROVINSI JAWA TENGAH KEPUTUSAN BUPATI KUDUS

NOMOR :

TENTANG

STANDAR PELAYANAN PENANAMAN MODAL PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU

KABUPATEN KUDUS BUPATI KUDUS,

Menimbang : a. bahwa dengan diundangkannya Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko, perlu adanya Sinkronisasi kebijakan tentang pelayanan penanaman modal dan pelayanan perizinan di Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kudus;

b. bahwa guna memenuhi kepastian hukum dan transparasi pelayanan pada Dinas Penanaman Modal Dan pelayanan Terpadu Satu Pintu perlu untuk meninjau kembali Peraturan tentang Standar Pelayanan yang ada;

c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan b, perlu menetapkan Keputusan Bupati Kudus tentang Standar Pelayanan Penanaman Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kudus.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Propinsi Jawa Tengah;

2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 67, Tambahan Lembaran Republik Indonesia Nomor 4724), sebagaimana telah diubah dengan Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 245, Tambahan Lembaran

(2)

Negara Republik Indonesia Nomor 6373);

3. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Repuplik Indonesia Nomor 4725) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 245, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6373);

4. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4866) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 245, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6373);

5. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 11, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4966) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 245, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6373);

6. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038);

7. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 4, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5492) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 245, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6373);

8. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah ( Lembaran Negara

(3)

Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 245, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6473 );

9. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887) sebagaimana diubah dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah ;

10. Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6617);

11. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Usaha Di Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 16, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6618);

12. Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, Dan Pemberdayaan Koperasi Dan Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 17, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6619);

13. Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 221, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia );

14. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 15 Tahun 2014 tentang Pedoman Standar Pelayanan;

15. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 138 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daerah (Berita negara republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1956);

(4)

16. Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2020 tentang Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pinti Dan Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha Pemerintah Daerah Serta Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha Kementerian Negara/Lembaga;

17. Peraturan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 308);

18. Peraturan Daerah Kabupaten Kudus Nomor 3 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Kudus (Lembaran Daerah Kabupaten Kudus Tahun 2016 Nomor 3, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Kudus Nomor 193);

19. Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2017 tentang Penanaman Modal (Lembaran Daerah Kabupaten Kudus Tahun 2017 Nomor 3, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Kudus Nomor 196);

20. Peraturan Bupati Kudus Nomor 59 Tahun 2021 tentang Kedudukan,Sususnan Organisasi, Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kudus (Berita Daerah Kabupaten Kudus Tahun 2021 Nomor 59).

21. Peraturan Bupati Kudus Nomor …..Tanggal….

tentang Pendelegasian Kewenangan Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Dan Perizinan Per Sektor Yang menjadi Kewenangan Daerah Kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kudus (Berita Daerah Kabupaten Kudus Tahun

……….Nomor …..);

MEMUTUSKAN :

Menetapkan :

KESATU : Standar Pelayanan Penanaman Modal dan Perizinan Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kudus sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan ini.

(5)

Pintu Kabupaten Kudus terdiri dari :

A. Pelayanan Perizinan Berusaha melaui oss;

B. Pelayanan Perizinan Non oss;

C. Pelayanan Penanaman Modal.

KETIGA : Standar Pelayanan sebagaimana dimaksud Diktum KEDUA digunakan sebagai pedoman dan acuan yang digunakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kudus dalam melakukan pelayanan penanaman modal dan perizinan.

KEEMPAT : Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kudus melakukan monitoring dan evaluasi Standar Pelayanan paling sedikit 1 (satu) kali dalam satu tahun, yang dilakukan bersamaan dengan survei kepuasan masyarakat.

KELIMA : Segala biaya yang timbul sebagai akibat ditetapkannya Keputusan ini, dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kudus.

KEENAM : Keputusan ini berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Kudus pada tanggal

BUPATI KUDUS,

H A R T O P O

Tembusan :

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kudus;

Kepala Perangkat Daerah/Unit Kerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus yang terkait.

(6)

STANDAR PELAYANAN PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN KUDUS

A. PELAYANAN PERIZINAN BERUSAHA MELALUI OSS

NO KOMPONEN URAIAN

ASPEK PENYAMPAIAN PELAYANAN (SERVICE DELIVERY) 1. Persyaratan

Pelayanan

A. Perizinan Persyaratan Dasar Berusaha 1. Persetujuan Kesesuaian Kegiatan

pemanfaatan Ruang (PKKPR), syarat :

• Email aktif;

• Nomor Handpone aktif;

• Hak akses ke SIMBG;

• KTP-el;

• Mengisi form di SIMBG;

• Soft file dokumen sertifikat;

• Soft file dokumen Rencana arsitektur;

• Soft file dokumen Rencana Struktur;

• Rekomendasi Pertimbangan teknis dari ATR/BPN;

• Bukti Bayar Retribusi.

2. Persetujuan Bangunan Gedung, syarat :

• Email aktif;

• Nomor Handpone aktif;

• Hak akses ke SIMBG;

• KTP-el;

• Mengisi form di SIMBG;

• Soft file dokumen sertifikat;

• Soft file dokumen Rencana arsitektur;

• Soft file dokumen Rencana Struktur;

• Rekomendasi Pertimbangan teknis dari ATR/BPN;

• Bukti Bayar Retribusi.

• Sertifikat Laik Fungsi, persyaratan :

• Surat Permohonan;

• FC. KTP -el;

• FC. Akta Badan Usaha jika buka perorarngan;

• FC, Sertifikat;

• Persetujuan Bangunan gedung /PBG;

Pelayanan Penanaman Modal dan Perizinan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kudus

Tanggal : Nomor :

(7)

• Foto bangunan;

• BA disetujui kelaikan Fungsi Bangunan Gedung oleh Tim Pengawas.

3. Persetujuan Lingkungan, persyaratan :

• Hak akses

• Dokumen PKKPR

• Soft file KTP -el;

• Mengisi data di formulir permohonan melalui oss yang terintegrasi dengan sistem amdal net;

• Soft file dokumen lingkungan yang dipsrsyaratkan (UKL-

UPL/SPPL/Amdal) B. Perizinan Berusaha

1. Perizinan Berusaha Risiko Rendah, persyaratan :

• KTP el;

• Email aktif;

• Nomor Handpone aktif;

• NPWP (bila ada);

• PKKPR (bagi skala usaha Kecil, menengah dan Besar);

• Kepesertaan BPJS (bila ada);

• Mengisi data pada platform oss.

2. Perizinan Berusaha Risiko Menengah Rendah Persyaratan :

• KTP el;

• Email aktif;

• Akta Pendirian Badan Usaha (Bagi yang berbentuk Badan usaha);

• Nomor Handpone aktif;

• NPWP (bila ada);

• Kepesertaan BPJS (bila ada);

• PKKPR (bagi skala usaha Kecil, menengah dan Besar);

• Mengisi data profil usaha pada platform oss;

• Mengisi data Bidang Usaha pada platform oss.

• Pernyataan Mandiri pemenuhan

Sertifikat Standar yang dipersyaratkan;

3. Perizinan Berusaha Risiko Menengah Tinggi, Syarat :

(8)

NO KOMPONEN URAIAN

• KTP el;

• Email aktif;

• Akta Pendirian Badan Usaha (Bagi yang berbentuk Badan usaha);

• Nomor Handpone aktif;

• NPWP (bila ada);

• Kepesertaan BPJS (bila ada);

• PKKPR (bagi skala usaha Kecil, menengah dan Besar);

• Mengisi data profil usaha pada platform oss;

• Mengisi data Bidang Usaha pada platform oss;

• Memenuhi persyaratan Persetujuan Lingkungan yang dipersyaratkan oss

• Memenuhi Sertifikasi Standar yang dipersyaratkan oss.

4. Perizinan Berusaha Risiko Tinggi, syarat :

• KTP el;

• Email aktif;

• Akta Pendirian Badan Usaha (Bagi yang berbentuk Badan usaha);

• Nomor Handpone aktif;

• NPWP (bila ada);

• Kepesertaan BPJS (bila ada);

• PKKPR (bagi skala usaha Kecil, menengah dan Besar);

• Mengisi data profil usaha pada platform oss;

• Mengisi data Bidang Usaha pada platform oss.

• Memenuhi persyaratan Persetujuan Lingkungan yang dipersyaratkan oss

• Memenuhi Sertifikat Standar yang dipersyaratkan;

• Memenuhi persyaratan Perizinan yang diperyaratkan oss dan telah disetujui oleh Pemerintah yang berwenang.

2. Prosedur/

Mekanisme Pelayanan

A. Perizinan Dasar Berusaha

B. Perizinan Berusaha

• Log in ke laman oss.go.id

• Apabila belum mempunyai hak akses,

(9)

dipersilahkan mendaftar hak akses terlebih dahulu.

• Masuk ke laman oss.go.id menggunakan hak akses

• Pilih skala usaha sesuai dengan tujuan usaha

• Pilih 3. Waktu

Penyelesaian

Waktu Penyelesaian Pelayanan Fasilitasi maksimal 1 jam

4. Biaya Pelayanan Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung sesuai dengan Perda.

5. Produk Pelayanan

a. Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan ruang (PKKPR);

b. Persetujuan Lingkungan;

c. Persetujuan bangunan Gedung (PBG); dan d. Sertifikat Laik Fungsi (SLF);

e. Perizinan Berusaha 6. Pengelolaan

Pengaduan

a. Pengaduan Layanan Perizinan pada No. WA : 085328990909

b. Pengaduan layanan LKPM pada No. WA : 089513116717

c. Web : dpmptsp.kuduskab.go.id d. Telpon (0291) 435018

e. Email : [email protected] ASPEK PENGELOLAAN PELAYANAN INTERNAL ORGANISASI

(MANUFACTURING)

NO KOMPONEN URAIAN

1. Dasar Hukum 1. Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik;

2. Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko;

3. Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu;

4. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 15 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan;

5. Peraturan Daerah Kabupaten Kudus Nomor 2 Tahun 2017 tentang Pelayanan Publik;

6. Peraturan Daerah Kabupaten Kudus Nomor 3 Tahun 2017 tentang Penanaman Modal;

7. Peraturan Bupati Kudus Nomor 40 Tahun 2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan

(10)

NO KOMPONEN URAIAN

Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2017 tentang Penanaman Modal;

8. Peraturan Bupati Kudus Nomor … Tahun … tentang Pendelegasian kewenangan penyelenggaraan perizinan berusaha dan perizinan per sektor yang menjadi kewenangan Daerah Kepada Kepala Dinas Penanaman Modal Dan pelayanan terpadu Satu Pintu Kabupaten Kudus.

2. Sarana,prasarana dan/atau

Fasilitas

Ruang pelayanan,terdiri dari : Mal Pelayanan Publik (MPP);

1. Ruang tunggu;

2. Loket/gerai informasi;

3. Loket/Gerai pelayanan;

4. Loket /Gerai pembayaran ;

5. Loket untuk pemohon berkebutuhan khusus;

6. Ruang laktasi;

7. Ruang bermain anak 8. Toilet pria dan wanita;

9. Toilet khusus prioritas;

10. Tempat Ibadah;

11. Kantin;

12. Ruang rapat;

13. Ruang Kepala;

14. Ruang sekretariat;

15. Ruang pelayanan penanaman modal 16. Ruang pengaduan;

17. Gudang/arsip;

18. Ruang server;

19. Tempat parkir;

20. Ruang kesehatan.

21. Sarana Kerja, terdiri dari :

Komputer,Laptop,printer, scanner,

internet, faximile,telepon,TV,CCTV,Lemari arsip, pengharum ruangan, ATK, mesin antrian, termogun,handsinitizer, AC, mobil dan motor dinas

3. Kompetensi Pelaksana

1. Kualifikasi pendidikan teknik informatika dan computer, D3 dan SLTA;

2. Berpenampilan menarik (senyum, salam, sapa, sopan dan santun);

3. Menguasai Standar Operasional Prosedur;

4. Mengetahui pengetahuan tentang perundnag- undangan terkait standar pelayanan minimum

(11)

dan informasi publik;

5. Memiliki pengetahuan mengenai tata kelola pemerintahan yang baik;

6. Mampu berkomunikasi secara lisan dan tertulis dengan baik;

7. Mampu berkoordinasi dengan efektif dan efisien;

8. Mampu mengoperasikan komputer; dan

9. Memahami penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan dan aplikasi lainnya.

4. Pengawasan Internal

1. Kepala DPMPTSP melakukan pengawasan langsung melalui CCTV maupun secara langsung di ruang pelayanan;

2. Koorinator Pelayanan Perizinan melakukan verifikasi dokumen perizinan dan/atau;

3. Rapat Tim Teknis Perangkat Daerah dan melaporkan kepada Kepala DPMPTSP.

5. Jumlah Pelaksana

• Front office : 2 orang

• Help desk : 1 orang

• Back office : 8 orang 6. Jaminan

Pelayanan

Diwujudkan dalam bentuk kualitas layanan dan produk layanan yang sesuai Standar Operasional Prosedur serta didukung oleh petugas yang bekompeten di bidang tugasnya dengan perilaku pelayanan yang ramah, sopan santun, mudah, cepat, transparan, adil, dan akuntabel.

7. Jaminan

Keamanan dan Keselamatan Pelayanan

1. Keselamatan dan kenyamanan kendaraan dengan penyediaan tempat parkir dan petugas parkir;

2. Tersedianya selasar, pegangan kamar mandi, kursi roda, kruk dan loket khusus bagi difable;

3. Tersedianya petugas pendamping bagi pemohon yang berkebutuhan khusus, dan petugas pendamping berkebutuhan khusus;

4. Keselamatan dan kenyamanan dalam pelayanan sangat diutamakan bebas dari pungutan liar.

8. Evaluasi Kinerja Pelayanan

Evaluasi penerapan standar pelayanan ini dilakukan minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun untuk menjaga dan meningkatkan mutu serta kinerja pelayanan.

(12)

B. PELAYANAN PERIZINAN NON OSS

NO KOMPONEN URAIAN

ASPEK PENYAMPAIAN PELAYANAN (SERVICE DELIVERY) 1. Persyaratan

Pelayanan

A. Sektor Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat 1. Izin Peil Banjir, syarat:

a. FC. E-KTP

b. FCDokumen Lingkungan UKL- UPL/Amdal;

c. Data Ukur elevasi Rencana Pembangunan Perumahan;

d. Kajian teknis Sistem drainase;

e. Softcopi rencana site plan f. Gambar rencana drainase.

2. Izin Pemakaman, syarat:

a. Scan KTP=el Penanggungjawab;

b. Scan Keterangan Sewa Tanah

Pemakaman yang lama (Perpanjangan);

c. Scan Surat Kematian;

3. Izin Reklame, syarat:

a. Dokumen SK Ijin Reklame Sebelumnya (PDF, Opsional jika Perpanjangan) b. Gambar Lokasi Pemasangan Reklame c. Pas Foto Penanggungjawab Usaha d. Scan Akta Pendirian Perusahaan e. Scan E-KTP Pemilik Usaha f. Scan Pelunasan Pajak/Restribusi g. Scan/PDF Gambar Teknis Reklame h. Scan/PDF Izin Mendirikan Bangunan

(IMB)

i. Scan/PDF Izin Pemanfaatan Bagian Jalan j. Scan/PDF Persetujuan dari Dinas Teknis

Pemangku Jalan

k. Scan/PDF Rekomendasi Pemilik Lahan 4. Rekomendasi Site Plan, syarat :

a. Surat permohonan pengesahan site plane

b. FC KTP Pemohon

c. FC Bukti kepemilikan tanah d. FC Surat Keterangan beban banjir e. FC izin lokasi

f. Profil perusahaan

g. FC izin lingkungan/SPPL h. Gambar Rencana Site Plane

i. Gambar Desain bangunan perumahan j. Rekomendasi PLN

k. Rekomendasi PDAM

(13)

B. Sektor Kesehatan

1. Izin Praktek Dokter spesialis Syarat :

a) Permohonan tertulis, yang didalamnya berisi pernyataan kebenaran/keabsahan data dan dokumen yang diajukan (materai 10.000);

b) FC KTP pemohon yang masih berlaku;

c) FC ijazah yang dilegalisir;

d) FC STR yang dilegalisir ;

e) Surat keterangan sehat dari dokter yang memiliki Surat Izin Praktik;

f) surat pernyataan/keterangan memiliki tempat kerja di fasilitas pelayanan kesehatan ybs;

g) Pas foto terbaru ukuran 4 x 6 cm sebanyak 3 (tiga) .lembar;

h) Rekomendasi dari Organisasi Profesi;

dan

i) Rekomendasi teknis dari Dinas Kesehatan.

2. Izin Praktek dokter Umum

a) Surat rekomendasi dari organisasi profesi sesuai tempat praktiknya

b) Pas foto berwarna ukuran 4x6 sebanyak 3 (tiga) lembar dan 3x4 sebanyak 2 (dua) lembar

c) Ijazah Terakhir

d) SPPL dari Dinas Lingkungan Hidup (Bagi praktik perorangan)

e) Surat Tanda Register (STR) Legalisir f) KTP dan NPWP

g) Surat pernyataan membina Posyandu/UKS (Bagi praktik perorangan)

h) Surat keterangan sehat dari dokter yang memiliki SIP

i) Surat keterangan atasan langsung j) Surat keterangan tidak keberatan dari

Kepala Dinas Kesehatan setempat (Bagi dokter yang berstatus PNS)

k) Izin Operasional tempat bekerja / Nomor Induk Berusaha (NIB)

l) Denah ruangan dan beserta ukuran (bagi praktik prorangan)

m) Foto ruangan (bagi praktik perorangan)

(14)

NO KOMPONEN URAIAN

n) Denah lokasi (bagi praktik perorangan) o) SK Terakhir (bagi PNS)

p) Surat Pernyataan Mempunyai Tempat Praktek atau Surat Keterangan Dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan Sebagai Tempat Prakteknya.

q) HIPERKES

r) Resi Pencabutan Surat Izin Penanggung Jawab yang lama dari DPMPTSP apabila pergantian penanggung jawab

3. Izin Praktek Dokter Gigi

a) Fotocopy Kartu Tanda Penduduk yang masih berlaku;

b) Fotocopy Surat Tanda Registrasi (STR) atau surat tanda regristrasi dokter gigi yang diterbitkan dan dilegalisir asli oleh Konsil Kedokteran Indonesia yang masih berlaku;

c) Surat pernyataan kepemilikan tempat praktik;

d) Surat keterangan dari sarana pelayanan kesehatan sebagai tempat prakteknya;

e) Denah lokasi praktek;

f) Rekomendasi dari organisasi profesi, sesuai tempat praktik;

g) Pas foto berwarna 3 x 4 = 4 ( empat ) lembar tiap satu tempat praktikr;

h) Surat izin dari pimpinan instansi / sarana pelayanan kesehatan dimana dokter dan dokter gigi dimaksud bekerja ( khusus bagi dokter dan dokter gigi yang bekerja di sarana pelayanan kesehatan pemerintah atau sarana pelayanan kesehatan yang ditunjuk pemerintah );

i) Surat kesanggupan membuat laporan tiap bulan

4. Surat izin Ahli Elektromedis (ATEM) a) Fotocopy STR yang masih berlaku;

b) Fotocopy Kartu Tanda Penduduk;

c) Foto copy ijasah ;

d) Surat keterangan kesehatan fisik dan mental dari Dokter Pemerintah;

e) Rekomendasi dari Organisasi Profesi;

f) Pas foto 4 x 6 = 4 ( empat ) lembar dan 3 x 4 = 1 ( satu ) lembar;

g) Surat keterangan dari pimpinan sarana pelayanan kesehatan.

5. Surat Izin Praktek Okupasi Terapi a) Fotocopy Kartu Tanda Penduduk;

b) Fotokopy STR Okupasi terapis yang masih

(15)

berlaku;

c) Fotokopy ijasah;

d) Surat rekomendasi dari organisasi profesi;.

e) Surat keterangan sehat dari dokter;

f) Surat keterangan dari pimpinan sarana pelayanan kesehatan yang menyatakan tanggal mulai bekerja;

g) Surat keterangan menyelesaikan adaptasi, bagi lulusan luar negri;

h) Pas foto 3 x 4 = 5 ( enam ) lembar;

6. Surat Izin Praktek Ortotik Prostetik a. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk;

b. Fotokopy STR Ortotik Prostetik yang masih berlaku;

c. Fotokopy ijasah;

d. Surat rekomendasi dari organisasi profesi;.

e. Surat keterangan sehat dari dokter;

f. Surat keterangan dari pimpinan sarana pelayanan kesehatan yang menyatakan tanggal mulai bekerja;

g. Surat keterangan menyelesaikan adaptasi, bagi lulusan luar negri;

h. Pas foto 3 x 4 = 5 ( enam ) lembar;

7. Izin Praktek Perekam Medis

a. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk;

b. Foto copy STR Rekam Medik yang masih berlaku;

c. Foto copy Ijazah yang diakui pemerintah

;

d. Rekomendasi dari Organisasi Profesi;

e. Surat keterangan dari pimpinan sarana pelayanan kesehatan ;

f. Surat keterangan kesehatan fisik dan mental dari Dokter Pemerintah;

g. Pas foto 4 x 6 = 4 ( empat ) lembar dan 3 x 4 = 1 ( satu ) lembar;

8. Izin Praktek Bidan a. Foto copy KTP;

b. Foto copy STR yang masih berlaku ; c. Foto copy ijazah bidan ;

d. Rekomendasi dari Organisasi Profesi;

e. Surat keterangan kesehatan fisik dan mental dari Dokter Pemerintah;

f. Pas foto 4 x 6 = 4 ( empat ) lembar dan 3

(16)

NO KOMPONEN URAIAN x 4 = 1 ( satu ) lembar;

g. Surat keterangan dari pimpinan sarana pelayanan kesehatan;

h. Denah Lokasi tempat praktek (Bagi Bidan Praktek mandiri);

i. FC. IMB ( Bagi Bidan Praktek Mandiri);

j. FC. Izin Usaha (Bagi Bidan Praktek Mandiri).

9. Izin Praktek Perawat

a. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk;

b. Foto copy STR Perawat yang masih berlaku;

c. Foto copy Ijazah yang diakui pemerintah ;

d. Rekomendasi dari Organisasi Profesi;

e. Surat keterangan dari pimpinan sarana pelayanan kesehatan ;

f. Surat keterangan kesehatan fisik dan mental dari Dokter Pemerintah;

g. Pas foto 4 x 6 = 4 ( empat ) lembar dan 3 x 4 = 1 ( satu ) lembar;

10. Izin Praktek Fisioterapi

a. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk;

b. Fotokopy STR Fisioterapis yang masih berlaku;

c. Fotokopy ijasah pendidikan fisioterapi;

d. Surat rekomendasi dari organisasi profesi;.

e. Surat keterangan sehat dari dokter;

f. Surat keterangan dari pimpinan sarana pelayanan kesehatan yang menyatakan tanggal mulai bekerja;

g. Surat keterangan menyelesaikan adaptasi, bagi lulusan luar negri;

h. Pas foto 4 x 6 = 4 ( empat ) lembar dan 3 x 4 = 1 ( satu ) lembar;

11. Izin Praktek apoteker

a. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk;

b. Fotocopy Surat Tanda Registrasi Apoteker (STRA) yang dilegalisir;

c. Surat persetujuan atasan langsung d. Fotocopy Ijasah Apoteker;

e. Fotocopy Surat Lolos Butuh;

f. Rekomendasi dari Organisasi Profesi;

(17)

g. Surat keterangan kesehatan fisik dan mental dari Dokter Pemerintah;

h. Surat pernyataan mempunyai tempat praktik profesi atau surat keterangan dari pimpinan fasilitas produksi atau

distribusi /penyaluran atau surat keterangan dari atasan langsung;

i. Fotokopi SIPA Kesatu (untuk pengajuan SIPA Kedua)

j. Pas foto 3 x 4 = 5 ( lima ) lembar;

12. Izin Praktek Tenaga Teknis Kefarmasian a. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk;

b. Fotocopy STRTTK yang masih berlaku;

c. Fotokopy ijasah Asisten Apoteker;

d. Rekomendasi dari Organisasi Profesi;

e. Surat keterangan kesehatan fisik dan mental dari Dokter Pemerintah;

f. Surat keterangan dari pimpinan sarana kefarmasian atau Apoteker

penanggungjawab yang menyatakan masih bekerja pada sarana yang bersangkutan;

g. Pas foto 3 x 4 = 4 ( empat ) lembar;

13. Izin Praktek Refraksionis Optisien, Persyaratan :

a. Mengisi form permohonan dengan kelengkapan persyaratan dokumen;

b. FC. KTP-el;

c. FC. STR Refraksionis Optisien masih berlaku;

d. FC. Ijazah Refraksionis Optisien;

e. Rekomendasi dari Organisasi Profesi;

f. Surat Keterangan Kesehatan Fisik dan Mental dari dokter Pemerintah;

g. Surat Keterangan dari Pimpinan sarana kesehatan yang menyatakan masih bekerja pada sarana yang bersangkutan;

h. Pas Foto 3x4=5 (lima) lembar

14. Izin Praktek Radiografer, persyaratan : a. Fotocopy STR yang masih berlaku;

b. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk;

c. Foto copy ijasah Radiografer yang disahkan oleh pimpinan penyelenggara pendidikan radiografer;

(18)

NO KOMPONEN URAIAN

d. Surat keterangan kesehatan fisik dan mental dari Dokter Pemerintah;

e. Rekomendasi dari Organisasi Profesi;

f. Pas foto 4 x 6 = 4 ( empat ) lembar dan 3 x 4 = 1 ( satu ) lembar;

g. Surat keterangan dari pimpinan sarana pelayanan kesehatan.

15. Izin Praktek Terapis Gigi dan mulut, persyaratan :

a. Scan asli Surat permohonan izin praktek Terapis Gigi dan Mulut

b. Scan asli KTP c. Scan asli NPWP

d. Scan Fotocopy ijazah yang dilegalisir e. Scan Fotokopi STRTGM yang dilegalisir f. Scan Surat keterangan sehat terbaru dari

dokter yang memiliki surat izin praktek g. Scan asli Surat Pernyataan memiliki

tempat praktik mandiri atau surat

keterangan bekerja dari fasilitas pelayanan kesehatan yang bersangkutan

h. Scan Pas foto berwarna terbaru i. Scan asli Surat Rekomendasi dari

organisasi profesi, sesuai tempat praktik j. Scan asli Surat Pernyataan keabsahan

dokumen yang diupload

k. Scan asli Melampirkan SIPTGM pertama

16. Izin Prektek Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM), persyaratan :

a. Mengisi form permohonan dengan dilampiri persyaratan;

b. FC. STR yang masih berlaku;

c. FC KTP-el;

d. FC. Ijazah;

e. Surat keterangan sehat fisik dan mental dari dokter Pemerintah;

f. Rekomendasi dari organisasi profesi;

g. Pas Foto 4x6=4 (empat) lembar dan 3x4=1(satu) lembar

h. Surat Keterangan dari pimpinan sarana pelayanan kesehatan

17. Izin Praktek Tenaga Gizi Persayratan :

a. Mengisi form permohonan dilampiri

(19)

persyaratan;

b. FC Surat Tanda Registrasi (STR) Tenaga Gizi;

c. FC. KTP;

d. FC. Ijazah Tenaga Gizi;

e. Surat Keterangan dari Pimpinan sarana pelayanan kesehatan;

f. Rekomendasi dari Organisasi Profesi;

g. Surat Keterangan kesehatan fisik dan mental dari Dokter Pemerintah;

h. Pas foto 3x4=5 9liam) lembar

18. Izin Praktek Tenaga sanitarian Persyaratan:

a. Surat permohonan

b. Kartu Tanda Penduduk (KTP).

c. Surat Tanda Registrasi Tenaga Sanitarian (STRTS).

d. Ijazah Tenaga Sanitarian.

e. Surat pernyataan memiliki tempat praktek di fasilitas pelayanan kesehatan yang bersangkutan

f. Pas photo berwarna ukuran 4x6 cm g. Surat Keterangan Sehat dari dokter yang

mempunyai SIPD.

h. Rekomendasi dari HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia) sesuai tempat praktek.

i. SIPTS pertama (untuk permohonan SIPTS yang kedua).

2. Prosedur/

Mekanisme Pelayanan

A. Pelayanan secara manual 1. Rekomendasi Peil Banjir

a. Pemohon mengajukan surat permohonan rekomendasi Peil banjir Kepada Kepala DPMPTSP Kudus;

b. Pemohon melengkapi persyaratan yang telah ditentukan;

c. Front Office melakukan verifikasi persyaratan administrasi;

d. Sub koordinator pelayanan perizinan melakukan validasi data;

e. Koordinator Pelayanan melakukan koordinasi teknis dengan Tim pelaksana lapangan;

f. Tim melakukan cek lapangan dan membuat BA hasil pemeriksaan lapangan;

(20)

NO KOMPONEN URAIAN

g. Berdasarkan hasil BA lapangan, Koordinator Pelayanan Perizinan membuat draft

Rekomendasi Peil Banjir;

h. Penandatanganan Rekomendasi Peil banjir oleh Kepala DPMPTSP.

2. Rekomendasi Site Plan

a. Pemohon mengajukan surat permohonan rekomendasi Site Plan Kepada Kepala DPMPTSP Kudus;

b. Pemohon melengkapi persyaratan yang telah ditentukan;

c. Front Office melakukan verifikasi persyaratan administrasi;

d. Sub koordinator pelayanan perizinan melakukan validasi data;

e. Koordinator Pelayanan melakukan koordinasi teknis dengan Tim pelaksana lapangan;

f. Tim melakukan cek lapangan dan membuat BA hasil pemeriksaan lapangan;

g. Berdasarkan hasil BA lapangan, Koordinator Pelayanan Perizinan membuat draft

Rekomendasi Site Plan;

h. Penandatanganan Rekomendasi Site Plan oleh Kepala DPMPTSP.

B. Pelayanan Melalui SIPTO 1. Izin Pemakaman

a. Pemohon melakukan login ke bpmppt.kuduskab.go.id dengan

menggunakan username dan password yang telah diterima sebagai hak akses;

b. Pemohon melakukan inputing data di sistem SIPTO;

c. Verifikasi data dan persyaratan oleh admin SIPTO

d. Subkoordinator memvalidasi persyaratan secara online di SIPTO;

e. Koordinator melakukan validasi dan persetujuan SKRD Retribusi perizinan pemakaman

f. Notifikasi Kode Billing untuk bayar melalui email pemohon

g. Pemohon melakukan pembayaran secara online di Bank terdekat;

h. Notifikasi cetak dengan persetujuan Kepala

(21)

Dinas yang telah ditandatangani secara elektronik.

2. Izin Reklame

a. Pemohon melakukan login ke bpmppt.kuduskab.go.id dengan

menggunakan username dan password yang telah diterima sebagai hak akses;

b. Pemohon melakukan inputing data di sistem SIPTO;

c. Verifikasi data dan persyaratan oleh admin SIPTO

d. Subkoordinator memvalidasi persyaratan secara online di SIPTO;

e. Koordinator pelayanan melakukan

koordinasi dengan Tim Teknis terkait letak titik reklame (bagi permohonan baru dilakukan rapat dan cek lapangan);

f. Pemohon melakukan pembayaran pajak reklame, scan dan unggah di SIPTO

g. Persetujuan Kepala Dinas dengan notifikasi cetak izin melalui email pemohon

h. SK Reklame ditandatangani secara elektronik berlaku efektif.

3. Waktu Penyelesaian A. Sektor PUPR

• Izin Peil Banjir = 4 hari

• Rekomendasi Site Plan = 4 hari

• Izin Pemakaman = 1 hari

• Izin Reklame = 3 hari B. Sektor Kesehatan

• Izin Sektor Kesehatan dilayani secara manual dengan waktu penyelesaian 6 hari kerja C. Sektor Transportasi

• Izin Mendirikan Tempat tinggal Landas Helikopter = 2 hari

• Rekomendasi rekayasa Lalulintas= 3 hari D. Sektor Pendidikan

• Izin Pendirian Program/Satuan Pendidikan = 2 hari

• Izin Penyelenggaraan Satuan Pendidikan Nonformal = 2 hari

E. Sektor Lingkungan Hidup dan Kehutanan

• Izin Emisi = 6 hari

4. Biaya Pelayanan Gratis

(22)

NO KOMPONEN URAIAN 5. Produk Pelayanan A. Pelayanan Secara Manual

1. Izin Peil Banjir

2. Rekomendasi Site Plan 3. Izin Praktek Dokter Spesialis 4. Izin Praktek Dokter Umum 5. Izin Praktek Dokter Gigi 6. Izin Praktek Elektromedis 7. Izin Praktek Okupasi Terapi 8. Izin Praktek Ortotis Prostetis 9. Izin Praktek perekam Medis 10. Izin Praktek Bidan

11. Izin Praktek Perawat 12. Izin Praktek Fisioterapi 13. Izin Praktek Apoteker

14. Izin Praktek Tenaga Teknis Kefarmasian 15. Izin Praktek Refraksionis Optisien 16. Izin Praktek Radiografer

17. Izin Praktek terapis Gigi dan Mulut

18. Izin Praktek Ahli Tehnologi Laboratorium Medik/ATLM

19. Izin Praktek Tenaga Gizi 20. Izin Praktek Tenaga Sanitarian

21. Izin Mendirikan Tempat tinggal Landas Helikopter

22. Rekomendasi rekayasa Lalulintas

23. Izin Pendirian Program/Satuan Pendidikan 24. Izin Penyelenggaraan Satuan Pendidikan

Nonformal 25. Izin Emisi

B. Pelayanan Melalui SIPTO 1. Izin Pemakaman 2. Izin Reklame 6. Pengelolaan

Pengaduan

WA no.081331901867

Web : dpmptsp.kuduskab.go.id Telpon (0291) 435018

Email : [email protected]

ASPEK PENGELOLAAN PELAYANAN INTERNAL ORGANISASI (MANUFACTURING)

NO KOMPONEN URAIAN

1. Dasar Hukum 1. Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik;

2. Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu;

3. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur

(23)

Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 15 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan;

4. Peraturan Daerah Kabupaten Kudus Nomor 2 Tahun 2017 tentang Pelayanan Publik;

5. Peraturan Daerah Kabupaten Kudus Nomor 3 Tahun 2017 tentang Penanaman Modal;

6. Peraturan Bupati Kudus Nomor 40 Tahun 2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2017 tentang Penanaman Modal;

7. Peraturan Bupati Kudus Nomor ………….(

Pendelegasian) 2. Sarana,prasarana

dan/atau Fasilitas

Ruang pelayanan,terdiri dari : a. Ruang tunggu;

b. Loket/gerai informasi;

c. Loket/Gerai pelayanan;

d. Loket /Gerai pembayaran ;

e. Loket bagi pemohon berkebutuhan khusus;

f. Ruang laktasi;

g. Ruang bermain anak h. Toilet pria dan wanita;

i. Tempat Ibadah;

j. Kantin;

k. Ruang rapat;

l. Ruang Kepala;

m. Ruang sekretariat;

n. Ruang pelayanan penanaman modal o. Ruang pengaduan;

p. Gudang/arsip;

q. Ruang server;

r. Tempat parkir;

s. Ruang kesehatan.

t. Sarana Kerja, terdiri dari :

Komputer,Laptop,printer, scanner, internet, faximile,telepon,TV,CCTV,Lemari arsip, pengharum ruangan, ATK, mesin antrian, termogun,handsinitizer, AC, mobil dan motor dinas

3. Kompetensi Pelaksana

a. Kualifikasi pendidikan S1 administrasi, Hukum, ekonomi, informatika dan Komputer, D3 dan SLTA;

b. Berpenampilan menarik (senyum, salam, sapa, sopan dan santun);

c. Menguasai Standar Operasional Prosedur;

d. Mengetahui pengetahuan tentang perundnag- undangan terkait standar pelayanan minimum dan informasi publik;

(24)

NO KOMPONEN URAIAN

e. Mampu berkomunikasi secara lisan dan tertulis dengan baik;

f. Mampu berkoordinasi dengan efektif dan efisien;

g. Memiliki kemampuan kerjasama tim;

h. Mampu mengoperasikan komputer; dan

i. Memahami penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan dan aplikasi lainnya.

4. Pengawasan Internal

a. Kepala DPMPPT melakukan pengawasan langsung melalui CCTV maupun dipantau langsung oleh Kepala DPMPPT di ruang pelayanan; dan

b. Koordinator melakukan verifikasi dokumen perizinan dan/atau rapat Tim Teknis Perangkat Daerah serta melaporkan kepada Kepala

DPMPPT.

5. Jumlah Pelaksana Petugas front office, dan petugas back office di Bidang Pendaftaran, Informasi dan Pengaduan dan Bidang Perizinan Usaha, sebanyak 9 (sembilan) orang.

6. Jaminan Pelayanan Diwujudkan dalam bentuk kualitas layanan dan produk layanan yang sesuai Standar Operasional Prosedur serta didukung oleh petugas yang bekompeten di bidang tugasnya dengan perilaku pelayanan yang ramah, sopan santun, mudah, cepat, transparan, adil, dan akuntabel.

7. Jaminan Keamanan dan Keselamatan Pelayanan

a. Keselamatan dan kenyamanan kendaraan dengan penyediaan tempat parkir dan petugas parkir;

b. Tersedianya selasar, pegangan kamar mandi, kursi roda, kruk dan loket khusus bagi pemohon berkebutuhan khusus dan petugas yang melayani;

c. Keselamatan dan kenyamanan dalam pelayanan bebas dari pungutan liar.

8. Evaluasi Kinerja Pelayanan

Evaluasi penerapan standar pelayanan ini dilakukan minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun untuk menjaga dan meningkatkan mutu serta kinerja pelayanan.

C. PELAYANAN PENANAMAN MODAL

NO KOMPONEN URAIAN

ASPEK PENYAMPAIAN PELAYANAN (Service Delivery) 1. Persyaratan Persyaratan pelayanan :

(25)

Pelayanan a. Pelaku usaha yang telah memiliki NIB;

b. Pelaku usaha dengan skala usaha sesuai dengan kewenangan Kabupaten

2. Prosedur/

Mekanisme Pelayanan

A. Fasilitasi Pelaporan LKPM Mandiri 1. Pemohon layanan datang ke Kantor;

2. Petugas mendampingi pemohon layanan dengan membantu akses login ke sistem oss sub sektor pelaporan lkpm dengan username pemohon layanan;

3. Petugas membimbing dan menjelaskan informasi kegiatan usaha yang harus diinput oleh pemohon layanan;

4. Pelayanan berakhir saat pemohon telah submit laporannya ke sistem oss

subsektor pelaporan LKPM

B. Fasilitasi Pelaporan melalui Inspeksi Lapangan;

1. Petugas/Staf melakukan pemilahan data pelaku usaha skala Kecil dari data oss;

2. Kurasi data yang terpilah oleh subkoordinator Pengawasan;

3. Staf melakukan koordinasi dengan Pelaku usaha yg terpilih untuk mengkonfirmasi kedatangan;

4. Pembuatan jadwal pelaksanaan kegiatan pengawasan;

5. Koordinator Penanaman modal memvalidasi Surat Tugas;

6. Kepala Dinas menandatangani Surat Tugas;

7. Pelaksanaan Fasilitasi pelaporan dan pengawasan.

3. Waktu Penyelesaian

Pelaksanaan Pelayanan Penanaman Modal dilaksanakan dalam 1 hari kerja

4. Biaya Pelayanan Gratis 5. Produk

Pelayanan

• Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM)

• Layanan Fasilitasi Insentif dan Kemudahan Berusaha

• Layanan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi

• Layanan Fasilitasi Kemitraan Berusaha 6. Pengelolaan

Pengaduan

WA no.089513116717 (Pengaduan LKPM) Web : dpmptsp.kuduskab.go.id

Telpon (0291) 435018

Email : [email protected]

(26)

NO KOMPONEN URAIAN

ASPEK PENGELOLAAN PELAYANAN INTERNAL ORGANISASI (MANUFACTURING)

NO KOMPONEN URAIAN

1. Dasar Hukum a. Undang-Undang No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja

b. Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik;

c. Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko;

d. Peraturan Pemerintah No. 6 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Daerah;

e. Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu;

f. Peraturan Presiden No. 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal sebagaimana diubah dengan Peraturan Presiden No. 49 tentang Perubahan Peraturan Presiden No. 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal;

g. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 15 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan;

h. Peraturan Kepala BKPM No. 4 tahun 2021 tentang Pedoman Dan tata Cara Pelayanan Perizinan Berusaha Berbais Risiko dan Fasilitas Penanaman Modal;

i. Peraturan Kepala BKPM/Kementerian Investasi Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pedoman Dan Tata Cara Pengawsan Perizinan Berusaha Berusaha Berbasis Risiko;

j. Peraturan Daerah Kabupaten Kudus Nomor 2 Tahun 2017 tentang Pelayanan Publik;

k. Peraturan Daerah Kabupaten Kudus Nomor 3 Tahun 2017 tentang Penanaman Modal;

l. Peraturan Bupati Kudus Nomor 40 Tahun 2020 tentang Petunjuk

Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2017 tentang Penanaman Modal;

m. Peraturan Bupati tentang

(27)

Pendelegasian…………..

2. Sarana,prasarana dan/atau

Fasilitas

Ruang pelayanan,terdiri dari : a. Ruangan/Meja Fasilitasi;

b. Komputer;

c. Internet (kuota dan wifi);

d. Mobil Dinas untuk Monitoring lapangan;

e. Tempat Parkir;

f. AC Ruangan

3. Kompetensi Pelaksana

a. Kualifikasi pendidikan S1 administrasi, sospol, ekonomi, informatika dan computer, D3 dan SLTA;

b. Mengetahui pengetahuan tentang Pedoman dan tatalaksana pelayanan Penanaman Modal

c. Memiliki integritas dan semangat dalam menggali potensi kompetensi;

d. Mampu berkomunikasi secara lisan dan tertulis dengan baik;

e. Mampu berkoordinasi dengan efektif dan efisien;

f. Memiliki kemampuan kerjasama tim;

g. Mampu mengoperasikan komputer; dan memahami penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan dan aplikasi lainnya.

4. Pengawasan Internal

a. Kepala DPMPPT melakukan pengawasan langsung melalui CCTV maupun dipantau langsung oleh Kepala DPMPPT di ruang pelayanan; dan

b. Koordinator Bidang Penanaman Modal melakukan validasi surat dan dokumen serta verifikasi pelaporan pada sistem.

c. Subkoordinator melakukan kurasi data dan bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan bidang Penanaman Modal.

5. Jumlah Pelaksana

1 org Koordinator, 3 org Subkoordinator, 2 org staf dan 2 org tenaga pendamping

6. Jaminan Pelayanan

Diwujudkan dalam bentuk kualitas layanan dan produk layanan yang sesuai Standar Operasional Prosedur serta didukung oleh petugas yang bekompeten di bidang tugasnya dengan perilaku pelayanan yang ramah, sopan santun, mudah, cepat, transparan, adil, dan

(28)

NO KOMPONEN URAIAN akuntabel.

7. Jaminan

Keamanan dan Keselamatan Pelayanan

a. Keselamatan dan kenyamanan kendaraan dengan penyediaan tempat parkir dan petugas parkir;

b. Tersedianya selasar, pegangan kamar mandi, kursi roda, kruk dan loket khusus bagi difable; dan

c. Keselamatan dan kenyamanan dalam pelayanan sangat diutamakan bebas dari pungutan liar.

8. Evaluasi Kinerja Pelayanan

Evaluasi penerapan standar pelayanan ini dilakukan minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun untuk menjaga dan meningkatkan mutu serta kinerja pelayanan.

BUPATI KUDUS,

H A R T O P O

Referensi

Dokumen terkait

Artikel tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Di Dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta

bahwa sehubungan ditetapkannya Peraturan Bupati Belitung Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Bupati Belitung Nomor 58 Tahun 2020 tentang

Undang Nomor 5 Tahun 1986 Tentang Peradilan Tata Usaha Negara Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 Tentang Administrasi Pemerintahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang

Menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor

Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja

bahwa dalam rangka melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pelaksanaannya, maka Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 3 Tahun 2011

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2021 tentang

bahwa dalam rangka melaksanakan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Penyiaran