i LAPORAN
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PENGABDIAN PEMULA
PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH SEBAGAI SENTRA INFORMASI DAN EDUKASI SISWA
Oleh:
Moh. Syadidul Itqan, M.Pd NIDN: 0730079001
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA FAKULTAS SOSIAL DAN HUMANIORA
UNIVERSITAS NURUL JADID DESEMBER 2019
ii HALAMAN PENGESAHAN
LAPORAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Judul Pengabdian : Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah Sebagai Sentra Informasi dan Edukasi Siswa.
1. Nama Ketua : Moh. Syadidul Itqan, M.Pd
a. NIDN : 0730079001
b. Jabatan/Golongan : - / -
c. Program Studi : Pendidikan Matematika d. Nomor HP : +6285235678866
2. Nama Anggota : -
a. NIDN : -
b. Jabatan/Golongan : - / - c. Program Studi : - d. Nomor HP : -
Lama Pengabdian : 3 Bulan Usulan Pengabdian Tahun ke : 1
Total Biaya Pengabdian : Rp 4.800.000,- Asal Biaya Pengabdian : Dana Internal
Disahkan pada Des 2019 Di Paiton
Mengetahui,
Dekan Fakultas, Ketua Tim,
(Dr. Hasyim Syamhudi, M.Si.) (Moh. Syadidul Itqan, M.Pd)
iii DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL ... i
HALAMAN PENGESAHAN ... ii
DAFTAR ISI ... iii
ABSTRAK ... iv
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Isu Aktual ... 1
B. Alasan Memilih Program ... 2
C. Riset Pendahuluan atau Basis Teori ... 2
BAB 2 STRATEGI AKSI DAN TARGET LUARAN ... 5
A. Strategi Aksi ... 5
B. Target Luaran ... 6
BAB 3 KELAYAKAN PENGABDIAN ... 7
A. Keterlibatan Stakeholder ... 7
B. Resources yang Dimiliki ... 7
BAB 4 ANGGARAN BIAYA DAN JADWAL ... 9
A. Anggaran Biaya ... 9
B. Jadwal Pelaksanaan ... 10
BAB 5 HASIL DAN KETERCAPAIAN PROGRAM ... 11
A. Tingkat Ketercapaian Program ... 11
BAB 6 PENUTUP ... 12
DAFTAR PUSTAKA ... 13
LAMPIRAN ... 14
iv ABSTRAK
Literasi merupakan suatu keterampilan seseorang untuk menggunakan potensi dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan aktivitas membaca dan menulis. Secara luas literasi juga dapat didefinisikan sebagai seperangkat kemampuan individu dalam membaca, menulis, berhitung, serta memecahkan masalah di dalam kehidupan sehari- hari. Dalam hal literasi, rata- rata masyarakat Indonesia menghabiskan waktu membaca sebanyak enam jam/ Minggu, di atas rata- rata masyarakat Argentina, Turki, Spanyol, Kanada, Jerman, Amerika Serikat, Italia, Mexico, Inggris, Brazil, Taiwan, dan Jepang dengan rata- rata tiga jam/ Minggu. Hal ini ditunjukkan dengan hasil survey World Culture Index Score 2018 bahwa orang Indonesia memiliki peringkat kegemaran membaca di urutan 17 dari 30 negara. Oleh karena itu, kegemaran membaca masyarakat indonesia perlu ditingkatkan lagi. Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan budaya literasi di Indonesia yaitu dengan Perpustakaan Sekolah.
Perpustakaan Sekolah merupakan fasilitas perpustakaan bagi siswa sebagai salah satu sarana atau media dalam meningkatkan dan mendukung kegiatan pendidikan siswa di sekolah. MTs Mambaul Ulum memiliki perpustakaan yang memiliki tujuan untuk membantu siswa memperluas wawasannya. Namun sampai saat ini keberadaan perpustakaan sekolah belum dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh Siswa MTs Mambaul Ulum. Sejalan dengan hal tersebut, kami menawarkan berbagai program dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan budaya literasi untuk siswa di MTs Mambaul Ulum Sukodadi Paiton. Fokus program pengabdian ini adalah mengajak siswa menjadikan perpustakaan sekolah sebagai pusat informasi dan edukasi.
Pengabdian kepada masyarakat ini dijalankan melalui beberapa langkah penting, seperti penyediaan informasi berbasis komputer, pelatihan keterampilan siswa, dan pelaksanaan belajar di perpustakaan sekolah. Masing-masing langkah memiliki program jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang yang diharapkan bisa diselesaikan dalam durasi (kurang lebih) 3 bulan (Oktober – November 2019).
Katakunci: Literasi, perpustakaan.
1 BAB 1
PENDAHULUAN
A. Isu Aktual
Central Connecticut State University (CSSU) dalam survey bertajuk Worlds Most Literate Nations pada tahun 2016 menunjukkan bahwa Indonesia berada di urutan 60 dari 61 negara. Nomor satu terdapat Finlandia, disusul Norwegia, Islandia, Denmark, Swedia, Swiss, AS, dan Jerman. Indonesia hanya unggul dari negara Bostwana.
Pemeringkatan ini berdasarkan beberapa indikator yaitu perpustakaan, surat kabar, pendidikan dan ketersediaan komputer.
Sedangkan menurut survey Program for International Student Assesment (PISA) Indonesia berada di ranking 62 tari 7o negara. Penelitian ini menunjukkan rendahnya tingkat literasi Indonesia dibanding negara- negara di dunia. Di dalam survey ini Indonesia memperoleh skor rata- rata sains 493, membaca 493, dan matematika 490 dengan responden sebanyak 540.000 anak- anak sekolah usia 15 Tahun.
Kedua hasil di atas menunjukkan adanya masalah dalam budaya literasi anak- anak Indonesia. Berbagai hal telah dilakukan untuk memperbaiki kesadaran masyarakat dalam pentingnya literasi. Salah satu upaya yang dilakukan oleh MTs Mambaul Ulum adalah dengan disediakannya perpustakaan sekolah. Melalui perpustakaan sekolah ini, diharapkan siswa MTs Mambaul Ulum dapat meningkatkan budaya literasinya.
Diperlukan beberapa program pengembangan perpustakaan sekolah sehingga tujuan tersebut dapat tercapai. Kesadaran siswa MTs Mambaul Ulum Paiton dalam meningkatkan budaya literasi ini perlu didukung oleh berbagai piha. Di sisi lain, keterbatasan sarana prasarana perpustakaan sekolah dalam menyediakan terwujudnya perpustakaan moderen menjadi fokus utama dalam program kegiatan ini.
Dengan model pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai pusat informasi dan edukasi edukasi, kedua masalah tersebut hendak dianalisis dan dipecahkan melalui program bertahap dan kontinu. Program ini menekankan bahwa perpustakaan sekolah sebagai pusat pembelajaran siswa, serta pusat pengembangan keterampilan siswa MTs Mambaul Ulum. Dengan adanya pengabdian ini, maka perpustakaan sekolah akan menjadi pusat segala kegiatan pembelajaran siswa MTs Mambaul Ulum Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo.
2 B. Alasan Memilih Program
MTs Mambaul Ulum sangat menyadari bahwa budaya literasi anak- anak Indonesia sangat rendah, sehingga disediakan Pepustakaan Sekolah. Keseriusan MTs Mambaul Ulum ditunjukkan dengan melaksanakan berbagai program kegiatan di perpustakaan sekolah, yaitu Bimbingan Belajar dan Satu Minggu Satu Buku. Harapan MTs Mambaul Ulum ini perlu didukung oleh para akademisi perguruan tinggi sehingga tujuan didirikan perpustakaan sekolah dapat tercapai. Kerja sama antara MTs Mambaul Ulum dengan pihak akademisi perguruan tinggi dapat meningkatkan fungsi dan manfaat keberadaan perpustakaan sekolah bagi siswa MTs Mambaul Ulum Paiton. Berbagai program pengembangan perpustakaan sekolah disiapkan kepada peningkatan minat baca siswa, serta peningkatan keterampilan siswa melalui perpustakaan sekolah.
C. Riset Awal dan Basis Teori
Perpustakaan sekolah di MTs Mambaul Ulum Sukodadi Paiton memiliki beberapa program kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain:
1) Bimbingan Belajar
Siswa MTs Mambaul Ulum yang mengunjungi perpustakaan sekolah ialah untuk mengikuti bimbingan belajar yang dilaksanakan sepulang sekolah sebanyak 15 siswa per hari. Tujuan bimbingan belajar ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.
2) Satu Minggu Satu Buku
Program ini diselenggarakan oleh perpustakaan sekolah untuk mendukung budaya literasi siswa MTs Mambaul Ulum. Program ini mewajibkan seluruh siswa di sekolah untuk membaca 1 buku dalam 1 minggu.
3 3) Pelatihan Keterampilan Siswa
Program ini memiliki tujuan dalam pengembangan keterampilan siswa MTs Mambaul Ulum khususnya bagi siswa yang memiliki minat terhadap dunia kewirausahaan dengan mengadakan berbagai ragam kegiatan pelatihan dan pembinaan keterampilan bagi siswa MTs Mambaul Ulum.
Sampai saat ini jumlah anggota perpustakaan sekolah mencapai 45 anggota dengan sekitar 38 anggota aktif. Sejak tahun 2017, jumlah pengunjung perpustakaan sekolah tercatat sebanyak 734 kunjungan yang memanfaatkan layanan di perpustakaan sekolah. Jumlah koleksi buku di perpustakaan MTs Mambaul Ulum sebanyak 347 judul buku dari berbagai jenis. Sedangkan jumlah peminjaman buku meningkat pesat menjadi 565 sejak bulan Maret – Desember 2019.
Dari hasil riset awal di atas ditemukan fakta bahwa perpustakaan sekolah MTs Mambaul Ulum telah menjalankan program kerja yang baik. Di sisi lain, jumlah pengunjung dan jumlah peminjaman buku juga sangat tinggi. Namun melihat fakta antusiasme pimpinan MTs Mambaul Ulum maka potensi dari perpustakaan sekolah dapat lebih ditingkatkan lagi. Berbagai peningkatan yang dapat dilakukan diantaranya adalah penyediaan system berbasis computer agar mendorong siswa dapat menjadikan perpustakaan sekolah sebagai pusat menggali pengetahuan tanpa batas.
Peningkatan keterampilan dapat dimulai dengan membaca buku. Dengan mengunjungi perpustakaan maka segala keterampilan yang akan dikuasai bisa dipelajari ilmunya. Menurut Undang- Undang Perpustakaan (2007:23), perpustakaan sebagai sistem pengelolaan rekaman, gagasan, pemikiran, pengalaman dan pengetahuan umat manusia, mempunyai fungsi utama melestarikan hasil budaya umat manusia khususnya yang berbentuk dokumen karya cetak dan karya rekam lainnya, serta menyampaikan gagasan/ pemikiran, pengalaman dan pengetahuan umat manusia itu kepada generasi- generasi selanjutnya. Jadi dengan mengunjungi perpustakaan, diharapkan pemuda desa Karang Taruna dapat mempelajari keterampilan – keterampilan orang sukses yang sudah berpengalaman.
Selain itu perpustakaan sekolah juga dapat dijadikan sebagai pusat informasi yang ingin diketahui oleh siswa sekolah. Perpustakaan merupakan salah satu sumber informasi yang dinamis dan masyarakat sekolah yang membutuhkan informasi ibarat dua sisi mata uang yang saling terkait yang tak dapat dipisahkan (2013:125). Dengan
4 berkembangnya teknologi maka digitalisasi informasi perpustakaan perlu dilakukan, sehingga masyarakat yang tidak dapat mengunjungi perpustakaan dapat memperoleh informasi dari gawai yang mereka punya.
Dari paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa diperlukan beberapa peningkatan program kerja perpustakaan sekolah MTs Mambaul Ulum guna meningkatkan budaya literasi serta kebermanfaatan perpustakaan sekolah. Oleh karena itu program pusat informasi dan edukasi berbasis perpustakaan sekolah sangat diutamakan.
5 BAB 2
STRATEGI AKSI DAN TARGET PROGRAM
A. Strategi Aksi
Untuk mencapai kondisi yang diharapkan sebagaimana yang dijelaskan di depan, dibutuhkan beberapa strategi khusus yang gambarnya adalah sebagai berikut.
Gambar 2.1. Rancang Bangun Strategi Aksi
Strategi pertama, Kerja sama dengan Wali Kelas. Langkah-langkah yang bisa dilakukan antara lain:
1. Pendataan kebutuhan buku oleh siswa.
Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan siswa dalam membaca buku di perpustakaan sekolah.
2. Penjadwalan kunjungan wajib bagi siswa.
Langkah ini diambil agar kunjungan siswa dari berbagai kelas dapat teratur atau terjadwal.
Strategi kedua, mendorong siswa untuk mengunjungi perpustakaan sekolah.
Langkah-langkah yang bisa dilakukan antara lain:
1. Pelatihan keterampilan.
Langkah ini dilakukan untuk melatih keterampilan siswa MTs Mambaul Ulum.
PERPUSTAKAAN
SISWA WALI KELAS
6 2. Pembuatan Cafe Membaca.
Langkah ini dilakukan agar siswa yang ada di MTs Mambaul Ulum dapat nyaman berada di Lingkungan perpustakaan sekolah.
B. Target Luaran
No Jenis Luaran Indikator Capaian
Luaran Wajib
1 Publikasi ilmiah pada jurnal berISSN Tidak ada 2 Publikasi pada media massa cetak/online/repository
PT
Tidak ada
3 Peningkatan daya saing (peningkatan kualitas, kuantitas, serta nilai tambah barang, jasa,
diversifikasi produk, atau sumber daya pendukung)
Tidak ada
4 Peningkatan penerapan Iptek di masyarakat (mekanisasi, IT, dan manajemen)
Tidak ada
5 Perbaikan tata nilai masyarakat (seni budaya, sosial, politik, keamanan, ketentraman, pendidikan,
kesehatan)
Ada
6 Laporan pengabdian kepada masyarakat Ada Luaran Tambahan
1 Publikasi di jurnal internasional Tidak ada 2 Jasa: rekayasa sosial, metode atau sistem,
produk/barang
Tidak ada
3 Inovasi baru TTG Tidak ada
4 Hak Kekayaan Intelektual (Paten, Paten Sederhana, Hak Cipta, Merek Dagang, Rahasia Dagang, Desain Produk Industri, Perlindungan Varietas Tanaman, Perlindungan Desain Topgrafi Sirkuit Terpadu)
Tidak ada
5 Buku ber ISBN Tidak ada
7 BAB 3
KELAYAKAN PROGRAM
A. Keterlibatan Stakeholder
1. Universitas Nurul Jadid merupakan lembaga perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Jadid, sebuah lembaga pesantren terbesar di Probolinggo yang berlokasi di Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Sejak dahulu, Universitas Nurul Jadid (UNUJA) sudah terlibat dalam berbagai kegiatan pengabdian masyarakat. Dalam konteks program ini, UNUJA utamanya melalui kegiatan PKM sebagai sarana penerapan teori akademis yang telah didapat di MTs Mambaul Ulum Sukodadi Paiton melalui program pengabdian pemanfaatan Perpustakaan Sekolah sebagai sentra informasi dan edukasi siswa.
Karena itulah, pihak UNUJA melalui kegiatan PKM ini akan diajak sebagai mitra dalam bentuk sosialisasi serta penyuluhan manfaat Perpustakaan Sekolah.
2. Keterlibatan pimpinan MTs Mambaul Ulum merupakan yang terpenting dalam program ini. Posisinya bukan hanya strategis dalam mendukung program ini, melainkan juga kontributif dalam menentukan pelaksanaan program PKM.
Pimpinan MTs Mambaul Ulum sebagai penyelenggara Perpustakaan Sekolah.
Dalam konteks program ini, pimpinan MTs Mambaul Ulum diharapkan bisa diajak bekerjasama untuk menggalang partisipasi guru untuk mendorong siswanya dalam kunjungan ke Perpustakaan Sekolah.
B. Resource yang Dimiliki
Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan program pemberdayaan baik yang berhubungan dengan pemberdayaan komunitas, layanan komunikasi dan keagamaan, program bina desa unggul, pengembangan teknologi tepat guna dan ramah lingkungan, penerbitan hak paten, dan publikasi. Mengingat tujuan Universitas Nurul Jadid selama ini lebih banyak memfokuskan programnya pada pemberdayaan di bidang sosial-keagamaan, maka beberapa sumber daya yang diharapkan muncul adalah sebagai berikut:
1. Peningkatan minat baca dan tulis siswa MTs Mambaul Ulum.
2. Peningkatan keterampilann siswa MTs Mambaul Ulum.
8 Komposisi Tim pelaksana PKM ini terdiri atas satu orang dosen yang mempunyai tugas, di bidang pendidikan, serta bidang kepemudaan. Adapun pelaksana PKM ini adalah sebagai berikut:
Moh. Syadidul Itqan, M.Pd.
- Memiliki latar belakang di bidang pendidikan dan program riset peningkatan program edukasi masyarakat.
- Mendapatkan beberapa pendanaan dari Dirjen Dikti dalam Hibah Penelitian Dosen Pemula tingkat nasional.
- Berperan sebagai inisiator gerakan baca masyarakat.
9 BAB 4
ANGGARAN BIAYA DAN JADWAL PELAKSANAAN
A. Anggaran Biaya
Program ini membutuhkan dana sebanyak Rp. 4.800.000,- (empat juta delapan ratus ribu rupiah). Sumber dana berasal dari dana Tunjangan Universitas Nurul Jadid.
Adapun rincian rencana anggaran adalah sebagaimana berikut.
A PELATIHAN BANYAKNYA SATUAN HARGA
SATUAN JUMLAH
1 Pelatihan keterampilan 1 Orang 500.000 500.000
Jumlah 500.000
B ADMINISTRASI BANYAKNYA SATUAN HARGA
SATUAN JUMLAH
1 Laporan proposal 4 Buah 100.000 400.000
2 Laporan Akhir 4 Buah 150.000 600.000
3 ATK 4 Paket 250.000 1.000.000
Jumlah 2.000.000
C KERJASAMA BANYAKNYA SATUAN HARGA
SATUAN JUMLAH
1 Proposal kerja sama 5 Buah 50.000 250.000
2 Brosur sosialisasi 200 Lembar 5.000 1.000.000
3 Surat-menyurat 20 Lembar 5.000 100.000
4 Desain brosur 1 Buah 250.000 250.000
Jumlah 1.600.000
D TRANSPORTASI DAN
KONSUMSI BANYAKNYA SATUAN HARGA
SATUAN JUMLAH
1 Transportasi Pelatihan 1 Orang 200.000 200.000
2 Konsumsi Pelatihan 1 Paket 200.000 200.000
Jumlah 400.000
E DOKUMENTASI BANYAKNYA SATUAN HARGA
SATUAN JUMLAH
1 Dokumentasi 1 Paket 3.020.000 300.000
Jumlah 300.000
JUMLAH TOTAL 4.800.000
Terbilang: Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah
10 B. Jadwal Pelaksanaan
JADWAL KEGIATAN
PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
NO PROGRAM KERJA MINGGU KE
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 Sosialisasi program kerja ke
wali kelas
2 Sosialisasi manfaat
Perpustakaan Sekolah
3 Bimbingan keterampilan Siswa 4 Bimbingan belajar
5 Pembuatan laporan
11 BAB 5
HASIL DAN KETERCAPAIAN PROGRAM
No Nama Kegiatan Ketercapaian
1 Kerjasama dengan wali kelas di lingkungan MTs Mambaul Ulum
Tercapai
2 Bimbingan belajar siswa Tercapai
3 Pelatihan keterampilan siswa MTs Mambaul Ulum Tercapai
4 Pembuatan produk Tercapai
5 Sosialisasi dan penyuluhan manfaat perpustakaan sekolah
Tercapai
1. Kerjasama dengan wali kelas di lingkungan MTs Mambaul Ulum, kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2019. Tujuan kegiatan ini adalah agar wali kelas dapat menginstruksikan siswanya untuk berkunjung ke perpustakaan.
2. Bimbingan belajar siswa, kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2019 – 23 November 2019. Tujuan kegiatan ini adalah agar siswa dapat menambah teori yang sudah didapatkan di kelas.
3. Pelatihan keterampilan siswa MTs Mambaul Ulum, kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2019 – 23 November 2019. Tujuan kegiatan ini adalah agar siswa MTs Mambaul Ulum Sukodadi Paiton dapat meningkatkan keterampilan yang telah dimiliki. Jenis keterampilan yang diberikan adalah keterampilan membuat produk daur ulang.
4. Pembuatan produk keterampilan Siswa MTs Mambaul Ulum, kegiatan ini berjalan dan menghasilkan beberapa produk seperti pot bunga, asbak, dan wadah tisu
5. Sosialisasi dan penyuluhan manfaat perpustakaan sekolah untuk siswa MTs Mambaul Ulum, kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 17 Oktober 2019.
Tujuan kegiatan ini adalah agar siswa MTs Mambaul Ulum dapat mengetahui manfaat berkunjung ke perpustakaan sekolah.
12 BAB 6
PENUTUP
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen merupakan salah satu kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi yang wajib dilaksanakan oleh setiap dosen di bawah naungan Universitas Nurul Jadid. Kegiatan PKM ini fokus kepada pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai sentra informasi dan edukasi siswa. Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan adalah Kerjasama dengan wali kelas di lingkungan MTs Mambaul Ulum, Bimbingan belajar siswa, Pelatihan keterampilan siswa, pembuatan produk keterampilan dan Sosialisasi dan penyuluhan manfaat perpustakaan sekolah untuk siswa MTs Mambaul Ulum.
13 DAFTAR PUSTAKA
Republik Indonesia. 2007. “Undang- undang perpustakaan Nomor 43 Tahun 2007”.
Cet. Ke-1, Asa Mandiri.
Umar, T. 2013. Perpustakaan Sekolah dalam Menanamkan Budaya Membaca. Jurnal Khizanah Al-Hikmah Vol. 1 No 2. Juli- Desember 2013.
14 Lampiran
Dokumentasi Kegiatan