• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS. Construction Yang Terdaftar di BEI Periode ) Profitabilitas dan Keputusan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS. Construction Yang Terdaftar di BEI Periode ) Profitabilitas dan Keputusan"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

9 BAB II

KAJIAN PUSTAKA DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS A. Tinjauan Penelitian Terdahulu

Rahmawati (2015) menyatakan dalam penelitiannya yang berjudul Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Struktur Modal Dan Keputusan Investasi Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Sektor Properti,Real Estate, dan Building Construction Yang Terdaftar di BEI Periode 2010-2013) Profitabilitas dan Keputusan Investasi secara parsial memiliki pengaruh signifikan dengan arah hubungan positif terhadap nilai perusahaan sedangkan Struktur modal secara parsial memiliki pengaruh signifikan dengan arah hubungan negatif. Namun tidak dengan Ukuran Perusahaan yang secara parsial tidak berpengaruh signifikan dengan arah hubungan positif terhadap nilai perusahaan.

Yulianah (2015) menyimpulkan dalam penelitiannya tentang Pengaruh Keputusan Pendanaan, Keputusan Investasi dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan, hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat pengaruh signifikan keputusan investasi dan keputusan pendanaan terhadap nilai perusahaan. Terdapat pengaruh yang signifikan positif profitabilitas terhadap nilai perusahaan.

Mardiyati dkk (2015) menyatakan dalam penelitiannya tentang Pengaruh Keputusan Investasi, Keputusan Pendanaan, Ukuran Perusahaan Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Pada Sektor Manufaktur Barang Konsumsi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2013 Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Keputusan Investasi, Ukuran Perusahaan dan profitabilitas berpengaruh positif

(2)

terhadap nilai perusahaan. Variabel Keputusan Pendanaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

Tarima (2016) meneliti tentang Pengaruh Profitabilitas, Keputusan Investasi Dan Keputusan Pendanaan Terhadap Nilai Perusahaan Farmasi Yang Terdaftar di BEI Tahun 2011-2014 Profitabilitas, Keputusan Investasi dan Keputusan Pendanaan secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan farmasi yang terdaftar di BEI Periode 2011-2014.

Almamfaozi (2016) mendeskripsikan dalam penelitiannya tentang Pengaruh Kebijakan Pendanaan Kebijakan Investasi Kebijakan Dividen Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2010 sampai 2014) Hasil Penelitian Ini Menunjukkan Kebijakan Pendanaan, Kebijakan Investasi, Kebijakan Deviden Dan Profitabilitas berpengaruh Terhadap Nilai Perusahaan.

B. Tinjauan Pustaka

1. Teori Sinyal (Signalling Theory)

Menurut Brigham dan Houston (2001) dalam Setyowati (2016) isyarat atau signal adalah suatu tindakan yang diambil perusahaan untuk memberi petunjuk bagi investor tentang bagaimana manajemen memandang prospek perusahaan. Perusahaan dengan prospek yang menguntungkan akan mencoba menghindari penjualan saham dan mengusahakan modal baru dengan cara-cara lain seperti dengan menggunakan hutang. Signalling theory menyatakan pengeluaran investasi memberikan sinyal positif tentang pertumbuhan perusahaan dimasa yang akan datang, sehingga meningkatkan harga saham sebagai indikator nilai perusahaan (Hasnawati, 2005). Peningkatan utang

(3)

diartikan oleh pihak luar sebagai kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban di masa yang akan datang atau adanya risiko bisnis yang rendah, hal tersebut akan direspon secara positif oleh pasar (Brigham dan Gapenski, 1999).

2. Kebijakan Investasi

Kebijakan investasi merupakan keputusan penting yang dibuat manajer sebagai kebijakan untuk menentukan jumlah keseluruhan aktiva yang dibutuhkan perusahaan.

Menurut (Tandelilin, 2010) dalam (Almamfaozi, 2016) investasi adalah penetapan atas sejumlah dana atau sumberdaya lainnya yang dilakukan pada saat ini dengan tujuan memperoleh keuntungan dimasa yang akan datang.

Menurut Purwitasari (2018) manajer yang berhasil menciptakan keputusan investasi yang tepat, maka aset yang diinvestasikan akan menghasilkan kinerja yang optimal sehingga memberikan suatu sinyal positif kepada investor yang nantinya akan meningkatkan harga saham dan nilai perusahaan.

Tarima (2016) menyatakan bahwa keputusan investasi merupakan keputusan terpenting dari keputusan lainnya dalam hubungannya dengan peningkatan nilai perusahaan. Keputusan Investasi adalah keputusan yang diambil untuk menanamkan modal pada suatu aset untuk mendapatkan keuntungan di masa yang akan datang dan permasalahan bagaimana manajer keuangan harus mengalokasikan dana kedalam bentuk–bentuk investasi yang akan dapat mendatangkan keuntungan di masa yang akan datang.

(4)

3. Kebijakan Pendanaan

Kebijakan pendanaan merupakan keputusan penting yang dibuat manajer sebagai kebijakan untuk menentukan sumber-sumber pembiayaan perusahaan. Kebijakan pendanaan dapat pula diartikan sebagai keputusan yang menyangkut struktur keuangan perusahaan (Ibrahim, 2012) dalam (Almamfaozi, 2016). Keputusan pendanaan berkaitan dengan keputusan perusahaan dalam mencari dana untuk membiayai investasi dan menentukan komposisi sumber pendanaan (Kumar dkk., 2011) dalam (Purwitasari, 2018). Efni dkk (2012) dalam Purwitasari (2018) menyatakan bahwa pendanaan internal merupakan pendanaan yang berasal dari dalam perusahaan berupa laba ditahan sedangkan pendanaan eksternal yaitu pendanaan utang dan ekuitas.

Kebijakan pendanaan menyangkut keputusan tentang berapa banyak utang akan digunakan, dalam bentuk hutang dan modal sendiri akan ditarik, dan kapan akan memperoleh dana-dana tersebut. Apabila pasar modal efisien, sulit bagi perusahaan untuk memperoleh dana murah, karena semua sekuritas akan dinilai wajar (fairly priced).

4. Profitabilitas

Menurut Copeland (1997) profitabilitas sejauh mana perusahaan menghasilkan laba dari penjualan dan investasi perusahaan. Apabila profitabilitas perusahaan baik maka para stakeholders yang terdiri dari kreditur, supplier, dan juga investor akan melihat sejauh mana perusahaan dapat menghasilkan laba dari penjualan dan investasi perusahaan. Dengan baiknya kinerja perusahaan akan meningkatkan pula nilai perusahaan.

(5)

Menurut Chandra (2013) dalam Komarasari (2017) menjelaskan bahwa profitabilitas disuatu usaha mampu mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan dalam jangka panjang, karena dengan adanya profitabilitas yang tinggi menunjukan perusahaan mempunyai prospek yang baik pada masa mendatang, dengan demikian setiap badan usaha akan selalu berusaha meningkatkan profitabilitas.

5. Nilai Perusahaan

Nilai perusahaan merupakan hal yang sangat penting untuk perusahaan dalam membantu pembiayaan perusahaan serta dapat menggambarkan kinerja perusahaan yang nanti dapats memberikan pandangan bagi investor dalam menilai suatu perusahaan sebelum melakukan investasi pada perusahaan tersebut.

Tujuan perusahaan yang utama adalah memperhatikan kesejahteraan pemilik perusahaan dengan cara mengoptimalkan dan memaksimalkan nilai perusahaan. Nilai perusahaan dapat menjadi bahan acuan bagi calon investor yang ingin menginvestasikan dana pada perusahaan.

Nilai perusahaan dipasar modal akan meningkat apabila ditandai dengan tingkat pengembalian investasi yang tinggi kepada pemegang saham. Nilai perusahaan yang sudah terdaftar go public di pasar modal tercermin dalam bentuk harga saham perusahaan. Nilai perusahaan merupakan gambaran keadaan sebuah perusahaan, yang dimana terdapat penilaian khusus oleh calon investor terhadap baik dan buruknya kinerja keuangan perusahaan.

C. Perumusan Hipotesis

Pengaruh Kebijakan Investasi Terhadap Nilai Perusahaan

(6)

Menurut Harjito (2010) investasi merupakan penanaman dana yang dilakukan oleh sebuah perusahaan ke dalam sebuah aset (aktiva) dengan harapan mendapatkan pendapatan dimasa yang akan datang. Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa kebijakan investasi dimulai dengan penetapan jumlah total aktiva yang perlu dimiliki oleh perusahaan dengan penetapan total aktiva yang tepat, akan membuat investasi yang dilakukan akan berhasil dengan baik, sehingga dapat meningkatkan nilai perusahaan.

Kebijakan investasi adalah salah satu aspek utama yaitu investasi modal.

Keputusan pengalokasian modal ke dalam usulan investasi harus dievaluasi dan dihubungkan dengan risiko dan hasil yang diharapkan (Hasnawati, 2005). Menurut signaling theory, pengeluaran investasi memberikan sinyal positif mengenai

pertumbuhan perusahaan di masa yang akan datang, sehingga dapat meningkatkan harga saham yang digunakan sebagai indikator nilai perusahaan (Wahyudi & Pawestri , 2006).

Dalam penelitian Mardiyati dkk (2015) dan Almamfaozi (2016) menyatakan bahwa kebijakan investasi berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Penelitian yang dilakukan (Gany Ibrahim F, 2012) sejalan dengan penelitian sebelumnya hasil penelitian ini menyatakan bahwa keputusan investasi yang diukur dengan CPA/BVA (Capital Expenditure to Book Value of Asset) berpengaruh positif signifikan terhadap

nilai perusahaan. Berdasarkan hasil-hasil penelitian terdahulu dan teori yang ada maka hipotesis yang dihasilkan adalah:

𝑯𝟏 = Kebijakan Investasi berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan

(7)

Pengaruh Kebijakan Pendanaan terhadap nilai perusahaan

Menurut Mardiyati dkk (2015) Kebijakan pendanaan adalah dimana sebuah perusahaan mendanai aset-aset untuk mendukung kegiatan operasional bisnisnya, sedangkan sumber dana/modal yang diperoleh perusahaan dapat berasal dari internal maupun eksternal. Kebijakan pendanaan yang akan diambil perusahaan juga akan berkaitan dengan kemampuan sebuah perusahaan dalam mengembalikan hutangnya.

Teori signalling menjelaskan bahwa jika manajer memiliki keyakinan bahwa prospek perusahaan baik, dan karenanya ingin harga saham meningkat, manajer tersebut tentunya ingin mengkomunikasikan hal tersebut kepada para investor. Manajer bisa menggunakan hutang yang lebih banyak, yang nantinya berperan sebagai sinyal yang lebih terpercaya. Ini karena perusahaan yang meningkatkan utang bisa dipandang sebagai perusahaan yang yakin dengan prospek perusahaan di masa yang akan datang.

Investor diharapkan akan menangkap sinyal yang mengindikasikan bahwa perusahaan mempunyai prospek yang prospektif di masa depan.

Kebijakan pendanaan dalam penelitian ini diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER) dimana rasio ini menunjukkan perbandingan antara pembiayaan dan

pendanaan melalui hutang dan melalui ekuitas.Seperti hal nya penelitian-penelitian sebelumnya yang menggunakan (DER) sebagai alat ukurnya.

Hasil penelitian dari Saputra (2016) tentang pengaruh leverage terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan (DER) menyatakan bahwa leverage berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil tersebut sesuai penelitian yang dilakukan oleh (Purwitasari, 2018) yang menyatakan bahwa keputusan pendanaan berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh (Mardiyati dkk., 2015) terkait keputusan pendanaan memiliki hasil

(8)

bahwa keputusan pendanaan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Dari hasil penelitian (Setyowati, 2016) memiliki hasil yang berbeda dari penelitian sebelumnya bahwa keputusan pendanaan tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil-hasil penelitian terdahulu diatas didapatkan hasil yang berbeda-beda mengenai pengaruh keputusan pendanaan terhadap nilai perusahaan. Maka dari itu dengan melihat teori-teori yang telah dijelaskan dan hasil-hasil penelitian terdahulu yang telah dilakukan dihasilkan hipotesis sebagai berikut.

𝑯𝟐= Kebijakan Pendanaan Berpengaruh Positif Terhadap Nilai Perusahaan Pengaruh Profitabilitas Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan

Profitabilitas yang diukur menggunakan return on aset adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan laba bersih berdasarkan tingkat aset tertentu atau mengukur pengembalian atas total aset, rasio ini juga disebut Return On Investment (ROI) (M.Halim, A, 2016). Pada penelitian (Astutik, 2017) dan (Mabruroh dkk., 2015) hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.

Jika Return on Aset perusahaan tinggi maka perusahaan dapat melakukan manajemen yang baik dalam aset yang dimiliki, sehingga investor akan percaya bahwa mereka dapat disejahterakan oleh perusahaan melalui pengaturan aset dalam memperoleh laba. Bila investor percaya untuk menginvestasikan dana yang dimiliki oleh mereka melalui pembelian saham maka nilai perusahaan juga ikut meningkat.

(9)

Maka dari itu dengan melihat teori-teori yang telah dijelaskan dan hasil-hasil penelitian terdahulu yang telah dilakukan dihasilkan hipotesis sebagai berikut.

𝑯𝟑= Profitabilitas Berpengaruh positif Terhadap Nilai Perusahaan D. Kerangka Berpikir

Dalam penelitian ini variabel dependent adalah nilai perusahaan, sedangkan variabel independent adalah kebijakan investasi, kebijakan pendanaan dan profitabilitas maka kerangka konseptualnya sebagai berikut:

Kebijakan Pendanaan Kebijakan Investasi

Profitabilitas

Nilai Perusahaan 𝐻1

𝐻2

𝐻3

(10)

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kondisi optimum (suhu, pH, dan lama fermentasi) untuk memproduksi N-asetil glukosamin dari kulit udang windu melalui fermentasi

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian bunyi murottal Al- Qur’an dan musik klasik dengan intensitas bunyi 80 dB terhadap tekanan darah

Penerapan pengendalian internal pada persediaan bahan baku di PT. XYZ Sidoarjo dalam penerapan aktivitas pengendaliannya ada lima komponen yang di lakukan yang

MIGA memberikan jaminan kepada proyek-proyek terhadap (i) segala kerugian yang mungkin dialami investor bila mata uang lokal tidak dapat ditukarkan dengan mata uang asing dan

Menurut kumulasi logam berat di dalam tulang menyebabkan penyerapan hormon, kalsium (Ca), seng (Zn), fosfor (P) dan vitamin Hal demikian menyebabkan pertumbuhan

Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa kami sanggup; untuk membuang air limbah yang dihasilkan dari kegiatan pabrik/usaha kami melalui saluran yang telah

Penunjukan yang sangat singkat ini terjadi, karena dianggap telah diketahui oleh umum bahwa lagu Indonesia Raya ialah lagu Indonesia Raya ciptaan Wage Rudolf Supratman yang

Engelenhoven (2014) menyimpulkan bahwa dalam penelitian tentang sikap berbahasa, sebenarnya ideologi bahasa, cara penutur berpikir tentang bahasa yang digunakan