• Tidak ada hasil yang ditemukan

2. PERANCANGAN TAPAK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "2. PERANCANGAN TAPAK"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

2. PERANCANGAN TAPAK

2.1. Kriteria Pemilihan Lokasi

Kriteria yang diperlukan dalam memilih lokasi untuk 'Fasilitas Pameran Mobil dan Motor' di Surabaya ialah:

- Guna lahan fasilitas umum

- Kesesuaian dengan master plan 2000 dan RDTRK

- Berada di dekat dengan perumahan dengan kelas sosial ekonomi menengah keatas

- Lingkungan sekitar mendukung dengan sarana dan prasarana yang memadai (lingungan yang baik, aman, bebas banjir, bebas macet dan terdapat fasilitas PLN, PAM, dan telepon)

- Kemudahan akses pencapaian - Harga lahan relative murah

2.2. Alternatif Lokasi

Alternatif lokasi yang ada tersebar di 3 kawasan di Surabaya, yaitu Altematif 1

Gambar 2.2.1. Alternatif site 1

Tapak berada di Jl. Embong Malang (kawasan Surabaya Pusat) Batas-batas tapak: Utara : Jl. Tunjungan, pertokoan

Selatan: Jl. Embong Malang

Barat : Jl. Embong Malang, pertokoan Timur : Jl. Tunjungan, Monumen Pers

(2)

8

Potensi wilayah:

- Lahan sesuai dengan RDTRK (guna lahan untuk fasilitas umum dan perdagangan)

- Didukung dengan keberadaan fasilitas umum yang serupa; Tunjungan Plasa - Adanya akses jalan utama yaitu Jl. Embong Malang, dan Jl. Tunjungan - Bebas banjir

- Akses pencapaian mudah karena berada di pusat kota

- Dekat dengan daerah penjualan suku cadang dan variasi di Jl. Kedungdoro Luas lahan: 17250 m2

KDB: 60%

Ketinggian bangunan maksimal: 10 lantai

GSB pada site ini; yang dekat Jl. Embong Malang 10m, Jl. TunjunganlOm, dan di samping kanan kirinya 6m

Alternatif2

Gambar 2.2.2. Alternatif site 2

Tapak berada di Jl. Kertajaya Indah Timur II (kawasan Surabaya Timur) Batas-batas tapak: Utara : Jl. Dharmahusada Indah II

Selatan: Jl. Kertajaya Indah Timur II

Barat : Jl. Dharmahusada Indah Timur XVI Timur : Jl. Kertajaya Indah

Potensi wilayah:

- Lahan sesuai dengan RDTRK (guna lahan untuk fasilitas umum dan perdagangan)

(3)

- Didukung dengan keberadaan fasilitas umum yang serupa; Galaxy Mall - Adanya akses jalan utama yaitu Jl. Kertajaya Indah Timur II

- Dekat dengan daerah show room mobil di daerah Jl. Raya Kertajaya - Bebas banjir dan macet

Luas lahan: 21452 m2

KDB: 60%

Ketinggian bangunan maksimal: 5 lantai

GSB pada site ini yang berada berhadapan dengan Galaxy Mall 10m, kanan kiri dan belakangnya 5.5m

Alternatif3

Tapak berada di Jl. HR. Mohamad (kawasan Surabaya Barat) Batas-batas tapak: Utara : Jl. Raya Darmo Permai II

Selatan: Jl. HR. Mohamad, sekolah Petra Barat : Perempatan

Timur : Tanah kosong Potensi wilayah:

- Lahan sesuai dengan RDTRK (guna lahan untuk fasilitas umum dan perdagangan)

- Ada fasilitas yang menyerupai, yang dapat mendukung keberadaan Proyek, yaitu Sungkono Trade Center dan Pakuwon Trade Center (yang sedang dalam tahap pembangunan)

Gambar 2.2.3. Alternatif site 3

(4)

10

- Adanya akses jalan utama yaitu Jl. HR. Mohamad

- Akses pencapaian mudah karena berada di dekat Jalan Tol - Dekat dengan daerah dealer mobil mewah

Luaslahan: 19500 m2

KDB: 60%

Ketinggian bangunan maksimal: 10 lantai

GSB pada site ini, yang berada dekat Jl. HR.Mohamad 10m, Jl. Raya Darmo Permai II 8m, dan sisanya 5.5m

2.3. Pemilihan Lokasi

Pemilihan lokasi berdasarkan dari penilaian kesesuaian kondisi tapak dengan kriteria yang dibutuhkan, yang dapat dilihat pada tabel 2.3.

Tabel 2.3. Penilaian dan kriteria site

No

1 2 3 4 5 6 7 8 9

Kriteria yang dibutuhkan

Lahan Fasilitas umum dan perdagangan (RDTRK) Lingkungan sekitar mendukung sarana dan prasarananya

Kemudahan akses pencapaian baik dari dalam maupun luar kota Berada di dekat perumahan dengan kelas sosial menengah keatas Bebas dari banjir

Bebas dari macet

Berada di dekat kawasan otomotif Adanya fasilitas yang serupa Harga relatif murah

TOTAL

JL. Embong Malang 3 3 3 1 2 1 3 3 1 20

Jl. Kertajaya Indah Timur II 3

3 2 3 3 3 3 2 2 24

Jl. HR.

Mohamad 3 3 3 3 I 3 2 2 3 23

Keterangan:

1 = Tidak memenuhi 2 = Kerang memenuhi 3 = Memenuhi

Di sini terlihat bahwa daerah Kertajaya Indah Timur II merupakan site yang paling sesuai dan yang paling memenuhi. Jadi site yang dipilih ialah Site yang

(5)

berada di depan Galaxy Mall. Selain itu dikarenakan juga tapak yang ada pada site ini masih berupa tanah kosong. Terpilihlah site di Jl. Kertajaya Indah Timur II yang mana merupakan kawasan Surabaya Timur. Site yang terpilih ini berdekatan sekali dengan ikon-ikon daerah Surabaya Timur khususnya di daerah Kertajaya ini, antara lain Galaxy Mall, GOR, Calvados, dan Bonet Super Maket.

Gambar 2.3. Peta lokasi

Site terpilih ini berada tepat di depan Galaxy Mall, yang ternyata merupakan milik dari PT. Galaxy , selaku pemilik dari Galaxy Mall. Menurut rencana dari PT.

Galaxy sendiri, site ini akan dipergunakan untuk pengembangan proyek Galaxy Mall yaitu Galaxy Mall 2, karena itulah, maka Fasilitas Pameran Mobil dan Motor ini diasurasikan sebagai proyek pengembangan dari Galaxy Mall.

Dan karena diasumsikan sebagai pengembangan dari Galaxy Mall, maka penggunaan ruang dalam Fasilitas Pameran Mobil dan Motor tetap merupakan bagian dari Galaxy Mall, sehingga hal ini akan mendukung hal-hal yang oleh Galaxy Mall kurang bisa terpenuhi, misalkan adanya pameran mobil baru yg biasanya diadakan di Galaxy Mall, atau ada exhibition barang elektronik, atau pameran yang lain yang memerlukan tampat luas dapat dialihkan ke Fasilitas Pameran Mobil dan Motor.

(6)

12

2.4. Pendaerahan (zoning)

Berdasarkan hasil dari analisis tapak, analisis program ruang, dan pola sirkulasi, maka pendaerahan yang terjadi dibagi menjadi daerah publik, daerah semi publik, daerah privat, dan daerah servis.

Gambar 2.4. Pendaerahan (zoning) dalam tapak

Yang mana perletakan daerah publik diletakkan didekat Kertajaya Indah, yang mana jalan tersebut merupakan jalan arteri sekunder, dikarenakan ruang-ruang publik (area umum, show room, stan spare part dan variasi, pujasera, dan exhibition hall) menjadi mudah dilihat dan menarik perhatian pengguna jalan tersebut.

DaeraJi semi publik (bengkel) diletakkan diantara daerah privat dan servis serta dibelakang daerah publik agar tidak terlalu terlihat dari jalan Kertajaya Indah yang ramai, tetapi terjadi kekurangan karena mendekatkan daerah bengkel yang bising ke daerah pemukiman, sehingga perlu penyelesain khusus untuk mendesain bengkel ini, dalam desain saya, diberikan dinding peredam serta pemberian barier tumbuhan.

2.5. Pengaruh Lingkungan Sekitar Terbadap Tapak

Lingkungan banyak membawa pengaruh terhadap tapak, di kawasan Kertajaya Indah Timur II ini terdapat suatu land mark mayor yang sangat berpengaruli yaitu Galaxi Mall, sehingga perencanaan bangunan ini nantinya harus mengikuti landmark mayor yang sudah ada, tetapi tidak saling mematikan melainkan saling menguatkan.

(7)

Karena sebelah Timur dari tapak merupakan jalan arteri sekunder, yang juga merupakan jalan utama di kawasan ini maka pintu masuk utama menuju tapak bangunan diletakkan di sisi Timur.

Perletakan daerah servis, kantor, dan fasilitas bengkel diletakkan disisi Barat karena daerah ini tidak terlalu ramai, tetapi tetap harus memperhatikan perumahan yang ada di sana.

2.6. Pencapaian Tapak

Tapak dikelilingi oleh 4 buah jalan yaitu jalan Dharmahusada Indah II, Kertajaya Indah Timur II, Dharmahusada Indah Timur XVI, dan Kertajaya Indah yang mana jalan yang utama ialah Kertajaya Indah, yang paling ramai dan yang kedua ialah Dharmahusada Indah II, sedangkan jalan yang lainnya jarang dilalui. Karena itulah letak pintu masuk utama diletakkan di Kertajaya Indah dan pintu masuk kedua di Dharmahusada Indah II.

Gambar 2.6. Penempatan pintu masuk ke tapak

Untuk loading dock serta pintu masuk servis diletakkan didekat dengan jalan samping karena berhubungan langsung dengan area servis.

(8)

14

2.7. Sistem Sirkulasi Dalam Tapak

Pembagian sirkulasi dalam tapak disesuaikan dengan penggunaan aktifltasnya.

Pengguna fasilitas ini adalah pengunjung, pengelola, karyawan atau servis.

Pengunjung sendiri terbagi 2 yaitu yang ingin ke fasilitas show room serta yang ingin langsung ke bengkel.

Gambar 2.7.1. Skema sirkulasi pengguna fasilitas

Untuk pengelola fasilitas masuknya melalui entrance sekunder, untuk pengunjung masuknya dapat melalui entrance utama ataupun entrance sekunder. Sedangkan untuk servis diberikan entrance dan sirkulasi khusus sehingga tidak bercampur.

Gambar 2.7.2. Jalur sirkulasi dalam tapak

(9)

2.8. Sistem Parkir Dalam Tapak

Dalam Fasilitas Pameran Mobil dan Motor ini, parkir merupakan suatu hal yang penting. Maka pembagian parkir diatur sedemikian rupa supaya memberikan kemudahan, baik itu bagi pengunjung, pengelola, maupuan karyawan.

Di sini parkir terbagi dalam beberapa area yaitu:

A Parkir untuk pengunjung, disini parkir pengunjung dibedakan menjadi beberapa bagian supaya memudahkan mereka, yaitu;

Al. parkir untuk pengunjung bengkel, sehingga dapat segera diadakan pengecekan terhadap kerusakannnya

A2. parkir untuk pengunjung stan variasi dan spare part, sehingga akan memudahkan untuk instalasi

A3, parkir untuk pengunjung exhibition dan show room, yang berada diluar maupun didalam bangunan

B Parkir untuk pengelola, diletakkan dan berhubungan langsung dengan kantor pengelola fasilitas

C Parkir untuk karyawan, diletakkan di dekat ruang servis.

Gambar 2.8. Pendaerahan area parkir dalam tapak

Gambar

Gambar 2.2.1. Alternatif site 1
Gambar 2.2.2. Alternatif site 2
Gambar 2.2.3. Alternatif site 3
Tabel 2.3. Penilaian dan kriteria site
+6

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui persepsi masyarakat petambak terhadap perubahan iklim lokal di Kecamatan Muara Badak; (2) mengidentifikasi

Penelitian yang sistematik dalam rangka membina teori uses and gratification telah dilakukan pada dekade 1960-an dan 1970-an, bukan saja Amerika, tetapi juga di Inggris, Finlandia,

Hasil dari penerapan metode Fuzzy Inference System terbukti dapat membantu perusahaan dalam membuat keputusan untuk menentukan jumlah pembelian produk agar persediaan sesuai

Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi konsep tersebut al-falāḥ , khususnya dalam konteks kontribusi kitabisa.com sebagai social

V-2 dan program kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih, dijadikan sebagai substansi dan rujukan utama penyusunan RPJMD, namun demikian, demi mendapatkan dokumen

Suatu materi biologis dan zat sintetis yang dapat meningkatkan pertahanan non spesifik serta merangsang organ pembentuk antibodi dalam tubuh untuk bekerja secara maksimal

Menurut Sadono Sukirno (1998) pengertian inflasi adalah:“suatu proses kenaikan harga-harga yang berlaku dalam sesuatu perekonomian” (h.15). Pada dasarnya, inflasi merupakan

pendaki gunung dan para penelitian dibidang klimatologi, pada umumnya setiap parameter cuaca seperti suhu, kelembaban dan tekanan udara diukur menggunakan alat yang