• Tidak ada hasil yang ditemukan

Statistik Lembaga Pembiayaan. Statistik Lembaga Pembiayaan. Finance Institutions Statistics. Finance Institutions Statistics.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Statistik Lembaga Pembiayaan. Statistik Lembaga Pembiayaan. Finance Institutions Statistics. Finance Institutions Statistics."

Copied!
84
0
0

Teks penuh

(1)

www.ojk.go.id www.ojk.go.id

Statistik

Lembaga Pembiayaan

Finance Institutions Statistics

2015

(2)
(3)

Kata Pengantar

Foreword

Buku Statistik 2015 Lembaga Pembiayaan merupakan media publikasi tahunan yang menyajikan ikhtisar kegiatan dan statistik industri Lembaga Pembiayaan.

Buku ini merupakan salah satu publikasi statistik Industri Keuangan Non Bank yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Buku ini juga dapat diakses melalui situs resmi Otoritas Jasa Keuangan dengan alamat www.ojk.go.id.

Ikhtisar Kegiatan Industri Lembaga Pembiayaan menyajikan data agregat berdasarkan data Laporan Keuangan Bulanan Desember 2015. Pada publikasi tahun ini terdapat penambahan informasi mengenai pinjaman Perusahaan Pembiayaan berdasarkan negara kreditur, komposisi pinjaman yang diberikan oleh Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur berdasarkan jenis infrastruktur, dan sumber pendanaan Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur.

Dengan terbitnya buku Statistik 2015 Lembaga Pembiayaan ini, kami berharap data yang disajikan dapat memberikan manfaat bagi semua pihak.

Jakarta, April 2016

Otoritas Jasa Keuangan Indonesia

The Finance Institutions Statistics 2015 Book is an annual media publication that provides overview of activities summary and statistics of Finance Institutions industry.

This book is a part of Non-Bank Financial Institution statistics publications which are issued by Indonesia Financial Services Authority. It is also accessible through the official website of Indonesia Financial Services Authority at www.ojk.go.id.

Overview of the Finance Institutions industry activities present the aggregate data based on Monthly Financial Report for the month of December 2015. The publication of this year provides new additional information about loans of Finance Company based on creditor countries, composition of financing distribution loans of Infrastructure Finance Company based on type of infrastructure and sources of funding of Infrastructure Finance Company.

We hope the publication of Finance Institutions Statistics 2015 provides benefits to the readers.

Jakarta, April 2016

Indonesia Financial Services Authority

(4)

Daftar Isi

Table of Content

2.3.2 Piutang Pembiayaan Berdasarkan Kepemilikan

Perusahaan Asing

Financing Receivables Based on Foreign Ownership

2.4 Jumlah Kontrak Number of Contract

2.5 Jenis Valuta Type of Currency

2.5.1 Piutang Pembiayaan Berdasarkan Jenis Valuta Financing Receivables Based

on Type of Currency

2.5.2 Pinjaman Berdasarkan Jenis Valuta

Loans Based on Type of Currency 2.5.3 Pinjaman Berdasarkan

Negara Kreditur

Loans Based on Creditor Countries 2.6 Laba dan Rugi

Profit and Loss 2.7 Sumber Pendanaan Sources of Funding

2.8 Kualitas Piutang Pembiayaan The Quality of Financing Receivables 2.8.1 Kualitas Piutang Pembiayaan

Berdasarkan Kegiatan Usaha The Quality of Financing Receivables Based on Business Activities

IKHTISAR KEGIATAN INDUSTRI LEMBAGA PEMBIAYAAN

OVERVIEW OF FINANCE INSTITUTIONS INDUSTRY ACTIVITIES

UMUM GENERAL

PERUSAHAAN PEMBIAYAAN (TERMASUK SYARIAH)

FINANCE COMPANY (INCLUDE SHARIA) 2.1 Jumlah Perusahaan Pembiayaan Number of Finance Company

2.2 Aset, Liabilitas, dan Ekuitas Assets, Liabilities and Equities

2.3 Kegiatan Usaha Business Activities

2.3.1 Piutang Pembiayaan Berdasarkan Kepemilikan Perbankan

Financing Receivables Based on Banking Ownership Kata Pengantar

Foreword Daftar Isi Table of Content Daftar Grafik List of Graph Daftar Tabel List of Table

I II IV VI

06

07 08 08

09 10

10 11 12 12 01

02

02 04 04 05

1

2

(5)

STATISTIK INDUSTRI LEMBAGA PEMBIAYAAN STATISTICS OF FINANCE INSTITUTIONS INDUSTRY

21 21

21 23 25 26

26

26 PERUSAHAAN PEMBIAYAAN SYARIAH

SHARIA-BASED FINANCE COMPANY 5.1 Jumlah Perusahaan Pembiayaan Syariah

Number of Sharia-based Finance Company

5.2 Aset dan Piutang Pembiayaan Syariah Assets and Sharia Financing Receivables

5.3 Kegiatan Usaha Business Activities

5.4 Sumber Pendanaan Sources of Funding

PERUSAHAAN MODAL VENTURA SYARIAH

SHARIA-BASED VENTURE CAPITAL COMPANY

6.1 Jumlah Perusahaan Modal Ventura Syariah

Number of Sharia-based Venture Capital Company

6.2 Aset, Liabilitas, dan Ekuitas Perusahaan Modal Ventura Syariah

Assets, Liabilities and Equities of Sharia-based Venture Capital Company 2.9 Kegiatan Channeling dan Joint

Financing

Channeling and Joint Financing Activities

PERUSAHAAN MODAL VENTURA KONVENSIONAL

CONVENTIONAL VENTURE CAPITAL COMPANY

3.1 Jumlah Perusahaan Modal Ventura Konvensional

Number of Conventional Venture Capital Company

3.2 Kegiatan Usaha Business Activities

3.3 Sumber Pendanaan Sources of Funding

PERUSAHAAN PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR

INFRASTRUCTURE FINANCE COMPANY 4.1 Jumlah Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur

Number of Infrastructure Finance Company

4.2 Aset, Liabilitas, dan Ekuitas Assets, Liabilities and Equities

4.3 Kegiatan Usaha Business Activities

4.4 Sumber Pendanaan Sources of Funding

5

4 3

6

13

14

14

15 16 17 17

17

19

20

(6)

Daftar Grafik

List of Graph

UMUM GENERAL

Grafik 01 Komposisi Aset Lembaga Pembiayaan Tahun 2015 (%) Graph 01 Asset Composition of Finance Institutions for Year 2015 (%) PERUSAHAAN PEMBIAYAAN (TERMASUK SYARIAH)

FINANCE COMPANY (INCLUDE SHARIA)

Grafik 02 Jumlah Perusahaan Pembiayaan Tahun 2011-2015 Graph 02 Number of Finance Company for Years 2011-2015

Grafik 03 Kategori Perusahaan Pembiayaan Berdasarkan Aset Tahun 2015 Graph 03 Categories of Finance Company based on Assets for Year 2015

Grafik 04 Aset, Liabilitas, dan Ekuitas Perusahaan Pembiayaan Tahun 2011-2015 (triliun Rupiah) Graph 04 Assets, Liabilities and Equities of Finance Company for Years 2011-2015 (trillion Rupiah) Grafik 05 Piutang Pembiayaan Berdasarkan Jenis Kegiatan Usaha Tahun 2011-2015 (triliun Rupiah) Graph 05 Financing Receivables Based on Type of Financing Business Activities for Years 2011-

2015 (trillion Rupiah)

Grafik 06 Piutang Pembiayaan Berdasarkan Kepemilikan Perbankan Tahun 2015 (%) Graph 06 Financing Receivables Based on Banking Ownership for Year 2015 (%)

Grafik 07 Piutang Pembiayaan Berdasarkan Kepemilikan Perusahaan Asing Tahun 2015 (%) Graph 07 Financing Receivables Based on Foreign Ownership for Year 2015 (%)

Grafik 08 Piutang Pembiayaan dalam Jenis Valuta Tahun 2011-2015 (triliun Rupiah) Graph 08 Financing Receivables in Currency for Years 2011-2015 (trillion Rupiah) Grafik 09 Pinjaman Berdasarkan Jenis Valuta Tahun 2011-2015 (triliun Rupiah) Graph 09 Loans Based on Type of Currency for Years 2011-2015 (trillion Rupiah) Grafik 10 Pinjaman Berdasarkan Negara Kreditur Tahun 2015 (triliun Rupiah) Graph 10 Loans Based on Creditor Countries for Year 2015 (trillion Rupiah)

Grafik 11 Laba Bersih Perusahaan Pembiayaan Tahun 2011-2015 (triliun Rupiah) Graph11 Net Profit of Finance Company for Years 2011-2015 (trillion Rupiah)

01 01 02

03 03 04 05

06 06 08 09 10 11

1

2

(7)

Grafik 12 Sumber Pendanaan Tahun 2011-2015 (triliun Rupiah) Graph 12 Sources of Funding for Years 2011-2015 (trillion Rupiah) Grafik 13 NPF Piutang Pembiayaan Tahun 2011-2015 (%) Graph 13 NPF of Financing Receivables for Years 2011-2015 (%)

Grafik 14 NPF Piutang Pembiayaan Berdasarkan Kegiatan Usaha Tahun 2011-2015 (%) Graph 14 NPF of Financing Receivables Based on Business Activities for Years 2011-2015 (%) Grafik 15 Pertumbuhan Pembiayaan Melalui Skema Channeling dan Joint Financing Tahun

2011-2015 (triliun Rupiah)

Graph 15 Financing Growth by Channeling and Joint Financing Schemes for Years 2011-2015 (trillion Rupiah)

PERUSAHAAN MODAL VENTURA KONVENSIONAL CONVENTIONAL VENTURE CAPITAL COMPANY

Grafik 16 Jumlah Perusahaan Modal Ventura Konvensional Tahun 2012-2015 Graph 16 Number of Conventional Venture Capital Company for Years 2012-2015 Grafik 17 Komposisi Pembiayaan/Penyertaan Tahun 2015 (miliar Rupiah) Graph 17 Composition of Financing/Placement for Year 2015 (billion Rupiah)

Grafik 18 Komposisi Pembiayaan/Penyertaan berdasarkan Sektor Ekonomi Tahun 2015 (miliar Rupiah) Graph 18 Composition of Financing/Placement Based on Economy Sector for Year 2015 (billion Rupiah) Grafik 19 Komposisi Sumber Pendanaan Tahun 2015 (miliar Rupiah)

Graph 19 Sources of Funding Composition for Year 2015 (billion Rupiah) PERUSAHAAN PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR

INFRASTRUCTURE FINANCE COMPANY

Grafik 20 Aset, Liabilitas, dan Ekuitas Tahun 2011-2015 (miliar Rupiah) Graph 20 Assets, Liabilities and Equities for Years 2011-2015 (billion Rupiah) Grafik 21 Komposisi Aset Tahun 2011-2015 (miliar Rupiah)

Graph 21 Assets Composition for Years 2011-2015 (billion Rupiah)

11 12 13 14

14

14 15 16 16 17

18 18

3

4

(8)

Grafik 22 Komposisi Pinjaman yang Diberikan Tahun 2015 (miliar Rupiah) Graph 22 Composition of Financing Loans for Year 2015 (billions Rupiah)

Grafik 23 Komposisi Pinjaman yang Diberikan berdasarkan Jenis Infrastruktur Tahun 2015 (miliar Rupiah) Graph 23 Composition of Financing Distribution Loans Based on Type of Infrastructure for Year 2015

(billion Rupiah)

Grafik 24 Komposisi Sumber Pendanaan Tahun 2015 (miliar Rupiah) Graph 24 Sources of Funding Composition for Year 2015 (billion Rupiah) PERUSAHAAN PEMBIAYAAN SYARIAH

SHARIA-BASED FINANCE COMPANY

Grafik 25 Pertumbuhan Total Aset dan Piutang Pembiayaan Syariah Tahun 2011-2015 (triliun Rupiah) Graph 25 The Growth of Assets and Sharia Financing Receivables for Years 2011-2015 (trillion Rupiah) Grafik 26 Perbandingan Aset dan Piutang Perusahaan Pembiayaan Berdasarkan Prinsip Syariah

dengan Perusahaan Pembiayaan Tahun 2015 (%)

Graph 26 Assets and Financing Receivables Comparison of Sharia-based and Finance Company for Year 2015 (%)

Grafik 27 Komposisi Jenis Kegiatan Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah Tahun 2015 (miliar Rupiah) Graph 27 Composition of Sharia-based Financing Activities Types for Year 2015 (billion Rupiah)

Grafik 28 Pertumbuhan Jenis Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah Tahun 2011-2015 (miliar Rupiah) Graph 28 Growth of Sharia-based Financing Types for Years 2011-2015 (billion Rupiah)

Grafik 29 Sumber Pendanaan Kegiatan Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah Tahun 2011-2015 (miliar Rupiah)

Graph 29 Sources of Funding of Sharia-based Financing Activities for Years 2011-2015 (billion Rupiah) PERUSAHAAN MODAL VENTURA SYARIAH

SHARIA-BASED VENTURE CAPITAL COMPANY

Grafik 30 Aset, Liabilitas, dan Ekuitas Perusahaan Modal Ventura Syariah Tahun 2013-2015 (miliar Rupiah)

Graph 30 Assets, Liabilities and Equities Sharia Venture Capital Companies for Years 2013-2015 (billion Rupiah)

19 20

20 21

22 23

24 24 25

26 27

5

6

(9)

Daftar Tabel

List of Table

UMUM GENERAL

Tabel 01 Jumlah Entitas, Aset, Liabilitas, Ekuitas, dan Laba Bersih Lembaga Pembiayaan Tahun 2015 Table 01 Number of Entity, Assets, Liabilities, Equities and Net Profit of Finance Institutions for Year 2015 PERUSAHAAN PEMBIAYAAN (TERMASUK SYARIAH)

FINANCE COMPANY (INCLUDE SHARIA)

Tabel 02 Jumlah Kontrak Berdasarkan Jenis Kegiatan Usaha Pembiayaan Tahun 2011-2015 (unit) Table 02 Number of Contract Based on Type of Financing Business Activities for Years 2011-2015 (unit) PERUSAHAAN PEMBIAYAAN SYARIAH

SHARIA-BASED FINANCE COMPANY

Tabel 03 Perusahaan Pembiayaan yang Menjalankan Kegiatan berdasarkan Prinsip Syariah Tahun 2011-2015

Table 03 Finance Company Conducting Sharia-based Business Activities for Years 2011-2015 STATISTIK INDUSTRI LEMBAGA PEMBIAYAAN

STATISTICS OF FINANCE INSTITUTION INDUSTRY Tabel 04 Pangsa Pembiayaan per Debitura Table 04 Share of Financing per Debtor

Tabel 05 Pangsa Pembiayaan Sewa Guna Usaha per Lessee Table 05 Share of Lease Financing per Lessee

Tabel 06 Pangsa pembiayaan Anjak Piutang per Golongan Klien Table 06 Share of Factoring per Client

Tabel 07 Pangsa Pembiayaan Kartu Kredit per Nasabah Table 07 Share of Credit Card Financing per Customer Tabel 08 Pangsa Pembiayaan Konsumen per Nasabah Table 08 Share of Consumer Financing per Customer Tabel 09 Pangsa Pembiayaan per Sektor Ekonomi Table 09 Financing Share per Economy Sector

01 02 02 07 21 21

31

31 31 32 32 32 33

1

2

5

(10)

Tabel 10 Pangsa Pembiayaan Sewa Guna Usaha per Sektor Ekonomi Table 10 Share of Lease Financing per Economy Sector

Tabel 11 Pangsa Pembiayaan Anjak Piutang per Sektor Ekonomi Table 11 Share of Factoring per Economy Sector

Tabel 12 Pangsa Pembiayaan Kartu Kredit per Sektor Ekonomi Table 12 Share of Credit Card Financing per Economy Sector Tabel 13 Pangsa Pembiayaan Konsumen per Sektor Ekonomi Table 13 Share of Consumer Financing per Economy Sector Tabel 14 Kualitas Piutang Pembiayaan

Table 14 The Quality of Financing Receivables

Tabel 15 Kualitas Piutang Pembiayaan (Sewa Guna Usaha) Table 15 The Quality of Financing Receivables (Lease Financing) Tabel 16 Kualitas Piutang Pembiayaan (Anjak Piutang) Table 16 The Quality of Financing Receivables (Factoring) Tabel 17 Kualitas Piutang Pembiayaan (Kartu Kredit) Table 17 The Quality of Financing Receivables (Credit Card)

Tabel 18 Kualitas Piutang Pembiayaan (Pembiayaan Konsumen) Table 18 The Quality of Financing Receivables (Consumer Financing) Tabel 19 Lokasi Penyaluran Pembiayaan (miliar Rupiah)

Table 19 Location of Financing Distribution (billion Rupiah) Tabel 20 Lokasi Pembiayaan Sewa Guna Usaha (miliar Rupiah) Table 20 Location of Lease Financing (billion Rupiah)

Tabel 21 Lokasi Pembiayaan Anjak Piutang (miliar Rupiah) Table 21 Location of Factoring (billion Rupiah)

Tabel 22 Lokasi Pembiayaan Kartu Kredit (miliar Rupiah) Table 22 Location of Credit Card Financing (billion Rupiah)

Tabel 23 Lokasi Nasabah Pembiayaan Konsumen (miliar Rupiah) Table 23 Location of Consumer Financing (billion Rupiah)

33

34

34

35

35

35

36

36

36

37

38

39

40

41

(11)

Tabel 24 Jumlah Tenaga Kerja Perusahaan Pembiayaan Berdasarkan Jenis Kelamin Table 24 Number of Man Power of Finance Companies Based on Gender

Tabel 25 Jumlah Tenaga Kerja Perusahaan Pembiayaan Berdasarkan Pendidikan per 31 Desember 2015 Table 25 Number of Man Power of Finance Companies Based on Education as of December 31, 2015 Tabel 26 Proporsi Pembiayaan/Penyertaan Perusahaan Modal Ventura Konvensional Berdasarkan

Badan Usaha PPU per 31 Desember 2015 (miliar Rupiah)

Table 26 Proportion of Financing/Placement of Conventional Venture Capital Companies Based on Business Entity of PPU as of December 31, 2015 (billion Rupiah)

Tabel 27 Proporsi Pembiayaan/Penyertaan Perusahaan Modal Ventura Konvensional Berdasarkan Sektor Ekonomi PPU per 31 Desember 2015 (miliar Rupiah)

Table 27 Proportion of Financing/Placement of Conventional Venture Capital Companies Based on Economy Sector of PPU as of December 31, 2015 (billion Rupiah)

Tabel 28 Proporsi Pembiayaan/Penyertaan Perusahaan Modal Ventura Konvensional Berdasarkan Jenis Kegiatan Usaha per 31 Desember 2015 (miliar Rupiah)

Table 28 Proportion of Financing/Placement of Conventional Venture Capital Companies Based on Type of Business Activities as of December 31, 2015 (billion Rupiah)

Tabel 29 Proporsi Pembiayaan/Penyertaan Perusahaan Modal Ventura Konvensional Berdasarkan Besaran Nilai Pembiayaan/Penyertaan per 31 Desember 2015 (miliar Rupiah)

Table 29 Proportion of Financing/Placement of Conventional Venture Capital Companies Based on Financing/Placement Amount Category as of December 31, 2015 (billion Rupiah)

Tabel 30 Laporan Keuangan Perusahaan Pembiayaan (termasuk Syariah) (milliar Rupiah) Table 30 Financial Statements of Finance Company (include Sharia) (billion Rupiah)

Tabel 31 Laporan Keuangan Perusahaan Pembiayaan Syariah (milliar Rupiah) Table 31 Financial Statements of Sharia Finance Company (billion Rupiah)

Tabel 32 Laporan Keuangan Perusahaan Modal Ventura Konvensional (milliar Rupiah) Table 32 Financial Statements of Conventional Venture Capital Companies (billions Rupiah) Tabel 33 Laporan Keuangan Perusahaan Modal Ventura Syariah (milliar Rupiah) Table 33 Financial Statements of Sharia Venture Capital Companies (billions Rupiah) Tabel 34 Laporan Keuangan Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur (milliar Rupiah) Table 34 Financial Statements of Infrastructure Finance Company (billion Rupiah)

42 42 42

43

43

43

44

47

50

52

53

(12)
(13)

Ikhtisar Kegiatan Industri Lembaga Pembiayaan

Overview of Finance Institutions Industry Activities

Rp

(14)
(15)

Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur Infrastructure Finance Company Perusahaan Modal Ventura Venture Finance Company Perusahaan Pembiayaan Finance Company 89,92%

8,08%

2,00%

Grafik 1 Komposisi Aset Lembaga Pembiayaan Tahun 2015 (%) Graph 1 Asset Composition of Finance Institutions for Year 2015 (%)

Umum General

Industri Lembaga Pembiayaan terdiri atas Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, dan Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur, baik yang menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip konvensional maupun syariah. Sampai dengan akhir tahun 2015, Perusahaan Pembiayaan masih mendominasi pangsa pasar industri Lembaga Pembiayaan. Hal ini dapat dilihat dari aset yang dimiliki oleh Perusahaan Pembiayaan, baik konvensional maupun syariah, yaitu sebesar Rp425,71 triliun atau 89,92% dari aset industri Lembaga Pembiayaan (Grafik 1).

Finance Institutions industry consists of Finance Company, Venture Capital Company and Infrastructure Finance Company, for conventional and sharia-based business.

At the end of 2015, Finance Company dominated the industry market share of Finance Institutions. It can be seen from its assets, for conventional and sharia-based business, which is Rp425.71 trillion or 89.92% of Finance Institutions industry’s assets (Graph 1).

1.

Ikhtisar Kegiatan Industri Lembaga Pembiayaan

Overview of Finance Institutions Industry Activities

Rp

(16)

2.

liabilitas, ekuitas, dan laba bersih, Perusahaan Pembiayaan juga mendominasi industri Lembaga Pembiayaan.

of entity, liabilities, equities and net profit, Finance Company also dominates the Finance Institutions industry.

Tabel 1 Jumlah Entitas, Aset, Liabilitas, Ekuitas, dan Laba Bersih Lembaga Pembiayaan Tahun 2015 Table 1 Number of Entity, Assets, Liabilities, Equities and Net Profit of Finance Institutions for Year 2015

No.

1.

2.

3.

Perusahaan Pembiayaan/

Finance Company

Perusahaan Modal Ventura/

Venture Capital Company Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur/

Infrastructure Finance Company

Jumlah/ Total 270 473,40 345,60 127,80 11,27

(triliun Rp/trillion Rp) Jenis Lembaga/

Type of Institutions Entitas/

Entity (Unit)

203

65

2

425,71

9,46

38,23

329,70

5,31

10,59

96,01

4,15

27,64

10,67

0,22

0,38 Aset/

Assets Liabilitas/

Liabilities Ekuitas/

Equities Laba Bersih/

Net Profit

Perusahaan Pembiayaan (Termasuk Syariah)

Finance Company (Include Sharia)

Sepanjang tahun 2015, terdapat tiga penerbitan izin usaha baru dan satu pencabutan izin usaha Perusahaan Pembiayaan. Dengan demikian, jumlah Perusahaan Pembiayaan sampai dengan

Throughout the year 2015, there are three new business licenses issued and one revocation of business license of Finance Company. Therefore, the total number of Finance Company by the end o f 2015 are

Jumlah Perusahaan Pembiayaan

2.1 Number of Finance

Company

2.1

(17)

Grafik 2 Jumlah Perusahaan Pembiayaan Tahun 2011-2015 Graph 2 Number of Finance Company for Years 2011-2015 Grafik 2 berikut ini memperlihatkan

pertumbuhan jumlah Perusahaan Pembiayaan selama lima tahun terakhir.

growth of total Finance Company during the last five years.

Dari jumlah 203 Perusahaan Pembiayaan tersebut, terdapat 20 perusahaan yang memiliki aset di atas Rp5 triliun dan mendominasi sebesar Rp270,80 triliun atau 63,61% dari aset seluruh Perusahaan Pembiayaan. Hal ini dapat dilihat pada Grafik 3 yang memperlihatkan kategori Perusahaan Pembiayaan berdasarkan aset tahun 2015.

Of 203 finance companies, there are 20 companies with total assets above Rp5 trillion and dominate at Rp270.80 trillion or 63.61% of the assets of all finance companies.

This can be seen in Graph 3 which shows the categories of Finance Company based on assets for year 2015.

Grafik 3 Kategori Perusahaan Pembiayaan Berdasarkan Aset Tahun 2015 Graph 3 Categories of Finance Company based on Assets for Year 2015

2011 2012 2013 2014 2015

204 202 200 198 196 194 192 190 10

8 6 4 2 0

Izin baru/ New Licenses Pencabutan/ Revocations Jumlah/ Total

63,61%

28,32%

2,46%

5,32%

0,29%

Rp270,80T Rp120,57T Rp10,48T Rp22,63T Rp1,23T

20 Perusahaan 20 Companies 53 Perusahaan 53 Companies 14 Perusahaan 14 Companies 82 Perusahaan 82 Companies 34 Perusahaan 34 Companies

4 1 9 4 4 2 3 4 3 1

200

202 201

203

195

100M ≤ Aset < 500M 100bn ≤ Assets < 500bn 500M ≤ Aset < 1T 500 bn ≤ Assets < 1tn 1T ≤ Aset < 5T 1tn ≤ Assets < 5tn Aset ≥ 5T Assets ≥ 5tn

Aset < 100M

Assets < 100bn

(18)

Grafik 4 Aset, Liabilitas, dan Ekuitas Perusahaan Pembiayaan Tahun 2011-2015 (triliun Rupiah) Graph 4 Assets, Liabilities and Equities of Finance Company for Years 2011-2015 (trillion Rupiah)

500 400 300 200 100

2011 2012 2013 2014 2015

291,38 235,24 56,14

341,77 275,05 66,72

400,63 317,88 82,75

420,44 333,03 87,41

425,71 329,70 96,01

Aset/ Assets Liabilitas/ Liabilities Ekuitas/ Equities

Equities Ekuitas

Selama lima tahun terakhir, aset, liabilitas, dan ekuitas Perusahaan Pembiayaan menunjukkan peningkatan sebagaimana dapat dilihat pada Grafik 4.

During the last five years, assets, liabilities and equities of Finance Company shows increasing trend as it can be seen in Graph 4.

Kegiatan usaha Perusahaan Pembiayaan, yang meliputi Sewa Guna Usaha, Anjak Piutang, Usaha Kartu Kredit, dan Pembiayaan Konsumen secara umum mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Hal ini dapat dilihat dari penurunan jumlah piutang pembiayaan yang mencapai Rp2,93 triliun atau turun sebesar 0,80%, Berdasarkan laporan keuangan Desember tahun 2015, aset dan ekuitas Perusahaan Pembiayaan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu masing-masing sebesar 1,25% dan 9,84%. Sementara itu, liabilitas Perusahaan Pembiayaan mengalami penurunan sebesar 1,00% dari tahun 2014.

Based on financial statements as of December 2015, the assets and equities of Finance Company increase compared to the previous year, respectively 1.25% and 9.84%. Meanwhile, the liabilities of Finance Company decrease 1.00% than those in 2014.

Business activities of Finance Company, which include Leasing, Factoring, Credit Cards and Consumer Finance generally decrease compared to those last year. It can be seen from the decrease in the amount of financing receivables reached Rp2.93 trillion, or decrease 0.80%, from Rp366.20 trillion in 2014 to Rp363.27

Kegiatan Usaha Business Activities

2.3 2.3

(19)

2014 menjadi Rp363,27 triliun pada tahun 2015 (Grafik 5).

Pada tahun 2015, nilai piutang Perusahaan Pembiayaan berdasarkan kepemilikan perbankan sebesar Rp74,59 triliun atau 20,53% dari total nilai piutang pembiayaan.

Sementara itu, piutang Perusahaan Pembiayaan berdasarkan kepemilikan non perbankan mendominasi total nilai piutang pembiayaan, yaitu sebesar Rp288,69 triliun atau 79,47%. Hal ini dapat dilihat pada Grafik 6.

In 2015, financing receivables of the Finance Company based on banking ownership is Rp74.59 trillion or 20.53% of total financing receivables. Meanwhile, the non banking ownership of the Finance Company dominates the total financing receivables with Rp288.69 trillion or 79.47%. This can be seen in Graph 6.

Grafik 5 Piutang Pembiayaan Berdasarkan Jenis Kegiatan Usaha Tahun 2011-2015 (triliun Rupiah) Graph 5 Financing Receivables Based on Type of Financing Business Activities for Years 2011-2015

(trillion Rupiah)

76,59

3,91

0,00

164,79

245,30

105,09

5,15

0,00

191,84

302,08

117,36

7,69

0,00

222,97

348,03

110,95

9,42

0,03

245,81

366,20

105,37

10,75

0,10

247,06

363,27

Sewa Guna Usaha/ Leasing Anak Piutang/ Factoring

Kartu Kredit/ Credit Card

2011 2012 2013 2014 2015

50 100 150 200 250 300 350 400

Pembiayaan Konsumen/

Consumer Finance Piutang Pembiayaan/

Financing Receivables

Piutang Pembiayaan Berdasarkan Kepemilikan Perbankan

2.3.1 Financing Receivables

Based on Banking Ownership

2.3.1

(20)

Piutang pembiayaan Perusahaan Pembiayaan asing dan swasta nasional memiliki proporsi yang hampir sama pada tahun 2015. Proporsi nilai piutang pembiayaan Perusahaan Pembiayaan asing adalah 49,37% dari total piutang pembiayaan atau sebesar Rp179,35 triliun. Sementara itu, Perusahaan Pembiayaan swasta nasional memiliki nilai piutang sebesar Rp183,92 triliun atau 50,63% dari total nilai piutang pembiayaan (Grafik 7).

The financing receivables of the Finance Company based on joint venture and private national ownership has similar proportions in 2015. The proportion of financing receivables of Finance Company based on joint venture ownership is 49.37% of the total financing receivables or Rp179.35 trillion. Meanwhile, the financing receivables of the Finance Company based on private national ownership is Rp183.92 trillion or 50.63% of the total financing receivables (Graph 7).

Graph 6 Financing Receivables Based on Banking Ownership for Year 2015 (%)

20,53%

Kepemilikan Perbankan Banking Ownership 79,47%

Kepemilikan Non Perbankan Non Banking Ownership

Grafik 7 Piutang Pembiayaan Berdasarkan Kepemilikan Perusahaan Asing Tahun 2015 (%) Graph 7 Financing Receivables Based on Foreign Ownership for Year 2015 (%)

50,63%

Kepemilikan Swasta Private National Ownership 49,37%

Kepemilikan Asing Joint Venture Ownership

Piutang Pembiayaan Berdasarkan Kepemilikan Perusahaan Asing

2.3.2 Financing Receivables

Based on Foreign Ownership

2.3.2

(21)

Jumlah kontrak Perusahaan Pembiayaan mengalami penurunan sebesar 3,32% dari 21,92 juta kontrak pada tahun 2014 menjadi 21,19 juta kontrak pada tahun 2015. Jumlah kontrak terbesar pada tahun 2015 adalah kontrak Pembiayaan Konsumen dengan jumlah sebanyak 20,94 juta atau 98,80% dari total kontrak kegiatan usaha pembiayaan, sebagaimana dapat dilihat pada Tabel 2.

The number of contract of Finance Company decreased by 3.32% from 21.92 million contracts in 2014 to 21.19 million contracts in 2015. The largest amount of contracts in 2015 is Consumer Finance contract which is 20.94 million or 98.80%

of the total contract of financing business activities, as it can be seen in Table 2.

Tabel 2 Jumlah Kontrak Berdasarkan Jenis Kegiatan Usaha Pembiayaan Tahun 2011-2015 (unit) Table 2 Number of Contract Based on Type of Financing Business Activities for Years 2011-2015 (unit)

No.

1.

2.

3.

4.

Sewa Guna Usaha/

Leasing Anjak Piutang/

Factoring Kartu Kredit/

Credit Card

Jumlah/ Total Jenis Kegiatan Usaha Pembiayaan/

Type of Financing Business

Activities 2011 2012 2013 2014 2015

Jumlah kontrak/ Number of Contract (unit)

Pembiayaan Konsumen/

Consumer Finance

18.123.165 104.784

7.747

351

18.010.283

18.012.879 152.310

6.950

1

17.853.618

21.104.786 174.571

7.548

779

20.921.888

21.919.141 194.062

11.991

8.487

21.704.601

21.192.239 213.640

16.326

23.571

20.938.702

(22)

Piutang Pembiayaan Berdasarkan Jenis Valuta

Financing Receivables Based on Type of Currency

2.5.1 2.5.1

Pada tahun 2015, jumlah piutang pembiayaan dalam valuta asing (Dollar Amerika dan Yen Jepang) sebesar Rp53,27 triliun atau 14,05% dari total piutang pembiayaan.

Grafik 8 menunjukkan piutang pembiayaan dalam mata uang Dollar Amerika, Yen Jepang, dan Rupiah Indonesia dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015.

In 2015, financing receivables in foreign currency (US Dollar and Japanese Yen) are Rp53.27 trillion or 14.05% of total financing receivables. Graph 8 shows financing receivables in US Dollar, Japanese Yen and Indonesian Rupiah from 2011 to 2015.

Grafik 8 Piutang Pembiayaan dalam Jenis Valuta Tahun 2011-2015 (triliun Rupiah) Graph 8 Financing Receivables in Currency for Years 2011-2015 (trillion Rupiah)

Jumlah piutang pembiayaan dalam valuta asing disajikan dalam mata uang Rupiah menggunakan kurs tengah BI pada periode laporan

Financing receivables in foreign currencies are presented in Indonesian Rupiah currency using BI mid rate on the reporting period

Data piutang outstanding principal sebelum dikurangi pencadangan Receivables data outstanding principal before deducted by reserves Keterangan

Notes

16,77 24,68 212,45 253,90

25,69 32,87 252,20 310,76

32,92 31,61 295,48 360,01

30,86 25,95 325,12 381,93

27,91 25,36 325,98 379,25

United States Dollar/ Dollar Japanese Yen/ JPY Indonesian Rupiah/ IDR Jumlah/ Total

50 100 150 200 250 300 350 400

2011 2012 2013 2014 2015

(23)

Pinjaman yang diterima oleh Perusahaan Pembiayaan terdiri atas pinjaman sindikasi, pinjaman bilateral, pinjaman multilateral, dan pinjaman subordinasi. Pinjaman tersebut berasal dari dalam negeri dan luar negeri.

Pinjaman dalam valuta asing (Dollar Amerika dan Yen Jepang) menurun sebesar 15,25%

atau Rp17,21 triliun, dari Rp112,88 triliun pada tahun 2014 menjadi Rp95,67 triliun pada tahun 2015. Tahun 2015, pinjaman dalam mata uang Rupiah mendominasi 61,03% dari total pinjaman. Grafik 9 menunjukkan pinjaman dalam mata uang Dollar Amerika, Yen Jepang, dan Rupiah Indonesia dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015.

Loans received by the Finance Company consists of syndicated loans, bilateral loans, multilateral loans and subordinated loans. The loans come from domestic and overseas. Loans in foreign currency (US Dollar and Japanese Yen) decreased by 15.25% or Rp17.21 trillion, from Rp112.88 trillion in 2014 to Rp95.67 trillion in 2015. In 2015, loans denominated in Rupiah dominate total loans, amounting to 61.03%. Graph 9 shows loans in US Dollar, Japanese Yen and Indonesian Rupiah from 2011 to 2015.

Jenis Valuta of Currency

Grafik 9 Pinjaman Berdasarkan Jenis Valuta Tahun 2011-2015 (triliun Rupiah) Graph 9 Loans Based on Type of Currency for Years 2011-2015 (trillion Rupiah)

45,46 37,52 104,60 187,58

61,49 37,18 112,82 211,49

75,67 35,00 133,08 243,75

84,04 28,84 142,60 255,48

67,88 27,79 149,81 245,48

United States Dollar/ Dollar Japanese Yen/ JPY Indonesian Rupiah/ IDR Jumlah/ Total

50 100 150 200 250 300

2011 2012 2013 2014 2015

Jumlah pinjaman dalam valuta asing disajikan dalam mata uang Rupiah menggunakan kurs tengah BI pada periode laporan

Loans in foreign currencies are presented in Indonesian Rupiah currency using BI mid rate on the reporting period

Keterangan

Notes

(24)

Pinjaman Perusahaan Pembiayaan berasal dari berbagai negara. Pada tahun 2015, selain dari Indonesia, pinjaman yang berasal dari Singapura dan Jepang mendominasi total pinjaman Perusahaan Pembiayaan. Proporsi pinjaman Perusahaan Pembiayaan berdasarkan negara asal kreditur dapat dilihat pada Grafik 10.

Loans of Finance Company come from various countries. In 2015, beside from Indonesia, loans that come from Singapore and Japan dominate the total loans of Finance Company. The proportion of the Finance Company's loan based on creditor countries can be seen in Graph 10.

Negara Kreditur Countries

Grafik 10 Pinjaman Berdasarkan Negara Kreditur Tahun 2015 (triliun Rupiah) Graph 10 Loans Based on Creditor Countries for Year 2015 (trillion Rupiah)

Saudi Arabia 0,75

Belgium 1,00

Netherlands 0,09

Qatar 0,68

Hong Kong 0,28

0,31 UAE

Singapore

50,69 Indonesia

138,03

Taiwan 0,28 Japan 45,51 South Korea USA 2,11

3,07

Berdasarkan laporan keuangan Desember tahun 2015, laba bersih Perusahaan Pembiayaan sebesar Rp10,67 triliun, mengalami penurunan sebesar Rp1,55 triliun atau 12,71% dari tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp12,22 triliun (Grafik 11).

Based on financial statements as of December 2015, the net profit of Finance Company amounted to Rp10.67 trillion, decreased by Rp1.55 trillion or 12.71%

from the previous year, amounting Rp12.22 trillion (Graph 11).

Laba dan Rugi Profit and Loss

2.6 2.6

(25)

Graph 11 Net Profit of Finance Company for Years 2011-2015 (trillion Rupiah)

Sumber pendanaan Perusahaan Pembiayaan berasal dari pinjaman subordinasi, penerbitan surat berharga, serta pinjaman dalam negeri dan luar negeri yang bersumber dari bank dan/atau badan usaha lainnya. Sumber pendanaan terbesar pada tahun 2015 berasal dari pinjaman dalam negeri dan luar negeri, yaitu masing-masing sebesar Rp137,70 triliun dan Rp107,21 triliun (Grafik 12).

The sources of funding of Finance Company come from subordinated loans, bond issuance and domestic and non domestic loans from a bank and/or other business entities. The largest sources of funding in 2015 are domestic loan and non domestic loan, respectively amount to Rp137.70 trillion and Rp107.21 trillion (Graph 12).

Sumber Pendanaan Sources of Funding

2.7 2.7

Pinjaman Subordinasi/ Subordinated Loan Penerbitan Surat Berharga/ Securities Issuance Pinjaman Luar Negeri/ Non Domestic Loan Pinjaman Dalam Negeri/ Domestic Loan

50 100 150 200 250 300 350

0,31 30,29 78,66 108,61 2011

0,34 43,77 86,61 124,54 2012

0,40 53,21 101,24 142,11 2013

0,41 53,16 114,34 140,73 2014

0,57 60,79 107,21 137,70 2015 5

10 15

9,14

12,16 14,47

12,22

10,67

2011 2012 2013 2014 2015

Grafik 12 Sumber Pendanaan Tahun 2011-2015 (triliun Rupiah)

Graph 12 Sources of Funding for Years 2011-2015 (trillion Rupiah)

(26)

Pembiayaan Receivables

Kualitas piutang pembiayaan dapat dilihat dari non performing financing (NPF) piutang pembiayaan. Semakin kecil NPF, semakin baik kualitas piutang pembiayaan.

Secara umum, NPF cenderung mengalami penurunan dari 1,99% pada tahun 2011 menjadi 1,45% pada tahun 2015 (Grafik 13).

The quality of financing receivables can be seen from non performing financing (NPF).

The smaller the NPF, the better the financing receivables quality. Generally, NPF tends to decrease, from 1.99% in 2011 to 1.45%

in 2015 (Graph 13).

Kualitas Piutang Pembiayaan Berdasarkan Kegiatan Usaha

The Quality of Financing Receivables Based on Business Activities

NPF Sewa Guna Usaha dan Anjak Piutang pada tahun 2015 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu masing-masing dari 1,40% dan 0,86%

pada tahun 2014 menjadi 1,37% dan 0,80% pada tahun 2015. Sementara itu, NPF Kartu Kredit dan Pembiayaan Konsumen mengalami kenaikan dari tahun 2014, yaitu masing-masing dari 0,00%

dan 1,44% menjadi 5,23% dan 1,51%

pada tahun 2015 (Grafik 14).

The NPF of Leasing and Factoring decrease in 2015 compared to the previous year, respectively 1.40% and 0.86% in 2014 to 1.37% and 0.80% in 2015. Meanwhile, the NPF of Credit Card and Consumer Finance increase from 2014, respectively 0.00% and 1.44% to 5.23% and 1.51% in 2015 (Graph 14).

2.8.1 2.8.1

Grafik 13 NPF Piutang Pembiayaan Tahun 2011-2015 (%) Graph 13 NPF of Financing Receivables for Years 2011-2015 (%)

0.00%

0.50%

1.00%

1.50%

2.00%

2.50%

2011 2012 2013 2014 2015

1,99% 2,03%

1,62%

1,41% 1,45%

(27)

Graph 14 NPF of Financing Receivables Based on Business Activities for Years 2011-2015 (%)

Sewa Guna Usaha/ Leasing Anak Piutang/ Factoring Kartu Kredit/ Credit Card

Pembiayaan Konsumen/ Consumer Finance

1,37%

0,80%

5,23%

1,51%

6%

5%

4%

3%

2%

1%

0% 2011 2012 2013 2014

0,45%

3,58%

0,00%

2,69%

0,57%

2,34%

0,00%

2,83%

0,75%

1,61%

0,00%

2,09%

1,40%

0,86%

0,00%

1,44%

2015

Kegiatan Channeling dan

Joint Financing Channeling and Joint

Financing Activities

2.9 2.9

Pembiayaan melalui skema Channeling mengalami penurunan sebesar 10,69%, yaitu dari Rp13,09 triliun pada tahun 2014 menjadi Rp11,69 triliun pada tahun 2015.

Sementara itu, pembiayaan melalui skema Joint Financing mengalami peningkatan sebesar 5,75%, yaitu dari Rp110,06 triliun pada tahun 2014 menjadi Rp116,38 triliun pada tahun 2015 (Grafik 15).

Channeling scheme decrease 10.69%

from Rp13.09 trillion in 2014 to Rp11.69

trillion in 2015. Meanwhile, Joint Financing

scheme increased by 5.75%, from

Rp110.06 trillion in 2014 to Rp116.38

trillion in 2015 (Graph 15).

(28)

140 120 100 80 60 40 20

83,54

15,34

89,18

16,17

96,15

15,91

110,06

13,09

116,38

11,69

2011 2012 2013 2014 2015

Joint Financing Channeling

3. Perusahaan Modal Ventura Konvensional

Conventional Venture Capital Company

Jumlah Perusahaan Modal

Ventura Konvensional Number of Conventional Venture Capital Company

3.1 3.1

Sampai dengan akhir tahun 2015, jumlah Perusahaan Modal Ventura yang melakukan kegiatan usaha konvensional sebanyak 61 perusahaan. Pada Grafik 16, dapat dilihat

jumlah Perusahaan Modal Ventura Konvensional selama empat tahun terakhir.

By the end of 2015, the number of Conventional Venture Capital Company are 61 companies. In Graph 16, it can be seen the total of Conventional Venture Capital Company during the last four years.

Grafik 16 Jumlah Perusahaan Modal Ventura Konvensional Tahun 2012-2015 Graph 16 Number of Conventional Venture Capital Company for Years 2012-2015

Izin baru/ New Licenses Pencabutan/ Revocations Jumlah/ Total 14

12 10 8 6 4 2 0

90 80 70 60 50 40 30 20 10 0

2012 2013 2014 2015

4 0 0 11 0 9 8 12

74 85

65 61

Graph 15 Financing Growth by Channeling and Joint Financing Schemes for Years 2011-2015 (trillion Rupiah)

(29)

Kegiatan usaha Perusahaan Modal Ventura Konvensional merupakan kegiatan pembiayaan yang dilakukan melalui penyertaan saham, pembelian obligasi konversi, dan bagi hasil.

Berdasarkan laporan keuangan Desember tahun 2015, nilai pembiayaan/penyertaan Perusahaan Modal Ventura Konvensional tercatat sebesar Rp6,89 triliun. Jumlah pembiayaan/penyertaan terbesar adalah pembiayaan bagi hasil dengan nilai sebesar Rp5,11 triliun atau 74,25% dari total pembiayaan/penyertaan (Grafik 17).

Business activities of Conventional Venture Capital Company are equity participation, quasi equity participation and profit/revenue sharing.

Based on financial statement as of December 2015, financing/placement of Conventional Venture Capital Company is Rp6.89 trillion. The biggest financing/placement is profit/revenue sharing based financing for Rp5.11 trillion or 74.25% from total of financing/placement (Graph 17).

Kegiatan usaha Perusahaan Modal Ventura Konvensional mencakup kegiatan pembiayaan di berbagai sektor ekonomi.

Grafik 18 menunjukkan komposisi pembiayaan/penyertaan Perusahaan Modal Ventura Konvensional untuk setiap sektor ekonomi pada tahun 2015.

Business activities of Conventional Venture Capital Company cover financing in a variety of economy sectors. Graph 18 shows composition of financing/placement of Conventional Venture Capital Company for each economy sector in 2015.

Grafik 17 Komposisi Pembiayaan/Penyertaan Tahun 2015 (miliar Rupiah) Graph 17 Composition of Financing/Placement for Year 2015 (billion Rupiah)

5.112,99 (74,25%) 1.338,81 (19,44%) 434,39 (6,31%)

Pembiayaan Bagi Hasil/

Profit/Revenue Sharing Penyertaan Saham/

Equity Participation Obligasi Konversi/

Quasi Equity Participation

(30)

Pertanian, Perikanan dan Kehutanan/

Agriculture, Fisheries and Forestry Pertambangan/ Mining

Perindustrian/ Industry Konstruksi/ Construction

Perdagangan, Restoran dan Hotel/

Trade, Restaurant and Hotels

Pengangkutan, Pergudangan dan Komunikasi/

Transportation, Storage and Communication Jasa Pendukung Bisnis/

Business Support Services Jasa Social dan Masyarakat/

Social Services and Community Lain-lain/ Others

487,08 (6,95%) 539,97 (7,70%) 344,86 (4,92%) 463,51 (6,61%) 1.893,80 (27,01%)

1.598,25 (22,79%) 1.006,55 (14,35%) 345,67 (4,93%) 333,04 (4,75%)

Graph 18 Composition of Financing/Placement Based on Economy Sector for Year 2015 (billion Rupiah)

Sumber Pendanaan Sources of Funding

3.3 3.3

Sumber pendanaan Perusahaan Modal Ventura Konvensional berasal dari pinjaman bank dan/atau badan usaha lainnya, serta pinjaman subordinasi. Grafik 19 menunjukkan komposisi sumber pendanaan Perusahaan Modal Ventura Konvensional berdasarkan laporan keuangan Desember tahun 2015.

The sources of funding of Conventional Venture Capital Company are loans from bank and/or other business entities as well as subordinated loans. Graph 19 shows sources of funding composition of Conventional Venture Capital Company based on financial statements as of December 2015.

Grafik 19 Komposisi Sumber Pendanaan Tahun 2015 (miliar Rupiah) Graph 19 Sources of Funding Composition for Year 2015 (billion Rupiah)

665,70 (18,98%) 686,24 (19,56%) 269,32 (7,68%) 1.886,51 (53,78%)

Bank/

Bank

Industri Keuangan Non Bank/

Non Bank Financial Institution

Badan Usaha/ Lembaga/

Other Industries/ Institutions Pinjaman Subordinasi/

Subordinated Loans

(31)

Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur 4.

Sampai dengan akhir tahun 2015, terdapat dua Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur, yaitu PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan PT Indonesia Infrastructure Finance.

By the end of 2015, there are two Infrastructure Finance Companies, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) and PT Indonesia Infrastructure Finance.

Jumlah Perusahaan

Pembiayaan Infrastruktur Number of Infrastructure Finance Company

4.1 4.1

Berdasarkan laporan keuangan Desember 2015, Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur mengalami pertumbuhan pada aset,

liabilitas, dan ekuitas. Nilai aset Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur

pada tahun 2015 meningkat signifikan sebesar 174,69% dibandingkan dengan tahun 2014. Selain itu, liabilitas dan ekuitas Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur pada tahun 2015 juga mengalami peningkatan, masing-masing sebesar 47,11% dan 311,45%

dibandingkan tahun sebelumnya (Grafik 20).

Based on financial statements as of December 2015, assets, liabilities and equities of Infrastructure Finance Company grow over the previous year. The assets of Infrastructure Finance Company in 2015 increased significantly by 174.69% compared to 2014. Moreover, the liabilities and equities of Infrastructure Finance Company in 2015 also increase to 47.11% and 311.45%

compared to the previous year (Graph 20).

Aset, Liabilitas, dan Ekuitas Assets, Liabilities and Equities

4.2 4.2

Infrastructure Finance Company

(32)

3.173,87 16,50 3.157,38

7.103,56 1.622,79 5.480,77

10.957,01 4.595,59 6.361,42

13.920,05 7.201,60 6.718,45

38.237,39 10.594,17 27.643,22

Aset/ Assets Liabilitas/ Liabilities Ekuitas/ Equity

2011 2012 2013 2014 2015

45.000 40.000 35.000 30.000 25.000 20.000 15.000 10.000 5.000

Graph 20 Assets, Liabilities and Equities for Years 2011-2015 (billion Rupiah)

Dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2012, aset terbesar Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur didominasi oleh Penempatan Pada Bank. Namun, sejak tahun 2013 sampai dengan tahun 2015 komposisi aset terbesar adalah Pinjaman Yang Diberikan dengan nilai Rp23,19 triliun atau 60,64%

dari total aset pada tahun 2015 (Grafik 21).

From 2011 to 2012, the largest assets composition of Infrastructure Finance Company is Bank Placement. However, since 2013 to 2015 the largest assets composition is Financing Distribution, which reached Rp23.19 trillion or 60.64%

of assets in 2015 (Graph 21).

Grafik 21 Komposisi Aset Tahun 2011-2015 (miliar Rupiah) Graph 21 Assets Composition for Years 2011-2015 (billion Rupiah)

163,72

512,95

388,04

1.873,65

235,51

348,43

1.956,03

397,83

4.114,18

287,10

806,79

6.083,39

609,49

3.035,64

421,70

598,43

8.297,42

828,41

4.131,07

64,73

7.273,99

23.185,69

808,59

6.797,80

171,32

Surat berharga/ Securities Pinjaman yang diberikan/

Fianancing distribution Penyertaan Modal/ Shares Penempatan Pada Bank/

Bank Placement Aset Lainnya/ Other Assets

2011 2012 2013 2014 2015

25.000

20.000

15.000

10.000

5.000

(33)

Kegiatan pembiayaan Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur, pada umumnya dilakukan dalam bentuk penyediaan dana bagi proyek-proyek infrastruktur. Penyaluran pembiayaan infrastruktur tersebut dapat berupa pinjaman langsung, refinancing, dan pinjaman subordinasi. Berdasarkan laporan keuangan Desember tahun 2015, pinjaman langsung merupakan komposisi pembiayaan infrastruktur terbesar, yaitu Rp19,51 triliun atau 84,14% dari total pinjaman yang diberikan (Grafik 22).

Generally, business activity of Infrastructure Finance Company is financing support to infrastructure projects. The channeling of infrastructure financing can be either direct loan, refinancing and subordinated loan.

Based on financial statements as of December 2015, a direct loan is the largest composition of infrastructure financing, which is Rp19.51 trillion or 84.14% of total loans (Graph 22).

Pembiayaan yang dilakukan oleh Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur disalurkan untuk berbagai jenis infrastruktur. Grafik 23 menunjukkan komposisi pinjaman yang diberikan oleh Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur untuk setiap jenis infrastruktur.

The financing of Infrastructure Finance Company is distributed to various types of infrastructure. Graph 23 shows the composition of financing distribution loans of Infrastructure Finance Company for each type of infrastructure.

Grafik 22 Komposisi Pinjaman yang Diberikan Tahun 2015 (miliar Rupiah) Graph 22 Composition of Financing Loans for Year 2015 (billions Rupiah)

19.508,63 (84,14%) 931,06 (4,02%) 2.746,00 (11,84%)

Pinjaman Langsung/

Direct Loan Refinancing/

Refinancing

Pinjaman Subordinasi/

Subordinated Loan

(34)

1.177,78 (5,08%) 2.806,08 (12.10%) 262,15 (1,13%) 1.344,32 (5,80%)

4.816,59 (20,77%) 1.753,06 (7,56%) 11.025,72 (47,56%)

Transportasi/ Transportation Jalan/ Road

Air Minum/ Water

Telekomunikasi/ Telecommunication

Ketenagalistrikan/ Electricity Minyak dan Gas Bumi/ Oil and Gas Lainnya/ Others

Sumber pendanaan Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur berasal dari penerbitan surat berharga, pinjaman dari pemerintah Republik Indonesia, pinjaman bank dan/atau lembaga keuangan, baik dalam maupun luar negeri. Grafik 24 menunjukkan komposisi sumber pendanaan Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur berdasarkan laporan keuangan Desember tahun 2015.

Sources of funding of Infrastructure Finance Company is derived from securities issuance, borrowings from the Government of Republic of Indonesia, borrowings from domestic and non domestic bank and/or other financial institutions. Graph 24 shows the sources of funding composition of Infrastructure Finance Company based on the financial statements as of December 2015.

Sumber Pendanaan

4.4 4.4 Sources of Funding

Grafik 24 Komposisi Sumber Pendanaan Tahun 2015 (miliar Rupiah) Graph 24 Sources of Funding Composition for Year 2015 (billion Rupiah)

2.769,58 (26,94%)

2.713,08 (26,39%) 2.954,60 (28,74%)

1.843,17 (17,93%)

Penerbitan Surat Berharga/

Securities Issuance Pinjaman Pemerintah RI/

Borrowing from the government of Republic of Indonesia

Pinjaman Bank/ Lembaga Keuangan

Dalam Negeri/ Borrowing from

domestic Bank/ Financial Institution

Pinjaman Bank/ Lembaga Keuangan

Luar Negeri/ Borrowing from non

domestic Bank/ Financial Institution

Graph 23 Composition of Financing Distribution Loans Based on Type of Infrastructure for Year 2015 (billion Rupiah)

(35)

Perusahaan Pembiayaan Syariah 5.

Sharia-Based Finance Company

Sampai dengan akhir 2015, jumlah Perusahaan Pembiayaan Syariah sebanyak 40 perusahaan, terdiri atas tiga perusahaan berbentuk murni syariah dan 37 unit usaha syariah.

At the end of 2015, the number of Sharia- based Finance Company are 40 companies, consist of three full fledge and 37 windows.

Jumlah Perusahaan

Pembiayaan Syariah Number of Sharia-based Finance Company

5.1 5.1

Tabel 3 Table 3

Perusahaan Pembiayaan yang Menjalankan Kegiatan berdasarkan Prinsip Syariah Tahun 2011-2015 Finance Company Conducting Sharia-based Business Activities for Years 2011-2015

Perusahaan Pembiayaan yang murni syariah/

Sharia Finance Company (Full-fledge)

Perusahaan Pembiayaan yang mempunyai Unit Usaha Syariah/

Sharia Business Unit of Finance Company (Windows)

Jenis Perusahaan/

Company Type Tahun/ Years

2

12

2

33

2

42

3

41

3

37

Jumlah/ Total 14 35 44 44 40

2011 2012 2013 2014 2015

Assets and Sharia Financing Receivables

5.2 5.2 Aset dan Piutang

Pembiayaan Syariah

Sampai dengan akhir Desember 2015, total aset Perusahaan Pembiayaan berdasarkan prinsip syariah tercatat sebesar Rp22,35 triliun atau mengalami penurunan

At the end of December 2015, total assets

of sharia-based Finance Company

reached Rp22.35 trillion or decreased

5.97% of Rp23.77 trillion in 2014.

(36)

yang mencapai nilai Rp23,77 triliun.

Penyaluran piutang pembiayaan berdasarkan prinsip syariah pada tahun 2015 sebesar Rp20,23 triliun atau mengalami kenaikan sebesar 13,08% dibandingkan dengan tahun 2014 yang mencapai nilai Rp18,39 triliun.

distribution in 2015 has increased, which is Rp20.23 trillion or about 13.08% of Rp18.39 trillion in 2014.

4,3

3,94

22,66

19,76

24,64

22,36

23,77

18,39

22,35

20,23

Aset/ Assets

Piutang Pembiayaan Syariah/

Sharia Financing Receivables

2011 2012 2013 2014 2015

30 25 20 15 10 5 0

Grafik 25 Pertumbuhan Total Aset dan Piutang Pembiayaan Syariah Tahun 2011-2015 (triliun Rupiah) Graph 25 The Growth of Assets and Sharia Financing Receivables for Years 2011-2015 (trillion Rupiah)

Total aset Perusahaan Pembiayaan berdasarkan prinsip syariah, yang berjumlah Rp22,35 triliun tersebut, masih memiliki porsi yang cukup kecil dibandingkan dengan total aset Perusahaan Pembiayaan, yaitu sebesar 5,25% dari Rp425,71 triliun.

Begitu pula dengan total piutang pembiayaan Perusahaan Pembiayaan berdasarkan prinsip syariah, yang berjumlah Rp20,23 triliun, juga masih memiliki porsi yang cukup kecil, yaitu sebesar 5,57% dari Rp363,27 triliun yang dimiliki oleh Perusahaan Pembiayaan.

Total assets of sharia-based Finance

Companies, which amounted to Rp22.35

trillion, still has a fairly small portion

compared with total assets of Finance

Companies, amounting to 5.25% from

Rp425.71 trillion. Similarly, the total financing

receivables of Sharia-based Finance

Companies, which amounted to Rp20.23

trillion, also still has a fairly small portion,

amounting to 5.57% from Rp363.27 trillion

held by Finance Companies.

(37)

5,25%

94,75%

Perusahaan Pembiayaan Berdasarkan Prinsip Syariah/

Sharia-based Finance Company

Perusahaan Pembiayaan Konvensional/

Conventional Finance Company

5,57%

94,43%

Perusahaan Pembiayaan Berdasarkan Prinsip Syariah/

Sharia-based Finance Company

Perusahaan Pembiayaan Konvensional/

Conventional Finance Company

Aset/ Assets Piutang Pembiayaan/ Financing Receivables

Kegiatan Usaha

5.3 5.3 Business Activities

Pada tahun 2015, terdapat empat jenis penyaluran piutang pembiayaan berdasarkan prinsip syariah yang dilakukan oleh Perusahaan Pembiayaan Syariah, yaitu Murabahah, Ijarah Muntahiyah Bittamlik, Ijarah, dan Hiwalah. Piutang pembiayaan yang disalurkan oleh industri jasa pembiayaan syariah masih didominasi oleh kegiatan Murabahah untuk memenuhi kebutuhan barang-barang yang bersifat konsumtif, yaitu sebesar Rp18,40 triliun atau sekitar 90,93% dari total pembiayaan syariah.

Sementara untuk nilai kegiatan Ijarah Muntahiyah Bittamlik, Ijarah, dan Hiwalah sampai dengan akhir tahun 2015 masing- masing sebesar Rp1,66 triliun, Rp0,17 triliun, dan Rp1,93 miliar dengan persentase terhadap total piutang pembiayaan masing-masing sebesar 8,20%; 0,86%;

dan 0,01% (Grafik 27).

In 2015, there are four types of sharia- based financing receivables distribution made by the Sharia Finance Companies, namely Murabahah, Ijarah Muntahiyah Bittamlik, Ijarah and Hiwalah. Financing receivables provided by sharia-based finance services industry is still dominated by Murabahah activities to meet the needs of consumer goods, around Rp18.40 trillion or about 90.93% of total sharia- based financing. As for Ijarah Muntahiyah Bittamlik, Ijarah and Hiwalah until the end of 2015 were respectively Rp1.66 trillion, Rp0.17 trillion and Rp1.93 billion compared to the total financing receivables respectively 8.20%; 0.86%; and 0.01% (Graph 27).

Graph 26

dengan Perusahaan Pembiayaan Tahun 2015 (%)

Assets and Financing Receivables Comparison of Sharia-based and Finance Company for

Year 2015 (%)

(38)

Pada tahun 2015, Ijarah Muntahiyah Bittamlik, Ijarah, dan Hiwalah mengalami penurunan dibandingkan 2014, kecuali piutang Murabahah yang mengalami kenaikan sebesar 13,08%, yaitu dari sebesar Rp16,27 triliun pada tahun 2014 menjadi sebesar Rp18,40 triliun pada tahun 2015 (Grafik 28).

In 2015, Ijarah Muntahiyah Bittamlik, Ijarah and Hiwalah have gone down compared to 2014, unless Murabahah receivables increased by 13.08% from Rp16.27 trillion in 2014 to Rp18.40 trillion in 2015 (Graph 28).

8,20%

90,93%

0,86%

0,01%

Ijarah Muntahiyah Bittamlik Murabahah

Hiwalah Ijarah

Graph 27 Composition of Sharia-based Financing Activities Types for Year 2015 (billion Rupiah)

Grafik 28 Graph 28

Pertumbuhan Jenis Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah Tahun 2011-2015 (miliar Rupiah) Growth of Sharia-based Financing Types for Years 2011-2015 (billion Rupiah)

2011 2012 2013 2014 2015

5.000 10.000 15.000 20.000 25.000

Murabahah Hiwalah Ijarah Ijarah Muntahiyah Bittamlik

3.726,00 18.519,55 20.586,73 16.270,99 18.399,28

3,10 - - 2,56 1,93

8,86 53,57 191,51 222,95 173,34

206,48

1.187,73

1.577,89

1.895,06

1.659,16

(39)

Mudharabah, Mudharabah Muqayyadah, dan Musyarakah, pendanaan lain berbasis syariah merupakan sumber pendanaan yang mengalami peningkatan. Sedangkan, pendanaan Murabahah mengalami penurunan pada tahun 2015. Perbandingan masing-masing sumber pendanaan dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 disajikan dalam Grafik 29.

Mudharabah, Mudharabah Muqayyadah, Musyarakah and other sharia funding facilities funding sources increased.

Meanwhile, Murabahah have decreased in 2015. A comparation of fund sources from 2011 to 2015 were presented in Graph 29.

Grafik 29

Graph 29

Sumber Pendanaan Kegiatan Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah Tahun 2011-2015 (miliar Rupiah)

Sources of Funding of Sharia-based Financing Activities for Years 2011-2015 (billion Rupiah)

2011 2012 2013 2014 2015

1.000 2.000 3.000 4.000 5.000 6.000 7.000

690,00 5.765,00 5.036,00 3.053,00 5.494,54 Mudharabah

- - 29,00 50,00 64,10 Mudharabah Muqayyadah

764,00 809,00 1.016,00 1.677,00 2.028,64 Musyarakah

2.021,00 4.214,00 6.381,00 6.202,00 3.499,13 Murabahah

- 71,00 - - - Ijarah Sukuk

21,00 1.289,00 1.813,00 815,00 1.317,44 Pendanaan Lain Berbasis Syariah

(40)

Sampai dengan akhir tahun 2015, Perusahaan Modal Ventura yang melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah berjumlah enam perusahaan, terdiri atas empat perusahaan berbentuk murni syariah dan dua unit usaha syariah.

At the end of 2015, Venture Capital Companies, which conducting sharia- based financing, are six companies, consist of four full fledge and two windows.

Perusahaan Modal Ventura Syariah

Sharia-based Venture Capital Company

6.

Jumlah Perusahaan Modal

Ventura Syariah Number of Sharia-based Venture Capital Company

6.1 6.1

Sampai dengan akhir tahun 2015, total aset Perusahaan Modal Ventura berdasarkan prinsip syariah sebesar Rp481,12 miliar.

Selain itu, liabilitas dan ekuitas Perusahaan Modal Ventura berdasarkan prinsip syariah mencapai Rp386,08 miliar dan Rp95,04 miliar (Grafik 30).

At the end of 2015, the total assets of sharia-based Venture Capital Companies are Rp481.12 billion. In addition, the liabilities and equities of sharia-based Venture Capital Companies reach respectively Rp386.08 billion and Rp95.04 billion (Graph 30).

Aset, Liabilitas, dan Ekuitas Perusahaan Modal Ventura Syariah

Assets, Liabilities and Equities of Sharia-based Venture Capital Company

6.2 6.2

(41)

311,36 261,06 50,30

384,18 319,89 64,29

481,12 386,08 95,04

Aset/ Assets Liabilitas/ Liabilities Ekuitas/ Equities

2013 2014 2015

(miliar Rupiah)

Graph 30 Assets, Liabilities and Equities Sharia Venture Capital Companies for Years 2013-2015 (billion Rupiah)

600

500

500

300

200

100

0

(42)
(43)

Statistik Industri

Lembaga Pembiayaan

Statistics of Finance

Institutions Industry

(44)

Referensi

Dokumen terkait

melaksanakan thawaf wada’ maka harus didenda.dam ter sebut pembayarannya dengan cara tartib seperti dam haji tamattu, makna tartib yaitu harus menyembelih seekor kambing

 Model Arsitektur client-server merupakan model sistem terdistribusi yang menunjukkan bagaimana data dan.. pemrosesan didistribusikan pada serangkaian prosessor, komponen

Max Kelly (ed), Sydney: City of Suburbs , University of New South Wales Press, Sydney, 1989 Max Kelly, Paddock Full of Houses: Paddington 1840–1890 , Doak Press, Sydney, 1978

Berdasarkan hasil pengujian yang telah dicapai dari keseluruhan proses pembuatan dan pengujian terhadap trainer aliran bahan bakar sistem injeksi pada sepeda motor Honda Beat FI

Laporan skripsi dengan judul ” Aplikasi Berbasis Web Untuk Menganalisa Kerusakan Kendaraan Bermotor 4-Tak Menggunakan Metode Forward Chainning” telah dilaksanakan

Berdasarkan hasil penelitian proses pengelolaan limbah ternak ayam yang dikelola untuk menjadi pupuk kompos inilah yang telah menimbulkan bau yang sangat

Erikson (dalam Papalia, Olds &amp; Feldman, 2009) mengemukakan bahwa individu dewasa awal yang mampu membina intimacy atau menjalin komitmen dengan orang lain