• Tidak ada hasil yang ditemukan

flf i ternal ttl erinlah scsuai ASehda Satu Datal N{cngin8at : 1 t'efatura Pcnlerintah Nonlor 45 Tahun 2Ol3 tentan8'tata Cara {. fcl.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "flf i ternal ttl erinlah scsuai ASehda Satu Datal N{cngin8at : 1 t'efatura Pcnlerintah Nonlor 45 Tahun 2Ol3 tentan8'tata Cara {. fcl."

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

flf h-

+-

SALINAN

KIPUTUSAN MENTDRI PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL,/

KEPALA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAI, NOMOR Kf,P.65/M.PPN

/LlW tl /2076

'ITNTANG

PEA/IBENTUK

N'l'IM

Pf,|MJSUNAN

RANCANGAN PERATURAN PRESIDEN TI]NTANG SATU DATA

INDONXSI

Menteri Perencanaan Pembrngunan N-asional/

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional

MINTT]RI PERENCANAAN Pf,MBANGUNAN

NASIONAI/

KXPAI.A BADAN PIRENCANAAN

Pf,MB

NGT,]NAN NASIONAL,

l\{e tr im ba n3 a1

N{cngin8at :

1

bahwa .lalam rangka melaksanakan aSenda Nawacila urtuk nrembuka akses inforlnasi publik dan nte[dukung

operr

Covetnna t

Indonesia sebaSai sarana ntencapai transparasi dan

akrrtabilitas

Penrerintah, perlu

dilakukan

tata kelola terhadap data

i ternal ttl erinlah

scsuai ASehda Satu Datal

bahu'a dalanr rallSka nrclakukan pelbaikan tata kelola

terhadap data

internal

t'enrer'intah s€suai Agenda Satu Data, perlu rncflyusun RancanSan

lcratluafl

Presiden

rbagai

dasar

hukum

pelaksanaan Satu Data lndonesia;

bahwa bcrdasarkar

perlimbanSan sebasaimana dimalcsud dalant

hurut

a dan

hutuf

b perlu menlbehtuk

Tilll

Penyusunan Rancangan

feratruan

Pr-_sidclr tentang Satu Data Indonesia;

bahwa pejabat dan pegawai yah8 nanunya tercantum

dalam

Lanlpiran Keputusan ihi dianSSap mampu dan

memenuhi

persyaratAn

untuk

duduk dan

nelaksallakan

tuSas sebaSai

an&3ol' Tirr Penlrsunan

Rancangan

t'eraluran fresiden telllang

Satu Data lrldonesia;

UndanS-UndanS Nomol l4 'lahun 2015 tentanS

AnSgaran lendapatan

dan

Belanja

Netara

'l'ahun

Angliaran

2O16 (lEnlbaran Negara

Republik hldoilesia Tahun 2O14 Nonlor 278, Taftbahar Lflnbarar

NegaIa Republik Indoresia Nonror'

5767)l

t'efatura

Pcnlerintah

Nonlor 45 Tahun 2Ol3 tentan8'tata

Cara Pelaksani.an An&garan dan Bclanja i\*e8ala;

Peratruan

Presiden

Nonlor 7 Tahtln 2015 tentang

Or8ahisasi

Kenrenteriafl Negara;

tr

c

d

3

{. fcl.ttuliill

,

(2)

2-

4 Peraturan Presiden

Nomor 65 Tahun 2015 tentaflg

Kementerian Perencaflaan Penrbantunan Na.sional;

Perahrran

PLesiden

Nomor 66 Tahun 2015 tentang

Badan Perencanaan PembanSunan n-asional sebagaimana

telah

diubah denSan Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun

2016;

Peraturan Mentcri

Perencanaan Pemban3unan Nasional/Kepala Badafl Perencanaan

ttntbanSunan

Nasiollal Nomor

4 Tahun

2016

tentairjl Organisasi

da.:n

Tnta (\et)a Kemente afl

Percncanaan

PembanSunan Nasional/Badan Perencanaan

Pembangunan Nasiollali

Peraturan Mentcri

Pelencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Pcrencanaan Pembangunan Nasional

Nomor

5

Tahun

2016

tentang

Perencanaan, Pelaksanaan, Pelaporan, Per

antauan,

dan Evaluasi KeSiatan dan AnSSaran;

d. nl.lakLrkdlr

Merletapkan:

PERTAMA

:

KEEMPAT

MT.MUTUSKAN;

KEPUTUSAN MENTERI PERf,NCANAAN

PEMBANGIJNAN

NASIONAI/KEPAT.A BADAN PERINCANAAN

PEMIANGUNAN NASIONAL TENTANG PEMBENTUXAN

TIM

PEI'IYUSUNAN RANCANGAN PERATURAN PRESIDEN'IINTANG SATU DATA INDONXSTA.

Membentuk Tim

Penvusunan RancanSan

Peraturan

Presiden tentang Satu

Data

Indonesia

uhtuk

selanjutnya disebut

Tim

Perpres Satu Data, dengan susunan kean88otaAfl sebasailrrana

tercantunl dalam

Lampiran Keputusan

ini.

Tim

Perpres Satu Data

terdiri

atas

Tim

PcnSarah, Ketua,

wakil

Ketua, Seketaris, An88ot4, dan TenaSa PendukunS

Tim

PenSarah

bertuSas menlberikan arahan kebijakan'

menSawasi, membimbing, dan mettlantau kemajuan s€rta menrberi saran pemecahan atas permasalahan pelaksaMafl keSiatan.

Tim

Pcrprcs Satu Data bertugas:

a. nelakukafl

pencarian, penSumpulan, pen8olahan, dan pen)'usunan

data dan informasi

yanS

dibutuhkan dalam ranSka

mendukung

pelaksaraan petlyusunan

RancanSan

Pelaturan

Presiden tentang satu Data tndoresia;

b. melakukan penlbahaMn substansi dafl perurtusan

RancanSan Peraturan Plesiden tcntang Satu Data Indonesia;

c.

melakukan legal

drulting

lerhaclap Rancangall Peraturalt Presidefl tentanS Satu Data Indonesia;

(3)

KELIMA

Kllr-$1

d. nelakukan koordinasi dalam rangka penlusunan

Ra[cangan Peraturafl Presiden tentanS Satu Data Indonesia;

e. melakukan tuSas adrrinistratif dan tu8as lain yan8 diperlukan dalam rangka nlcndukunS kelancaran p€n)'usunan

Rancangan Pcraturan Plesiden tentaflS Satu Data Indonesia;

f. lrrelaporkan pelaksanaatl keSiatan pen)'usunan

RancanSan Peratrlran Presiden tentanS Satu Data Indonesia kepada Pefl8arah.

Segala

biaya yang diperlukan dalam mngka

pelaksanaan tuSas Tinr Pcrpres Sahr Data dibebankan pada

AnSgalan Peidapat^n dan

Belania NeSara Kcmenterian PPN/Bappenas.

Kcputllsan

ini

berlaku sejak tah&aal ditefapkan.

Ditetapkan di Jakarta

pad^

l^,j.gg l

10 November

2016

MENTERI PERf,NCANAAN PEMBANG IJNAN NASIONAI,/

IGPALA BADAN Pf,RENCANAAN Pf,MBANGUNAN NASIONAI.

BAMBANC P.S. BRODIONECORO

td.

salinan sesuai dengan aslinya Kepala Biro

Hukum,

-zt--

RR. Riln

triiw.rti

(4)

SALINAN LAMPIRAN

KEruTUSAN MENTIRI PPN/

KIPALA BAPPENAS

NOMOR K[P.65,/M.PPN

/HK/ tl/ZOt6

TANGGAI 10 NOVEMBER

2016

SUSUNAN KIANGGOTAAN

TIM

PEI.IYI]SI]N RANCANGAN PERATI]RAN PRESIDEN TENTANG SATU DATA

INDOMSIA

B.

TIM

PENGARA}I Ketua

Sek-retaris

Menteri

PPN/ Kepala Bappenas.

Seketaris Kementerian

PPN/Sekretaris Bappenas.

l.

Kepala Kantor Slaf Presiden;

2.

Kepala Rad^n Pusat Stastistik;

3.

Kepala Badar

lnfornusi

Geospasial.

L,t nu

Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi

dan Pengendalian Pembangufl ah.

Deputi II

BidanS

Kajian dan

PenSelolaan Isu-isu Sosial,

Ekologi

dan B$daya Strategis,

Kantor

Staf Pr€siden.

l. Danang Rizki Ginanjar, MBA, Staf

Khusus

Menteri

PPN/Kepala Bappelas;

2.

Kepala L\rsat Data dan

InlbrnEsi

Perencanaan Penlban8unan, Kementerian PPN/Bappenas.

I. Deputi Bidang PembanSunan

Ma11usia,

Masyarakat. dah

Kebudayaan. Kemenlerian

PPN / Bappenas;

2. Deputi BidanS Politik, Hukum,

Pertahanan dan Keamanan, Kementerian PPN/Bappenas;

3. Deputi BidanS Kependudukan

dan

Ketenagake{aan,

Kementerian PPN/Bappe as;

4. Depuli BidanS Ekonontl.

Kenlenlerran PPN/BapFflas;

5. Deputi BidanS Kemaritiman dan

Sumber Daya Alam, Kementerian PPN/Bappenas;

TIM

PELAKSANA Ketua

Anggota

wakl

Ketua

Sek|elaris

Ang8ota

6. Deputi

(5)

-2-

6. Deputi Bida48 Sarana dan

Pra-sarana, Kementelian PPN/

BapFnas;

7. Deputi BidanS PenSeftbanEan

Retional, Keft efl terian PPN/BappeI1as;

8. Deputi Bidang Pefldanaan

Pembangunan, Kementerian PPN/Bappenas;

9. Deputi Bidant

Pemantauan,

Eyaluasi,

dan

lenSendalian PembanSunan,

Kemeflterian PPN/Bappenas;

10. Direktur sistem dan Pelaporan

Evaluasi

Kine{a PembanSunan, Kementerian

PPN/

Bappenas;

11. Kepala Biro Hukunt, Kementerian

PPN/

Bappenas;

12-

Direktur Diseminasi Statistik. Badan

Pusat

Statistik;

13. Direktur sistem Informasi statistik,

Badan

Pu-sat Statistik;

14.

Kepala Pusat Pemetaan dan InteSrasi Tematik, Badan

Infornusi

Geospasial;

15.

Kepala Pu-sat Pemetaa[ Tata Ruang dan Atlas, Badan Informasi Geospasial;

16.

Kepah fusAt PenSelolaan dan Penyebarluasan

Informasi Geospasial, Badan lnfornusi

Geospasial;

17, Kezala

Pusat

StandariMsi dan

KelembaSaan

lnformasi Geospasial, Badan

Informasi

Geospasiall

18.Direktur e-Govemtuen\

Kemcnterian Komunikasi dan

Informatika;

19. Sonny Mumbun^n, Tet^8a Ahli

Madya,

Krntor

Staf Presideni

20. Yafluar Ahmad, Asisten Deputi

Perutuusan

Kebijakan Sistem

KelembaSaan

dan

Tata

Iaksafla, Kementcrian

PendayaStu.naaa Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi;

21. Kepala Bidahg PenSelolaan Data

dan

Inforrnasi, fusat Data dan

Infomra_si

Perencartaan fembangunan'

Kemehlerlan PPN/Bappenas;

22'KePala

'

(6)

-:J-

22.

Kepala Bidang Prasarana Teknologi tnformasi

dan Komunikasi,

Pusat

Data dan

Informasi

Perenc4naan Pemban8unan,

Kementerian PPN/Bappenas;

23. Kepala Bidang Pengkajian

dan

Pen8embaflI!.1n,

Pusat Data dan

Informasi

ferencanaan PembanSunan,

Kemellterian PPN/Bappe as;

24. Kepala Ba8ian ltnyusunan

PerundarS-Undah8a,

Biro Kerllenterian PPN/Bappenas;

25, Kepala Sub BidanS Data dan

Informasi

PembanSunan Sektoral, Pusat Data

dan

Informasi Percncanaafl

PembanSunan, Kenlenterian PPN/BaPPenas;

26. Kepal^ Sub BidanS Data dan

Infornrasi

PembahSunan Re8ional, Pusat Data

dan

Inforrnasi Pertncanaan

Pemban8unan, Kementerian PPN/Bappena-s;

27.

Kepala

Sub Bidang Pefteliharaan

Prasarana

Tilkom, Pusat Data d.an

lnformasi

Perencanaan Pembangunan,

Kementerian PPN/Bappenas;

28. KasuMit Rujukan Statisiik, Badan

Plsat

Statistik;

29. KasuMit Interoperabilitas

dan

lnterkonektifitas

e-Govetnment'

Direklorat

e

- Goverr ienl, Kemente an Komunikasi

dan Informatika;

30. (asie. lntercperabilitas e-Govetnmell

Direklorat e.6ovem E t'

Kemenlerian Komunikasi dan

lnformatika;

31. Jurist Tah,

MPA/lD,

Kantor Staf Presiden;

32.

A8un8 Hikmat, M.Sc, Kantor Staf Presiden;

33.

Robertus Theodore, ST, Kantor staf Pfesiden;

34. UIah Tri wibowo, s.si, M.Si, Badan

Pusat Statistik;

35. Majeda Tri Utafti, SH, Biro

Hukum,

Kementerian PPN/BaPPenas;

Peraturan Hukum,

36. Fia

(7)

I

C.

Tf,NAGA PENDUK1INC

36.

Fia

Mahanani,

S.Kom,

M.Sc,

Pusat Data dan

lnformasi Perencanaan

Penrbangunan,

Kemcnte

an PPN/Bappeflas.

l.

Kepala

Sub Bagian Tata

Usaha, Pusat Data

dan Intbrnusi

Perencanaan Penrbangunan, Kementerian PPN/Bappenas;

2. Mtrza, S.Konl, Pusat Data dan

Infomrasi

Perelcaraan PeftbanSunan,

Kenlenlerian PPN/Eappenas;

3. Taufik Muhlis, S.Komp, Pusat Data

dan

lflforasi Perencanaan

Penlbangunan, Kementerian PPN/Bappefl as;

4. Aprilia Dian

Permatasari, S.lK, Pusat Data dan

Inlormasi Pcrencanaan

Pembangurun, Kementerian PPN/Bappenas.

MENTERI PERENCANAAN PIMBANGTINAN NASIONAL,/

KXPALA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL,

BAMBANG P.S. BRODJONEGORO

Id

Salinan sesuai dengan aslinya Kepala

Birc Hukum,

--tLlE-

/-

RR. Rita Erawati

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian kali ini, metode yang diterapkan adalah metode Multi Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis (MOORA), karena diharapkan penerapan

Analisis rantai energi terdiri dari tiga bagian: penggunaan energi langsung bersih, energi yang dibutuhkan untuk penggerak kendaraan; rantai langsung bruto, yang

Agar dapat dipastikan bahwa kalian telah menguasi materi konsep manajemen (pengertian, tingkatan, prinsip manajemen, unsur manajemen, fungsi manajemen dan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan (1) dalam memberikan perlindungan hukum secara preventif peraturan yang di buat untuk melindungi saksi

Dari pengertian para ahli diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa biaya produksi, biaya yang digunakan dalam proses produksi yang terdiri dari bahan baku, biaya tenaga kerja,

Fokus pemerintah terhadap pembangunan pendidikan dapat terpecah pada pembangunan pendidikan di kabupaten  Mendirikan lembaga peningkatan kwalitas tenaga pendidik di

Karakter bobot biji basah per buah juga dapat digunakan secara tidak langsung untuk seleksi bobot kering per biji baik berdasar pada nilai koefisien keragaman genotipik (11,9%),

Ketiadaan respon otoritas yang baik dalam menghadapi kendala-kendala yang terjadi inilah yang menyebabkan kerja sama yang dilakukan antara Indonesia dengan CITES tidak berjalan