• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN. Pasuruan Provinsi Jawa Timur. Terletak pada titik koordinat ,

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODE PENELITIAN. Pasuruan Provinsi Jawa Timur. Terletak pada titik koordinat ,"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

20 BAB III

METODE PENELITIAN

A. Lokasi Penelitian

Penelitian dilakukan di KUD Sumber Rejo. KUD Sumber Rejo terletak di Jl. Raya Lemahbang No.09 Desa Lemahbang Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan Provinsi Jawa Timur. Terletak pada titik koordinat -7.685881,112.709452 Daerah di sekitar KUD Sumber Rejo didominasi oleh pertanian komoditas padi dan perkebunan komoditas mangga.

B. Objek penelitian

Objek yang digunakan pada penelitian ini adalah mengenai bentuk kontibusi dan manfaat keberadaan KUD Sumber Rejo yang dilaksanakan pada anggota KUD

1. Sumber Data

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Untuk data yang digunakan untuk menilai bentuk kontribusi keberadaan KUD terhadap masyarakat khususnya anggota KUD Sumber Rejo adalah data sekunder. Data sekunder berasal dari laporan pertanggung jawaban pengurus yang telah disampaikan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) KUD Sumber Rejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan, khusunya data laporan keuangan KUD Sumber Rejo. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.

(2)

a. Data primer

Adalah sumber data yang diperoleh langsung dari sumber asli (tidak melalui perantara) dan data melalui wawancara secara langsung dengan Dinas Koperasi Kabupaten Pasuruan. Data asli yang diperoleh melalui wawancara secara langsung dengan anggota Koperasi Unit Desa (KUD) Sumber Rejo.

b. Data sekunder

Merupakan sumber data yang diperoleh secara tidak langsung, atau diperoleh melalui catatan, buku, laporan Rapat Anggota Tahunan KUD Sumber Rejo dan bukti yang telah ada.

2. Populasi dan Sampel Penelitian 2.a Populasi

Populasi adalah jumlah keseluruhan dari satuan – satuan atau individu – individu yang karakteristiknya hendak diteliti. Satuan – satuan tersebut dinamakan unit analisis, dan dapat berupa orang – orang, institusi – instititusi, ataupun benda – benda (Djarwanto, 1994). Pada penelitian ini populasi yang dapat diketahui yaitu seluruh anggota koperasi Sumber Rejo yaitu sebanyak 5000 anggota.

2.b Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel

Sampel merupakan bagian dari populasi (cuplikan, contoh) yang mewakili populasi yang bersangkutan (Sumaatmadja, 1988). Besarnya jumlah sampel yang harus diambil dari populasi tidak ada aturan tertentu yang pasti. Keabsahan sampel terletak pada sifat dan karakteristik yang mendekati populasi, bukan pada besar atau banyaknya. Pada penelitian ini dugunakan

(3)

teknik sampling Purposive sampling. Purposive sampling adalah teknik sampling yang digunakan oleh peneliti jika peneliti mempunyai pertimbangan-pertimbangan tertentu dalam mengambil sampelnya (Suharsimi, 2010). Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 orang yang bekerja sebagai petani dan juga merupakan anggota KUD Sumber Rejo yang aktif.

C. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Observasi

Observasi merupakan pengamatan dan pencatatan secara sistematis mengenai hal-hal yang akan diteliti. Observasi lapangan bertujuan untuk mendapatkan data yang aktual dan langsung dengan melakukan pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap gejala atau fenomena yang ada pada objek penelitian. Observasi dalam penelitian ini dilakukan dengan mengamati langsung kondisi fisik maupun keadaan masyarakat di Koperasi Unit Desa Sumber Rejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan.

2. Kuesioner

Kuesioner adalah daftar pertanyaan yang harus diisi oleh orang yang akan diukur (responden). Dengan kuesioner ini orang dapat diketahui tentang keadaan/data diri, pengalaman, pengetahuan, sikap, atau pendapatnya, dan lain- lain (Suharsini, 2009). Kuesioner yang digunakan pada penelitian ini adalah tes skala sikap yang mengacu kepada parameter skala Likert. Pilihan jawaban

(4)

dikategorikan sebagai suatu pernyataan sikap sangat tidak setuju (STS), tidak setuju (TS), kurang setuju (KS), setuju (S), sangat setuju (SS).

3. Wawancara

Wawancara adalah tanya jawab secara langsung kepada subjek penelitian untuk memperoleh data yang relevan tentang suatu objek yang ingin di teliti (Sugiyono 2009: 88). Teknik wawancara dalam konteks ini berarti melakukan tanya jawab langsung dengan narasumber atau responden penelitian.

Wawancara yang dilakukan berupa wawancara secara terstruktur berpedoman pada Peraturan Mentri Negara Koperasi dan UKM tahun 2009 untuk mengetahui minat dan kontribusi KUD Sumber Rejo terhadap masyarakat.

4. Dokumentasi

Menurut Supardi (2005: 138), penjaringan data dengan metode dokumentasi adalah mendapatkan data primer melalui prasasti – prasasti, naskah kearsipan, data gambar dan lain sebagainya. Dalam peneliian ini lebih menekankan pada pencarian data dalam bentuk laporan pertanggung jawaban perngurus KUD Sumber Rejo.

D. Teknik Pengolahan Data

Pengolahan data adalah proses dalam memperoleh data ringkasan atau angka ringkasan dengan menggunakan cara-cara atau rumus-rumus tertentu (Hasan, 2006). Pengolahan data bertujuan mengubah data mentah dari hasil pengukuran menjadi data yang lebih halus sehingga memberikan arah untuk

(5)

pengkajian lebih lanjut (Sudjana, 2001: 128). Pengolahan data pada penelitian ini meliputi kegiatan :

1. Editing

Editing adalah pengecekan atau pengoreksian data yang telah terkumpul, tujuannya untuk menghilangkan kesalahan-kesalahan yang terdapat pada pencatatan dilapangan dan bersifat koreksi.

2. Coding (Pengkodean)

Coding adalah pemberian kode-kode pada tiap-tiap data yang termasuk dalam katagori yang sama. Kode adalah isyarat yang dibuat dalam bentuk angka atau huruf yang memberikan petunjuk atau identitas pada suatu informasi atau data yang akan dianalisis.

3. Pemberian skor atau nilai

Dalam pemberian skor digunakan Skala Likert yang merupakan salah satu cara untuk menentukan skor. Kriteria penilaian ini digolongkan dalam lima tingkatan dengan penilaian sebagai berikut:

a. Sangat setuju b. Setuju

c. Kurang setuju d. Tidak setuju

e. Sangat tidak setuju (Suryani, 2013).

4. Tabulasi

Tabulasi adalah pembuatan tabel-tabel yang berisi data yang telah diberi kode sesuai dengan analisis yang dibutuhkan. Dalam melakukan tabulasi

(6)

diperlukan ketelitian agar tidak terjadi kesalahan. Tabel hasil Tabulasi dapat berbentuk:

a. Tabel pemindahan, yaitu tabel tempat memindahkan kode-kode dari kuesioner atau pencatatan pengamatan. Tabel ini berfungsi sebagai arsip.

b. Tabel biasa, adalah tabel yang disusun berdasar sifat responden tertentu dan tujuan tertentu.

c. Tabel analisis, tabel yang memuat suatu jenis informasi yang telah dianalisa (Hasan, 2006)

5. Penyajian data tersusun

Hasil penyusunan dan pengelompokan data di atas dapat disajikan dalam bentuk tabel, gambar maupun bagan.

E. Teknik Analisis Data

Analisis data merupakan suatu langkah yang paling menentukan dari suatu penelitian, karena analisis data berfungsi untuk menyimpulkan hasil penelitian.

Analisis data pada penelitian ini dilakukan melalui tahap berikut ini : 1. Analisis Skala Likert

Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Skala Likert merupakan jenis skala yang mempunyai realibilitas tinggi dalam mengurutkan manusia berdasarkan intensitas sikap tertentu. Skala Likert dalam menafsirkan data relatif mudah. Skor yang lebih tinggi menunjukkan sikap yang lebih tinggi atau intensitasnya dibanding dengan skor yang lebih rendah (Nasution, 2000).

(7)

Dalam penelitian ini Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap dan persepsi masyarakat tentang kontribusi KUD Sumber Rejo.

Tabel 3.1 Instrument Skala Likert

No Pernyataan Skor

1 Sangat setuju 5

2 Setuju 4

3 Kurang setuju 3

4 Tidak setuju 2

5 Sangat tidak setuju 1

Sumber: Suryani (2013).

Berdasarkan jawaban responden akan diperoleh satu kecenderungan atas jawaban responden tersebut. Kuesioner yang dibagikan dilakukan menggunakan Skala Likert. Perhitungan indeks jawaban responden dilakukan dengan rumus sebagai berikut:

𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝐼𝑛𝑑𝑒𝑘𝑠 = (𝐹1 × 1) + (𝐹2 × 2) + (𝐹3 × 3) + (𝐹4 × 4) + (𝐹5 × 5) 5

Dimana:

F1 = frekuensi jawaban responden yang menjawab Sangat tidak setuju (1) F2 = frekuensi jawaban responden yang menjawab Tidak setuju (2) F3 = frekuensi jawaban responden yang menjawab Kurang setuju (3) F4 = frekuensi jawaban responden yang menjawab Setuju (4)

F5 = frekuensi jawaban responden yang menjawab Sangat setuju (5)

Untuk mendapat kecenderungan jawaban responden terhadap masing- masing variabel, maka akan didasarkan pada nilai skor rata-rata dari hasil perhitungan Three Box Method. Angka jawaban responden tidak dimulai dari 0, tetapi mulai dari angka 1 hingga 10 (Ferdinand, 2006). Pada kuesioner penelitian ini, angka jawaban responden tidak dimulai dari angka 0, melainkan

(8)

dari angka 1 hingga 5. Oleh karena itu angka indeks yang dihasilkan akan dimulai dari angka 12 sampai 60 dengan rentang 48. Kriteria 3 kotak (Three Box Method) digunakan dalam menganalisis angka rentang indeks, apakah termasuk kategori rendah, sedang atau tinggi (Ferdinand, 2006). Rentang sebesar 48 dibagi 3 menghasilkan rentang sebesar 16, yaitu sebagai berikut:

12 - 28 = Rendah 29 – 44 = Sedang 45 – 60 = Tinggi

2. Teknik Analisis Kuantitatif

Teknik analisis kuantitatif digunakan untuk mengelola dan menginterpretasikan data yang berbentuk angka atau yang bersifat sistematis. Jenis analisisnya menggunakan analisis presentase. Menurut Sudjana (2001) analisis presentase menggunakan rumus sebagai berikut:

𝑃 = 𝑓

𝑁× 100%

Dimana:

P = Presentase (%) yang dicari

F = Jumlah responden yang memilih alternative jawaban N = Jumlah responden

Angka yang dimasukkan ke dalam rumus presentase di atas merupakan data yang diperoleh dari hasil jawaban responden atas pertanyaan yang diajukan.

Hasil perhitungan tersebut kemudian dibandingkan dengan kriteria yang telah ditetapkan. Kriteria penafsiran nilai presentase dapat dilihat pada Tabel 3.2 dibawah ini :

(9)

Tabel 3.2 Kriteria Penilaian Persentase

Presentase Kriteria

0% Tidak ada/ tak seorang pun

1% - 24% Sebagian kecil

25% - 49% Kurang dari setengahnya

50% Setengahnya

51% - 74% Lebih dari setengahnya

75% - 99% Sebagian besar

100% Seluruhnya

Sumber : Arikunto (2006)

Referensi

Dokumen terkait

Pertama, perancangan interior arts center yang dapat memfasilitasi kegiatan dari para komunitas seni dan seniman dengan berbagai jenis aliran karya, diselesaikan

merusak kuman dan tidak memiliki daya perlindungan tetapi adanya antibodi tersebut dalam serum menunukkan bah'a di dalam tubuh baru saa terdapat !treptokokus yang

Biaya pembuatan website adalah sesuai dengan kriteria yang telah kami uraikan di Proposal, jika diluar kriteria tersebut maka kami akan analisis biaya kembali sesuai kriteria

Berdasarkan nilai rata-rata jawaban responden atas variabel efficiency diketahui bahwa nilai rata- rata menyatakan setuju bahwa responden merasa- kan efisiensi penggunaan situs

Peningkatan kompetensi guru akan menghasilkan guru yang ideal yang terus belajar dan mengembangkan ( upgrade ) diri di setiap saat dan dimanapun guru terus belajar. Hanya dari guru

Title Sub Title Author Publisher Publication year Jtitle Abstract Notes Genre URL.. Powered by

Data tersebut terdiri atas karakteristik responden (pendidikan formal, pendidikan non formal, pengalaman usahatani, serta penguasaan lahan usahatani); inovasi

Untuk ekstraksi fitur tekstur akan didapatkan nilai dari histogram fitur yang dihasilkan dan akan dilakukan pengujian dengan kuantisasi panjang histogram, sedangkan