PENGARUH TENAGA KERJA DAN INVESTASI DI SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PERTUMBUHAN SEKTOR PERTANIAN DI PROVINSI JAWA TIMUR
Teks penuh
Dokumen terkait
Dengan melihat hasil uji signifikasi Variabel Independen terhadap Investasi Penanaman Modal Asing tersebut di 2 sektor ( Industri, dan Pedagangan) maka dapat diketahui
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan sektor industri menunjukkan tren yang semakin menurun sedangkan investasi, upah dan penyerapan tenaga kerja
Faktor mana yang paling berpengaruh antara Produk Domestik Bruto (PDB), inflasi, kurs, output pertanian, tenaga kerja, SBI berpengaruh terhadap investasi sektor pertanian
Hasil estimasi regresi diperoleh nilai koefisien investasi sebesar 0,03% yang menunjukkan bahwa jika investasi sektor jasa meningkat sebesar 1% akan meningkatkan penyerapan
tenaga kerja sektor pertanian dengan rata-rata sebesar 8,06%, kontribusi sektor pertanian terhadap penyerapan tenaga kerja total dengan rata-rata sebesar
Uji Koefisien Determinasi R2 Hasil koefisien determinasi antara Jumlah Hotel, Jumlah Kunjungan Wisatawan, Upah Minimum, dan PDRB Sektor Perhotelan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja
Investasi diperoleh koefisien regresi sebesar 0,407 yang artinya setiap adanya kenaikan 1 persen terhadap investasi maka akan berpengaruh terhadap meningkatnya pertumbuhan ekonomi di
Pada tabel di atas, hasil analisis regresi dampak investasi sektor primer pertambangan X1 terhadap tingkat penyerapan tenaga kerja Y2 adalah: Berdasarkan output di atas, hasil model