PEMBAHASAN PEMANTAUAN KLT KOLOM PEMBAHASAN PEMANTAUAN KLT KOLOM
Pada praktikum kali ini dilakukan percobaan pemantauan kolom dengan metode KLT Pada praktikum kali ini dilakukan percobaan pemantauan kolom dengan metode KLT tuj
tujuan uan dildilakukakukan an pempemantantauan auan aiaitu tu untuntuk uk menmenententukan ukan jumjumla! la! komkomponeponen n daldalam am camcampurpuran"an" men
menententukaukan n ideidentintita# ta# anatanatara ara dua dua camcampurpuran an dan dan memmemonionitor tor perperkemkembangbangan an reareak#ik#i$ $ %a#%a#ar ar pemi#a!an
pemi#a!an pada pada KLT KLT adala! adala! perbedaan perbedaan kecepatan kecepatan migra#i migra#i diantara diantara &a#e &a#e diam diam ang ang berupaberupa padatan
padatan dan dan &a#e &a#e gerak gerak berupa berupa campuran campuran #ol'etn #ol'etn atau atau pelarut pelarut (eluen) (eluen) ang ang jua jua dikenal dikenal dengandengan pi#tila!
pi#tila! pelarut pelarut pengembang pengembang campur$ campur$ Adapun Adapun &a#e &a#e diam diam ang ang digunakan digunakan pada pada praktikum praktikum iniini adala! menggunakan campuran met!anol " etil a#etat dan air dengan perbandingan * + , + - #elain adala! menggunakan campuran met!anol " etil a#etat dan air dengan perbandingan * + , + - #elain menggunakan campuran ter#ebut dilakukan pula elu#i dengan eluenang berbeda menggunakan menggunakan campuran ter#ebut dilakukan pula elu#i dengan eluenang berbeda menggunakan met!anol" etil a#etat dan air dengan perbandingan . + / + 0 larutan met!anol digunakan untuk met!anol" etil a#etat dan air dengan perbandingan . + / + 0 larutan met!anol digunakan untuk menarik #ena1a ang #emi polar #edangkan
menarik #ena1a ang #emi polar #edangkan etil a#etat untuk menarik #ena1a ang etil a#etat untuk menarik #ena1a ang polar$polar$ Ta!ap ang digunakan aitu
Ta!ap ang digunakan aitu -$
-$ PePer#r#iaiapapan pn plalatt 0$
0$ PePemmbubuatatan ean eluluenen ,$
,$ PePer#r#iaiapapan cn c!a!ambmber er /$
/$ PePenotnotololan daan dan penn pengemgembanbangagann
Plat ang digunakan ad
Plat ang digunakan adala! #ilika gel 2& 03/ lapi# tipi# atau penala! #ilika gel 2& 03/ lapi# tipi# atau penangga terdiri dari plat (kaca"angga terdiri dari plat (kaca" aluminium" pla#tik) dan ad#orben (#ilika gel" alumina" #elulo#a" dll)$ Silika gel dapat membentuk aluminium" pla#tik) dan ad#orben (#ilika gel" alumina" #elulo#a" dll)$ Silika gel dapat membentuk ikatan !idrogen di permukaana karena pada permukaanna terikat gugu# gidrok#il$ Ole! karena ikatan !idrogen di permukaana karena pada permukaanna terikat gugu# gidrok#il$ Ole! karena itu #ilika gel #i&atna #angat polar$ Sebelum digunakan pro#e# KLT" plat !aru# di keringkan dulu itu #ilika gel #i&atna #angat polar$ Sebelum digunakan pro#e# KLT" plat !aru# di keringkan dulu di dalam o'en agar plat beba# dari molekul4molekul air ang terikat$ 5umla! air ang terikat di dalam o'en agar plat beba# dari molekul4molekul air ang terikat$ 5umla! air ang terikat ter
ter#eb#ebut ut #an#angat gat berberpenpengargaru! u! padpada a pempemi#ai#a!an !an karkarena ena air air terterikaikat t #an#angat gat kuat kuat pada pada ad#ad#orborbenen #e!ingga meng!ambat terjadina ke#etimbangan dengan molekul4molekul analit$ Selain itu plat #e!ingga meng!ambat terjadina ke#etimbangan dengan molekul4molekul analit$ Selain itu plat juga
diakti'a#i di dalam o'en plat di ambil dengan menggunakan pin#et dan meletakkanna di ata# kaca ang #ebelumna tela! di ber#i!kan dengan alko!ol$ Ala#an menggunakan pin#et karena lebi! e&ekti& dari pada menggunakan tangan lang#ung karena" dik!a1atirkan tangan berkeringat #e!ingga dapat menamba!kan jumla! air pada plat$ Selanjutna plat diberi tanda gari# dan titik untuk pro#e# penotolan dan elu#i$
Pada pemili!an eluen tergantung dari jeni# analit ang akan dipi#a!kan$ Eluen ang menebabakan #eluru! noda ang ditotolkan pada plat naik #ampai bata# ata# plat (#ol'ent 6ron) tanpa mengalami pemi#a!an berarti eluen terlalu polar$ Sebalikna jika noda ang ditotolkan pada palt #ama #ekali tidak bergerak berarti eluen kurang polar$ Semakin dekat kepolaran antara
#ampel dan eluen maka #ampel akan #emakin terba1a ole! &a#e gerak ter#ebut$
Sebelum dilakukan pengembangan c!amber dijenu!kan terlebi! da!ulu karena ketika &a#e gerak mulai naik ke &a#e diam #edapat mungkin tidak ada peng!alang atau gangguan$ 5ika c!amber tidak jenu! maka di dalam c!amber ma#i! terdapat udara dengan uap eluen" maka aliran eluen akan terta!an #e!ingga menebabkan pemi#a!an tidak berjalan dengan
baik$ parameter migra#i pada KLT adala! nilai 7& $ 7& adala! 1aktu tamba! atau 1aktu ang diperlukan untuk mengelu#i mak#imum #uatu #ampel di!itung dari titik a1al penotolan$ Ole! karena itu nilai 7& #elalu lebi! kecil dari -$ Berda#arkan percobaan didapatkan nilai 7& 8", cm pada perbandingan *+, " 8"9 cm pada perbandingan :+0" *+," dan .+/" #erta 8"8. cm pada perbandingan 3+3$ 5adi #pot ang paling baik pada perbandingan *+, dengan eluen n4butanol dan etanol dengan nilai 7& 8", cm$ Hal ini di#ebabkan karena nilai 7& ter#ebut paling mak#imal daa elu#ina dalam pemi#a!an$ %aa elu#i #endiri terletak antara 8 "0 #ampai 8":$
%ari pro#e# elu#i ter#ebut tidak terli!at adana #pot #ecara ka#at mata #e!ingga perlu di detek#i di lampu U; 03/ nm dan U; ,.. nm$ Maka diperole! nada ang terli!at$ Pada lampu
U; 03/ nm noda terli!at karena adana daa interka#i anatara #inar u' dengan indicator &louro#en#i #eperti tima! kadminum #ul&ida ang terdapat pada lempeng dimana lempeng ber&louro#en#i #edangkan #ampel tampak gelap$ Pada lampu u' ,.. nm noda ber&louro#en#i #edangkan lempeng ber1arna gelap$ Penampakan noda terjadi karena adana daa interka#i antara #inar u' dengan gugu# kromo&or ang terikat ole! au#okrom ang ada pada noda ter#ebut$
PEMBAHASAN KLTP
Pada praktikum ini dilakukan percobaan Kromatogra&i lapi# tipi# preparati& (KLTP)$ %imana pada KLT preparati'e pada da#arna #ama dengan kromatogra&i lapi# tipi# bia#a" namun perbedaan ang nata iala! pada KLT preparati'e menggunakan lempeng kaca ang be#ar
(ukuran -8 < 08 cm) dengan ketebalan 8"3 dan #ampel ditotolkan berupa gari# luru# pada #ala! #atu #i#i lempeng$ %an pada bagian langka! ak!ir #ilica akan dikeruk ang mana di#ebut #ebagai i#olate$
KLTP memiliki keuntungan aitu #ebagai #ala! #atu metode pemi#a!an ang memerlukan pembiaaan paling mura! dan memakai peralatan da#ar$ Sedangkan kerugian KLTP aitu pengambilan #ena1a dari plat ang dilanjutkan dengan pengek#trak#ian penjerap memerlukan 1aktu lama dan jika #ena1a beracun !aru# dikeruk dari plat akan meningmbulkan banak ma#ala! teru#$
=ara kerja dari metode ini diambil &rak#i akti& dari !a#il KK dan &rak#i akti& dari !a#il K=; kemudian ditotolkan berbentuk pita gari# penotolan ang tela! dibuat #ebelumna$ Lempeng ang digunakan berukuran -8 < 08 cm$ #etela! #ampel ditotolkan" kemudian dikembangkan dengan eluen met!anol" etil a#etat dan air dengan perbandingan * + , + - didalam c!amber KLTP$ Sala! #atu metode pemi#a!an ang memerlukan biaa ang paling mura! dan memakai peralatan paling da#ar aitu KLTP$ >alaupun KLTP dapat memi#a!kan ba!an dalam
jumla! gram" #ebagian be#ar pemakaina !ana dalam jumla! milligram$ KLTP ber#ama4#am dengan kromatigra&ikolom terbuka" ma#i! dijmpai dalam #ebagian be#ar publika#i mengenai i#ola#i ba!an alam " terutama dari labiratorium ang tidak lengkapi degna cara pemi#a!a modern$ (Ho#tettmann$ -993 + 9)
Penyerap (adsorben)
Berbagai penelitian tela! dilakukan untuk memerik#a pengaru! ketebalan penerap ter!adap kualita# pemi#a!an tetapi ketebalan ang #ering dipakai adala! 8"3 40 mm $ ukuran pelat kromatogra&i bia#ana 08<08 cm atau 08</8 cm $ pembata#an ketebalan ukuran lapi#an dan ukuran pelat #uda! tentu mengurangi jumla! ba!an ang dapat dipi#a!kan dengan KLTP$ Penerap ang paling umu iala! #ilica gel dan dipakai untuk pemi#a!an campuran #ena1a lipo&il maupun campuran #ena1a !idro&il$ Untuk pembuatan lapi#an tanpa retak dianjurkan memakai penerap niaga ang ter#edia$ Ukuran partikel dan porina kurang lebi! #ama dengan ukuran tingkat mutu KLT$ (Ho#tmann$ -993 + 9)
Pelat KLTP dapat dibuat #endiri atau dibeli dengan #uda! terlapi#i penerap (bia#ana di#ebut pelat #iap pakai atau pelat pralapi#)$ Keuntungan membuat pelat #endiri iala! ba!1a ketebalan dan #u#nan lapi#an dapat kia atur #endiri$ 5adi" perak nitrat" #ena1a dapr" d#b$ %apat dicampur dengan penerap pembuatan lapi#an penerap$ (Ho#tettmann$ -993 + 9) Pembuatan lapi#an penerap ang diperlukan dapat dikerjakan dengan memakai #ala! #atu dari alat penaput niaga ang banak jeni#na mi#alna dari camag" de#aga d#b$ Petunjuk untuk penggunaan pelat bia#ana terdapat pada kema#an penerap ang ber#angkutan$ (Ho#tettmann$
-993 )
=uplikan dilarutkan dengan #edikit pelarut #ebelum ditotolkan pada pelat KLTP$ Pelarut ang baik iala! pelarut at#iri (!ek#ana" diklorometana" etil a#etat)" karena jika tidak at#iri terjadi pelebaran pita$ Kon#entra#i cuplikan !aru# #ekitar 34-8?$ =uplikan ditotolkan berupa pita ang
!aru# #e#empit mungkin karena pemi#a!ann bergantung pada lebar pita$ Penotolan dapat dilakukan dengan tangan (pipet) tetapi lebi! baik dengna penotolan otomati# (camag" de#aga" d#b)$ Untuk pita ang terlalu lebar" dapat dilakukan pemekatan dengan cara pengembangan memakai palerut polar #ampai kira4kira 0 cm diata# tempat totolan $ kemudian pelat dikeringkan dan dielu#i dengan pelarut ang diinginkan (Sta!l -9.*)$ Pelat pralapi# k!u#u# dengan daera! pemekatan dapat dibeli$ (Ho#tettmann$ -993 + 9)
Isolasi senyawa yang sudah terpisah
Kebanakan penerap KLTP mengandung indikator &luore#en#i ang membantu mendetek#i kedudukan pita ang terpi#a! #epanjang #ena1a ang dipi#a!kan menerap #iunar U;$ Akan tetapi beberapa indicator menimbulkan ma#ala! bereak#i dengan a#am kadang4kadang a#am a#etat$
Untuk #ena1a ang tidak menerap U; ada beberapa pili!an + a) Menemprot dengan air (mi#alna #aponini)
b) Menutup pelat dengan #epotong kaca meemprot #ala! #atu #i#i dengna pereak#i #emprot$ c) Menamba!kan #ena1a pembanding
Pita ang kedudukana tela! diketa!ui dikerok dari pelat dengan #patula atau pengerok berbentuk tabung ang di#ambungkan ke pengumpul 'akum$ =ara terak!ir tidak dapat dilakukan
untuk #ena1a peka karena penerap ang mengandung #ena1a ang #uda! murni teru# meneru# kena aliran udara dan ri#iko kena otook#ida#i #elalu ada$ =ara mengumpulkan mana pun ang dipakai" #ena1a !aru# diek#tra#i dari penerap dengan pelarut ang paling kurang polar
ang mungkin (#ekitar 3 ml pelarut untuk - gram penerap)$ Haru# diper!atikan ba!1a makin lama #ena1a berkontak denga penerap makin be#ar kemungkinan penguraian$ Ek#trak di#aring melalui @&rit @ kaca berkeporian / dan kemudian melalui membran 8"048"/3 m$ (Ho#tettmann$ -993 + --)
Setela! pengelu#ian" lempeng4lempeng dan diaamati di ba1a! lampu U;$ Kemudian pita4 pita ter#ebut didetek#i dan diberi ba1a! lampu U;$ Kemudian pita4pita ter#ebut didetek#i dan
diberi tanda kemudian dikeruk ang #elanjutna di#ebut #ebagai i#olate$ Sena1a didetek#i adala! &la'onoid ang ditandai dengannoda ang berpendar di ba1a! U; ,.. nm$
KLT 2 DIMENSI
Kromatogra&i merupakan #uatu metode pemi#a!an komponen kimia berda#arkan prin#ip parti#i dan ad#orp#i antra &a#e diam (ad#orben) dan &a#e gerak (eluen)$ Komponen kimia bergerak
naik mengikuti cairan pengembang karena adana daa #erap ad#orben (#ilica gel) ter!adap komponen4komponen kimia tidak #ama #e!ingga komponen dapat bergerak dengan kecepatan ang berbeda4beda berda#arkan tingkat kepolaranna dan !al innila! ang menebabkan terjadina pemi#a!an (Soebagio" 0888)$
Kromatogra&i dalam bidang kimia merupakan #ebua! te!nik anali#i# ang digunakan untuk memi#a!kan #ebua! campuran ataupun per#ena1aan kimia$ Te!nik ini ditemukan pada ta!un -98. ole! Mik!ail T#1ett #eorang a!li botani dari talia ang la!ir di 7u#ia$ Te!nik pemi#a!an ini dilakukan ter!adap pigmen tumbu!an (kloro&il)" dengan cara menuangkan ek#trak petroleum eter dari daun tumbu!an di ata# #ebua! kolom kaca ang beri#i #erbuk kal#ium
karbonat dalam ara! ang tegak luru# (Sumar" 08-8)$
Kromatogra&i lapi# tipi# dikembangkan ole! Cmailo&& dan Sc!raiber pada ta!un -9,:$ KLT merupakan bentuk kromatogra&i planar" #elain kromatogra&i kerta# dan elektro&ore#i#$ Berbeda dengan kromatogra&i kolom ang mana &a#e diamna dii#ikan atau dikema# di dalamna" pada kromatogra&i lapi# tipi#" &a#e diamna berupa lapi#an ang #eragam (uni&orm) pada permukaan bidang$ Kromatogra&i digunakan untuk memi#a!kan #ub#tan#i campuran
menjadi komponen4komponen" mi#alna #ena1a 6la'onoid dan #o&la'onoida ang terdapat pada ta!u" tempe" bubuk kedelai dan tauco #erta Scoparia dulcis" Lindernia anagalis, dan
Torenia violacea. 6a#e gerak ang dikenal #ebagai pelarut pengembang akan bergerak #epanjang &a#e diam karena pengaru! kapiler pada pengembangan #ecara mekanik (ascending ) atau karena pengaru! gra'ita#i pada pengembangan #ecara menurun (descending )$ Kromatogra&i lapi# tipi# dalam pelak#anaanna lebi! muda! dan lebi! mura! #erta peralatan ang digunakan lebi! #eder!ana (7o!man" 0889)$
Multi eluen adala! penggunaan eluen atau &a#e gerak ang berbeda ang memungkinkan pemi#a!an analit dengan berda#arkan tingkat polarita# ang berbeda$ %alam multi eluen" #etela! eluen naik" plat diangkat dari chamber dan dikeringkan #elama 3 D -8 menit$ Plat ter#ebut kemudian dielu#i lagi dengan eluen ang baru namun pelarut ang digunakan #ama dan dengan ara! ang #ama untuk jarak ang #ama$ Pro#e# ini dapat diulangi berkali4kali dengan tujuan untuk meningkatkan re#olu#i komponen dengan nilain 7& diba1a! 8"3$ Beberapa pengembang dilakukan dengan pelarut ang berbeda dalam ara! ang #ama" ma#ing4ma#ing eluen bergerak pada jarak ang #ama atau berbeda dan di#ebut dengan elu#i berta!ap$ Sebua! &a#e kurang polar
dpat digunakan pertama ang kemudian diikuti ole! &a#e ang lebi! polar" atau #ebalikna$ Peminda!an material non polar ke bagian ata# lapi#an" meninggalkan Cat terlarut polar pada bagian ba1a!$ Setela! kering" Cat terlarut polar dipi#a!kan ole! pengembang dengan eluen
(6ried" -999)$
KLT dua ara! atau KLT dua dimen#i ini bertujuam untuk meningkatkan re#olu#i #ampel ketika komponen4komponen #olut mempunai karakteri#tik kimia ang !ampir #ama" karena nilai 7& juga !ampir #ama$ Selain itu" dua #i#tem &a#e gerak ang #angat berbeda dpat digunakan #ecara berurutan pada #uatu campuran tertentu #e!ingga memungkinkan untuk melakukan pemi#a!an analit ang mempunai tingkat polarita# ang !ampir #ama$ KLT dua ara! dilakukan dengan melakukan penotolan #ampel di #ala! #atu #udut lapi#an lempeng tipi# dan mengembangkanna #ebagiamana bia#a dengan eluen pertama$ Lempeng kromatogra&i #elanjutna dipinda!kan dari c!amber ang menggunakan eluen kedua #e!ingga pengmbangan dapat terjadi pada ara! kedua ang tegak luru# dengan ara! pengembangan ang pertama$ Ber!a#ilna pemi#a!an tergantung pada kemampuan memodi&ika#i #elekti&ita# eluen kedua dibandingkan dengan #elekti&ita# eluen pertama (7o!man" 0889)$
Pada lempeng lalu dikembangkan dengan #atu #i#tem &a#e gerak #e!ingga campuran terpi#a! menurut jalur ang #ejajar dengan #ala! #atu #i#i lempeng diangkat" dikeringkan dan diputar 988 dan diletakkan dalam bejana kromatogra&i ang beri#i &a#e gerak kedua" #e!ingga
bercak ang terpi#a! pada pengembang pertama terletak dibagian ba1a! #epanjang lempeng" lalu dikromato!ra&i lagi (2andjar" 0889)$
%alam #i#tem KLT dua dimen#i ini" keuntunganna adala! pemi#a!an komponen dari #ampel pada plat tidak memerlukan 1aktu ang lama$ Keber!a#ila! pemi#a!an tergantung pada kemampuan untuk memodi&ika#i #elekti'ita# eluen kedua dibandingkan dengan #elekti'ita# eluen pertama (>all" 0883)$
Suatu #ena1a dapat dikatakan murni apabila pada #aat dilakukan pemurnian dengan KLT dua dimen#i terdapat noda tunggal (5aanti" 08-0)$
SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis
Spektro&otometer adala! cabang anali#i# in#trumental ang mencakup #eluru! metoda pengukuran berda#arkan interak#i antara #uatu #pektrum #inar (7adia#i Elektromagnetik7EM)
dengan larutan molekul atau atom (%epke#" -993)$
Spektro&otometri merupakan #uatu metoda anali#a ang dida#arkan pada pengukuran #erapan #inar monokromati# ole! #uatu lajur larutan ber1arna pada panjang gelombamg #pe#i&ik dengan menggunakan monokromator pri#ma atau ki#i di&rak#i dengan detektor fototube (Under1ood" 088-)$
Spektro&otometer merupakan alat ang digunakan untuk mengukur ab#orban#i dengan cara mele1atkan ca!aa dengan panjang gelombang tertentu pada #uatu obek kaca atau ang di#ebut ku'et$ Sebagian dari ca!aa ter#ebut akan di#erap dan #i#ana akan dile1atkan$ Nilai ab#orban#i dari ca!aa ang dile1atkan akan #ebanding dengan kon#entra#i larutan di dalam ku'et$
Spektro&otometri merupakan teknik anali#i# ang ber!ubungan dengan penggunaan ca!aa untuk mengukur kon#entra#i ba!an kimia$ Prin#ip kerja dari #pektro&otometri aitu larutan #ampel dikenai radia#i elektromagnetik" #e!ingga menerap energiradia#i ang menebabkan terjadina interak#i antara radia#i elektromagnetik dengan materi (atommolekul)$ 5umla! inten#ita# radia#i ang di#erap ole! larutan #ampel dikon'er#i dengan kon#entra#i analit #e!ingga didapat data kuantitati&$
Berda#arkan !okum Lambert4Beer" prin#ip kerja #pektro&otometri iala! bila ca!aa monokromatik (8) melalui #uatu media (larutan)" maka #ebagian ca!aa ter#ebut di#erap (a)"
#ebagian dipantulkan (r )" dan #ebagian lagi dipancarkan (t)$
b$ Komponen4Komponen Spektro&otometer -$ Sumber Sinar
Sumber energi radia#i ang bia#a digunakan adala! lampu 1ol&arm" ber&ung#i #ebagai #umber #inar polikromati# dengan berbagai macam rentang panjang gelombang$ Sumber energi radia#i terdiri dari benda ang terek#ita#i menuju ke tingkat ang lebi! tinggi ole! #umber li#trik bertegangan tinggi atau ole! p emana#an li#trik$
0$ Monokromator
Monokromator adala! #uatu piranti#i opti#i untuk memecilkan radia#i dari #umber berke#inambungan$ %igunakan untuk memperole! #umber #inar monokromati#$ Alat
dapat berupa pri#ma atau gratting (K!opkar" -998)$ ,$ Sel
Pengukuran pada daera! U; !aru# menggunakan #el kuar#a karena gela# tidak tembu# ca!aa pada daera! ini$ Sel ang bia#a digunakan berbentuk per#egi maupun berbentuk #ilinder dengan ketebalan -8 mm$ Sel ter#ebut adala! #el pengab#orp#i" merupakan #el untuk meletakkan cairan ke dalam berka# ca!aa #pektro&otometer$ Sel !aru#la! meneru#kan energi ca!aa dalam daera! #pektral ang diminati$ Sebelum #el dipakai diber#i!kan dengan air atau dapat dicuci dengan larutan detergen atau a#am nitrat pana# apabila dike!endaki (Sa#tro!amidjojo" 088-)$
/$ %etektor
%etektor adala! alat ang dapat meruba! energi ca!aa menjadi energi li#trik atau i#arat li#trik$ %etektor radia#i ang di!ubungkan menggunakan #i#tem meter atau
pencatat$ Peranan detektor penerima adala! memberikan re#pon ter!adap ca!aa pada berbagai panjang gelombang (K!opkar" -998)$