BAB 1
BAB 1
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
A.
A. Latar BelakangLatar Belakang
Fisiologi tumbuhan merupakan ilmu yang mempelajari tentang proses, Fisiologi tumbuhan merupakan ilmu yang mempelajari tentang proses, fungsi, dan aktivitas suatu organisme dalam menjaga dan mengatur fungsi, dan aktivitas suatu organisme dalam menjaga dan mengatur kehidupannya. Seperti halnya cabang ilmu biologi lain, fisiologi tumbuhan kehidupannya. Seperti halnya cabang ilmu biologi lain, fisiologi tumbuhan juga
juga mempelajari mempelajari proses proses kehidupan kehidupan yang yang sering sering mirip mirip atau atau identik identik padapada banyak
banyak organisme. organisme. Fisiologi Fisiologi tumbuhan tumbuhan sebenarnya sebenarnya merupakan merupakan terapan terapan daridari fisika dan kimia modern untuk memahami tumbuhan. Karena itu, kemajuan fisika dan kimia modern untuk memahami tumbuhan. Karena itu, kemajuan fisiologi tumbuhan hampir seluruhnya bergantung pada kemajuan dibidang fisiologi tumbuhan hampir seluruhnya bergantung pada kemajuan dibidang fisika dan kimia. Kini teknologi ilmu fisika terapan menyumbangkan fisika dan kimia. Kini teknologi ilmu fisika terapan menyumbangkan peralatan
peralatan untuk untuk membantu membantu penelitian penelitian dibidang dibidang fisiologi fisiologi tumbuhan tumbuhan sertaserta pengetahuan dasar yang dipakai un
pengetahuan dasar yang dipakai untuk menafsirkan berbagai hasilnya.tuk menafsirkan berbagai hasilnya.
Dalam mempelajari fisiologi tumbuhan, yang paling mendasar perlu di Dalam mempelajari fisiologi tumbuhan, yang paling mendasar perlu di pelajari adalah i
pelajari adalah ilmu tentang sel lmu tentang sel . Tumbuhan termasuk organisme . Tumbuhan termasuk organisme multiselulermultiseluler yang terdiri dari berbagai jenis sel terspesialisasi yang bekerja sama yang terdiri dari berbagai jenis sel terspesialisasi yang bekerja sama melakukan fungsinya. Sel tumbuhan meliputi berbagai organel seperti melakukan fungsinya. Sel tumbuhan meliputi berbagai organel seperti dinding sel, sitoplasma, membran plasma, retikulum endoplasma, badan dinding sel, sitoplasma, membran plasma, retikulum endoplasma, badan golgi, vakuola, badan mikro, sferosom, rangka sel, ribosom, mitokondria, golgi, vakuola, badan mikro, sferosom, rangka sel, ribosom, mitokondria, plastida
plastida dan dan nukleus. nukleus. Masing-masing Masing-masing organel organel memiliki memiliki struktur struktur dan dan fungsifungsi yang berbeda. Fotosintesis, metabolisme, pertumbuhan serta perkembangan yang berbeda. Fotosintesis, metabolisme, pertumbuhan serta perkembangan tumbuhan merupakan aktivitas sel-sel tumbuhan. Misalnya organel plastida tumbuhan merupakan aktivitas sel-sel tumbuhan. Misalnya organel plastida yang berperan dalam fotosintesis tumbuhan.
yang berperan dalam fotosintesis tumbuhan.
B.
B. Tujuan MasalahTujuan Masalah
Tujuan umum dalam penyusunan makalah ini adalah memenuhi salah Tujuan umum dalam penyusunan makalah ini adalah memenuhi salah satu tugas mata kuliah Struktur Tumbuhan.Dan tujuan masalahnya yaitu agar satu tugas mata kuliah Struktur Tumbuhan.Dan tujuan masalahnya yaitu agar kita megetahui tentang Sel.
BAB II BAB II
LANDASAN TEORI LANDASAN TEORI A.
A. Sejarah Penemuan SelSejarah Penemuan Sel
Berikut ini catatan mengenai sejarah penemuan sel : Berikut ini catatan mengenai sejarah penemuan sel : 1.
1. Tahun 1665, Robert Hooke menemukan sel mati dari gabus kulit batangTahun 1665, Robert Hooke menemukan sel mati dari gabus kulit batang quercus suber yang tinggal dinding selnya saja, tersusun seperti rumah quercus suber yang tinggal dinding selnya saja, tersusun seperti rumah lebah. Ruang-ruang kecil tanpa isi sel itu disebut kemudian disebut sel. lebah. Ruang-ruang kecil tanpa isi sel itu disebut kemudian disebut sel. 2.
2. Tahun 1770, Anthony Van Leeuwenhoek menemukan kloroplast padaTahun 1770, Anthony Van Leeuwenhoek menemukan kloroplast pada daun segar.
daun segar. 3.
3. Tahun 1772, Bonaventuri Corti menemukan aliran plasma pada gangingTahun 1772, Bonaventuri Corti menemukan aliran plasma pada ganging chara sp.
chara sp. 4.
4. Tahun 1850 , kollicher menemukan mitokondria.Tahun 1850 , kollicher menemukan mitokondria. Teori tentang sel mempunyai konsep bahwa ; Teori tentang sel mempunyai konsep bahwa ; 1.
1. Sel merupakan satuan struktur organism hidupSel merupakan satuan struktur organism hidup 2.
2. Sel merupakan satuan fungsi dalam organisme hidupSel merupakan satuan fungsi dalam organisme hidup
B.
B. Sitologi TumbuhanSitologi Tumbuhan
Merupakan ilmu yang mempelajari bentuk, susunan, sifat-sifat fisik dan Merupakan ilmu yang mempelajari bentuk, susunan, sifat-sifat fisik dan kimia darisel tumbuhan serta perkembangan dinding selnya. Sel dibedakan kimia darisel tumbuhan serta perkembangan dinding selnya. Sel dibedakan menjadi 2 yaitu :
menjadi 2 yaitu : 1.
1. Prokariotik Prokariotik : sel tidak mempunyai membrane inti atau membrane yang : sel tidak mempunyai membrane inti atau membrane yang mengikat organela-organela, DNA terkonsentrasi pada daerah yag disebut mengikat organela-organela, DNA terkonsentrasi pada daerah yag disebut nukleoid.
nukleoid. 2.
2. Eukariotik Eukariotik : sel mempunyai struktur yang kompleks. Inti dan organela- : sel mempunyai struktur yang kompleks. Inti dan organela-organela yang lain terbungkus oleh membran inti dan terdapat pada suatu organela yang lain terbungkus oleh membran inti dan terdapat pada suatu larutan semi cair yang disebut litosol.
larutan semi cair yang disebut litosol.
Sel tumbuhan didefinisikan sebagai unit dasar yang universal dari suatu Sel tumbuhan didefinisikan sebagai unit dasar yang universal dari suatu struktur organic. Struktur yang membedakan sel tumbuhan dengan sel struktur organic. Struktur yang membedakan sel tumbuhan dengan sel lainnya adalah keberadaan dinding sel yang merupakan lapisan terluar dari lainnya adalah keberadaan dinding sel yang merupakan lapisan terluar dari sel yang berbatasan dengan membran sel. Dinding sel akan memberikan sel yang berbatasan dengan membran sel. Dinding sel akan memberikan bentuk
bentuk sel sel tumbuhan. tumbuhan. Isi Isi sel sel yang yang satu satu dengan dengan yang yang lain lain dipisahkan dipisahkan oleholeh keberadaan dinding sel.
Dalam hubungannya dengan fungsi, sel tumbuhan dapat berbentuk oval, Dalam hubungannya dengan fungsi, sel tumbuhan dapat berbentuk oval, elips, silinder, seperti serat atau bercabang. Ukuran sel juga sangat elips, silinder, seperti serat atau bercabang. Ukuran sel juga sangat berhubungan
berhubungan dengan dengan fungsinya. fungsinya. Sel Sel dengan dengan ukuran ukuran sangat sangat kecil kecil tidak tidak biasbias dijumpai pada tumbuhan. Sel-sel parenkim mempunyai ukuran antara dijumpai pada tumbuhan. Sel-sel parenkim mempunyai ukuran antara 0,01-0,1 mm, serat kayu dan floem mempunyai ukuran lebih panjang dibanding 0,1 mm, serat kayu dan floem mempunyai ukuran lebih panjang dibanding parenkim,
parenkim, yaitu yaitu 1-3 1-3 mm mm pada pada angiospermae angiospermae dan dan 2-8 2-8 mm mm padapada gymnospermae. Pada tumbuhan monokotil tertntu dan anggota suku urta gymnospermae. Pada tumbuhan monokotil tertntu dan anggota suku urta ceae,ceae, sel serat dapat mencapai panjang 550 mm.
sel serat dapat mencapai panjang 550 mm. C.
C. Komponen Protoplasmik Komponen Protoplasmik
Yang termasuk pada komponen ini adalah sitoplasma, inti sel (nucleus), Yang termasuk pada komponen ini adalah sitoplasma, inti sel (nucleus), plastida,
plastida, mitokondria, mitokondria, ribosom, ribosom, reticulum reticulum endoplasma, endoplasma, diktiosom diktiosom (badan(badan golgi), mikrobadan, sferosom, dan lisosom.
golgi), mikrobadan, sferosom, dan lisosom. 1.
1. SitoplasmaSitoplasma
Sitoplasma merupakan substansi hialin yang jernih dengan bahan Sitoplasma merupakan substansi hialin yang jernih dengan bahan dasar hialoplasma. sitoplasma dibedakan menjadi tiga bagian :
dasar hialoplasma. sitoplasma dibedakan menjadi tiga bagian : a.
a. PlasmolemaPlasmolema ; ; dinding dinding plasma plasma luar luar yang yang bersifatbersifat semipermeable.
semipermeable. b.
b. PilioplasmaPilioplasma ; bagian yang tampak keruh karena adanya butir- ; bagian yang tampak keruh karena adanya butir- butirmikrosoma.
butirmikrosoma. Pada Pada bagian bagian ini ini dapat dapat dilihat dilihat adanya adanya aliranaliran sitoplasma [rotasi dan sikrolasi].
sitoplasma [rotasi dan sikrolasi]. c.
c. TonoplasTonoplas ; membran dalam yang berbatasan dengan vakuola, ; membran dalam yang berbatasan dengan vakuola, bersifat semipermeable.
bersifat semipermeable.
2.
2. Inti sel ( nukleus )Inti sel ( nukleus )
Inti sel merupakan pusat pengendali segala macam proses yang Inti sel merupakan pusat pengendali segala macam proses yang terjadi didalam sel, dibungkus oleh pembran ganda yang tersusun dari terjadi didalam sel, dibungkus oleh pembran ganda yang tersusun dari senyawa lipoprotein dengan pori yang mempunyai ukuran bervariasi dari senyawa lipoprotein dengan pori yang mempunyai ukuran bervariasi dari 400 sampai 600 A
400 sampai 600 A00 . Dengan adanya pori ini memungkinkan terjadinya . Dengan adanya pori ini memungkinkan terjadinya komunikasi antara nukleoplasma dan sitoplasma.
3.
3. PlastidaPlastida
Plastida berupa benda kecil-kecil dengan bentuk yang bervariasi Plastida berupa benda kecil-kecil dengan bentuk yang bervariasi yang tersusun
yang tersusun atas zat atas zat putih telur yputih telur yang mempunyang mempunyai struktur ai struktur dan fungdan fungsisi spesifik. Berdasarkan warnanya, plastida dikelompokkan menjadi spesifik. Berdasarkan warnanya, plastida dikelompokkan menjadi Leukoplas yang Biasanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan Leukoplas yang Biasanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan dan Kromatofora yang merupakan plastisida yang cadangan makanan dan Kromatofora yang merupakan plastisida yang mengandung pigmen.
mengandung pigmen. 4.
4. MitokondriaMitokondria
Merupakan organela membran ganda yang mempunyai ukuran Merupakan organela membran ganda yang mempunyai ukuran diameter 1-2 am dan jumlahnya didalam sel bervariasi tergantung pada diameter 1-2 am dan jumlahnya didalam sel bervariasi tergantung pada masing-masing spesies.
masing-masing spesies.
Mitokondria mempunyai fungsi yang berhubungan erat dengan Mitokondria mempunyai fungsi yang berhubungan erat dengan respirasi sel (mengandung enzim-enzim respirasi).
respirasi sel (mengandung enzim-enzim respirasi).
5.
5. RibosomRibosom
Berupa partikel kecil bergaris tengah 17-20 am, terdapat pada Berupa partikel kecil bergaris tengah 17-20 am, terdapat pada sitoplasma dan kadang dijumpai menempel pda membran sebelah luar sitoplasma dan kadang dijumpai menempel pda membran sebelah luar reticulum endoplasma yang tersusun sangat teratur . ribosom mengandung reticulum endoplasma yang tersusun sangat teratur . ribosom mengandung ARN, nucleoprotein dan enzim-enzim yang diperlukan dalam sintesis ARN, nucleoprotein dan enzim-enzim yang diperlukan dalam sintesis protein.
protein.
6.
6. Reticulum endoplasmaReticulum endoplasma
Berbentuk seperti tabung kempis, bercabang atau seperti buluh Berbentuk seperti tabung kempis, bercabang atau seperti buluh sempit yang kadang berawal dari membran inti dan berakhir pada sempit yang kadang berawal dari membran inti dan berakhir pada membrane plasma. Reticulum endoplasma berfungsi sebagai tempat membrane plasma. Reticulum endoplasma berfungsi sebagai tempat sintesis
sintesis berbagai berbagai bagian sel ybagian sel yang ang penting antara penting antara lain asam lain asam lemak danlemak dan protein.
protein.
7.
7. Diktiosom (badan golgi)Diktiosom (badan golgi)
Terdiri dari tumpukan sisterna pipih yang bulat, setiap sisterna Terdiri dari tumpukan sisterna pipih yang bulat, setiap sisterna dibatasi oleh membran yang halus. Dibawah mikroskop electron
dibatasi oleh membran yang halus. Dibawah mikroskop electron diktiosomdiktiosom tampak tersusun oleh 3 macam struktur yaitu struktur seperti kantong tampak tersusun oleh 3 macam struktur yaitu struktur seperti kantong
pipih,
pipih, vakuola vakuola besar, besar, dan dan kantong kantong yang yang membulat. membulat. Diktiosom Diktiosom terutamaterutama terlibat dalam sekresi gula, polisakarida dan kompleks protein terlibat dalam sekresi gula, polisakarida dan kompleks protein polisakarida.
polisakarida.
8.
8. MikrobadanMikrobadan
Merupakan badan renik berdiameter antara 0,5-1,5 nm, terdapat Merupakan badan renik berdiameter antara 0,5-1,5 nm, terdapat dalam sitoplasmasel dari berbagai jaringan. Mikrobadan dibatasi oleh dalam sitoplasmasel dari berbagai jaringan. Mikrobadan dibatasi oleh membrane tunggal dan matriknya Nampak seperti granul atau fibril, berisi membrane tunggal dan matriknya Nampak seperti granul atau fibril, berisi berbagai macam enzim, sesuai dengan macam sel atau jaringannya.
berbagai macam enzim, sesuai dengan macam sel atau jaringannya.
9.
9. SferosomSferosom
Merupakan tubuh lipid yang dikelilingi membrane, berbentuk bulat Merupakan tubuh lipid yang dikelilingi membrane, berbentuk bulat denga diameter 0,5-1 am berfungsi dalam sintesis lemak dan di dalamnya denga diameter 0,5-1 am berfungsi dalam sintesis lemak dan di dalamnya juga
juga dijumpai dijumpai adanya adanya timbunan timbunan lemak. lemak. Selain Selain itu itu sferofom sferofom juga juga sebagaisebagai intermedia dalam sintesis l
intermedia dalam sintesis lilin, kutin dan berbagai senyawa penghasil kutinilin, kutin dan berbagai senyawa penghasil kutin dan suberin penyusun dinding sel.
dan suberin penyusun dinding sel.
10.
10. LisosomLisosom
Berbentuk seperti mitokondria, tetapi hanya mempunyai membran Berbentuk seperti mitokondria, tetapi hanya mempunyai membran tunggal dan tidak mempunyai kristae, mempunyai diameter 04-0,8 am, dan tunggal dan tidak mempunyai kristae, mempunyai diameter 04-0,8 am, dan lazimnya di jumpai pada sel-sel hewan. Pada sel tumbuhan kadang lazimnya di jumpai pada sel-sel hewan. Pada sel tumbuhan kadang terdapat pada sel-sel meristem, tetapi tidak selalu dijumpai adanya terdapat pada sel-sel meristem, tetapi tidak selalu dijumpai adanya lisosom. Lisosom mengandung enzim-enzim yang berperan dalam proses lisosom. Lisosom mengandung enzim-enzim yang berperan dalam proses hidrodilis.
hidrodilis.
D.
D. Komponen Komponen Non-ProtoNon-Protoplasmik plasmik 1.
1. Komponen non-protoplasmik cairKomponen non-protoplasmik cair
Adalah asam-asam organic , karbohidrat, protein, alkaloid, zat Adalah asam-asam organic , karbohidrat, protein, alkaloid, zat penyamak,
penyamak, dan dan zat zat warna warna antosianin. antosianin. Lemak Lemak dan dan minyak minyak lemak lemak terdapatterdapat sebagai
sebagai cadangan cadangan makanan makanan pada pada biji-bijian. biji-bijian. Contohnya Contohnya adalah adalah padapada kacang tanah dan kelapa.
2.
2. Komponen non-protoplasKomponen non-protoplasmik padat, antara lain mik padat, antara lain :: a.
a. Kristal kalsium oksalatKristal kalsium oksalat, merupakan endapan dari garam oksalat yang, merupakan endapan dari garam oksalat yang jika
jika terakumulasi terakumulasi terlalu terlalu banyak banyak akan akan bersifat bersifat racun racun pada pada tumbuhan.tumbuhan. Bentuknya berupa Kristal tunggal pada daun jeruk, krital pasir pada Bentuknya berupa Kristal tunggal pada daun jeruk, krital pasir pada tangkai daun bayam dan tembakau, Kristal rafida pada daun bunga tangkai daun bayam dan tembakau, Kristal rafida pada daun bunga pukul empat, Kristal roset pada batang jarak.
pukul empat, Kristal roset pada batang jarak. b.
b. AleuronAleuron, merupakan cadangan makanan berupa protein, disimpan, merupakan cadangan makanan berupa protein, disimpan didalam vakuola sel. Letaknya pada tanaman bervariasi, misalnya pada didalam vakuola sel. Letaknya pada tanaman bervariasi, misalnya pada biji jarak tersebar
biji jarak tersebar didalam keping biji dan pada bijdidalam keping biji dan pada biji i jagung merupakanjagung merupakan lapisan dan terdapat dibagian terluar dari endosperm.
lapisan dan terdapat dibagian terluar dari endosperm. c.
c. AmilumAmilum, merupakan cadangan makanan yang tersimpan didalam, merupakan cadangan makanan yang tersimpan didalam umbi, rizoma, batang, buah dan biji.
umbi, rizoma, batang, buah dan biji.
E.
E. Dinding SelDinding Sel
Merupakan bagian paling luar dari sel tumbuhan dan merupakan bagian Merupakan bagian paling luar dari sel tumbuhan dan merupakan bagian yang membedakan antara sel tumbuhan dan sel hewan. Setelah terjadi yang membedakan antara sel tumbuhan dan sel hewan. Setelah terjadi pertumbuhan sekunder, dinding sel
pertumbuhan sekunder, dinding sel tumbuhan dibagi menjadi 3 tumbuhan dibagi menjadi 3 lapisan, yaitulapisan, yaitu ::
1.
1. Lamela tengahLamela tengah, merupakan perekat sel satu dengan sel yang lain, merupakan perekat sel satu dengan sel yang lain apabila beberapa sel membentuk jaringan. Lapisan ini tersusun dari apabila beberapa sel membentuk jaringan. Lapisan ini tersusun dari zat pekatin.
zat pekatin. 2.
2. Dinding primerDinding primer, merupakan dinding yang pertama kali tebentuk, merupakan dinding yang pertama kali tebentuk dan selam sel dalam fase perkembangan. Lapisan ini tersusun dari dan selam sel dalam fase perkembangan. Lapisan ini tersusun dari zat sefulosa, hemiselulosa, dan pectin, kadang juga mengandung zat sefulosa, hemiselulosa, dan pectin, kadang juga mengandung lignin.
lignin. 3.
3. Dinding sekunderDinding sekunder, merupakan lapisan yang terbentuk disebelah, merupakan lapisan yang terbentuk disebelah dalam dari dinding primer sebelah sel selesai mengadakan dalam dari dinding primer sebelah sel selesai mengadakan pertumbuhan.
pertumbuhan. Lapisan Lapisan ini ini tersusun tersusun dari dari zat zat selulosa, selulosa, hemiselulosahemiselulosa dan lignin (tidak dijumpai adanya pectin).
dan lignin (tidak dijumpai adanya pectin). Pada dinding sel terdapat noktah dan plasmodesmata. Pada dinding sel terdapat noktah dan plasmodesmata.
1.
1. NoktahNoktah
Adalah bagian dinding sel yang tidak mengalami penebalan Adalah bagian dinding sel yang tidak mengalami penebalan sehingga memungkinkan adanya hubungan antara suatu sel dengan sehingga memungkinkan adanya hubungan antara suatu sel dengan sel-sel yang ada disekitarnya.
sel-sel yang ada disekitarnya.
Berdasarkan bentuknya, ada 2 tipe noktah yaitu noktah Berdasarkan bentuknya, ada 2 tipe noktah yaitu noktah sederhana (biasa) dan noktah terlindung (berhalaman). Jika dua sederhana (biasa) dan noktah terlindung (berhalaman). Jika dua noktah sederhana berpasangan disebut noktah sederhana, apabila noktah sederhana berpasangan disebut noktah sederhana, apabila kedua noktah terlindung berpasangan disebut pasangan noktah kedua noktah terlindung berpasangan disebut pasangan noktah terlindung (berhalaman).
terlindung (berhalaman).
2.
2. PlasmodemataPlasmodemata
Kenyataan dialam dijumpai adanya hubungan Kenyataan dialam dijumpai adanya hubungan antarprotoplas sel yang satu dengan protoplas sel-sel sekitarnya. antarprotoplas sel yang satu dengan protoplas sel-sel sekitarnya. Hubungan ini terjadi melalui untaian protoplasma yang disebut Hubungan ini terjadi melalui untaian protoplasma yang disebut plasmodesma. Kehadiran
plasmodesma. Kehadiran plasmodemata ini plasmodemata ini merupakan karateristikmerupakan karateristik bagi
bagi sel-sel sel-sel hidup hidup dan dan dijumpai dijumpai pada pada seluruh seluruh dinding dinding sel sel hiduphidup untuk menjamin kontinuitas protoplasma. Plasmodemata untuk menjamin kontinuitas protoplasma. Plasmodemata mempunyai peranan penting pada proses tranportasi material dan mempunyai peranan penting pada proses tranportasi material dan meneruskan rangsang dari sel satu ke sel yang lain.
meneruskan rangsang dari sel satu ke sel yang lain.
F.
F. Membran PlasmaMembran Plasma
Adalah selaput tipis yang terdiri dari lapisan ganda fosfolipid, dengan Adalah selaput tipis yang terdiri dari lapisan ganda fosfolipid, dengan gumpalan-gumpalan protein, sebagian gumpalan protein yang menempel gumpalan-gumpalan protein, sebagian gumpalan protein yang menempel dipermukaan lapisan fosfolipid (protein perifer) , sedang yang lainnya dipermukaan lapisan fosfolipid (protein perifer) , sedang yang lainnya menembus lapisan fosfolipid (protein integral).
menembus lapisan fosfolipid (protein integral).
Protein perifer tidak melekat erat pada permukaan membrane sehingga Protein perifer tidak melekat erat pada permukaan membrane sehingga mudah terlepas, mengandung asam amino dengan rantai hidrofilik, yang mudah terlepas, mengandung asam amino dengan rantai hidrofilik, yang menyebabkan adanya interaksi dengan air disekelilingnya dan permukaan menyebabkan adanya interaksi dengan air disekelilingnya dan permukaan lemak yang dihidrofibik.
lemak yang dihidrofibik.
Protein integral mengandung bagian protein yang hidrofililik dan Protein integral mengandung bagian protein yang hidrofililik dan hidrofobik. Protein yang berada didalam lapisan lemak bersifat hidrofobik, hidrofobik. Protein yang berada didalam lapisan lemak bersifat hidrofobik, sedangkan yang menyembul ke permukaan lemak bersifat hidrofilik. Diduga sedangkan yang menyembul ke permukaan lemak bersifat hidrofilik. Diduga
bahwa protein yang hidrofibik
bahwa protein yang hidrofibik bergabung dengan bagian ekor molekul bergabung dengan bagian ekor molekul lemaklemak yang hidrofobik.
yang hidrofobik.
G.
G. Pembelahan Inti dan Pembelahan SelPembelahan Inti dan Pembelahan Sel Dikenal ada 2 macam, yaitu :
Dikenal ada 2 macam, yaitu : 1.
1. Mitosis (pembelahan yang terjadi pada sel-sel somatis)Mitosis (pembelahan yang terjadi pada sel-sel somatis)
Mitosis pada tumbuhan mudah dilihat, yaitu pada titik tumbuh Mitosis pada tumbuhan mudah dilihat, yaitu pada titik tumbuh (ujung akar atau ujung batang) dengan menggunakan mikroskop (ujung akar atau ujung batang) dengan menggunakan mikroskop cahaya. Waktu yang dibutuhkan untuk mitosis (pembelahan inti) cahaya. Waktu yang dibutuhkan untuk mitosis (pembelahan inti) bervariasi
bervariasi antara antara beberapa beberapa menit menit sampai sampai 3 3 jam. jam. Mitosis Mitosis dibagi dibagi 44 tahap, yaitu :
tahap, yaitu : a.
a. Profase (awal, tengah, dan akhir)Profase (awal, tengah, dan akhir)
Ditandai dengan adanya kondensasi dari bahan-bahan yang Ditandai dengan adanya kondensasi dari bahan-bahan yang menyerap zat warna sampai terbentuknya kromosom. Selama menyerap zat warna sampai terbentuknya kromosom. Selama kondensasi, daerah sekeliling inti bebas dar organela-organela lain kondensasi, daerah sekeliling inti bebas dar organela-organela lain (seperti mitokondria dan plastida). Kromosom berjalan ketengah ke (seperti mitokondria dan plastida). Kromosom berjalan ketengah ke tempat yang sebelumnya dilingkupi oleh membran int
tempat yang sebelumnya dilingkupi oleh membran inti.i. b.
b. MetaphaseMetaphase
Pada fase ini kromosom telah membelah menjadi dua buah Pada fase ini kromosom telah membelah menjadi dua buah kromatid. Dijumpai adanya benang-benang yang menghubungkan kromatid. Dijumpai adanya benang-benang yang menghubungkan kromosom dengan kutub (disebut benang spindle kromosom) dan kromosom dengan kutub (disebut benang spindle kromosom) dan benang-benang
benang-benang yang yang menghubungkan menghubungkan antarkutub antarkutub (disebut (disebut benangbenang spindle continue).
spindle continue). c.
c. AnaphaseAnaphase
Pada daerah sentromer (tempat melekatnya benang spindle Pada daerah sentromer (tempat melekatnya benang spindle pada
pada kromosom), kromosom), dua dua buah buah kromatid kromatid memisahkan memisahkan diri diri satu satu dengandengan yang lain bergerak ke arah kutub-kutub yang berlawanan memberikan yang lain bergerak ke arah kutub-kutub yang berlawanan memberikan gambaran seperti dua deret bntang sehingga sering disebut fase 2 gambaran seperti dua deret bntang sehingga sering disebut fase 2 bintang.
bintang. d.
d. AnaphaseAnaphase
Kromosom telah sampai dikutub dan membentuk kumpulan Kromosom telah sampai dikutub dan membentuk kumpulan yang kompak kemudian terbentuk membran inti. Kromosom menjadi yang kompak kemudian terbentuk membran inti. Kromosom menjadi
samar-samar dan anak inti timbul kembali kemudian terjalin kembali samar-samar dan anak inti timbul kembali kemudian terjalin kembali hubungan antara membran luar inti dengan reticulum endoplasma. hubungan antara membran luar inti dengan reticulum endoplasma. Benang-benang spindle dan tetes-tetes kecil (dihasilkan oleh diktosom) Benang-benang spindle dan tetes-tetes kecil (dihasilkan oleh diktosom) akan terkumpul didaerah bidang ekuatorial dan membentuk sekat. akan terkumpul didaerah bidang ekuatorial dan membentuk sekat. Terbentuklah dua sel anakan.
Terbentuklah dua sel anakan.
2.
2. Meiosis (pembelahan yang terjadi pada sel-sel kelamin)Meiosis (pembelahan yang terjadi pada sel-sel kelamin) Terjadi pada sel-sel reproduksi. Meiosis atas 2 fase ; Terjadi pada sel-sel reproduksi. Meiosis atas 2 fase ; a. a. Meiosis IMeiosis I Ada 6 tahap : Ada 6 tahap : LeptotenLeptoten : :
kromosom banyak seperti benang halus, diploid, tunggal kromosom banyak seperti benang halus, diploid, tunggal
ZigotenZigoten : :
kromosom hormolog saling mendekat dan berpasangan kromosom hormolog saling mendekat dan berpasangan (membentuk sinapsis)
(membentuk sinapsis)
PakhitenPakhiten : :
kromosom menebal dan memendek (tahap berpasangan) kromosom menebal dan memendek (tahap berpasangan) dan membelah membujur menghasilkan 4 kromatida
dan membelah membujur menghasilkan 4 kromatida
DiplotenDiploten : :
terjadi pelekatan antara kromatida pada suatu tempat terjadi pelekatan antara kromatida pada suatu tempat (titik). Titik pelekatan disebut khiasma. Dengan perlekatan (titik). Titik pelekatan disebut khiasma. Dengan perlekatan tersebut kromatida sulit untuk memisahkan diri.
tersebut kromatida sulit untuk memisahkan diri.
DiakinesisDiakinesis : : pasangan
pasangan kromatida kromatida menjadi menjadi sangat sangat pendek pendek dan dan menyusunmenyusun diri dibagian tepi inti. Pada fase akhir fase ini selaput inti diri dibagian tepi inti. Pada fase akhir fase ini selaput inti pecah,
pecah, anak anak inti inti menghilang, menghilang, terbentuk terbentuk benang benang spindle spindle sepertiseperti mitosis.
mitosis. b.
b. Meiosis IIMeiosis II
Setelah istirahat sejenak (yaitu pada fase interkinesis), Setelah istirahat sejenak (yaitu pada fase interkinesis), pembelahan selanjutnya memasuki
pembelahan selanjutnya memasuki propase II. Mpropase II. Menjelang akhirenjelang akhir profase II
profase II kromosom memendek dan kromosom memendek dan menebal. Pada menebal. Pada metaphasemetaphase kromosom mengkonsentrasikan diri pada bidang ekuator. Pada kromosom mengkonsentrasikan diri pada bidang ekuator. Pada
stadium anaphase sentrometer membelah menjadi 2 dan stadium anaphase sentrometer membelah menjadi 2 dan masing-masing sentrometer anakan menarik kromatid ke kutub masing-masing sentrometer anakan menarik kromatid ke kutub gelondong. Pada stadium berikutnya yaitu telofase setiap gelondong. Pada stadium berikutnya yaitu telofase setiap perangkat
perangkat kromatid kromatid (kromosom) (kromosom) membentuk membentuk satu satu inti, inti, dandan keempat inti tersebut masing-masing diselubungi oleh dinding keempat inti tersebut masing-masing diselubungi oleh dinding pemisah.
pemisah.
H.
H. PENGERTIAN KARBOHIDRATPENGERTIAN KARBOHIDRAT
Karbohidrat adalah senyawa organik terdiri dari unsur karbon, hidrogen Karbohidrat adalah senyawa organik terdiri dari unsur karbon, hidrogen dan oksigen. Terdiri atas unsur C, H, O dengan perbandingan 1 atom C, 2 dan oksigen. Terdiri atas unsur C, H, O dengan perbandingan 1 atom C, 2 atom H, 1 atom O. Karbohidrat banyak terdapat pada tumbuhan dan binatang atom H, 1 atom O. Karbohidrat banyak terdapat pada tumbuhan dan binatang yang berperan struktural dan metabolik. Sedangkan pada tumbuhan untuk yang berperan struktural dan metabolik. Sedangkan pada tumbuhan untuk sintesis CO2 +H2O yang akan menghasilkan amylum/selulosa, melalui sintesis CO2 +H2O yang akan menghasilkan amylum/selulosa, melalui proses fotosintesis, sedangkan binatang tidak dapat menghasilkan karbohidrat proses fotosintesis, sedangkan binatang tidak dapat menghasilkan karbohidrat sehingga tergantung tumbuhan. Karbohidrat merupakan sumber energi dan sehingga tergantung tumbuhan. Karbohidrat merupakan sumber energi dan cadangan energi yang melalui proses metabolisme.Banyak sekali makanan cadangan energi yang melalui proses metabolisme.Banyak sekali makanan yang kita makan sehari-hari adalah sumber karbohidrat seperti nasi, yang kita makan sehari-hari adalah sumber karbohidrat seperti nasi, singkong, umbiumbian, gandum, sagu, jagung, kentng, dan beberapa singkong, umbiumbian, gandum, sagu, jagung, kentng, dan beberapa buah- buahan lainnya.
buahan lainnya.
I.
I. Definisi Definisi MetabolismMetabolismee
Makhluk multiseluler, baik manusia, hewan, maupun tumbuhan tersusun Makhluk multiseluler, baik manusia, hewan, maupun tumbuhan tersusun atas jutaan sel. Tiap sel memiliki fungsi tertentu untuk kelangsungan hidup atas jutaan sel. Tiap sel memiliki fungsi tertentu untuk kelangsungan hidup suatu organisme. Untuk menjalankan fungsinya, sel melakukan proses suatu organisme. Untuk menjalankan fungsinya, sel melakukan proses metabolisme. Metabolisme adalah reaksi-reaksi kimia yang terjadi di dalam metabolisme. Metabolisme adalah reaksi-reaksi kimia yang terjadi di dalam sel. Reaksi kimia ini akan mengubah suatu zat menjadi zat lain.
sel. Reaksi kimia ini akan mengubah suatu zat menjadi zat lain. Metabolisme terdiri atas dua proses sebagai berikut.
Metabolisme terdiri atas dua proses sebagai berikut. 1.
1. AnabolismeAnabolisme
Anabolisme adalah proses-proses penyusunan energi kimia melalui Anabolisme adalah proses-proses penyusunan energi kimia melalui sintesis senyawa-senyawa organik.
sintesis senyawa-senyawa organik. 2.
Katabolisme adalah proses penguraian dan pembebasan energi dari Katabolisme adalah proses penguraian dan pembebasan energi dari senyawa-senyawa organik melalui proses respirasi. Semua reaksi tersebut senyawa-senyawa organik melalui proses respirasi. Semua reaksi tersebut dikatalisis oleh enzim, baik oleh reaksi yang sederhana maupun reaksi dikatalisis oleh enzim, baik oleh reaksi yang sederhana maupun reaksi yang rumit. Atau dengan pengertian lain:
yang rumit. Atau dengan pengertian lain: Anabolisme adalah pembentukanAnabolisme adalah pembentukan molekul-molekul kompleks dari molekul sederhana, contoh fotosintesis. molekul-molekul kompleks dari molekul sederhana, contoh fotosintesis. Katabolisme adalah penguraian molekul-molekul kompleks menjadi Katabolisme adalah penguraian molekul-molekul kompleks menjadi molekul-molekul sederhana, contoh respirasi.
molekul-molekul sederhana, contoh respirasi.
Metabolisme juga berperan mengubah zat yang beracunmenjadi Metabolisme juga berperan mengubah zat yang beracunmenjadi senyawa yang tak beracun dan dapat dikeluarkan dari tubuh. Proses ini senyawa yang tak beracun dan dapat dikeluarkan dari tubuh. Proses ini disebut detoksifikasi. Umumnya, hasil akhir anabolisme merupakan disebut detoksifikasi. Umumnya, hasil akhir anabolisme merupakan senyawa pemula untuk proses katabolisme. Hal itu disebabkan sebagian senyawa pemula untuk proses katabolisme. Hal itu disebabkan sebagian besar
besar proses proses metabolisme metabolisme terjadi terjadi di di dalam dalam sel. sel. Mekanisme Mekanisme masuk masuk dandan keluarnya zat kimia melalui membran sel mempunyai arti penting dalam keluarnya zat kimia melalui membran sel mempunyai arti penting dalam mempertahankan keseimbangan energi dan materi dalam tubuh. Proses mempertahankan keseimbangan energi dan materi dalam tubuh. Proses sintesis dan penguraian berlangsung dalam berbagai jalur metabolisme. sintesis dan penguraian berlangsung dalam berbagai jalur metabolisme. Adapun hasil reaksi tiap tahap metabolisme merupakan senyawa pemula Adapun hasil reaksi tiap tahap metabolisme merupakan senyawa pemula dari tahap reaksi berikutnya.
dari tahap reaksi berikutnya.
Proses metabolisme yang terjadi di dalam sel makhluk hidup seperti Proses metabolisme yang terjadi di dalam sel makhluk hidup seperti pada
pada tumbuhan tumbuhan dan dan manusia, manusia, melibatkan melibatkan sebagian sebagian besar besar enzimenzim (katalisator) baik berlangsung secara sintesis (anabolisme) dan respirasi (katalisator) baik berlangsung secara sintesis (anabolisme) dan respirasi (katabolisme). Apa peran enzim di dalam reaksi kimia yang terjadi di (katabolisme). Apa peran enzim di dalam reaksi kimia yang terjadi di dalam sel? Pada saat berlangsungnya peristiwa reaksi biokimia di dalam dalam sel? Pada saat berlangsungnya peristiwa reaksi biokimia di dalam sel, enzim bekerja secara spesifik. Enzim mempercepat reaksi kimia yang sel, enzim bekerja secara spesifik. Enzim mempercepat reaksi kimia yang menghasilkan senyawa ATP dan senyawa-senyawa lain yang berenergi menghasilkan senyawa ATP dan senyawa-senyawa lain yang berenergi tinggi seperti pada proses respirasi, fotosintesis, kemosintesis, sintesis tinggi seperti pada proses respirasi, fotosintesis, kemosintesis, sintesis protein, dan lemak.
protein, dan lemak.
J.
J. PENYEBAB KELAINAN METABOLISMEPENYEBAB KELAINAN METABOLISME
Banyak hal yang mengakibatkan terjadinya kelainan metabolisme Banyak hal yang mengakibatkan terjadinya kelainan metabolisme karbohidrat,yaitu :
karbohidrat,yaitu : 1.
Kafein adalah stimulan yang dapat meningkatkan tingkat Kafein adalah stimulan yang dapat meningkatkan tingkat metabolism tubuh. Menurut sebuah riset yang dipublikasikan dalam metabolism tubuh. Menurut sebuah riset yang dipublikasikan dalam International Journal of Obesity, konsumsi kafein dapat menaikkan International Journal of Obesity, konsumsi kafein dapat menaikkan tingkat metabolisme tubuh 4-5 persen, asalkan dikonsumsi dengan tingkat metabolisme tubuh 4-5 persen, asalkan dikonsumsi dengan jumlah
jumlah yang yang benar. benar. Namun, Namun, penting penting untuk untuk tidak tidak mengonsumsinyamengonsumsinya secara berlebihan, karena dapat berdampak negatif pada tubuh Anda. secara berlebihan, karena dapat berdampak negatif pada tubuh Anda. 2.
2. Tidak minum susuTidak minum susu
Sebuah riset menunjukkan bahwa kekurangan kalsium telah Sebuah riset menunjukkan bahwa kekurangan kalsium telah dikaitkan dengan melambatnya proses metabolisme di dalam tubuh. dikaitkan dengan melambatnya proses metabolisme di dalam tubuh. Penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi produk susu rendah Penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi produk susu rendah lemak atau bebas lemak akan mengurangi jumlah penyerapan lemak lemak atau bebas lemak akan mengurangi jumlah penyerapan lemak yang berasal dari makanan lain. Jika memungkinkan, Anda dapat yang berasal dari makanan lain. Jika memungkinkan, Anda dapat mengonsumsi yogurt saat sarapan atau jam makan siang untuk mengonsumsi yogurt saat sarapan atau jam makan siang untuk memenuhi kebutuhan kalsium.
memenuhi kebutuhan kalsium. 3.
3. Melewatkan waktu makanMelewatkan waktu makan
Melewatkan waktu makan dengan alasan ingin langsing, Melewatkan waktu makan dengan alasan ingin langsing, sesungguhnya dapat menyebabkan proses metabolisme di dalam tubuh sesungguhnya dapat menyebabkan proses metabolisme di dalam tubuh menjadi lebih lambat. Mengapa? Karena, tubuh membutuhkan menjadi lebih lambat. Mengapa? Karena, tubuh membutuhkan sejumlah kalori setiap harinya untuk mendukung fungsi dari kerja sejumlah kalori setiap harinya untuk mendukung fungsi dari kerja tubuh. Jadi, jika asupan kalori terlalu rendah, maka tubuh akan mencari tubuh. Jadi, jika asupan kalori terlalu rendah, maka tubuh akan mencari sumber bahan makanan lain dan biasanya mereka mengambilnya dari sumber bahan makanan lain dan biasanya mereka mengambilnya dari jaringan otot.
jaringan otot.
4.
4. Terlalu banyak konsumsi alkoholTerlalu banyak konsumsi alkohol
Menurut sebuah artikel yang ditulis oleh Dr Mauro Di Pasquale Menurut sebuah artikel yang ditulis oleh Dr Mauro Di Pasquale pada
pada BodyBuilding.com, BodyBuilding.com, disebutkan disebutkan bahwa bahwa alkohol alkohol dapatdapat memperlambat metabolisme hingga 73 persen, bahkan beberapa jam memperlambat metabolisme hingga 73 persen, bahkan beberapa jam setelah Anda selesai mengonsumsi alkohol. Beberapa riset memang setelah Anda selesai mengonsumsi alkohol. Beberapa riset memang menunjukkan bahwa minum satu gelas alkohol memiliki beberapa menunjukkan bahwa minum satu gelas alkohol memiliki beberapa manfaat kesehatan, tetapi lebih dari itu harus dihindari.
manfaat kesehatan, tetapi lebih dari itu harus dihindari.
5.
Vitamin D telah lama dikenal sebagai vitamin “sinar matahari” dan Vitamin D telah lama dikenal sebagai vitamin “sinar matahari” dan sangat penting dalam membantu proses penyerapan kalsium. sangat penting dalam membantu proses penyerapan kalsium. Menghabiskan waktu beberapa menit di bawah sinar matahari tanpa Menghabiskan waktu beberapa menit di bawah sinar matahari tanpa tabir surya dapat memberikan Anda dosis yang baik dari vitamin D, tabir surya dapat memberikan Anda dosis yang baik dari vitamin D, seperti mendapat satu porsi ikan tuna, segelas susu atau sereal. Tetapi seperti mendapat satu porsi ikan tuna, segelas susu atau sereal. Tetapi ingat, Anda tidak boleh menghabiskan waktu terlalu lama berjemur di ingat, Anda tidak boleh menghabiskan waktu terlalu lama berjemur di bawah sinar
bawah sinar matahari matahari tanpa tanpa perlindungan untuk perlindungan untuk menghindari sengatanmenghindari sengatan matahari dan kanker kulit.
matahari dan kanker kulit.
6.
6. Masa Otot rendahMasa Otot rendah
Fakta ilmiah menyebutkan bahwa otot menggunakan lebih banyak Fakta ilmiah menyebutkan bahwa otot menggunakan lebih banyak energy ketimbang lemak. Oleh karena itu, seseorang yang memiliki energy ketimbang lemak. Oleh karena itu, seseorang yang memiliki massa otot lebih besar, umumnya cenderung memiliki tingkat massa otot lebih besar, umumnya cenderung memiliki tingkat metabolisme yang lebih cepat. Jadi, dengan melakukan latihan beban, metabolisme yang lebih cepat. Jadi, dengan melakukan latihan beban, tingkat metabolisme juga akan semakin meningkat. Sebagai bonus tingkat metabolisme juga akan semakin meningkat. Sebagai bonus tambahan, latihan beban juga akan membantu meningkatkan kepadatan tambahan, latihan beban juga akan membantu meningkatkan kepadatan tulang Anda.
tulang Anda.
7.
7. Kekurangan zat besiKekurangan zat besi
Besi adalah nutrisi penting yang diperlukan tubuh untuk membawa Besi adalah nutrisi penting yang diperlukan tubuh untuk membawa oksigen ke otot untuk membantu membakar lemak. Namun banyak oksigen ke otot untuk membantu membakar lemak. Namun banyak orang kekurangan zat besi, terutama pada kaum perempuan yang orang kekurangan zat besi, terutama pada kaum perempuan yang secara rutin mengalami periode bulanan (menstruasi). Kondisi ini secara rutin mengalami periode bulanan (menstruasi). Kondisi ini dapat menyebabkan seseorang menjadi cepat merasa lelah, lemas dapat menyebabkan seseorang menjadi cepat merasa lelah, lemas disamping juga akan memperlambat metabolisme. Namun, besi dapat disamping juga akan memperlambat metabolisme. Namun, besi dapat dengan mudah Anda temukan dalam makanan seperti daging dan dengan mudah Anda temukan dalam makanan seperti daging dan sayuran berdaun hijau seperti bayam.
sayuran berdaun hijau seperti bayam.
K.
K. PENYAKIT KELAINAN METABOLISME KARBOHIDRATPENYAKIT KELAINAN METABOLISME KARBOHIDRAT
Berikut beberapa penyakit akibat kelainan metabolisme karbohidrat: Berikut beberapa penyakit akibat kelainan metabolisme karbohidrat:
1.
Galaktosemia (kadar galaktosa yang tinggi dalam darah) biasanya Galaktosemia (kadar galaktosa yang tinggi dalam darah) biasanya disebabkan oleh kekurangan enzim galaktose 1-fosfat uridil transferase. disebabkan oleh kekurangan enzim galaktose 1-fosfat uridil transferase. Kelainan ini merupakan kelainan bawaan. Sekitar 1 dari 50.000-70.000 Kelainan ini merupakan kelainan bawaan. Sekitar 1 dari 50.000-70.000 bayi
bayi terlahir terlahir tanpa tanpa enzim enzim tersebut. tersebut. Patofisiologis Patofisiologis awalnya,pasien awalnya,pasien tampaktampak normal, tetapi beberapa hari atau beberapa minggu kemudian, nafsu normal, tetapi beberapa hari atau beberapa minggu kemudian, nafsu makannya akan berkurang, muntah, tampak kuning (jaundice) dan makannya akan berkurang, muntah, tampak kuning (jaundice) dan pertumbuhannya
pertumbuhannya yang yang normal normal terhenti. terhenti. Hati Hati membesar, membesar, di di dalam dalam airair kemihnya ditemukan sejumlah besar protein dan asam amino, terjadi kemihnya ditemukan sejumlah besar protein dan asam amino, terjadi pembengkakan jaringan dan pen
pembengkakan jaringan dan penimbunan cairan dalam tubuh.imbunan cairan dalam tubuh.
Karena kelainan ini merupakan herediter
Karena kelainan ini merupakan herediter yang dibawa oleh ibu atauyang dibawa oleh ibu atau ayahnya, seorang wanita yang diduga membawa gen untuk penyakit ini ayahnya, seorang wanita yang diduga membawa gen untuk penyakit ini sebaiknya tidak mengkonsumsi galaktose selama kehamilan. Jika sebaiknya tidak mengkonsumsi galaktose selama kehamilan. Jika pengobatan
pengobatan tertunda, tertunda, anak anak akan akan memiliki memiliki tubuh tubuh yang yang pendek pendek dandan mengalami keterbelakangan mental. Banyak yang menderita katarak. mengalami keterbelakangan mental. Banyak yang menderita katarak. Kebanyakan penyebabnya tidak diketahui. Pasien dengan galaktosemia, Kebanyakan penyebabnya tidak diketahui. Pasien dengan galaktosemia, dilarang mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung galaktosa dari dilarang mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung galaktosa dari karbohidrat seumur hidupnya, seperti susu yang kaya akan galaktosa.
karbohidrat seumur hidupnya, seperti susu yang kaya akan galaktosa.
2.
2. GlikogenesisGlikogenesis
Glikogenosis (Penyakit penimbunan glikogen) adalah sekumpulan Glikogenosis (Penyakit penimbunan glikogen) adalah sekumpulan penyakit
penyakit keturunan keturunan yang yang disebabkan disebabkan oleh oleh tidak tidak adanya adanya 1 1 atau atau beberapabeberapa enzim yang diperlukan untuk mengubah gula menjadi glikogen atau enzim yang diperlukan untuk mengubah gula menjadi glikogen atau mengubah glikogen menjadi glukosa(untuk Glikogenosis digunakan mengubah glikogen menjadi glukosa(untuk Glikogenosis digunakan sebagai energi). Pada glikogenosis, sejenis atau sejumlah glikogen yang sebagai energi). Pada glikogenosis, sejenis atau sejumlah glikogen yang abnormal diendapkan di dalam jaringan tubuh, terutama di hati. Diagnosis abnormal diendapkan di dalam jaringan tubuh, terutama di hati. Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap contoh jaringan ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap contoh jaringan (biasanya otot atau hati), yang menunjukkan adanya enzim yang hilang. (biasanya otot atau hati), yang menunjukkan adanya enzim yang hilang.
Pengobatan tergantung kepada jenis penyakitnya. Untuk membantu Pengobatan tergantung kepada jenis penyakitnya. Untuk membantu mencegah turunnya kadar gula darah, dianjurkan untuk mengkonsumsi mencegah turunnya kadar gula darah, dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan kaya karbohidrat dalam porsi kecil
makanan kaya karbohidrat dalam porsi kecil sebanyak beberapa kali dalamsebanyak beberapa kali dalam sehari. Pada beberapa anak yang masih kecil, masalah ini bisa diatasi sehari. Pada beberapa anak yang masih kecil, masalah ini bisa diatasi
dengan memberikan tepung jagung yang tidak dimasak setiap 4-6 jam. dengan memberikan tepung jagung yang tidak dimasak setiap 4-6 jam. Kadang pada malam hari diberikan larutan karbohidrat melalui selang Kadang pada malam hari diberikan larutan karbohidrat melalui selang yang dimasukkan ke lambung.
yang dimasukkan ke lambung.
Penyakit penimbunan glikogen cenderung menyebabkan Penyakit penimbunan glikogen cenderung menyebabkan penimbunan
penimbunan asam asam urat, urat, yang yang dapat dapat menyebabkan menyebabkan gout gout dan dan batu batu ginjal.ginjal. Untuk mencegah hal tersebut seringkali perlu diberikan obat-obatan. Pada Untuk mencegah hal tersebut seringkali perlu diberikan obat-obatan. Pada beberapa
beberapa jenis jenis glikogenesis, glikogenesis, untuk untuk mengurangi mengurangi kram kram otot, otot, aktivitas aktivitas anakanak harus dibatasi.
harus dibatasi.
3.
3. Intoleransi Fruktosa HerediterIntoleransi Fruktosa Herediter
Intoleransi Fruktosa Herediter adalah suatu penyakit keturunan Intoleransi Fruktosa Herediter adalah suatu penyakit keturunan dimana tubuh tidak dapat menggunakan fruktosa karena tidak memiliki dimana tubuh tidak dapat menggunakan fruktosa karena tidak memiliki enzim fosfofruktaldolase. Sebagai akibatnya, fruktose 1-fosfatase (yang enzim fosfofruktaldolase. Sebagai akibatnya, fruktose 1-fosfatase (yang merupakan hasil pemecahan dari fruktosa) tertimbun di dalam tubuh, merupakan hasil pemecahan dari fruktosa) tertimbun di dalam tubuh, menghalangi pembentukan glikogen dan menghalangi perubahan glikogen menghalangi pembentukan glikogen dan menghalangi perubahan glikogen menjadi glukosa sebagai sumber energi.
menjadi glukosa sebagai sumber energi.
Mencerna fruktosa atau sukrosa (yang dalam tubuh akan diuraikan Mencerna fruktosa atau sukrosa (yang dalam tubuh akan diuraikan menjadi fruktosa, kedua jenis gula ini terkandung dalam gula meja) dalam menjadi fruktosa, kedua jenis gula ini terkandung dalam gula meja) dalam jumlah yang lebih, bisa menyebab
jumlah yang lebih, bisa menyebabkan:kan:
- hipoglikemia (kadar gula darah yang rendah) disertai keringat dingin - hipoglikemia (kadar gula darah yang rendah) disertai keringat dingin - tremor (gerakan gemetar diluar kesadaran)
- tremor (gerakan gemetar diluar kesadaran) - linglung - linglung - mual - mual - muntah - muntah - nyeri perut - nyeri perut - kejang (kadang-kadang) - kejang (kadang-kadang) - koma. - koma. 4. 4. FruktosuriaFruktosuria
Fruktosuria merupakan suatu keadaan yang tidak berbahaya, Fruktosuria merupakan suatu keadaan yang tidak berbahaya, dimana fruktosa dibuang ke dalam air kemih. Fruktosuria disebabkan oleh dimana fruktosa dibuang ke dalam air kemih. Fruktosuria disebabkan oleh kekurangan enzim fruktokinase yang sifatnya diturunkan. 1 dari 130.000 kekurangan enzim fruktokinase yang sifatnya diturunkan. 1 dari 130.000 penduduk
penduduk menderita menderita fruktosuria. fruktosuria. Fruktosuria Fruktosuria tidak tidak menimbulkan menimbulkan gejala,gejala, tetapi kadar fruktosa yang tinggi di dalam darah dan air kemih dapat tetapi kadar fruktosa yang tinggi di dalam darah dan air kemih dapat menyebabkan kekeliruan diagnosis dengan diabetes mellitus. Tidak perlu menyebabkan kekeliruan diagnosis dengan diabetes mellitus. Tidak perlu dilakukan pengobatan khusus.
dilakukan pengobatan khusus.
5.
5. PentosuriaPentosuria
Pentosuria adalah suatu keadaan yang tidak berbahaya, yang Pentosuria adalah suatu keadaan yang tidak berbahaya, yang ditandai dengan ditemukannya gula xylulosa di dalam air kemih karena ditandai dengan ditemukannya gula xylulosa di dalam air kemih karena tubuh tidak memiliki enzim yang diperlukan untuk mengolah xylulosa. tubuh tidak memiliki enzim yang diperlukan untuk mengolah xylulosa. Pentosuria hampir selalu hanya ditemukan pada orang Yahudi. Pentosuria Pentosuria hampir selalu hanya ditemukan pada orang Yahudi. Pentosuria tidak menimbulkan masalah kesehatan, tetapi adanya xylulosa dalam air tidak menimbulkan masalah kesehatan, tetapi adanya xylulosa dalam air kemih bisa menyebabkan kekeliruan diagnosis dengan diabetes mellitus. kemih bisa menyebabkan kekeliruan diagnosis dengan diabetes mellitus. Tidak perlu dilakukan pengobatan khusus.
Tidak perlu dilakukan pengobatan khusus.
6.
6. Diabetes melitus (Hiperglykemia)Diabetes melitus (Hiperglykemia)
Penyebab penyakit ini adalah defisiensi insulin. Gejala klinis yang Penyebab penyakit ini adalah defisiensi insulin. Gejala klinis yang terjadi akibat penyakit ini adalah Hiperglikemia yaitu Glikosuria Dapat terjadi akibat penyakit ini adalah Hiperglikemia yaitu Glikosuria Dapat diikuti gangguan sekunder metabolisme protein dan lemak juga dapat diikuti gangguan sekunder metabolisme protein dan lemak juga dapat berakhir
berakhir dengan dengan kematian. kematian. Kebanyakan Kebanyakan yang yang menderita menderita penyakit penyakit iniini adalah orang yang berusia antara 50-60 tahun atau pada lansia.
BAB III BAB III PENUTUP PENUTUP A. A. KesimpulanKesimpulan
Berdasarkan pembahasan dari makalah “
Berdasarkan pembahasan dari makalah “ Fisiologi Tumbuhan danFisiologi Tumbuhan dan Sel Tumbuhan” ini, maka dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut :
Sel Tumbuhan” ini, maka dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut : 1.
1. Fisiologi tumbuhan adalah suatu bidang ilmu yang mengkajiFisiologi tumbuhan adalah suatu bidang ilmu yang mengkaji fenomena-fenomena penting di dalam tumbuhan
fenomena-fenomena penting di dalam tumbuhan 2.
2. Fisiologi tumbuhan mempelajari aktivitas hidup tumbuhan, meng-Fisiologi tumbuhan mempelajari aktivitas hidup tumbuhan, meng-interpretasikan proses-proses kehidupannya, dan mempelajari interpretasikan proses-proses kehidupannya, dan mempelajari tanggapan tumbuhan terhadap perubahan lingkungan serta tanggapan tumbuhan terhadap perubahan lingkungan serta pertumbuhan dan perkembang
pertumbuhan dan perkembangannyaannya 3.
3. Fisiologi tumbuhan berkaitan erat dengan cabang-cabang ilmu biologiFisiologi tumbuhan berkaitan erat dengan cabang-cabang ilmu biologi lain seperti ekologi dan ekofisiologi atau fisiologi lingkungan
lain seperti ekologi dan ekofisiologi atau fisiologi lingkungan 4.
4. Tumbuhan terdiri atas sel yang memiliki nucleus yang terbungkus olehTumbuhan terdiri atas sel yang memiliki nucleus yang terbungkus oleh membrane atau struktur serupa tapi tanpa membran
membrane atau struktur serupa tapi tanpa membran 5.
5. Sel tumbuhan memiliki beberapa jenis organel yang terbungkusSel tumbuhan memiliki beberapa jenis organel yang terbungkus membrane, misalnya kloroplas, mitokondria, nucleus, dan vakuola membrane, misalnya kloroplas, mitokondria, nucleus, dan vakuola 6.
6. Sebagian besar sel tumbuhan eukariotik diselimuti oleh dinding selSebagian besar sel tumbuhan eukariotik diselimuti oleh dinding sel ..
Metabolisme adalah proses pengolahan (pembentukan dan penguraian) Metabolisme adalah proses pengolahan (pembentukan dan penguraian) zat -zat yang diperlukan oleh tubuh agar tubuh dapat menjalankan fungsinya. zat -zat yang diperlukan oleh tubuh agar tubuh dapat menjalankan fungsinya. Kelainan Metabolisme adalah keadaan tubuh yang tidak mampu menjalankan Kelainan Metabolisme adalah keadaan tubuh yang tidak mampu menjalankan proses
proses metabolisme metabolisme karena karena sesuatu sesuatu dan dan lain lain hal. hal. Yang Yang paling paling berpengaruhberpengaruh bisa atau
bisa atau ketidak bisaan ketidak bisaan tubuh ialah tubuh ialah disebabkan oleh disebabkan oleh kelainan tidak kelainan tidak memilikimemiliki suatu enzim yang diperlukan untuk membantu metabolisme. Penyakit yang suatu enzim yang diperlukan untuk membantu metabolisme. Penyakit yang diakibatkan oleh kelainan metabolisme karbohidrat yaitu:
diakibatkan oleh kelainan metabolisme karbohidrat yaitu: 1.
1. GlikogenesisGlikogenesis 2.
2. Intoleransi fruktosa herediterIntoleransi fruktosa herediter 3.
3. FruktosuriaFruktosuria 4.
4. PentosuriaPentosuria 5.
B.
B. SaranSaran
Adapun saran penulis kepada pembaca agar pembaca dapat mengetahui Adapun saran penulis kepada pembaca agar pembaca dapat mengetahui bahwa sel dan metabolisme
bahwa sel dan metabolisme penting bagi kehidupan kita. Selain dari pada itu,penting bagi kehidupan kita. Selain dari pada itu, penulis memohon
penulis memohon maaf apabila maaf apabila terdapat terdapat kesalahan kesalahan karena kami karena kami masih masih dalamdalam proses
proses pembelajaran. pembelajaran. Dan Dan yang yang kami kami harapkan harapkan dengan dengan adanya adanya makalahmakalah ini,dapat menjadi wacana yang membuka pola pikir pembaca dan memberi ini,dapat menjadi wacana yang membuka pola pikir pembaca dan memberi saran yang sifatnya tersirat maupun tersurat.
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR PUSTAKA
Agustriana, Rochmah d Agustriana, Rochmah dan Tunjung Tripeni. 20an Tunjung Tripeni. 2006. Buku Ajar.06. Buku Ajar. Fisiologi Tumbuhan I
Fisiologi Tumbuhan I
Universitas Lampung : Universitas Lampung : Bandar LampungBandar Lampung
Campbell, ReeceCampbell, Reece
–
–
Mitchell. 2002. Biologi. Erlangga : Jakarta Mitchell. 2002. Biologi. Erlangga : Jakarta
Hasnunidah, Neni. 20 Hasnunidah, Neni. 2010. Buku Ajar. Fisiologi Tu10. Buku Ajar. Fisiologi Tumbuhan. Universitasmbuhan. Universitas Lampung: Band
Lampung: Bandar Lampungar Lampung
Lakitan, Benyamin. 200 Lakitan, Benyamin. 2001. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuha1. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. PT. Rajan. PT. Raja Grafindo Persada: Jakarta
Grafindo Persada: Jakarta
Salisbury, F.B dan C.W. Ross. Fisiologi Tumbuhan. ITB Bandung : BandungSalisbury, F.B dan C.W. Ross. Fisiologi Tumbuhan. ITB Bandung : Bandung Sutrian, Yayan. 1992. Pengantar Anatomi Tumbuh-Tumbuhan. Tentang Sel Sutrian, Yayan. 1992. Pengantar Anatomi Tumbuh-Tumbuhan. Tentang Sel & Jaringan. Rineka Cipta : Jakarta