• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pola Aktivitas Dan Latihan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pola Aktivitas Dan Latihan"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

Pola Aktivitas Dan Latihan

Pola Aktivitas Dan Latihan

Menggunakan tabel aktifitas meliputi makan, mandi berpakaian, eliminasi, mobilisaasi di tempat

Menggunakan tabel aktifitas meliputi makan, mandi berpakaian, eliminasi, mobilisaasi di tempat

tidur, berpindah, ambulansi, naik tangga, serta berikan keterangan skala dari 0 – 4 yaitu :

tidur, berpindah, ambulansi, naik tangga, serta berikan keterangan skala dari 0 – 4 yaitu :

0

0 : : MandiriMandiri

 : : Di Di bantu bantu sebagiansebagian

!

! : : Di Di bantu bantu orang orang lainlain

"

" : : Di Di bantu bantu orang dan orang dan peralatanperalatan

4

4 : : #etergantungan #etergantungan $ $ tidak tidak mampumampu

A Akkttiiffiittaass 00  !! "" 44 M Maakkaann %% M Maannddii %% & &eerrppaakkaaiiaann %% ' 'lliimmiinnaassii %% M Moobbiilliissaassi i ddiitteemmppaat t ttiidduurr %% & &eerrppiinnddaahh %% A Ammbbuullaannssii %%  (aik tangga  (aik tangga %% htp://digilib.u

htp://digilib.unimus.ac.id/downlnimus.ac.id/download.php?id=10203oad.php?id=10203

htp://healhandbeau

htp://healhandbeaufulinfo.blfulinfo.blogspo.co.id/2012/09/kogspo.co.id/2012/09/konsepkebuuhonsepkebuuhanak!iasdananak!iasdanlahan.hmllahan.hml NILAI-NILAI NORMAL

NILAI-NILAI NORMAL

Kategori tingkat kemampuan aktivitas adalah sebagai berikut :

Kategori tingkat kemampuan aktivitas adalah sebagai berikut :

)ingkat aktivitas $ )ingkat aktivitas $ mobilitas mobilitas #ategori #ategori )ingkat 0 )ingkat 0 )ingkat  )ingkat  )ingkat ! )ingkat ! )ingkat " )ingkat " )ingkat 4 )ingkat 4

Mampu mera*at diri sendiri se+ara penuh Mampu mera*at diri sendiri se+ara penuh Memerlukan penggunaan alat

Memerlukan penggunaan alat

Memerlukan bantuan atau penga*asan Memerlukan bantuan atau penga*asan orang lain

orang lain

Memerlukan bantuan, penga*asan orang Memerlukan bantuan, penga*asan orang lain dan peralatan

lain dan peralatan

angat tergantung dan tidak dapat angat tergantung dan tidak dapat melakukan atau berpartisipasi dalam melakukan atau berpartisipasi dalam  pera*atan

 pera*atan Kea

Keadaadaan n pospostur tur yanyang g seiseimbambang ng sessesuai uai dendengan gan gargaris is sumsumbu bu dendengan gan sensentrtralnalnya ya adaadalalah h gragravitvitasiasi..

Kema

Kemampuan mpuan tubuh tubuh dalam mempertadalam mempertahankan hankan keseikeseimbangmbangan an seperseperti ti kemamkemampuan puan manganmangangkat gkat beban,beban,

maksimal 57 %.

(2)

C.

C. HAL-HHAL-HAL AL YYANG ANG PERLPERLU U DIKADIKAJI JI PPADA ADA KLIEKLIEN N YYANG ANG MENMENGALAGALAMI MI GANGGANGGUAN GUAN KEBKEBUTUHUTUHANAN AKTIVITAS DAN LATIHAN

AKTIVITAS DAN LATIHAN

gkat aktivitas sehari-hari

gkat aktivitas sehari-hari

-- Pola aktivitas sehari-hariPola aktivitas sehari-hari

-- Jenis, rekuensi dan lamanya latihan isikJenis, rekuensi dan lamanya latihan isik

!.

!. Tingkat kelelahanTingkat kelelahan

--  "ktivitas yang  "ktivitas yang membuat lelahmembuat lelah

-- #i$ayat sesak napas#i$ayat sesak napas

.

. &angguan pergerakan&angguan pergerakan

-- Penyebab gangguan pergerakanPenyebab gangguan pergerakan

-- Tanda dan ge'alaTanda dan ge'ala

-- (ek dari gangguan pergerakan(ek dari gangguan pergerakan

).

). Pemeriksaan isikPemeriksaan isik

-- Tingkat kesadaranTingkat kesadaran

-- Postur*bentuk tubuh +koliosis, Kiposis, ordosis, ara ber'alan/Postur*bentuk tubuh +koliosis, Kiposis, ordosis, ara ber'alan/

-- (kst(kstremiremitas tas +Kel+Kelemahaemahan, n, &ang&angguan guan sensosensorik, rik, TTonus onus otototot, , "tr"tropi, opi, TrTremoremor, , &erak&erakan an tak tak terkterkendalendali,i,

Kekua

Kekuatan tan otototot, , KemamKemampuan puan 'ala'alan, n, KemaKemampuan duduk, mpuan duduk, KemaKemampuan berdiri, 0yeri mpuan berdiri, 0yeri sendisendi, , KekakKekakuanuan

sendi/

sendi/

II.

II. DIAGNOSA KEPERAWATANDIAGNOSA KEPERAWATAN

a.

a. &angguan mobilitas isik b.d. immobilisasi dan gangguan neuromus1ular &angguan mobilitas isik b.d. immobilisasi dan gangguan neuromus1ular 

b.

b. 2ntoleransi aktivitas b.d nyeri dan pembatasan pergerakan2ntoleransi aktivitas b.d nyeri dan pembatasan pergerakan

1.

1. 3eisit pera$atan diri b.d 3eisit pera$atan diri b.d kelemahankelemahan

LAKSANAAN KEPERAWATAN LAKSANAAN KEPERAWATAN

1

1 GGaanngggguuaan n mmoobbiilliittaas s ffiissiik k  b

b.d.d. . iimmmmoobbiilliissaassi i ddaann gangguan neuromuskular gangguan neuromuskular Definisi : Definisi : # #eetteerrbbaattaassaan n ddaallaamm kebebasan untuk pergerakan kebebasan untuk pergerakan fi

fisisik k tetertrtenentu tu papada da babagigianan tu

tububuh h atatau au sasatu tu atatau au lelebibihh ekstremitas

ekstremitas

&atasan karakteristik : &atasan karakteristik :

Po

Poststur ur tutububuh h yayang ng titiddak ak  st

stababil il seselalama ma memelalakukukakann kegiatan rutin harian

kegiatan rutin harian #et

#eterberbataatasan san kemkemampampuanuan uunnttuuk k mmeellaakkuukkaann keterampilan motorik kasar  keterampilan motorik kasar 

NOC : NOC :

Mobility Level Mobility Level

e

etetellah ah didilalakkukukan an titinnddakakanan  pera*atan

 pera*atan selama selama " " hari hari dapatdapat ter

terideidentintifikfikasi asi MobMobiliility ty levlevel,el, dengan kriteria hasil :

dengan kriteria hasil : aktifitas fisik meningkat aktifitas fisik meningkat M Meellaappoorrkkaan n ppeerraassaaaann  peningkatan  peningkatan kekuatan,kemampuan dalam kekuatan,kemampuan dalam  bergerak   bergerak  #li

#lien en bisbisa a melmelakuakukankanaktaktifiifitastas *alaupun dengan dibantu

*alaupun dengan dibantu

Memperagakan penggunaan alat Memperagakan penggunaan alat &antu untuk mobilisasi -*alker. &antu untuk mobilisasi -*alker.

NIC : NIC :

Exerise t!era"y : ambulation Exerise t!era"y : ambulation

M

Moonniittoorriinng g vviittaal l ssiiggnn sebelum$sesudah latihan dan lihat sebelum$sesudah latihan dan lihat respon pasien saat latihan

respon pasien saat latihan A/

A/ararkakan n papasisien en atatau au tetenanagaga ke

kesesehahatatan n lalain in tetentntanang g teteknknik ik  ambulasi

ambulasi

#a/i kemampuan pasien

#a/i kemampuan pasien daladalamm mobilisasi

mobilisasi

Latih pasien dalam pemenuhan Latih pasien dalam pemenuhan kebutuhan ADLs se+ara mandiri kebutuhan ADLs se+ara mandiri sesuai kemampuan

sesuai kemampuan

Dampingi dan &antu pasien saat Dampingi dan &antu pasien saat mo

mobibililisasasi si dadan n babantntu u pepenunuhihi kebutuhan ADLs ps

kebutuhan ADLs ps &e

(3)

#eterbatasan 12M

3saha kuat untuk perubahan gerak 

memerlukan

A/arkan pasien bagaimana merubah posisi dan berikan  bantuan /ika diperlukan

# Intoleransi aktivitas b.d nyeri dan "embatasan "ergerakan

Definisi : #etidak+ukupan energi se+ara fisiologis maupun psikologis untuk  meneruskan atau menyelesaikan aktifitas yang diminta atau aktifitas sehari hari

&atasan karakteristik :

melaporkan se+ara verbal adanya kelelahan atau kelemahan

1espon abnormal dari tekanan darah atau nadi terhadap aktifitas

Perubahan '# yang menun/ukkan aritmia atau iskemia

Adanya dyspneu atau ketidaknyamanan saat  beraktivitas

5aktor fa+tor yang  berhubungan :

)irah &aring atau imobilisasi

#elemahan menyeluruh #etidakseimbangan antara suplei oksigen dengan kebutuhan

aya hidup yang dipertahankan

NOC :

'nergy +onservation elf 6are : ADLs

$riteria %asil :

&erpartisipasi dalam aktivitas fisik tanpa disertai peningkatan tekanan darah, nadi dan 11 

Mampu melakukan aktivitas sehari hari -ADLs. se+ara mandiri

NIC :

'nergy Management

2bservasi adanya pembatasan ps dalam melakukan aktivitas

Dorong ps untuk   mengungkapkan perasaan terhadap keterbatasan

#a/i adanya fa+tor yang menyebabkan kelelahan

Monitor nutrisi dan sumber  energi yang adekuat

Monitor pasien akan adanya kelelahan fisik dan emosi se+ara  berlebihan

Monitor respon kardivaskuler terhadap aktivitas

Monitor pola tidur dan lamanya tidur$istirahat pasien

&tivity '!era"y

#olaborasikan dengan )enaga 1ehabilitasi Medik dalam meren+anakan progran terapi yang tepat

&antu klien untuk   mengidentifikasi aktivitas yang mampu dilakukan

&antu untuk memilih aktivitas konsisten yangsesuai dengan kemampuan fisik, psikologi dan so+ial

&antu untuk mengidentifikasi dan mendapatkan sumber yang diperlukan untuk aktivitas yang diinginkan

&antu untuk mendpatkan alat  bantuan aktivitas seperti kursi

roda, krek 

&antu untu mengidentifikasi aktivitas yang disukai

&antu klien untuk membuat  /ad*al latihan di*aktu luang

&antu pasien$keluarga untuk  mengidentifikasi kekurangan dalam beraktivitas

ediakan penguatan positif bagi yang aktif beraktivitas

(4)

&antu pasien untuk   mengembangkan motivasi diri dan penguatan

Monitor respon fisik, emosi, so+ial dan spiritual

( )efisit "era*atan diri b.d kelema!an

&atsan karakteristik:

Pasien tidak mampu mandi dan toileting se+ara mandiri

NOC :

+elf Care:&)L,s

#riteria 7asil :

8 #lien terbebas dari bau badan

8 Menyatakan kenyamanan terhadap kemampuan untuk  melakukan ADLs

8 Dapat melakukan ADL dengan  bantuan

NIC :

+elf Care assistane : &)Ls

Monitor kemampuan klien untuk   pera*atan diri yang mandiri

Monitor kebutuhan klien untuk  alat8alat bantu untuk kebersihan diri, berpakaian, berhias, toileting dan makan

ediakan bantuan sampai klien mampu se+ara utuh untuk  melakukan self8+are

Dorong klien untuk melakukan aktivitas sehari8hari yang normal sesuai kemampuan yang dimiliki

Dorong untuk melakukan se+ara mandiri, tapi beri bantuan ketika klien tidak mampu melakukannya

A/arkan klien$ keluarga untuk  mendorong kemandirian, untuk  memberikan bantuan hanya /ika  pasien tidak mampu untuk 

melakukannya

&erikan aktivitas rutin sehari8 hari sesuai kemampuan

Pertimbangkan usia klien /ika mendorong pelaksanaan aktivitas sehari8hari

PUSTAKA

To$arto, 4artonal. !7. Kebutuhan Dasar & Prose Keperawatan Edisi 3. Jakarta: alemba 6edika.  "limul , " "8i8. !9. Pengantar KDM Aplikasi Konsep & P roses Keperawatan. Jakarta:alemba 6edika.

(lis J.#, 0o$lis (.". ;<5. Nursing a Human Needs Approach Third Edition oughton 6elin ompany: =oston.

0anda. !5. 0ursing 3iagnosis: 3einition > lassii1ation, !5-!9, 0orth "meri1an 0ursing 3iagnosis  "sso1iation, Philadelphia

0ursing 2ntervention lassii1ation +02/ 0ursing ?ut1ome lassii1atin +0?/

(5)

Indeks Barthel merupakan suatu instrument pengkajian yang berfungsi mengukur kemandirian fungsional dalam hal perawatan diri dan mobilitas serta dapat juga digunakan sebagai kriteria dalam menilai kemampuan fungsional bagi pasien-pasien yang mengalami gangguan keseimbangan.

 menggunakan 10 indikator, yaitu 

!abel 1. Instrument pengkajian dengan Indeks Barthel.

No. Item yang dinilai Skor Nilai

1. "akan (Feeding) 0 # !idak mampu

 # Butuh bantuan memotong, mengoles mentegadll.  # "andiri

$. "andi (Bathing)  # !ergantung orang lain  # "andiri

%. &erawatan diri (Grooming)

 # "embutuhkan bantuan orang lain

 # "andiri dalam perawatan muka, rambut, gigi, dan  ber'ukur

. Berpakaian (Dressing  )

 # !ergantung orang lain

 # ebagian dibantu (misal mengan'ing baju)  # "andiri

*. Buang air ke'il (Bowel)

 # Inkontinensia atau pakai kateter dan tidak terkontrol

 # +adang Inkontinensia (maks, 1$ jam)  # +ontinensia (teratur untuk lebih dari  hari) . Buang

air besar (Bladder)

 # Inkontinensia (tidak teratur atau perlu enema)  # +adang Inkontensia (sekali seminggu)

 # +ontinensia (teratur)

. &enggunaan toilet # !ergantung bantuan orang lain

 # "embutuhkan bantuan, tapi dapat melakukan  beberapa hal sendiri

 # "andiri /. !ransfer # !idak mampu

 # Butuh bantuan untuk bisa duduk ($ orang)  # Bantuan ke'il (1 orang)

 # "andiri

. "obilitas # Immobile (tidak mampu)  # "enggunakan kursi roda

 # Berjalan dengan bantuan satu orang  # "andiri (meskipun menggunakan alat

 bantu seperti, tongkat) 10. aik turun tangga # !idak mampu

 # "embutuhkan bantuan (alat bantu)  # "andiri Interpretasi hasil  $0  "andiri 1$-1  +etergantungan 2ingan -11  +etergantungan edang *-/  +etergantungan Berat

(6)

0-  +etergantungan !otal

"a#$am% 'i dkk. (2010). *suhan +epe#awaan ,ada -ansia. aka#a : #ans nfo "edika

$) Indeks +ats

Indeks kat3 adalah suatu instrument pengkajian dengan sistem penilaian yang didasarkan pada kemampuan seseorang untuk melakukan akti4itas kehidupan sehari-hari se'ara mandiri. &enentuan kemandirian fungsional dapat mengidentifikasikan kemampuan dan keterbatasan klien sehingga memudahkan pemilihan inter4ensi yang tepat ("aryam, 2. iti, dkk, $011).

&engkajian ini menggunakan indeks kemandirian +at3 untuk akti4itas kehidupan sehari-hari  yang berdasarkan pada e4aluasi fungsi mandiri atau bergantung dari klien dalam hal 1) makan, $)

kontinen (B5B atau B5+), %) berpindah, ) ke kamar ke'il, *) mandi dan berpakaian ("aryam, 2. iti, dkk, $011).

!abel $. &enilaian Indeks +at3 menurut "aryam, 2. iti, dkk, $011.

Skore Kriteria

 5  +emandirian dalam hal makan, kontinen (B5B atau B5+),  berpindah, ke kamar ke'il mandi dan berpakaian.

B +emandirian dalam semua hal ke'uali satu dari fungsi tersebut.

6 +emandirian dalam semua hal, ke'uali mandi dan satu fungsi tambahan.

7 +emandirian dalam semua hal ke'uali mandi, berpakaian dan satu fungsi tambahan.

8 +emandirian dalam semua hal ke'uali mandi, berpakaian, ke kamarke'il dan satu fungsi tambahan.

9 +emandirian dalam semua hal ke'uali mandi, berpakaian, ke kamar ke'il, berpindah dan satu fungsi tambahan.

: +etergantungan pada ke enam fungsi tersebut.

;ain < ;ain !ergantung pada sedikitnya dua fungsi, tetapi tidak dapat diklasifikasikan sebagai 6, 7, 8 atau 9

+eterangan

+emandirian berarti tanpa pengawasan, pengarahan, atau bantuan aktif dari orang lain. eseorang yang menolak melakukan suatu fungsi dianggap tidak melakukan fungsi, meskipun sebenarnyamampu.

(7)

 Mandiri: bantuan hanya pada satu bagian mandi (seperti punggung atau ekstermitas yang tidak mampu) atau mandi sendiri sepenuhnya.

 Bergantung: bantuan mandi lebih dari satu bagian tubuh, bantuan masuk dan keluar dari bak mandsi, serta tidak mandi sendiri.

$. Berpakaian

 Mandiri: mengambil baju dari lemari, memakai pakaian, melepaskan pakaian, mengan'ingi atau mengikat pakaian.

Tergantung: tidak dapat memakai baju sendiri atau baju hanya sebagian. %. +e +amar +e'il

 Mandiri: masuk dan keluar dari kamar ke'il kemudian membersihkan genitalia sendiri. Tergantung: menerima bantuan untuk masuk ke kamar ke'il dan menggunakan pispot. . Berpindah

 Mandiri: berpindah ke dan dari tempat tidur untuk duduk, bangkit dari kursi sendiri.

Tergantung: bantuan dalam naik atau turun dari tempat tidur atau kursi, tidak melakukan satu, atau lebih berpindah.

*. +ontinen

 Mandiri: B5+ dan B5B seluruh dikontrol sendiri.

Tergantung: Inkontinensia parsial atau lokal= penggunaan kateter, pispot, enema, dan pembalut (pampres).

. "akan

 Mandiri: mengambil makanan dari piring dan menyuapinya sendiri.

 Bergantung: bantuan dalam hal mengambil makanan dari piring dan menyuapinya, tidak makan sama sekali, dan makan parenteral (:!).

!abel %. "odifikasi Indeks +emandirian +at3 menurut "aryam, 2. iti, dkk, $011.

No. Aktivitas Mandiri

Nilai (1)

Tergantung (Nilai 0) 1 "andi di kamar mandi (menggosok,

membersihkan, dan mengeringkan badan).

$ "enyiapkan pakaian, membuka, dan menggunakannya.

% "emakan makanan yang telah disiapkan.

 "emelihara kebersihan diri untuk penampilan diri (menyisir rambut, men'u'i rambut, mengosok gigi, men'ukur kumis).

* Buang air besar di >6 (membersihkan dan mengeringkn daerah bokong).

 7apat mengontrol pengeluaran feses (tinja).

(8)

dan mengeringkan daerah kemaluan). / 7apat mengontrol pengeluaran air kemih.

 Berjalan di lingkungan tempat tinggal atau ke luar ruangan tanpa alat bantu, seperti tongkat.

10 "enjalankan agama sesuai agama dan keper'ayaan yang dianut.

11 "elakukan pekerjaan rumah, seperti merapikan tempat tidur, men'u'i pakaian, memasak, dan membersihkan ruangan.

1$ Berbelanja untuk kebutuhan sendiri atau kebutuhan keluarga.

1% "engelola keuangan (menyimpan dan menggunakan uang sendiri).

1 "engguanakan sarana transfortasi umum untuk   berpergian.

1* "enyiapkan obat dan minum obat sesuai dengan aturan (takaran obat dan waktu minum obat tepat).

1 "eren'anakan dan mengambil keputusan untuk  kepentingan keluarga dalam hal penggunakan uang, akti4itas sosial yang dilakukan dan kebutuhan akan pelayanan kesehatan.

1 "elakukan akti4itas di waktu luang (kegiatan keagamaan, sosial, rekreasi, olah raga dan menyalurkan hobi.

JUMA! "#IN MAN$I%I

 5nalisi ?asil 

&oint  1% < 1  "andiri

&oint  0 < 1$  +etergantungan

LAP21A( P'(DA73L3A(

A37A( #'P'1A9A)A( PADA PA'(

(9)

Disusun 2leh :

 Satya Putra Lencana M11.01.0015

P121AM )3D  #'P'1A9A)A(

'#2LA7 )( LM3 #''7A)A( MADA(

<2<A#A1)A

(10)

!0!

L&-O&N -EN)&%/L/&N

$E0/'/%&N &$'II'&+ )&N I+'I&%&'

&. -ENGE'I&N

Aktivitas adalah suatu energy atau keadaan bergerak dimana manusia memerlukan untuk  dapat memenuhi kebutuhan hidup alah satu tanda kesehatan adalah adanya kemampuan seseorang melakukan aktivitas seperti berdiri, ber/alan dan beker/a #emampuan aktivitas seseorang tidak terlepas dari keadekuatan system persarafan dan muskuloskeletel

#ebutuhan aktivitas -pergerakan. merupakan satu kesatuan yang saling berhubungan dengan kebutuhan dasar dan tidur, dan saling mempengaruhi manusia yang lain seperti istirahat

Aktivitas sebagai salah satu tanda bah*a seseorang itu dalam keadaan sehat eseorang dalam rentang sehat dilihat dari bagaimana kemampuannya dalam melakukan berbagai aktivitas seperti misalnya berdiri, ber/alan dan beker/a #emampuan aktivitas seseorang itu tidak terlepas dari keadekuatan system persarafan dan mus+uloskeletal

Aktivitas sendiri sebagai suatu energi atau keadaan bergerak dimana manusia memerlukan hal tersebut agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya

0. $ON+E- )&+&  Fisiologi Pergerakan

Pergerakan merupakan rangkaian yang terintegrasi antara system mus+uloskeletal dan system persarafan

 istem Mus+uloskeletal berfungsi sebagai :

a Mendukung dan memberi bentuk /aringan tubuh

 b Melindungi bagian tubuh tetentu seperti hati, gin/al, otak dan paru8paru + )empat melekatnya otot dan tendon

d umber mineral seperti garam dan posfat e )empat produksinya sel darah

! istem 2tot &erfungsi ebagai :

a Pergerakan

 b Membentuk postur 

(11)

C. NIL&I NIL&I NOM&L

#ategori tingkat kemampuan aktivitas adalah sebagai berikut :

'ingkat &ktivitas 2 Mobilisasi $ategori

)ingkat 0  penuhMampu mera*at diri sendiri se+ara )ingkat  Memerlukan penggunaaan alat )ingkat !  penga*asan orang lainMemerlukan bantuan atau )ingkat " Memerlukan bantuan, penga*asanorang lain dan peralatan )ingkat 4 angat tergantung dan tidak dapatmelakukan atau berpartisipasi

dalam pera*atan

). EN'&NG GE&$ +EN)I

Gerak +endi )era3at entang yang Normal

&ahu : Aberhubungan denganuksi =0 iku : 5leksi >0 Pergelangan )angan :  5leksi  'kstensi  7iperekstensi  Aberhubungan denganuksi  Adduksi =0 – ?0 =0 – ?0 @0 – ?0 0 – !0 "0 – >0 )angan Dan ari :

 5leksi  'kstensi  7iperekstensi  Aberhubungan denganuksi  Adduksi ?0 ?0 "0 !0 !0 #eterangan :

5leksi B Menekuk persendian 'kstensi : Meluruskan persensian

Aberhubungan denganuksi : erakkan anggota tubuh ke arah atas Adduksi : erkana anggota tubuh men/auhi aksis

1otasi : Memutar atau menggerakkan suatu bagian melingkar aksis Pronasi : Memutar ke ba*ah

(12)

nfers : Menggerakkan ke dalam 'fersi : Menggerakkan ke luar 

E. )E&4&' $E$/&'&N O'O'

3ntuk mengetahui seberapa dera/at kekuatan otot dapat digunakan dengan sekala sebagai  berikut :

+kala $akuatan

Otot 567 $eternagan

0 0 Paralisis sempurna

 0 )idak ada gerakkan, kontraksi ototdapat dipalpasi atau dilihat ! !> erakkan otot penuh mela*an gravitasidengan topangan " >0 erkkan yang normal mela*angravitasi 4 @> erakkan penuh yang normal mela*angravitasi dan mela*an tahanan minimal > 00 #ekuatan normal, gerkkan penh yangnormal mela*an gravitasi dan mela*an

tahanan penuh

8. -O+'/ '/0/% 50O)9 &LIGMEN'7

Postur tubuh merupakan susunan geometris dari bagian8bagian tubuh yang berhubungan dengan bagian tubuh lain &agian yang dipela/ari dari postur tubuh adalah persendian,, tendon, ligamen, dan otot Apabila keempat bagian tersebut digunakan dengan benar dan ter/adi keseimbangan, maka dapat men/adikan fungsi tubuh maksimal, seperti dala posisi duduk, berdiri dan berbaring yang benar

Potur tubuh yang baik dapat meningkatkan fungssi tangan dengan baik, mengurangi  /umlah energy yang digunakan, memperthaankan keseimbangan, mengurangi ke+elakaan,

memperluas ekspansi paru dan menigkatkan sirkulasi renal dan gastrointestinal 3ntuk  mendapatkan postur tubuh yang benar, terdapat beberapa prinsip yang perlu diperhatikan, diantaranya :

 #eseimbangan dapar dipertahankan /ika garis gravitasi -line og gravy – garis ima/iner verti+al. mele*ati pusat gravitasi -+enter of gravity – titik yang berada di pertengahan garis tubuh. dan dasar tumpuan -base of support – posisi menyangga atau menopang tubuh.

! ikia dara tumpuan lebih luas dan pusat gravitasi lebih rendah, kestabilan dan keseimbangan akan lebih besar

" ika gravitasi berada di luar pusat dasar tumpuan, enegi akan lebih banya digunakan untuk  memperthanakan keseimabangan

4 Dasar tumpuan yang luas dan bagian – bagian dari postur tubuh yang baik akan menghemat energy dan men+egah kelelahan otot

(13)

C Mempertkuat otot yang lemah dapat membantu men+egah kekakuan otot dan ligament

@ Posisi dan aktivitas yang bervariasi dapat membantu mempertahankan otot dan men+egah kelelahan

= Pergantian antara masa aktivitas dan istirahat dapat men+egah kelelahan

? Membagi keseimbangan antara aktivitas pada lengan dan kaki untuk men+egah beban belakang 0 Postur yang buru dalam *aktu yang lama dapat menimbulkan rasa nyeri, kelelahan otot, dan

kontraktur

G. 0O)9 MEC%&NIC

Mekanika adalah penggunaan organ se+ara efisien dan efektif sesuai fungsinya Melakukan aktivitas dan istirahat pada posisi yang benar akan meningkatkan kesehatan

2rtopedik adalah pen+egahan dan perbaikan dari kerusakan struktur tubuh seperti pada orang yang mengalami gangguan otot 2rang yang bedrest lama akan menurunkan tonus otot

Perlu dipahami tentang body aligment, keseimbangan dan kooerdinasi a &ody aligment$postur 

Postur yang baik karena menggunakan otot dan rangka tersebut se+ara benarMisalnya pada  posisi duduk, berdiri, mengangkat benda, dll

 b #eseimbangan

#eadaan postur yang seimbang sesuai dengan garis sumbu dengan sentralnya adalah gravitasi + #oordinasi pergerakan tubuh

#emampuan tubuh dalam mempertahankan keseimbangan seperti kemampuan mengangkat  benda, maksimal >@  dari berat badan

%. 8&$'O  8&$'O 9&NG MEM-ENG&/%I -O+'/ '/0/% )&N -EGE&$$&N

 Tingkat perkembangan tubuh

3sia akan mempengaruhi tingkat perkembangan neorumuskuler dan tubuh se+ara proporsional,  postur, pergerakan dan refleks akan berfungsi se+ara optimal

!  Kesehatan fisik 

Penyakit, +a+at tubuh dan immobilisasi akan mempengaruhi pergerakan tubuh

"  Keadaan nutrisi 

#urangnya nutrisi dapat menyebabkan kelemahan otot dan obesitas dapat menyebabkan  pergerakan men/adi kurang bebas

(14)

4  Emosi 

1asa aman dan gembira dapat mempengaruhi aktivitas tubuh seseorang #eresahan dan kesusahan dapat menghilangkan semangat yang kemudian sering dimanifestasikan dengan kurangnya aktivitas

>  Kelemahan neorumuskel dan skeletal 

Adanya abnormal postur seperti s+oliosis, lordosis dan kiposis dapat berpengaruh terhadap  pergerakan

C  Pekerjaan

eseorang yang beker/a dikantor kurang melakukan aktivitas bila dibandingkan dengan petani atau buruh

@  Status kesehatan

= Gaya hidup

?  Perilaku dan nilai 

I. MO0ILI+&+I

  Pengertian Mobilisasi 

Mobilisasi adalah suatu kondisi dimana tubuh dapat melakukan kegiatan dengan bebas

(Kosier, !"!#

! Tujuan dai mobilisasi antara lain $

a Memnuhi kebutuhan dasar manusia  b Men+egah ter/adinya trauma

+ Mempertahankan tingkat kesehatan

d Memperrthanakan interaksi so+ial dan peran sehari – hari e Men+egah hilangnya kamampuan funsi tubuh

" Faktor yang mempengaruhi mobilisasi $

a aya hidup

(15)

+ #ebudayaan d )ingkat energy

e 3sia dan satud perkembangan

4. IMO0ILI+&+I

mobilisasi adalah ketidakmamapuan untuk bergerak se+ara aktif akibat berbagai penyakit atau impairment -gangguan pada alat $ organ tubuh. yang bersifat fisik atau mental mobilisasi  /uga dapat diartikan sebagai suatu keadaan tidak bergerak$tirah baring yang terus – menerus

selama > hari akibat perubahan fungdi fisiologis

(%indgren et al, &''#

$. 8&$'O;8&$'O 9&NG MEM-ENG&/%I $/&NGN9& -EGE&$&N &'&/ IMMO0ILI+&+I

 Gangguan mus)uloskeletal 

a 2steoporosis  b Atropi

+ #ontraktur 

d #ekakuan dan sakit sendi

! Gangguan kardio*askuler 

a Postural hipotensi  b ;asodilatasi vena

+ Peningkatan penggunaan valsava maneuver 

" Gangguan system respirasi 

a Penurunan gerak pernafasan  b &ertambahnya sekresi paru

+ Atelektasis

d 7ipotesis pneumonia

L. 8&$'O;8&$'O 9&NG MEM-ENG&/%I 'OLE&N+I &$'II'&+

 Faktor fisiologis

a 5rekuensi penyakit atau operasi dalam ! bulan  b )ipe penyakit atau operasi dalam ! bulan terakhir 

(16)

d tatus mus+uloskeletal - mis Penurunan massa otot . e Pola tidur 

f #eberadaan nyeri, pengontrolan nyeri

g )anda8tanda vital: frekuensi pernapasan dan nadi kembali ke tingkat istirahat dalam > menit setelah latihan, tekanan darah kembali seperti semula dalam >80 menit setelah latihan

h )ipe dan frekuensi aktivitas latihan

i #elainan hasil laboratorium seperti penurunan konsentrasi 2! arteri, penurunan kadar hemoglobin, kadar elektrolit yang tidak normal

! Faktor emosional 

a uasasana hati -mood., depresi, +emas  b Motivasi

+ #etergantungan Eat kimia -mis 2bat8obatan, al+ohol, nikotin . d ambaran diri

" Faktor Perkembangan

a 3sia

 b enis kelamin + #ehamilan

d Perubahan massa otot karena perubahan perkembangan e Perubahan system skeletal karena perubahan perkembangan

&+/%&N $E-E&<&'&N

$E0/'/%&N &$'II'&+ )&N I+'I&%&' &. -ENG$&4I&N )anggal Masuk : am :  (o 6M : )anggal Pengka/ian : am : Diagnosa Medis :  0IO)&'&

a Identitas klien

 (ama :

)empat )anggal Lahir :

3mur :

enis kelamin :

(17)

Pendidikan : Peker/an : uku $ &angsa : tatus :  (o 6M : Alamat :

 b Identitas "enanggung 3a*ab

 (ama :

)empat )anggal Lahir :

3mur : enis kelamin : Agama : Pendidikan : Peker/aan : uku $ &angsa : tatus : Alamat : 7ubdg klien : ! I<&9&' $E+E%&'&N

a #eluhan utama

<ang biasa mun+ul pada pasien dengan gangguan aktivitas dan latihan adalah rasa nyeri, lemas, pusing, mengeluh sakit kepala berat, badan terasa lelah, muntah tidak ada, mual ada, bab  belum lan+ar terdapat *arna kehitaman dan merah segar hari belum bab, urine keruh kemerahan,  parese pada ekstermitas kanan ataupun fraktur

 (yeri tersebut bisa akut atau kronik tergantung lamanya serangan 3ntuk memperoleh  pengka/ian yang lengkap tentang rasa nyeri klien digunakan:

. Provoking n+ident: apakah ada peristi*a yang men/adi yang men/adi faktor presipitasi nyeri !. Fuality of Pain: seperti apa rasa nyeri yang dirasakan atau digambarkan klien Apakah seperti

terbakar, berdenyut, atau menusuk

". 1egion : radiation, relief: apakah rasa sakit bisa reda, apakah rasa sakit men/alar atau menyebar, dan dimana rasa sakit ter/adi

4. everity -+ale. of Pain: seberapa /auh rasa nyeri yang dirasakan klien, bisa berdasarkan skala nyeri atau klien menerangkan seberapa /auh rasa sakit mempengaruhi kemampuan fungsinya >. )ime: berapa lama nyeri berlangsung, kapan, apakah bertambah buruk pada malam hari atau

siang hari

 b 1i*ayat penyakit sekarang

Pengumpulan data yang dilakukan untuk menentukan sebab dari nyeri$fraktur, yang nantinya membantu dalam membuat ren+ana tindakan terhadap klien ni bisa berupa kronologi ter/adinya nyeri$fraktur tersebut sehingga nantinya bisa ditentukan kekuatan yang ter/adi dan  bagian tubuh mana yang terkena elain itu, dengan mengetahui mekanisme ter/adinya nyeri bisa

(18)

9aktu ter/adinya sakit

#apan mulai ter/adi nyeri dan seberapa sering atau frekuensi nyeri yang dirasakan, apakah hilang timbul, sering, dan sebagainya

Proses ter/adinya sakit

Perlu dika/i bagaiamana proses dapat ter/adinya sakit, kapan

3paya yang telah dilakukan selama sakit  7asil pemeriksaan sementara $ sekarang

+ 1i*ayat penyakit dahulu

Ditanyakan apakah ada anggota keluarga yang mengalami hipertensi apakah sebelumnya  pasien pernah mengalami penyakit seperti saat ini

d 1i*ayat kesehatan keluarga

Perlu dika/i penyakit ri*ayat keluarga yang berhubungan dengan penyakit tulang atau tidak Penyakit tulang merupakan salah satu faktor predisposisi ter/adinya fraktur, seperti diabetes, osteoporosis yang sering ter/adi pada beberapa keturunan, dan kanker tulang yang +enderung diturunkan se+ara genetik 

(+gnata*i)ius, onna #

e 1i*ayat kesehatan lingkungan klien f enogram

Adalah gambar bagan ri*ayat keturunan atau struktur anggota keluarga dari atas hingga ke  ba*ah yang didasarkan atas tiga generasi sebelum pasien &erikan keterangan manakah simbol  pria, *anita, keterangan tinggal serumah, yang sudah meninggal dunia serta pasien yang sakit

" -OL& 8/NG+I $E+E%&'&N 5GO)ON7

a-  Persepsi Terhadap Kesehatan . Manajemen Kesehatan

. )ingkat pengetahuan kesehatan $ penyakit meliputi sebelum sakit dan selam sakit !. Perilaku untuk mengatasi masalah kesehatan meliputi sebelum sakit dan selam sakit ". 5aktor8faktor resiko sehubungan dengan kesehatan

b-  Pola /kti*itas an %atihan

Menggunakan tabel aktifitas meliputi makan, mandi berpakaian, eliminasi, mobilisaasi di tempat tidur, berpindah, ambulansi, naik tangga, serta berikan keterangan skala dari 0 – 4 yaitu :

0 : Mandiri

 : Di bantu sebagian ! : Di bantu orang lain

" : Di bantu orang dan peralatan 4 : #etergantungan $ tidak mampu

Aktifitas 0  ! " 4

Makan %

Mandi %

(19)

'liminasi %

Mobilisasi ditempat tidur %

&erpindah %

Ambulansi %

 (aik tangga %

)-  Pola +stirahat Tidur 

Ditanyakan :

. am berapa biasa mulai tidur dan bangun tidur  !. onambolisme

". #ualitas dan kuantitas /am tidur 

d-  Pola 0utrisi 1 Metaboli)

Ditanyakan :

. &erapa kali makan sehari !. Makanan kesukaan

". &erat badan sebelum dan sesudah sakit 4. 5rekuensi dan kuantitas minum sehari

e-  Pola Eliminasi 

. 5rekuensi dan kuantitas &A# dan &A& sehari !.  (yeri

". #uantitas

 f-  Pola Kognitif Per)eptual 

Adakah gangguan penglihatan, pendengaran -Pan+a ndra.

 g-  Pola Konsep iri 

. ambaran diri !. dentitas diri ". Peran diri 4. deal diri >. 7arga diri h-  Pola Koping 

(20)

i-  Pola Seksual . 2eproduksi 

Ditanyakan : adakah gangguan pada alat kelaminya

 j-  Pola Peran 3ubungan

. 7ubungan dengan anggota keluarga !. Dukungan keluarga

". 7ubungan dengan tetangga dan masyarakat

k-  Pola 0ilai an Keper)ayaan

. Persepsi keyakinan

!. )indakan berdasarkan keyakinan

4 -EMEI$+&&N 8I+I$  a. +tatus kese!atan umum

#eadaan penyakit berat, keadaan umum tampak lemah, kesadaran +ompos mentis mengarah apatis, )ekanan darah mm7g, suhu tubuh G2H6, pernapasan I$menit, nadi I$menit -regular.,

6 : 'J MJG ;J, && - sakit ., && - blm akit ., hasil pengukuran lainnya, seperti LL dll

b. +istem integument

)idak tampak ikterus, permukaan kulit kering, tekstur kasar, rambut hitam dan berminyak , tidak   botak, perubahan *arna kulitB muka tampak pu+at

. $e"ala

 (ormo +ephali+, simetris, nyeri kepala$sakit kepala, ben/olan tidak ada

d. Muka

Asimetris, odema , otot muka dan rahang kekuatan lemah , sianosis tidak ada

e. Mata

Alis mata, kelopak mata normal, kon/uktiva anemis -K$K., pupil isokor, s+lera ikterus -8$ 8., reflek  +ahaya positif )a/am penglihatan tidak dapat dievalusai, mata tampak +o*ong

f. 'elinga

e+ret, serumen, benda asing, membran timpani dalam batas normal

g. %idung

Deformitas, mukosa, se+ret, bau, obstruksi tidak ada, pernafasan +uping hidung tidak ada

!. Mulut dan faring

&au mulut , stomatitis -8., gigi banyak yang hilang, lidah merah merah mudah, kelainan lidah tidak ada )erpasang ()

i. Le!er

imetris, kaku kuduk tidak ada, vena /ugularis > K !+m 7!2 tidak ada ben/olan limphe nodul

 3. '!oraks

erakan dada simitris, retraksi supra sternal -8., retraksi inter+oste -8., perkusi resonan, rhon+hi 8$8 pada basal paru, *heeEing 8$8, vo+al fremitus tidak teridentifikasi

(21)

&atas /antung kiri i+s ! sternal kiri dan i+s 4 sternal kiri, batas kanan i+s ! sternal kanan dan i+s > mid aIilla kananperkusi dullness &unyi  dan ! tunggalB dalam batas normal, gallop-8., mumur -8. +apillary refill ! – " detik 

l. &bdomen

&ising ususB hiperperistaltik, bunyi bruit sangat /elasa, tidak ada ben/olan, nyeri tekan tidak ada,  perabaan massa tidak ada, hepar tidak teraba, asites -8.

m. Inguinal;Genitalia;&nus

 (adi femoralis teraba, tidak ada hernia, pembengkakan pembuluh limfe tidak ada, tidak ada hemoroid, terpasang kateter hr

n. Ekstrimitas

Akral hangat, edema 8$8, kekuatan !$!, gerak yang tidak disadari 8$8, atropi 8$8, +apillary refill " detik, atropi 8$8 Perifer tampak pu+at

o. 'ulang belakang

)idak ada lordosis, kifosis atau s+oliosis

> -EMEI$+&&N -EN/N4&NG )ara! Lengka"51=11#>>?7 7b : ?" -"8C. 7ematokrit : !=,! -4084=. 'ritrosit : "> -4>08>>0. M6; :=?> -=! – ?!. M67 : !?> -!@ – ". M676 : ""0 -"! – "C. Leukosit :0400 ->–0I 0". )rombosit :!0=000 ->840I04.

)ara! Lengka" 51@;11;#>>?A3am >@7

L'D : !00 -00800. 7b : =0 -"8C. 7ematokrit : !"," -4084=. 'ritrosit : !>= -4>08>>0. M6; :?0" -=! – ?!. M67 : "0 -!@ – ". M676 : "4" -"! – "C. Leukosit :?!00 ->–0I 0". )rombosit :!0C000 ->840I04. %itung 4enis &asofil : 00 -0080. 'osinofil : 00 -08"0.  (eutrofil : == ->!8@C. Limfosit : ? -!008400. Monosit :"" -!08=0. Albumin : ">0 -"4084=0. #olesterol total: 40 -!08!00. )rigliserida : "? ->08>0. #olesterol 7DL: "4 -408>>. #olesterol LDL : =>00 ->0008"000.  (atrium darah : "= -">84@. #alium darah : >04 -">08>>0. #lorida darah : "0 -00080C0. 3reum darah :? -08>0. #reatinin darah :4> -0>8>. lukosa darah : "! -@080. lukosa ! /am PP : 4? -@0840. /rinalisa ; 9arna : kuning 8 #e/ernihan : /ernih   edimen: 8 sel epitel : K 8 Leukosit : >8 C   8 eritrosit : 08 8 ilinder : K, koral 08 8 #ristal : 8 8 &akteri : 8 8 & : 0> 8 P7 : >> 8 Protein : !K 8 #eton : )ra+e

(22)

P) : "! -0840. P) +ontrol : !" AP)) : !@0 -!@"8"@C. AP)) +ontrol : "@ #adar fibrinogen : !C=" -!0008 4000. D Dimer #uantitatif:0000 -0008 "0000. $imia )ara! &illirubin : (egative 3robilinogen : "! -"!.  (itrit : (egative

'sterase leukosit : )ra+e

2)$A) : C -08">. P)$AL) : > - 08"C.

8 lukosa : (egative

&nalisa Gas )ara!

8 P7 : @"C?   8 P62! : !",0 8 P2! : ""   8 762" : !,? 8 t62! B @C   8 A&' B 8 0,? 8 &' B 8 ,4 8 &6 B >,= 8 t7& B ?,0 g$dl 8 2! at : ?= 8 (a$#$6l : "?$4,C$??

- 7asil 6) +an BPerdarahan pada basal ganglia dan )halamus kiri kurang lebih p: >,!I>0 mm

 banyaknya perdarahan !" ++

- 7asil 5oto rongenB gambaran infiltrate minimal, 6)1 >0

- 7asil '6B 1B?!I$mnt, M lead , A;L,;>8;C poor r, saran konsul kardiologi konsul gastro

dan gin/al, e+hokardiograf, tranfusi P16

- 7asil konsul dengan PD, gastroenterology prinsipnya sama terapi dilan/utkan dan ren+anakan

3 gin/al, dan #olos+opy setelah 7& 0 gr$dl

C 'E&-I

Obat;obatan 51?11#>>?7

Nama obat )osis -emakaian Efek +am"ing 5evaluasi "era*at 7

6iti+olin !I>00 gr n/eksi Metabolisme +erebral yang tidak adeuat

;5D Asering = am nfus 1esti infeksi 6aptopril " I !,> mg 2ral 7ipotensi

Para+etamal " I >00 mg 2ral 7ipotermia N stress ul+er   ranitidin !I  ampl n/eksi Mual muntah

2! ! l$mnt #anul #era+unan 2!

Obat;obatan 5#>11#>>?7

Nama obat )osis -emakaian Efek +am"ing 5evaluasi "era*at 7

(23)

6iti+olin !I>00 gr n/eksi Metabolisme +erebral yang tidak adeuat

;5D Asering = am nfus 1esti infeksi 6aptopril " I !,> mg 2ral 7ipotensi

Para+etamal " I >00 mg 2ral 7ipotermia N stress ul+er   ranitidin !I  ampl n/eksi Mual muntah

2! ! l$mnt #anul #era+unan 2!

Adalat I" mg oral hipotensi

&C,!,Asam folat ! I  tb oral Meningginya fungsi hati )ransmin " I  ampl in/eksi Pembekuan darah se+ara

sistemik 

;it # " I  ampl in/eksi Pembekuan darah se+ara sistemik 

6efriaIon ! I  gr in/eksi Alergi sistemik  

76)  I !> mg oral 2utput +airan

 berlebih$tidak terkontrol la+ula+ " I  sdk 2ral -sirup.

a-  ata hasil pemeriksaan yang mungkin ditemukan $

Pengka/ian kepera*atan dilihat dari dua bagian, Mobilisasi  dan +mobilisasi  #edua area ini biasa

dika/i selama pemeriksaan fisik lengkap

#  Mobilisasi 

Pengka/ian mobilisasi klien berfokus pada rentang gerak , gaya ber/alan, latihan dan toleransi aktivitas serta kese/a/aran tubuh

a. 1entang gerak 

1entang gerak merupakan /umlah maksimum gerakan yang mungkin dilakukan sendi pada salah satu potongan tubuh : agital, 5rontal, )ransversal

 Potongan frontal adalah garis yang mele*ati tubuh dari sisi ke sisi dan membagi tubuh

men/adi bagian depan dan belakang

 Potongan sagital  adalah garis yang mele*ati tubuh dari depan ke belakang membagi tubuh kanan

dan kiri

 Potongan transversaladalah garis horiEontal yang membagi tubuh men/adi bagian atas dan ba*ah

 b. aya &er/alan

Digunakan menggambarkan +ara utama atau gaya ketika ber/alan iklus gaya ber/alan dimulai dengan tumit mengangkat satu tungkai dan berlan/ut dengan tumit mengangkat tungkai yang sama

+. Latihan dan )oleransi aktivitas

Latihan adalah aktivitas fisik untuk membuat kondisi tubuh meningkatkan kesehatan dan menmpertahankan kesehatan /asmani )oleransi aktivitas adalah /enis dan /umlah latihan atau

(24)

ker/a yang dapat dilakukan seseorang Pengka/ian toleransi aktivitas meliputi data fisiologis, emosional dan tingkat perkembangan

d. #ese/a/aran tubuh

Pengka/ian kese/a/aran tubuh dapat dilakukan pada pasien yang berdiri tegak, duduk atau  berbaring Langkah pertama dalam mengka/i kese/a/aran tubuh adalah menempatkan klien dalam  posisi istirahat sehingga tidak kaku

 &erdiri

#epala tegak 

&ahu dan panggul se/a/ar pada arah posterior  )ulang belakang lurus pada arah posterior 

Dari arah lateral : kepala tegak, garis tulang belakang digaris dalam pola  terbalik 

Dari arah anterior : tulang belakang adalah +embung, tulang belakang torakal pada arah posterior  +embung

)ulang belakang lumbal pada arah anterior adalah +embung

Arah lateral : perut berlipat kebagian dalam dengan nyaman dan lutut dengan pergelangan kaki agak melengkung

Lengan klien nyaman disamping

#aki sedikit ber/auhan sebagai dasar penopang, /ari kaki di depan

Dari arah anterior dilihat pusat gravitasi berada ditengah tubuh, garis gravitasi mulai dari tengah kepala bagian depan sampai titik tengah antara kedua kaki

 Duduk 

#epala tegak, leher dan tulang belakang se/a/ar  &erat badan rata pada bokong dan paha

Paha se/a/ar pada potongan horiEontal #edua kaki ditopang ke lantai

arak !84 +m dipertahankan antara sudut tempat duduk dan ruang popliteal pada permukaan lutut  bagian posterior 

Lengan ba*ah klien ditopang pada pegangan tangan, dipangkuan atau diatas me/a depan kursi

 &erbaring

Pada orang sadar akan mempunyai +ontrol otot volunteer dan persepsi normal terhadap tekanan Pengka/ian dengan posisi berbaring membutuhkan posisi lateral pada klien dengan satu bantal dan

tanpa penopang

&#  +mobilisasi 

Melakukan pengka/ian fisik dari u/ung kepala sampai u/ung kaki, selain itu berfokus pada area fisiologis, seperti aspek psikososial dan perkembangan klien

a. 5aktor 5isiologis  b. istem Metabolik 

'valuasi atrofi otot 'valuasi status +airan

'lektrolit atau kadar serum protein

(25)

Mengka/i asupan makanan Pola eliminasi

Ada tidaknya dehidrasi atau edema Ada tidaknya anoreksia

+. istem 1espirasi yang perlu dika/i

nspeksi pergerakan dada - dinding dada . selama siklus inspirasi – ekspirasi /ika klien mempunyai area atelektasis maka gerakan dada asimetris

Auskultasi area paru8paru untuk mengidentifikasi gangguan suara napas, +rakles atau mengi d. istem kardiovaskuler 

#a/i )D

#a/i nadi apeks atau nadi perifer 

Abservasi tanda8tanda statis vena - edema N penyembuhan luka buruk . e. istem Muskuloskeletal

#a/i penurunan tonus otot

#a/i kehilangan masa otot dan kontraktur  #a/i rentang gerak 

f. istem integument

Mengka/i tanda8tanda kerusakan #a/i kebersihan kulit

g. istem 'liminasi

#a/i asupan /umlah dan /enis +airan melalui oral atau parenteral #a/i adanya dehidrasi

#a/i ada tidaknya konstipasi

b-  Pengkajian Pada %ansia

5aktor Psikososial

Perubahan status psikososial klien biasa ter/adi lambat dan sering diabaikan tenaga kesehatan 2bservasi perubahan tingkah laku

Menentukan penyebab perubahan tingkah laku $ psikososial untuk mengidentifikasi terapi kepera*atan

2bservasi pola tidur klien

2bservasi perubahan mekanisme koping klien 2bservasi dasar perilaku klien sehari8hari

0. )I&GNO+& $E-E&<&'&N

Adapun diagnosa yang mungkin mun+ul yaitu :

 ntoleransi aktivitas berhubungan dengan penurunan mobilisasi ! 1esiko +edera berhubungan dengan ketidaktepatan posisi

" 7ambatan mobilitas fisik berhubungan dengan tirah baring

4 #etidakefektifan bersihan /alan nafas berhubungan dengan ketidaktepatan posisi tubuh > angguan pola tidur berhubungan dengan ketidaknyamanan

(26)

C. -EENC&N&&N 2 IN'EEN+I  0o

 P  Tujuan +nter*ensi 2asional  

 etelah dilakukan tindakan

kepera*atan selamaGI!4  /am diharapkan pasien

dapat melakukan

aktivitasnya dengan normal ditandai :

&tivity 'olerane B

 -000>0. Pemenuhan keb

2! men+ukupi dalam

memenuhi aktv dalam batas normal

 -000>0!. 1ata8rata )D

dalam batas normal

 -000>0". 1ata8rata

 pernapasan dalam batas normal  -000>0@. 9arna kulit normal  -000>". Laporan dalam  pen+apaian kebutuhan sehari8hari #eterangan :  : elalu menun/ukkan ! : ering menun/ukkan " : #adang menun/ukkan 4 : arang menun/ukkan > : )idak pernah menun/ukkan &tivity '!era"y 5 B(1> 7:

Monitor emosi, fisik, so+ial pasien dalam  pemenuhan program

aktivitas :

An/urkan ps untuk

meningkatkan batasan aktv yang di+apainya

5okuskan pada aktv yang

 bias dilakukan pasien

An/urkan klg untuk

membantu memenuhi kebutuhan pasien

#olaborasikan dengan

terapis dalam latihan  pemenuhan aktivitas

Dengan men+atat segala keb program aktv ps maka dapat diketahui se/auh mana tingkat pemenuhan keb

emakin meningkat aktv yang di+apai maka semakin +epat  ps mandiri dalam  pemenuhan keb

ika ps tidak mampu melakukan aktv terlalu banyak /angan dipaksa

Ps akan terbantu

dalam pemenuhan keb selama belum bias mndiri

Dengan adanya

kolaborasi akan lebih efektif dan efisien dalam memenuhi keb

& etelah dilakukan tindakan

kep selamaGI!4 /am diharapkan resiko +edera dapat dihindari ditandai dengan :

isk Control :

 -?0!0!. Monitor

lingkungan yang dapat men/adi penebab resiko +edera

 -?0!0>. Dapat mengatur

Enviromental Management +afety5B=>7 :

dentifikasi keamanan yang

diperlukan ps

dentifikasi agen8agen

 penyebab +edera di sekitar  Ps

unakan alat8alat

 pelindung

Dengan lingkungan yang aman Ps

terhindar dari +edera 3ntuk mengamankan Ps dari resiko +edera yang bias disebabkan oleh agen8agen +edera tsb

Men+iptakan $ menyiapkan alat  pelindung akan

(27)

+ontrol resiko yang diperlukan

 -?0!0=. Merubah gaya

hidup untuk mengurangi resiko +edera

 -?0!. dapat

mengidentifikasi resiko +edera

 -?0!4. Menerima

dukungan orang lain untuk mengontrol resiko +edera #eterangan :  : )dk prnh menyebutkan ! : arang menyebutkan " : #adang menyebutkan 4 : ering menyebutkan > : elalu menyebutkan

A/arkan tentang agen

resiko tinggi yang dapat menyebabkan +edera

#olaborasikan dengan tim

medis lain dalam

men+iptakan lingkungan yang aman  bermanfaat untuk keamanan Ps Dengan adanya  pengetahuan tsb Ps akan dapat men+iptakan

lingkungan aman se+ mandiri

7al ini akan sangat membantu agar kondisis Ps lebih ter/aga

4 etelah dilakukan tindakan

kep selamaGI!4 /am diharapkan pasien mampu dalam mobolisasi se+ara mandiri ditandai dengan :

Mobility Level :  -0!0=0. #eseimbangan dalam aktv  -0!0=0". 1entang otot normal skala >  -0!0=0C. &er/alan mandiri  -0!0=04. rentang sendi normal #eterangan :  : )idak memerlukan  bantuan ! : Membutuhkan bantuan orang lain dan alat

" : Membutuhkan bantuan oarang lain

4 : Membutuhkan bantuan alat

> : Mandiri penuh

0ed est Care 5>?B>7 :

elaskan alasan &edrest Monitor kondisi kulit Monitor konstipasi

aga agar linen tetap bersih A/arkan latihan ditempat

tidur 

Men/elaskan semua tindakan kep kepada  ps penting untuk  proses kep

&ed rest lama tanpa  perubahan posisi akan  bias melukai kulit

&ed rest lama akan menyebabkan

 perubahan peristalti+ Memberikan

kenyamanan pada Ps 3ntuk mengurangi kekakuan sendi dan otot

(28)

 etelah dilakukan tindakan

kepera*atan selamaI!4  /am diharapkan Ps tidak

mengalami gangguan

 pernapasan ditandai dengan :

&ir*ay -ateny :

 -0400. tidak ada demam  -04004. pernapasan dalam

 batas normal

 -0400C. tidak ada sputum

dalam /alan napas

 -04[email protected] ada suara

tambahan dalam  pernapasan #eterangan :  : elalu menun/ukkan ! : ering menun/ukkan " : #adang menun/ukkan 4 : arang menun/ukkan > : )idak pernah menun/ukkan &ir*ay Management 5(1B>7 :

&uka /alan napas Posisikan ps untuk

mendapat ventilasi  pernapasan maI

A/arkan tekhnik terapi

dada

unakan ') atau nasotrakeal sesuai keb An/urkan Ps untuk  menggunakan inhaler  unakan terapi 2! sesuai

keb Menghindari ketidakakuatan 2!  pada klien Dengan ventilasi  pernapasan lan+er maka 2! akan terpenuhi

Dengan tekhnik terapi dada akam membantu mrlan+arkan

keluarnya sputum Alat ini dapat

membantu /alan napas lebih efektif 

Akan melegakan  pernapasan sebagai

terapi

Memenuhi keb 2! yang lebih adekuat

5 etelah dilakukan tindakan

kep selamaGI!4 /am diharapkan pasien dapat men+ukupi keb pola tidur yang seimbang ditandai dengan :

+lee" :

 -00040. pola tidur

terpenuhi = /am $ hari

 -000404. men+apai kualitas

tidur yang baik 

 -00040=. merasa lebih baik

setelah tidur 

 -00040@. rutinitas tidur

terpenuhi

 -00044. ;ital sign dalam

 batasan normal #eterangan :  : elalu menun/ukkan ! : ering menun/ukkan " : #adang menun/ukkan 4 : arang menun/ukkan +lee" En!anement 51=D>7 :

#a/i pola tidur N istirahat

Ps

A/arkan pentingnya

istirahat yang adekuat  bagi kesehatan

An/urkan untuk menambah

 /umlah *aktu istirahat N tidur 

#olaborasikan dengan

keluarga untuk

men+iptakan lingkungan yang nyaman bagi

istirahat pasien

Dengan mendata pola istirahat N tidur dapat diketahui bagaimana keb istirahat terpenuhi Dengan demikian Ps akan lebih banyak istirah N tidak melakukan aktv  berlebih

#ebutuhan istirahat tidur akan terpenuhi se+ara adekuat Lingkungan yang nyaman N tenang akan menstimulasi otak untuk istirahat

(29)

> : )idak pernah menun/ukkan

)&8'& -/+'&$&

Potter N Perry !00> &uku A/ar 5undamental #epera*atan 'disi 4 akarta : '6 )ar*oto8Martonah !004 #ebutuhan Dasar Manusia dan Proses #epera*atan, 'disi  akarta : alemba Medika

A AEiE Alimul 7idayat !004&uku aku Praktikum #ebutuhan Dasar Manusiaakarta : '6

  (anda

  (268(6

*k!ias me#upakan salah sau penilaian dalam kehidupan seha#iha#i o#angua dalam melakukan ndakan $ang pe#lu dilakukan seca#a bena#. *k!ias seha#iha#i me#upakan semua kegiaan $ang dilakukan oleh lanu usia seap ha#in$a. *k!ias ini dilakukan dak melalui upa$a aau usaha ke#as. ("a#ka% 2012).

-ueckenote% *.. (2000). e#onologic u#sing. (2nd ed.). "issou#i : "osb$.

Lueckenotte, A.G. (2000). Keperawatan Gerontologi. (Edisi kedua). Missouri: Mosb.

4andi$ah% (2009). -anu 5sia dan +epe#awaan e#onk. 6og$aka#a : uha "edika 7a#moo dan "a#ono. (2008). e#ia#i. aka#a : 6udis#a

Potter, Patri+ia A -!00>. &uku A/ar 5undamental #epera*atan B #onsep dan praktik

B Alih

 bahasa, 1etna #omalasariGOet al B editor edisi bahasa ndonesia, Moni+a 'ster, Devi <ulianti, ntan Parulian, 'd 4 akarta : '6

Referensi

Dokumen terkait