• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Perilaku Sticky Cost pada Biaya Produksi dan Non-produksi (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2014)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Perilaku Sticky Cost pada Biaya Produksi dan Non-produksi (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2014)"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1 Statistik Deskriptif Rata-rata (Rp) % Sampel yang naik % Sampelyangturun Perubahan biaya produksi tahun 2010-2011 609.669.456.140 91% 9% Perubahan biaya produksi tahun 2011-2012 407.702.112.807 75% 25% Perubahan biaya produksi tahun 2012-2013 507.6

Referensi

Dokumen terkait

Indikasi sticky cost dapat dilihat dari biaya yang meningkat lebih tinggi ketika volume penjualan naik daripada saat volume penjualan turun pada proporsi yang sama1. Penelitian

Tingkatan perilaku sticky cost akan dibandingkan dari ukuran perusahaan large , medium , dan small untuk melihat mana ukuran perusahaan yang memiliki tingkatan perilaku

Oleh sebab itu biaya penjualan, administrasi & umum akan menjadi sticky bila besaran kenaikan biaya penjualan, administrasi dan umum pada saat

karena tingkat signifikansinya lebih kecil dari 0,05, maka dapat disimpulkan variabel biaya produksi, biaya promosi dan volume penjualan secara simultan atau

Hasil dari nilai koefisien detriminasi biaya produksi dan biaya operasional adalah 61.02% dimana detriminasi untuk biaya produksi adalah 50,24% dan biaya

Jika komponen terbesar dalam biaya penjualan, administrasi dan umum adalah fixed cost, maka biaya tidak akan mudah mengikuti pergerakan penjualan, sehingga disimpulkan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel biaya produksi dan volume penjualan terhadap laba bersih pada perusahaan manufaktur terdaftar di

Berdasarkan pengertian tersebut, dapat dikatakan bahwa biaya produksi merupakan biaya yang dikeluarkan selama proses produksi yang digunakan untuk mengolah bahan