• Tidak ada hasil yang ditemukan

Galeri Budaya Pendalungan di Kota Probolinggo: Tema metafora angin

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Galeri Budaya Pendalungan di Kota Probolinggo: Tema metafora angin"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

GALERI BUDAYA PENDALUNGAN DI KOTA PROBOLINGGO

(TEMA: METAFORA ANGIN)

TUGAS AKHIR

Oleh: AGUS ABRRORI

NIM. 04560006

JURUSAN TEKNIK ARSITEKTUR FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

(2)

GALERI BUDAYA PENDALUNGAN DI KOTA

PROBOLINGGO

TEMA: METAFORA ANGIN

TUGAS AKHIR

Diajukan Kepada: Fakultas Sains dan Teknologi

Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Dalam

Memperoleh Gelar Sarjana Teknik (S.T)

Oleh: AGUS ABRORI

NIM. 04560006

JURUSAN TEKNIK ARSITEKTUR

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) MAULANA MALIK

IBRAHIM MALANG

(3)

SURAT PERNYATAAN

ORISINALITAS KARYA

Dengan hormat, Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Agus Abrori

NIM : 04560006

Fakultas/Jurusan : SAINS DAN TEKNOLOGI/ Teknik Arsitektur Judul Tugas Akhir : Galeri Budaya Pendalungan di Kota Probolinggo

Menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa hasil karya saya ini tidak terdapat unsur-unsur penjiplakan karya penelitian atau karya ilmiah yang pernah dilakukan atau dibuat oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis dikutip dalam naskah ini dan disebutkan sumber kutipan dan daftar pustaka.

Apabila ternyata hasil penelitian ini terbukti terdapat unsur-unsur jiplakan, maka saya bersedia untuk mempertanggungjawabkan, serta diproses sesuai peraturan yang berlaku.

Malang, 20 Januari 2010

Yang membuat pernyataan,

(Agus Abrori) 04560006

(4)

GALERI BUDAYA PENDALUNGAN DI KOTA

PROBOLINGGO

TEMA: METAFORA ANGIN

TUGAS AKHIR

Oleh: AGUS ABRORI

NIM. 04560006

Telah Dipertahankan di Depan Dewan Penguji Tugas Akhir dan Dinyatakan Diterima Sebagai Salah Satu Persyaratan untuk

Memperoleh Gelar Sarjana Teknik (ST)

Tanggal, 20 Januari 2010 Susunan Dewan Penguji

1. Penguji Utama : Tarranita Kusumadewi, M.T. NIP. 19790913 200604 2 001 2. Ketua : Pudji P. Wismantara, M.T.

NIP. 19731209 200801 1 007 3. Sekretaris : Elok Mutiara, M.T.

NIP. 19760528 200604 2 003

4. Anggota : Dr. Ahmad Barizi, M.A. NIP. 19731212 199803 1 001

(5)

GALERI BUDAYA PENDALUNGAN DI KOTA

PROBOLINGGO

TEMA: METAFORA ANGIN

TUGAS AKHIR

Oleh: AGUS ABRORI

(6)

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb

Alhamdulillah, segala puji syukur kehadirat Allah SWT atas berkat limpahan Rahmat, Taufik, Hidayah serta Inayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan tugas akhir dengan segenap kemampuan dimiliki.

Sholawat serta salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita Rasulullah SAW yang diutus sebagai penyempurna akhlaq yang mulia.

Penulis menyadari sebagai makhluk sosial yang tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain. Maka, seiring doa dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu, baik berupa pikiran, tenaga, waktu, dukungan dan motifasi demi terselesaikannya laporan tugas akhir ini. Adapun pihak-pihak tersebut antara lain:

1. Prof. Dr. H. Imam Suprayogo selaku Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.

2. Retno Susilowati, M. Si selaku dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.

3. Ibu Aulia Fikriarini Mukhlis, M.T selaku Ketua Jurusan Teknik Arsitektur Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.

4. Ibu Elok Mutiara, M.T selaku dosen pembimbing I.

5. Bapak Pudji Pratitis Wismantara, M.T selaku dosen pembimbing II. 6. Tarranita Kusumadewi, M.T selaku dosen penguji.

(7)

7. Bapak Dr. Ahmad Barizi, M.Ag selaku anggota penguji.

8. Bapak, ibu, adik yang telah memberikan do’a, dukungan berupa materi, tenaga, dan moril, sehingga penulis dapat memperoleh ilmu yang bermanfaat dalam menyelesaikan laporan tugas akhir ini. Semoga Allah SWT menjadikan ini sebagai catatan amal baik bagi bapak, ibu dan adik.

9. Teman-teman seluruh angkatan khususnya angkatan 2004 (Arif, Alfin, Idris, Dwi K, Erik, Fuad, Lukman, Lukman H, Maria, Muis, Pram Dwi, Qosim) atas dukungan dan kekompakannya.

10. Saudari Dinna Eka L (angkatan 2006) atas semua dukungan berupa tenaga, materi, waktu, dan fikiran. Saudari Amalia Dwi Arfiani (angkatan 2006 jurusan biologi) terima kasih atas pemberian triplexnya. Mamluatul Mahmudah (angkatan 2006 jurusan psikologi).

11. Serta diucapkan terima kasih pula kepada beberapa pihak yang tidak dapat sebutkan satu persatu.

Semoga tugas akhir ini dapat bermanfaat dan menambah khasanah ilmu pengetahuan.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Malang, 20 Januari 2010

Penulis

(8)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... iii

DAFTAR TABEL... vi

DAFTAR GAMBAR ... vii

DAFTAR LAMPIRAN ... xii

ABSTRAK... xiii BAB I PENDAHULUAN... ... 1 1.1 Latar Belakang ... ... 1 1.2 Rumusan Masalah... ... 5 1.3 Tujuan ... ... 5 1.4. Batasan ... 5

BAB II TINJAUAN PUSTAKA... 6

2.1. Galeri Budaya Pendalungan... 6

2.1.1. Pengertian Galeri ... 7

2.1.1.1. Macam-macam Galeri... 8

2.1.1.2. Faktor-faktor Utama Dalam Perancangan Galeri... 8

2.1.1.3. Persyaratan Perancangan Galeri... 14

2.1.1.3.1. Persyaratan Umum... 14

2.1.1.3.2. Persyaratan Khusus ... 14

2.1.2. Pengertian Budaya... 33

2.1.2.1.Kebudayaan Indonesia ... 34

2.1.2.2. Kebudayaan Jawa Timur ... 34

2.1.2.3. Kebudayaan Pendalungan di Kota Probolinggo... 35

2.2. Tema Rancangan... 38

2.2.2. Geometri ... 38

2.2.2. Budaya Pendalungan... 43

2.2.3. Angin... 44

2.2.3.1. Pengertian Angin secara Umum... 44

2.2.3.2. Pengertian angin dalam Al Qur’an... 47

2.2.4. Metafora... 50

2.2.5. Integrasi Geometri, Kebudayaan Pendalungan, Angin dan Metafora... 53

2.2.6. Metafora Angin Sebagai Tema... 54

2.3. Studi Banding... 55

2.3.1. Studi Banding Objek (Galeri)... 55

2.3.2. Studi Banding Konsep (Geometri)... 64

(9)

BAB III METODE PERANCANGAN... 76

3.1. Metode Perancangan... 76

BAB IV ANALISIS PERANCANGAN... 85

4.1. Analisis Tapak... 85

4.1.1. Analisis Syarat dan Lokasi Tapak Perancangan... 85

4.1.1.1. Lokasi Tapak... 86

4.1.1.2. Kondisi Existing... 90

4.1.1.2.1. Kondisi Fisik Tapak... 90

4.1.1.2.2. Kondisi Fisik Bangunan Sekitar... 91

4.1.1.2.3. Kondisi fisik prasarana... 93

4.1.2. Analisis Aksesibilitas... 95 4.1.3. Analisis Matahari... 100 4.1.4. Analisis Angin... 103 4.1.5. Analisis Kebisingan... 106 4.1.6. Analisis Pandangan... 109 4.1.7. Analisis Sirkulasi... 112 4.1.8. Analisis Kenyamanan... 115 4.1.9. Analisis Vegatasi... 117 4.1.10. Analisis Zoning... 120 4.2. Analisis Fungsi... 122 4.3. Analisis Aktivitas... 126 4.3.1. Hubungan Aktivitas... 130 4.1.2. Aktivitas Galeri... 131 4.4. Analisis Pengguna... 133 4.5. Analisis Ruang... 135

4.5.1. Tuntutan dan Persyaratan Ruang... 142

4.5.2. Kebutuhan Ruang... 150

4.5.3. Hubungan Ruang... 156

4.5.4. Kedekatan Ruang... 161

4.5.5. Analisis Sirkulasi Ruang... 162

4.5.6. Analisis Organisasi Ruang... 167

4.5.7. Analisis Ruang Dalam (interior)... 168

4.6. Analisis Bentuk... 175 4.7. Sistem Bangunan... 177 4.6.1. Sistem Struktur... 177 4.6.2. Sistem Modul... 178 4.6.3. Bahan Bangunan... 180 4.6.4. Sistem Utilitas... 180

BAB V KONSEP PERANCANGAN... . 197

5.1. Konsep Perancangan... 197

5.1.1. Konsep Dasar Perancangan dengan Tema Metafora Angin... 197

5.1.1.1. Sifat-sifat Angin... 198

5.1.1.2. Penahan Angin... 200

(10)

5.1.2.1. Konsep Tapak... 201

5.1.2.2. Konsep Ruang... 218

5.1.2.3. Konsep Bentuk... 225

5.1.2.4. Konsep Struktur... 229

5.1.2.5. Konsep Utilitas... 231

5.2. Kesimpulan Konsep Perancangan... 237

BAB VI HASIL PERANCANGAN... 240

6.1. Perspektif Kawasan Galeri Budaya Pendalungan... 240

6.2. Karakter Jawa... 243

6.3. Karakter Madura... 245

6.4. Karakter Jawa-Madura... 248

6.5. Karakter Pendalungan... 249

6.6. Pertunjukan Out door... 252

6.7. Masjid... 254

6.8. Bangunan Penunjang... 257

6.9. Vegetasi... 260

6.10. Struktur... 262

6.11. Utilitas... 263

BAB VII PENUTUP... 266

7.1. Kesimpulan... 266

7.2. Saran... 267

DAFTAR PUSTAKA... 268

(11)

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1. Sirkulasi Pencapaian... 10

Tabel 2.2. Konfigurasi Jalur Sirkulasi... 11

Tabel 2.3. Hubungan Jalur dan Ruang... 12

Tabel 2.4. Ruang Pembentuk Sirkulasi... 13

Tabel 2.5. Teknik Olah Geometri... 39

Tabel 4.1. Fungsi Vegetasi/Tanaman... 118

TabeL4.2. Aktivitas Pelaku... 126

Tabel 4.3. Jenis dan Karakter Pengunjung... 134

Tabel 4.4. Tabel Kelompok Aktivitas... 139

Tabel 4.5. Karakteristik Unit-Unit Fungsi dalam Galeri Budaya Pendalungan... 143

Tabel 4.6. Tabel Analisa Persyaratan Ruang... 147

Tabel 4.7. Kebutuhan Ruang Berdasarkan Kelompok Fungsinya... 150

Tabel 4.8. Sirkulasi Ruang... 163

Tabel 4.9. Perbandingan Alternatif Tata Koleksi Ruang... 169

Tabel 4.10. Material Akustik... 147

(12)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1. Jarak Pengamat – Koleksi... 27

Gambar 2.2. Jarak dan Sudut Pandang Pengamat... 30

Gambar 2.3. Tari Glipang... 35

Gambar 2.4. Kerapan Sapi... 36

Gambar 2.5. Kerapan Kambing... 36

Gambar 2.6. Jaran Kencak... 37

Gambar 2.7. Kesenian Jaran Bodhag... 37

Gambar 2.8. Proses Transformasi Bentuk Geometri... 43

Gambar 2.9. Proses Transformasi Budaya Jawa-Madura Manjadi Budaya Pendalungan... 43

Gambar 2.10. Proses Transformasi Angin Menjadi Dinamis... 46

Gambar 2.11. Pembentukan Gelombang Laut... 48

Gambar 2.12. Proses Transformasi Angin Menjadi Dinamis (Al Qur’an)... 49

Gambar 2.13. Proses Metafora... 52

Gambar 2.14. Proses Integrasi... 53

Gambar 2.15. Skema Integrasi Tema, Konsep dan Kebudayaan Pendalungan... 54

Gambar 2.16. Galeri Nasional Indonesia... 56

Gambar 2.17. Ruang Pameran dan Denah GNI... 59

Gambar 2.18. Ruang Seminar... 60

Gambar 2.19. Ruang Restorasi... 61

Gambar 2.20. Ruang Penyimpanan... 61

Gambar 2.21. Perpustakaan... 61

Gambar 2.22. Cafetaria... 62

Gambar 2.23. National Gallery of Art (East Wing)... 64

Gambar 2.24. Analisa Awal National Gallery of Art (East Wing)... 65

Gambar 2.25. Orientasi National Gallery of Art (East Wing)... 65

Gambar 2.26. Jalur Jalan National Gallery of Art (East Wing)... 66

Gambar 2.27. Eksplorasi Bentuk 1 National Gallery of Art (East Wing)... 66

Gambar 2.28. Eksplorasi Bentuk 2 National Gallery of Art (East Wing)... 67

Gambar 2.29. Eksplorasi Bentuk 3 National Gallery of Art (East Wing)... 67

Gambar 2.30. Pencahayaan National Gallery of Art (East Wing)... 68

Gambar 2.31. Ide Desain... 69

Gambar 2.32. Ide Desain Denah... 69

Gambar 2.33. Denah Final... 70

Gambar 2.34. Perspektif National Gallery of Art (East Wing)... 71

Gambar 2.35. Struktur panel kaca National Gallery of Art (East Wing)... 71

Gambar 2.36. Interior National Gallery of art (East Wing)... 72

(13)

Gambar 2.38. Plan Yamanashi Fruits Museum... 74

Gambar 2.39. Metaphor Yamanashi Fruits Museum... 75

Gambar 2.40. Peneduh Yamanashi Fruits Museum... 75

Gambar 3.1. Skema Metode Perancangan Galeri Budaya Pendalungan... 84

Gambar 4.1. Lokasi Tapak... 87

Gambar 4.2. Batasan Tapak... 88

Gambar 4.3. Ukuran Tapak... 89

Gambar 4.4. Fungsi Bangunan Sekitar... 92

Gambar 4.5. Pembuangan Air Kotor (gorong-gorong)... 94

Gambar 4.6. Jaringan Listrik Sekitar Tapak... 94

Gambar 4.7. Transportasi dan Fasilitas Jalan... 95

Gambar 4.8. Analisis Aksesibilitas (kondisi eksisting)... 96

Gambar 4.9. Solusi Alternatif... 97

Gambar 4.10. Gapura... 98

Gambar 4.11. Jalur Servis... 98

Gambar 4.12. Akses Langsung... 99

Gambar 4.13. Arah Datang Sinar Matahari... 100

Gambar 4.14. Arah Pantulan dan Kolam Pendingin Evaporatif... 101

Gambar 4.15. Solusi Analisis Matahari... 102

Gambar 4.16. Solusi Analisa Vegetasi... 103

Gambar 4.17. Solusi Analisis Angin... 104

Gambar 4.18. Penghalang Angin... 105

Gambar 4.19. Solusi Analisis Angin... 105

Gambar 4.20. Analisa Kebisingan... 107

Gambar 4.21. Solusi Analisis Kebisingan... 109

Gambar 4.22. Potensi Pandangan... 109

Gambar 4.23. Bangunan Sekitar 4 Lantai... 110

Gambar 4.24. Menyamakan Bangunan Sekitar... 111

Gambar 4.25. Jarak Pangamatan... 111

Gambar 4.26. Arah Sirkulasi... 112

Gambar 4.27. Sirkulasi Pejalan Kaki... 113

Gambar 4.28. Pembeda Sirkulasi... 114

Gambar 4.29. Jalur Sirkulasi... 115

Gambar 4.30. Penghawaan... 117

Gambar 4.31. Vegetasi Tapak... 118

Gambar 4.32. Vegetasi Peneduh... 118

Gambar 4.33. Vegetasi Pengarah... 119

Gambar 4.34. Vegetasi Penghias... 119

Gambar 4.35. Vegetasi Pembatas... 119

Gambar 4.36. Vegetasi Pengatap... 119

Gambar 4.37. Vegetasi Pengendali... 120

Gambar 4.38. Intensitas Kebisingan 1... 120

Gambar 4.39. Intensitas Kebisingan 2... 121

Gambar 4.40. Skema Analisa Fungsi pada Galeri Budaya Pendalungan di Kota Probolinggo... 125

(14)

Gambar 4.42. Diagram Alur Aktivitas Pengunjung Umum... 128

Gambar 4.43. Diagram Alur Aktivitas Pengunjung Khusus... 129

Gambar 4.44. Diagram Alur Aktivitas Pengelola secara Umum... 129

Gambar 4.45. Diagram Alur Aktivitas Instruktur... 130

Gambar 4.46. Hubungan Pelaku... 130

Gambar 4.47. Bagan Organisasi Galeri... 135

Gambar 4.48. Hubungan Ruang Kelompok Fungsi Apresiasi... 157

Gambar 4.49. Hubungan Ruang Kelompok Fungsi Promosi... 158

Gambar 4.50. Hubungan Ruang Kelompok Fungsi Konservasi... 159

Gambar 4.51. Hubungan Ruang Kelompok Fungsi... 160

Gambar 4.52. Hubungan Ruang Kelompok... 161

Gambar 4.53. Sirkulasi Interior... 165

Gambar 4.54. Sirkulasi Pengunjung Umum... 165

Gambar 4.55. Sirkulasi Pengunjung Khusus... 166

Gambar 4.56. Sirkulasi Pengelola 1... 167

Gambar 4.57. Sirkulasi Pengelola 2... 168

Gambar 4.58. Unsur Garis pada Interior... 170

Gambar 4.59. Unsur Bentuk pada Interior... 170

Gambar 4.60. Jarak Sirkulasi dengan Koleksi... 171

Gambar 4.61. Warna Khas Pendalungan... 172

Gambar 4.62. Pencahayaan Buatan... 173

Gambar 4.63. Akustik Interior... 174

Gambar 4.64. Rotation... 176

Gambar 4.65. Penambahan dan Pengurangan... 177

Gambar 4.66. Struktur Tangki... 186

Gambar 4.67. Sistem Pembuangan Air Kotor... 187

Gambar 4.68. Hidrant... 190

Gambar 4.69. Sprinkler... 191

Gambar 4.70. Halon Gas... 192

Gambar 4.71. Tangga Darurat... 194

Gambar 4.72. Lift... 196

Gambar 4.73. Ramp dan Tangga... 196

Gambar 5.1. Skema Konsep Perancangan... 197

Gambar 5.2. Garis Naik-Turun... 198

Gambar 5.3. Garis Lengkung... 198

Gambar 5.4. Terpecah... 199

Gambar 5.5. Merusak... 199

Gambar 5.6. Putaran Angin... 199

Gambar 5.7. Berputar... 199

Gambar 5.8. Konsep Metafora Angin... 200

Gambar 5.9. Penahan Angin Melalui Sifat Benda Aero Dinamis... 201

Gambar 5.10. Gapura Sebagai Entrance... 202

Gambar 5.11. Peninggian Tapak... 203

Gambar 5.12. Sirkulasi Tapak... 205

Gambar 5.13. Sirkulasi Pembeda... 206

(15)

Gambar 5.15. Pandangan ke Dalam... 208

Gambar 5.16. Jarak Pandangan... 209

Gambar 5.17. Pandangan ke Luar... 209

Gambar 5.18. Kenyamanan Penghawaan Luar... 210

Gambar 5.19. Penghawaan Basement... 211

Gambar 5.20. Penyaring Bising pada Dinding... 211

Gambar 5.21. Penghalang Bising terhadap Angin... 212

Gambar 5.22. Pohon Mangga... 213

Gambar 5.23. Tanaman Hias... 213

Gambar 5.24. Tanaman Anggur... 214

Gambar 5.25. Pohon Pengarah... 214

Gambar 5.26. Pohon Mahoni... 215

Gambar 5.27. Peletakan Vegetasi... 215

Gambar 5.28. Pembagian Tiga Zona... 217

Gambar 5.29. Aplikasi Gerak Angin... 217

Gambar 5.30. Pembagian Masing-Masing Zona... 218

Gambar 5.31. Warna Khas Pendalungan... 221

Gambar 5.32. Lighting... 221

Gambar 5.33. Ventilasi dan Penyinaran... 222

Gambar 5.34. Perbedaan Ketinggian... 223

Gambar 5.35. Vitrine Dinding... 224

Gambar 5.36. Akustik Ruang Pertunjukan... ... 225

Gambar 5.37. Bentuk Dinamis... 226

Gambar 5.38. Ide Bentuk... 226

Gambar 5.39. Alternatif Desain Bentuk... 227

Gambar 5.40. Konsep Arsitektural Gapura dan Sculpture... 227

Gambar 5.41. Konsep Arsitektural Sculpture... 228

Gambar 5.42. Struktur Pondasi Galeri Budaya Pendalungan... 229

Gambar 5.43. Struktur Dinding Galeri Budaya Pendalungan... 230

Gambar 5.44. Struktur pada Basement Galeri Budaya Pendalungan... 230

Gambar 5.45. Struktur Kabel... 231

Gambar 5.46. Struktur Beering Wall... 231

Gambar 5.47. Skema Konsep Sistem Penyediaan Air Bersih Bersumber dari PDAM dan Sumur... 232

Gambar 5.48. Gambar Konsep Sistem Penyediaan Air Bersih Bersumber Dari PDAM... 232

Gambar 5.49. Skema Konsep Sistem Drainase... 233

Gambar 5.50. Septic Tank... 233

Gambar 5.51. Tempat Pembuangan Akhir... 224

Gambar 5.52. Skema Konsep Sistem Pembuangan Sampah... 224

Gambar 5.53. Gambar Konsep Sistem Pembuangan Sampah... 224

Gambar 5.54. Skema Konsep Jaringan Listrik... 235

Gambar 5.55. Skema Konsep Sistem Pemadam Kebakaran... 236

Gambar 5.56. Abstraksi Tampak Area Utara... 237

Gambar 5.57. Perspektif Abstrak Sirkulasi Utama... 237

(16)

Gambar 6.1. Perspektif Kawasan... 240

Gambar 6.2. Perbedaan sirkulasi... 241

Gambar 6.3. Sirkulasi pengunjung... 242

Gambar 6.4. Sirkulasi pejalan kaki... 242

Gambar 6.5. Bangunan Karakter Jawa ... ... 243

Gambar 6.6. Entrance dan aksen masuk... 243

Gambar 6.7. Material bangunan karakter Jawa... 244

Gambar 6.8. Sirkulasi interior karakter jawa... 244

Gambar 6.9. Material bangunan karakter Madura... 245

Gambar 6.10. Sirkulasi interior karakter madura... 246

Gambar 6.11. Karakter pada struktur dan ornamen... 247

Gambar 6.12. Selasar taman atas... 247

Gambar 6.13. Karakter Jawa-Madura... 248

Gambar 6.14. Perbedaan fasad... 248

Gambar 6.15. Sirkulasi interior karakter Jawa-Madura... 249

Gambar 6.16. Karakter Pendalungan... 250

Gambar 6.17. Pintu keluar menuju bangunan karakter Jawa- Madura... 250

Gambar 6.18. Ruang pengelola... 251

Gambar 6.19. Sirkulasi Interior... 251

Gambar 6.20. Interior Ruang Pamer... 252

Gambar 6.21. Tempat pertunjukan out door... 252

Gambar 6.22. Material & struktur... 253

Gambar 6.23. Sirkulasi tamu pengisi acara... 253

Gambar 6.24. Masjid... 254

Gambar 6.25. Denah ortogonal masjid 1... 255

Gambar 6.26. Denah ortogonal masjid 2... 256

Gambar 6.27. Sirkulasi masjid... 256

Gambar 6.28. Pujasera Khas Jawa... 257

Gambar 6.29. Karakter pujasera khas jawa... 257

Gambar 6.30. Ukiran khas jawa... 258

Gambar 6.31. Perspektif Pujasera Khas Madura... 259

Gambar 6.32. Perspektif kawasan Pujasera Khas Madura... 259

Gambar 6.33. Plaza, kolam dan selasar... 260

Gambar 6.34. Vegetasi... 261

Gambar 6.35. Penutup pada tiap meja pujasera jawa... 261

Gambar 6.36. Struktur atap bangunan karakter pendalungan... 262

Gambar 6.37. Struktur penutup atap tempat pertunjukan out door... 262

Gambar 6.38. Penyediaan air bersih... 263

Gambar 6.38. Pembuangan air kotor... 264

Gambar 6.39. Genset, travo & panel... 264

Gambar 6.40. Lift barang & shaft plumbing galeri pendalungan... 265

(17)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Rancana Tata Ruang Wilayah Kota Probolinggo... 270 Lampiran 2. Draft Review Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Probolinggo... 278 Lampiran 3. Hasil Perancangan... 279

(18)

ABSTRAK

Abrori, agus. 2010. Galeri Budaya Pendalungan di Kota Probolinggo. Dosen Pembimbing Elok Mutiara, M.T. dan Pudji Pratitis Wismantara, M.T. Kata kunci: Kebudayaan Pendalungan di Kota Probolinggo

Kebudayaan Jawa Timur memiliki ragam suku dan kebudayaan dengan pengaruh kebudayaan dari luar. Setiap kebudayaan menghasilkan karya budaya dari masing-masing proses tersebut. Kesenian rakyat atau kesenian tradisional Jawa Timur sejak dulu berkembang di atas formasi sosial agraris tradisional. Formasi sosial masyarakat Jawa Timur sangat menentukan pola dan arah perkembangan kesenian rakyat (tradisional) Jawa Timur seperti formasi sosial masyarakat Pendalungan (jawa-madura), Mataraman (bekas kekuasan mataram), Arek, Osing (Jawa, Madura, Bali) , Samin (Bojonegoro) , dan suku tengger konon adalah keturunan pelarian Kerajaan Majapahit, tersebar di Pegunungan Tengger dan sekitarnya.

Sebagai wadah mengembangkan dan melestarikan kebudayaan Jawa Timur khususnya budaya Pendalungan, maka pembahasan ini diarahkan pada perancangan galeri budaya yang menekankan identitas khas etnis kebudayaan Pendalungan di Jawa Timur. Fungsi dan aktifitas yang mewadahi kegiatan galeri secara umum yaitu sebagai pusat studi kebudayaan Pendalungan Kota Probolinggo, dan dalam perkembangan selanjutnya dapat digunakan sebagai pusat pelestarian kebudayaan yang menunjukkan galeri budaya sebagai mediator dakwah.

Konsep yang digunakan dalam perancangan galeri budaya pendalungan yaitu angin yang memunculkan bentuk-bentuk abstrak (metafora), dimana konsep ini penggabungan antara integrasi 3 unsur utama yaitu angin (aqli dan naqli), kebudayaan Pendalungan dan bentuk geometri yang memiliki sifat dinamis. Penerapan tema metafora angin dalam wujud fisik bangunan yaitu menggunakan konsep dua arah angin yang diibaratkan sebagai kebudayaan Jawa dan Madura yang saling bertemu dalam satu titik yaitu kebudayaan Pendalungan. Bila dikaitkan dengan angin itu sendiri, apabila angin bertemu dalam satu titik, maka akan membentuk putaran angin dengan wujud titik angin itu dapat merusak dan membawa sesuatu yang dilaluinya dengan gerak berputar. Sedangkan titik putaran itu terdapat benda-benda berserakan akibat pertemuan putaran angin tersebut, dapat diibaratkan sebagai bentukan geometri. Gambaran ini sebagai acuan perancangan galeri budaya Pendalungan yang bercirikan kebudayaan khas di kota Probolinggo, sebagai kesimpulan akhir yaitu sebagai ikon kota Probolinggo.

(19)

PERSEMBAHAN

Assalamu’alaikum. Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT atas berkat limpahan Rahmat, Taufik, serta HidayahNya. Sholawat serta salam tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW.

Terima kasih kepada ibu, bapak, adik, sanak saudara, atas semua dukungan berupa do’a, materi, dan tenaga, sehingga saya dapat menyelesaikan studi ini dengan segenap kemampuan yang saya miliki.

Bapak dan ibu dosen jurasan Arsitektur UIN Maulana Malik Ibrahim Malang atas kesabaran yang telah mendidik dan membesarkan nama jurusan kami. Hanya kata maaf yang bisa saya sampaikan jika ada perilaku yang kurang berkenan dihati ibu dan bapak dosen. Maaf sebesar- besarnya untuk Pak Pudji dan Ibu Elok yang selalu membimbing serta memberikan solusi terbaik untuk menyelesaikan studi saya ini.

Kawan- kawan AAS grup (Santung, Bos Andik, Kandam/yu dom, Tokek, Dolphin, Merri, Lek Qosim, Idris Gizmi, Cemet, Pak lek Fuad, Cung Arif, Erik, Muse) dan kawan- kawan lainnya, terutama mbulet, dudul ampel, dhinnex, lucky, Neny, Dite bunul, serta seluruh angkatan jurusan Arsitektur UIN, UB, ITN, UNMER (F-MAM).

Buat Ifa angkatan 05, Merri 04, semangat ya...

Bagi kawan- kawan yang belum disebutkan, saya minta maaf sebesar- besarnya, semoga Allah SWT membalas dengan limpahan rahmat serta hidayahNya, Amin...Wassalam

Referensi

Dokumen terkait