• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jenis Jenis Seni Teater

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Jenis Jenis Seni Teater"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Jenis Jenis Seni Teater

Selain unsur unsur seni teater diatas ada pula jenis jenis seni teater. Adapun jenis jenis seni teater sebagai berikut.

Teater Boneka

Terater Boneka

Jenis teater boneka adalah jenis teater yang sudah ada pada jaman India Kuno, Yunani dan Mesir. Bukti adanya sebuah teater boneka tersebut dapat dibuktikan berdasarkan sisa peninggalan yang ditemukan dalam sebuah makam maupun reruntuhan bangunan jaman dahulu. Dalam pementasan teater boneka terdapat beberapa jenis boneka yang digunakan, baik boneka tongkat yang dimainkan dengan tongkat yang dipegang dari bawah, serta boneka tangan yang dimainkan menggunakan tangan. Adapula boneka tali atau marionette yang menggunakan tali yang diikatkan dalam kayu yang silang dalam menggerakkannya.

Teater Wayang Kulit

(2)

Selain teater boneka diatas ada juga teater wayang kulit yang tidak kalah populer. Teater ini menggunakan layar tipis serta sinar lampu untuk menciptakan kesan bayangan pada wayang kulit. Wayang kulit tersebut dimainkan dibelakang layar tadi. Dalam pementasan teater wayang kulit ini biasanya penonton wanita menonton pada bagian depan layar yang untuk menonton bayangan dari wayang kulit tersebut, sedangkan para laki laki menonton pada bagian belakang layar untuk menonton wayang kulit tersebut secara langsung.

Dalam pementasan teater wayang kulit biasanya terdapat dalang utama yang mengendalikan kepala serta lengan pada sebelah kanan, ada pula dalang yang memakai baju warna hitam yang duduk di bagian depan penonton, serta ada pula sinden yang bernyanyi dan

melantumkan sebuah cerita dari pementasan tersebut.

Drama Musikal

Drama Musikal

Drama musikal merupakan jenis seni teater yang menggabungkan unsur musik, unsur tari dan seni peran namun lebih mengedepankan ketiga hal tersebut dari pada unsur dialog dari seorang pemain. Di dalam teater ini kualitas dari sebuah pertunjukan dinilai berdasarkan keharmonisan serta keselarasan dari gerak tari dengan sebuah lagu. Teater ini memliliki latar belakang yang menggabungkan serta mengkombinasi sebuah tarian, musik serta tata pentas sehingga dapat disebut sebagai drama musikal. Drama Musikal terdapat dua jenis yaitu drama kabaret dan drama opera. Drama Kabaret mengguanakan musik serta lagu yang bersifat bebas, sedangkan drama opera musik serta iringan lagunya dinyanyikan oleh para tokoh dan biasanya disebut sebagai seriosa.

(3)

Teater Dramatik

Dramatik adalah sebuah kata yang menggambarkan sebuah alur dramatika pemain yang dipersembahkan dalam pementasan teater. Pada teater dramatik sangat memperhatikan kedetilan tempat serta latar belakang sebuah situasi cerita karena terjadi perubahan karakter secara psikologis. Dalam pementesan teater ini aksi dari sebuah pemain sangat ditonjolkan agar menarik perhatian serta minat untuk menonton drama tersebut. Teater dramatik

merupakan jenis seni teater yang mementaskan sebuah cerita serealita mungkin, sehingga di dalam cerita tersebut tidak ada unsur improvisatoris. Cerita tersebut merupakan kumpulan dari beberapa peristiwa yang saling berkaitan antara satu dengan lainnya.

Teatrikalisasi Puisi

Teatrikalisasi Puisi

Teatrikalisasi puisi adalah pertunjukan sebuah seni teater yang dikombinasikan dengan karya sastra puisi. Dalam pementasan ini puisi biasanya hanya dibacakan dan kemudian diperankan diatas pentas dengan menggunakan teatrikal puisi. Teatrikal puisi sangat mengedepankan sebuah karya seni puisi sehingga dari tata letak serta gaya akting dari seorang pemain sangat menggambarkan sebuah makna dari puisi tersebut. Teatrikal puisi memberi kesempatan kepada seniman seniman puisi dalam mengekspresikan karyanya melalui tampilan lakon diatas pentas.

(4)

Teater Gerak

Dalam jenis teater ini lebih mengedepankan sebuah gerakan serta ekpresi wajah pemainnya. Pementasan teater gerak sangat meminimalisir sebuah dialog bahkan dialog tersebut

(5)

JENIS JENIS SENI TEATER 1. Teater Boneka

Pertunjukan boneka telah dilakukan sejak Zaman Kuno. Sisa peninggalannya ditemukan di

makam-makam India Kuno, Mesir, dan Yunani. Boneka sering dipakai untuk menceritakan

legenda atau kisah-kisah yang bersifat religius (keagamaan). Berbagai jenis boneka

dimainkan dengan cara yang berbeda. Boneka tangan dipakai di tangan sementara boneka

tongkat digerakkan dengan tongkat yang dipegang dari bawah. Marionette atau boneka tali,

digerakkan dengan cara menggerakkan kayu silang tempat tali boneka diikatkan.

Selain itu, contoh teater boneka yang cukup populer ialah pertujukan wayang kulit. Dalam

pertunjukan wayang kulit, wayang dimainkan di belakang layar tipis dan sinar lampu

menciptakan bayangan wayang di layar. Penonton wanita duduk di depan layar, menonton

bayangan tersebut. Penonton pria duduk di belakang layar dan menonton wayang secara

langsung.

Beralih ke luar negeri, pertujukan Boneka Bunraku dari Jepang mampu melakukan banyak

sekali gerakan sehingga diperlukan tiga dalang untuk menggerakkannya. Dalang berpakaian

hitam dan duduk persis di depan penonton. Dalang utama mengendalikan kepala dan lengan

kanan. Para pencerita bernyanyi dan melantunkan kisahnya.

(6)

TEATER WAYANG KULIT

2. Drama Musikal

Drama musikal merupakan pertunjukan teater yang menggabungkan seni tari, musik, dan seni

peran. Drama musikal lebih mengedepankan tiga unsur tersebut dibandingkan dialog para

pemainnya. Kualitas pemainnya tidak hanya dinilai pada penghayatan karakter melalui

untaian kalimat yang diucapkan tetapi juga melalui keharmonisan lagu dan gerak tari.

Disebut drama musikal karena dalam pertunjukannya yang menjadi latar belakangnya

merupakan kombinasi antara gerak tari, alunan musik, dan tata pentas. Drama musikal yang

cukup tersohor ialah kabaret dan opera. Perbedaan keduanya terletak pada jenis musik yang

digunakan. Dalam opera, dialog para tokoh dinyanyikan dengan iringan musik orkestra dan

lagu yang dinyanyikan disebut seriosa. Sedangkan dalam drama musikal kabaret, jenis musik

(7)

PEMENTASAN DRAMA MUSIKAL

3. Teater Dramatik

Istilah dramatik digunakan untuk menyebut pertunjukan teater yang berdasarkan pada

dramatika lakon yang dipentaskan. Dalam teater dramatik, perubahan karakter secara

psikologis sangat diperhatikan. Situasi cerita dan latar belakang kejadian dibuat sedetil

mungkin. Rangkaian cerita dalam teater dramatik mengikuti alur plot dengan ketat. Fokus

pertujukan teater dramatik ialah menarik minat dan rasa penonton terhadap situasi cerita yang

disajikan. Dalam teater dramatik, laku aksi pemain sangat ditonjolkan. Satu peristiwa

berkaitan dengan peristiwa lain hingga membentuk keseluruhan cerita. Karakter yang

disajikan di atas pentas adalah karakter tanpa improvisatoris. Teater dramatik mencoba

mementaskan cerita seperti halnya realita.

(8)

4. Teatrikalisasi Puisi

Teatrikalisasi puisi merupakan pertunjukan teater yang dibuat berdasarkan karya sastra puisi.

Karya puisi yang biasanya hanya dibacakan, dalam teatrikal puisi dicoba untuk diperankan di

atas pentas. Karena bahan dasarnya adalah puisi maka teatrikalisasi puisi lebih

mengedepankan estetika puitik di atas pentas. Gaya akting para pemain biasanya bersifat

teatrikal. Tata panggung dan blocking dirancang sedemikian rupa untuk menegaskan makna

puisi yang dimaksud.

Teatrikalisasi puisi memberikan kesempatan bagi seniman untuk mengekspresikan

kreativitasnya dalam menerjemahkan makna puisi ke dalam tampilan lakon dan tata artistik di

atas pentas.

TEATRIKALISASI PUISI

5. Teater Gerak

Teater gerak merupakan pertunjukan teater dengan unsur utamanya adalah gerak dan ekspresi

wajah pemainnya. Dalam pementasannya, penggunaan dialog sangat minimal atau bahkan

dihilangkan seperti dalam pertunjukan pantomim klasik. Seiring perkembangannya, pemain

(9)

karakter tokoh dasarnya untuk menarik minat penikmat. Dari kebebasan ekspresi gerak inilah

gagasan mementaskan pertunjukan dengan berbasis gerak secara mandiri muncul.

Teater gerak yang paling populer dan bertahan sampai saat ini adalah pantomim. Sebagai

sebuah pertunjukan yang sunyi karena tidak menggunakan suara, pantomim mencoba

mengungkapkan ekspresinya melalui tingkah laku gerak dan mimik para pemainnya. Makna

pesan yang hendak direalisasikan dipertunjukkan dalam bentuk gerak.

Referensi

Dokumen terkait

Seni Seni Rupa Seni Pertunjukan Sastra Seni Terapan Seni Murni Seni Tari Seni Musik Seni Teater Puisi Prosa.. Wujud

Oleh karena itu, Padepokan Seni Pertunjukan Musik, Tari dan Teater di Yogyakarta akan mengekspresikan dirinya melalui pendekatan Arsitektur Post-Modern, yang merupakan salah

Sistem penanggulangan kebakaran pada Padepokan Seni Pertunjukan Musik, Tari dan Teater di Yogyakarta yaitu dengan peletakan tabung gas karbon dioksida di setiap ruangan dan

Merupakan kelompok kegiatan untuk pertunjukan jenis seni tari, musik

lakon drama panjang 9.1 dialog tokoh drama panjang Menjelaskan kata dalam 9.2 Mendeskripsikan kalimat. dalam dialog tokoh drama panjang 9.3

Pada dasarnya masyarakat Sasak tidak mengenal istilah teater, musik, atau tari dalam seni tradisi mereka, misalnya teater Cupak Gerantang hanya disebut Cupak Gerantang

19 S-1 PENDIDIKAN SENI DRAMA/S-1 PENDIDIKAN SENI MUSIK/S-1 PENDIDIKAN SENI RUPA/S-1 PENDIDIKAN SENI TARI/S-1 PENDIDIKAN SENI TEATER GURU SENI BUDAYA AHLI PERTAMA Pemerintah

Tujuan dari perencananaan redesain gedung teater ini adalah sebagai wadah untuk menampung segala kegiatan yang berhubungan dengan seni pertunjukan (musik, tari,