Hubungan Status Gizi dan Gangguan Tidur Pada Remaja di SMA Negeri 1 Kota Padang Panjang

12 

Teks penuh

(1)

Hubungan Status Gizi dan Gangguan Tidur pada Remaja

di SMA Negeri 1 Kota Padang Panjang

Oleh :

ANIKA RESTU PRADINI

110100143

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(2)

LEMBAR PENGESAHAN

Hubungan Status Gizi dan Gangguan Tidur Pada Remaja di SMA Negeri 1 Kota Padang Panjang

NAMA : Anika Restu Pradini

NIM : 110100143

Pembimbing Penguji I

dr. Badai Buana Nasution, M.Ked(Ped),SpA. dr. Wan Naemah,Sp.PA NIP.198104222008121003 NIP.196010011987122001

Penguji II

dr. Andriamuri Primaputra Lubis, Sp.An NIP.1981110720081009

Medan, Januari 2015

Dekan Fakultas Kedokteran

Universitas Sumatera Utara

(3)

ABSTRAK

Pola tidur remaja yang irregular, sangat dipengaruhi oleh kondisi psikologis, gaya hidup, dan gangguan siklus sirkadian bangun-tidur akibat pengaruh perubahan hormon melatonin saat pubertas menyebabkan prevalensi gangguan tidur remaja sekitar 25-40%. Seiringan dengan hal tersebut, kejadian gizi berlebih pada remaja usia 16-18 tahun mengalami peningkatan menjadi 7,3% di tahun 2013, dengan 1,6 % mengalami obesitas dan 5,7% mengalami kelebihan berat badan(overweight).

Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan gangguan tidur. Metode penelitian ini analitik dengan desain crossectional, yang dilakukan di SMA Negeri 1 Kota Padang Panjang mulai Juli sampai Agustus 2014. Untuk menilai gangguan tidur digunakan kuesioner PSQI, jika total score di atas 5 responden dinyatakan mengalami gangguan tidur. Dan untuk penilaian status gizi dilihat dari nilai BMI berdasarkan umur yang diplotkan dalam kurva z-score WHO.

Hasil penelitian responden dengan status gizi normal yang tidak memiliki gangguan tidur yaitu sebanyak 36 orang (67,9%) sedangkan yang memiliki masalah gangguan tidur sebanyak 16 orang (34,0%). Pada responden dengan status gizi lebih mayoritas adalah memiliki gangguan tidur yaitu sebanyak 31 orang (66,0%) dan yang tidak mengalami gangguan tidur sebanyak 17 orang (32,1%). Dari uji pearson chi-square didapat nilai p = 0,001 (p < 0,05). Kesimpulan terdapat hubungan antara status gizi dan gangguan tidur.

(4)

ABSTRACK

Adolescent sleep pattern is irregular, affect by psychological condition, lifestyle, and wake-sleep circadian rhythm disturbance caused by melatonin changes in puberty. Prevalence of adolescent sleep disorder is 25-40%. And prevalence of overweight and obesity is increasing to 7,3% in 2013, obesity 1,6% and overweight 5,7%. This study analyzed the relation between nutritional status and sleep disorder for adolescent.

This was analytic study with cross-sectional design. Research was done at SMA Negeri 1 Kota Padang Panjang , from July till Agustus 2014. PSQI is used to determine the sleep disorder, cut off point is 5, if total score is above 5 it means a sleep disorder. this study collected atropomethric data, which were Body Mass Index and to interoperated nutritional status we used WHO z-score BMI/age.

Result of this study was thirty six adolescent with normo-nutrition haven’t sleep disorder(67,9%), and sixteen found with sleep disorders(34,0%). Thirty one obese and overweight adolescent found with sleep disorder (66,0%) and seventeen haven’t sleep disorder(32,1%). P value = 0,001 (p < 0,05).

(5)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur dipanjatkan kepada Allah SWT atas nikmat dan karunia-Nya yang telah diberikan sehingga karya tulis ilmiah yang berjudul, “Hubungan Status Gizi dan Gangguan TIdur pada Remaja di SMA Negeri 1 Kota Padang Panjang” ini dapat diselesaikan sesuai waktu yang ditentukan. Karya tulis ilmiah ini disusun sebagai tugas akhir serta prasyarat untuk memperoleh gelar sarjana pada Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.

Perencanaan dan penulisan karya tulis ilmiah ini dapat terlaksana dengan baik dan lancer berkat dukungan berbagai pihak. Maka dari itu, pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada :

1. Prof. dr. Gontar Alamsyah Siregar, Sp.PD-KGEH, selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.

2. dr. Badai Buana Nasution, M.Ked(Ped),Sp.A, sebagai dosen pembimbing tugas akhir, yang telah meluangkan waktu dan tenaga, dengan sabar membimbing serta memberikan banyak masukan kepada penulis dalam menyelesaikan karya tulis ilmiah ini.

3. Dr. Adriamuri Prima Putra,Sp.An dan dr. Wan Naemah Sp.PA selaku dosen penguji yang telah memberikan kritik dan saran yang membangun sehinggan karya tulis ilmiah ini lebih baik.

4. Seluruh civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, terutama kepada dosen dan staf departemen IKK, serta staff Medical Education Unit (MEU).

5. Keluarga penulis yaitu kedua orang tua tercinta, Drs.Rakiman,MM dan ibu Suratmi,SH, dan adik Afifah Aulia yang selalu memberikan doa, dukungan, serta semangat pada setiap kegiatan penulis.

(6)

7. Pihak-pihak lain yang tidak dapat disebutkan satu per satu. Terima kasih atas segala bantuan yang telah diberikan. Semoga Allah membalas segala kebaikan kalian.

Penulis menyadari bahwa karya tulis ilmiah ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan penelitian ini. Semoga penelitian ini bermanfaat bagi kita semua, member informasi dan pengetahuan baru dalam pengembangan ilmu kedokteran.

Medan, Desember 2014 Penulis

(7)

DAFTAR ISI

1.3. Tujuan Penelitian... 3

1.4. Manfaat Penelitian... 3

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA... 4

2.1. Status Gizi... 4

2.1.1. Definisi Status Gizi... 4

2.1.2. Klasifikasi Status Gizi... 4

2.1.3. Penilaian Status Gizi... 4

2.1.4. Pengukuran Indeks Antropometri... 6

2.2. Konsep Tidur... 7

2.2.1. Definisi Tidur... 7

2.2.2. Siklus Tidur... 8

2.2.3. Regulasi Siklus Bangun-Tidur... 10

2.2.4. Kualitas Tidur... 12

2.2.5. Gangguan Tidur... 13

2.2.6. Gangguan Tidur yang Terkait Pernafasan... 15

(8)

BAB 3 KERANGKA KONSEP DAN DEFINISI OPERASIONAL.. 18

3.1. Kerangka Konsep Penelitian... 18

3.2. Identifikasi Variabel... 18

3.3. Definisi Operasional... 18

3.4. Hipotesa... 19

BAB 4 METODE PENELITIAN... 20

4.1. Rancangan Penelitian... 20

4.2. Lokasi dan Waktu Penelitian... 20

4.3. Populasi dan Sampel Penelitian... 20

4.4. Kriteria Inklusi dan Eksklusi... 21

4.5. Teknik Pengumpulan Data... 22

4.6. Metode Pengolahan dan Analisa Data... 23

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN 5.1. Hasil Penilitian………... 24

5.1.1. Deskripsi Lokasi Penelitian………... 24

5.1.2. Deskripsi Krarkteristik Responden………. 24

5.1.3. Hasil Analisa Data………... 26

5.2. Pembahasan………….……… 27

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1. Kesimpulan……….. 30

6.2. Saran………... 30

(9)

DAFTAR TABEL

Nomor Judul Halaman

2.1. Klasifikasi Status Gizi Menurut WHO……….. 7

2.2. Klasifikasi Status Gizi Menurut MENKES RI…….. 7

3.2. Definisi Operasional Penelitian……….. 19

5.1. Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden……... 24

5.2. Hubungan Jenis Kelamin dan Gangguan Tidur…….. 26

(10)

DAFTAR GAMBAR

Nomor Judul Halaman

2.1. Kurva Perbandingan nilai z-score ... 6 WHO dan CDC

(11)

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor Judul

Lampiran 1 Daftar Riwayat Hidup

Lampiran 2 Lembar Penjelasan Penelitian Lampiran 3 Informed Consent

Lampiran 4 Kuesioner Penelitian

(12)

DAFTAR SINGKATAN

ACG : Actigraphy

BMI : Body Mass Index

EDS : Excessive Daytime Sleepiness

EEG : Electroencephalogram

EMG : Electromyogram

EOG : Electrooculogram

IMT : Indeks Massa Tubuh NREM : Non-Rapid Eyes Movement

OSA : Obstructive Sleep Apnea

PSG : Polysomnography

PSQI : Pittsburg Sleep Quality Index

REM : Rapid Eye Movement

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...