06 Maret 2016 Tahun VII – No. 09
Ayahku Seorang Guru Kehidupan
Pada pekan ini kita mendengar kisah hidup sebuah keluarga. Seorang ayah yang memiliki dua orang anak dengan karakter yang sangat berbeda. Anak bungsu meminta kepada ayahnya untuk memberikan bagian harta yang menjadi haknya lalu memboroskan semua yang dimilikinya dengan berfoya-foya. Anak sulung merasa lebih baik dari adiknya karena mengikuti semua kehendak ayahnya.
Ketiga figur dalam bacaan Injil pekan ini menggambarkan Allah sebagai Bapa yang berbelas kasih dan manusia yang memiliki karakter yang berbeda-beda. Apa yang mau Tuhan sampaikan kepada kita?
JADWAL MISA Misa Harian: Senin s/d Jumat 06.00 wib
Hari Sabtu : 17.00 wib Hari Minggu : 06.30 - 09.00 - 17.00 wib
Misa Jumat Pertama : 06.00 - 12.00 - 19.30 wib
Adorasi Ekaristi : Setiap hari Senin 15.00 s/d 22.00 di Kapel ditutup pukul 22.00 dengan ibadat penutup (completorium)
PENYELIDIKAN KANONIK (dengan perjanjian) Hari Senin, 17.00 – 18.30 wib
Romo A.S. Gunawan, Pr. Hari Kamis, 17.00 – 18.30 wib
Romo Anton Baur, Pr.
PELAYANAN MISA REQUIEM DI GEREJA
Dapat diselenggarakan pada hari Senin hingga Jumat. Hubungi Sekretariat Paroki.
Website: www.parokisanmare.or.id
Facebook Group: SanMaRe
Kontribusi artikel, pengumuman, iklan: [email protected]
Pertama, Bapa, adalah figur Allah yang maharahim, Bapa yang baik dan kekal. Ia menghormati kebebasan manusia yang diciptakan sesuai dengan wajah-Nya sendiri. Ia tidak menghitung-hitung kesalahan kaum pendosa. Ia murah hati menerima kembali kaum pendosa yang mau bertobat. Dialah yang melihat orang berdosa yang mau bertobat dan kembali kepada-Nya. Dia juga tidak menghitung kasih dan kebaikan-Nya kepada manusia.
Kedua, Anak bungsu, adalah simbol orang-orang yang menyalahgunakan kebaikan dan kemurahan hati Tuhan. Namun, ketika mereka menyadari telah jatuh dalam dosa, mengingat kembali kasih dan kebaikan Allah Bapa dan mau kembali kepada-Nya, maka Tuhan Allah sendiri akan membuka diri untuk memberikan kerahiman-Nya kepada mereka. Hal terpenting adalah orang sadar diri sebagai orang berdosa dan mau kembali kepada Bapa.
Ketiga, Anak sulung. Ini adalah simbol orang yang berada di zona nyaman sehingga mudah melupakan kasih dan kebaikan Tuhan. Mereka bisa menjadi tipe orang-orang yang berpikir bahwa
mereka dekat dengan para hamba Tuhan, banyak membantu Gereja dengan status “kaum dermawan”, aktif melayani. Padahal semua yang mereka lakukan hanya demi popularitas bukan demi kemuliaan nama Tuhan. Anak sulung itu tinggal di rumah ayahnya, makan dan minum dari harta ayahnya sementara harta yang menjadi miliknya masih disimpan untuk dirinya sendiri.
Menjadi pertanyaan reflektif bagi kita adalah, dari ketiga figur ini, Anda termasuk figur yang mana? Apakah Anda adalah figur ayah yang murah hati? Apakah Anda adalah figur si bungsu yang bermetanoia? Apakah anda adalah figur anak sulung yang mudah lupa diri dari figur ayahnya yang murah hati? Selidikilah dengan saksama batinmu dan katakanlah kepada Tuhan dalam doa.
Tuhan yang kita imani adalah Allah yang maharahim. Ia suka mengampuni dosa-dosa dan memaafkan segala pelanggaran yang dilakukan oleh sisa-sisa milik-Nya sendiri. Nabi Mikha menggambarkan wajah Allah yang berbelas kasih karena Ia tidak murka untuk selama-lamanya melainkan berkenan kepada kasih setia. Allah yang kita imani
adalah Allah yang baik. Ia menyayangi manusia, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala dosa kita ke dalam tubir-tubir laut.
Pada minggu ini, kita boleh berbangga karena Allah yang kita imani sungguh baik adanya. Ia adalah guru kerahiman bagi kita semua. Ia tidak menghitung-hitung dosa kita, tetapi mengingatkan kita untuk bertobat dan kembali kepada-Nya. Kalau Allah begitu baik menerima kita apa adanya, mengapa kita begitu sulit untuk menerima kembali saudari dan saudara kita?
Renungan P. John Laba SDB di http://pejesdb.com
Disiapkan oleh Rm Anton Baur Pr.
Misericordiae Vultus
Memahami Wajah Kerahiman Allah (8)
(Sambungan)
Paus Fransiskus menyatakan, tahun 2016 adalah Tahun Yubelium Luar Biasa Kerahiman Allah. Hal ini dikatakan oleh beliau dalam Bulla Misericordiae Vultus (Wajah Kerahiman Allah) yang disampaikan pada 11 April 2015. Tahun Yubelium Luar biasa ini dimulai pada Hari Raya Maria Dikandung Tanpa Noda pada 8 Desember 2015 dan diakhiri pada Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam pada 20 November 2016. Di dalam Bulla inilah, dijelaskanlah maksud rohani yang utama dari adanya Tahun Yubelium Luar Biasa ini.
Bapa Paus memiliki refleksi yang begitu mendalam akan Wajah Kerahiman Allah. Kini, kita akan bersama-sama mencoba mengenali Bulla ini dalam beberapa kesempatan di Warta paroki kita. Kita akan mengenalinya paragraf per paragraf dalam terjemahan Bahasa Indonesia.
10. Kerahiman merupakan dasar dari kehidupan Gereja. Seluruh kegiatan pastoralanya harus terjabak dalam kelembutan yang dihadirkannya bagi orang-orang percaya; tidak ada dalam pewartaannya dan dalam kesaksiannya kepada dunia dapat kurang dalam kerahiman. Kredibilitas Gereja terlihat dalam bagaimana menunjukkan kasih yang penuh kerahiman dan berbelas kasihan. Gereja “memiliki sebuah keinginan tak berujung untuk menunjukkan kerahiman”. (Evangelii
Gaudium, 24) Mungkin kita sudah lama lupa
bagaimana menunjukkan dan menghayati jalan kerahiman. Godaan, di satu sisi, untuk berfokus secara eksklusif pada keadilan membuat kita lupa bahwa ini hanya langkah pertama, meskipun perlu dan sangat diperlukan.
Tetapi, Gereja perlu melampaui dan berjuang untuk tujuan yang lebih tinggi dan lebih penting. Di sisi lain, sedih untuk mengatakan, kita harus mengakui bahwa praktek kerahiman memudar dalam budaya yang lebih luas. Dalam beberapa kasus, kata tersebut tampaknya telah keluar dari penggunaannya. Namun, tanpa sebuah kesaksian kerahiman, hidup menjadi sia-sia dan mandul, seolah-olah diasingkan dari sebuah gurun yang tandus. Waktunya telah tiba bagi Gereja sekali lagi mengambil panggilan penuh sukacita kepada kerahiman. Ini adalah waktu untuk kembali ke dasar-dasar dan menanggung kelemahan dan perjuangan saudari dan saudara kita. Kerahiman adalah kekuatan ynag membangunkan kita kembali kepada kehidupan baru dan menanamkan dalam diri kita kerberanian untuk melihat ke masa depan dengan harapan. .*** (bersambung)
Tim PSE dan ASAK
Kunjungan ke Panti Asuhan Mekar Lestari
Kunjungan Tim PSE dan peran serta anak-anak ASAK tanggal 27 Februari 2016 untuk berbagi sukacita dengan anak-anak di Panti Asuhan sungguh terwujud sebagai kerahiman Allah yang nyata. Acara tersebut diawali doa dan penyerahan simbolis selain itu keaktivan mereka ditampilkan dalam beberapa
performance, kebahagian dan keceriaan anak-anak
sangat terlihat dalam acara tersebut dan sebagai penutup acara kami membagikan bingkisan dan foto bersama.
Kunjungan kami ke Panti Asuhan Mekar Lestari disambut oleh Suster Gabriella selaku pimpinan Panti Asuhan. Kami memberikan Alat tulis & buku, buku bacaan, susu balita, beras, minyak goreng, gula, detergen, pembersih lantai, pembersih piring, (Sumbangan dari Panitia Natal), stroler, mainan anak, pakaian anak & dewasa. Adapun barang-barang tersebut sangat dibutuhkan oleh mereka dan berbagi kepada yang membutuhkan sangatlah indah.****
Ditulis oleh Maria (PSE)
KABAR UMAT
PANITIA PASKAH 2016
PAROKI SANTA MARIA REGINA BINTARO JAYA
PERSEMBAHAN PASKAH 2016
Panitia Paskah mengedarkan amplop Persembahan Paskah yang dapat digunakan umat sebagai ungkapan rasa syukur dapat mempersiapkan diri dalam masa pra Paskah sekaligus wujud kepedulian kita membantu keuangan Paroki dalam penyelenggaraan misa-misa besar selama Pekan Suci Perayaan Paskah.
Umat juga dapat mentransfer Persembahan Paskah ke rekening khusus Paskah di bawah ini:
BCA no. 474 032 0004
An. PGDP Paroki Santa Maria Regina
Terima kasih atas partisipasi umat, Tuhan memberkati
Tindakan Inderawi dalam Liturgi
(bagian kedua)
Tindakan inderawi sebagai simbol-simbol liturgi mencakup: mendengarkan, melihat, menyentuh, merasakan dan membau. Pada bagian sebelumnya, kita sudah mengulas tindakan mendengarkan, melihat, dan menyentuh.
d. Merasakan
Indra Perasa juga digunakan dalam liturgi Perayaan Ekaristi merupakan perayaan persekutuan kita dengan Tuhan yang tidak hanya terjadi secara rohani belaka, melainkan juga menggunakan aspek “fisik”. Pada Perayaan Ekaristi, kita menyantap, mencecap, dan merasakan tubuh dan darah Kristus dengan lidah. Dalam Kitab Suci pengalaman akan Allah sering digambarkan dengan ide pencecapan dan rasa ini: “Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan itu” (Mzm 34:9; bdk. 1 Pet 2:2-3; Ibr 6:4-5). Demikian pula keselamatan eskatologis dilukiskan sebagai suatu perjamuan meriah dengan makan dan minuman yang lezat dan sangat enak. (bdk Yes 25:6-7; Luk 14:15-24)
e. Membau
Indra Penciuman atau membau juga digunakan dalam Liturgi. Penggunaan dupa dan ratus yang wangi, bau minyak wangi dalam liturgi inisiasi dan tahbisan merupakan contoh-contoh konkret. Wangi-wangian dan bau harum yang bisa dibau itu memang sudah merupakan simbol religius yang umum. Dalam agama lain, kita mengenal hio dan menyan dengan baunya yang khas. Dalam liturgi Kristen, keharuman merupakan ungkapan pewahyuan Allah dan kehadiran keselamatan sendiri: “Dengan perantaraan kami, Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana” (2 Kor 2:14). Keharuman juga merupakan simbol ungkapan pujian hormat dan kurban (Mzm 141:2) sebab persembahan kurban Kristus
merupakan “kurban yang harum bagi Allah.” (Ef 5:2)
Sumber: Liturgi – Pengantar untuk Studi dan Praksis Liturgi, Emanuel Martasudjita, Pr., hlm. 133-135.
LITURGI
Agenda Tahun Suci Luar Biasa Kerahiman Allah
.
1. Gerakan Rohani Pekan Pertama setiap bulan.Adorasi, Rekoleksi, Novena, Amal Kasih* 1 & 2. April 2016. 6 & 7. Mei 2016. 3 & 4. Juni 2016. 1 & 2. Juli 2016. 5 & 6. Agustus 2016. 2 & 3. September 2016. 7 & 8. Oktober 2016.
*Amal Kasih dinyatakan dalam amplop putih, tersedia di pintu Gereja. 2. Ziarah 9 gereja di Keuskupan Agung Jakarta.
Mengikuti Buku Panduan Gerakan Rohani Keuskupan Agung Jakarta.
3. Sakramen Tobat.
Kamis minggu ke 2 bulan April – November 2016 pkl 19.00 – 22.00.* Diadakan Sakramen Tobat bergilir setiap wilayah.
* bila ada perubahan akan diberitahukan.
4. Novena Kerahiman Ilahi
Jumat Agung 25 Maret 2016 hingga Pesta Kerahiman Ilahi 3 April 2016.
5. Novena Roh Kudus.
– 15 Mei 2016.
6. Misa 9.00 Penutupan Tahun Kerahiman Allah
Hari Raya Kristus Raja Alam Semesta 20 November 2016.
Pemberian Berkat Indulgensi
JADWAL LITURGI
HARI MINGGU PRAPASKAH V, 13 Maret
Bacaan:Yes. 43:16-21; Mzm. 126:1-2ab,2cd-3,4-5,6;Ul:3; Flp. 3:8-14; Yoh. 8:1-11
Saran Lagu:PS 486, 487, 598, 599, 601, 606, 830, 965
HARI MINGGU PALMA, 20 Maret Bacaan Seb. Perarakan: Luk. 19:28-40 Bacaan: Yes. 50:4-7; Mzm.
22:8-9,17-18a,19-20,23-24; Ul:2a; Flp. 2:6-11; Luk. 22:14 - 23:56
Saran lagu: PS 480, 482, 483, 484, 487, 819, 965
Sabtu, 12 Maret, pukul 17.00
Koor dan Tatib: Sta. Yosephine Bakhita
Lektor: F. Heru Setiawan / Chresentia Flavia D Putra/i Altar: Peter Bradley, A. Kindy Setiawan,
Estherania, M. Yosilia Paskalovana, Brigitta Stephanie, A. Totonafo Harefa, M. Cathney, R. Christian, Nathania Sukieche, B. Matthew Sukieche
Prodiakon: A. Bertha Tabarani, Alf. Haryanto,
Anna Retno Hapsari, J. Juswanto, FX. Andri,
Probel Gultom, J. Sumardi, Cynthia Catharina
Sabtu, 19 Maret, pukul 17.00
Koor dan Tatib: PDKK
Lektor: Marcellina Kullit / Dewi Rajasa
Putra/i Altar: Joety, Revabelle, Jose Pareira,
Matthew Pareira, Nino, Clara Tunjung, Aldi S, Yola Yunita, Brian Winto, Icha, Randall, Nathan
Prodiakon: Heru Yuniriyanto, Didi Hartanto,
Veronika Kani, Yosep Yendi, Rudyanto Gunawan,
Dwi Respati, Bambang Sulistyo P., F. A. Soedjarno
Minggu, 13 Maret, pukul 06.30
Koor dan Tatib: St. Fransiskus Xaverius
Lektor: Anastasia Raras / Anggia Kandhi Putra/i
Altar: Ferdinand Harly Kusnadi, Antonius Adrian
Nathaniel, Benedikta Awinna Resy Christi Br. Pinem, Devosia Klaudia A.S., Feodora Susan,
Florentina Harly Kusnadi, Gabriela Liviana,
Anselmus Abimayung Prayudi, Antonius Rangga Hapsoro W, Debritto Maurizt Angara Sitorus
Prodiakon: Prima Widi Hatmi, Ronald C.
Sampayan, Thomas Erwin Kurniawan, Yohanes Budi Purwanto, Bambang Tedjo Nugroho, Esther Meinelsa Manurung
Minggu, 20 Maret, pukul 06.30
Koor dan Tatib: St. Bartolomeus
Lektor: Lusia Basuki / Dian Trully Zen Putra/i
Altar: Christopher Satrio B., Theodorus Albert N.,
Patricia Quina GN., Valentinus Ayodya K.,
Elisabeth Anggitasari, Stefani Nathania Sanchia,
Jesslyn, Claudia Michelle Ivane, Renata Majandra Aditya, Eugenea Puspa Pitaloka, Icha Pramono,
Randall, Maria Kinarkinanti Aditya, Gabriella Alva Levia
Prodiakon: Donanta Octaviardi, Noegroho
Tjiptorahardjo, Joachim Sulistyo, Kamilus Arifin,
Petrus Lazarus Mardjono, Hadi Susanto
Minggu, 13 Maret, pukul 09.00
Koor dan Tatib: Sta. Beatrix
Pemazmur: Ibet
Lektor: L. Maretha Verena W. / Thomas Aldi Adi S.
Putra/i Altar: Fransisca Vannia Rahmadi, Ivana
Permata Ariesta, Felicia Safira Rahardjo, Veronika Agna Permatasari, Fridolin Oktafandy Rahardjo,
Orlando Owen Christopher, Sean Antonio Sandika,
Edward Verian Grasa Toda, Maximillian Ernesto Toda, B. Grace Simon, Laurentia Judith V. R.
Prodiakon: Metty Suprapti, Antonius E. Nelwan,
Agung Wahyu Wibowo, Fransiskus P. Narendra,
Heribertus Darno, Agus Munandar, Agustinus Darmawan, Rinto Setiono, Royandi Ernestus DP,
Minggu, 20 Maret, pukul 09.30
Koor dan Tatib: St. Markus
Pemazmur: LID da Lopes
Lektor: Remy / Mariska Vergina
Putra/i Altar: Hana, Dias, Narend, Andreas Mado
Laba, Kiara, Adrian, Ferdinand, Florent, Robertus Darren Radyan, Laurentius Melvin Pratama,
Xaverio, Nathan
Prodiakon: Hendrawan Thiodorus, Maria Yoke
Edna, Yoseph Martahan Sitorus, Ignatius Sudarmadi, Adrianus Nggala, George Pangemanan, Ferry Kodrat, Gunawan Gunarso,
Didik Wiryawan AP, Floribertus Rismantoro,
Gregorius Suyanto Utomo, Joannes Suharno, - 7 -
Gunawan Wibowo, Agustinus Fadjar AS, Yustinus T. Mudjihardjo, Haryono Widarta, Daniel Bala Batti,
Lily Irene Tantra, Hartawan Makmur, Heru Santosa, Georgino Godong, Temmy Royani, Paul August Liqui, Soetojo Dharmadi, Tjhong Vincentius
Lucas Hanifa Natahusada, Yadi Djuhandi, Marcus B. Samosir, Maryono Suwargo, Romualdus Ponidjan, Hesti Purbaningsih, Yasinta Fatmawati,
Yustinus F. Irjayanto, Agnes Bertha Tabarani,
Alfonsus Haryanto
Minggu, 13 Maret, pukul 17.00
Koor dan Tatib: Sta. Regina
Lektor: Vinsensia Arindita / Agnesia Nanik Hartini
Putra/i Altar: Patricia Kayla Putri Cahyono,
Yohanes Purba Sangga Becik, Giacinta Maretha Prita Pradita, Alexandra Ashley Soetardi, Theresia Avila Revabelle Maharani, Andreas Kevin Bagasksatria, C. Inez Maharani P., C. Susan Mahadewi Gadis Amara, A. Anjani Cita Permata Kusuma, M. F. Chelsea Novelia Prodigma
Prodiakon: Y. Pudjiastoto, Gatot Kusumo Atmojo,
Bayu Rajasa, Arden Andreas Barus, Fifi Amaliawaty, Florentina Ratna Supeni H., Grace Theresia Supit, I. Y. Supriyanto, Saly Listiyadhi,
Ingewati Kusuma
Minggu, 20 Maret, pukul 17.00
Koor dan Tatib: St. Thomas Rasul
Lektor: C.M Ninuk Djonowardjoko / Elizabeth
Lydia
Putra/i Altar: Helena Keren, Fransiska Wahyuni,
Estherania, Anton, Michael Cathney, Hana, Maria Carmelitta, Maria Carolina, Maria Ajeng, Helena Amithya, Lilin, Tera, Marvella, Feodora Susan
Prodiakon: Anna Retno Hapsari, J. Juswanto, F. X.
Andri, Probel Gultom, J. Sumardi, Yustinus T. Mudjihardjo, Prima Widi Hatmi, Ronald C. Sampayan, Thomas Erwin Kurniawan, Y. Pudjiastoto
Jalan Salib diadakan dua kali pada pukul 12.00 (tanpa Misa) dan 19.30 (dengan Misa)
Jalan Salib 5 : Jumat, 11 Maret 2016 – 19.30 – WILAYAH 5 Jalan Salib 6 : Jumat, 18 Maret 2016 – 19.30 – WILAYAH 6
PENGUMUMAN
Mengundang semua calon rasul untuk Perayaan Kamis Putih untuk mengikuti rekoleksi
pembekalan yang akan diselenggarakan pada Minggu, 13 Maret Jam 12.00 - 15.00.
Mohon ketua lingkungan segera mengirim calon rasul ke Panitia Paskah.
Perusahaan Tour & Travel, membutuhkan 1 Orang untuk Ticketing staff & 1 Orang Tour staff: Pria /
Wanita, berpengalaman dibagian ticketing & tour, umur 22-25 thn,lulusan pariwisata (travel), dapat lisan dan tulisan dalam bahasa Inggris, dapat bekerjasama dalam Team work, memiliki pengetahuan dan keterampilan menggunakan komputer, berdomisili di Jakarta Selatan, Bintaro & sekitarnya. Kirim CV & lamaran lengkap ke alamat : Ibu Shinta, Jl. Terogong Raya No.14E, Cilandak Barat Jakarta Selatan 12430 atau email ke : [email protected], [email protected].
PT. Global Ziarah Wisata (Ziarah Katolik) Membutuhkan Karyawan sbb: A. Staff Data Entry & Dinas
Luar Syarat: Pria Katolik, SMA/SMK, Umur 18 – 30 thn, domisili di sekitar bintaro. B. Staff Office Syarat: Pria / Wanita Katolik, Umur 18 – 30 thn, domisili di sekitar bintaro. Lamaran dikirimkan ke:
Dibutuhkan karyawati Administrasi dan Akuntansi & bisa buat laporan pajak usia max 28 tahun, tinggal
sekitar Bintaro, CV, pas foto 3X4, fc KTP, fc KK harap datang langsung ke kantor Bintaro Trade Center Blok E2 no 3A Sektor 7, Bintaro Jaya 15224 bisa hub. Andreas HP 087881519185.
IKLAN BARIS – Wahana bagi umat yang ingin mengiklankan informasi lowongan pekerjaan atau mencari pekerjaan.
Materi iklan diserahkan ke sekretariat paroki setiap hari kerja atau email ke: [email protected]