• Tidak ada hasil yang ditemukan

Mengingat 1. (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 2009 Nonror 'l:10 l'amaben;,ir, Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor 50a9),

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Mengingat 1. (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 2009 Nonror 'l:10 l'amaben;,ir, Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor 50a9),"

Copied!
116
0
0

Teks penuh

(1)

BERITA DAERAH KABUPATEN SAMOSIR

rAHUN

2013

NoMoR

l7

sERl

F

NoMoR

z8L

Menimbang

Mengingat

1

PERATURAN BUPATI SAMOSIR NOMOR 17 TAHUN 201 3

TENTANG

RENCANA

KERJA

PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN SAMOSIR TAHUN 2014

BUPATI SAMOSIR,

bahwa Rencana Kerja

Pemerintah

Daerah (RKPD) adalah Dokumen

Perencanaan

Daerah

yang

merupakan Penjabaran Rencana Pembangunan

Jangka

Menengah

Daerah

(RPJM-D)

untuk jangka waktu

1

(satu) tahun

anggaran

yang

nternLrat

rancangan kerangka ekonomi

daerah, prioritas

pembangunan

daerah

yarg

ntemberikan arah

dan

kebijakan

dalam

melaksanakan pembangunan daeralr secara berkesinambungan

bahwa

berdasarkan perlimbangan sebagaimana

dimaksud dalant huruf

a

perJu

menetapkan

Peraturan

Bupati

Samosir

tentang Rencana Kerla

Penrerintah Daerah Kabupaten Samosir Tahun 2014,

Undang-[Jndang

Nomor

17

Tahun 2003 tentang Keuangan Negara

(Lenrbarar.

Negara Republik lndonesia Tahun

2003

Nomor

47,

Tambahan

Lenrbaran Negara Republik lndonesia Nomor 42BA),

Undang-Undang

Nomor 36 Tahun 2003 tentang

Pembentukan Kabupaten Samosir

dan

Kabupaten Serdang Bedagai

dr

Provinsi Sumatera

Utara

(Lenrb;rran lrlegara Republik lndonesia Tahun

2003

Nomor '151, Tambahan Lembaran Ner-lara l?ep,-rbitl<

lndonesia Nomor 4346),

Undang-Undang

Nomor

1 Tahu.n 2004

tentang

Perbendalraraan Negara (Lenrbari;n

Negara

Republik lndonesia

Tahun 2004 Nomor

5,

Tambahan Lembaran

Negara

RepLrblik lndonesia Nomor a355);

Undang-Undang

Nomor

15

Tahun

2004 tentang

Pemeriksaan

Pengeloiaal

'.j.-,r

Tanggung Jawab Keuangan

Negara (Lembaran

Negara Republik lndonesra

I.rlriri, 2004 Nomor 66. Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nornor 4400) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pemban.jiri^rar,

Nasional (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun

2004

Nomor

144

Tarnbeir;rr, Lembaran Negara Republik lndonesia Nonror 4421),

Undang-Undang

Nomor

32

Tahun 2004 tentang

Pemerintahair

Daerair

(Lerrb:trerrr

Negara Republik

lndonesia

Tahun 2004 Nomor 125,

Tanrbahan [-enrbarrarr I'r]eqara

Republik lndonesia Nomor

4437) sebagarmana

telah diubah

oeberapa kalr teralil-rit

dengan

Undang-Undang

Ncmor

12 Tahun

2O0B

tentang

Perubahan

KedLra Ai;ls

Unciang-Undang

Nomor

32

Tahun 2004 tentang Peinerintalran

Da;---rah (Lentbarar

Negara Republik lndonesia Tahun

2008

Nornor

59,

l-ambahan

L-enrbarair Negara Republik lndonesia Nomor 4844),

Undang-Undang

Nomor

33

Tahun

200.4

tentang

Perrmbangan

Keuangan

antata

Pemerintah Pusat

dan

Pemerintah

Daeralr (Lembaran Neqara

Repubirk indonilsra

Tahun

2004

Nomor 126, Tambahan

Lembaran

Negara

Republrk lndonesra Nortrrlr

4438),

Undarrg-Llndang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah

d;:n

RettrDr-rsr

IJiir,r'l

(Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun

2009

Nonror

'l:10

l'amaben;,ir,

Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor 50a9),

(2)

12 IJ 14 10 11 1tr lJ. 17

Peraturan Pemerintah Nomor '109 Tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 2000 Nomor 210,Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor a02B),

Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintah (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun

2005

Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor 4503),

Peraturan Pemerintah Nomor

37 Tahun 2005 tentang

Perubahan

atas

Peraturan

Pemerintah Nomor

24

1-ahun

2004 tentang Kedudukan Protokoler

dan

Keuangan

Pimpinan

dan

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran

Negara

Republik

lndonesia

Tahun 2005

Nomor

94, Tambahan

Lembaran Negara Republrk lndonesia Nomor 4540),

Peraturan Pemerintah Nomor

54 Tahun 2005 tentang

Prnjaman Daerah (Lenrbaran

Negara Republik

lndonesia

Tahun 2005 Nomor 136, Tambahan

Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor 4574),

Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan (Lemb,aran

Negara Republik

lndonesia

Tahun 2005 Nomor 137, Tambahan

Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor 4575),

Peraturan

Pemerintah

Nomor

56

Tahun 2005 tentang

Srstem lnformasr Keuangan

Daerah

(Lembaran Negara Republik lndonesia

Tahun 2005 Nomor

'138, Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor 4576),

Peraturan Pemerintah Nomor

57

Tahun

2005

tentang Hibah kepada

Daerah

(Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 2005 Nomor 139, Tambahan Lenrbaran Negara Republik lndonesia Nomor 4577),

16

Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor 4578),

Peraturan Pemerintah Nomor

79 Tahun 2005 tentang

Pedoman

Pernbinaan dan

Pengawasan

Penyelenggaran

Pemerintah Daerah (Lembaran Negara

Republrk

lndonesia Tahun 2005 Nomor '165, Tambahan Lembaran Negara Repul:lik indonesia Nomor 4593);

Peraturan

Pemerintah

Nomor

40

Tahun 2006 tentang

Tata Cara

Penyusunan

Rencana Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik lndonesra Tahun 2006 Nomor 97, Tambahan Lembaran Negara Republrk lndonesia Nomor 4664),

Peraturan Pemerintah

Nomor

38

Tahun

2007

tentang

Pembagran

Urr:san

Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsr,

dan

Pemerintahan Daerah Kabupaten/ Kota (Lembaran Negara Republik lndonesra Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia

Norror

4737),

Peraturan Pemerintah Nomor

41 Tahun

2007 tentang Organisasi Perangkat Daerair (Lembaran Negara Republik lndonesra Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor 4741),

Peraturan Pemerintah Nomor B Tahun 2008 tentang Tahapan Tata Cara Penyusunan Pengendalian

dan

Evaluasr Pelaksanaan Rencana Penrbangunan Daerah (Lembaran

Negara Republik lndonesia Tahun

2008

Nomor

21,

Tambahan

Lenrbaran Negara Republik lndonesia Nomor 4817),

Peraturan Presiden

Nomor

5

Tahun 2010 tentang Rencana

Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014,

23

Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2013 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2014',

Peraturan Daerah Kabupaten Samosir Nomor 20 Tahun 2007 tentang Organrsas dan

Tata

Kerja

Sekretariat Daerah, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat

dan Staf

Aiilr Kabupaten Samosir (Lembaran Daerah Kabupaten Samosir Tahun 2007 Nornor -l3C seri D Nomor 13);

Peraturan Daerah Kabupaten Samosir Nomor 21 Tahun 2007 tentang Organrsasr darr

Tata

Kerja

Lembaga

Teknis

Daerah Kabupaten Samosir (Lembaran

Daerah

Kabupaten Samosir Tahun 2007 Nomor 131 seri D Nomor 14);

Peraturan Daerah Kabupaten Samosir Nomor

22Tahun

2007 tentang Organrsasi dan

Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Samosir (Lembaran Daerah Kabr-rpaten Sarnosrr Tahun 2007 Nomor '132 seri D Nomor 15);

Peraturan Daerah Kaburpaten Samosir Nomor 23 Tahun 2OO7 tentang Organrsasj dan

Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Samosir (Lembaran Daerah Kabupaten Samosir'

Tahun 2007 Nomor 132 seri D Nomor 15),

Peraturan Daerah Kabupaten Samosir Nomor

4

Tahun 2010 tentang Organrsasr dan

Tata Kerja Badan Penangggulangan Bencana Daerah Kabupaten Samosir;

1B '19 24 20 21 22 25

to

27 1a

(3)

29

30

JI

a')

JJ

Peraturan

Daerah

Kabupaten Samosir

Nomor

1

Tahun 2013

tentang

Anggaran

Pendapatan

dan

Belanja

Daerah.

Kabupaten Samosir Tahun Anggaran

2013

(Lembaran Daerah Kabupaten samosir Tahun 20'13 Nomor 2 Seri

A

Nomor 33),

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Peraturan

Menteri Dalam Negeri Nomor

13

Tahun 2006 tentang Pedoman

Pengelolaan

Keuangan Daerah;

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor

54

Tahun 2010 tentang

Pelaksanaan

Peraturan Pemerintah Nomor B Tahun 20OB tentang Tahapan Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah,

Peraturan Menteri Dalam

Negeri

Nomor

32

Tahun

2012

tentang

Pedoman

Penyusunan Pengendalian Evaluasi Rencana

Kerja

Pembangunan

Daerah

Tahun 2013,

Peraturan

Gubernur

Sumatera

Utara

Nomor

6

Tahun 2013 tentang

Rencana Kerla Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara Tahun

20j4.

Peraturan

Bupati Samosir Nomor

2

Tahun

2013 tentang

Penjabaran

Anggaran Pendapatan

dan

Belanja Daerah Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 20'13 (Berita Daerah Kabupaten Samosir Tahun 2013 Nomor 3 Seri F Nomor 266);

MEMUTUSKAN:

PERATURAN

BUPATI TENTANG RENCANA KERJA

PEMERINTAH

DAERAH KABUPATEN SAMOSIR TAHUN 2014

Pasal 1

Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Samosir adalah merupakan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Samosir untuk periode 1 (satu) tahun

yakni tahun 2014,

sebagaimana tercantum

dalam

Lampiran Peraturan

inr

yang

merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Bupati rni

Pasal 2

Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Samosir

Tahun

2014 ini akan menladi pedoman

dalam

Penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Daerah Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 20.14

Pasal 3

Peraturan Bupati ini berlaku sejak tanggal diundangkan

Agar setiap orang

mengetahuinya, memerintahkan Pengundangan Peraturan Bupati ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Samosir

Ditetapkan di Pangururan pada tangg

^1![

Agu>lur2013

BUPATI

SAMOSIR, Cap/dto 34 Menetapkan Diundangkan

di

Pangururan

pada

tanggal

\U hgust.uf

20,t3

il

SEKRETAR''

H^H

KABUPATEN,

lr. HATORANGAN SIMARMATA PEMBINA UTAMA MT,'DA

NtP. 19570622 198603 1005

BERITA DAERAH KABUPATEN SAMOSIR TAHUN 2013

NOMOR

llq

SERI F NOMOR

$,'&i,ijL;-

i

,,i.,.. "i.,, ,, i.;i;,jji ii

-'lq

."**',

T:.*-

":

"ry;i

,a."

(4)

DAFTAR

I'I

B p DAFTAR TABEL

AB

I

ENDAHULUAN

1..1

LATAR BELAKANG PENYUSUNAN RKPD

1,.2

DASAR HUKUM PENYUSUNAN RKPD

1.3

HUBUNGAN ANTAR DOKUMEN

1".4

SISTEMATIKA DOKUMEN RKPD

1.5

MAKSUD DAN TUJUAN PENYUSUNAN RKPD

BAB

II

EVALUA'I

PELAK'ANAAN

RKPD

TAHUN

2OII

DAN

CAPAIAN

KINERIA

PENYELENGGARAAN

PEMERINTAHAN

2.3"

GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH

2.1,.1,.Aspek Geografi dan

Demografi...

ll-1

2.1,.2.Aspel< Kesejahteraan

Masyarakat...

ll-4

2.1,.3.Aspek Pelayanan

Umum

ll

10

z.L.

.Aspek Daya Saing

Daerah...

ll-18

EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN RI(PD SAMPAI

TAHUN BERJALAN DAN REALISASI

RPJMD

II-27

PERMASALAHAN PEMBANGUNAN

DAERAH...

II-13 2.3.L.Perumusan Permasalahan Untuk Penentuan Prioritas dan

Sasaran Pembangunan

Daerah

ll-13

2.3.2.ldentifikasi Permasalahan Penyelenggaraan U rusa n

Pemerintahan Daerah t-7 4

BAB

III

RANCANGAN KERANGKA EKONOMI

DAERAH

DAN

KEBIIAKAN KEUANGAN

DAERAH

I ill

v

r-3 t-4 tf t- -J

ll-l

il-1

lll-l

ilt l

lit- 1

l-l

l-1 t-2 11 L.L 1l L.J

3.1

ARAH KEBIJAKAN EKONOMI DAERAH

(5)

3.1-.2.Tantangan dan Prospek Perel<onomian Daerah Tahun 2014 l il-3

3.1.3.Arah Kebijakan El<onomi

Daerah

lll-6

3.2

ARAH I(EBIJAKAN I(EUANGAN

DAERAH

III'7

3.7.1,.Arah Kebijakan Pendapatan

Daerah...'."...'.

lll-B 3.2.2.Arah Kebijal<an Pembiayaan

Daerah....'...'...'."

lll'9

3.2.3.Arah Kebijakan Belanja

Daerah'..'.'

Ill-9

BAB

IV

PRIORITA'

DAN

'A'ARAN

PEMBANGUNAN

DAERAH

!V-I

4.1..

TUJUAN DAN SASARAN

PEMBANGUNAN

..

IV-1

4.2.

PRIORITAS

PEMBANGUNAN...

IV_5

BAB

V

RENCANA

PROGRAM

DAN

KEGIATAN PRIORITA'

DAERAH

V-I

(6)

DAFTAR TABEL

Tabel

2.1,

Luas Wilayah Kabupaten Samosir Berdasarl<an Kecamatan Tahun

2017...

ll-2

Tabel

2.2

Jumlah Penduduk, Kepadatan Penduduk dan Jumlah Rumah fangga

di Kabupaten Samosir

Menurut

Kecamatan Tahun 2011

|-2

Penduduk

Menurut

l(elompok Umur dan

lenis

l(elamin Tahun

2011...

ll-3 Nilai dan l(ontribusi Sektor dalam PDRB Tahun 20O7

-

2Ot1'

Atas Dasar Harga Konstan 2000 l(abupaten Samosir

"...

ll-4 Nilai dan Kontribusi Sektor dalam PDRB Tahun 2007

-2011'

Atas Dasar Harga Berlaku Kabupaten

Samosir

ll-4 Perkembangan l(ontibusi Sel<tor dalam PDRB Tahu n 2001

-

2OI1'

Atas Dasar Harga Berlaku (HB) dan Harga l(onstan (Hl()

Tabel

2.3

Tabel

2.4

Tabel

2.5

Tabel

2.6

Tabel

2.1

Tabel

2.8

Tabel

2.9

Tabel

2.1.O

Tabel

2.1L

Tabel

2.1,2

Tabel

2.13

Tabel

2.L4

Tabel

2.L5

Tabel

2.1,6

Tabel

2.I7

Tabel

2.1,8

Tabel

2.L9

Tabel

7.20

Tabel

2"21 l(abupaten Samosir

Laju Pertumbuhan Produl< Domestil< Regional Bruto Kabupaten Samosir Atas Dasar Harga Berlaku dan Atas Dasar Harga Konstan 2000

Menurut

Lapangan Usaha

(%)

.

. ....

Laju lnflasi Bulanan di l(ota Pangururan Kabupaten Samosir Tahun 2011-....

Persentase Penduduk l(abupaten Samosir Berusia 10 Tahun l<e Atas

Menurut

Partisipasi Sekolah dan Jenis l(elamin Tahun 2009 -

207I

(%).. ....

Persentase Penduduk Kabupaten Samosrr Berusia 10 Tahun ke Atas

Menurut

Kepandaian Membaca dan Menulis (%)...

Banyaknya Fasilitas l(esehatan Menurut Jenisnya....

Banyaknya Tenaga Kesehatan Pemerintah

Menurut

l(ecamatan Persentase Penduduk Kabupaten Samosir yang Masih Sekolah

Menurut

Kelompok Umur dan Jenis Kelamin (%)

Angka Partisipasi sekolah

Menurut

Usia sekolah dan Jenis Kelamin

Kabupaten Samosir Tahun 201'0-201'1' (%).... .

.

-

.

ll-10

Angka Partisipasi l(asar (APK) Kabupaten Samosir Menurut Tingkat

Pendidikan dan Jenis Kelamin Tahun 201'0-20L1(%)

'.

ll-10

Angl<a Partisipasi

Murni

(APM) Kabupaten samosir

Menurut

Tingl<at

Pendidikan dan Jenis Kelamin Tahun

2AL0-20II(%)

ll-11

Banyal<nya Sekolah, Guru dan

Murid

Menurut Tingkat Pendidikan

dan Tahun

Ajaran

ll-11

Angl<a Harapan Hidup dan Angl<a Kematian Bayi Kabupaten Samosir

dan Propinsi Sumatera

Utara

ll'17

Banyal<nya Pasangan Usia Subur (PUS), Akseptor

Aktif

Dan Al<septor

Baru di Kabupaten Samosir

Menurut

l(ecamatan Tahun 201i-

|-12

Jumlah Akta Yang Diterbitkan di Kabupaten Samosir Tahun

201L...

ll-14

Perkembangan Tingkat Partisipasi Angl<atan l(erja (TPAI() dan f-ingkat Pengangguran Terbul<a (TPT) Di Kabupaten Samosir dan

Propinsi Sumatera Utara

(%)

....

...

ll-74

il-5 I t-6 il-6

|-7

t,1

IB

lr 9 il-10

(7)

Tabel

2.22

Tabel

2.23

Tabel

2.24

Tabel

2.25

Tabel

2.26

Tabel

2.27

Tabel

2.28

Pendudul< Berusia 15 Tahun ke Atas yang Termasuk Angkatan Kerla dan

Bel<erja

Menurut

Pendidikan Tertinggi dan .Jenis l(elamin Tahun

2011,...

ll-15

Rata-rata Pengeluaran per Kapita Sebulan Penduduk Kabupaten Samosir

Menurut

Kelompok Barang Makanan dan Bukan Makanan

(Rupiah)

ll-Il

Persentase Penduduk Kabupaten Samosir dan Provinsi Sumatera Utara

Menurut

Golongan Pengeluaran per Kapita Sebulan

(%)

ll-18 lndeks Nilai Tukar Petani Kabupaten Samosir Tahun 2O7O

-

201,I

...

ll-18 Banyaknya Narapidana dan Tahanan pada Cabang Rumah Tahanan Negara

Di Pangururan Menurut Jenis l(ejahatan dan Pelanggaran

(orang)

ll-19 Banyaknya Perusahaan/ Usaha lndustri l(ecil dan l(operasi Binaan

Menurut

Bidang Usaha dan

Kecamatan...

ll-20

Persentase Penduduk Kabupaten Samosir Berusia 10 Tahun ke Atas

Menurut

ljazah/STTB Tertinggi yang Dimiliki dan Jenis l(elamin

2009

- 201,1,...

il-21

Evaluasi Kinerja Pelaksanaan Perencanaan Daerah Sampai Dengan

Tahun 2013 Kabupaten

Samosir...

ll-22 ldentifil<asi Permasalahan Pembangunan untul< Penentuan

Program Prioritas Kabupaten

Samosir...

ll-15 ldentifikasi Permasalahan Pembangunan dari Kebijakan Nasional/

Provinsi dan Lingkungan El<sternal

lainnya...

ll-80 Perl<embangan Distribusi Pendapatan Penduduk l(abupaten Samosir

Menurut

Ul<uran Gini Ratio Tahun

7OO7-7O1,1,

Ill-3 Realisasi Kerangka Pendanaan Pembangunan Daerah Kabupaten

Samosir Tahun

201,1.-201.2

lll-10

Proyeksi (Pagu

lndikatif)

Kerangka Pendanaan Pembangunan Daerah

Kabupaten Samosir Tahun

201.3-201.4

lll-12

Prioritas dan Sasaran Pembangunan daerah Kabupaten Samosir

Tahun

201.4...

lV-]

Program dan Kegiatan SKPD Kabupaten Samosir Tahun Anggaran

20L4

..

.

V-3

Tabel

2.29

Tabel

2.30

Tabel

2.3I

Tabel

3.1

Tabel

3.2

Tabel

3.3 Ta be

I

4.1.

Tabel

5.1

(8)

Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar

DAFTAR

GAMBAR

1.1

Alur Penyusunan RKPD'....'

2.1- Peta Administrasi Kabupaten Samosir.'

2.2

Distribusi Penduduk Kabupaten samosir

Menurut

Kecamatan

Tahun

201'1'...

ll-3

2.3

Perkembangan Persentase Penduduk Kabupaten Samosir yang Berobat

Sendiri Dengan Cara Pengobatannya Tahun 2OOB

-

2011"""""

ll-q

2.4

Banyaknya Keluarga Pra sejahtera/KS

ldi

Kabupaten

samosir.'.'..'...'...

ll-13

2.5

Perkembangan Persentase Penduduk Miskin di l(abupaten Samosir

Dan Provinsi Sumatera

Utara

ll-13

2.6

Perkembangan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)

Kabupaten

Samosir

ll-1'4

2.7

Distribusi Persentase Angkatan Kerja di Kabupaten samosir

Menurut

Pendidikan Tertinggiyang

Ditamatkan""""'

ll-15

2.8

Distribusi Persentase Penduduk Kabupaten Samosir Berusia 15 Tahun ke Atas yang Bekerja

Menurut

Lapangan Pekerjaan Utama

Tahun 2011... il-1 6

Gambar

3.1

Perkembangan Laju Pertumbuhan PDRB Kabupaten Samosir dan

Provinsi Sumatera Utara Atas Dasar Harga Konstan 2000

Tahun 2OO7

-

7OI1'...

ilt-2

t-1

(9)

ll")M

irffiiLl,l]l'.,\+lr

-l

LlK2,'if

iliXlrsrs i ;ilr i: ::i::r n F:[],i1TfiA

l

',rfTffi

$ :Sliiir-=,iifiKtri=frff-i

ffi

$s \fI t ,. :;aii p${A -}tl lr::.,il1 I iLltiN!! fri*.{, v.t :l I Ar,EFJ .t

,

:: t ' lE -., Li,r- 9 ,#l V),

ffi

i.r.::::::::i\\!

'

u" I *e 14?J? N&$ISFJAt l;*drl4{r1Bsg k )f,J41"

Hi

I:

--'"1 f f'J4fl{

L$

IlLLr,:S',li il

ffi

it Rii.N K: fr{rru

I

IK; 11"\+llrT

lffi

l

5#uu;fi$

M*;lffi

SN , rum.q.,$ tt: tt * :+

il

:::::: ,ff-$ tfr RFJF *Ara&H frF'JF;l KI"JA ppA$ R*SSt) ! :lil

PI

ht'l lLt

l

*-T

L'AT}iAN 'g"

W*

w

l'o

I aDl

[a i:

'$

R j !4, = I A:r * I

r

sj

t1

L-J

lr:)r " i : i ;riiiiill).fii::::::::-n_:\ .\\.... d

;'j

ffi

W';

\\\:::::::W lili\i:::

*;Fn

#

i.ilN iirNr:.::\lilffi#rltffii -

(

ffi = ;/A tiil

ffi

3;*

;.

'i ft€t'i lHt fWtart$l lJ,{ ffi*l-* *KA #|.Y"=u.{ffi i](NJA$AftTfi

iKD Diffi SXFT} MN.,' ApSn tr€:ii:::Ni N#4,?N, lrr\-\* l grrmNs==ffi

12r

.=

tlNi=iruiRffii,:ffi,li:=l$;llilLl'+;$

BAB

I

PENDAHULUAN

T.T

LATAR BELAKANG PENYUSUNAN RKPD

Berdasarkan UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan pembangunan Nasional, Rencana

Kerja Pemerintah Daerah

(RKPD)

merupakan

dokumen

perencanaan

daerah

untuk periode

satu

tahun.

Dalam pelaksanaan perencanaan

daerah,

RKPD

menjadi

pedoman dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (ppAS)

untuk selanjutnya digunakan dalam penyusunan Rencana Anggaran Belanja Pemerintah Daerah

(RAPBD) sebagaimana diilustrasikan pada Gambar 1.1.

GAMBAR 1.1 ALUR PENYUSUNAN RKPD

Penyusunan RKPD merupakan pelaksanaan

dari

tahapan sistem

perencanaan

pembangunan daerah yang dimulai dari Rencana Pembangunan Jangka panjang Daerah (RpJpD),

Rencana

Pembangunan

Jangka Menengah Daerah

(RPJMD).

Dimana RKpD

merupakan penjabaran

dari

RPJM Daerah serta mengacu pada RKPD Provinsi dan RKP Nasional. penyusunan

RKPD

ditujukan

sebagai

upaya mewujudkan

perencanaan pembangunan daerah yang sinergis

dan terpadu antara

perencanaan pembangunan

Nasional, Provinsi

dan

Kabupaten

serta

mengoptimalkan partisipasi masyarakat.

Sesuai

dengan

tujuan

perencanaan pembangunan,

bahwa

proses

penyusunan

perencanaan pembangunan daerah diharapkan

dapat

mengoptimalkan partisipasi masyarakat, penyusunan RKPD

ini

didasarkan pada penjaringan aspirasi yang diformulasikan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)

Tahunan

dan

memperhatikan

hasil

(10)

L,2

evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah pada

tahun

sebelumnya. Lebih

lanjut

penyusunan

RKpD juga diintegrasikan dengan prioritas pembangunan Provinsi maupun Pemerintah Pusat'

KedudukanRKPDdalampelaksanaanpembangunandiKabupatenSamosiradalah

menjembatani

antara

perencanaan

strategis jangka menengah dengan

perencanaan

dan p.ngungguran

tahunan yang memuat

arah

kebijakan

pembangunan,

prioritas

pembangunan' rancangan kerangka

ekonomi daerah

dan

program kegiatan Satuan Kerja

Perangkat Daerah

(sKPD).

Tersusunnya RKPD Kabupaten

samosir

ini

diharapkan

dapat

mewujudkan

keterpaduan antara perencanaan

dan

penganggaran. Dimana

pengambilan keputusan penetapan

program

dan

kegiatan

yang

direncanakan merupakan

Satu

kesatuan proses

perencanaan

dan

penganggaran yang terintegrasi, konsisten dan mengikat untuk menjamin tercapainya

tujuan

dan

sasaran program dan kegiatan pembangunan daerah'

DASAR HUKUM PENYUSUNAN RKPD

1.

Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten samosir dan t<abupiten Serdang Bedagai

di

Propinsi Sumatera

Utara

(Lembaran Negara Republik lndonesia

Tahun 2003 Nomor

L51-, Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor a3a6);

2.

Undang-undang Nom

or

25

tahun

2004

tentang sistem

Perencanaan Pembangunan

Nasional (Lembaran Negara Republik lndonesia

Tahun 2004 Nomor

!04,

Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor

4a2I\;

3.

Undang-undang

Nom

or

32 tahun

2004

tentang

Pemerintahan Daerah

(Lembaran

Negara Republik

lndonesia

Tahun

2004 Nomor

!25,

Tambahan

Lembaran Negara Republik

lndonesia

Nomor

4437) sebagaimana

telah diubah

beberapa

kali terakhir

dengan

Undang-Undang Nom

or

!2

Tahun 2008 tentang

Perubahan Kedua

Atas

undang-unoang

trtom

or

32

Tahun 2004

tentang

Pemerintahan

Daerah (Lembaran

Negara Republik lndonesia

Tahun 2008 Nomor 59,

Tambahan Lembaran Negara Rl Nomor a84a);

4.

Undang-Undang

Nomor

33

tahun

2004 tentang

Perimbangan

Keuangan antara

pemerintah pusat dan

pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik

lndonesia

Tahun 2004

Nom

or

126, Tambahan Lembaran

Negara Republik lndonesia

Nomor

aa38);

5.

Undang-Undang Nom

or

!2

Tahun 2011

tentang

Pembentukan Peraturan

Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik lndonesia

Tahun 2011 Nomor 82'

Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor

sBa);

peraturan pemerintah

Nomor 5g Tahun 2005

tentang

Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 2005

Nomor

!40,

Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor 4578);

Peraturan Pemerintah

Nomor 79 Tahun

2005

tentang

Pedoman

Pembinaan dan

pengawasan

Penyelenggaraan

Pemerintah Daerah (Lembaran Negara

Republik lndonesia

Tahun 2005 Nomor

165, Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor 4593);

Peraturan Pemerintah

Nomor

38

Tahun 2oo7 tentang

Pembagian

Urusan

pemerintahan antara

Pemerintah,

Pemerintah Daerah Provinsi

dan

Pemerintah

Daerah

Kabupaten/fota

(Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 2007 Nomor 82' Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia

Nomor

4737);

peraturan pemerintah Nomor 41

Tahun 2007

tentang

organisasi

Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun

2007 Nomor 89,

Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor

474I);

10. Peraturan Pemerintah Nomor 8

tahun

2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan' Pengendalian

dan

Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran

7.

(11)

Negara Republik lndonesia Tahun

2008 Nomor

2!,

Tambahan

Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor aBLT);

1l_.

peraturan

presiden

Nomor

5

Tahun 2010

tentang

Rencana Pembangunan Jangka

Menengah Nasional (RPJM N ) Tah un 20tO-2O1'4;

1"2. Peraturan Presiden Nomor 39

tahun

2013

tentang

Rencana Kerja Pemerintah Tahun 201"4;

L3.

peraturan

Daerah Provinsi Sumatera

Utara Nomor

8

Tahun

2009 Tentang Rencana pembangunan Jangka

Menengah Daerah

(RPJMD)

Provinsi Sumatera Utara

Tahun 2009-2013;

l-4.

peraturan Gubernur

Sumatera

Utara Nomor

16

Tahun

2013

tentang

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi surnatera Utara Tahun 201'4;

15"

Peraturan Daerah

Kabupaten

samosir Nomor

4

Tahun 2011 Tentang

Rencana

pembangunan Jangka Menengah

Daerah

(RPJMD) Kabupaten Samosir Tahun ZOIL

-2015 (Lembaran Daerah Kabupaten Samosir Tahun 2011 Nomor 23 Seri E Nomor 25);

L6.

peraturan Daerah

Kabupaten Samosir

Nomor

1

Tahun 2013

Tentang

Anggaran

pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 2O\3;

17.

peraturan

Menteri

Dalam Negeri

Nomor

13

Tahun 2006 tentang

Pedoman

pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana

telah

diubah

dua

kali

terakhir

dengan peraturan

Menteri

Dalam Negeri Nomor

2l

Tahun 2011,

tentang

Perubahan Peraturan

Menteri

Dalam Negeri Nomor

13

Tahun 2006

tentang

Pedoman

Pengelolaan Keuangan Daerah;

1g.

peraturan

Menteri

Dalam Negeri Nomor

54

tahun

2010 tentang

Pelaksanaan

peraturan pemerintah

Nomor 8

tahun

2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

l-9.

peraturan Bupati

Samosir

Nomor

2

Tahun

20t3

tentang

Penjabaran

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2OI3;

20. Keputusan

Bupati

Samosir

Nomor

248

Tahun 2012

tentang

Standar Harga Barangl peralatan dan Jasa Kebutuhan Pemerintah Kabupaten Samosir Tahun Anggaran

7Ot3'

HUBUNGAN ANTAR DOKUMEN

Rencana

pembangunan Jangka

Panjang (RPJP)

Nasional merupakan penjabaran

dari tujuan dibentuknya pemerintahan Negara lndonesia yang

tercantum

dalam Pembukaan Undang-Undang

Dasar Negara Republik lndonesia

Tahun

!945,

dalam bentuk

visi,

misi dan

arah pembangunan Nasional dalam kurun waktu 20 tahun.

Rencana pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional merupakan penjabaran dari visi,

misi

dan

program

Presiden

yang

penyusunannya

berpedoman pada

RPJP Nasional, yang memuat

strategi

pembangunan nasional, kebijakan

umum, program

kementerian/lembaga dan lintas kementerian/lembaga, kewilayahan dan lintas kewilayahan, serta kerangka ekonomi makro yang mencakup

gambaran perekonomian

secara

menyeluruh, termasuk

arah

kebijakan fiskal dalam rencana kerja,

berupa

kerangka regulasi dan kerangka pendanaan yang

bersifat indikatif

selama 5 tahun.

Rencana

Kerja pemerintah

(RKP) merupakan

penjabaran

dari

RPJM Nasional, memuat

prioritas

pembangunan, rancangan kerangka

ekonomi

makro yang

mencakup

gambaran

perekonomian secara menyeluruh termasuk arah kebijakan

fiskal, serta program

kementerian/

lembaga,

lintas

kementerian/lembaga, kewilayahan

dalam

bentuk

kerangka regulasi

dan kerangka pendanaan yang bersifat indikatif dalam satu tahun.

RpJp propinsi memuat visi, misi, dan arah pembangunan provinsi dalam kurun

waktu

20

tahun yang mengacu pada RPJP Nasional'

(12)

RPJM

Provinsi

merupakan penjabaran

dari visi,

misi,

dan

program

Gubernur

yang penyusunannya berpedoman pada RPJP Provinsi

dan memperhatikan

RPJM Nasional, memuat arah kebijakan keuangan,

strategi

pernbangunan, kebijakan

umum, dan program

Satuan Kerja perangkat Daerah,

lintas satuan

Kerja

Perangkat

Daerah

Provinsi,

dan

program

kewilayahan disertai dengan rencana-rencana kerja

dalam

kerangka regulasi

dan

kerangka pendanaan yang bersifat indikatif dalam kurun waktu 5 tahun'

RKpD

provinsi

merupakan penjabaran

dari

RPJM

Provinsi

dan

mengacu

pada

RKP Nasional,

memuat

rancangan kerangka

ekonomi,

prioritas

pembangunan, rencana

kerja

dan pendanaannya,

baik yang

dilaksanakan langsung

oleh

pemerintah maupun yang

ditempuh

dengan mendorong partisipasi masyarakat dalam kurun

waktu

l

tahun.

Renstra-SKpD

provinsi memuat

visi,

misi,

tujuan,

strategi, kebijakan, program

dan kegiatan pembangunan

yang

disusun sesuai dengan

tugas dan fungsi

Satuan Kerja Perangkat

Daerah

serta berpedoman

kepada RpJM

provinsi

dan bersifat indikatif

dalam kurun

waktu

5

(lima)tahun.

Renja-SKpD

provinsi disusun dengan berpedoman kepada

Renstra SKPD Provinsi dan mengacu kepada RKPD Provinsi,

memuat

kebijakan,

program dan kegiatan

pembangunan baik yang dilaksanakan

langsung

oleh

pemerintah maupun yang ditempuh dengan

mendorong

partisipasi masyarakat pada kurun

waktu

l

tahun'

RpJpD Kabupaten

memuat

visi, misi dan arah

pembangunan kabupaten dalam

kurun

waktu

20tahun

yang mengacu pada RPJP Provinsi.

RpJMD Kabupaten merupakan penjabaran dari visi, misi dan program Bupati/Wakil Bupati

yang penyusunannya

berpedoman pada

RPJP Kabupaten

dan

memperhatikan

RPJM Provinsi, memuat arah kebijakan keuangan, strategi pembangunan, kebijakan umum dan program Satuan Kerja

Perangkat

Daerah,

lintas

satuan Kerja

Perangkat

Daerah

Kabupaten

dan

program kewilayahan

disertai dengan

rencana-rencana

kerja dalam

kerangka regulasi

dan

kerangka

pendanaan yang bersifat

indikatif

dalam kurun waktu 5 tahun.

RKpD Kabupaten merupakan penjabaran

dari

RPJM Kabupaten

dan

mengacu pada RKPD

Provinsi,

memuat

rancangan kerangka ekonomi,

prioritas

pembangunan, rencana

kerja

dan pendanaan, baik yang dilaksanakan langsung

oleh pemerintah

maupun yang

ditempuh

dengan mendorong partisipasi masyarakat dalam kurun

waktu

l

tahun.

Renstra-SKpD

Kabupaten memuat

visi, misi, tujuan, strategi,

kebijakan, program

dan kegiatan pembangunan

yang

disusun sesuai dengan

tugas dan fungsi satuan

Kerja Perangkat

Daerah serta berpedoman kepada RPJMD Kabupaten dan bersifat

indikatif

dalam kurun

waktu

5

(lima)tahun.

Renja-SKpD Kabupaten disusun dengan berpedoman kepada Renstra SKPD Kabupaten dan

mengacu kepada RKpD Kabupaten, memuat kebijakan, program dan kegiatan pembangunan baik

yang dilaksanakan

langsung

oleh

pemerintah maupun yang ditempuh dengan

mendorong partisipasi masyarakat dalam kurun waktu

l

tahun'

T.4

SISTEMATIKA DOKUMEN RKPD

Rencana Kerja

pemerintah

Daerah (RKPD) merupakan

dokumen

yang digunakan sebagai pedoman bagi penyelenggaraan pemerintahan

di

daerah

dan

menjadi

acuan bagi setiap SKPD

dalam menyusun Rencana Kerja (Renja). RKPD

memuattiga

substansi

pokokyaitu:

(1) Rancangan

Kerangka Ekonomi Daerah (RKED);

(2)

Prioritas

Pembangunan Daerah;

dan (3)

Pagu lndikatif' Masing-masing substansi

tersebut

memuat rincian

dan

proses penyusunannya mengacu pada peraturan Daerah Kabupaten Samosir

Nomor

4

Tahun

20lL

tentang

Rencana Pembangunan Jangka

Menengah

Daerah

(RPJM-D)

Kabupaten Samosir

Tahun

2OL1'-20I5, Rencana Kerja pemerintah (RKp) Tahu

n

2ot4

serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara Tahu

n

2014. proses penyusunan

RKPD

Pemerintah Kabupaten samosir

Tahun

2014

menggunakan lima pendekatan yaitu : teknokratik (ilmiah),

partisipatif

(peran serta stakeholders),

(13)

RKpD Kabupaten samosir Tahun 2014 diuraikan dalam

6

(enam) bab dan beberapa

sub bab sebagai

berikut

:

BAB

t

PENDAHULUAN

BabinimenjelaskanLatarBelakangPenyusunanRKPD,DasarHukumPenyusunan

RKpD, Hubungan

Antar

Dokumen,

iistematika

Dokumen

RKPD,

Maksud

dan Tujuan PenYusunan RKPD'

BABIIEVALUA5IPELAKSANAANRKPDTAHUNzoLzDANCAPAIANKINERJA

PENYELENGGARAAN PEMERI NTAHAN

Bab

ini

menjelaskan gambaran

umum

kondisi

daerah'

evaluasi pelaksanaan program

dankegiatanRKPDsampaitahunberjalandanrealisasiRPJMDsertapermasalahan

Pembangunan daerah'

BAB

III

RANCANGAN KERANGKA EKONOMI DAERAH DAN KEBIJAKAN KEUANGAN

DAERAH

Babinimenjelaskanarahkebijakanekonomidaerahdanarahkebijakankeuangan

daerah'

BAB

IV

PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH

Bab

ini

menjelaskan

tujuan

dan

sasaran pembangunan

serta prioritas

pembangunan daerah Kabupaten Samosir tahun 2014'

BABVRENCANAPRoGRAMDANKEGIATANPRIoRITASDAERAH

Bab

ini

menjelaskan

usulan

Anggaran Pembangunan Kabupaten samosir Tahun 2014 dengan Pendanaan APBD Kabupaten samosir, APBD Provinsi sumatera

utara

dan APBN Tahun Anggaran 2Ot4'

BABVI

PENUTUP

1.5

MAKSUD DAN TUJUAN PENYUSUNAN RKPD

RencanaKerjaPemerintahDaerah(RKPD)KabupatenSamosirTahun2014dimaksudkan

untuk memberikan pedoman kepada pemerintah Kabupaten samosir dalam menyusun

Kebijakan

Umum

Anggaran (KUA), Penetapan Prioritas Plafond

Anggaran senrentara

(PPAS) yang

selanjutnya

akan menjadi

pedoman dalam menyusun

Rancangan

Anggaran

Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD)

Tahun Anggaran

2OI4'

Adapun

tujuan

penyusunan RKPD

ini

adalah memberi

landasan bagi

terwujudnya

pembangunan

Kabupaten samosir

yang

seimbang

dan berkesinambungan

dengan skala prioritas,

baik antar

sKPD

dalam

Kabupaten

maupun Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat'

Fungsi RKPD adalah :

l..Memberiarahbagiseluruhstakeholderdalammerumuskandanmenyusunrencana

pembangunan daerah

tahun

2Ot4'

2.

Menyatukan

tujuan

kegiatan semua

satuan

Kerja Perangkat Daerah (SKPD)

dalam

rangka

pencapaianvisidanmisiyangtelahdituangkandalamPeraturanDaerahKabupatenSamosir

Nomor

4

Tahun 2011

tentang

Rencana pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJM-D) Kabupaten Samosir Tahun

2O!t-2Ot5'

3.

Menjabarkan rencana strategis ke dalam rencana operasional'

4.MemberiarahdanpedomankepadasemuaSKPDdilingkunganPemerintahKabupaten

SamosirdalammenyusunRencanaKerja(Renja)masing-masing'

5.

lnstrumen bagi Pemerintah Daerah untuk mengukur kinerja penyelenggaraan fungsi maupun urusan wajib dan Pilihan daerah'

6.

Memberi pedoman dasar

pengawasan,

monitoring

dan

evaluasi

pada

perencanaan serta penganggaran

tahun

berikutnYa'

(14)

Kab. Kab. Beiri* Kab Simalungun Kab. Toba Sannosir

BAB

II

EVALUASI PELAKSANAAN

RKPD

TAHUN

2OL2

DAN

CAPAIAN

KIN

ERJA PENYELENGGARAAN

PEMERINTAHAN

2.L

GAMBARAN

UMUM

KONDISI DAERAH

Kabupaten Samosir merupakan kabupaten pemekaran

dari

Kabupaten Toba Samosir yang

dibentuk dengan

Undang-Undang

Nomor 36 tahun 2003 tentang

Pembentukan

Kabupaten samosir dan Kabupaten serdang Bedagai

di

provinsi

sumatera

Utara, yang diresmikan tanggal 7 Januari

2004

oleh

Menteri

Dalam Negeri

Rl dan

Pelantikan Penjabat

Bupati

Samosir oleh Gubernur Sumatera Utara atas nama

Menteri

Dalam Negeri

tanggal

15 Januari 2004 serta roda pemerintahan

mulai

berjalan tanggal

27

Pebruari2oo4' Pada tanggal 13 September 2005' Bupati

dan

wakil

Bupati

defenitif

hasil pilkada 2005

telah

dilakukan pelantikan oleh Gubernur sumatera

Utara atas nama

Menteri

Dalam Negeri'

2.1.1 Aspek Geografi dan Demografi

Geoarafi

Kabupaten

samosir

berada

pada

2"2t'38"- 2"49'48"

LU

dan

98"24'OO"-99'0L'48" BT'

dengan batas

wilayah

di

sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Karo dan Simalungun' di sebelah

selatan

berbatasan

dengan

Kabupaten

Tapanuli

utara dan

Kabupaten

Humbang Hasundutan,

di

seberah

Timur

berbatasan dengan Kabupaten Toba samosir dan

di

sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Dairi dan Pakpak Barat (Gambar

2.1Peta Administrasi

Kabupaten

Samosir).

Gambar 2.1

(15)

Kabupaten

samosir memiliki

luas

wilayah

206,905

Ha

yang

terdiri

dari

luas

daratan

144,425 Ha

dan perairan

Danau

roba

62,480 Ha' Secara

administratif

terdiri

dari

9

Kecamatan'

128 Desa dan 6 Kelurahan. Lebih rinci dapat

dilihat

pada tabel

berikut'

Tabel 2.1

Luas Wilayah Kabupaten Samosir Berdasarkan Kecamatan Tahun 2011

No. Kecamatan Jumlah Desa

Jumlah

Kelurahan Luas Wil.

(Km2)

%

Luas 1 Sianiur Mula-mula

t2

L40,20 9,7r 2 Harian 13 560,45 38,81 3 Sitio-tio 8 50,76 3,51 4 Onan Runggu

t2

60,89 4,22 5 Nainggolan 13 2 87,86 6,08 5 Palipi

t7

t29,55 8,97 7 Ronggurnihuta 8 94,87 6,57 8 Pa ngu ru ra n 25 3

tzr,43

8,41, 9 Simanindo 20 1 r98,20 13,72 Jumlah 128 6 t.444,25 100

Sumber : Samosir Dalam Angka 2012

Kabupaten samosir

terletak

pada wilayah dataran

tinggi

dengan ketinggian

904-2'157

m

dpl, topografi dan

kontur

tanah yang beraneka ragam

yaitu datar

(!

7o%),landai

(!

2o%)' miring

(r 55Uo) dan

terjal

(l

t5%\.

struktur

tanahnya labil dan berada pada wilayah gempa

tektonik

dan

vulkanik. Komposisi

tanah

didominasi

tanah

Diatomea,

pasir

bercampur

tanah liat,

dan

kapur' Daerah Kabupaten Samosir

tergolong ke dalam daerah beriklim

tropis

basah dengan

suhu

berkisar antara tToC- 290C dan rata-rata kelembaban udara sebesar 85,04 persen'

Sementara

itu,

rata-rata

banyaknya

hari

hujan

tiap

bulan

selama

tahun

2010

yang tertinggi terdapat

di

Kecamatan palipi

yaitu

15 hari hujan, disusul

oleh

Kecamatan Harian 13 hari hujan, Kecamatan

onan

Runggu

t2

hari

hujan,

Kecamatan

sianjur

Mula-mula

t2

hari

hujan' Kecamatan Nainggolan

11 hari

hujan,

Kecamatan Ronggur

Nihuta l-1 hari

hujan,

Kecamatan pangururan l-0

hari hujan

dan yang

terkecil terdapat

di

Kecamatan

simanindo

t

hari

hujan dan

Kecamatan Sitio-tio

t

hari hujan.

Demoqrofi

Kabupaten Samosir dengan luas

daratan

1.444,25 km2

didiami

720.772

jiwa

penduduk

dengan kepadatan g3,6zjiwa/t<m2 pada

tahun

2ott.

Penduduk laki-laki sebanyak 60.104

jiwa

dan

penduduk perempuan sebanyak 60.668 jiwa. Sebagai

ibukota

kabupaten, Kecamatan Pangururan merupakan kecamatan dengan penduduk

terbanyak

yaitu

29.687

jiwa dan

Kecamatan Sitiotio merupakan kecamatan dengan

jumlah

penduduk paling

sedikit yaitu

7'191-

jiwa'

Begitu juga halnya dengan kepadatan

penduduk,

Kecamatan Pangururan

merupakan

kecamatan terpadat penduduknya

yaitu

244,48iiwa/km2 dan Kecamatan Harian merupakan kecamatan paling jarang penduduknya

yaitu

14,t6

jiwa/km2. Jumlah rumah tangga terbanyak

ada

di

Kecamatan Pangururan

yaitu

sebanyak

6.833

RT

dan

rumah tangga

yang paling sedikit

ada

di

Kecamatan Sitiotio yaitu 1.776 RT.

Tabel2'2

Jumlah Penduduk, Kepadatan Penduduk dan Jumlah Rumah Tangga

di Kabupaten Samosir Menurut Kecamatan Tahun 2011

JUMLAH PENDUDUK

(16)

NO. KECAMATAN JUMLAH PENDUDUK(jiwa) KEPADATAN(iiwa/km2) TANGGARUMAH 3. Sitiotio 7.\9r t41,67 t.776 4. Onan Runggu 10.425 t7L,23 2.697 5. Nainssolan 11.960 r"36,13 3.000 6. Palipi 16.237 125,33 3.854 7. Ronssur Nihuta 8.434 88,9 1.988 8. Pansururan 29.687 244,48 6.833 9. Simanindo r-9.681 99,29 4.962 Total 2011 L20.772 83,62 29.365 20LO 119.653 82,85 28.934 2009 L32.023 9t,4t 3L.768 2008 131.549 91,08 3L.274 2047 L3L.ZO5 90,8s 29.744

Sumber : Somosir Dalam Angko 201-2

\i.

lumloh

Pendudult

wSianjtar Mr"rtra-nt ul*

ffillarian

i,s Siti{}-tiCI

w8**tt

Runggi-l ffi l'l{ingg0lilrl

N pslipl

,ii:il R0ng*u r l{ i h ut;:

ffi P*np;Lrilran

:::. !inrxninct*

Gambar 2.2

Distribusi Penduduk Kabupaten Samosir

Menurut Kecamatan Tahun 2011

Tabel 2.3

Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin Tahun 2011

Kelompok Umur [aki-laki Perempuan Jumlah Rasio

o-4

7 299 6 809 t4 108 07,20

5-9

7 8'78 7 247 l5 t25 08,7 r

10-14

8 156 '7 128 ts 284 14,42 15-19 6 579 6 033 t2 6t2 oq 05 20

-24

3 s21 2 630 6 l5l 33,88 25

-29

3 926 3 753 7 619 04,6t 30-34 3'790 3 648 7438 03,89 35-39 3 469 3 368 6 837 03,00 40-44 3 2'71 3 542 6 813 q? ?s 45-49 3 004 3 425 6 429 87,'71 50-54 2'758 3 496 6 254 78,89 55-59 2 301 2 93',7 5 238 78,35 60-64 1 520 2 26'l 3 787 67,05 65-69 I 130 I 668 2'798 67,75 70

-74

782 I 205 I 987 64.90 75+ 720 512 2 232 47,62 Jumlah 60 .t04 60 668 t20 772 99,0'7

(17)

2.1.2 Aspek Kesejahteraan Masyarakat

A. Fokus Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi

a.

Pertumbuhan PDRB

Nilai

Produk Domestik

Regional

Bruto

(PDRB) Kabupaten Samosir

Atas

Dasar Harga

Berlaku

Tahun

ZOt1,

adalah

7.835.397

juta

rupiah,

mengalami kenaikan

bila

dibandingkan dengan

tahun

201-0

yaitu

sebesar 1.669.603

juta

rupiah.

Sementara itu nilai PDRB

tahun 2011

Atas Dasar Harga Konstan 2000 adalah'J..I2L.6L7

juta

rupiah juga mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan

tahun

2010 dengan nilai PDRB 1.058'485

juta

rupiah.

Sektor

pertanian

merupakan sektor yang memberikan

kontribusi

paling besar (67,95 %)

terhadap

pembentukan PDRB Kabupaten Samosir

tahun

201"I, disusul

oleh

sektor jasa-jasa (18,35 %), sementara sektor-sektor yang

lain

hanya

memberikan

peranan kurang

dari

10 %. Sektor yang memberikan peranan

terkecil

adalah

sektor

pertambangan dan penggalian yaitu 0,03 %.

Tabel 2.4

Nilai dan Kontribusi Sektor dalam PDRB Tahun 2OO7

-zOLt

Atas Dasar Harga Konstan 2000 Kabupaten Samosir

NO LAPANGAN USAHA

2007 2008 2009 2010 *) 2011* +

) (juta Rp.) % (juta Rp.) (juta Rp.) (juta Rp.) fiuta Rp.) %

1 Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan, dan Perikanan 6L7.422 67,96 649.293 68,O7 682.885 68,r2 72L.006 68,12 762.173 67,95 2 Petambangan dan Penssalia n 305 0,03 320 0,03 336 0,03 357 0,03 386 0,03 3 lndustri Pengolahan L3.297 r,46 13.579 7,42 13.918 r,39 t4.370 1,36 14.977 1,33

4 Listrik, Gas dan Air Bersih 1.153 0,13 r.232 0,13 1.334 0,13 1.460 o,L4 1.605 0,r4

5 Ba nguna n 2.879 o,32 3.160 0,33 3.473 0,3s 3.828 0,36 4.247 0,38

6 Perdagangan, Hotel dan

Restoran 78.999 8,70 83.01-5 8,70 87.330 8,7r 92.046 8,70 94.o27 8,14 7 Pengangkutan dan Komu nikasi 9.984 1,10 70.442 1,09 10.964 1,09 11.604 1,10 12.347 1,10 8

Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan Bangunan dan

Tanah, Jasa Perusahaan

L7.708 1,95 Ia.464 7,94 19.379 1,93 20.44t 1,93 22.O57 1,97

9 Jasa-jasa 1.66.7rt 18,35 L74.347 18,28 L82.84r L8,24 193. 370 18,27 205.8t7 18,35

TOTAT 908.458 100 953.8s2 100 1.002.459 100 1.058.485 100 L.tzt.6t7 100 Sumber: Somosir Dolom Angka 2012

Ket:

*)Angka Sementara +*) Angka Sangat Sementara

Tabel 2.5

Nilai dan Kontribusi Sektor dalam PDRB Tahun 2007

-zOtL

Atas Dasar Harga Berlaku Kabupaten Samosir

NO I.APANGAN USAHA

2007 2008 2009 2o1o *) 2011+ +)

(juta Rp.) % (juta Rp.) % (juta Rp.) % 0uta Rp.) fiuta Rp.) % Pertanian, Perkebunan.

Peternakan, Kehutanan, dan Perikanan 796.226 61,84 853.506 61,30 92r.47L 60,6s L.OO8.228 60,39 1.097.538 59,80 2 Pertambangan dan Penggalian 73r 0,06 793 0,06 866 0,06 95s 0,06 1.702 0,06 3 lndustri Pengolahan L7.265 1,34 18.939 t,36 21.752 L,43 25.706 7,54 30.4LL L,66

4 Listrik, Gas dan Air Bersih 1.909 0,15 2.O96 0,15 2.324 0,15 2.630 0,L6 2.997 o,76

5 Bangu na n 3.591 0,28 4.r37 0,30 4.776 0,31 5.559 0,33 6.686 0,36

6 Perdagangan, Hotel dan

Restora n 129.335

(18)

NO TAPANGAN USAHA 2007 2008 2009 2010 *) 2011**) Uuta Rp.) 74.568 % L,73 (juta Rp.) 16.2L6 % r,76 (juta Rp.) 18.156 % L,20 (juta Rp.) 2L.2,92 % r,28 fiuta np.) 25.237 % 7,37 7 Pengangkutan dan Komunikasi

8 Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan Bangunan dan Tanah, Jasa Perusahaan

28.163 2,t9 30.92s )')) 34.O82 2,24 37.991 2,28 42.844 2,33

9 Jasa-jasa 295.669 22,97 327.6t8 23,53 368.099 24,23 406.462 24,34 452.536 24,66 TOTAT L247.457 100 L.3923a2 100 1.s19.320 100 1.669.603 100 1.835.397 100 Sumber : Samosir Dolam Angka 2072

Ket:

*) Angka Sementara

**) Angka Sangat Sementara

Sunber : Samosir Dolom Angka 2072

Ket: +)Angka Sementara **) Angka Sangat Sementara

Tabel 2.5

Perkembangan Kontibusi Sektor dalam PDRBTahun 2OO7

-20Lt

Atas Dasar Harga Berlaku (HB) dan Harga Konstan (HK) Kabupaten samosir

Laju pertumbuhan

PDRB Kabupaten Samosir

atas dasar harga

berlaku

tahun

20LL

sebesar

g,g3

yo, mengalami peningkatan sebesar

O,O4

yo

dari tahun

20IO'

Sektor pengangkutan dan komunikasi merupakan sektor yang mengalami pertumbuhan sangat

besar

yaitu

sebesar

6,23

%

dari

tahun

}OLO

dan

sektor pertanian,

perkebunan,

peternakan, kehutanan,

dan

perikanan merupakan

sektor yang

mengalami penurunan nilai pDRB-nya

daritahun

2010 yaitu berkurang sebesar O,56yo

daritahun

LOLO.

Sementara

itu,

laju

pertumbuhan

PDRB Kabupaten Samosir

atas

dasar harga konstan 2000

yang

merupakan

variabel pengukur

laju

pertumbuhan ekonomi,

adalah sebesar 5,g6yo,juga mengalami peningkatan dari

tahun

201-0

yaitu

sebesar 0,37%' Selama tahun

ZOI1 semua

sektor

mengalami

pertumbuhan

ekonomi

yang positif,

bahkan

ada

beberapa

sektor yang

pertumbuhannya

melampaui pertumbuhan ekonomi

Kabupaten Samosir

yaitu

sektor bangunan sebesar 10,77%; sektor

listrik,

gas dan air bersih sebesar 9,92%;

sektor

pertambangan dan penggalian sebesar 8,06%;

sektor

keuangan, asuransi,

usaha persewaan bangunan

dan

tanah,

jasa

perusahaan

sebesar 7,90%;

sektor

perdagangan,

hotel dan

restoran

sebesar 6,50%;

sektor

jasa-jasa sebesar 6,44%; dan

sektor

pengangkutan

dan

komunikasi sebesar 6,35%.

Sedangkan

sektor

pertanian,

perkebunan, peternakan, kehutanan

dan

perikanan

dan sektor industri

pen8olahan merupakan

sektor

yang pertumbuhannya

di

bawah pertumbuhan

ekonomi Kabupaten Samosir dengan laju pertumbuhan PDRB masing-masing sebesar

5,7I%

dan 4,t8%'

NO LAPANGAN USAHA

2007 2008 2009 2010 *) 2011*

HB HK HB HK HB HK HB HK HB HK

% % % % % %

1

Pertanian, Perkebunan, Peternakan,

Kehutanan, dan Perikanan 6L,84 67,96 61,30

68,O7 60,6s 68,t2 60,39 68,12 59,80 67,95

2 Pertambangan dan Penggalian 0,06 0,03 0,06 0,03 0,06 0,03 0,06 0,03 0,06 0,03

3 lndustri Pengolahan 1,34 t,46 1,36 L,42 t,43 1.39 t,54 1,36 1,66 1,33 4 Listrik, Gas dan Air Bersih 0,15 0,13 0,15 0,13 0,15 0,13 0,16 o,r4 0,16 0,14

5 Ba ngu na n o,28 0,32 0,30 0,33 0,31 0,35 0,33 0,36 0,36 0,38 6 Perdagangan, Hotel dan Restoran 10,0s 8,70 9,92 8,70 9,73 8,77 9,63 8,70 9,59 8,74

7 Pengangkutan dan Komunikasi L,T3 1,10 t,16 1,09 L,20 1,09 1,28 1,10 L,37 1,10

8

Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan Bangunan dan Tanah, Jasa Perusahaan

2,79 1,95 2,22 7,94 2,24 L,93 2,28 1,93 2,33 r,97

I Jasa-jasa )) a-7 18,35 23,53 18,28 24,23 t8,24 24,34 L8,27 24,66 18,35

(19)

NO. TAPANGAN USAHA

ADHB ADHK 2OOO

2009 2010*) 2011* *) 2009 2o10*) 2011**)

1 Pertanian, Perkebunan, Peternakan,

Kehutanan da n Perikanan

7,96 9,42 8,86 5,17 5,58 5,71

2. Pertambangan dan Penggalian 9,23 L0,25 15,39 5,27 6,27 8,06

? lndustri Pengolahan 14,85 18,18 18,30 2,50 3,25 4,I8

4. Listrik, Gas dan Air Bersih t0,87 13,18 13,96 8,26 9,49 ool

5. Bangu na n 15,45 16,39 20,27 9,88 ro,25 r0,77

6. Perdagangan, Hotel dan Restoran 7,02 8,74 9,52 5,20 5,40 6,50

7. Pengangkutan dan Komunikasi LT,96 12,27 18,50 5,00 5,85 6,35

8. Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan Bangunan dan Tanah, Jasa Perusahaan

10,27 1,1,,47 L2,67 4,96 5,48 7,90

9. Jasa-jasa 12,36 r0,42 TI,34 4,87 5,76 6,44

TOTAL 9,t2 9,89 9,93 5,10 5,59 5,95

Tabel 2.7

Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Samosir

Atas Dasar Harga Berlaku dan Atas Dasar Harga Konstan 2000 Menurut Lapangan Usaha (%)

Sumber: Samosir Dalam Angka,2072

Ket: *)Angka Sementara **) Angka Sangat Sementara

b.

Laju lnflasi

Berdasarkan data Samosir Dalam Angka, selama

tahun

2071,

tercatat

sepuluh kali inflasi bulanan

terjadi

di

Kota

Pangururan

yaitu

bulan Januari, Pebruari,

Maret, Mei,

Juli, Agustus,

September, Oktober, Nopember,

dan

Desember,

serta dua kali

mengalami deflasi

yaitu

bulan

April

dan Juni. Laju inflasi

umum

bulanan yang

tertinggi terjadi

pada bulan Pebruari

yaitu

sebesar L,SO% sedangkan deflasi

terendah

terjadi

pada bulan Juni yaitu sebesar -O,O8YI.

Tabel2.8

Laju lnflasi Bulanan di Kota Pangururan Kabupaten Samosir Tahun 2011

B. Fokus Kesejahteraan Sosial

a.

Angka Melek

Huruf

Berdasarkan data partisipasi sekolah penduduk Kabupaten Samosir usia 1.0 tahun ke atas

diketahui

bahwa

jumlah

penduduk yang

tidak

bersekolah mengalami penurunan pada

tahun

2011

sebesar 2,42Yo

dari tahun

zOtO. Persentase

penduduk yang

bersekolah

tingkat

SD, SMTA

dan

Diploma/ Sarjana mengalami peningkatan

di tahun

2011. namun

No. Kelompok

Bulan

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 t2

lndeks Umum t,04 1,50 o,47 -0,03 o,o4 -0,08 0,95 1,10 L,4L 0,60 0,77 0,93

1. Bahan Makanan 0,05 2,60 0,48 -2,37 -0,86 -o,47 2,66 2,29 2,95 1,50 2,24 3,41

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan

Temba ka u

0,08 3,00 0,01 4,42 I,3L -0,11 0,45 !,r7 L,24 o,24 -0,03 0,01

1 Perumahan, air, listrik,

gas dan bahan bakar

7,75 0,08 1,45 -0,01 0,10 o,27 0,09 o,23 0,68 0,06 o,27 0,00

4 Sandang -3,16 0,69 0,01 o,52 0,31 -0,09 -o,o2 1,68 2,28 o,42 0,49 2,97

5. Kesehatan 3,10 3,44 0,01 0,05 0,95 o,o7 0,01 t,36 0,00 L,04 0,00 o,64

6, Pendidikan, rekreasi dan olah raga

2,O7 0,66 0,01 0,09 0,09 0,01 0,96 0,74 0,00 0,04 0,00 0,00

7 Transportasi, komunikasi, dan jasa keuanga n

-0,0s 0,10 -0,65 0,00 0,05 0,09 0,01 0,01 o,r4 0,o7 0,00 0,00

(20)

Partisipasi Sekolah

Laki - Laki Perempuan Total

2009 2010 20LL 2009 2010 20LL 2009 2010 2011 Tidak/ Belum Pernah Sekolah 1,65 2,54 0,69 4,74 6,41 3,46 3,19 4,46 2,04 Masih Sekolah -5D - SMTP - SMTA - Diploma/ Sarjana 29,95 LO,54 1"t,78 7,63 0,00 28,04 11,73 9,72 7,07 0,r2 30,39 13,18 8,86 8,19 0,16 28,16 9,1,6 11,60 7,40 0,00 25,67 8,40 1 1,10 5,81 0,29 24,73 8,96 8,06 7,L7 0,54 29,05 9,85 Ll,69 7,51 0,00 26,83 L0,07 10,10 6,44 o,2r 27,62 71,L2 8,47 7,69 0,34

Tidak Sekolah Lagi 68.40 69,42 68,92 67,t0 67,98 7I,8I 67,75 68,77 70,33

TOTAL 100 100 100 100 100 100 100 100 100

Sumber : Samosir Dolam Angko, 2012

persentase penduduk yang bersekolah

di tingkat

SMTP mengalami penurunan di tahun

20tL.

Data

tersebut

menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat akan arti penting pendidikan.

Berdasarkan

tingkat

pendidikan yang ditamatkan, persentase terbesar penduduk usia 10

tahun

ke atas adalah berpendidikan SD

yaitu

sebesar LL,!2o/o dan

terkecil

adalah yang menamatkan

Diploma/

Sarjana

yaitu

hanya sebesar O,34%. Berdasarkan

jenis

kelamin, penduduk

perempuan

lebih

banyak

belum

mengecam

pendidikan

(3,46%) dibanding

penduduk

laki-laki

(0,69%1.

Penduduk

laki-laki yang

bersekolah sebanyak

30,39% sedangkan penduduk perempuan yang bersekolah sebanYak24,73%. Penduduk laki-laki

yang

putus

sekolah sebanyak

68,92% sedangkan

penduduk perempuan yang

putus sekolah sebanyak

7!,8L%.

Rendahnya

tingkat

pendidikan

merupakan salah satu

faktor

penghambat pembangunan. Karenanya,

pendidikan

sangat

diperlukan

untuk

meningkatkan kesejahteraan penduduk.

Tabel 2.9

persentase Penduduk Kabupaten samosir Berusia 10 Tahun ke Atas

Menurut Partisipasi sekolah dan Jenis Kelamin Tahun 2oo9 -

zott

(%l

Ukuran

makro yang sangat

mendasar

dari

tingkat

pendidikan adalah

kemampuan membaca

dan

menulis penduduk

usia 10 tahun ke

atas.

Tingkat buta huruf

dapat

dijadikan

indikator

tingkat

pendidikan karena

diasumsikan

bahwa dengan

adanya kemampuan baca

tulis

seseorang dapat mempelajari dan menyerap

ilmu

pengetahuan' Oleh

sebab

itu,

angka melek

huruf

dapat dijadikan

ukuran

kesejahteraan sosial dan kemajuan suatu bangsa.

Berdasarkan data Samosir Dalam Angka

tahun

2}t2,jumlah

penduduk usia L0

tahun

ke atas yang

mampu

baca dan

tulis

mengalami naik

turun

dari

tahun

2009

hingga tahun

2}tt.

Di setiap tahunnya,

jumlah

penduduk laki-laki

yang mampu

baca dan

tulis

lebih

banyak

dari

pada penduduk perempuan.

Untuk

lebih jelasnya

dapat dilihat

pada tabel berikut ini.

Tabel 2.10

Persentase Penduduk Kabupaten samosir Berusia 10 Tahun ke Atas

Menurut Kepandaian Membaca dan Menulis (%)

Kepandaian Membaca

dan Menulis Laki - Laki

Perempuan Total

Huruf Latin 98,64 98,2s 99,27 95,36 9s,18 96,3s 97,00 96,72 97,84

Huruf Arab *) 1,50 0,51 *) 7,48 o,s7

*) 1,49 0,54

Huruf Lainnya 14,85 28,04 L4,66 13,96 26,45 10,82 28,74 27,25 12,79 Melek Huruf 98,64 98,25 99,27 95,36 95,43 96,35 97,00 96,85 97,84 Buta Huruf 1,36 1,75 0,73 4,54 4,37 3,65 2,95 3,15 2,16

Sumber : Somosir Dolom Angko' 2012

(21)

b.

Angka Rata-rata Lama Sekolah

Berdasarkan

data

Samosir

Dalam

Angka

Tahun 2O!2,

angka

rata-rata lama

sekolah penduduk usia sekolah di Kabupaten Samosir meningkat dari

tahun

2008 sampai dengan

tahun

2OIL

pada

tahun

2008, angka

rata-rata lama

sekolah

di

Kabupaten Samosir

sebesar

9,50;

pada

tahun

2009 sebesar

9,5!;

pada

tahun

2010 sebesar 9,52; dan pada tahun 2011 sebesar 9,54.

Jika dibandingkan dengan kabupaten/ kota lainnya di Sumatera Utara, pada

tahun 2OtI,

Kabupaten Samosir merupakan

kabupaten/ kota

ke-8

dari

33

kabupaten/ kota

dengan angka rata-rata lama sekolah terbesar. Hal

ini

menunjukkan bahwa kesadaran penduduk Kabupaten Samosir akan

arti

pentingnya sebuah pendidikan cukup tinggi.

c.

Kesehatan

Menurut

Mosley

und

Chen (1984),

faktor-faktor

yang mempengaruhi

derajat

kesehatan masyarakat

adalah

keadaan lingkungan,

budaya/

adat

istiadat,

konsumsi

makanan

bergizi

dan

pelayanan

kesehatan

termasuk

pengobatan,

teknologi dan

aksesibilitas

pelayanan

kesehatan. Upaya perbaikan kesehatan masyarakat dilakukan

dengan peningkatan partisipasi masyarakat dalam upaya kebersihan lingkungan sekitar

tempat

tinggal,

terutama

golongan masyarakat yang berpenghasilan rendah. Selain

itu,

upaya pembangunan sarana kesehatan

juga

lebih

ditingkatkan

seperti

Puskesmas, Posyandu dan sarana

penunjang

lainnya

dalam

upaya mencegah

dan

menyembuhkan penyakit, serta peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga kesehatan.

Tabel 2.11

Banyaknya Fasilitas Kesehatan Menurut Jenisnya

No. Jenis Sarana

Tahun

2007 2008 2009 2010 20tt

1 Rumah Sakit Umum 2 2 2 2 2

2. Pusat Kesehatan MasYarakat 11 11 'J,t L1 L2 3. Puskesmas Pembantu (Pustu) 40 40 40 33 33 4. Pos Pelayanan Terpadu (PosYandu) r67 180 200 200 203

5. Klinik Bersalin 3 3 3 3 3

6. Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) 27 27 27 54 54

7. Pondok Bersalin Desa (Polindes) 91 t61 142 76 2I

8. Praktek Dokter TI 11 13 8 13

o Balai Pengobatan Swasta 5 5 4 5

10. Apotik 3 3 3 5

11. Toko Obat 1I 19 19 19 19

Sumber: Somosir Dolam Angka,2012

Tingkat

kesakitan/morbilitas didefinisikan

sebagai

persentase penduduk

yang

mempunyai

keluhan

dan

mengakibatkan terganggunya

aktivitas

sehari-harinya dalam sebulan yang

lalu.

Secara

umum pilihan

cara pengobatan

sendiri

ini

akan dipengaruhi

oleh tingkat ekonomi

penduduk, jangkauan sarana

dan

prasarana

kesehatan yang

tersedia

di

desa maupun

tingkat

resiko

jenis

penyakit yang dialami.

Setiap tahunnya, sejak

tahun

2008 hingga

z}t!,

pengobatan

modern

mengalami

peningkatan.

Hal

ini menunjukkan

bahwa pola

pikir

masyarakat Kabupaten Samosir semakin membaik dan maju. pada

tahun

20LL di Kabupaten Samosir persentase penduduk yang berobat sendiri

atas

keluhan

kesehatan

yang dialami

dengan memakai

obat

modern

adalah 9I,99

persen, memakai obat tradisional 28,55 persen dan cara lainnya sebanyak 2,22 persen.

(22)

100

: 3o -i I

80i

EU 50 40 30

t0

rn CI 75,55 5'1 ,59 51,66

'.{_*n^*.**ff"__*

2008 200$

Tara -",o*Tradisionsl

%'Mr,<lern

*rii.-.* Lainnya 28,55 2,22 :.:.::::|:1(4. 201 1 2AA7 ?01: Gambar 2.3

Perkembangan Persentase Penduduk Kabupaten Samosir

Yang Berobat Sendiri Dengan Cara Pengobatannya

Tahun 2008-ZOLL

Salah

satu

ukuran yang digunakan

untuk

mengetahui keadaan kesehatan suatu daerah

adalah

rasio antara

penduduk

dengan

tenaga

medis. Untuk

kepentingan

pelayanan kesehatan, maka sarana kesehatan diharapkan semakin meningkat dari

tahun

ke tahun. Peranan pihak swasta sangat membantu, disamping itu juga kemajuan dalam pendidikan telah menambah tenaga medis dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan.

Tabel2.l2

Banyaknya Tenaga Kesehatan Pemerintah Menurut Kecamatan

No. Kecamatan Dokter

Pemerintah Paramedis Non Medis Jumlah Perawatan Juru Kesehatan t. Sianjur Mula-mula 3 33 0 8 44 2. Harian 3 32 0 3 38 3. Sitiotio 1_ 29 0 5 35 4_ Onan Runggu 3 30 0 2 35 5. Nainggolan 2 37 0 6 45 6. Palipi 3 43 0 3 49 7. Ronggur Nihuta 2 36 0 3 41, 8. Pangururan 6 84 0 30 t20 9. Simanindo

tl

80 1 72 704 Jumlah 2011 34 404

t

72 511 2010 22 381 t" 47 45L 2009 34 309 70 15 428 2008 19 338 24 15 396 2007 L7 289 26 15 347

Sumber : Samosir Dalam Angko, 2012

2.1.3 Aspek Pelayanan Umum

a.

Fokus Layanan Urusan

Wajib

Pendidikan

merupakan

sarana

untuk

membentuk

manusia

yang

terampil dan

produktif

sehingga

pada gilirannya dapat

mempercepat peningkatan kesejahteraan

masyarakat. Peningkatan

kualitas sumber daya

manusia

ditentukan

oleh

kualitas sistem

pendidikan. Pada

program

pembangunan pendidikan nasional yang akan dilakukan saat

ini telah

pula

mempertimbangkan

kesepakatan-kesepakatan

internasional seperti pendidikan

untuk

(23)

USIA SEKOLAH

20LO 20LL

LAKI-LAKI PEREMPUAN TOTAL LAKI.LAKI PEREMPUAN TOTAL

7 -12 99,29 99,2s 99,27 98,99 98,38 98,72 13-15 9r,6L 97,87 94,92 97,39 97,57 97,46 15-18 80,96 76,56 78,90 73,68 91,90 81,63 t9 -24 5,55 3,84 4,86 2,47 13,10 6,10 7

-t5

96,90 98,68 97,72 98,47 98,13 98,32 7 -24 77,35 80,25 78,66 78,70 87,r5 82,27

semua

(educotion

for

all),

konvensi

hak anak

(convention

on

the right

of

child)

dan millenium development gools (MDGs) yang secara jelas menekankan pentingnya pendidikan sebagai salah satu cara penanggulangan kemiskinan, peningkatan sosial dan lainnya. Untuk mendapatkan pendidikan yang memadai harus ditunjang suatu kemampuan yang baik dari

pemerintah

dalam

hal

penyediaan

sarana

yang

memadai

dan

kemampuan

untuk

menyediakan pendidikan gratis bagi masyarakat.

Berdasarkan

data

Samosir Dalam Angka

tahun

2O!2,

ketersediaan sarana pendidikan di Kabupaten Samosir dari

tahun

ajaran 2OO7/2OOB sampai 2Ot1'/2OtZ ada penambahan unit

sekolah kecuali

tingkat

Taman

Kanak-kanak.

Hal

ini

sebanding dengan

jumlah murid

di

setiap

jenjang

pendidikan yang cenderung

stabil

bahkan ada yang mengalami penurunan.

Dalam

bidang pendidikan,

pelayanan

pemerintah terhadap

masyarakat

terlihat

pada besaran

Angka

Partisipasi Sekolah (APS). Berdasarkan

data

Samosir Dalam Angka tahun

20t2,

Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Angka Partisipasi

Murni

(APM) Kabupaten Samosir

untuk

semua

tingkat

ada yang mengalami peningkatan

namun

ada

juga

yang mengalami penurunan.

Tabel 2.13

Persentase Penduduk Kabupaten Samosir yang Masih Sekolah

Menurut Umur dan Jenis Kelamin

Kelompok Umur

[aki-laki Perempuan Total

2009 20L0 20LL 2009 20LO

20tt

2009 20LO 20Lt 7

-12

99,53 99,29 98,99 99,00 99,25 98,38 99,28 99,27 98,72 13-15 96,t4 9t,61 97,39 99,r2 97,87 97,57 97,54 94,92 97,46 16-18 73,94 80,96 73,68 80,45 76,56 91,90 77,28 78,90 81,63 79

-24

6,21 5,55 2,47 9,74 3,84 13,10 7,59 4,86 6,10 7

-15

98,26 96,90 98,47 99,05 98,68 98,13 98,63 90,72 98,32 7

-24

77,33 77,35 78,70 83,47 80,25 87,15 80,27 78,66 82,27

Sumber : Samosir Dolam Angka,2012

Tabel 2.14

Angka Partisipasi Sekolah Menurut Usia Sekolah dan Jenis Kelamin

Kabupaten Samosir Tahun 20LO-20L1 (%l

Sumber: Susenas 2010-2011, BPS Provinsi Sumotero Utoro

Tabel 2.15

Angka Partisipasi Kasar (APK) Kabupaten Samosir

Menurut Pendidikan dan Jenis Kelamin Tahun 2OL0'201L

Tingkat Pendidikan

taki

-

Laki Perempuan Total

20LO 20LL 2010 20tL 2010 20LL

SD 118,53 L07,96 r21,44 rLt,23 t79,75 L09,41

SMTP 87,47 77,91 93,76 9',J.,28 90,80 83,59

SMTA 85,87 101,89 79,22 109,99 82,75 L05,42

Diploma/ Sarjana 1,31 1,85 4,44 1L,68 2,58 5,20

Gambar

Tabel  2.1,  Luas  Wilayah  Kabupaten  Samosir Berdasarl&lt;an  Kecamatan Tahun  2017.....
Tabel  2.22 Tabel  2.23 Tabel  2.24 Tabel  2.25 Tabel  2.26 Tabel  2.27 Tabel  2.28
Gambar  3.1  Perkembangan  Laju  Pertumbuhan  PDRB  Kabupaten  Samosir dan Provinsi  Sumatera  Utara Atas Dasar  Harga  Konstan 2000
GAMBAR  1.1 ALUR PENYUSUNAN  RKPD

Referensi

Dokumen terkait

Rancangan RKPD Kabupaten Kerinci memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, program prioritas pembangunan daerah, rencana kerja, pendanaan dan prakiraan maju dengan

Dokumen perencanaan ini memuat evaluasi pelaksanaan RKPD tahun lalu, rancangan kerangka ekonomi daerah dan kerangka pendanaan, prioritas dan sasaran pembangunan,

Mengubah Lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 353 Tahun 2016 tentang Rute dan Penyelenggara Angkutan Udara Perintis Untuk Penumpang Serta Penyelenggara Dan Lokasi

Pada Pasal 263 ayat (3) menyebutkan RKPD merupakan penjabaran RPJMD yang memuat rancangan kerangka ekonomi Daerah, prioritas pembangunan Daerah, serta rencana

Selain itu RKPD merupakan dokumen perencanaan daerah untuk periode satu tahunan yang dalam penyusunan memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, prioritas

RKPD: dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk periode 1 –satu tahun yang merupakan penjabaran dari RPJMD yang memuat rancangan kerangka ekonomi Daerah, prioritas

Selain itu, pada RKPD Kabupaten Karawang Tahun 2017 Prioritas Pembangunan juga mengacu pada rancangan kerangka ekonomi daerah, program prioritas pembangunan

3 Jika orang yang mengakibatkan kerusakan ekosistem hutan di luar kawasan hutan tidak melakukan penanggulangan ekosistem hutan di luar kawasan hutan sebagaimana dimaksud pada ayat 1