BAB I BAB I PENDAHULUAN PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
1.1. Latar Belakang
VViitatamimin n E E umumumumnynya a didikekenanal l sesebabagagai i totokokopeperorol l dadan n totokokotrtrieienonol,l, merupakan antioksidan alami larut dalam lemak yang dapat mencegah terjadinya merupakan antioksidan alami larut dalam lemak yang dapat mencegah terjadinya oksidasi asam lemak tidak jenuh pada produk makanan ( Nasaretman
oksidasi asam lemak tidak jenuh pada produk makanan ( Nasaretman et al.,et al., 2008).2008). o
okoperkoperol ol dan tokotrienodan tokotrienol l terkanterkandung sebanyak !00"#00dung sebanyak !00"#000 0 ppm dippm di CrudeCrude Palm Oil
Palm Oil ($%&). 'alah satu tahap proses pengolahan minyak sait adalah proses ($%&). 'alah satu tahap proses pengolahan minyak sait adalah proses destilasi uap pada tahap deodorasi dalam pemurnian minyak sait. %ada proses ini destilasi uap pada tahap deodorasi dalam pemurnian minyak sait. %ada proses ini di
dipeperoroleh leh hahasil sil samsampiping ng yayaituitu Palm Palm Fatty Fatty Acid Acid DistillateDistillate (%(%**+) +) yanyang g didi dal
dalamnamnya ya terterdapdapat at ititamiamin n E. E. -eu-eunggnggulaulan n %%**+ + sebsebagai agai sumsumber ber ViVitamtamin in EE adalah sebagian besar itamin E dalam bentuk tokotrienol (0/) dan sisanya adalah sebagian besar itamin E dalam bentuk tokotrienol (0/) dan sisanya adalah tokoperol (0/) (1usalmah
adalah tokoperol (0/) (1usalmahet al et al ., 200).., 200).
Ekstraksi tokoperol dan tokotrienol melibatkan perlakuan secara 3isika dan Ekstraksi tokoperol dan tokotrienol melibatkan perlakuan secara 3isika dan ki
kimimia. a. 1e1etotode de pepemimisasahahan n totokokopeperorol l dadan n totokokotrtrieienonol l dadari ri %%**+ + tetelalahh dikembangkan secara luas melalui sa3oni3ikasi menggunakan alkali ( $hu
dikembangkan secara luas melalui sa3oni3ikasi menggunakan alkali ( $hu et al et al .,., 200), destilasi molekuler ( op
200), destilasi molekuler ( op et al et al .,#44), ekstraksi cair"cair dengan campuran.,#44), ekstraksi cair"cair dengan campuran pelarut polar dan nonpolar ( 5oh
pelarut polar dan nonpolar ( 5oh et al et al ., #442), esteri3ikasi dan kromatogra3i ( &ng., #442), esteri3ikasi dan kromatogra3i ( &ng et al
et al ., #446).., #446).
Vitamin E memainkan peranan penting untuk mencegah terjadinya reaksi Vitamin E memainkan peranan penting untuk mencegah terjadinya reaksi radikal bebas yang menyebabkan penyakit seperti jantung koroner dan kanker radikal bebas yang menyebabkan penyakit seperti jantung koroner dan kanker ( 7imm
( 7imm et al et al ., #44), namun demikian antioksidan alami sukar larut dalam air dan., #44), namun demikian antioksidan alami sukar larut dalam air dan secara biologi tidak setabil, karena sensiti3 terhadap 3aktor lingkungan ataupun secara biologi tidak setabil, karena sensiti3 terhadap 3aktor lingkungan ataupun pada
pada saat saat pengolahan pengolahan seperti seperti cahaya, cahaya, oksigen oksigen dan dan suhu suhu ( ( EansEans et al et al ., 2002).., 2002). ntuk mengurangi kelemahan tersebut maka itamin E sebaiknya diinkorporasi ntuk mengurangi kelemahan tersebut maka itamin E sebaiknya diinkorporasi kedalam suatu matriks sehingga itamin E terserap dalam matrik.
kedalam suatu matriks sehingga itamin E terserap dalam matrik.
1.2 Tujuan 1.2 Tujuan
#. 1engetahui
#. 1engetahui sumber itamin sumber itamin E ( E ( ooko3erol9oko3erol9okotrienol)kotrienol)
2. 1engetahui
1.3 Metodologi Penelitian
%enelitian ini merupakan eksperimen laboratorium, dimana bahan"bahan yang digunakan dalam penelitian ini merupakan produk"produk dari E:1erck seperti; dietil eter, n"heksana, petroleum ben<ena, etanol, kalium hidroksida dan natrium sul3at. %*+ yang digunakan diperoleh dari produk samping pabrik pengolahan minyak kelapa sait. %*+ dikarakterisasi selanjutnya disa3oni3ikasi
dengan menggunakan -&= 0/ dan dire3luks pada suhu 0"800$ selama # jam. =asil sa3oni3ikasi yang diperoleh dipisahkan dengan menggunakan pelarut yang sesuai (n"heksana, petroleum ben<ena dan dietil eter) selanjutnya diuapkan dengan alat rotarieaporator pada suhu 0"80 $o. raksi tidak tersabunkan yang diperoleh dianalisis dengan alat gas kromatogra3i (5$) dan =%>$.
BAB II TEOI DA!A
2.1 Pengertian "ita#in E
Vitamin E adalah salah satu 3itonutrien penting dalam makanan. Vitamin E merupakan antioksidan yang larut lemak. Vitamin ini banyak terdapat dalam membran eritrosit dan lipoprotein plasma. 'ebagai antioksidan, itamin E ber3ungsi sebagai donor ion hidrogen yang mampu mengubah radikal bebas
menjadi radikal toko3erol yang kurang reakti3, sehingga tidak mampu merosak rantai asam lemak (?inarsi, 200).
Vitamin E mempunyai 2 isomer yaitu toko3erol (Toc) dan tokotrienol (Toc-3). oko3erol mempunyai rantai samping phytil, sedangkan tokotrienol mempunyai rantai samping yang sama dengan ikatan rangkap pada posisi @, @, ##@. Aaik toko3erol maupun tokotrienol mempunyai 6 isomer yang dinyatakan sebagai B, C, D dan yang dibedakan berdasarkan jumlah dan posisi gugus metil pada cincin kroma. B"toko3erol merupakan itamin E utama in vivo dan
menunjukkan aktiitas biologi tertinggi (anito et al., 2006). Aaik toko3erol maupun tokotrienol bersi3at sangat non polar dan selalu ada pada 3ase lemak (?atkinset al., 2006).
2.2 !u#$er %ita#in E
'alah satu tahap proses pengolahan minyak sait adalah proses destilasi uap pada tahap deodorasi dalam pemurnian minyak sait. %ada proses ini diperoleh hasil samping yaitu Palm Fatty Acid Distillate (%*+) yang di dalamnya terdapat itamin E.
2.3 !i&at %ita#in E
oko3erol dan okotrienol tidak larut dalam air tetapi larut dalam pelarut lemak seperti minyak , lemak , alkohol, aseton, eter dan sebagainya. -arena tidak
larut dalam air, itamin E dalam tubuh hanya dapat dicerna dengan bantuan empedu hati, sebagai pengelmulsi minyak saat melalui duodenum.
2.' Man&aat dan &ung(i %ita#in E Vitamin E berguna untuk;
• meningkatkan daya tahan tubuh, membantu mengatasi stres, meningkatkan kesuburan, meminimalkan risiko kanker dan penyakit jantung koroner.
• berperan sangat penting bagi kesehatan kulit, yaitu dengan menjaga,
meningkatkan elastisitas dan kelembapan kulit, mencegah proses penuaan dini, melindungi kulit dari kerusakan akibat radiasi sinar ultraiolet, serta mempercepat proses penyembuhan luka.
• sebagai *ntioksidan. 'emua itamin E adalah antioksidan dan terlibat dalam banyak proses tubuh dan beroperasi sebagai antioksidan alami yang membantu melindungi struktur sel yang penting terutama membran sel dari kerusakan akibat adanya radikal bebas.F6G. +alam melaksanakan
3ungsinya sebagai antioksidan dalam tubuh, itamin E bekerja dengan cara mencari, bereaksi dan merusak rantai reaksi radikal bebasGH. +alam reaksi
tersebut, itamin E sendiri diubah menjadi radikal. Namun radikal ini akan segera beregenerasi menjadi itamin akti3 melalui proses biokimia yang melibatkan senyaa lain.
• melindungi sel darah merah yang mengangkut oksigen ke seluruh jaringan tubuh dari kerusakan. 'elain bisa melindungi dari akibat kelebihan itamin * dan melindungi itamin * dari kerusakan, itamin ini juga bisa
melindungi hean dari akibat berbagai obat, bahan kimia, dan logam yang mendukung pembentukan radikal bebas.
2.) Ha(il dan *e#$a+a(an 2.).1 ,rak(i tidak ter(a$unkan
%ada penelitian ini digunakan sapono3ikasi #00 g %*+ sehingga diperoleh 3raksi tidak tersabunkan. 1etode yang digunakan untuk memisahkan toko3erol dan tokotrienol dari %*+ adalah saponi3ikasi. *nalisa 3raksi tidak tersabunkan meliputi kadar asam lemak bebas, bilangan peroksida, kadar itamin E. +ata hasil analisa dapat dilihat pada tabel #.
abel #. +ata hasil analisa 3raksi tidak tersabunkan
%arameter raksi tidak tersabunkan %*+ -adar itamin E (ppm) ; -omposisi itamin E (/) αokotrienol (/) Γokotrienol (/) ϑokotrienol (/) αoko3erol (/) .4!8,662 # 2 2 8,84 ta ta ta ta *ktiitas antioksidan (/) 8,#8 2,! -adar asam lemak bebas (/) 8,0 4,80 Ailangan peroksida (mekIkg) 0,2 0,26
7endemen(/) ,80 "
BAB III !IMPULAN 3.1 !i#*ulan
+ari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan baha itamin E (toko3erol dan tokotrienol) merupakan suatu kangdungan yang terdapat di dalam minyak kelapa sait yaitu Palm Fatty Acid Distillate (%*+) yang diperoleh dari proses pengolahan minyak sait pada proses destilasi uap pada tahap deodorasi dalam pemurnian minyak sait.
TO-OTIENOL MINA- -ELAPA !A/IT
Diajukan untuk #e#enu+i tuga( #ata kulia+ Pengantar
Indu(tri -ela*a !a0it *ada !e#e(ter II ta+un Akade#ik
21)21
ole+
Er&an Adit4a
11.1).15
-o+an
11.1).16
7UU!AN TE-NOLO8I PEN8OLAHAN !A/IT
IN!TITUT TE-NOLO8I DAN !AIN! BANDUN8
-OTA DELTAMA!
21
-ATA PEN8ANTA
%uji syukur saya ucapkan kepada *llah '?. -arena telah memberikan kita kesehatan. 'halaat serta salam tetap kita curahkan kepada junjungan kita Nabi besar 1uhammad '*?. -arena dengan perjuangan dan jihad dari dakah beliau sekarang kita bisa merasakan nikmatnya iman dan islam dari agama yang beliau sebarkan. +an semoga kelak kita menjadi umat yang beliau sya3aati di padang tandus yang tidak kita temui sya3aat selain dari beliau.
1akalah ini dibuat dengan judul Kokotrienol 1inyak -elapa 'aitL diharapkan bisa membuat pembaca mengerti tentang okotrienol 1inyak -elapa 'ait.
1akalah ini masih sangat sederhana dan masih banyak sekali ditemukan kekurangan baik isi atau kata yang kurang tepat dalam penyajiannya dan kami sangat mengharap kritik dan saran untuk mrnyempurnakan makalah ini. ?alaupun demikian makalah ini juga sangat berman3aat bagi kita karena dengan membaca makalah ini kita mengetahui tentang okotrienol 1inyak -elapa 'ait. 1eskipun demikian, kami mohon untuk saran dan kritiknya untuk memperbaiki kekurangan dari makalah kami ini dan atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.
Aekasi, 1ei 20#!
%enyusun
DA,TA I!I Halaman KATA PENGANTAR... BAB I PENDAHULUAN : 1.1LATAR BELAKANG... 1.2TUJUAN... 1.3METODOLOGI PENELITIAN... BAB II TEORI DASAR
2.1 PENGERTIAN VITAMIN E... 2.2 SUMBER VITAMIN E... 2.3 SIFAT VITAMIN E... 2.4 MANFAAT DAN FUNGSI VITAMIN E... 2. HASIL DAN PEMBAHASAN... 2..1 FRAKSI TIDAK TERSABUNKAN... BAB III SIMPULAN
3.1 SIMPULAN...