• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

R P J M D K O T A S U R A B A Y A T A H U N 2 0 1 0 - 2 0 1 5 VIII - 1

BAB VIII

INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS

YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN

Program prioritas adalah program yang bersifat

menyentuh langsung kepentingan publik, bersifat monumental,

lintas urusan, berskala besar dan memiliki urgensi yang tinggi

serta memberikan dampak luas pada masyarakat. Sehingga

Program-program prioritas sebagaimana dalam tabel 8.1

merupakan program yang akan dijalankan oleh SKPD dalam

mencapai target indikator pertahunnya. Tabel 8.2 menyajikan

indikasi rencana program prioritas dengan disertai kebutuhan

pendanaan. Tabel 8.2 tersebut berisi uraian lengkap mengenai

Bidang

urusan

Pemerintahan

dan

program

Prioritas

Pembangunan yang akan dijalankan, Indikator Kinerja program

(outcome), Capaian Kinerja Program tiap tahun, beserta SKPD

Penanggung Jawabnya.

(2)

Kebijakan Umum dan Program Pembangunan

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN

INDIKATOR KINERJA (OUTCOME)

CAPAIAN KINERJA PROGRAM PEMBANGU NAN DAERAH BIDANG URUSAN SKPD PENANG GUNG JAWAB KONDISI AWAL KONDISI AKHIR 1. Meningkatnya kualitas hidup warga kota Peningkatan kualitas sumber daya manusia yang terampil dengankemampua n kreatifitas dan inovasi yang berdaya saing global - Meningkatkan kemandirian dan jiwa sosial generasi muda di berbagai bidang pembangunan sehingga produktif dan berdaya saing menghadapi tantangan serta mampu memanfaatkan peluang sebaik-baiknya - Meningkatkan prestasi olahraga di forum regional, nasional maupun internasional - Meningkatnya kualitas pemuda/kelompok pemuda dalam pengembangan usaha mandiri 55 pemuda/ kelompok pemuda 80 pemuda/ kelompok pemuda a. Program Peningkatan Peran Serta Kepemudaan Kepemudaan dan Olah Raga Dinas Pemuda dan Olahraga - Meningkatnya Atlit/organisasi olahraga yang berprestasi 933 1.736 b. Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olahraga - Meningkatnya Prasarana olahraga yang dikembangkan 82 282 - Meningkatnya Jenis olahraga rekreasi yang digali, dibina dan dikembangkan

(3)

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN KINERJA (OUTCOME)

PEMBANGU NAN

DAERAH URUSAN GUNG JAWAB KONDISI AWAL KONDISI AKHIR 2. Meningkatnya pelayanan pemberdayaa n perempuan dan perlindungan anak Peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan dan anak serta kesetaraan gender - Meningkatkan kapasitas kelembagaan, koordinasi, dan jaringan pengarusutamaan gender dan anak. dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi pembangunan di segala bidang - Meningkatkan pelayanan perlindungan dan pemberdayaan terhadap perempuan dan anak - Persentase kasus kekerasan terhadap perempuan anak yang dilaporkan dan ditangani 100% 100% a. Program Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan Pemberdayaa n Perempuan dan Perlindungan Anak Bapemas dan KB - Jumlah lembaga yang peduli terhadap perempuan dan anak 85 85 b. Program Penguatan Kelembagaan Pengarusutam aan Gender dan Anak 3. Meningkatnya pelayanan rehabilitasi sosial, pencegahan dan rehabilitasi sosial Peningkatan program jaminan perlindungan dan jaminan sosial masyarakat Meningkatkan pelayanan kesejahteraan sosial melalui Penguatan kelembagaan dalam upaya menurunkan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), masyarakat miskin dan kaum rentan sosial - Persentase Penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial 63,707 70 % a. Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial

(4)

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN KINERJA (OUTCOME)

PEMBANGU NAN

DAERAH URUSAN GUNG JAWAB KONDISI AWAL KONDISI AKHIR - Persentase PSKS Yang Berpartisipasi Dalam Penanganan Masalah Kesejahteraan Sosial 1.316 70 % b. Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial dan Kecamatan 4. Peningkatan kualitas pendidikan Peningkatan aksesbilitas dan kualitas pendidikan yang didukung dengan pengembangan multiple intelegent (kecerdasan majemuk dan mental spiritual) - Meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan - Menuntaskan wajib belajar sembilan tahun dan pendidikan menengah yang bermutu terjangkau dan berwawasan global sehingga mampu menyediakan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu berdaya guna dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat - Mengoptimalkan - Angka Kelulusan (AL) SD/MI 100% 100% a. Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun Dinas Pendidikan, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Bagian Perlengka pan - Angka Kelulusan (AL) SMP/MTs 98,78% 99,50% - Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI

92,93% 95.00%

- Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI

105,20% 105.20% - Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs 85% 95.00% - Angka Partisispasi Kasar (APK) SMP/MTs 99,80% 105.00% - Angka Putus Sekolah (APS) SD/MI 0,00 % 0.00% - Angka Putus Sekolah (APS) SMP/MTs 0,10% 0.00%

(5)

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN KINERJA (OUTCOME)

PEMBANGU NAN

DAERAH URUSAN GUNG JAWAB KONDISI AWAL KONDISI AKHIR relevansi pendidikan sehingga mampu menyediakan tenaga kerja yang siap terjun dalam dunia kerja yang berkualitas dengan keahlian, kewirausahaan dan ketrampilan khusus - Meningkatkan jumlah dan kualitas guru sehingga mampu mengembangkan kompetensi dan meningkatkan komitmen dalam melaksanakan tugas pengajaran. - Meningkatkan jaminan pemerataan kesempatan pendidikan, pengembangan kecerdasan, minat dan bakat anak didik

- Meningkatkan minat dan budaya baca masyarakat - Angka Melanjutkan (AM) SD/MI ke jenjang SMP/MTs 98,50% 99.50% - Angka Kelulusan (AL) SMA /MA

98,50% 99.50% b. Program Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Tenaga Kerja, Bagian Perlengka pan - Angka Kelulusan (AL) SMK 98,61% 99,21% - Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/MA/SMK 84,50% 92.50% - Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/MA/SMK 108,11% 105.00% - Angka Melanjutkan (AM) SMP/MTs ke jenjang SMA/MA 84,55% 95.00% - Angka Putus Sekolah (APS) SMA/MA 0,10% 0.00% - Angka Putus Sekolah (APS)SMK 0,10% 0.00%

(6)

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN KINERJA (OUTCOME)

PEMBANGU NAN

DAERAH URUSAN GUNG JAWAB KONDISI AWAL KONDISI AKHIR - Persentase lulusan SMK yang diterima di dunia kerja/wirausaha 50% 70.00% - Persentase Tenaga Pendidik yang memenuhi standar kualifikasi 80,06% 100% c. Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas pendidikan - Angka Partisipasi Murni (APM) PAUD

80% 99% d. Program

Pendidikan Anak Usia Dini

Dinas pendidikan dan Bapemas dan KB - Angka Partisipasi

Kasar (APK) PAUD

80% 99%

Angka Melek Huruf (AMH) 100% 100% e. Program Pendidikan Non Formal Dinas pendidikan Jumlah Kunjungan Perpustakaan 1.292.388 orang 2.246.064 orang f. Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan

Perpustakaan Badan Arsip dan Perpus takaan

(7)

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN KINERJA (OUTCOME)

PEMBANGU NAN

DAERAH URUSAN GUNG JAWAB KONDISI AWAL KONDISI AKHIR 5. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Peningkatan aksesiblitas, kualitas dan managemen layanan kesehatan masyarakat Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan serta pengembangan lingkungan sehat dan perilaku sehat

- Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan (Tolinakes) yang memiliki kompetensi kebidanan 95.62% 96% a. Program peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak Kesehatan Dinas Kesehatan - Cakupan bayi 0 – 11 bulan yang mendapat imunisasi BCG 90,02% 90% - Cakupan bayi 0 – 11 bulan yang mendapat imunisasi DPT 1 + HB 1 93,20% 90% - Cakupan bayi 0 – 11 bulan yang mendapat imunisasi DPT 3 + HB 3 86,78% 90% - Cakupan bayi 0 – 11 bulan yang mendapat imunisasi Polio 4 85,83% 90% - Cakupan bayi 0 – 11 bulan yang mendapat imunisasi Campak 82,93% 90%

- Balita gizi buruk mendapat perawatan

100% 100%

- Cakupan kunjungan ibu hamil K4

(8)

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN KINERJA (OUTCOME)

PEMBANGU NAN

DAERAH URUSAN GUNG JAWAB KONDISI AWAL KONDISI AKHIR - Cakupan kunjungan bayi 86.62% 90% - Peningkatan Klasifikasi rumah Sakit RSUD dr. M. Soewandhi

Kelas B Kelas B b. Program peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit/rumah sakit jiwa/rumah sakit paru-paru/rumah sakit mata RSUD dr. M. Soewandhi, RSUD Bhakti Dharma Husada, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang - Peningkatan Klasifikasi rumah Sakit Bhakti Dharma Husada Kelas C Kelas B - Jumlah Puskesmas induk yang meningkat menjadi puskesmas rawat inap - Jumlah puskesmas pembantu yang meningkat menjadi puskesmas induk 11 Pustu yang ada 69 unit 21 10 c. Program pengadaan, peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana puskesmas/pu skesmas pembantu dan jaringannya Dinas Kesehatan, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah - Cakupan pelayanan kesehatan dasar masyarakat miskin 100% 100% d. Program Upaya Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, RSUD Bhakti Dharma Husada dan RSUD Dr. Mohamad Soewandie

(9)

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN KINERJA (OUTCOME)

PEMBANGU NAN

DAERAH URUSAN GUNG JAWAB KONDISI AWAL KONDISI AKHIR - Cakupan Kelurahan mengalami KLB yang ditangani < 24 jam 100% 100% - Persentase peserta KB aktif 77.30% 81.00% e. Program Keluarga Berencana Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera Bapemas dan KB 6. Terwujudnya tatakelola pemerintahan yang baik yang ditandai dengan peningkatan kualitas layanan publik Pelaksanaan reformasi birokrasi dalam memantapkan tata kelola pemerintahan yang baik - Meningkatkan kualitas penyelenggaraan administrasi pemerintahan dengan penataan fungsi kelembagan, ketatalaksanaan dan prosedur yang efektif dan efisien

- Peningkatan kapasitas SDM aparatur - Meningkatnya jalinan kerjasama antar pemerintah daerah untuk menciptakan integrasi antar daerah dalam

- Jumlah Raperda usul prakarsa DPRD yang ditindak lanjuti 1 6 a. Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian Sekretariat DPRD - Persentase Raperda yang ditindaklanjuti dalam rapat paripurna 88.89% 92%

(10)

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN KINERJA (OUTCOME)

PEMBANGU NAN

DAERAH URUSAN GUNG JAWAB KONDISI AWAL KONDISI AKHIR menyelesaikan permasalahan lintas sektor - Meningkatnya tertib administrasi kependudukan untuk menjamin ketersediaan data dan informasi penduduk yang akurat dan terpadu

- % keluhan masyarakat yang ditindaklanjuti DPRD 82% 87% - Jumlah publik hearing yang dilaksanakan 3 5 Jumlah kasus pelanggaran disiplin aparatur 227 197 b. Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH Inspektorat, Bagian Bina Program, Badan Kepegawaian dan Diklat Persentase Penegasan Batas Wilayah Kecamatan dan Kelurahan 19% 50% c. Program Penataan Daerah Otonom Bagian Pemerin tahan dan Otonomi Daerah Persentase MOU kerjasama antar Pemerintah Daerah yang ditindaklanjuti dengan program kerja 86.6% 100% d. Program Peningkatan Kerjasama Antar Pemerintah Daerah Bagian Kerjasama

(11)

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN KINERJA (OUTCOME)

PEMBANGU NAN

DAERAH URUSAN GUNG JAWAB KONDISI AWAL KONDISI AKHIR Persentase rancangan produk hukum yang dapat diselesaikan 100% 100% e. Program Penataan Peraturan Perundang-undangan Bagian Hukum - Persentase pejabat struktural yang telah mengikuti diklat struktural 81.85% 99,28% f. Program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur Badan Kepegawaian dan Diklat - Persentase penataan jabatan struktural 84.47% 92.95% - Persentase pemrosesan produk inti (core Business) yang memiliki prosedur tetap 26% 49% g. Program Penataan Kelembagaan dan Ketatalak sanaan Bagian Organisasi dan Tata Laksana, Bagian Perleng kapan serta Bagian Umum & Protokol - Persentase SKPD yang telah melaksanakan hasil analisa jabatan dan beban kerja

0% 35%

Persentase jumlah keluhan yang selesai di tindak lanjuti 100% 100% h. Program Mengintensif kan Penanganan Pengaduan Masyarakat Dinas Komunikasi dan Informatika

(12)

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN KINERJA (OUTCOME)

PEMBANGU NAN

DAERAH URUSAN GUNG JAWAB KONDISI

AWAL

KONDISI AKHIR Persentase unit kerja

yang melaksanakan sistem kearsipan pola baru (sistem baku) 31% 100% i. Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan

Kearsipan Badan Arsip dan Perpus Takaan, Dinas Cipta Karya & Tata Ruang Jumlah kunjungan rata-rata perbulan pada website www.surabaya.go.id 37,635 kunjungan 56.453 kunjungan j. Program Pengemba ngan Komunikasi, Informasi, dan Media Massa Komunikasi dan Informatika Dinas Komunikasi dan Informatika serta Bagian Hubungan Masyarakat - % penduduk yang berKTP 86% 95% k. Program Penataan Administrasi Kependudukan Kependuduka n dan Catatan Sipil Dinas Kependu dukan dan Catatan Sipil dan Kecamatan - % penduduk yang berKTP 88.60% 90% - Tingkat penyelesaian pelanggaran K3 (ketertiban, ketentraman dan keindahan) 100% 100% l. Program Pemeliharaan Kantrantibmas dan Pencegahan Tindak Kriminal Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat, dan Satuan Polisi Pamong Praja

(13)

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN KINERJA (OUTCOME)

PEMBANGU NAN

DAERAH URUSAN GUNG JAWAB KONDISI AWAL KONDISI AKHIR 7. Peningkatan daya saing kota untuk mendukung iklim investasi Penerapan pelayanan publik berstandar internasional (ISO) bidang investasi - Menyederhanakan prosedur dan birokrasi daerah, kepastian biaya perijinan serta standarisasi pelayanan perijinan untuk mempermudah pelayanan investasi pelaku usaha - Pengembangan Sistem Pelayanan Investasi yang berbasis Teknologi Informasi dan komunikasi untuk mendukung perdagangan Indek Kepuasan Masyarakat (IKM) pelayanan perijinan penunjang investasi 0 95% a. Program Peningkatan Iklim Investasi dan Realisasi Investasi Penanaman Modal Badan Koordinasi Pelayanan dan Penanaman Modal - Persentase antara jumlah layanan publik berbasis TIK dengan jumlah total layanan publik (108 Pelayanan Publik) 0% 23,15% = 25 sistem b. Program Peningkatan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Komunikasi dan Informatika Dinas Komunikasi dan Informatika - Persentase antara jumlah pengguna layanan publik berbasis web dengan jumlah total pengguna layanan publik berbasis TIK

0% 8% 8. Mewujudkan kemandirian keuangan daerah Pengelolaan sumber-sumber keuangan daerah secara efektif dan efisien Melakukan optimalisasi Penerimaan Pendapatan Daerah - % Peningkatan PAD (12,21%) Rp908.648 (dlm juta) (8,40%) Rp2.916.549 (dlm juta) Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan - % Peningkatan penerimaan daerah lainnya (14,47%) Rp2.135.477 (dlm juta) (5,65%) Rp2.737.458 (dlm juta) - % Laporan yang selesai tepat waktu

80% (47 dokumen)

(14)

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN KINERJA (OUTCOME)

PEMBANGU NAN

DAERAH URUSAN GUNG JAWAB KONDISI AWAL KONDISI AKHIR 9. Peningkatan kekayaan daerah Pengelolaan, peningkatan, serta pengawasan kekayaan daerah Meningkatkan pengamanan dan pemanfaatan aset milik pemerintah kota untuk peningkatan kapasitas keuangan daerah

Jumlah aset pemkot yang tersertifikat 537 687 Program Sertifikasi Tanah Milik Pemerintah Kota Pertanahan Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah 10. Meningkatkan kesempatan kerja dan perlindungan tenaga kerja Perluasan kesempatan kerja yang didukung peningkatan kompetensi, kreatifitas, kemandirian, dan kewirausahaan serta optimalisasi perlindungan tenaga kerja - Meningkatkan kesempatan kerja serta mendorong mobilitas tenaga kerja dalam rangka mengurangi pengangguran dengan mendorong pertumbuhan sektor industri, jasa, perdagangan dan penguatan UMKM - Meningkatkan upaya Perlindungan ketenagakerjaan serta harmonisasi hubungan industrial % Penempatan pencari kerja pada pasar kerja 0% 6% a. Program Peningkatan Kesempatan Kerja Ketenaga kerjaan Dinas Tenaga Kerja Persentase penyelesaian sengketa pekerja-pengusaha 70.67% 75% b. Program Perlindungan dan Pengembanga n Lembaga Ketenaga kerjaan 11. Meningkatkan daya saing ekonomi lokal berbasis komunitas - Peningkatan aksesibilitas sumber daya produktif bagi pelaku usaha - Melakukan penguatan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan kompetensi dan daya saing usaha koperasi dan Usaha Mikro Kecil

Jumlah kelompok skala mikro kecil yang memiliki daya saing 10 Kelompok 69 Kelompok a. Program Pengembanga n Sistem Pendukung Usaha Bagi Koperasi, Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Dinas Koperasi dan Usaha Mikro,Kecil, dan Menengah dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian

(15)

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN KINERJA (OUTCOME)

PEMBANGU NAN

DAERAH URUSAN GUNG JAWAB KONDISI AWAL KONDISI AKHIR - Peningkatan jumlah koperasi berkualitas

60 unit 170 unit b. Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi Dinas Koperasi & Usaha Mikro Kecil Menengah - Peningkatan jumlah kelembagaan koperasi pasif yang berhasil direvitalisasi 120 unit 66 unit - Peningkatan jumlah kelembagaan baru koperasi yang terbentuk 60 koperasi 30 Unit - Peningkatan industri pariwisata - Melakukan promosi dan pengelolaan pariwisata serta peningkatan potensi pariwisata - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara - Jumlah kunjungan wisatawan nusantara 168.804 wisatawan 7.544.997 wisatawan 196.390 wisatawan 8.509.348 wisatawan c. Program Pengembanga n Pemasaran Pariwisata Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata - Persentase Penyelesaian Sengketa Konsumen 75% ( 18 kasus terselesaika n dari 24 kasus yang masuk 90% d. Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan

Perdagangan Dinas Perda gangan dan Perindus trian

(16)

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN KINERJA (OUTCOME)

PEMBANGU NAN

DAERAH URUSAN GUNG JAWAB KONDISI AWAL KONDISI AKHIR - Peningkatan jumlah sentra baru PKL

15 sentra 5 sentra e. Program Pembinaan Pedagang Kaki Lima dan Asongan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah - Jumlah sentra PKL yang memiliki daya saing usaha 15 sentra 41 sentra 12. Terwujudnya perencanaan pembanguna n yang terpadu Pelaksanaan perencanaan pembangunan secara sistematis dan terpadu Sinkronisasi perencanaan pembangunan lintas sektor % Ketepatan Waktu Penyusunan Dokumen Perencanaan 100% 100% Program Perencanaan Pembangunan Daerah Perencanaan Pembangunan Badan Peren canaan Pemba ngunan 13. Peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan - Pengurangan beban pengeluaran rumah tangga, peningkatan kemampuan dan pendapatan keluarga miskin - Peningkatan kemandirian pelaku usaha produktif - Melakukan percepatan pengentasan kemiskinan melalui Penyediaan kebutuhan dasar dan pengembangan pemberdayaan masyarakat yang berkesinambungan - Melakukan penguatan ekonomi kerakyatan berbasis usaha produktif - Melakukan Jumlah keluarga miskin yang melakukan usaha ekonomi produktif 1.061 1.487 a. Program Penanggulang an Kemiskinan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bapemas dan KB Pola Pangan harapan 80.5 95 b. Program Peningkatan Ketahanan Pangan (Pertanian/ Perkebunan) Ketahanan Pangan Kantor Ketahanan Pangan

(17)

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN KINERJA (OUTCOME)

PEMBANGU NAN

DAERAH URUSAN GUNG JAWAB KONDISI AWAL KONDISI AKHIR - Peningkatan aksesibilitas sumber daya produktif bagi pelaku usaha penguatan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan kompetensi dan daya saing usaha koperasi dan Usaha Mikro Kecil

Terbentuknya sentra produk pertanian

14 sentra 34 sentra c. Program Peningkatan Kesejahteraan Petani Pertanian Dinas Pertanian Jumlah kelurahan pada kawasan pesisir yang diberdayakan

3 kelurahan 21 kelurahan d. Program Pemberda yaan Ekonomi Masyarakat Pesisir Kelautan dan Perikanan 14. Meningkatnya kualitas dan ketersediaan sarana prasarana kota Pengembangan sistem manajemen, keterpaduan antar jaringan, dan pembangunan sarana dan prasarana perkotaan - Meningkatkan sistem dan jaringan utilitas kota

- Meningkatkan sarana dan prasaran untuk penanggulangan bencana - Meningkatkan sarana dan prasarana sistem drainase perkotaan - Mengembangkan sistem transportasi yang terpadu dan berkelanjutan berbasis angkutan masal perkotaan - Meningkatkan

Lama jam sibuk 6 jam 37 menit

6 jam 22 menit a. Program Pengelolaan dan Pembangunan Jalan dan Jembatan Pekerjaan Umum Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan - Luas wilayah genangan 2486 ha 2,027 ha b. Program Pengendalian Banjir - Rata-rata Lama terjadinya genangan 90 menit 60 menit - Rata-rata Tinggi genangan yang terjadi 25 cm 20 cm

(18)

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN KINERJA (OUTCOME)

PEMBANGU NAN

DAERAH URUSAN GUNG JAWAB KONDISI AWAL KONDISI AKHIR aksesibilitas antar wilayah melalui upaya penambahan kapasitas, peningkatan kinerja jalan dan jembatan - Meningkatkan

kualitas dan kuantitas ruang terbuka hijau dan hutan kota - % Cakupan Layanan Air Bersih 79.67% 90.00% c. Program Pembangunan Jaringan Air Bersih Perkotaan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan / PDAM Surya Sembada - % kebocoran air bersih 34.45% 31.45% - Jumlah MBR yang telah mendapatkan manfaat rumah layak huni (KK) 2.449 3.649 d. Program Perumahan dan Permukiman Perumahan Rakyat Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang , Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan - Luas kawasan kumuh yang mendapat peningkatan layanan prasarana permukiman (Ha) 124 604 - Rasio angka ketersediaan makam selama lima tahun ke depan

0.17 0.85

- Frekuensi kebakaran per satu juta penduduk 103 101 e. Program Pencegahan dan Penang gulangan Kebakaran Dinas Kebakaran dan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang - Pencapaian Waktu tanggap kurang < 15 menit 70% 85%

(19)

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN KINERJA (OUTCOME)

PEMBANGU NAN

DAERAH URUSAN GUNG JAWAB KONDISI AWAL KONDISI AKHIR - Cakupan pelayanan Wilayah Manajemen Kebakaran 75% 95%

Rasio Panjang Jalan yang sudah mendapatkan penerangan terhadap seluruh panjang jalan 69.74% 86.76% f. Program Utilitas Perkotaan Dinas Kebersihan dan Pertamanan - Kecepatan rata-rata kendaraan (km/jam) pada jalan arteri primer 23.73 25.63 g. Program Pengemba ngan Sistem Transportasi Perhubungan Dinas Perhubungan - Kecepatan rata-rata kendaraan (km/jam) pada jalan arteri sekunder

21.47 23.19

- Headway angkutan umum (menit) untuk mikrolet

(20)

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN KINERJA (OUTCOME)

PEMBANGU NAN

DAERAH URUSAN GUNG JAWAB KONDISI

AWAL

KONDISI AKHIR - Headway angkutan

umum (menit) untuk bis kota 32.41 20 Persentase Luas RTH yang berfungsi Optimal terhadap keseluruhan luas RTH yang ada 16.13% 51, 88 % h. Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Lingkungan Hidup Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Pertanian, serta Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang 15. Meningkatnya kualitas lingkungan Penerapan prinsip-prinsip ekologis yang berkelanjutan dalam pelaksanaan pembangunan kota Meningkatkan kebersihan dan Pengembangan upaya Pelestarian lingkungan dan pengendalaian dampak lingkungan - Cakupan layanan Kebersihan 163/175 175/175 a. Program Pengelolaan Kebersihan Kota Lingkungan Hidup Dinas Kebersihan dan Pertamanan - Jumlah sampah

yang dikelola di TPA

1241.8 1180.94

- Rata – rata jumlah sampah yang diangkut dari TPS (m3)

3625.07 3447.41

Kualitas air limbah industri BOD COD TSS 54.64% 55.67% 47.66% 76% 70% 72% b. Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Badan Lingkungan Hidup

(21)

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN KINERJA (OUTCOME)

PEMBANGU NAN

DAERAH URUSAN GUNG JAWAB KONDISI

AWAL

KONDISI AKHIR Kualitas air limbah

domestik BOD TSS 21.45% 25.02% 52% 54% Lingkungan Hidup

Kualitas air limbah RS BOD COD TSS 21.71% 37.62% 28.14% 70% 70% 72% Kualitas air limbah

hotel BOD COD TSS 22.58% 19.05% 18.06% 56% 46% 50% Kualitas udara emisi

di kawasan industri SO2 NO2 60.93% 42.83% 85% 85% 16. Terwujudnya rencana dan kebijakan pembanguna n yang terintegrasi dengan rencana tata ruang kota Peningkatan penyelenggaraa n penataan ruang secara terpadu Menyelenggarakan penataan ruang dengan pendekatan partisipatif

Proporsi luas area yang telah terlayani oleh rencana tata ruang 0% 100% Program Penataan Ruang Penataan Ruang Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang 17. Terwujudnya revitalisasi dan konservasi cagar budaya Peningkatkan aktualisasi budaya lokal untuk mendukung - Mengembangkan kearifan budaya yang berkarakter dan berkepribadian. - Meningkatkan Jumlah kelompok seni yang layak ditmpilkan dalam even / festival seni budaya 100 kelompok seni 225 Kelompok seni a. Program Program Pengelolaan Keragaman Budaya Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

(22)

NO SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN KINERJA (OUTCOME)

PEMBANGU NAN

DAERAH URUSAN GUNG JAWAB KONDISI AWAL KONDISI AKHIR pengembangan obyek daya tarik wisata yang berwawasan lingkungan pengelolaan dan kerjasama kemitraan dalam pengembangan obyek daya tarik wisata

Terbentuknya destinasi wisata

10 lokasi 22 lokasi b. Program Pengembanga n Destinasi Pariwisata

Referensi

Dokumen terkait

Perubahan Kewarganegaraan WNA 

Pembelajaran BIPA merupakan proses yang kompleks karena melibatkan banyak aspek yang saling berkaitan. Salah satu persoalan yang mengemuka adalah mengenai

Untuk mendapatkan suatu tegangan DC yang baik dimana bentuk tegangan hasil penyearahan adalah mendekati garis lurus maka tegangan keluaran dari suatu rangkaian penyearah seperti

P enyelenggaraan pendidikan kesetaraan yang dilakukan dengan baik dapat menjadi rujukan bagi lembaga lain yang me- nyelenggarakan program sama.. Hal tersebut yang menjadi

yang dilakukan oleh PT Citra Mandiri Pratama (Terlapor I), PT Karunia Adhi Yasa (Terlapor II), PT Kaltim Citra Alzena (Terlapor III), dan PT Bangun Bumi Pertiwi

Wacana dominan sistem kasta, gender, dan perkawinan dalam teks awig-awig bermakna sebagai wacana yang mendiskusikan kembali kemungkinan aturan agar lebih memanusia.

Pengendalian sosial secara persuasif dilakukan dengan cara lemah- lembut, membimbing atau mengajak individu untuk mematuhi atau berperilaku sesuai dengan

Pada KPU Provinsi Riau komunikasi dalam implementasi peraturan KPU Nomor 29 Tahun 2008 pada KPU Provinsi Riau tahun 2012 ter- utama dalam Penatausahaan BMN Wilayah dari KPU