JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART

11 

Loading.... (view fulltext now)

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Pag

es | 1

of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research

ff

Daily Report

valbury

05 April 2013 PT Valbury Asia Securities

HEADLINES

JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART

IHSG akhir pekan lalu menoreh level tertinggi baru ke 4940.986, secara teknis sinyalemen ini sekaligus menunjukan IHSG berada dalam ruang jenuh beli, artinya indikasi potensi penguatan terbatas dan berpotensi terjadi konsolidasi. Posisi support IHSG di level 4842 dan resistance di level psikologis 5000.

JAKARTA INDICES STATISTICS

CLOSE

CHANGE

VOLUME (Mn)

VALUE (Bn)

IHSG

4922.611 -58.855

9156 7353.14

LQ-45

830.132 -13.359

4279 4957.54

MARKET REVIEW

MARKET

VIEW

Penurunan harga komoditas minyak mentah yang disebabkan oleh meningkatnya data stok minyak dan rilis data perekonomian Amerika yang mengecewakan, menjadi sentimen negatif bagi pergerakan pasar saham global dan domestik pada perdagangan kemarin. IHSG ditutup melemah sebesar 58,855 poin (1,181%) ke level 4.922,611 dari posisi sebelumnya pada level 4.981,466. Seluruh sektor perdagangan tercatat turun, dimana sektor ragam industri dan infrastruktur membukukan pelemahan terdalam masing-masing sebesar 2,727% dan 1,506%. Pelemahan sektor ragam industri disebabkan oleh penurunan saham Astra International (ASII) sebesar 3,14%. Sedangkan pelemahan sektor infrastruktur diantaranya disebabkan oleh penurunan saham Perusahaan Gas Negara (PGAS) dan Telekomunikasi Indonesia (TLKM) masing-masing sebesar 2,52% dan 2,25%. Data ekonomi Amerika, ADP Employment tercatat turun menjadi 158.000 dibawah estimasi sebesar 205.000 dan sebelumnya 237.000. Hal ini mengindikasikan kurang positifnya data NFP (non farm payroll) yang akan dirilis pada 5 April 2013. Data ISM non manufacturing juga mengalami penurunan pada level 54,5 dari sebelumnya pada level 55,9. Sementara itu, Indeks Nikkei 225 ditutup menguat sebesar 272,34 poin (2,2%) menuju level 12.634,54 dari posisi sebelumnya pada level 12.362,2 yang didukung oleh ekspektasi akan diluncurkannya stimulus. Sementara bursa saham Hong Kong dan China tutup pada perdagangan kemarin. Adapun mayoritas pasar saham Eropa tentatif bergerak mixed menjelang hasil rapat Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank of England (BoE), dimana indeks Ibex 35 dan FTSE MIB bergerak naik di atas 1%. Investor tengah menantikan kebijakan terbaru dari ECB dan BoE mengenai suku bunga. Analis memperkirakan akan terjadi penurunan tingkat suku bunga acuan untuk membantu mengangkat zona eropa keluar dari krisis utang. Tingkat suku bunga saat ini berada pada level 0,75% dengan tingkat pengangguran di Eropa mencapai 12%. Sedangkan tingkat suku bunga acuan Inggris saat ini berada pada level 0,5%. Sementara terkait Siprus, IMF akan berkontribusi sekitar 1 miliar euro (US$1,3 miliar) dalam program penyelamatan negara tersebut. Kontribusi itu merupakan bagian dari kesepakatan dana talangan antara Dana Moneter Internasional (IMF) dan Siprus sebesar 10 miliar euro guna menstabilkan bank-bank di Siprus dan mengurangi belanja negara.

Pasar mencemaskan eskalasi ketegangan di semenanjung Korea yang semakin meningkat. Menyusul AS mendatangkan pesawat pembom dan tempur siluman, serta kapal perang. Pasar mengkhawatirkan ketegangan yang semakin meningkat akan memicu perang terbuka. China adalah sekutu Korea Utara paling dekat dan menjadi salah satu negara yang paling tidak nyaman dengan ketegangan di semenanjung Korea ini. Ekonomi China yang mengalami perlambatan pertumbuhan akan kian runyam kalau terjadi pecah perang di Korea. Sentimen pasar dari sisi ekonomi, Bank Sentral Jepang di bawah kepemimpinan baru telah membuktikan komitmennya dengan menerapkan kebijakan pelonggaran moneter agresif. Kabar sebelumnya BOJ di bawah Kuroda berkomitmen untuk mendorong inflasi hingga mencapai target 2% dalam dua tahun. Dalam rapat kebijakan moneter, BOJ akan meningkatkan pembelian obligasi pemerintah Jepang menjadi sekitar 50 triliun yen dalam 1 tahun. Stimulus ini lebih tinggi dari perkiraan para analis yang memperkirakan 15-20 triliun per tahun. Bahkan BOJ akan meningkatkan pembelian produk ETF dan real estate investment trust. Sedangkan dari AS, salah satu pejabatan Federal Reserve mengatakan bahwa FED dapat mengurangi secara bertahap rencana program pembelian aset sebesar USD85 miliar per bulan pada musim panas ini. Fed kemungkinan akan memulai rencana pengurangan pelonggaran kuantitatif setelah muncul pertanyaan besar bagi pasar ketika pertemuan kebijakan Fed di bulan Maret. Namun, ketua Fed Ben Bernanke mengindikasikan bahwa jalan ini adalah tindakan yang paling mungkin, bahwa The Fed akan melanjutkan program pembelian sampai terlihatnya perbaikan yang substansial di pasar tenaga kerja. Dengan kebijakan dalam perekonomian yang tepat, diharapkan dapat menghasilkan perbaikan yang substansial pada outlook tenaga kerja pada musim panas ini. Rapat ECB kemarin, pidato Mario Draghi berkontirbusi bagi indeks bursa Eropa. Draghi menyatakan bahwa ECB masih akan melihat perkembangan data dan membuka peluang adanya pemangkasan bunga jika memang diperlukan. ECB menetapkan tingkat suku bunga bertahan di level level 0.75% meski terdapat indikasi kontraksi ekonomi bagi kawasan Eropa

• Belanja modal INDY turun 69,5%

• INDY lunasi pinjaman senilai USD 250 juta pada Februari 2013 • BKSL beli balik Bukit Jonggol dari ELTY

• ELTY tidak mampu bayar pokok dan bunga obligasi global • Hary Tanoe menilai valuasi saham VIVA mahal

• CMNP biaya pemeliharaan tol meningkat 300% dalam 3 tahun • INDF anggarkan capex Rp 7,6 triliun tahun ini

• Pefindo tetapkan peringkat idAA+ untuk INDF • JAWA cari pinjaman Rp 300 miliar

• EMDE siapkan cadangan lahan 70 ha

• Anak usaha TBIG terbitkan notes senilai USD 300 juta • DSFI tingkatkan porsi penjualan eskpor

• Laba bersih ETWA 2012 meningkat 18,9%

• INPP tambah modal Rp 14,06 miliar dengan terbitkan saham • JSPT laba bersih tahun 2012 naik 17,49% jadi Rp 235,26 miliar • BCAP laba bersih 2012 naik 220% jadi Rp 162 miliar

• Laba MNCN ditargetkan mencapai Rp 2 triliun • BNGA bekerja sama dengan Pos Indonesia • BNLI bidik pertumbuhan DPK 27%

• BEI suspen saham AKKU

• BJBR kerja sama dengan Perbarindo Kepri • ASBI kurangi porsi investasi properti

•Jababeka Group akan bangun 2 hotel dan 2 menara apartemen

Support level Resistance level Major trend Minor trend 4906/4890/4858 4955/4987/5003 Up Up

(2)

Pag

es | 2

of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research

Daily News

PT Valbury Asia Securities 5 April 2013 Indika Energy (INDY) menurunkan belanja modal (

capex

) tahun

ini hingga 69,47% dari anggaran tahun sebelumnya sebesar US$256,2 juta menjadi hanya sebesar US$78,2 juta tahun ini. Dari

capex

tahun ini, paling banyak dianggarkan untuk sektor sumber

daya alam 44,6% atau sebesar US$34,9 juta, untuk Petrosea (PTRO) 43,35% atau sebesar US$33,9 juta, untuk

holding

5,75% atau sebesar US$4,5 juta, untuk PT Tripatra 3,8% atau sebesar US$3 juta, dan untuk Mitrabahtera Segara Sejati (MBSS) 2,4% atau sebesar US$1,9 juta. Sementara khusus untuk pengembangan Kideco, alokasi

capex

tahun ini diturunkan 38,8% dari tahun lalu US$69,8 juta menjadi hanya US$42,7 juta. Sementara terkait kinerja tahun lalu, perseroan membukukan laba bersih sebesar US$68,68 juta atau turun 46,3% dari tahun 2011 sebesar US$127,86 juta. Sementara pendapatan INDY naik 26,3% dari US$593,4 juta menjadi US$749,7 juta. Pendapatan tersebut terdiri dari pendapatan kontrak dan jasa US$738,07 juta serta penjualan batu bara US$11,64 juta.

Indika Energy (INDY) telah melunasi 4 fasilitas pinjaman

sebesar total USD 250 juta pada Februari 2013. Empat fasilitas pinjaman itu terdiri dari

pertama

, fasilitas pinjaman dari Standard Chartered Bank sebesar USD 75 juta telah dilunasi pada 22 Februari.

Kedua

, fasilitas pinjaman dari Bank Mandiri (BMRI) yang terdiri dari pinjaman transaksi khusus USD 35 juta dan kredit modal kerja USD 15 juta, telah dilunasi pada 22 Februari.

Ketiga

, fasilitas pinjaman dari Citibank N.A. yang terdiri dari USD 28 juta (tranche A) dan USD 22 juta (tranche B), telah dilunasi pada 25 Februari.

Keempat

, fasilitas pinjaman dari UBS AG Singapore sebesar USD 75 juta yang telah dilunasi pada 25 Februari.

Jaya Agra Wattie (JAWA) mencari pinjaman bank sebesar Rp

200-300 miliar untuk mendanai belanja modal tahun ini. Perseroan menganggarkan capex sebesar Rp 570 miliar. Perseroan mengalokasikan capex untuk membangun 2 pabrik baru karet lembaran di Jawa Barat dan Jawa Timur. Proyek ini ditargetkan selesai pada September 2013. Sisa capex akan dipakai untuk akuisisi 30 ribu ha lahan di Kalimantan dan Sulawesi.

Dharma Samudera Fishing Industries (DSFI) akan

memperbesar porsi penjualan ekpsor dengan target pertumbuhan produk olahan ikan mencapai 250 ton-300 ton per bulan. Kenaikan volume pengapalan ekspor merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk melanjutkan tren perbaikan kinerja. Dalam 2 tahun terakhir perseoran mulai mencatatkan laba bersih senilai total Rp16,1 miliar. Kendati rendah, setidaknya menutupi defisit keungana perseroan yang sempat menyentuh Rp166 miliar akibat kerugian beruntuk dalam beberapa tahun sebelumnya. Per 31 Desember 2012, total nilai penjualan perseroan ke pasar ekspor mencapai Rp161,8 miliar. Uni Eropa masih menjadai negara tujuan unggulan dengan kontribusi Rp71,2 miliar, diikuti Amerika Serikat Rp50,6 miliar dan Jepang Rp24,2 miliar.

TBG Pte Global, anak usaha Tower Bersama Infrastructure (TBIG) menerbitkan notes yang dijamin dengan jaminan perusahaan yang diberikan oleh TBIG dengan jumlah sebesar USD 300 juta. Jatuh tempo pembayara tahun 2018 dengan tingkat bunga tetap sebesar 4,625% per tahun.

Biaya pemeliharaan tol dalam kota ruas Cawang-Priok-Pluit sepanjang 30 km milik Cipta Marga Nusaphala Persada (CMNP) meningkat 300% dalam 3 tahun terakhir atau Rp 100 miliar per tahun dari sebelumnya berkisar Rp 30 miliar-Rp 40 miliar. Kenaikan itu karena sejak 3 tahun terakhir seluruh truk

dilarang melintas rusa tol dalam kota Cawang-Semanggi-Toang pada pukul 05.00-22.00. Selain itu hampir 73%-78% dari seluruh truk yang melintas di tol layang CMNP melebihi kapasitas.

Indofood Sukses Makmur (INDF) terus melakukan ekspansi

usaha di dalam maupun luar negeri. Tahun ini, perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp 7,6 triliun, meningkat Rp 1,2 triliun (8,75%) dari capex 2012 sebesar Rp 6,4 triliun. INDF akan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 3 triliun untuk grup agribisnis, consumer branded product (CBP) Rp 2,2 triliun dan Rp 200 miliar untuk distribusi. Untuk kelompok Bogasari, perseroan menganggarkan belanja modal sekitar Rp 2,2 triliun. Dana capex Bogasari akan lebih banyak dialokasikan untuk pengembangan mesin produksi, infrastruktur dan pembangunan pabrik tepung.

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan kembali peringkat idAA+ untuk Indofood Sukses Makmur (INDF) dan 2 seri obligasinya yakni obligasi V/2009 dan obligasi VI/2009 dengan prospek stabil. Peringkat itu berlaku mulai 1 April 2013-1 April 2014. Peringkat tersebut dibatasi oleh persaingan yang ketat di industri.

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan kembali peringkat Indofood Sukses Makmur (INDF) di peringkat idAA+. Peringkat tersebut juga berlaku untuk obligasi V/2009 dan obligasi VI/2009. Outlook untuk peringkat perusahaan adalah stabil. Peringkat itu dibatasi oleh persaingan yang ketat di industri.

MNC Kapital Indonesia (BCAP) membukukan kenaikan laba

bersih 2012 sebesar 220% YoY menjadi Rp 162 miliar dari sebelumnya Rp 50 miliar seiring dengan pertumbuhan pendapatan dan efisiensi dari anak usahanya. Laba per saham (EPS) meningkat 215% dari Rp 40,4 menjadi Rp 127,2. Pendapatan konsolidasi meningkat 96% YoY menjadi Rp 668 miliar dari Rp 341 miliar di 2011.

Media Nusantara Citra (MNCN) menargetkan pertumbuhan

pendapatan berkisar 15-20% menjadi Rp 7,2-7,5 triliun tahun ini. Laba bersih ditargetkan menembus Rp 2 triliun dari Rp 1,6 triliun. Perseroan memperkirakan ada tambahan belanja iklan senilai USD 300 juta pada tahun ini dari gelaran Pemilu 2014. Dari jumlah tersebut, perseroan membidik sekitar USD 80 juta.

Hary Tanoe kalah bersaing dari Chairul Tanjung dalam rencana membeli Visi Media Asia (VIVA). Hary Tanoe menilai valuasi saham VIVA senilai USD 1,8 miliar terlalu mahal. Sebaliknya, CT Corp siap membeli 100% saham VIVA senilai USD 1,8 miliar secara tunai.

Eterindo Wahanatama (ETWA) mencatat laba bersih senilai

Rp38,5 miliar hingga akhir Desember 2012 atau tumbuh 18,9% dari laba bersih tahun 2011 sebesar Rp32,4 miliar. Sementara pendapatan perseroan meningkat 10,8% dari Rp904,2 miliar menjadi Rp1,02 triliun. Peningkatan pendapatan dan laba bersih itu didukung oleh volume penjualan biodiesel sebesar 61,60% dari 38,78 metrik ton menjadi 62,29 metrik ton. Peningkatan volume penjualan itu merupakan hasil percepatan pelaksanaan peraturan mandatori dan

roadmap

kandungan biodiesel pada sekor transportasi bersubsidi dari 5% menjadi 7,5% sejak Februari 2012. Kinerja biodiesel ini berhasil meningkatkan kontribusi pendapatan biodiesel terhadap total pendapatan menjadi 63,7% dari 46,4% tahun lalu.

(3)

Pag

es | 3

of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research

Sentul City (BKSL) dikabarkan akan membeli kembali (buyback)

maksimal 20% saham Bukit Jonggol Asri (BJA) dari Bakrieland

Development (ELTY). Nilai transaksinya sekitar Rp 300-500

miliar. Bila kesepakatan saham Bukit Jonggol disepakati sebesar 20%, kepemilikan ELTY pada Bukit Jonggol akan berkurang menjadi 31%. BKSL akan menggunakan pinjaman bank untuk membiayai akuisisi Bukit Jonggol.

Bakrieland Development (ELTY) menyatakan tidak mampu

membayar pokok dan bunga obligasi global yang diterbitkan anak usaha perseroan, BLD Investments Pte Ltd. BLD menerbitkan unsecured guaranteed equity linked bonds senilai USD 155 juta pada 23 Maret 2010. Obligasi tersebut baru akan jatuh tempo pada 23 Maret 2015. Namun, mengacu pada trust deed, pemegang obligasi memiliki pilihan untuk mendapatkan pembayaran semua atau sebagian (put option) dari obligasi BLD pada 23 Maret 2013.

Megapolitan Developments (EMDE) menyiapkan cadangan

lahan (land bank) sekitar 70 ha untuk pengembangan kawasan properti baru Cinere, Depok, Jawa Barat.

Indonesia Paradise Property (INPP) menambah modal melalui

penempatan terbatas atau private placement dengan perolehan dana sekitar Rp 14,06 miliar. Perseroan akan menerbitkan saham sebesar 37 juta saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Harga pelaksanaan Rp 380 per saham. Dana hasil penempatan terbatas tersebut digunakan untuk pengembangan usaha dan operasional perseroan. Pihak yang akan menerima saham tersebut PT Saka Guna Lestari. Jumlah saham biasa setelah penempatan terbatas sebesar 2,51 miliar saham. Dilusi kepemilikan saham perseroan setelah penempatan terbatas sekitar 1,47%.

Jakarta Setiabudi Internasional (JSPT) membukukan laba

bersih tahun 2012 sebesar Rp 235,26 miliar, naik 17,49% YoY dari sebelumnya Rp 200,20 miliar. Pendapatan usaha perseroan sebesar Rp 1,20 triliun, naik 4,96% dari Rp 1,14 triliun di 2011.

Jababeka Group menyiapkan investasi senilai Rp 750 miliar

untuk pembangunan 2 hotel dan 2 menara apartemen di kawasan kota mandiri Jababeka, Bekasi pada tahun 2013. Kedua hotel tesebut berada di kategori bintang dua, dengan brand

Fave

, dan bintang empat dengan brand

Aston

. Apartemen yang bernama The One merupakan hasil kerja sama dengan Golden City, pengembang asal Korea Selatan dan rencananya akan berada di area premium Jababeka, Hollywood Residence. Investasi untuk apartemen senilai Rp 600 miliar, Rp 50 miliar untuk hotel bintang dua, dan Rp 100 miliar untuk hotel bintang empat. Hotel bintang dua tersebut rencananya terdiri dari 144 kamar dan akan dibangun pada Oktober 2013. Sedangkan hotel bintang empat memiliki 160 kamar. Saat ini sudah terdapat hotel Grand Zuri di kawasan Jababeka.

Toyota Tsusho Corporation merambah bisnis properti hotel-residence atau hotel hunian di Indonesia melalui PT TTL Residences yang didirikan bersama Lippo Group. Proyek pertama Toyota Tsusho akan membangun dan mengoperasikan hunian yang dikelola seperti hotel dengan 170 kamar di daerah Lippo Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

CIMB Niaga (BNGA) bekerja sama dengan PT. Pos Indonesia

(persero) dalam 3 hal, yaitu pemotongan uang pensiun untuk pembayaran angsuran kredit yang diambil para pensiunan TNI/Polri, pemanfaatan wesel pos instan dan kerja sama pengiriman surat mau pun paket. Perseroan menargetkan penyaluran kredit pensiunan hingga Rp1 triliun atau tumbuh 128% dibandingkan dengan realisasi 2012 Rp437 miliar.

Bank Negara Indonesia (BBNI) menjadi bank yang dipercaya

menyalurkan fasilitas kredit pemilikan apartemen yang dibangun oleh Lippo Group, yaitu apartemen Holland Village. Keuntungan bagi BNI adalah potensi penyaluran kredit yang lebih besar untuk program BNI Griya.

Bank Permata (BNLI) menargetkan pertumbuhan dana pihak

ketiga (DPK) sebesar 27% menjadi Rp 132,96 triliun. Target DPK tersebut dinilai cukup untuk mendukung pertumbuhan kredit perseroan secara keseluruhan sebesar 20%. Untuk target pertumbuhan kredit ritel lebih tinggi sedikit yaitu 25%.

Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJBR)

bekerja sama dengan Perbarindo Kepulauan Riau untuk menjadikan BPR setempat sebagai mitra penyalur kredit mikro di kawasan Kepri, sehingga meningkatkan penyaluran kredit mirko BJBR. Perseroan ingin memperluas pasar serta kemitraan di Kepulauan Riau sebagai bagian dai upaya untuk meningkatkan portofolio penyaluran kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebesar 20% sesuai dengan aturan Bank Indonesia.

Asuransi Bintang (ASBI) mengurangi porsi investasi di lini

properti menjadi 16% pada tahun ini dibandingkan dengan 26% pada tahun lalu karena dianggap berisiko tinggi. Pengurangan tersebut juga merupakan bagian dari penyesuaian terhadap PMK 53/2012 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Reasuransi.

Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham Alam Karya Unggul (AKKU) karena peningkatan harga saham yang tidak wajar sebesar 133,33% pada perdagangan tanggal 4 April 2013.

PT Saratoga Investama Sedaya berencana melakukan

penawaran saham perdana (IPO) pada kuartal II 2013. Dana hasil IPO tersebut akan digunakan untuk menyuntikkan modal ke anak usahanya dan untuk investasi baru. Perseroan akan menggunakan dana IPO untuk investasi yang difokuskan pada

private equity

ke sektor infrastruktur, konsumer dan pertambangan. Bertindak sebagai penjamian emisi adalah PT Indo Premier Securities, PT UBS Securities Indonesia dan PT Deutsche Securities Indonesia.

(4)

Pag

es | 4

of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Market

Data

PT Valbury Asia Securities 5 April 2013

COMMODITIES

DUAL LISTING

DESCRIPTION PRICE (USD) CHANGE DESCRIPTION PRICE

(USD)

PRICE (IDR)

CHANGE (IDR) CRUDE OIL (US$) / BARREL 93.45 0.19 TLKM (US) 44 10,824 27 NATURAL GAS (US$) / mmBtu 3.95 0.01 ISAT (US) 35 8,467 422

GOLD (US$) / OUNCE 1554.13 -0.46 ANTM (GR) 0.10 1,285 37

NICKEL (US$) / MT 16100.00 -5.00 BLTA (SP) 0.03 190 N/A

TIN (US$) / MT 22765.00 65.00

COAL (NEWC) (US$) / MT * 87.80 -0.10

COAL (RB) (US$) / MT* 80.31 -1.18

CPO (ROTH) (US$) / MT 842.50 -7.50

CPO (MYR) / MT 2336.50 12.00

Rubber (MYR/Kg) 919.00 -14.75 Pulp (BHKP) (US$) / per ton 802.09 0.73 * weekly

GLOBAL INDICES VALUATION

PRICE CHANGE PER (X) PBV (X) MARKET CAP

COUNTRY INDICES

5-Apr-13 % Day % YTD 2013E 2014F 2013E 2014F (USD Bn)

USA DOW JONES INDUS. 14606.11 0.38 11.46 13.07 11.97 2.63 2.39 4,300.9 USA NASDAQ COMPOSITE 3224.98 0.20 6.80 16.86 14.24 2.65 2.33 5,234.2 ENGLAND FTSE 100 INDEX 6344.12 -1.19 7.57 11.64 10.57 1.66 1.55 1,361.8 CHINA SHANGHAI SE A SH 2328.99 -0.11 -1.98 9.53 8.34 1.33 1.19 2,507.8 CHINA SHENZHEN SE A SH 952.84 -0.87 3.59 16.70 13.39 2.17 1.91 1,186.7 HONG KONG HANG SENG INDEX 22337.49 -0.14 -1.41 10.74 9.86 1.33 1.22 1,692.7

INDONESIA JAKARTA COMPOSITE 4922.61 -1.18 14.04 15.55 13.19 2.97 2.59 452.3

JAPAN NIKKEI 225 12634.54 2.20 21.54 19.28 15.18 1.44 1.35 2,478.6

MALAYSIA KLCI 1688.46 0.18 -0.03 15.40 14.11 2.13 1.98 299.9

SINGAPORE STRAITS TIMES INDEX 3307.80 -0.42 4.44 14.82 13.52 1.43 1.35 442.2

FOREIGN EXCHANGE

DESCRIPTION RATE (IDR) CHANGE DESCRIPTION RATE (USD) CHANGE

USD/IDR 9,749.00 2.00 1000 IDR/ USD 0.10 0.0000

EUR/IDR 12,472.34 -19.54 EUR / USD 1.29 -0.0012

JPY/IDR 102.21 -2.00 JPY / USD 96.57 0.2345

SGD/IDR 7,854.10 -19.27 SGD / USD 1.24 0.0000

AUD/IDR 10,146.37 -62.98 AUD / USD 1.04 -0.0009

GBP/IDR 14,692.23 -119.82 GBP / USD 1.52 -0.0007

CNY/IDR 1,571.09 -1.44 GBP / USD 6.21 0.0046

MYR/IDR 3,170.41 4.66 MYR / USD 3.08 -0.0045

KRW/IDR 8.67 -0.01 100 KRW / USD 11.25 0.0102

CENTRAL BANK RATE

INTERBANK LENDING RATE

DESCRIPTION COUNTRY RATE (%) DESCRIPTION COUNTRY RATE (%)

FED Rate (%) US 0.25 JIBOR (IDR) Indonesia 4.60

BI Rate (%) Indonesia 5.75 LIBOR (GBP) England 0.50

ECB Rate (%) Euro 0.75 SIBOR (USD) Singapore 0.20

BOJ Rate (%) Japan 0.10 D TIBOR (YEN) Japan 0.16

BOE Rate (%) England 0.50 Z TIBOR (YEN) Japan 0.16

(5)

Pag

es | 5

of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

5 April 2013

INDONESIAN ECONOMIC INDICATORS

SBI

DESCRIPTION MAR’13 FEB’13 DESCRIPTION RATE (%)

Inflation YTD % 2.43 1.79 SBI (1M) 6.26

Inflation YOY % 5.9 5.31 SBI (3M) n/a

Inflation MOM % 0.63 0.75 SBI (6M) 6.08

Foreign Reserve (US$) 105.1827 105.18

GDP (IDR Tn) 2,095,693 2,095,693

BUSINESS & ECONOMIC CALENDAR

DATE AGENDA EXPECTATION

05-08 Apr Indonesia Foreign Reserves -- 05-08 Apr Indonesia Net Foreign Assets --

05 Apr* US Trade Balance Defisit naik menjadi $44.6 Bn dari $44.4 Bn 05 Apr* US Unemployment Rate Tetap 7.7%

05 Apr* US Underemployment Rate --

06 Apr* US Consumer Credit Turun menjadi $15.00 Bn dari $16.15 Bn 09 Apr* US Wholesale Inventories Turun menjadi 0.5% dari 1.2%

Ket: (*) US time (^) Tentative

LEADING MOVERS

LAGGING MOVERS

STOCK PRICE CHANGE (%) INDEX pt STOCK PRICE CHANGE (%) INDEX pt

INTP IJ 24000 3.23 3.10 ASII IJ 7700 -3.14 -11.37 EPMT IJ 3000 21.21 1.60 BBCA IJ 10850 -3.13 -9.60 ISAT IJ 6850 3.79 1.53 TLKM IJ 10850 -2.25 -5.66 ITMG IJ 38400 1.86 0.89 PGAS IJ 5800 -2.52 -4.09 SMCB IJ 3925 2.61 0.86 ICBP IJ 10000 -5.66 -3.93 UNVR IJ 22750 0.22 0.43 SMGR IJ 17800 -2.47 -3.00 ULTJ IJ 3175 4.10 0.41 BBRI IJ 8550 -1.16 -2.74 MNCN IJ 2950 0.85 0.39 BMRI IJ 9900 -1.00 -2.60 BBKP IJ 910 4.60 0.36 BBNI IJ 4850 -2.02 -2.07 BTPN IJ 5200 0.97 0.33 BDMN IJ 6250 -2.34 -1.60

UPCOMING IPO’S

COMPANY BUSINESS IPO PRICE

(6)

Pag

es | 6

of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Corporate Info

PT Valbury Asia Securities 5 April 2013

DIVIDEND

STOCK DPS (IDR) STATUS CUM DATE EX DATE RECORDING PAYMENT

MERK 3570.00 Cash Dividend 12-Apr-13 15-Apr-13 17-Apr-13 01-May-13

BJBR 68.46 Cash Dividend 16-Apr-13 17-Apr-13 19-Apr-13 03-May-13

BJTM 39.74 Cash Dividend 18-Apr-13 19-Apr-13 23-Apr-13 03-May-13

DKFT 50.00 Cash Dividend 19-Apr-13 22-Apr-13 24-Apr-13 08-May-13

BBNI 113.35 Cash Dividend 26-Apr-13 29-Apr-13 01-May-13 16-May-13

BBTN 38.73 Cash Dividend 26-Apr-13 29-Apr-13 01-May-13 10-May-13

ITMG 1464.00 Cash Dividend 26-Apr-13 29-Apr-13 01-May-13 15-May-13

CORPORATE ACTIONS

STOCK ACTION RATIO EXC. PRICE (IDR) CUM DATE EX DATE TRADING PERIOD

TRIM Rights Issue 1:1 80 05 Apr-13 08 Apr-13 12 Apr – 18 Apr’13 AUTO Rights Issue 100:20-40 2200-3400 24 Apr-13 25 Apr-13 01 May – 07 May’13

PKPK Rights Issue 3:130 250 TBA TBA TBA

BNII Rights Issue 12:1 320 10 May-13 13 May-13 17 May – 23 May’13

GENERAL MEETING

EMITEN AGM/EGM DATE AGENDA

SCMA RUPST 05-Apr-13 IDKM RUPST 05-Apr-13 PNLF RUPST 05-Apr-13 KAEF RUPST 08-Apr-13 EXCL RUPST 10-Apr-13 INAF RUPST 11-Apr-13 SSIA RUPST 11-Apr-13 DNET RUPST 15-Apr-13 TMPO RUPST 16-Apr-13 ELSA RUPST 16-Apr-13 AISA RUPST 16-Apr-13 TBIG RUPST 17-Apr-13 AUTO RUPST 17-Apr-13 MEGA RUPST 17-Apr-13 PGAS RUPST 17-Apr-13 HMSP RUPST 18-Apr-13 ASGR RUPST 18-Apr-13 TGKA RUPST 18-Apr-13 TURI RUPST 18-Apr-13 TINS RUPST 18-Apr-13 ADRO RUPST 19-Apr-13 TRIO RUPST 19-Apr-13 TMAS RUPST 19-Apr-13 AALI RUPST 23-Apr-13 TCID RUPST 24-Apr-13 LPKR RUPST 24-Apr-13 MLPL RUPST 24-Apr-13 ARTI RUPST 24-Apr-13 WIKA RUPST 25-Apr-13

(7)

Pag

es | 7

of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Technical Analysis

these recommendations based on technical and only intended for one day trading PT Valbury Asia Securities 5 April 2013

APLN

TRADING BUY

S1

480

R1

510 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

DOWN

S2

455

R2

530

Closing

Price 490

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart menunjukan indikasi positif • RSI positif masih dalam area oversold • Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp480-Rp530 • Entry Rp490, take Profit Rp530

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 26.06 Positif

MACD -0.87 Positif

True Strength Index (TSI) -22.30 Positif Bollinger Band (Mid) 493 Negatif

MA5 495 Positif 320.0 360.0 400.0 440.0 480.0 520.0

September October November December 2013 February March April

APLN - Daily 4/4/2013 Open 480, Hi 495, Lo 475, Close 490 (2.1%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 427.43, Fractal Up = 530.00, Fractal Down = 480.00, MA(Close,5) = 495.00, MA1(Close,8) = 498.13, MA2(Close,20) 493 490 480 427.427 495 498.125 530 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 APLN - Stochastic %D(5,3,3) = 26.06, Stochastic %K = 19.84, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

20 19.8413 19.8413 26.0582 26.0582 80 -2.0 0.0 2.0 4.0 6.0 8.0 10.0 0.0 APLN - MACD (6,9) = -0.87, Signal() = -0.04

-0.872975 -0.044787 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 APLN - TSI(3,5,3) = -22.30 -15.4679 -22.2956 0.00000

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

KIJA

TRADING BUY

S1

285

R1

310 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

UP

S2

260

R2

335

Closing

Price 285

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart menunjukan sinyal positif • RSI positif berada dalam area oversold • Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp285-Rp310 • Entry Rp285, take Profit Rp310

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 34.76 Positif

MACD -2.38 Positif

True Strength Index (TSI) -55.67 Positif Bollinger Band (Mid) 300 Negatif

MA5 285 Positif 180.0 200.0 220.0 240.0 260.0 280.0 300.0 320.0

September October November December 2013 February March April

KIJA - Daily 4/4/2013 Open 280, Hi 290, Lo 275, Close 285 (1.8%) Auto Trading System(0.019,0.019)= 251.03, Fractal Up = 310.00, Fractal Down = 285.00, MA(Close,5)= 291.00, MA1(Close,8)= 296.25, MA2(Close,20) 291 285 285 251.026 296.25 300.5 310 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 KIJA - Stochastic %D(5,3,3) = 34.76, Stochastic %K = 29.29, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

29.2857 29.2857 20 34.7619 34.7619 80 -2.0 0.0 2.0 4.0 6.0 8.0 0.0 KIJA - MACD (6,9) = -2.38, Signal() = -1.70

-2.38087 -1.69982 -100.0 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 KIJA - TSI(3,5,3) = -55.67 -46.0237 -55.666 0.00000

(8)

Pag

es | 8

of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

5 April 2013

SDRA

TRADING BUY

S1

760

R1

840 TREND

GRAFIK Major

UP

Minor

DOWN

S2

680

R2

920

Closing

Price 790

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart menunjukan indikasi positif • RSI positif berada dalam area netral • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp770-Rp840 • Entry Rp790, take Profit Rp840

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 40.74 Positif

MACD 3.36 Positif

True Strength Index (TSI) -29.92 Positif Bollinger Band (Mid) 759 Positif

MA5 804 Negatif 360.0 420.0 480.0 540.0 600.0 660.0 720.0 780.0 840.0

September October November December 2013 February March April

SDRA - Daily 4/4/2013 Open 770, Hi 790, Lo 740, Close 790 (1.3%) Auto Trading System(0.019,0.019)= 626.65, Fractal Up = 840.00, Fractal Down = 560.00, MA(Close,5)= 804.00, MA1(Close,8)= 813.75, MA2(Close,20)

790 759 626.651 560 804 813.75 840 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 SDRA - Stochastic %D(5,3,3) = 40.74, Stochastic %K = 27.78, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

27.7778 27.7778 20 40.7407 40.7407 80 -6.0 0.0 6.0 12.0 18.0 24.0 0.0 SDRA - MACD (6,9) = 3.36, Signal() = 6.50

3.36131 6.49639 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 SDRA - TSI(3,5,3) = -29.92 -4.02705 -29.9197 0.00000

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

BISI

TRADING BUY

S1

780

R1

840 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

DOWN

S2

720

R2

900

Closing

Price 830

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart masih menunjukan sinyal positif • RSI positif berada dalam area oversold • Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp820 – Rp900 • Entry Rp830, take Profit Rp890

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 6.94 Positif

MACD -8.75 Positif

True Strength Index (TSI) -50.10 Positif Bollinger Band (Mid) 874 Negatif

MA5 836 Positif 800 900 1,000 1,100 1,200 1,300 1,400

September October November December 2013 February March April

BISI - Daily 4/4/2013 Open 820, Hi 840, Lo 800, Close 830 (2.5%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 1,035.63, Fractal Up = 900.00, Fractal Down = 840.00, MA(Close,5) = 836.00, MA1(Close,8) = 847.50, MA2(Close,20)

847.5 840 836 830 873.5 900 1,035.63 0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 BISI - Stochastic %D(5,3,3) = 6.94, Stochastic %K = 12.50, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

12.5 6.94444 6.94444 12.5 20 80 -24.0 -18.0 -12.0 -6.0 0.0 6.0 12.0 18.0 24.0 0.0 BISI - MACD (6,9) = -8.75, Signal() = -8.20

-8.75372 -8.20215 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 BISI - TSI(3,5,3) = -50.10 -50.1011 -50.2242 0.00000

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

(9)

Pag

es | 9

of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

5 April 2013

MTLA

TRADING BUY

S1

600

R1

660 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

DOWN

S2

540

R2

720

Closing

Price 620

Ulasan • MACD line dan signal line indikasi positif

• Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart masih menunjukan sinyal positif • RSI positif berada dalam area oversold • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp600– Rp660 • Entry Rp620, take Profit Rp660

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 14.44 Positif

MACD -2.54 Positif

True Strength Index (TSI) -10.57 Positif Bollinger Band (Mid) 630 Positif

MA5 606 Positif 360.0 420.0 480.0 540.0 600.0 660.0

September October November December 2013 February March April

MTLA - Daily 4/4/2013 Open 600, Hi 620, Lo 580, Close 620 (3.3%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 690.00, Fractal Up = 660.00, Fractal Down = 600.00, MA(Close,5) = 606.00, MA1(Close,8) = 612.50, MA2(Close,20)

620 612.5 606 600 630 660 690 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 MTLA - Stochastic %D(5,3,3) = 14.44, Stochastic %K = 32.22, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

20 14.4444 14.4444 32.2222 32.2222 80 -4.0 0.0 4.0 8.0 12.0 0.0 MTLA - MACD (6,9) = -2.54, Signal() = -3.33

-3.32894 -2.53518 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 MTLA - TSI(3,5,3) = -10.57 -10.5684 -15.7631 0.00000

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

ASSA

TRADING BUY

S1

435

R1

470 TREND GRAFIK Major

DOWN

Minor

DOWN

S2

400

R2

510

Closing

Price 440

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart masih menunjukan sinyal positif • RSI positif berada dalam area overbought • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp435-Rp470 • Entry Rp440, take Profit Rp470

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 24.08 Positif

MACD -1.09 Positif

True Strength Index (TSI) -27.72 Positif Bollinger Band (Mid) 437 Positif

MA5 436 Positif 360.0 400.0 440.0 480.0 520.0

December 2013 February March April

ASSA - Daily 4/4/2013 Open 420, Hi 445, Lo 420, Close 440 (3.5%) Auto Trading System(0.019,0.019)= 380.72, Fractal Up = 470.00, Fractal Down = 435.00, MA(Close,5)= 436.00, MA1(Close,8)= 443.75, MA2(Close,20)

437.25 436 435 380.72 440 443.75 470 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 ASSA - Stochastic %D(5,3,3) = 24.08, Stochastic %K = 29.85, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

24.0765 24.0765 20 29.8485 29.8485 80 -10.0 -8.0 -6.0 -4.0 -2.0 0.0 2.0 4.0 6.0 8.0 0.0 ASSA - MACD (6,9) = -1.09, Signal() = -0.58

-1.09447 -0.576842 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 ASSA - TSI(3,5,3) = -27.72 -24.1437 -27.7242 0.00000

(10)

Pag

es | 1

0 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Trading View

PT Valbury Asia Securities 5 April 2013 these recommendations based on technical and only intended for one day trading

Price Support Resistance Indicators 1 Month

Ticker Rec

04/04/13 Entry Exit S2 S1 R1 R2 MACD Stoc * MA5* High Low

AGRICULTURE

AALI Trading Buy 18400 18250 18500 18000 18250 18500 18750 Positif Negatif Positif 19200 17850 LSIP Trading Sell 1870 1880 1850 1820 1850 1880 1910 Positif Negatif Negatif 2225 1810 SGRO Trading Buy 2175 2175 2250 2100 2150 2200 2250 Positif Positif Positif 2400 2075 MINING

BUMI Trading Sell 720 740 710 680 710 740 770 Positif Negatif Negatif 1040 680 PTBA Trading Sell 15350 15350 15750 14850 15150 15450 15750 Negatif Negatif Positif 15550 13500 ADRO Trading Sell 1300 1320 1280 1240 1280 1320 1360 Positif Negatif Negatif 1630 1250 MEDC Trading Sell 1630 1610 1590 1580 1610 1640 1670 Positif Positif Negatif 1780 1580 INCO Trading Sell 2450 2425 2375 2375 2425 2475 2525 Negatif Negatif Positif 2850 2350 ANTM Trading Sell 1420 1410 1380 1380 1410 1440 1470 Negatif Negatif Positif 1460 1260 TINS Trading Buy 1450 1450 1480 1420 1440 1460 1480 Positif Positif Positif 1620 1370 BASIC INDUSTRY AND CHEMICALS

SMGR Trading Sell 17800 17800 17350 17350 17700 18050 18400 Negatif Negatif Negatif 19050 16300 INTP Trading Buy 24000 24000 25000 22750 23500 24250 25000 Positif Positif Positif 23550 21400 SMCB Trading Buy 3925 3925 4175 3650 3825 4000 4175 Positif Positif Positif 3850 3175 MISCELLANEOUS INDUSTRY

ASII Trading Sell 7700 7700 7350 7350 7600 7850 8100 Negatif Negatif Negatif 8300 7500 GJTL Trading Sell 2725 2775 2700 2625 2700 2775 2850 Negatif Negatif Positif 2900 2000 CONSUMER GOODS INDUSTRY

INDF Trading Sell 7450 7550 7400 7250 7400 7550 7700 Positif Negatif Negatif 8000 6450 GGRM Trading Sell 51950 51250 49900 49800 51250 52700 54150 Negatif Negatif Positif 54100 45800 UNVR Trading Buy 22750 22750 23100 22350 22600 22850 23100 Positif Positif Positif 23300 21700 KLBF Trading Sell 1230 1230 1190 1190 1220 1250 1280 Negatif Negatif Negatif 1380 1100 PROPERTY, REAL ESTATE AND BUILDING CONSTRUCTION

BSDE Trading Sell 1610 1610 1540 1540 1590 1640 1690 Negatif Negatif Negatif 1790 1410 ASRI Trading Buy 1020 1020 1080 940 990 1040 1090 Negatif Positif Negatif 1160 850 WIKA Trading Sell 2025 2025 1890 1890 1990 2100 2200 Negatif Negatif Negatif 2125 1630 ADHI Trading Sell 2825 2825 2525 2525 2725 2925 3125 Negatif Negatif Negatif 3175 2225 INFRASTRUCTURE, UTILITIES & TRANSPORTATION

PGAS Trading Sell 5800 5800 5600 5600 5750 5900 6050 Negatif Negatif Negatif 6100 4600 JSMR Trading Sell 6300 6250 6100 6100 6250 6400 6550 Negatif Negatif Positif 6450 5500 ISAT Trading Buy 6850 6850 7450 6100 6550 7000 7450 Positif Positif Positif 6900 5850 TLKM Trading Sell 10850 10850 10500 10500 10750 11000 11250 Negatif Negatif Negatif 11150 9750 CMNP Trading Buy 1850 1850 1920 1770 1820 1870 1920 Positif Positif Positif 1900 1750 FINANCE

BMRI Trading Sell 9900 10000 9850 9700 9850 10000 10150 Positif Negatif Negatif 10150 9050 BBRI Trading Sell 8550 8550 8350 8350 8500 8650 8800 Negatif Negatif Negatif 9450 8400 BBNI Trading Sell 4850 4850 4675 4675 4800 4925 5050 Negatif Negatif Negatif 5150 4200 BBCA Trading Sell 10850 10850 10400 10400 10750 11100 11450 Negatif Negatif Negatif 11400 10100 BDMN Trading Sell 6250 6250 6050 6050 6200 6350 6500 Negatif Negatif Negatif 6550 5950 TRADE, SERVICES & INVESTMENT

UNTR Trading Sell 19200 19200 18700 18600 19000 19400 19800 Negatif Negatif Positif 20650 17150 MPPA Trading Sell 1730 1730 1590 1590 1690 1790 1890 Negatif Negatif Negatif 1950 1610 Support and resistance for short term only by using;

Pivot Point, and/or

Standard deviation (risk level)

Description; *) Stochastics

(11)

Pag

es | 1

1 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

RESEARCH TEAM VP Research & Analysis Nico Omer Jonckheere

Head of Research Alfiansyah Alfiansyah@valbury.com Research Analyst Reny Susanti reny.susanti@valbury.com Michael Handisurya michael.handisurya@valbury.com Budi Rustanto budi.rustanto@valbury.com Winny Rahardja winny.rahardja@valbury.com

PT. VALBURY ASIA SECURITIES (Member of Indonesia Stock Exchange) Menara Karya bldg 10th Floor. Jl. HR. Rasuna Said Blok X-5, Kav. 1-2, Jakarta 12950 Telp : +6221- 255 33 600 (H), Fax : +6221- 255 33 662, E-mail : valburyriset@bloomberg.net

www.vas.co.id

BRANCH OFFICES JAWA

JAKARTA , Wisma Valbury Asia, Jl. Pluit Putra Raya No. 2, Jakarta 14450, (021) 669-2119

JAKARTA , Jl. Kencana Utama II Blok M8 No. 32 C, Puri Indah, Jakarta Barat. (021) 5835 6938 JAKARTA , Komplek Rukan Kelapa Gading Square, Blok D No. 028, Kelapa Gading, (021) 4586-7377,

JAKARTA , Gedung Niaga Mediterania (GNM), Blok M8L Pantai Indah Kapuk ,(021) 5596-4533 SURABAYA, Menara Mandiri, Lantai 7, Jl. Basuki Rakhmat No. 8A - 12A, (031) 295-5788

MALANG, Jl. Pahlawan Trip No. 7, (0341) 585-888 BANDUNG, Jl. Diponegoro No. 40, Bandung, (022) 872-55800

SEMARANG, Candi Plaza Building, Lantai Dasar, Jl. Sultan Agung No. 90-90A (024) 850-1122 YOGYAKARTA, Jl. Magelang KM 5.5 No. 75, (0274) 623-111

SOLO, Jl.Slamet Riyadi No.88, Solo, (0271) 632-888 BALI

DENPASAR, Komplek Teuku Umar Indah Blok 7, Jl. Teuku Umar No. 2-4, Denpasar – Bali 80114 (0361) 225-229 SUMATERA

MEDAN, Gedung Uniplaza Lt. 3, East Tower, Jl. M. T. Haryono No. A1, (061) 455-4635 PADANG, Jl. M. H. Thamrin No. 1 Petak 5 (0751) 841-888

PALEMBANG, Jl Letkol Iskandar No.236/30, Palembang 30134 (0711) 353-203

PEKANBARU, Jl. Tuanku Tambusai Komplek CNN Blok A No. 3 (0761) 839-393 (0761) 839-313 KALIMANTAN

PONTIANAK, Jl.Perdana, Komp.Perdana Square Blok A11 (0561) 6580077 (0561) 733299 BANJARMASIN, Jl. Jend. Ahmad Yani, No. 218D, KM 3.5, (0511) 326-5918

VAS GALERY

• JAKARTA : Universitas Mercu Buana • BANDUNG : Universitas Sangga Buana (USB) YPKP • YOGYAKARTA : Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) • YOGYAKARTA : Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) • BANJARMASIN : Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM)

• PEKANBARU : Politeknik Caltex Riau • PADANG : Universitas Negeri Padang

• MENADO : Universitas Klabat MUTUAL FUND PRODUCT

MONEY MARKET MIXED FIXED INCOME EQUTY

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :