• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ruang Lingkup Komunikasi New

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Ruang Lingkup Komunikasi New"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

RUANG LINGKUP KOMUNIKASI MAKALAH

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Individu Mata Kuliah Komunikasi dan Relasi Semester Ganjil

Dosen : Drs. Catur Herry, MM

Oleh

Anggun Wijayanti 10.04.239

SEKOLAH TINGGI KESEJAHTERAAN SOSIAL BANDUNG

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa; Allah SWT. Karena atas limpahan taufik dan hidayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan tugas individu mata kuliah Sistem Komunikasi dan Relasi, berupa ruang lingkup komunikasi bagi pekerja sosial yang dituangkan dalam bentuk makalah.

Dalam kesempatan ini, perkenankanlah penulis menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada dosen mata kuliah Komunikasi dan Relasi Bapak Drs. Catur Herry, MM atas segala bimbingan dan curahan ilmu pengetahuan yang diberikan selama perkuliahan. Rasa terima kasih yang mendalam pun penulis sampaikan kepada kepada berbagai pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang banyak membantu penulis dalam proses penyelesaian makalah ini. Semoga segala kebaikan yang telah mereka perbuat mendapat limpahan pahala yang tak terhingga dari Tuhan Yang Maha Esa.

Penulis menyadari, bahwa makalah ini jauh dari sempurna,baik dari segi materi maupun dari teknik pemaparan, hal ini dikarenakan berbagai kekurangan dari penulis. Oleh karenanya penulis sangat menantikan kritik membangun dari berbagai pihak demi perbaikan di masa yang akan datang. Akhirnya penulis berharap semoga “catatan kecil” ini dapat bermanfaat, khususnya bagi penulis, dan bagi para pembaca pada umumnya.

(3)

DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR ... i DAFTAR ISI ... ii BAB I PENDAHULUAN ………. 1 1.1. Latar Belakang ... 1 1.2. Batasan Masalah ... 5 1.3. Tujuan ... 5

1.4. Teknik Pengumpulan Data ... 6

1.5. Sistematika Penulisan ... 6

BAB II PEMBAHASAN ... 8

2.1. Definisi Komunikasi ... 8

2.2 . Karakteristik Komunikasi ... 8

2.3 . Unsur-unsur dalam Komunikasi………... 9

2.4 . Jenis-jenis Komunikasi ... 13

BAB III PENUTUP 3.1. Kesimpulan………42

(4)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Komunikasi berasal dari bahasa latin, communicatus yang berarti berbagi atau menjadi milik bersama. Pada umumnya komunikasi merupakan suatu interaksi antara dua orang atau lebih untuk menyampaikan sesuatu baik berupa bahasa,perilaku maupun simbol kepada orang lain. Peristiwa komunikasi dapat terjadi dimana-dimana baik dalam keadaan sendiri maupun dengan orang lain.

Komunikasi sendiri menjadi suatu kajian ilmu sosial atau kemasyarakatan dibeberapai universitas dan perguruan tinggi di Indonesia. Hal ini dikarenakan masyarakat menyadari bagaimana pentingnya berkomunikasi dengan cara yang tepat dan benar sehingga maksud dari komunikasi tersebut dapat tersampaikan dengan baik.

1.1 Batasan Masalah

Adapun batasan masalah yang dibahas dalam makalah ini yaitu :

1.1.1 Apa yang dimaksud dengan komunikasi? 1.1.2 Bagaimana karakteristik komunikasi?

1.1.3 Apa saja unsur-unsur yang terdapat dalam komunikasi? 1.1.4 Apa saja jenis-jenis komunikasi?

1.2 Tujuan Penulisan

(5)

1.2.1 Mengkaji berbagai definisi dari komunikasi 1.2.2 Mengkaji karakteristik dari komunikasi 1.2.3 Mengkaji jenis-jenis komunikasi

1.3 Teknik Pengumpulan Data

Penyusunan suatu karya tulis, sekecil apapun bentuknya membutuhkan data sebagai sumber untuk memaparkan tema dalam karya tulis tersebut. Dalam kajian ini data yang dibutuhkan diperoleh dengan menggunakan teknik kajian pustaka, yaitu suatu teknik untuk mengumpulkan data dengan cara mempelajari sumber-sumber pustaka, seperti buku-buku, literatur-literatur, sumber-sumber hukum dan bahan-bahan lain yang berhubungan dengan tema kajian. Selain itu untuk menambah data, penulis juga mengakses data lewat internet.

1.4 Sistematika Penulisan

Untuk mempermudah pemahaman karya tulis ini, penulis menyajikannya dalam bentuk makalah dengan susunan sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

1.2. Batasan Masalah 1.3. Tujuan

1.4. Teknik Pengumpulan Data 1.5. Sistematika Penulisan BAB II PEMBAHASAN 2.2. Definisi Komunikasi 2.3. Karakteristik Komuniksi

(6)

2.4. Unsur-unsur dalam Komunikasi 2.5. Jenis-jenis komunikasi

BAB III PENUTUP 3.1. Kesimpulan DAFTAR PUSTAKA

(7)

BAB II PEMBAHASAN 2.1.Definisi Komunikasi

Istilah komunikasi bersal dari bahasa inggris communication dan bahasa latin communicatus yang berarti berbagi atau menjadi milik bersama. Menurut lexicographer (ahli kamus bahasa),komunikasi adalah upaya yang bertujuan berbagi untuk mencapai kebersamaan. Jika dua orang berkomunikasi,maka pemahaman yang sama terhadap pesan yang saling dipertukarkan adalah tujuan yang diinginkan oleh keduanya.

Webster’s new collegiate dictionary edisi tahun 1977 antara lain menjelaskan bahwa komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi diantara individu melalui system lambang-lambang tanda-tanda atau tingkah laku.

Menurut Frank E.X Dance dalam bukunya Human Communication Theory terdapat 126 buah definisi tentang komunikasi yang diberikan oleh beberapa ahli dan dalam buku Sasa Djuarsa Sendjaja Pengantar Ilmu Komunikasi dijabarkan tujuh buah definisi yang dapat mewakili sudut pandang dan konteks pengertian komunikasi. Definisi-definisi tersebut adalah sebagai berikut :

1. Komunikasi adalah suatu proses melalui mana seseorang (komunikator) menyampaikan stimulus (biasanya dalam bentuk kata-kata) dengan tujuan mengubah atau membentuk perilaku orang-orang lainnya (khayalak).

(Hovland, Janis & Kelley :1953) 2. Komunikasi adalah proses penyampaian informasi,gagasan,emosi,keahlian dan

lain-lain. Melalui penggunaan symbol-simbol seperti kata-kata,gambar-gambar,angka-angka dan lain-lain.

(8)

3. Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa,mengatakan apa,dengan saluran apa,kepada siapa? Dengan akibat apa atau hasil apa? ( Who? Says what? In which channel? To whom? With what effect?)

(Laswell : 1960) 4. Komunikasi adalah suatu proses yang membuat sesuatu dari yang semula

dimiliki oleh seseorang (monopoli seseorang) menjadi dimiliki dua orang atau lebih.

(Gode : 1959) 5. Komunikasi timbul didorong oleh kebutuhan-kebutuhan untuk mengurangi rasa

ketidakpastian ,bertindak secara efektif,mempertahankan atau memperkuat ego. (Barnlund : 1964) 6. Komunikasi adalah suatu proses yang menghubungkan satu bagian dengan bagian

lainnya dalam kehidupan.

(Ruesch : 1957) 7. Komunikasi adalah suatu prosedur melalui mana pikiran seseorang dapat

mempengaruhi pikiran orang lainnya.

(Weaver : 1949) 2.2.Karakteristik Komunikasi

Memahami pengertian komunikasa dapat diawali dengan memahami beberapa karakteristik dari komunikasi yaitu :

1. Komunikasi adalah suatu proses

Komunikasi merupakan serangkaian tindakan atau peristiwa yang terjadi secara berurutan dan bertahap serta berkaitan satu sama lain dalam kurun waktu tertentu. Sebagai suatu proses,komunikasi tidak statis tetapi dinamis yang selalu

(9)

mengalami perubahan dan berlangsung terus menerus. Proses komunikasi melibatkan banyak faktor atau unsur. Faktor-faktor tersebut antara lain pelaku atau peserta,pesan (meliputi bentuk dan cara penyajian),saluran atau alat yang dipergunakan untuk menyampaikan pesan,waktu,tempat,hasil,atau akibat yang terjadi,serta situasi atau kondisi pada saat berlangsungnya proses komunikasi. 2. Komunikasi adalah upaya yang disengaja dan punya tujuan

Komunikasi adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara sadar,disengaja serta sesuai dengan tujuan atau keinginan dari pelakunya. Sadar dalam arti kegiatan komunikasi yang dilakukan seseorang sepenuhnya berada dalam kondisi mental psikologis yang terkendalikan atau terkontrol bukan dalam keadaan mimpi. Disengaja artinya komunikasi yang digunakan memang sesuai dengan kemauan dari pelakunya dan tujuan menunjuk pada hasil atau akibat yang ingin dicapai. Tujuan komunikasi mencakup banyak hal dan tergantung keinginan atau harapan dari masing-masing pelakunya.

3. Komunikasi menuntut adanya partisipasi dan kerjasama dari para pelaku yang terlibat

Aktifitas komunikasi akan berlangsung dengan baik,apabila pihak-pihak yang terlibat berkomunikasi (dua orang atau lebih) sama ikut terlibat dan sama-sama mempunyai perhatian yang sama-sama terhadap topik pesan yang dikomunikasikan.

4. Komunikasi bersifat simbolis

Komunikasi pada dasarnya merupakan tindakan yang dilakukan dengan menggunakan lambang-lambang. Lambang yang paling umum digunakan dalam komunikasi manusia adalah bahasa verbal dalam bentuk kata-kata,kalimat-kalimat,angka-angka atau tanda-tanda lainnya. Bahasa verbal digunakan untuk membujuk atau meminta tolong tentunya akan berbeda dengan bahasa verbal untuk memerintah atau memaksa. Perbedaan ini tidak hanya menyangkut kata-kata,tetapi juga nada atau intonasinya. Selain bahasa verbal juga ada

(10)

lambang-lambang yang bersifat non verbal seperti gestura,warna,sikap duduk,berdiri atau jarak. Penggunaan lambang-lambang non verbal lazimnya dimaksudkan untuk memperkuat arti dari pesan yang disampaikan. Sebagai contoh apabila kita berusaha membujuk seseorang tentang sesuatu hal,tentunya gaya dan sikap kita berbeda dengan apabila kita sedang memerintah atau memarahi orang tersebut. 5. Komunikasi bersifat transaksional

Komunikasi pada dasarnya menuntut dua tindakan,member dan menerima. Dua tindakan tersebut diperlukan secara seimbang atau proporsional oleh masing-masing pelaku yang terlibat dalam komunikasi. Apa yang kita terima,nilai besar kecilnya tergantung apa yang kita berikan. Pengertian transaksional juga menunjuk pada suatu kondisi bahwa keberhasilan komunikasi tidak hanya ditentukan oleh atu pihak,tapi kedua belah pihak yang terlibat dalam komunikasi. Ini artinya bahwa komunikasi akan berhasil apabila kedua belah pihak yang terlibat mempunyai kesepakatan tentang hal-hal yang dikomunikasikan.

6. Komunikasi menembus faktor ruang dan waktu

Komunikasi menembus faktor ruang dan waktu maksudnya bahwa para peserta atau pelaku yang telibat dalam komunikasi tidak harus hadir pada waktu serta tempat yang sama. Dengan berbagai adanya berbagai produk teknologi dan komunikasi seperti telepon,faksimili,teleks,video-text,dll. Kedua faktor tersebut bukan lagi menjadi persoalan dan hambatan dalam berkomunikasi.

2.3 Unsur-Unsur Komunikasi 1. Sumber / Source / Sender

Adalah pembuat atau pengirim informasi 2. Pesan / Message

(11)

Merupakan sesuatu yang disampaikan oleh pengirim (sender) kepada penerima (receiver) baik secara langsung maupun melalui perantaraan media.

3. Media

Alat yang digunakan untuk memindahkan pesan dari sumber kepada media intrapersonal,interpersonal,massa,sosial.

4.Penerima / Audience / Receiver

Pihak yang menerima sasaran pesan yang dikirim oleh sumber. 5.Pengaruh atau Efek

Perbedaan yang terjadi antara apa yang dipikirkan,dirasakan,dan dilakukan oleh penerima sebelum dan sesudah menerima pesan.

6.Umpan Balik

Adalah bentuk pengaruh yang berasal dari penerima atau komunikasi dan unsure-unsur lainnya.

7. Lingkungan

Faktor-faktor yang mempengaruhi jalannya komunikasi adalah sebagai berikut:  Fisik : seperti letak geografis,cuaca dan lain-lain.

 Sosial budaya : seperti bahasa,kepercayaan.adat istiadat,status social.  Psikologis : seperti dimensi internal,pertimbangan kejiwaan yang

digunakan.

(12)

2.4. Jenis-Jenis Komunikasi

1. Komunikasi langsung (tatap muka)

Komunikasi langsung terbagi menjadi dua kategori yakni intra personal dan antar personal.

 Intra personal terbagi menjadi dua yaitu transcendental dan diri sendiri.

 Transcendental merupakan komunikasi yang dilakukan oleh individu berkaitan dengan rohaninya,seperti sembahyang,berdoa,semedi dan sebagainya.

 Diri sendiri merupakan komunikasi yang dilakukan oleh individu dengan pribadinya sendiri. Seperti melamun, menghayal,dan berpikir.

 Antar personal merupakan komunikasi yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. Antar personal juga terbagi menjadi 2,3,4 individu dan kelompok.

 Antar personal 2,3,4 individu adalah komunikasi yang dilakukan minimal oleh 2 orang. Seperti wawancara,ngobrol,diskusi,tukar pikiran dan sebagainya.  Antar personal kelompok adalah komunikasi yang dilakukan

oleh lebih dari 4 orang. Seperti diskusi kelompok,rapat,seminar dan sebagainya.

2. Komunikasi Tak Langsung (bermedia)

Komunikasi tak langsung terbagi menjadi dua yaitu media non missal dan media massal.

(13)

 Media non missal

Misalnya tape,CCTV,Handphone,internet,brosur,bulletin.  Media massal

(14)

BAB III PENUTUP

Berdasarkan pembahasan diatas,penulis merumuskan beberapa kesimpulan sebagai berikut :

1. Komunikasi adalah suatu proses pembentukan,penyampaian,penerimaan dan pengolahan pesan yang terjadi didalam diri seseorang dan atau diantara dua atau lebih dengan tujuan tertentu.

2. Adapun karakteristik dalam komunikasi yaitu :  Komunikasi adalah suatu proses

 Komunikasi adalah upaya yang disengaja dan punya tujuan.

 Komunikasi menuntut adanya partisipasi dan kerjasama dari para pelaku yang terlibat.

 Komunikasi bersifat simbolis. Komunikasi bersifat transaksional.  Komunikasi menembus faktor ruang dan waktu.

3. Adapun unsur-unsur komunikasi yaitu

sumber,pesan,media,penerima,pengaruh,umpan balik, dan lingkungan.

4. Jenis-jenis komunikasi ada dua yaitu komunikasi langsung (tatap muka) dan komunikasi tidak langsung (media).

(15)

DAFTAR PUSTAKA

Ahmad, A.S.1993.Paradigma Ilmu Komunikasi dalam Pendidikan Tinggi.Jakarta:Jurnal ISKI nomor 5.

Mulyana,Dedi.2007.Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar.Rosdakarya.

Sasa Djuarsa Sendjaja, Phd ,dkk.2003.Pengantar Komunikasi.Universitas terbuka. www.google.com

Referensi

Dokumen terkait

Melestarikan kepustakaan wayan& agar bisa disimpan lebih lama, disimpan lebih ringkas tanpa mengurangi isi kepustakaan, penyimpanan dengan cara lebih mudah (

Bila proses penyakit lebih luas dari lesi minimal dan dapat menyebar dengan densitas sedang, tetapi luas proses tidak boleh lebih luas dari satu paru atau

Hasil prediksi prestasi peserta didik menggunakan jaringan syaraf tiruan backpropagation didapatkan arsitektur optimal dengan fungsi aktivasi lapisan input ke lapisan tersembunyi

Berdasarkan table diatas, hasil validasi para ahli yaitu ahli materi, ahli desain dan ahli media pembelajaran secara keseluruhan menunjukkan tingkat validasi 87%

10 ml Fehling A dan 10 ml Fehling B dicampurkan dalam tabung reaksi, kemudian ke dalam 4 tabung reaksi yang berbeda, masing-masing dimasukkan reagen fehling yang

1.1 Muatan Kampanye melalui Media Cetak untuk Terlaksananya Penggunaan Air dan Daya Air sebagai Materi dengan Memperhatikan Prinsip Penghematan Penggunaan dan

Oleh karenanya kajian untuk mengetahui perubahan struktur mikro dan permukaan patahan (fraktografi) hasil pengelasan GMAW metode Temper Bead Welding dengan

mencatat jumlah kematian di rumah sakit, sedangkan menurut teori trimodal kematian jumlah kematian lebih banyak terjadi di tempat kejadian yang biasanya tidak dapat diselamatkan