KABUPATEN PASAMAN BARAT
RENSTRA-SKPD
(RENCANA STRATEGIS-SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH)
BADAN KEPEGAWAIAN DAN DIKLAT
PERIODE 2011 - 2015
SIMPANG EMPAT, BULAN DESEMBER
TAHUN 2011
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Maksud dan Tujuan C. Landasan Hukum
D. Hubungan Renstra-SKPD dengan dokumen perencanaan lainnya E. Sistematika Penulisan
BAB II TUGAS DAN FUNGSI SKPD A. Struktur Organisasi
B. Susunan Kepegawaian dan Perlengkapan C. Tugas dan Fungsi
BAB III GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH A. Kondisi Umum Daerah Masa Kini
B. Kondisi Yang Diinginkan dan Proyeksi ke Depan BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN
A. Visi dan Misi SKPD B. Tujuan
C. Strategi D. Kebijakan
E. Sasaran dan Indikator BAB V PROGRAM DAN KEGIATAN
A. Program dan Kegiatan Lokalitas Kewenangan SKPD B. Program dan Kegiatan Lintas SKPD
C. Program dan Kegiatan Kewilayahan BAB VI PENUTUP
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Organisasi Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Pasaman Barat berdiri pada tanggal 30 September 2011 beralamat Jln. Soekarno Hatta, Simpang Ampek Pasaman Barat, dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Pasaman Barat yang dalam ketentuan itu bernama Badan Kepegawaian dan Diklat.
Berdasarkan Peraturan Daerah tersebut di atas Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Pasaman Barat adalah merupakan unsur pendukung tugas kepala daerah dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah di bidang kepegawaian dan diklat dipimpin oleh seorang Kepala Badan, dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.
B. Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan disusunnya rencana strategis ini adalah sebagai pedoman untuk menentukan tindakan masa depan 5 (lima) tahun secara tepat, melalui urutan pilihan dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia.
C. Landasan Hukum
1. Undang - undang Nomor 38 tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Pasaman Barat (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2003 Nomor 153 dan Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4348); 2. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah
terakhir dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59 dan Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);
3. Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 14 tahun 2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Pasaman Barat.
D. Hubungan Renstra SKPD dengan Dokumen Perencanaan Lainnya
Renstra SKPD merupakan pedoman yang akan dilaksanakan untuk 5 (lima) tahun ke depan yang merupakan acuan dalam pembuatan Renja SKPD yang dibuat setiap tahun anggaran.
E. Sistematika Penulisan
Adapun dalam penyusunan Renstra ini terdiri dari 6 (enam) Bab, antara lain :
BAB I PENDAHULUAN, terdiri dari Latar Belakang, Maksud dan Tujuan, Landasan Hukum, Hubungan Renstra-SKPD dengan dokumen perencanaan lainnya, Sistematika Penulisan.
BAB II TUGAS DAN FUNGSI SKPD, terdiri dari Struktur Organisasi, Susunan Kepegawaian dan Perlengkapan, Tugas dan Fungsi.
BAB III GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH, terdiri dari Kondisi Umum Daerah Masa Kini, Kondisi Yang Diinginkan dan Proyeksi ke Depan.
BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN, terdiri dari Visi dan Misi SKPD, Tujuan, Strategi, Kebijakan, Sasaran dan Indikator.
BAB V PROGRAM DAN KEGIATAN, terdiri dari Program dan Kegiatan Lokalitas Kewenangan SKPD, Program dan Kegiatan Lintas SKPD, Program dan Kegiatan Kewilayahan BAB VI PENUTUP
BAB II
TUGAS DAN FUNGSI SKPD
A. Struktur Organisasi
Struktur organisasi Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Pasaman Barat ditetapkan dengan Peraturan Daerah Nomor 12 tahun 2011, dengan susunan organisasi sebagai berikut :
Susunan Organisasi Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Pasaman Barat
KEPALA BADAN KELOMPOK JABATAN FUNSIONAL SEKRETARIS KASUBAG UMUM KASUBAG KEUANGAN KASUBAG PROGRAM, EVALUASI DAN PELAPORAN BIDANG PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN PEGAWAI BIDANG MUTASI PEGAWAI BIDANG DOKUMENTASI DAN KESEJAHTERAAN PEGAWAI BIDANG PENDIDIKAN DAN LATIHAN SUB BIDANG PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR SUB BIDANG PENGADAAN DAN PENSIUN SUB BIDANG PENGOLAHAN DATA DAN DOKUMENTASI SUB BIDANG PENDDIKAN DAN LATIHAN STRUKTURAL DAN TINGKAT DASAR SUB BIDANG PEMBINAAN DISIPLIN PEGAWAI SUB BIDANG MUTASI DAN KEPANGKATAN SUB BIDANG KESEJAHTERAAN PEGAWAI SUB BIDANG PENDIDIKAN DAN LATIHAN TEKNIS FUNGSIONAL
Adapun uraian sebagai berikut :
1. Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Pasaman Barat 2. Sekretariat Badan dipimpin oleh Sekretaris Badan
Terdiri dari :
1. Kasubag Umum 2. Kasubag Keuangan
3. Kasubag Program, evaluasi dan pelaporan 3. Kepala Bidang Pengembangan dan Pembinaan Pegawai
Terdiri dari :
1. Sub Bidang Perencanaan dan Pengembangan Karir 2. Sub Bidang Pembinaan Disiplin Pegawai
4. Kepala Bidang Dokumentasi dan Kesejahteraan Pegawai Terdiri dari :
1. Sub Bidang Pengolahan Data dan Dokumentasi 2. Sub Bidang Kesejahteraan Pegawai
5. Kepala Bidang Pendidikan dan Latihan Terdiri dari :
1. Sub Bidang Pendidikan dan Latihan Struktural dan Tingkat Dasar 2. Sub Bidang Pendidikan dan Latihan Teknis Fungsional
B. Susunan Kepegawaian dan Perlengkapan
1. Jumlah seluruh pegawai sebanyak 37 orang sedangkan Pejabat pada Badan Kepegawaian dan Diklat antara lain :
• Kepala Badan : Drs. Syahnan, M.Si
• Sekretaris : Saifuddin Zuhri, S.Pd, MM
• Kabid Pengembangan dan Pembinaan Pegawai : -
• Kabid Mutasi Pegawai : Yusva Yetti, SH
• Kabid Dokumentasi dan Kesejahteraan Pegawai : Ariza
• Kabid Pendidikan dan Latihan : Yusril N., S.Pd
• Kasubag Umum : Haljeki Aulia, S.IP
• Kasubag Keuangan : Efrina, SE
• Kasubag Program, Evaluasi dan Pelaporan : Oftafinna, SH
• Kasubid Pengembangan dan Pembinaan Karir : Irwan
• Kasubid Pembinaan dan Disiplin Pegawai : Eksa Rahmayanti, SE
• Kasubid Pengadaan dan Pensiun : Harinal, SE
• Kasubid Mutasi Pegawai : Hasma Wiwi,S.STP, MM
• Kasubid Pengolahan Data dan Dokumentasi : Desi Delvia, S.Kom
• Kasubid Kesejahteraan Pegawai : Emnita Nadirua, SE
• Kasubid Diklat Struktural dan Tingkat Dasar : Sri Nanda, S.Sos
• Kasubid Diklat Teknis Fungsional : Imelda, SH
2. Perlengkapan pada Badan kepegawaian dan Diklat
Kantor Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Pasaman Barat bertempat di Lantai III Kantor Bupati Kabupaten Pasaman Barat. Adapun sarana pendukung dan penunjang terdiri dari 2 unit kendaraan roda empat, 12 kendaraan roda dua, serta peralatan kantor yang terdiri dari komputer, laptop, infokus, dan lainnya.
C. Tugas Pokok dan Fungsi
Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2011, tugas pokok Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Pasaman Barat yaitu melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah yang bersifat spesifik di bidang kepegawaian dan diklat berdasarkan azas otonomi dan tugas pembantuan. Sedangkan fungsi Badan Kepegawaian dan Diklat adalah :
1. Perumusan kebijakan teknis di bidang kepegawaian dan diklat;
2. Pemberian dukungan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang kepegawaian dan diklat;
3. Pembinaan pelaksanaan tugas di bidang kepegawaian dan diklat;
BAB III
GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH
A. Kondisi Umum Daerah Masa Kini
Kabupaten Pasaman Barat yang dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 38 Tahun 2003 merupakan salah satu di antara 19 Kabupaten Kota di Propinsi Sumatera Barat.
A.1. Aspek Geografis dan Administratif
Kabupaten Pasaman Barat mempunyai wilayah daratan seluas kurang lebih 3.887,77 Km² atau setara dengan 9,21 % luas total Sumatera Barat. Kabupaten Pasaman Barat terletak antara 0º03 LU dan 0º11 LS serta 99º10 BT sampai dengan 100º041 BB dengan topografi yang datar dan landai serta beriklim panas.
Secara administratif, Kabupaten Pasaman Barat dengan daerah dan batas wilayah sebagai berikut:
Bagian Utara : Kabupaten Mandailing Natal, Propinsi Sumatera Utara. Bagian Timur : Kabupaten Pasaman
Bagian Selatan : Kabupaten Agam. Bagian Barat : Samudera Indonesia.
Berdasarkan administrasi pemerintahan, Kabupaten Pasaman Barat mempunyai 11 Kecamatan, 19 Kenagarian dan 202 Kejorongan.
Tabel 1. Kecamatan, Ibu Kota Kecamatan, Kenagarian dan Kejorongan Serta Luas Wilayah No Kecamatan Ibukota
Kecamatan
Kenagarian Kejorongan
1 Pasaman Simpang Empat 3 22
2 Talamau Talu 3 20
3 Kinali Kinali 2 13
4 Luhak Nan Duo Simpang Tiga 2 14 5 Sasak Ranah Pasisia Sasak 1 7 6 Gunung Tuleh Paraman Ampalu 2 20 7 Sungai Aur Sungai Aur 1 22 8 Sungai Beremas Air Bangis 1 12 9 Lembah Melintang Ujung Gading 1 16 10 Koto Balingka Parit 1 26 11 Ranah Batahan Silaping 2 30 Kabupaten Pasaman Barat 19 202
Tujuan pembangunan di bidang Kepegawaian dan Diklat adalah terciptanya sumber daya aparatur yang profesional, beriman, bertaqwa melalui penerapan manajemen kepegawaian daerah. Sumber daya aparatur merupakan hal yang sangat penting guna mewujudkan Pasaman Barat yang dibangun diatas tadah agama demi mewujudkan kesejahteraan umat dunia dan akhirat.
Pembangunan kepegawaian dan diklat telah dilaksanakan melalui program-program pelayanan administrasi kepegawaian, peningkatan disiplin aparatur, peningkatan sarana dan prasarana aparatur, fasilitasi pindah/purna tugas PNS, pendidikan kedinasan, peningkatan kapasitas sumber daya aparatur serta pembinaan dan pengembangan aparatur.
Untuk menunjang pelayanan dibidang kepegawaian dan diklat telah ada pelayanan satu pintu yang dapat melayani semua urusan kepegawaian mulai dari pengurusan SK CPNS dan PNS, kepangkatan, mutasi, pensiun, kartu-kartu pegawai, penghargaan PNS, rekomendasi kawin/cerai, rekomendasi pindah, taspen, konversi NIP, izin belajar, SK pelantikan, sertifikat diklat, sumpah PNS.
Permasalahan dalam bidang kepegawaian dan diklat yang masih dihadapi adalah : 1. Sumber daya aparatur masih kurang.
2. Sarana dan prasarana masih kurang memadai.
3. Masih perlu peningkatan dan pengembangan sistem karir dan disiplin aparatur.
B. Kondisi Kepegawaian Daerah dan Proyeksi ke depan
Pembangunan kualitas sumber daya aparatur harus dilakukan secara komprehensif sehingga ada suatu sinergi antara ilmu yang diterima melalui pelatihan-pelatihan dengan kondisi yang ada di SKPD tempat aparatur bekerja yang tersebar di semua SKPD se-Kabupaten Pasaman Barat.
Berdasarkan pendataan jumlah PNSD di Kabupaten Pasaman Barat tahun 2010 adalah sebanyak 5.368 orang yang tersebar di 3 sekretariat, 15 dinas, 6 badan, 5 kantor dan 11 kecamatan. Proyeksi pegawai adalah perhitungan kal kulasi dari jumlah penerimaan CPNSD setiap tahunnya, sehingga dengan mengacu pada tahun sebelumnya, formasi yang dibutuhkan untuk penerimaan CPNSD berjumlah 240.
Dengan demikian kita memperkirakan pertambahan pegawai setiap tahunnya 240 orang dari CPNSD tersebut. Selain adanya penambahan PNS ada juga pengurangan dari PNS yang pensiun, PNS mutasi keluar kabupaten, PNS tewas/wafat, sehingga diperkirakan setiap tahunnya terjadi pengurangan PNS sekitar 150 orang.
BAB IV
VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN
A. Visi dan Misi SKPD
Visi Kabupaten Pasaman Barat dalam RPJMD :
“Membangun Pasaman Barat diatas Tadah Agama untuk Kesejahteraan Umat Dunia dan Akhirat”
Visi Badan Kepegawaian dan Diklat (2011-1015)
“Terciptanya sumber daya aparatur yang profesional, beriman dan taqwa melalui penerapan Manajemen Kepegawaian Daerah“
Misi Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Pasaman Barat yaitu melaksanakan pembinaan dan pelayanan Pegawai Negeri Sipil Daerah dengan peningkatan pengelolaan yang efektif dan efisien.
B. Tujuan
Tujuan BKD adalah :
a. Meningkatkan kualitas sumber daya aparatur
b. Meningkatkan disiplin PNS dan sistem karir aparatur pemerintah
1. Analisa
1.1 Analisis Lingkungan Internal 1.1.1. Kekuatan
a. Jumlah tenaga relatif mencukupi, sehingga merupakan potensi yang dapat digerakkan apabila di kelola dengan baik.
b. Sarana dan Prasarana relatif mencukupi dalam memberikan pelayanan kepegawaian.
c. Lokasi BKD yang strategis dan mudah dicapai.
d. Adanya komitmen berupa visi, misi dan tujuan BKD dalam rangka memberikan pelayanan prima.
e. Adanya sistem penjenjangan karier dan penghargaan yang dapat memicu kinerja aparatur.
1.1.2. Kelemahan
a. Jumlah SDM relatif mencukupi namun masih perlu adanya pembinaan disiplin serta profesionalisme aparatur yang belum optimal.
b. Dengan semakin berkembangnya IPTEK maka sarana dan prasarana yang ada perlu di tingkatkan lagi guna meningkatkan kualitas pelayanan.
c. Perlunya ada sarana gedung diklat sehingga daerah bisa menyelenggarakan diklat-diklat yang nantinya juga mendatangkan PAD bagi daerah selain juga meningkatkan kualitas aparatur daerah Pasaman barat.
1.2 Analisis lingkungan eksternal 1.2.1. Peluang
a. Dukungan pemerintah pusat dan daerah yang besar terhadap kesejahteraan pegawai.
b. Makin tingginya kesadaran aparatur untuk meningkatkan pendidikan. c. Hubungan koordinasi yang baik dengan Kanreg XII BKN Pekan Baru, BKD
Propinsi Sumatera Barat, serta BKN RI sehingga pelayanan kepegawaian dapat berjalan dengan baik.
d. Tersedianya kesempatan bagi pengembangan untuk meningkatkan pendidikan dan profesionalismenya.
1.2.2. Ancaman
a. Makin meningkatnya tuntutan aparatur untuk mendapatkan pelayanan prima. b. Munculnya isu-isu dalam masyarakat yang menyudutkan kepegawaian.
FAKTOR – FAKTOR KEBERHASILAN
Untuk dapat mewujudkan Visi dan Misi BKD diperlukan adanya suatu rumusan yang menjadi tonggak kunci penentu keberhasilan berdasarkan analisis internal maupun eksternal, rumusan faktor keberhasilan untuk mencapai Visi dan Misi adalah sebagai berikut :
a. Menciptakan SDM aparatur yang kompeten, kredibel, inovatif yang mampu berprilaku sebagai pelayan masyarakat melalui peningkatan kapasitas SDM aparatur, peningkatan sistem
penjenjangan dan karier serta sistem penempatan pegawai sesuai dengan bakat dan latar belakang pendidikan.
b. Memanfaatkan kerjasama teknologi dan informasi untuk meningkatkan kualitas layanan dalam rangka memberikan layanan prima.
c. Meningkatkan kerjasama lintas program maupun lintas sektor dukungan dari pemerintah kabupaten dalam rangka meningkatkan kualitas aparatur.
C. Strategi
1. Peningkatan sumber daya dan profesionalisme aparatur
2. Peningkatan disiplin PNS dan sistem karir sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
D. Kebijakan
1. Terlaksananya peningkatan kualitas sumber daya aparatur.
2. Memfasilitasi pelaksanaan pembinaan dan disiplin aparatur serta pengembangan karir aparatur.
E. Sasaran dan indikator
1. Peningkatan sumber daya dan profesionalisme aparatur Indikator :
a. Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran
b. Terpeliharanya sarana dan prasarana perkantorran dan aparatur c. Terlaksananya rapat-rapat koordinasi dan konsultasi
d. Tersedianya peralatan kantor e. Tersedianya perlengkapan kantor f. Tersedianya sewa rumah dinas g. Tersedianya pakaian aparatur
h. Terlaksananya pelayanan pegawai yang mengurus pensiun i. Terlaksananya pengembangan SDM melalui bintek
j. Terlaksananya seleksi ujian dinas dan penyetaraan ijazah k. Terlaksananya diklat prajabatan
l. Terlaksananya pelatihan struktural dan fungsional
2. Peningkatan disiplin PNS dan sistem karir aparatur pemerintah Indikator :
a. Terlaksananya sidang baperjakat dan pelantikan b. Pengisian kekurangan PNS sesuai kebutuhan c. Ditempatkannya PNS menurut kebutuhan SKPD d. PNS naik pangkat sesuai dengan jadwal
e. Tersedianya database PNS Kabupaten Pasaman Barat f. Adanya penghargaan bagi PNS berprestasi
g. Terlaksananya sidang MPP (Majelis Pertimbangan Pegawai)
h. Terlaksananya pengiriman PNS yang mengikuti tugas belajar/ izin belajar i. Terlaksananya penerimaan calon praja IPDN
j. Terlaksananya monitoring, evaluasi pelaporan kepegawaian k. Tersedianya kelengkapan Kartu Pegawai
BAB V
PROGRAM DAN KEGIATAN
A. Program dan Kegiatan Lokalitas Kewenangan SKPD 1. Pelayanan Administrasi Perkantoran :
a. Penyediaan pelayanan administrasi perkantoran
b. Penyediaan pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana perkantoran dan aparatur c. Rapat-rapat koordinas dan konsultasi
2. Peningkatan sarana dan prasarana aparatur :
a. Pengadaan peralatan/ kendaraan dan mesin
b. Pengadaan perlengkapan rumah jabatan dan kantor c. Penyediaan sewa rumah jabatan/ dinas/ kantor 3. Peningkatan disiplin aparatur :
a. Pengadaan pakaian aparatur 4. Fasilitasi pindah/ purna tugas PNS :
a. Pemulangan pegawai yang pensiun 5. Pendidikan Kedinasan :
a. Peningkatan ketrampilan dan profesionalisme b. Seleksi ujian penyesuaian ijazah dan ujian dinas 6. Peningkatan kapasitas sumber daya aparatur :
a. Pendidikan dan pelatihan prajabatan bagi calon PNS Daerah
b. Pendidikan dan pelatihan struktural dan fungsional bagi PNS Daerah 7. Pembinaan dan pengembangan aparatur
a. Penyusunan rencana pembinaan karir PNS b. Seleksi penerimaan calon PNS
c. Penempatan PNS
d. Penataan sistem administrasi kenaikan pangkat otomatis PNS
e. Pembangunan/ pengembangan sistem informasi kepegawaian daerah f. Pemberian penghargaan bagi PNS yang berprestasi
g. Proses penanganan kasus-kasus pelanggaran disiplin PNS h. Pemberian bantuan tugas beljar dan ikatan dinas
i. Penyelenggaraan penerimaan praja IPDN j. Monitoring, evaluasi dan pelaporan k. Kelengkapan kartu Pegawai
l. Tim terpadu pengendalian disiplin PNS
B. Program dan Kegiatan Lintas SKPD
Tidak ada program dan kegiatan lintas SKPD
C. Program dan Kegiatan Kewilayahan
BAB VI
PENUTUP
Rencana Strategis merupakan desain dan rancangan kebijakan/ program/ kegiatan berdasarkan suatu pembelajaran dan kebutuhan pada masa mendatang untuk menjawab permasalahan-permasalahan maupun tujuan yang diinginkan. Rencana strategis ini disusun sebagai komitmen dan acuan bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah Badan Kepegawaian dan Diklat dalam melaksanakan dan mencapai visi, misi, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
Dengan dirumuskannya rencana strategis ini, Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Pasaman Barat telah mempersiapkan diri untuk mengantisipasi dan perkembangan masa depan. Berorientasi pada hasil yang ingin dicapai dalam kurun waktu 5 (lima) tahun dengan memperhitungkan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang ada. Rencana strategis inilah yang akan mengilhami tugas pokok dan fungsi Badan kepegawaian dan Diklat dimasa yang akan datang sehingga kegiatan yang dilakukan terencana dan terorganisir dengan baik. Dengan harapan Rencana Strategis ini menjadi tolok ukur penting dari suatu akuntabilitas kinerja, untuk mencapai peningkatan kinerja dimasa mendatang.
BADAN KEPEGAWAIAN DAN DIKLAT KABUPATEN PASAMAN BARAT
Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp
1 2 3 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
1. Meningkatkan kualitas Peningkatan sumber Terlaksananya program dan 5 2 01 I. Program pelayanan administrasi sumber daya aparatur daya dan profesionalismekegiatan untuk meningkatkan perkantoran:
aparatur sumber daya dan profesionalisme5 2 01 01 1. Penyediaan Pelayanan1. Terlaksananya pelayanan 12 531.000.000 12 420.000.000 12 454.000.000 12 725.000.000 12 730.000.000 5 tahun 2.860.000.000 BKD
aparatur administrasi perkantoranadministrasi perkantoran
5 2 01 02 2. Tersedianya pemeliharaan2. Terpeliharanya sarana 12 77.000.000 12 100.000.000 12 160.000.000 12 140.000.000 12 150.000.000 5 tahun 627.000.000 BKD
Rutin/berkala sarana dan prasarana perkantoran prasarana perkantoran dan aparatur
5 2 01 03 3. Rapat-rapat Koordinasi3. Terlaksananya rapat-rapat 12 184.000.000 12 175.000.000 12 175.000.000 12 175.000.000 12 175.000.000 5 tahun 884.000.000 BKD
dan konsultasi koordinasi dan konsultasi 5 2 02 II. Program peningkatan sarana
dan prasarana aparatur:
5 2 02 01 4. Pengadaan/ pembangunan4. Tersedianya gedung/ kantor - 230.000.000 1 3.200.000.000 - 1.270.000.000 1 2.570.000.000 - 700.000.000 2 kantor 7.970.000.000 BKD
gedung kantor dan rumah dinas
5 2 02 02 5. Pengadaan peralatan/5. Tersedianya peralatan dan - 380.000.000 - 327.000.000 840.000.000 500.000.000 1.800.000.000 3.847.000.000 BKD
perlengkapan kantor perlengkapan kantor
5 2 02 04 6. Penyediaan sewa 6. Tersedianya sewa rumah 1 10.000.000 1 10.000.000 1 10.000.000 1 10.000.000 1 10.000.000 5 tahun 50.000.000 BKD
rumah dinas/kantor dinas 5 2 03 III. Program peningkatan
disiplin aparatur
5 2 03 01 7. Pengadaan pakaian 7. Tersedianya pakaian 150 29.000.000 150 34.000.000 150 47.000.000 160 63.000.000 160 65.000.000 770 stel 238.000.000 BKD
aparatur aparatur 5 2 04 IV. Program fasilitasi pindah/
purna tugas PNS :
5 2 04 01 8. Pemulangan 8. Tersedianya pengurusan 113 1.150.000.000 100 90.000.000 100 80.000.000 100 86.000.000 100 90.000.000 513 SK 1.496.000.000 BKD
pegawai yang pensiun pegawai yang pensiun 5 2 15 V. Program pendidikan
kedinasan :
5 2 15 06 9. Peningkatan ketrampilan9. Terlaksananya pengembangan 10 30.000.000 15 276.000.000 15 156.000.000 15 263.000.000 20 150.000.000 75 kali 875.000.000 BKD
dan profesinalisme SDM melalui bintek
5 2 15 07 10. Seleksi Ujian Penyesuaian10. Terlaksananya seleksi 40 26.000.000 60 19.000.000 60 28.000.000 60 46.000.000 60 50.000.000 280 SK 169.000.000 BKD
Ijazah dan ujian dinas ujian dinas dan penyetaraan ijazah 5 2 16 VI. Program peningkatan kapasitas
sumberdaya aparatur :
5 2 16 01 11. Pendidikan dan pelatihan 11. Terlaksananya diklat 560 2.700.000.000 55 265.000.000 50 240.000.000 30 180.000.000 60 300.000.000 755 Sertifikat 3.685.000.000 BKD
prajabatan bagi CPNS prajabatan
5 2 16 12. Pendidikan dan pelatihan12. Terlaksananya diklat 40 50.000.000 60 375.000.000 60 395.000.000 80 355.000.000 80 400.000.000 320 peserta 1.575.000.000 BKD
fungsional fungsional
Data Capaian pada Tahun
Awal Perencanaan
Kondisi kinerja pada akhir periode Renstra SKPD Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan
Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Tahun 4 Tahun 5
Unit Kerja SKPD Penanggung jawab Lokasi 4
RENCANA PROGRAM, KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF
Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Kode Program dan
Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome) dan kegiatan (output)
Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp 1 2 3 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Data Capaian pada Tahun Awal Perencanaan
Kondisi kinerja pada akhir periode Renstra SKPD Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan
Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Tahun 4 Tahun 5
Unit Kerja SKPD Penanggung jawab Lokasi 4
Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Kode Program dan
Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome) dan kegiatan (output)
5 2 16 13. Pendidikan dan pelatihan13. Terlaksananya diklat - - 320 1.300.000.000 160 1.050.000.000 130 950.000.000 90 998.000.000 700 peserta 4.298.000.000 BKD
teknis teknis
5 2 16 14. Bintek dan sosialisasi14. Terlaksananya kursus, bintek - - 100 50.000.000 260 200.000.000 303 345.000.000 260 400.000.000 923 peserta 995.000.000 BKD
dan sosialisasi Meningkatkan disiplin Terlaksananya kegiatan untuk 5 2 17 VII. Program pembinaan dan dan sistem karir PNS meningkatkan disiplin dan karir pengembangan aparatur
PNS 5 2 17 01 1. Penyusunan rencana 1. Terlaksananya sidang 10 95.000.000 10 390.000.000 10 280.000.000 10 250.000.000 10 270.000.000 50 kali 1.285.000.000 BKD
pembinaan karir PNS baperjakat dan pelantikan
5 2 17 02 2. Seleksi Penerimaan 2. Pengisian kekurangan 240 480.000.000 240 153.000.000 240 420.000.000 240 310.000.000 240 300.000.000 720 1.663.000.000 BKD
CPNS PNS sesuai kebutuhan
5 2 17 03 3. Penempatan 3. Ditempatkannya PNS 200 21.000.000 200 16.000.000 200 14.000.000 200 17.000.000 200 17.000.000 1000 orang 85.000.000 BKD
PNS menurut kebutuhan SKPD
5 2 17 04 4. Penataan sistem administrasi4. PNS naik pangkat sesuai 1200 126.000.000 1200 163.000.000 1200 145.000.000 1000 190.000.000 1000 200.000.000 5600 SK 824.000.000 BKD
kenaikan pangkat PNS dengan jadwal
5 2 17 05 5. Pembangunan/pengembangan5. Tersedianya database PNS 2 151.000.000 2 224.000.000 2 385.000.000 2 220.000.000 2 220.000.000 10 dokumen 1.200.000.000 BKD
sistem informasi kepegawaianKabupaten Pasaman Barat
5 2 17 08 6. Pemberian penghargaan6. Adanya penghargaan bagi 250 31.000.000 250 18.000.000 250 22.000.000 250 35.000.000 250 35.000.000 1250 sertifikat 141.000.000 BKD
bagi PNS berprestasi PNS berprestasi
5 2 17 09 7. Proses penanganan kasus-kasus7. Terlaksanya sidang MPP 6 29.000.000 4 62.000.000 4 52.000.000 4 42.000.000 4 50.000.000 22 kasus 235.000.000 BKD
pelanggaran disiplin PNS(Majelis Pertimbangan Pegawai)
5 2 17 11 8. Pemberian bantuan 8. Terlaksanya pengiriman 20 42.000.000 20 253.000.000 30 340.000.000 20 295.000.000 20 320.000.000 110 orang 1.250.000.000 BKD
tugas belajar dan PNS yang mengikuti tugas izin belajar belajar dan beasiswa
5 2 17 12 9. Penyelenggaraan penerimaan9. Terlaksanya penerimaan 2 22.000.000 2 26.000.000 2 50.000.000 2 52.000.000 2 55.000.000 10 orang 205.000.000 BKD
calon Praja IPDN calon Praja IPDN
5 2 17 15 10. Monitoring, evaluasi 10. Terlaksananya Monitoring, 12 28.000.000 12 11.000.000 12 9.000.000 12 12.000.000 12 12.000.000 5 tahun 72.000.000 BKD
dan pelaporan evaluasi pelaporan Kepegawaian
5 2 17 16 11. Kelengkapan 11. Tersedianya kelengkapan 900 95.000.000 900 110.000.000 900 115.000.000 900 100.000.000 900 120.000.000 4500 kartu 540.000.000 BKD
kartu pegawai kartu pegawai
5 2 17 17 12. Tim Terpadu 12. Terbentuknya tim terpadu 2 27.000.000 2 26.000.000 2 70.000.000 2 68.000.000 2 70.000.000 10 kali 261.000.000 BKD
pengendalian PNS pengendalian PNS
6.544.000.000