BAB II
METODE PERANCANGAN
A. ORISINALITAS
Desain media pembelajaran mengaji, menghafal dan belajar mengenai edukasi agama islam dalam produk yang telah ada. Produk digital pembelajaran mengaji dikembangkan dengan berbasis produk dengan mengeluarkan suara. Berdasarkan produk digital yang telah ada ditinjau dari sisi fungsi, estetika, cara-cara perwujudannya untuk mengeluarkan suara.
1. Produk Apple Islamiq Quran
Gambar 1. Apple Islamiq Quran Sumber : Holy Quran Eelearning.com
a. Fungsi produk
Apple Islamic Quran memberikan produk digital yang memperkenalkan konten suara. Produk ini terdapat konten isi suara surah – surah pendek, hafalan dan doa – doa sehari maupun doa shalat yang dijelaskan dalam suara sehingga memudahkan dalam belajar dan menghafal.
4 b. Estetika
Bentuk produk seperti buah apel yang memiliki warna panas atau warna ceria. Produk ini bertemakan kegembiraan dalam belajar, maka dikemas dengan variasi warna sehingga bisa menjadikan semangat belajar anak – anak. Tombol yang digunakan menggunakan bentuk dan warna beda yang ceria supaya bisa jadi pembeda dalam penggunaannya.
c. Cara kerja produk
Produk ini bekerja dengan cara ditekan tombol pada masing-masing tombol berbeda keluar konten suaranya. Jika tombol ditekan maka akan keluar suara dengan bersamaan yang bisa terdengar serta terdapat tombol untuk menyalakan program hologram gambar yang bentuk bulan dan bintang.
2. Hafiz Doll
Gambar 2. Hafiz Doll Sumber : Hafiz doll.com
a. Fungsi produk
Hafiz Doll sebagai sarana pembelajaran mengaji dalam media digital menggunakan interaksi suara. Produk ini difungsikan bisa berinteraksi dengan suara antara hafizah doll dan berinteraksi suara dengan orang saat tanya jawab dalam mengaji dan edukasi agama islam. Produk ini terdapat banyak konten isi suara yang terdapat surah – surah Al – Quran, hafalan doa – doa harian, kisah nabi, asmaul husna, nama nama
nabi, lagu islami dan lain sebagainya yang menjadikan latihan mengaji dan menghafal.
b. Estetika
Bentuk produk bertemakan sesuai dengan bentuk yaitu seorang anak yang pandai mengaji disebut hafiz dan hafizah yaitu karakter tokoh anak laki dan perempuan. Produk ini memiliki bentuk dan warna yang ceria serta fleksibel sehingga memudahkan kenyamanan ketika digunakan.
c. Cara kerja produk
Produk ini bekerja dengan cara ditekan tombol yang berada di belakang produk terdapat fitur menu tombol untuk konten suara yang bisa digunakan. Jika tombol ditekan maka akan keluar suara dengan bersamaan selain itu bisa ditekan juga menggunakan remot yang tersedia banyak tombol perintah maupul tombol konten yang sudah terdekteksi menggunakan sensor remote control dan sensor suara.
Orisinalitas produk yang telah ada tertera yang disebutkan bisa sebagai landasan dasar perancangan dalam membuat produk digital dalam memudahkan pembelajaran. Produk menggunakan sistem penerapan control pada sensor suara dan isi konten suara yang berisikan surah – surah kitab suci Al – Quran , doa harian maupun edukasi islam.
B. KELOMPOK PENGGUNA PRODUK
a. Berdasarkan Usia
Produk Hijaiyah digital digunakan oleh anak – anak laki dan perempuan yang berusia 6 – 10 tahun atau jenjang pendidikan SD. Selain itu target untuk umur 22 - 28 tahun yang merupakan guru ngaji di TPA pengajian.
6 b. Berdasarkan Wilayah
Produk diutamakan kebutuhannya untuk wilayah Indonesia di pemukiman islam yang berada di lokasi dekat masjid maupun TPA atau madrasah.
c. Kebutuhan Pengguna
Produk Hijaiyah digital dengan bersuara dibutuhkan pada saat membantu belajar mengaji dasar pengenalan hijaiyah di rumah, maupun tempat pengajian. Belajar mengaji dasar dengan cepat pada usia dini dibutuhkan media atau alat pembelajaran yang lebih cepat dan mudah untuk praktek secara langsung.
d. Geografis
Segmentasi produk terhadap pangsa yang berpotensi ada dalam Negara di Indonesia. Produk digital Al – Quran tempat penjualan berada di kota – kota besar Indonesia yaitu kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) serta daerah Bandung, Jawa Barat.
e. Demografis
Segmentasi produk yang ditargetkan pada pasar dibagi menjadi kelompok – kelompok yang berdasarkan antara lain sebagai berikut :
1) Usia Target Premier a) Usia 5 – 7 Tahun
Usia dini anak – anak cukup bisa menerima dan mempelajari produk digital yang dibekalkan dasar belajar dengan pembelajaran yang menarik
b) Usia 8 – 10 Tahun
Usia anak – anak yang sudah banyak ingin tahu dan bersemangat dalam belajar mengenai cara belajar yang mudah dan cepat
2) Usia Target Sekunder a) 12 – 15 Tahun
Usia yang lebih cocok untuk mendampingi dan membimbing anak dibawah umur 10 tahun pada saat menggunakan produk
b) 22 – 28 Tahun
Usia yang dewasa untuk mengajarkan untuk bisa mengaji membimbing dalam cara pengucapan hijaiyah.
3) Jenis Kelamin
a) Anak Laki – Laki dan Perempuan
Segmentasi produk ditargetkan ke anak laki dan perempuan. Hal ini sebagai pembelajaran dasar megaji diharuskan kedua jenis kelamin laki – laki dan perempuan karena sebagai modal dasar dalam mengaji kitab suci Al – Quran dan berguna bagi kebaikan amalan dalam beribadah sesuai dengan peraturan agama Islam.
4) Tingkat Ekonomi
a) Keluarga kalangan Menengah bawah – Menengah Atas
Pasar yang ditarget terhadap pangsa pasar yang berkelas sedang atau menengah sampai menengah atas. Segementasi terhadap keluarga bapak atau ibu yang memiliki anak yang mempunyai biaya penghasilan dalam kehidupannya cukup memadai atau berpenghasilan lebih dengan rata – rata gaji atau honor diatas 5 – 7 juta.
5) Tingkat Pendidikan
a) Pendidikan Tingkat SD dan SMP (Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama)
Pangsa pasar untuk anak – anak yang berpendidikan di SD dan SMP merupakan masa yang cocok untuk dibekalkan
8
pembelajaran dasar dalam urusan agama untuk bisa belajar mengaji sehingga seimbang dengan bekal pembelajaran akademi urusan dunia.
f. Psikografis
Segmentasi berdasarkan kelompok bagian usia anak,remaja pendidikan SD sampai SMP maupun orang dewasa yang memiliki penghasilan hidup menjadi satu kesatuan target bisa untuk sebuah keluarga di rumah maupun TPA yang menjadikan faktor dalam kesiapan membeli produk.
Tingkah laku konsumen dalam membeli dan menggunakan produk dibutuhkan ketika faktor ekonomi sudah mencukupi dan niat konsumen akan belajar dengan produk digital. Kesiapan dalam membeli jika harga sesuai dengan segi tingkat kualitas produk menarik dan tahan lama di pasar.
g. Behavioral
Segmentasi karakter pengguna dari mulai yang mempengerahui sisi konsumen atau pengguna berniat untuk memiliki biasanya terdapat dari kepribadian atau karakter pada anak – anak masing - masing. Jika di suatu lingkungan anak dekat dengan pesantren, tempat pengajian, maupun masjid dan kemudian suka atau rajin akan ibadah atau semangat belajar urusan agama dengan belajar dasar Hijaiyah dan Iqro.
C. TUJUAN DAN MANFAAT 1. TUJUAN
Tujuan pengenalan huruf hijaiyah, antara lain sebagai berikut :
1) Anak dapat menghafal dengan cepat 30 huruf hijaiyah. Hal ini menjadikan anak bisa mengenali huruf hijaiyah yang merupakan modal dasar belajar mengaji untuk tahap permulaan.
2) Anak bisa membedakan masing – masing 30 bentuk huruf hijaiyah. Anak bisa analisa dalam membedakan bentuk huruf dan tulisan huruf hijaiyah dalam bahasa latin (Bahasa Indonesia).
3) Anak dapat mengucapkan makhrojul (cara penyampaian) dalam megucapkan huruf hijaiyah dengan benar dan tepat. Hal ini untuk mewujudkan dalam praktek yang benar dalam mengucapan teknik penyampaian antara masing – masing huruf hijaiyah
4) Anak bisa membedakan letak bunyi suara pada pengucapan masing – masing huruf hijaiyah. Hal ini mewujudkan untuk terampil dalam mempraktekan dengan lancar dalam cara penyampaiannya yang berbeda supaya bisa menjadi kebiasaan untuk bekal dasar mengaji, tanpa harus menghafal.
2. MANFAAT
Manfaat Pengenalan huruf hijaiyah, antara lain sebagai berikut :
1) Sebagai fasilitas atau media pembelajaran maupun metode yang diterapkan menyenangkan sehingga mudah dipahami anak
2) Menjadikan pelatihan dasar pendidikan mengaji yang baik dan benar 3) Mewujudkan pembelajaran mengaji yang bisa melatih daya ingat 4) Melatih kemandirian berpikir anak untuk bisa lancar mengaji
5) Mewujudkan praktek belajar mengaji untuk menjadikan terampil mengucapkan huruf hijaiyah supaya menjadikan faktor kebiasaan
6) Mewujudkan praktek makhrojul (cara penyampaian) dengan benar sehingga bisa sesuai dengan arti dari huruf hijaiyah
7) Mengetahui dan bisa mempraktekkan jenis harakat (tanda baca) dari masing - masing huruf hijaiyah
10 D. RELEVANSI DAN KONSEKUENSI STUDI
1. LOGIKA DASAR PERANCANGAN a. Teori Media Audio Digital
Media digital adalah “sebuah bentuk media elektronik di mana data disimpan dalam bentuk format digital (sebagai lawan format analog)“. Media audio digital adalah salah satu hasil akhir dari proses penyimpanan dan perpindahan informasi secara digital. Sebuah bentuk media elektronik di mana data audio sebagai objeknya, mengalami penyimpanan dan pemindahan informasi dalam format digital.2
Media audio digital sangat berkembang di Indonesia. Hampir seluruh data audio kini diproduksi dan dipindah dalam format digital. Keberadaan media audio digital hampir dapat mengatasi media audio analog.
Produk audio digital sudah banyak memasuki pangsa pasar dalam mewujudkan pembelajaran yang interaktif dan menarik. Produk digital sebagai solusi yang mempermudah dalam belajar karena adanya fitur atau konten suara yang diubah menjadi format digital. Konten suara yang disisipkan dirancang di dalam rangkaian komponen daya elektrik untuk diatur teknik cara letak suara ketika berbunyi.
b. Audio Digital
Musik Digital “media atau perangkat diputar dengan MP3 Player, iPod maupun media produk digital lainnya. Musik Digital menggunakan sinyal digital dalam proses reproduksi suaranya.3 Perubahan proses
digitalisasi terhadap format rekaman musik analog, lagu atau musik yang dikonversikan atau diubah sistem suara digital sehingga bisa diterapkan.
2 Media Audio Digital_(https://id.wikipedia.org/wiki/Media_Audio_Digital_di_Indonesia). Pukul. 09.00
Penggunaan format yang bisa menggunakan teknologi berbasis digital suara dan video, yaitu :
1) MP3,WAV, AAC
MP3 (MPEG, Audio Layer 3) “ menjadi format paling populer dalam musik digital ”. Hal ini dikarenakan ukuran filenya yang kecil maupun tingkat memori sedang dan besar, formatnya dengan kualitas yang tidak kalah dengan CD audio. Format ini dikembangkan dan dipatenkan oleh Fraunhofer Institute. Dengan bitrate 128 kbps, 97 KHz (dua kali mp3) frekuensi tersebut sudah berkualitas baik. Namun MP3, wav, AAC, maupun Pro-format penerus MP3-menawarkan kualitas yang sama dengan bitrate setengah dari MP3 masing – masing berbeda frekuensi dan format tersebut bisa diatur frekuensinya menggunakan software berbasis digital audio.
2) Real Audio
Real Audio “ Salah satu format yang biasa ditemukan pada bitrate rendah” . Format dari RealNetworks ini umumnya digunakan dalam layanan streaming audio. Format frekuensi pada bitrate 128 kbps ke atas Real Audio menggunakan standar AAC MPEG-4.
12 c. Grafis Digital
Format file video adalah “ jenis format file untuk menyimpan data grafis berupa gambar atau video digital pada sistem computer ”. Gambar atau ideo hampir selalu tersimpan dalam bentuk kompresi untuk mengurangi ukuran file. File gambar yang terdapat sistem bit dalam kumpulan ukuran piksel pada setiap frame gambar dan untuk video biasanya terdiri dari format wadah (misalnya Matroska ) yang berisi data video dalam format pengkodean video (misalnya VP9 ) di samping data audio dalam format pengkodean audio (misalnya Opus ). Video dan audio dalam program (atau perangkat keras) yang dapat memecahkan kode video atau audio disebut codec ; Memutar atau mengkodekan file video kadang-kadang mengharuskan pengguna memasang perpustakaan sistem codec (jenis kualitas sistem suara) yang sesuai dengan jenis pengkodean video dan audio yang digunakan dalam file.
Desain yang baik biasanya menentukan bahwa ekstensi file memungkinkan pengguna untuk mendapatkan program mana yang akan membuka file dari ekstensi file. Begitulah halnya dengan beberapa format file gambar maupun video, antara lain :
1) JPG / JPEG (Joint Photographic Experts Assemble)
JPG adalah jenis data yang dikembangkan oleh Joint Photographic Experts Assemble (JPEG) yang dijadikan standar untuk para fotografer profesional. Seperti metode yang digunakan oleh format ZIP yang digunakan untuk menemukan pengulangan (redundancy) dalam data untuk kemudian dikompresi, JPG mengompresi data gambar dengan cara mengurangi bagian-bagian dari gambar untuk memblok pixel dalam gambar tersebut.4
4 Perbedaan Ekstensi
2) BMP (Bitmap), PNG (Portable Network Graphics), dan TIFF (Tagged Image Format File)
Jenis file format yang yang menggunakan paten dari LZW– algoritma kompresi data pada satuan piksel. File format gambar yang sangat baik untuk grafis dari ukuran dan sklala kualitas normal atau biasa sampai grafis kualitas tinggi ditinjau dari banyaknya warna pada gambar. Kualiatas format gambar untuk tipe PNG dan TIFF mampu untuk gradiasi warna sedangkan gambar tidak gradasi memakai format BMP.
3) WebM (.webm), Windows Media Video (.wmv)
Format video yang masing-masing hanya berisi beberapa subtipe video dan audio yang terdefinisi dengan baik. Format pengkodean, sehingga relatif mudah untuk mengetahui codec mana yang akan memutar file tersebut dan format ini tidak bisa diubah penerapannya ke dalam digital sistem. Format video yang berbeda dengan dari beberapa jenis wadah serbaguna yang sangat umum antara lain seperti :
4) AVI (.avi) , Mp4 (MPEG-4) dan QuickTime (.mov)
Format ini dapat berisi video dan audio dalam hampir format apapun, dan memiliki ekstensi dan codec file yang dinamai dan sudah bisa dikonversikan (pengubahan) sesuai jenis wadah atau penerapannya.
4(https://translate.google.co.id/translate?hl=id&sl=en&u=https://en.wikipedi a.org/wiki/Video_file_format&prev=search)_Video Digital. Pukul. 09.00
14 2. TEKNOLOGI YANG DIBUTUHKAN
Produk digital audio menggunakan teknik dalam teknologi elektrik digital. Produk dengan adanya daya komponen rangkaian listrik dan masukkan antara kabel dan modul komponen yang diatur ke sebuah program untuk diisikan fitur bunyi suara. Media pengeluaran suara menggunakan teknologi digital yaitu :
1) Arduino
Gambar 3. Arduino Papan Mikro Controller
Arduino adalah platform prototipe (open-source) didasarkan pada hardware yang mudah digunakan dan perangkat lunak. Ini terdiri dari papan sirkuit, yang dapat diprogram (disebut sebagai mikrokontroler) dan perangkat lunak siap pakai yang disebut Arduino IDE (Integrated Development Environment), yang digunakan untuk menulis dan meng-upload kode komputer ke papan fisik.
Arduino memberikan faktor bentuk standar yang memecah fungsi dari mikro – controller (papan digital pengatur program) ke dalam paket di pemprograman lebih mudah diakses. Pemprograman yang bisa diatur dalam sebuah ardunio untuk merancang isi format suara yang diakses menjadi rancangan konten suara yang bisa mengeluarkan bunyi.
5 Referensi Arduino(https://referensiarduino.wordpress.com/2013/12/10/bagian-bagian-papan-arduino/). Pukul. 09.00
2) Software Arduino
Gambar 4. Software Arduino
Software Arduino yang digunakan terkoneksi dan terkases dalam membuat perintah program yang akan dijalankan. atau Program Arduino dapat dibagi dalam tiga bagian utama: Struktur, Nilai (variabel dan
konstanta), dan Fungsi. Software bisa dipraktekkan dengan mengkoneksi
Arduino menggunakan kabel data dikoneksi ke USB computer untuk menjalakan software.
Rancangan program pada software Arduino, langkah demi langkah akan diatur sesuai keinginan dalam mengatur aturan perintah yang akan dibuat, dan dalam menulis program tanpa sintaks atau kompilasi error karena ketika sudah dibuat bahasa pemprograman akan diubah menjadi program yang akan dikeluarkan sesuai perinta seperti adanya perintah mengatur letak dan waktu keluar bunyi, gambar dan cahaya.
16 3. MATERIAL DAN ALAT YANG AKAN DIPERGUNAKAN
Material komponen dalam rancangan ranglaian audio menggunakan, antara lain :
1) Arduino Mega 2560 dan Kabel Transmisi Data
Gambar 5. Arduino Mega 2560 dan Kabel Transmisi Data Sumber : Pribadi
Arduino mega 2560 adalah papan mikrokontroler ATmega2560 berdasarkan (datasheet) memiliki 54 digital pin input / output (dimana 15 dapat digunakan sebagai output PWM), 16 analog input, 4 UART (hardware port serial), osilator kristal 16 MHz, koneksi USB, jack listrik, header ICSP, dan tombol reset. Ini berisi semua yang diperlukan untuk mendukung mikrokontroler,hanya menghubungkannya ke komputer dengan kabel USB atau power dengan adaptor AC-DC atau
baterai. Arduino Mega kompatibel dengan sebagian
besarshield,dirancang untuk Arduino Duemilanove atau Diecimila.
Mega 2560 adalah update dari Arduino Mega
menggunakan chip driver FTDI USB-to-serial. Sebaliknya, fitur ATmega16U2 (ATmega8U2 dalam revisi 1 dan revisi 2 papan) diprogram sebagai konverter (media pengubah sistem format) dengan menggunakan USB-to-serial. Edisi Revisi 2 dewan Mega2560 memiliki resistor menarik garis 8U2 HWB ke tanah, sehingga lebih mudah untuk dimasukkan ke
dalam suatu sistem perintah atau mode DFU.
Program revisi 3 dari dewan memiliki fitur-fitur baru berikut: - 1,0 pinout: menambahkan SDA dan pin SCL yang dekat dengan pin AREF dan dua pin baru lainnya ditempatkan dekat dengan pin RESET, yang IOREF yang memungkinkan perisai untuk beradaptasi dengan tegangan yang tersedia dari papan. Di masa depan, perisai akan kompatibel baik dengan dewan yang menggunakan AVR yang beroperasi dengan 5V dan dengan Arduino Due yang beroperasi dengan 3.3V. Yang kedua adalah pin tidak terhubung, yang disediakan untuk tujuan pemprograman. Data yang akan diprogram disambungkan ke software arduino menggunakan kabel transmisi data.
2) DF Player Mini
Gambar 6. DF Player Mini Sumber : Pribadi
Perangkat ini berukuran kecil sekitar 5 cm. Perangkat ini untuk menghubungkan arus rakitan untuk penghubung speaker dengan transmisi (perpindahan) suara yang dikeluarkan dari format mp3 atau pemutar musik yang telah di program. Perangkat ini memiliki kaki cabang untuk
18
memindakan koneksi dari aturan pemutar data yang dibuat dihubungkan dari kabel sambungan arduino dan daya piranti amplifier.
3) Module Amplifier PAM 8610 (Stereo 2 x 10 watt)
Gambar 7. Module Amplifier PAM 8610 Sumber : Pribadi
Perangkat yang dihubungkan arus daya dari masing – masing fungsi kernel memperbesar dan memperkecil suara untuk menghubungkan ke program yang telah dibuat. Arus daya yang digunakan untuk 2 buah speaker stereo yang bisa menyebar luar area suara yang dikeluarkan menggunakan tegangan 10 watt.
4) Speaker 3 Watt 12 Ampere
Gambar 8. Speaker 3 Watt Jenis Oval Sumber : Pribadi
Speaker jenis oval dengan menepis suara ketebalan bisa menyebar luas area cakupannya dengan dikondisikan dengan suasana lingkungan. Frekuensi suara yang dikeluarkan stabil karena memiliki daya penyerapan dB pantulan suara dengan arus berdaya 5 watt.
5) Resistor 10 Kilo Ohm
Gambar 9. Resistor 10 Kilo Ohm Sumber : Pribadi
Resistor ini terbuat dari bahan arang atau resistor karbon merupakan resistor yang dibuat dengan bahan utama batang arang atau karbon. Dalam suatu rangkaian listrik diperlukan resistor dengan spesifikasi tertentu seperti besar hambatan, arus maksimum yang boleh dilewatkan dan karakteristik hambatan terhadap suhu dan panas dari rangkaian listrik pada suara yang dirancang. Resistor memberikan hambatan agar komponen yang diberi tegangan tidak dialiri dengan arus yang besar karena menstabilkan arus frekuensi suara berdaya 10 kilo ampere. Resistor juga dapat berfungsi sebagai pembagi tegangan dari setiap sisi bagian perancangan komponen. Komponen resistor sering juga ditemukan pada peralatan seperti radio dan amplifier. Biasanya, VR (variable resistor) resistor digunakan sebagai pengatur volume atau nada yang menggunakan tombol yang dapat diputar. Tombol tersebut adalah resistor yang dapat diubah-ubah nilainya. Perubahan resistansi akan mengubah besar arus yang menggerakkan membran speaker. Semakin besar nilai hambatan pada resistor dalam satuan ohm, semakin kecil besar arus yang melewatinya.
20 6) Push Button Bentuk Oval
Gambar 10. Push Button Sumber : Pribadi
Tombol yang dijadikan alat bantu untuk menekan sehingga mengeluarkan suara dari perintah kerja yang telah terkoneksi dengan rangkaian hubungan suara pada df mini player sambungkan ke arduino mega yang telah terprogram.
6) Micro SD kapasitas 8 Gb
Gambar 11. Micro SD V-Gen 8 dan 16 GB Sumber : Pribadi
Perangkat penyimpanan data yang berukuran kecil untuk menyimpan berbagai format media. Perangkat ini memiliki memori dalam menyimpan data dengan kapasitas 8 dan 16 GB (Gigabyte). Perangkat ini berukuran micro (kecil) yang berukuran sekitar panjang 2 cm dan lebar 1 cm. Perangkat mempunyai kapasitas yang cukup memadai dalam
menyimpan format mp3 berupa rekaman suara dan format video berupa gambar format BMP yang di slide (gambar bergerak) konten hijaiyah.
7) Saklar Switch
Gambar 12. Saklar Switch On Off Sumber : Pribadi
Sebuah perangkat yang digunakan untuk memutuskan dan menghubungkan arus aliran listrik. Jadi saklar pada dasarnya adalah suatu alat yang dapat atau berfungsi menghubungkan atau pemutus aliran listrik (arus listrik) digunakan untuk sambungan komponen daya arus listrik lemah biasanya digunakan untuk produk atau perangkat media elektronik. Saklar switch terdapat daya arus listrik lemah yang digunakan tombol on power (nyala) off (mati) terhadap daya arus dari perangkat media elektronik yang digunakan. Tombol power untuk menyalakan dan mematikan ditandakan dengan simbol dan tombol berwarna serta berbentuk oval berwarna merah supaya cepat mengetahui tombol power dalam menyalakan dan mematikan daya power produk digital. Saklar switch memiliki cabang kaki untuk dimasukkan tegangan kabel arus listrik dimasukkan ke masing – masing cabang dari aliran energi positif (+) dan negative (-) yang bisa mengaktifkan daya power nyala atau matinya produk.
22 8) PCB Board ukuran 7 x 9 cm dan Spacer Besi 20 mm
Gambar 13. PCB Board 7 x 9 cm dan Spacer Besi 20 mm Sumber : Pribadi
Papan media elektronik untuk dijadikan penopang dan penghubung dari rangkaian komponen listrik yang telah dipasang kabel di pin koneksi di papan arduino. Papan PCB (Printed Circuit Board) berukuran panjang 7 x dan lebar 9 cm penghubung dari kabel konektor masing – masing pin yang tersalurkan atau dimasukkan di lubang koneksi PCB kemudian disolder. Bagian spacer digunakan untuk mengunci dengan baut untuk bagian Arduino Mega diletakkan pada papan PCB.
9) Kabel Jumper Male dan Female
Gambar 14. Kabel Jumper Male dan Female Sumber : Pribadi
Konektor ini dianggap sebagai konektor terbesar (biasanya) di pasang pada bagian port untuk koneksi untuk transmisi kabel ke perangkat atau alat digital lain seperti alat digital proyektor. Port ini adalah konektor
DB-25 pada PC dan biasanya Centronics 36 pin koneksi ke perifer. Konektor ini ada SCSI 1 konektor yang terlihat seperti ini dan benar-benar akan cocok dipasang pada port di produk media digital dengan dihubungkan kabel ke perangkat arduino.
10) Pin Header 40 Pin 2,54 mm
Gambar 15. Pin Header 40 Pin 2,54 mm Sumber : Pribadi
Header atau yang biasa disebut Pin deret berfungsi sebagai perantara untuk sambungan dari kaki mikrokontroler ke perangkat piranti yang lain. Pin header ini biasanya pasanganya menggunakan soket header atau juga bisa menggunakan black housing atau perangkat pusat terminal konektor. Header dan soketnya bisa kita potong sejumlah pin yang dibutuhkan, misal kita potong 1 pin, 2 pin, atau 20 pin.
11) Tang Potong dan Tang Kombinasi
Gambar 16. Tang Kombinasi dan Tang Potong
24
Tang kombinasi untuk mengapit kabel atau komponen saat sedang dirakit atau dimasukkan kabel jumper. Tang potong digunakan untuk memotong panjang kabel jumper sesuai kebutuhan yang digunakan.
12) Kabel Ties, Glue Gun 80 Watt, Glue Stick dan Double Tape Sponge
Gambar 17. Kabel Ties, Glue Gun 80 watt, Glue Stick, dan Double Tape Sponge
Sumber : Pribadi
Kabel Ties digunakan untuk mengikat kabel jumper yang telah disusun untuk diikat kabelnya sehingga rapi sesuai bagian fungsi dari masing – masing. Alat perekat Glue Gun dan Glue Stick digunakan untuk merekat lem stick yang telah dipanaskan sehingga melelehkan lem dan direkatkan pada bagian speaker ke produk. Double Tape Sponge digunakan untuk merekatkan masing - masing tombol di dalam bodi produk.
13) Lotfet Lem dan Pinset
Gambar 18. Lotfet Lem dan Pinset
Lotfet lem digunakan untuk melapisi dan mempercepat daya rekat dari kaki lempengan komponen yang telah disolder menggunakan timah sehingga cepat kuat merekat. Pinset digunakan untuk membantu mengapit dan mengambil komponen kecil ataupun membantu saat perakitan dalam mengkaitkan kabel jumper.
14) Solder dan Timah
Gambar 19. Solder dan Timah
Sumber : Pribadi
Solder digunakan untuk memanaskan timah yang dilelehkan untuk ditempelkan pada bagian ujung daya arus positif atau negative pada komponen. Bagian timah yang sudah di solder akan mengering dan mengeras pada bagian masing area ujung komponen yang dirakit.
15) Ground
Gambar 20. Ground
26
Ground digunakan untuk sebagai tempat pembuangan arus berlebih pada daya pada komponen sehingga menstabilkan jalannya komponen.
16) Adaptor dan Socket Adaptor
Gambar 21. Adaptor dan Socket Adaptor
Sumber : Pribadi
Adaptor digunakan untuk mengisi daya power pada baterai di dalam produk. Adaptor dihubungkan pada stopkontak listrik dan ujung kabel dimasukkan ke dalam socket adaptor untuk menghubungkan aliran listrik.
17) Spiser Holder Battery dan Ultra Fire Battery 3,7 V
Gambar 22. Spiser Holder Battery dan Ultra Fire Battery 3,7 V
Spiser holder merupakan tempat untuk meletakkan baterai ultra fire diletakkan pada posisi arus (+) dan (-) disambungkan dengan menghubungkan kabel jumper pada lempengan daya. Bagian baterai ultra fire memiliki daya 3.7 V sebanyak 2 diletakkan bersampingan di dalam holder baterai.
18) DC Power dan Ultra Fire Battery 3,7 V
Gambar 23. DC Power dan Module Battey Charger
Sumber : Pribadi
DC power digunakan untuk menampun arus daya tekanan yang keluar pada rangkaian komponen power pada adaptor. Module Batery Charger digunakan untuk menghubungkan daya isi ulang tegangan arus listrik pada battery ultra fire sehingya bisa dicas kembali.
19) LCD TFT 2.4 Inc
Gambar 24. LCD TFT RGB 2.4 Inc Sumber : Pribadi
Suatu layar display yang merupakan perangkat area layar untuk mengeluarkan gambar atau video di layar dengan kualitas mode warna RGB support ke Arduino Mega dan berukuran 2,4 Inch atau memiliki display 320 x
28
240 pixel. Diatur dengan komponen perangkat arduino dengan sambungan ke kabel jumper dan speaker yang sudah disambungkan dan telah terprogramkan sistem yang sudah di input berisikan konten slide foto yang tampil pada LCD.
4. BIAYA PERANCANGAN DAN PRODUKSI
No. Kebutuhan Biaya Fungsi
A. Alat dan Software
1. Arduino Mega 2560 sebanyak 2
Papan Mintrokontroller digital untuk membuat bahasa pemprograman berbasis perintah atau
program yang
disambungkan ke
2. Software Arduino sebanyak 1 Software untuk
membuat program
dengan perintah kerja
dan berisikan
pengaturan konten 3. Double Tape Sponge sebanyak 2, Glue Gun
berjumlah 1 dan Glue Stick berjumlah 5, Lakban hitam
Alat untuk
menempelkan dan
merekatkan tombol pada bodi dan untuk menempelkan ujung komponen satu ke komponen yang lain.
Lakban hitam
digunakan untuk
menguatkan kabel jumper ke kabel lain 4. Mesin Bor berjumlah 1 dan Mata Bor kecil
berjumlah 2
Alat dan bahan untuk membolongkan bodi produk untuk area yang diletakkan tombol - tombol, tombol power , socket adaptor dan LCD
5. Mesin potong Gerindra Mesin potong untuk
memotong area kotak bukaan komponen yang terletak di belakang produk
B. Komponen
1. Module DF Mini player sebanyak 2 Perangkat dalam
mengkoneksi aturan atau setelan terhadap volume suara dan pemutar suara
2. Module Ampliefier PAM 8610 (Stereo 2 x 15 Watt) sebanyak 2
Penghubung sistem koneksi suara yang diatur dan dihubungkan ke speaker
3. Speaker 4 Watt, ukuran 3 x 3 cm (Oval) sebanyak 4
Perangkat yang menjadi pengeluaran aliran getaran suara
30
4. Switch Push ON sebanyak 64 Sebagai alat bantu
tombol untuk ditekan sehingga mengeluarkan suara dari program yang telah dibuat
5. Switch Saklar Push ON OFF sebanyak 2 Tombol yang ditekan sebagai menghidupkan dan mematikan produk yang beroperasi
6. Kabel Jumper Male & Female sebanyak 3 pack Digunakan sebagai
kabel penghubung
untuk arus daya
dihubungkan ke pin input pada power maupun perangkat lain 7. Socket Adaptor sebanyak 2, Kabel Adaptor
sebanyak 2, lem hatsink, Holder Baterai sebanyak 2 dan Baterai Ultrafire 3,7 V sebanyak 4
Socket adaptor
merupakan lubang
sumber arus untuk mengisi daya baterai atau listrik. Kabel adaptor digunakan sebagai daya power ke saklar listrik. Lem heatsink digunakan untuk mendinginkan suhu pada power serta
holder baterai
digunakan untuk
meletakkan arus daya baterai Ultra Fire
dimasukkan ke holder baterai sebanyak 2
8. Pin Header 40 pin, 2,54 mm sebanyak 6 set Pin deret untuk menghubungkan antara perantara cabang kaki mikrokontroler ke piranti yang lain, biasanya pasanganya dengan menggunakan soket header atau juga
bisa menggunakan
terminal perangkat pusat.
9. Spacer Besi 20 mm sebanyak 8 dan Baut sebanyak 8
Konektor ini sebagai alat bantu untuk
mengunci dan
menyambungkan dari suatu perangkat ke
papan PCB. Baut
berfungsi untuk
mengunci area kotak tutup dalam komponen pada bagian belakang produk
32
10. Amplifier Mono 600 t Perangkat sebagai daya
untuk energi dan power ketika tegangan daya
ketika sedang
mengeluarkan aliran suara
11. Timah 2 gulungan dan 1 Solder Timah akan disolder
sehingga dipanaskan
timahnya dan
kemudian direkatkan lelehan timah ke bagian perangkat kabel atau komponen
12. Memori Micro SD VGEN kapasitas 4 GB sebanyak 4 dan Memori 16 GB (Gigabyte) berjumlah 1
Perangkat untuk
menyimpan media data atau file digital
Total Biaya Komponen Untuk 2 Produk : Rp. 4.500.000
C. Material
1. Fiber Glass dibuat 2 cetakan Material fiber glass
yang digunakan untuk bodi atau bentuk produk
D. Transport
1. Perjalanan Perjalanan ke arah kota
maupun toko elektro
untuk membeli
komponen dan
observasi
Total Biaya Transport : Rp. 100.000 Total Keseluruhan Produksi : Rp. 13.500.000
Tabel 1. Biaya Perancangan dan Produksi
E. SKEMA PROSES KERJA
Gambar 25. Skema Proses Kerja
Perancangan Alat Pengenalan Huruf
Hijaiyah Uraian & Analisa Bentuk Pemilihan Bentuk Pengembangan Bentuk Uraian & Analisa Teknik Pemilihan Teknik Pengembangan Teknik
Perancangan Produk Pengenalan Huruf Hijaiyah Uraian & Analisa
Komponen dan Perangkat Pemilihan Alat dan Komponen Pengembangan Komponen Konsep Uraian & Analisa
Style Pengguna Kebutuhan & Perilaku Pengguna Kebutuhan Produk Ekplorasi Teknik Eksplorasi Komponen Style